Sabtu, 4 April 2026
Beranda blog Halaman 1357

Perda Trantibumlinmas Ditetapkan, Komitmen Wujudkan Ruang Publik Kepri Tertib dan Nyaman

0
Gubernur Ansar Ahmad menyerahkan dokumen Perda Trantiblinmas kepada Pimpinan DPRD Kepri dalam Rapat Paripurna digelar, Senin (30/6/2025). (Biro Adpim/Iwan)

batampos-DPRD bersama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Senin (30/6/2025) menetapkan Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat (Trantibumlinmas). Sebuah komitmen eksekutif dan legislatif dalam mewujudkan ruang publik di Kepri yang tertib, nyaman dan berkeadaban.

Penetapan Ranperda Trantibumlinmas menjadi Perda ini dilakukan dalam rapat paripurna DPRD Kepri di Balairung Raja Khalid Hitam, Dompak, Tanjungpinang, ditandai dengan penandatanganan persetujuan bersama oleh Gubernur Kepri H Ansar Ahmad, bersama pimpinan DPRD Kepri: Iman Sutiawan (Ketua), Dewi Kumalasari Ansar (Wakil Ketua I), dan Tengku Afrizal Dahlan (Wakil Ketua II).

Rapat paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD Kepri, Iman Sutiawan, diawali dengan penyampaian laporan akhir Panitia Khusus Ranperda oleh juru bicara Pansus.

Laporan tersebut menegaskan bahwa Ranperda telah melalui fasilitasi Kementerian Dalam Negeri dan tidak terdapat koreksi substansial, sebagaimana tertuang dalam surat Kemendagri Nomor 100.2.1.6-3218-OTDA.

Seluruh fraksi di DPRD Kepri sebelumnya telah menyatakan dukungan penuh terhadap Ranperda ini dan sepakat untuk menetapkannya sebagai Perda dalam paripurna digelar 27 Maret 2025 lalu.

Gubernur Ansar Ahmad memberikan keterangan pers kepada media. (Diskominfo/Ogi)

Tanggungjawab Bersama Ciptakan Ruang Publik Tertib, Nyaman dan Aman

Dalam sambutannya, Gubernur Ansar menyampaikan apresiasi mendalam kepada DPRD Kepri yang telah menunjukkan dedikasi dan kerja sama dalam pembahasan Perda ini.

“Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menyampaikan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh Fraksi DPRD atas dukungan, masukan, serta kesungguhan dalam membahas Rancangan Peraturan Daerah ini hingga akhirnya disahkan menjadi Perda,” ujar Ansar.

Ia menegaskan bahwa pengesahan Perda Trantibumlinmas ini adalah bentuk tanggungjawab bersama antara Pemprov dan DPRD Kepri dalam menciptakan ruang publik yang tertib, nyaman, dan aman bagi seluruh masyarakat.

“Kami berharap pelaksanaan Perda di lapangan mengedepankan prinsip keadilan, profesionalisme, serta pendekatan yang persuasif dan edukatif,” ungkap Ansar.

Satpol PP sebagai pelaksana ditegaskan agar bertindak secara efektif, humanis, dan tidak diskriminatif terhadap kelompok mana pun.

Dengan lahirnya Perda ini, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau bertekad untuk semakin memperkuat sistem perlindungan masyarakat sekaligus menciptakan lingkungan yang kondusif demi mendorong pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan. (*)

Artikel Perda Trantibumlinmas Ditetapkan, Komitmen Wujudkan Ruang Publik Kepri Tertib dan Nyaman pertama kali tampil pada Kepri.

“Lautan Rasa” di Politeknik Bintan Cakrawala, Kisah Chef Fendy Menginsipirasi Mahasiswa

0
Foto bersama Chef Fendy Kurniawan, S.Tr.Par., M.Par, Ketua Program Studi dan Mahasiswa Politeknik Bintan Cakrawala usai mengikuti kegiatan “Lautan Rasa ” di kampusnya di Kawasan Pariwisata Lagoi, Bintan. F.Politeknik Bintan Cakrawala untuk Batam Pos.

batampos– Politeknik Bintan Cakrawala (PBC) kembali mengadakan kegiatan “Lautan Rasa” untuk memberikan pengalaman belajar yang tak terlupakan bagi mahasiswanya.

