Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 13579

Awe Resmikan Pelabuhan Domestik Rp 4,6 Miliar

0
Awe resmikan pelabuhan domestik Jagoh Jumat 3/3. Foto: Hasbi/batampos.

batampos.co.id – Bupati Lingga Alias Wello resmikan pelabuhan domestik Jagoh Dabo Singkep. Secara simbolik, peresmian ditandai dengan potong pita yang dilakukan orang nomor satu di Kabupaten Lingga ini, Jumat (3/3) pagi.

Pelabuhan yang dibangun menggunakan dana alokasi khusus (DAK) tahun 2016 itu menelan biaya Rp 4,6 miliar. Sejak selesai awal tahun lalu, percobaan pelabuhan telah dilakukan untuk disinggahi tol laut KM Sabuk Nusantara lintas provinsi.

Alias Wello dalam kesempatan tersebut mengapresiasi kerja Dinas Perhubungan (Dishub) Lingga. Begitu juga perusahaan dan pendampingan yang dilakukan oleh TP4D Kejaksaan Negri Lingga,

“Alhamdulillah, penyelesaian pembangunan pelabuban ini tepat waktu. Dangan kulitas yang cukup baik. Kami memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah bekerjasama dengan baik. Ini juga tidak lepas dari pendampingan TP4D dan komitmen Pemda dalam memberikan pelayanan terbaik terhadap masyarakat,” beber Awe.

Untuk menunjang konektivitas Kabupaten Lingga, pelabuhan kata Awe sangat penting. Sebagai wilayah kepulauan, pelabuhan Jagoh lanjutnya adalah pelabuhan tersibuk dengan aktifitas warga.

Selain itu, Awe juga sampaikan agar kedepannya baik penataan dan pelayanan agar ditingkatkan. Termasuk penataan ruang parkir Jagoh yang semakin sempit. Untuk kemudahan transportasi lokal, Awe juga minta ditambah pelantar baru.

“Kita sudah merencanakan, bukan hanya fasilitas pelabuhan saja yang dibangun tapi juga akan melaksanakan perluasan area parkir. Nanti di buat lebih kearah laut,” ungkapnya. (mhb)

Tiga Ribu Peserta Pawai Taruf MTQ Meral Libatkan Pelajar

0

batampos.co.id– Kecamatan Meral, mengawali pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kecamatan Meral dengan pawai Taruf sebanyak 3000 peserta yang melibatkan pelajar. Pelepasan pawai Taruf MTQ Meral, di depan masjid Al-Amin Kampung Suka Kaya kelurahan Sungai Pasir oleh Camat Meral Irwan Dinovri.

”Ada enam kelurahan yang mengikuti pawai Taruf. Dan cukup antusias peserta yang ikut, terutama para pelajar dengan berbagai ornamen yang ditampilkan. Terutama, pakaian khas melayu bernuansa islami,” kata Camat Mera Irwan Dinovri, kemarin (3/3).

Selain pawai Taruf, juga diadakan stand bazar MTQ yang berlokasi di area masjid Agung Karimun. Yang dilanjutkan dengan pelantikan dewan hakim, namun untuk pembukaan MTQ dilaksanakan pada malam ini yang direncanakan oleh Bupati Karimun Aunur Rafiq atau Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim pukul 20.00 WIB.

Dari enam Kelurahan yang ada diwilayah kecamatan Meral, peserta qori dan qoriah ada 96 orang yang memperlombakan sebanyak empat cabang yaitu Tilawah Qur’an, Hifzil Qur’an, Syarhil Qur’an dan Fahmil Qur’an.

”Insya Allah, qori dan qoriah kita bisa menjadi juara umum ditingkat MTQ Kabupaten Karimun yang akan digelar pada bulan April mendatang,” harapnya.

Pantauan dilapangan, para peserta pawai Taruf dengan semangat berjalan kaki dengan membawa spanduk maupun ornamen-ornamen yang bertuliskan ajakan untuk meningkatkan ibadah. Dan tidak ketinggalan, warga yang menyaksikan para peserta pawai mengabadikan vidio maupun foto melalui telepon canggih.

”Buat dokumentasi saja bang. Anak saya ikut dengan pakaian muslim, itung-itung buat kenangan,” ucap Santi salah seorang warga.(tri)

Musim Hujan Benda Ini Cocok Ada di Rumah, Mumpung Harga Promo

0

batampos.co.id – PT Sarana Karya Sindo Mandiri, Nagoya, menawarkan promo voucher belanja senilai Rp 1 juta dan Rp 700 ribu, setiap pembelian Wika Solar Water Heater (SWH), yakni pemanas air yang hemat listrik.