Acara yang berlangsung selama dua hari ini di Aula Kampus PBC yang terletak di Kawasan Pariwisata Lagoi, menyuguhkan kolaborasi antara dunia akademik dan dunia industri kuliner global.

Kegiatan ini terdiri dari dua kegiatan utama. Pertama, Demo Masak pada Rabu (18/6/2025) yang menampilkan teknik global dengan sentuhan rasa lokal.

BACA JUGA:Politeknik Bintan Cakrawala Hadirkan Karya Inovatif di Diseminasi Ke–III Penelitian dan PKM 2024

Chef Fendy Kurniawan, S.Tr.Par., M.Par. memperagakan teknik memasak Fish Curry ala India Selatan dan Fish à la Meunière khas Prancis.

Dengan pengalaman lebih dari 9 tahun sebagai Chef de Partie di kapal pesiar internasional, ia menunjukkan teknik-teknik esensial seperti butter basting, pemanfaatan
rempah basah, serta penyajian yang memenuhi standar fine dining.

Demo ini memberikan pelatihan langsung kepada mahasiswa Program Studi D3 Seni Kuliner, tidak hanya tentang resep, tapi juga menyerap nilai-nilai kerja keras, efisiensi, dan kepekaan rasa.

Kedua, Seminar Lautan Rasa tentang Seni Kuliner dalam Lintasan Samudra pada Jumat (20/6/2025), yang membahas seni kuliner dan pengalaman kerja di kapal pesiar.

Seminar ini menampilkan Chef Fendy sebagai pembicara utama. Ia membagikan pengalaman hidupnya dari awal karir sebagai cook helper hingga menjadi Chef de Partie di kapal pesiar internasional.

Ia menceritakan tantangan dan kepuasan bekerja di tengah laut, termasuk keterbatasan ruang dapur dan jadwal kerja yang ketat.

BACA JUGA: Dorong Pelaku Usaha Ekonomi Kreatif di Objek Wisata Melek Digital, Disbudpar Gandeng Politeknik Bintan Cakrawala

Namun, moment yang paling membahagiakan baginya adalah melihat tamu dari berbagai negara menikmati masakannya.

Ia juga menekankan pentingnya kesiapan mental, bahasa internasional, manajemen waktu, dan adaptasi terhadap keberagaman budaya.

Selain seminar dan demo masak, kegiatan ini juga mencakup sesi penguatan kurikulum bersama tim pengajar dan praktisi industri.

Ketua Program Studi (Prodi) D3 Seni Kuliner, Henricus Yayan Setyanto, menekankan pentingnya kurikulum yang tidak hanya kuat di dapur, tapi juga tangguh di dunia nyata.

Strategi pembelajaran berbasis praktik industri, peningkatan soft skills, dan adaptasi dalam lingkungan internasional menjadi fokus pembahasan.

Dengan komitmen ini, Politeknik Bintan Cakrawala bertujuan mencetak lulusan yang kreatif, terampil, dan siap bersaing di panggung dapur resort internasional, maupun di kapal pesiar. (*)

Reporter: Slamet

Artikel “Lautan Rasa” di Politeknik Bintan Cakrawala, Kisah Chef Fendy Menginsipirasi Mahasiswa pertama kali tampil pada Kepri.

Wali Kota Batam Resmikan Dapur Umum MBG untuk Enam Sekolah di Tanjunguncang

0
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad saat meresmikan dapur umum MBG untuk 6 sekolah di daerah Tanjunguncang. f. eusebius

batampos— Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, meresmikan dapur umum program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Teluk Padan, Kelurahan Tanjunguncang, Sabtu (29/6) siang.