“Untuk voucher belanja Rp 700 ribu setiap pembelian Wika SWH T-150 LXC dan voucher Rp 1 juta pembelian T-300 LXC,” kata Marketing PT Sarana Karya Sindo Mandiri, Yuliana, Kamis (2/3).

Tak hanya voucher belanja, kini setiap pembelian produk Wika SWH ini, juga mendapatkan potongan harga sebesar 10 persen. Adapun harga ditawarkan mulai dari Rp 18,9 juta untuk Wika SWH T-150 LXC, sedangkan Wika SWH T-300 LXC ditawar seharga Rp 26,5 juta. “Harga tersebut belum dipotong diskon, harga sudah termasuk pemasangan, dan tidak termasuk pipa instalasi,” kata Yuliana.

Yuliana mengatakan Wika SWH merupakan pemanas air bertenaga surya yang hemat biaya dibandingkan listrik dan gas. Penggunaan energi matahari ini dinilai lebih hemat biaya dibanding gas atau listrik. Selain hemat biaya, pengolahan air panas dengan produk ini juga mudah dan praktis. “Cara kerjanya mengutamakan panas matahari, menyerapnya sehingga air bisa menjadi panas, karena itu hemat listrik,” imbuhnya.

Selain itu produk ini dapat digunakan untuk pemakaian harian di rumah, hotel, spa, tempat penginapan dan lainnya. Untuk pemasangan satu produk Wika SWH, rata-rata bisa mengalirkan air panas untuk tiga atau empat kamar mandi. “Air panas langsung tersedia dan mengalir ke seluruh penjuru rumah, setiap saat,” terangnya.

Keunggulan menggunakan Wika SWH dibandingkan dengan listrik dan gas, seperti hemat biaya karena menggunakan energi surya, mudah dan praktis, karena air panas bisa langsung tersedia dan mengalir keseluruh penjuru rumah, dan aman terjamin. Selain itu Wika SWH ini merupakan satu-satunya solar water heater dengan electric back up yang melindungi dari resiko tersengat listrik. “Produk ini ramah lingkungan, dan produk berkualitas dengan garansi selama lima tahun,” kata Yuliana.

Informasi lebih detail kunjungi PT Sarana Karya Sindo Mandiri di Komplek Wijaya Kusuma blok H, Nomor 3 Jalan Imam Bonjol Nagoya. “Buruan promo spesial ini hanya berlaku hingga akhir Maret saja,” katanya. (cr12)

Masalah Ternak Babi BP Batam Koordinasi dengan Pemko Batam

0
Babi yang diternak warga di Dam Duriangkang yang diduga mencemari air Dam Duriangkang, Seibeduk, Minggu (22/1). F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Relokasi para peternak babi menjadi problema bagi Badan Pengusahaan (BP) Batam sebelum penertibannya. Penundaan penertiban peternakan babi liar di sekitar Dam Duriangkang menjadi lambat diduga karena memikirkan hal ini. Soalnya di Batam memang tidak diperuntukkan untuk wilayah peternakan dan seandainya pun ada, maka tidak ada lahan lagi sebagai tempat relokasi.

“Masalah ini yang kami sebenarnya sangat kami pikirkan. Karena Batam tidak ada lahan lagi untuk relokasi. Namun kami akan coba berkoordinasi dengan Pemko Batam, jikalau ada pulau-pulau lain sekitar Batam yang masih kosong dan bisa menjadi lahan relokasi,” ungkap Deputi IV BP Batam, Robert Purba Sianipar, Jumat (3/3) di Kantor BP Batam.

Jika tidak segera ditertibkan, BP Batam takut kotoran dari babi-babi liar akan mencemari Dam Duriangkang, mengingat dam tersebut merupakan sumber dari 70 persen air baku bagi warga Batam.

“Kami telah mengajak berbagai pihak untuk diskusi soal ini. Bagaimana cara menertibkan para peternak ini dengan baik,” katanya.

Namun dengan alasan apapun, BP Batam tetap akan menertibkan peternakan babi liar pada bulan ini. “Tetap akan kami tertibkan dalam waktu dekat,” ujarnya.

Selain babi liar, BP Batam juga telah menertibkan sejumlah permasalahan lainnya yang mengancam Dam Duriangkang seperti keramba ilegal, penebangan kayu liar, rumah liar, dan lainnya.(leo)

Kode ‘Buah Segar’ untuk Jual Sabu

0

batampos.co.id – Majelis hakim Pengadilan Negeri Batam menjatuhkan putusan hukuman terhadap terdakwa Muhammad Hakimi, Kamis (2/3) sore. Sidang yang dipimpin Zulkifli itu, menetapkan terdakwa sebagai pelanggar hukum tindak pidana narkotika.

“Perbuatan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar hukum, sebagaimana diatur dalam pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika,” ujar Zulkifli mambaca amar putusannya.

Terdakwa divonis sembilan tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider satu tahun kurungan. Putusan itu lebih berat dari tuntutan jaksa sebelumnya, yakni delapan tahun penjara.

“Saya terima yang mulia,” kata terdakwa yang didampingi penasehat hukum (PH) dari Posbakum PN Batam, Elisuwita.

Jaksa penuntut umum (JPU) Ryan Anugrah yang digantikan JPU Zulna Yosepha, juga menyatakan terima atas putusan majelis hakim. Persidangan terdakwa Muhammad Hakimi dinyatakan ditutup.

Diketahui, terdakwa merupakan pengedar narkotika jenis sabu di bilangan Nagoya. Memiliki pelanggan tetap, terdakwa tinggal menghubungi pelanggan jika barang tersedia. Dalam perkaranya, terdakwa menghubungi Andri Setiawan (penuntutan terpisah) menawarkan sabu yang dimilikinya.

“Ini abang (Andri) ada buah segar,” bahasa terdakwa dalam menawarkan sabu.

Tawaran itu disambut baik Andri hingga terdakwa menerima uang sebesar Rp 2,5 juta atas satu paket sabu yang dibeli Andri, Rabu (5/10) 2016 lalu. Keesokan harinya, terdakwa yang sedang berdiri di depan kos-kosan komplek Nagoya Square (kos terdakwa) dihampiri oleh beberapa anggota Polri.

Didapati satu paket sabu yang dijatuhkan terdakwa dari genggaman tangan kanannya. Selanjutnya, terdakwa digiring ke kamar kos terdakwa untuk digeledah. Kembali ditemukan lima paket sabu di tempat yang berbeda-beda. Total barang bukti milik terdakwa Muhammad Hakimi seberat 11,75 gram.

Diakui terdakwa, sabu tersebut adalah miliknya yang dibelinya dari Mat (DPO) seharga RM 2.400 atau sekitar Rp 7 jutaan. (nji)

BPS; Akhir Tahun 2016 Wisman ke Batam 106.953 orang

0
Sejumlah wisatawan saat tiba di Pelabuhan Internasional Sekupang, Sabtu (10/12). menjelang akhir tahun wisatawan yang berkunjung ke Batam mengalami peningkatan untuk menikmati liburan. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Kota Batam pada bulan Nopember 2016 mencapai 106.953 orang, turun sekitar 6,20 persen dibanding jumlah wisman pada bulan sebelumnya yang mencapai 114.020 orang. Jika dibandingkan secara year on year Nopember 2015, kunjungan wisman bulan Nopember 2016 juga turun sebesar 14,43 persen.

“Secara riil jumlah wisman yang berkunjung menurun 7.067 orang dibanding bulan Oktober 2016,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Batam, Rahayudin, kemarin.

Penurunan jumlah wisman ini disebabkan berkurangnya kunjungan wisman berkebangsaan Singapura sebanyak 2.672 orang, wisman berkebangsaan Malaysia sebanyak 2.039 orang, wisman Tiongkok sebanyak 757  orang, wisman India sebanyak 625 orang, wisman Philipina sebanyak 346 orang. Termasuk juga wisman yang ada di negara Eropa juga sebagian besar mengalami penurunan.

Konstribusi jumlah wisman ke Batam terhadap jumlah seluruh wisman yang berkunjung ke  Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) selama bulan Nopember 2016 berkisar 75,30 persen, dimana jumlah  wisman yang berkunjung ke Kepri tercatat sebanyak 142.045 orang. Sedangkan terhadap jumlah kunjungan wisman Nasional, wisman yang berkunjung ke Batam menyumbang 11,48 persen.