Dapur umum yang dikelola oleh Yayasan Pasundan Pratiwi ini akan menyuplai makanan bergizi ke enam sekolah di kawasan Tanjunguncang mulai pertengahan Juli mendatang.

Dalam sambutannya, Amsakar menekankan pentingnya peran dapur umum dalam menunjang program MBG. Ia berharap, keberadaan dapur ini benar-benar dapat membantu pemenuhan gizi bagi para pelajar yang merupakan generasi penerus bangsa. “Dukung sepenuhnya program ini agar dapat berjalan optimal dan berkelanjutan,” pesannya.

Usai memberi arahan, Amsakar juga menyempatkan diri meninjau langsung fasilitas dapur. Ia mengecek berbagai peralatan memasak serta sistem penyiapan makanan. Ia menyebutkan bahwa kesiapan fasilitas yang memadai akan sangat menentukan kelancaran program ini di lapangan.

BACA JUGA: Dapur Umum MBG Baru Beroperasi di Bengkong

“Semua yang saya lihat sudah cukup baik, tinggal bagaimana pelaksanaannya nanti. Saya harap ini bisa dijalankan dengan komitmen tinggi, demi kesehatan dan masa depan anak-anak kita,” tambahnya.

Apeng, penanggung jawab dapur umum MBG Yayasan Pasundan Pratiwi, mengatakan bahwa pihaknya siap menjalankan amanah yang diberikan. Ia menyampaikan bahwa seluruh proses persiapan telah selesai dan tinggal menunggu hari pelaksanaan.

“Mulai tanggal 14 Juli nanti, kami akan mulai menyuplai makanan bergizi ke enam sekolah. Totalnya mencapai 3.149 porsi per hari. Semua sudah siap, tinggal eksekusi di lapangan,” ujar Apeng.

Program MBG sendiri merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjamin akses gizi seimbang bagi anak-anak sekolah. Program ini telah dijalankan secara bertahap di sejumlah wilayah di Batam dan akan terus diperluas. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Wali Kota Batam Resmikan Dapur Umum MBG untuk Enam Sekolah di Tanjunguncang pertama kali tampil pada Metropolis.

Wali Kota Batam Resmikan Dapur Umum MBG untuk Enam Sekolah di Tanjunguncang

0
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad saat meresmikan dapur umum MBG untuk 6 sekolah di daerah Tanjunguncang. f. eusebius

batampos— Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, meresmikan dapur umum program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Teluk Padan, Kelurahan Tanjunguncang, Sabtu (29/6) siang.

Dapur umum yang dikelola oleh Yayasan Pasundan Pratiwi ini akan menyuplai makanan bergizi ke enam sekolah di kawasan Tanjunguncang mulai pertengahan Juli mendatang.

Dalam sambutannya, Amsakar menekankan pentingnya peran dapur umum dalam menunjang program MBG. Ia berharap, keberadaan dapur ini benar-benar dapat membantu pemenuhan gizi bagi para pelajar yang merupakan generasi penerus bangsa. “Dukung sepenuhnya program ini agar dapat berjalan optimal dan berkelanjutan,” pesannya.

Usai memberi arahan, Amsakar juga menyempatkan diri meninjau langsung fasilitas dapur. Ia mengecek berbagai peralatan memasak serta sistem penyiapan makanan. Ia menyebutkan bahwa kesiapan fasilitas yang memadai akan sangat menentukan kelancaran program ini di lapangan.

BACA JUGA: Dapur Umum MBG Baru Beroperasi di Bengkong

“Semua yang saya lihat sudah cukup baik, tinggal bagaimana pelaksanaannya nanti. Saya harap ini bisa dijalankan dengan komitmen tinggi, demi kesehatan dan masa depan anak-anak kita,” tambahnya.

Apeng, penanggung jawab dapur umum MBG Yayasan Pasundan Pratiwi, mengatakan bahwa pihaknya siap menjalankan amanah yang diberikan. Ia menyampaikan bahwa seluruh proses persiapan telah selesai dan tinggal menunggu hari pelaksanaan.