“Jumlah wisman berkunjung ke Batam tetap didominasi wisman Singapura dengan jumlah 61.735 orang atau sekitar 57,72 persen dari jumlah wisman yang berkunjung ke Batam,” sebutnya.

Selanjutnya, tingkat penghunian kamar hotel berbintang (TPK) di Kota Batam selama Nopember
2016 ini hanya mencapai 54,88 persen. Jumlah ini naik 3,01 persen dibanding TPK pada bulan
Oktober 2016 yang hanya mencapai 51,87 persen. Kenaikan TPK hotel berbintang Nopember 2016  ini terjadi pada semua kelas hotel berbintang yaitu hotel berbintang satu naik 4,96  poin,  hotel berbintang dua naik 0,35 poin, hotel berbintang tiga naik 5,93 poin dan kelas hotel berbintang empat dan lima naik 2,39 poin jika dibandingkan dengan TPK bulan Oktober 2016.

Ditambahkan Rahayudin, rata-rata lama menginap tamu asing dan domestik pada hotel berbintang di Batam adalah 1,73 hari, lebih rendah 0,01 hari dibanding dengan rata-rata lama menginap tamu pada Oktober 2016. Rata-rata lama menginap tamu asing dan domestik tertinggi  dicapai  oleh hotel berbintang dua dengan lama menginap selama 1,97 hari.

Sedangkan rata-rata lama menginap terendah di hotel berbintang satu yaitu hanya 1,59 hari.
Pada bulan ini, tamu domestik lebih lama menginap di hotel bintang tiga dengan rata-rata lama menginap 2,53 hari. Namun tamu asing lebih lama menginap pada hotel bintang empat dan lima dengan rata-rata lama menginap 1,80 hari. (rng)

DPRD Batam Desak Pemko Minta Aset Pasar Induk dari BP Batam

0
Kondisi gedung pasar induk jodoh yang terbengkelai dan tidak terawat lagi, Batuampar, Sabtu (4/2). F.Rezza Herdiyanto/Batam Pos

batampos.co.id – Pemko Batam menyatakan tak berani menggelontorkan anggaran secara maksimal untuk operasional beberapa aset yang digunakan masyarakat umum di Batam. Alasannya, status aset-aset tersebut masih milik Badan Pengusahaan (BP) Batam dan belum dihibahkan pada Pemko, sehingga dikhawatirkan akan menyalahi aturan yang ada.

“Pemko belum bisa melakukan perawatan aset-aset tersebut karena terkendala legalitas. Status aset masih milik BP Batam,” kata Kepala Bagian Humas Pemko Batam, Ardiwinata, Jumat (3/3).

Aturan lain yang membuat pihaknya tak bisa menggelontorkan anggaran operasional suatu barang yang statusnya belum dimiliki Pemko Batam selaku pemegang tampuk Pemerintahan Daerah (Pemda) di Batam. Antara lain, Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 17 Tahun 2007 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Barang Milik Daerah.

“Kita memang lebih hati-hati, apalagi barang-barang itu memang belum aset kita,” kata dia.

Bahkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada 2014 lalu pernah mengaudit dan menyarankan agar aset-aset tersebut dihibahkan ke Pemko Batam, supaya pengelolaannya lebih maksimal dan tidak menyalahi aturan.

Terpisah, Ketua Komisi I DPRD Batam, Nyanyang Haris Pratamura mendesak pemko untuk segera mengambil aset-aset yang mereka minta dari BP Batam. Terutama yang bernilai sosial, yang menyangkut kebutuhan ekonomi masyarakat. “Pasar Induk Jodoh misalnya. Itu sangat penting untuk meningkatkan ekonomi masyarakat kita,” kata Nyanyang.

Menurutnya, harus ada keseriusan pemko untuk meminta aset-aset tersebut.

“Kan sayang akibat tidak adanya kejelasan pengelolan, menjadikan pasar ini terbengkalai. Harusnya kita manfaatkan untuk masyarakat,” ucapnya.

Nyanyang juga meminta agar pemko kembali merekomendasikan ke menteri keuangan, mengingat aset-aset itu masih di bawah menteri keuangan.

“Tak bisa minta saja. Harus disertai surat permohonan ke menteri keuangan,” ujarya.

Sumali, anggota Komisi I DPRD Batam menilai pemko tak pernah melibatkan DPRD Batam terkait pengalihan aset ini. Menurut dia, ketika permasalahan tak bisa diselesaikan sendiri, harusnya pemko ikut melibatkan unsur legislatif.