“Mulai tanggal 14 Juli nanti, kami akan mulai menyuplai makanan bergizi ke enam sekolah. Totalnya mencapai 3.149 porsi per hari. Semua sudah siap, tinggal eksekusi di lapangan,” ujar Apeng.

Program MBG sendiri merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjamin akses gizi seimbang bagi anak-anak sekolah. Program ini telah dijalankan secara bertahap di sejumlah wilayah di Batam dan akan terus diperluas. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Wali Kota Batam Resmikan Dapur Umum MBG untuk Enam Sekolah di Tanjunguncang pertama kali tampil pada Metropolis.

Empat Sarjana Anambas Ikuti Pelatihan SPPI di UNHAN, Dipersiapkan untuk Jadi Agen Perubahan di Daerah Perbatasan

0

batampos– Empat orang sarjana dari Kabupaten Anambas mendapatkan kesempatan untuk mengikuti pelatihan intensif dalam program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) di Universitas Pertahanan, Bogor, Jawa Barat.

Program ini merupakan inisiatif Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI).

Adapun empat sarjana asal Anambas yakni Hasanuddin, Jaya Saputra, Sumiyati dan Mesy Arsita.

Mereka akan menjalani pelatihan sebagai bagian dari persiapan menjadi agen perubahan dalam pembangunan daerah dan nasional.

BACA JUGA: Cabuli Teman Prianya, Mahasiswa Magang di Hotel di Lagoi Ditangkap

Fokus utama program ini adalah mendukung Gerakan Makan Bergizi Gratis, salah satu program prioritas pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.

Koordinator keberangkatan dari Kabupaten Kepulauan Anambas, Afrizal, menjelaskan bahwa seluruh biaya keberangkatan dan pelatihan telah ditanggung oleh pelaksana kegiatan yaitu Badan Gizi Nasional.

“Alhamdulillah, empat sarjana dari Anambas telah diberangkatkan ke Bogor untuk mengikuti pelatihan SPPI. Semua biaya, mulai dari transportasi hingga akomodasi, ditanggung penuh oleh pelaksana kegiatan,” ujar Afrizal, Minggu, (29/6).

Afrizal menegaskan bahwa keikutsertaan sarjana asal Anambas dalam program ini menjadi harapan baru dalam pembangunan sumber daya manusia di daerah perbatasan.

Para peserta nantinya akan dibekali dengan keterampilan dan pengetahuan strategis untuk mendukung pembangunan desa, ketahanan pangan, serta program-program sosial lainnya.

Program SPPI dirancang untuk mencetak lulusan sarjana yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga tangguh secara mental dan sosial.

Peserta akan dibina dalam berbagai aspek, termasuk kepemimpinan, manajemen program sosial, hingga perencanaan pembangunan desa.

Keikutsertaan empat sarjana dari Kepulauan Anambas dalam program SPPI diharapkan mampu mendorong kemajuan daerah serta menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya di wilayah kepulauan dan perbatasan. (*)

Reporter: Ihsan

Artikel Empat Sarjana Anambas Ikuti Pelatihan SPPI di UNHAN, Dipersiapkan untuk Jadi Agen Perubahan di Daerah Perbatasan pertama kali tampil pada Kepri.

Tak Bisa Tambah Rombel, Ini yang akan Dilakukan Disdik Batam

0
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam Tri Wahyu Rubianto. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos.

batampos– Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam menyatakan masih ada sekolah dasar negeri (SDN) yang mengalami kelebihan maupun kekurangan jumlah siswa dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2025/2026.

Untuk menindaklanjuti hal ini, Disdik akan segera merilis data sekolah yang kekurangan rombongan belajar (rombel) sekaligus nama-nama siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto, menyampaikan bahwa rilis resmi tersebut akan dilakukan setelah pihaknya menggelar audiensi bersama Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) serta Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Kepulauan Riau.

“Data itu akan kami rilis sekalian, baik siswa yang tidak tertampung maupun sekolah yang masih kekurangan siswa atau rombongan belajar. Insya Allah tanggal 3 Juli kalau tidak ada perubahan dari Kemendikdasmen,” ujar Tri, Minggu (29/6).