“Kalau bisa bersama-sama kita minta aset ini (kementerian keuangan),” kata Sumali. (rng)

Ruang Keluarga Bergaya Eklektik

0

 

Inspirasi desain ruangan bergaya eclectic yang dihadirkan di ruang keluarga dari bahan pelapis Mbtech Premium Carrera.

batampos.co.id – PT Polystar International, selaku produsen bahan pelapis sintetis MBtech Premium Carrera menyediakan inspirasi desain ruang bergaya eclectic (eklektik) yang memadukan beberapa konsep dan penataan interior yang berbeda dapat dijadikan pilihan untuk membangun suasana baru pada ruang keluarga.

General Manager PT. Polystar International (MBtech), G. Setiyanto mengatakan ruang keluarga merupakan aset paling berharga yang sangat dirindukan dalam sebuah hunian. Karena disinilah sebagian besar waktu dihabiskan bersama keluarga setelah beraktivitas di luar rumah. Setelah membersihkan diri dan menikmati hidangan makan malam, ruang keluarga menjadi tempat yang nyaman dan sempurna untuk melepas lelah dan merehatkan tubuh.

“Agar dapat terus merasakan kenyamanan tersebut, maka keindahan ruang keluarga harus selalu terjaga, karna itu kami hadir memberikan inspirasi suasana baru di ruangan,” ujar Setiyanto.

Lebih lanjut, ia mengatakan inspirasi desain ruang bergaya eklektik hadir untuk mewujudkan kenyaman tersebut, bukan berarti ruang keluarga ditata ulang secara keseluruhan atau harus mengganti furnitur lama dengan yang baru. Namun bisa dengan mempertahankan furnitur yang ada dipadukan dengan desain dan gaya berbeda.

“Hasilnya ruang keluarga menjadi lebih indah, menyenangkan dan penuh kehangatan,” katanya.

MBtech Premium Carrera merupakan produk berkualitas yang dilengkapi dengan fitur unggulan berstandar internasional untuk melapisi sofa dan mengutamakan kenyamanan interior rumah. Berbagai pilihan warna eksklusif serta tekstur Nappa-Leather, kualitas terbaik kulit asli yang lembut dan berkelas memberikan sentuhan kenyamanan dan kemewahan ruang keluarga di rumah. (cr12)

Film Kolosal Singapura Shooting di Tanjungpinang

0
Sejumlah artis film melakukan syuting film di jalan Pelantar 2 Tanjungpinang, Kamis (2/3). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Seorang pemuda Tionghoa asal Singapura berpakaian kusut, dengan langkah gontai berjalan di Pelantar II, Tanjungpinang. Tatapan matannya kosong kedepan. Tanpa ekspresi, sambil membawa kantong plastik yang berisikan makanan sisa. Begitulah salah satu adegan yang diperagakan Shaun Chen pada saat shooting Film The Lead di Pelantar II, Tanjungpinang, Kamis (2/3)

Action, begitulah ucapan yang terdengar nyaring dari seorang sutradara dengan dialek Inggrisnya. Suara tersebut memecah suasana, karena masyarakat yang berada di sekitar lokasi seperti penasaran, kegiatan apa yang sedang berlangsung. Apalagi sejumlah crew terlihat memegang kamera video dengan teknologi canggih. Pelantar II merupakan kawasan sibuk, karena merupakan tempat aktivitas bongkar muat barang-barang dari kapal.

“Film “The Lead” merupakan film kolosal yang didukung puluhan artis ternama Singapura. Karena merupakan drama yang diproduksi dalam rangka peringatan 35 tahun drama mandarin Media Corp Singapura,” ujar tokoh Tionghoa, Tanjungpinang, Rudy Chua yang mendampingi di lokasi shooting.

Menurut Rudy, film ini mengisahkan tentang seorang pemuda bernama Shaun Chen yang dalam drama tersebut berperan sebagai artis ternama Singapura. Karena kegagalan dalam menjalani hidup, akhirnya mengalami depresi berat. Dan akhirnya memutuskan untuk mengasingkan diri ke Tanjungpinang. Di Tanjungpinang ini, Shaun Chen berhasil bangkit dan menemukan jati dirinya yang sebenarnya.