BACA JUGA: Disdik Kepri Tegas, Tak Ada Penambahan Rombel di Batam

Menurutnya, situasi ketimpangan distribusi siswa memang masih terjadi di beberapa titik, terutama pada jenjang SD. Ada sekolah yang kekurangan peserta didik, namun ada pula yang kelebihan sehingga tak dapat lagi menambah rombel.

“Yang tidak bisa kami lakukan sekarang adalah menambah rombel dalam satu sekolah. Maka solusinya adalah mendistribusikan siswa yang belum tertampung ke sekolah yang masih ada kuotanya,” jelasnya.

Tri memastikan, pemerintah akan menyiapkan skema penyaluran bantuan pendidikan bagi siswa yang tidak tertampung di negeri dan memilih melanjutkan ke sekolah swasta. Bantuan tersebut akan difokuskan kepada keluarga yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Ekstrem Nasional (DT-SEN).

Untuk mendukung penyaluran bantuan berbasis DT-SEN, Disdik Batam telah menyiapkan aplikasi khusus yang akan digunakan sekolah untuk menginput data siswa yang berhak menerima bantuan.

“Untuk pendataan kami sudah siapkan aplikasinya. Nanti dari aplikasi ini bisa dicek apakah anak tersebut masuk ke dalam DT-SEN atau tidak,” jelas Tri.

Ia menambahkan, masyarakat juga akan bisa memantau status kepesertaan secara mandiri, namun tetap harus melalui proses verifikasi ketat oleh tim gabungan, termasuk dari Dinas Sosial Kota Batam.

“Keabsahan data akan dicek oleh teman-teman dari Dinsos, karena mereka yang tahu secara detail kondisi masyarakat miskin di Kota Batam. Setelah itu baru dipastikan layak atau tidaknya menerima bantuan,” ujarnya.

Tri mengatakan bahwa sistem akan secara otomatis menampung data anak-anak yang tidak lulus SPMB dan belum tertampung di negeri. Selanjutnya, mereka akan didistribusikan ke sekolah swasta penerima bantuan sesuai kapasitas yang tersedia.

Namun, ia menegaskan bahwa penempatan siswa di sekolah swasta tetap akan mempertimbangkan kesiapan orang tua, bukan hanya berdasarkan latar belakang ekonomi.

“Penempatan tidak melihat apakah yang bersangkutan dari keluarga mampu atau tidak, tapi lebih kepada kesiapan dan kemauan orang tua. Karena tidak semua juga ingin bersekolah di swasta,” tambahnya.

Untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), Tri menyebut data siswa tak tertampung dan sekolah dengan kekurangan daya tampung akan menyusul setelah proses pengumuman hasil PPDB SMP selesai diumumkan.

“Kami fokus selesaikan data SD terlebih dahulu. Untuk SMP, data akan kami siapkan setelah pengumuman selesai,” pungkasnya. (*)

Reporter: Rengga

Artikel Tak Bisa Tambah Rombel, Ini yang akan Dilakukan Disdik Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Curi Uang, Emas, dan Laptop, Hotman dan Dani Dihukum 2 Tahun 6 Bulan

0
Kedua terpidana saat mengikuti sidang. f.azis

batampos-Pengadilan Negeri (PN) Batam menjatuhkan vonis 2 tahun 6 bulan penjara terhadap dua terdakwa kasus pencurian dengan pemberatan, yakni Hotman Nasip Parulian Nababan alias Hotman dan Dani Setiawan Sitorus alias Pak Kila alias Iwan. Vonis ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang sebelumnya menuntut keduanya dengan hukuman 3 tahun penjara.

“Majelis hakim menjatuhkan pidana penjara selama dua tahun enam bulan terhadap kedua terdakwa berdasarkan keterangan para saksi dan fakta-fakta yang terungkap dalam persidangan,” kata Ketua Majelis Hakim Welly dalam sidang putusan yang digelar di PN Batam, Senin (30/6).

Kasus ini bermula pada Jumat, 27 Mei 2022, sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu, Dani Setiawan menghubungi Hotman dan mengajaknya melakukan pencurian. Hotman menyetujui ajakan tersebut, dan Dani kemudian menyiapkan dua buah kunci L dan satu buah pahat sebagai alat bantu untuk melancarkan aksinya.

Sekitar pukul 11.00 WIB, keduanya bergerak menuju rumah pertama di Perumahan Bukit Asri Blok H No.13, Kelurahan Tiban Baru, Sekupang. Di lokasi tersebut, Hotman merusak jendela kamar menggunakan pahat dan masuk ke dalam rumah, sementara Dani berjaga di atas sepeda motor memantau situasi.

BACA JUGA: Ratusan Pencari Kerja di Batam Gigit Jari Sertifikat Tak Kunjung Tiba, Direktur LPK ARSI Disidang

Di dalam rumah milik korban Nurbayani, Hotman mencuri uang tunai sebesar Rp600.000 dan sebuah cincin emas 23 karat seberat 2 gram dari dalam lemari.

Tak berhenti di sana, keduanya kemudian melanjutkan aksinya ke rumah kedua milik korban Joni di Perumahan Tiban Indah Permai Blok F2 No.18, Kelurahan Tiban Indah, Kecamatan Sekupang.

Kali ini, Dani berperan merusak kunci gembok rumah menggunakan pahat, sedangkan Hotman berjaga di luar. Setelah berhasil masuk, Dani mencuri sebuah tas hitam merek Eiger yang berisi laptop Acer One 14, charger, dan mouse.

Akibat aksi pencurian berencana tersebut, korban Nurbayani mengalami kerugian sebesar Rp2 juta, sedangkan korban Joni menderita kerugian senilai Rp3,5 juta.

Atas perbuatannya, kedua terdakwa dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) ke-4 dan ke-5 KUHP jo Pasal 65 ayat (1) KUHP tentang pencurian yang dilakukan secara bersama-sama dan disertai pemberatan.

Dalam amar putusannya, majelis hakim menyatakan bahwa kedua terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana pencurian yang dilakukan bersama-sama dan dengan cara merusak bagian rumah untuk masuk ke dalam. (*)

Reporter: Azis

Artikel Curi Uang, Emas, dan Laptop, Hotman dan Dani Dihukum 2 Tahun 6 Bulan pertama kali tampil pada Metropolis.

Dubes Australia untuk Indonesia dan Business Champion Tinjau Peluang Investasi Digital di Batam

0
Kunjungan Dubes Australia bersama Business Champion Australia untuk Indonesia ke Gelflex. f.ist

batampos– Kedutaan Besar (Dubes) Australia untuk Indonesia terus memperkuat hubungan ekonomi bilateral dengan menjajaki peluang kerja sama baru.

Duta Besar Australia, Rod Brazier, bersama Business Champion Australia untuk Indonesia, Prof Jennifer Westacott AC, melakukan kunjungan kerja ke Batam, pada 29-30 Juni. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperluas kolaborasi antara pelaku bisnis dan investor kedua negara.

Kunjungan ini juga memantapkan komitmen Australia untuk memperkuat hubungan ekonomi dengan Indonesia, sekaligus menunjukkan kepercayaan investor Australia terhadap potensi Batam sebagai pusat pertumbuhan dan digitalisasi kawasan.

Selama di Batam, Brazier dan Westacott bertemu dengan Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad. Mereka juga menyambangi Nongsa Digital Park (NDP) serta meninjau operasional tiga perusahaan Australia yang telah berinvestasi di Batam, yaitu Gelflex, Austin Engineering, dan Thiess.

BACA JUGA: Aktifkan 112 BTS untuk Dukung Ekonomi Digital, Telkomsel Perluas Layanan 5G di Batam

Prof Westacott menyebut potensi NDP sebagai magnet bagi investor digital Australia. Ia mengatakan, kawasan ini menawarkan infrastruktur dan regulasi yang mendukung kolaborasi ekonomi digital.

“Pusat Data Nasional yang baru menjadi peluang kolaborasi besar bagi perusahaan Australia, terutama dalam transformasi digital Indonesia,” katanya, Senin (30/6).

Senada dengan itu, Duta Besar Brazier menyambut baik keberadaan sejumlah perusahaan Australia di Batam. Ia menyebut, kehadiran mereka tidak hanya membawa nilai investasi, tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan transfer teknologi.

“Indonesia adalah mitra strategis kami. Kami senang melihat semakin banyak perusahaan Australia yang berinvestasi di Batam,” kata Brazier.

Kunjungan ini juga bertepatan dengan peringatan lima tahun penandatanganan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia (IA-CEPA). Sejak diberlakukan pada 2020, perjanjian tersebut telah mendorong lonjakan dua kali lipat dalam volume perdagangan bilateral serta peningkatan signifikan investasi Australia ke Indonesia.

IA-CEPA menjadi landasan penting dalam memperluas kerja sama ekonomi kedua negara. Perjanjian ini tidak hanya menghapus hambatan tarif dan non-tarif, tetapi juga membuka peluang kerja sama di sektor pendidikan, teknologi, serta pengembangan kapasitas SDM.

Pemerintah Australia juga tengah mendorong realisasi strategi Invested: Australia’s Southeast Asia Economic Strategy to 2040. Program ini dirancang untuk meningkatkan keterlibatan ekonomi Australia di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia, melalui pendekatan jangka panjang yang berorientasi pada pertumbuhan inklusif.

Dalam pelaksanaannya, Deal Team Investasi Kedutaan Besar Australia di Jakarta turut berperan. Tim ini bekerja sama dengan pelaku usaha dan investor untuk menjaring peluang baru dan mendukung ekspansi bisnis Australia di Indonesia, termasuk di kawasan-kawasan strategis seperti Batam. (*)

Reporter: Arjuna

 

Artikel Dubes Australia untuk Indonesia dan Business Champion Tinjau Peluang Investasi Digital di Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Panglima Garda Metal FSPMI: Kecelakaan Kerja di Galangan Kapal PT ASL Harus Diusut Tuntas

0
Lokasi Galangan Kapal PT ASL Tanjunguncang, Batam. F.Eusebius

batampos– Kecelakaan kerja yang menelan korban jiwa kembali terjadi di industri galangan kapal Batam. Kali ini, ledakan kapal tanker Federal II di kawasan galangan PT ASL merenggut lima nyawa pekerja dan melukai empat lainnya. Peristiwa memilukan itu mengundang keprihatinan mendalam dari Panglima Garda Metal FSPMI Kota Batam, Suprapto.

Menurut Suprapto, insiden seperti ini tak bisa lagi dianggap sebagai kecelakaan biasa. Ia menilai sudah terlalu banyak kasus kecelakaan kerja yang menewaskan buruh namun penyelesaiannya berhenti di santunan kepada korban.

“Ini harus diusut tuntas. Penyelidikan harus sampai ke titik keputusan. Sampai ada putusan hukum terhadap siapa saja yang lalai, termasuk manajemen atau bahkan pemilik perusahaan,” tegasnya, Minggu (29/6).

BACA JUGA: Penyelidikan Penyebab Kebakaran Kapal di PT ASL, Polisi Periksa 3 Saksi

Ia menyayangkan lemahnya penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di sektor industri perkapalan. Suprapto menduga kuat dalam kasus Federal II, ada unsur kelalaian serius yang melanggar prosedur standar operasional.

“Ini kapal tanker. Repair dan masih ada sisa minyak. Bisa terbakar lalu meledak. Jelas indikasi SOP diabaikan,” kata dia.

Suprapto menekankan pentingnya proses hukum yang berjalan paralel dengan santunan kepada korban. Menurutnya, pemberian kompensasi adalah kewajiban, tapi tidak cukup tanpa proses hukum yang tuntas.

“Santunan wajib, tapi tidak menggugurkan proses hukum. Evaluasi dan sanksi tegas harus diberlakukan agar jadi efek jera,” ujarnya.

Ia juga mendorong agar pemerintah dan aparat penegak hukum tidak hanya fokus pada penyebab teknis, tetapi juga menggali akar persoalan yang memungkinkan kelalaian terus berulang.

“Sanksi pidana, administratif, termasuk pencabutan izin usaha bisa diterapkan jika terbukti ada pelanggaran berat terhadap aturan K3,” katanya.

Insiden tragis ini terjadi pada Selasa (24/6) lalu. Ledakan terjadi saat proses perbaikan kapal minyak Federal II. Kapal tersebut diduga masih menyimpan sisa bahan bakar yang memicu kebakaran hebat dan ledakan. Empat pekerja tewas di tempat, sementara satu lagi meninggal dunia setelah sempat dirawat dalam kondisi kritis.

Polisi hingga kini masih menyelidiki kasus ini. Pihak manajemen perusahaan tempat kejadian belum memberikan keterangan resmi ke publik. Tim investigasi dari kepolisian dan instansi terkait telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi.

Suprapto meminta pengawasan terhadap implementasi K3 di kawasan industri Batam ditingkatkan secara serius.

“Jangan tunggu jatuh korban dulu baru bergerak. Fungsi pengawasan internal dan eksternal harus berjalan. Jangan sampai industri menjadi ladang kematian bagi buruh,” tegasnya.

Ia juga mendesak agar instansi perizinan dan pengawasan ketenagakerjaan bertindak lebih tegas terhadap perusahaan-perusahaan yang tidak patuh aturan.

“Kalau ada perusahaan melanggar, berikan sanksi. Cabut izinnya kalau perlu. Karena nyawa manusia tidak bisa ditukar dengan profit,” tutupnya.

Kecelakaan kerja yang berulang di kawasan industri Batam harus menjadi peringatan keras bagi semua pihak. Keselamatan buruh harus menjadi prioritas utama dalam setiap proses produksi dan perbaikan kapal. (*)

Reporter: Eusebius Sara

 

Artikel Panglima Garda Metal FSPMI: Kecelakaan Kerja di Galangan Kapal PT ASL Harus Diusut Tuntas pertama kali tampil pada Metropolis.

Masyarakat Tanjunguban Bergotong-Royong Bersihkan Sampah, 299,1 Kg Sampah Terkumpul

0
Masyarakat melaksanakan gotong-royong membersihkan sampah di jalan sepanjang jalan utama. F.Kiriman Miswanto untuk Batam Pos.

batampos– Masyarakat Tanjunguban bergotong-royong membersihkan sampah di sepanjang jalan utama yang sering dilalui saat menuju pasar, sekolah dan perkantoran.

Dari kegiatan ini terkumpul 299,1 kilogram sampah.

Ketua Program Kampung Iklim (Proklim) Tanjunguban Selatan, Miswanto, ditemui Minggu (29/6/2025) mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi polusi plastik.

Kegiatan ini juga sebagai upaya mitigasi terhadap perubahan iklim yang disebabkan oleh tumpukan sampah yang tidak terkelola dengan baik.

BACA JUGA: Pengelolaan Sampah di Kecamatan Selat Gelam dengan Cara Dibakar

Menurutnya, kebiasaan buruk membuang sampah tidak pada tempatnya dapat menyebabkan berbagai masalah serius seperti bencana alam karena sampah yang dibuang di sungai atau selokan dapat menyebabkan banjir.

Selain itu, sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan wabah penyakit dan lingkungan yang kumuh.

Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk peduli dan menjaga kebersihan lingkungan dengan memilah sampah dan membuangnya di tempat yang tepat. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Masyarakat Tanjunguban Bergotong-Royong Bersihkan Sampah, 299,1 Kg Sampah Terkumpul pertama kali tampil pada Kepri.