“Harapan kita dengan dijadikannya Kota Tanjungpinang sebagai latar belakang cerita dalam drama ini. Tentu bisa membawa dampak positif terhadap pariwisata Kota Tanjungpinang. Rencananya drama ini akan mulai diputar pada 22 Mei 2017,” papar Rudy.

Pembina Ikatan Tionghoa Muda (ITM) Rudy Chua mengatakan Tanjungpinang dijadikan lokasi shooting film Mandarin oleh Media Corp Singapore. Pengambilan gambar dilakukan pada 28 Februari sampai 3 Maret 2017. Ada beberapa titik lokasi yang akan dijadikan sebagai tempat pengambilan film. Dalam hal ini ITM bekerjasama dengan Dispar Kepri untuk memfasilitasi kegiatan ini.

Legislator DPRD Kepri tersebut menyebutkan, adapun lokasi pengambilan gambar akan dilakukan di Senggarang, Pelantar II, Tepi Laut, dan RS. Menurut Rudy, kegiatan yang dibantu Dinas Pariwisata Kepri merupakan salah satu bentuk promosi untuk meningkatkan kunjungan wisatawan Singapura untuk datang ke Tanjungpinang.

” Spirit ini diharapkan menjadi lalu untuk menjadi daya tarik wisman terhadap berbagai sisi kota Tanjungpinang,” papar Rudy.

Masih kata Rudy, lokasi-lokasi yang muncul sebagai latar dalam drama yang akan ditayangkan di channel 8 Media Corp tersebut, secara tidak langsung menjadi media promosi. Apalagi kegiatan tersebut dibintangi sejumlah artis ternama Singapura seperti Shaun Chen dan Rebecca Lim

Lebih lanjut katannya, kerjasama dengan media corp ini diharapkan dapat berkembang sehingga mencakup berbagai jenis promosi tentang Kota Tanjungpinang lainnya. “Kita juga sudah menawarkan tim mereka untuk menjadikan ikon kota yang lain sebagai tempat shooting. Seperti Penyengat dan lain lain,” jelas Rudy.

Ditambahkan Rudy, semua biaya ditanggung oleh Media Corp sendiri sehingga pihak Kepri tidak dibebani biaya apapun. Dikatakannya, momentum ini merupakan kesempatan promosi tanpa biaya yang dapat menjangkau langsung warga Singapura serta mengenalkan kota Tanjungpinang sebagai destinasi kunjungan yang menarik bagi warga Singapura.

“Adapun nama dramanya adalah  The Lead. Drama ini merupakan serial drama khusus yang diproduksi untuk memperingati ulang tahun ke 35 drama mandarin Media Corp Singapura,” tutup Rudy.(jailani)

Polda Kepri: Kami Berhasil karena Masyarakat

0

batampos.co.id – Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Riau genap berusia 12 tahu, Jumat (3/3) kemarin. Sederet prestasi telah ditorehkan hingga keamanan Kepri sampai saat ini tetap terjaga.

Namun, Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian enggan sesumbar. Ia menegaskan, sederet prestasi yang peroleh Polda Kepri dalam kurun 12 tahun ini, bukan semata kerja keras polisi, tapi ada peran besar masyarakat.

“Kesuksesan dan capaian kita semua selama 12 tahun ini tidak terlepas dari bantuan, dukungan, serta kerjasama dengan masyarakat serta seluruh stake holders,” ujar Kapolda saat menyampaikan amanah pada upacara HUT ke-12 di Mapolda Kepri, Jumat (3/3/) pagi.

Polda Kepri sendiri telah ditingkatkan statusnya menjadi Polda Tipe A. Peningkatan tipe Polda Kepri ini diikuti penambahan satu Polres baru, yaitu Polres Kepulauan Anambas.

Kapolda mengingatkan, tantangan keamanan ke depan makin besar. Terutama  potensi gangguan keamanan terkait tindakan terorisme hingga serbuan narkoba negeri jiran. Begitupun dengan kejahatan kerah putih berupa korupsi,  kolusi, dan nepotisme (KKN).

Sam mengingatkan jajarannya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “Kita akan terus berupaya sekuat tenaga dalam memenuhi setiap tuntutan dan harapan dari masyarakat Kepri,” katanya.

Kapolda Kepri Irjen Sam Budigusdian memeiksa pasukan upacara pada acara HUT Polda Kepri ke-12 di Mapolda Kepri, Jumat (3/3). F Cecep Mulyana/Batam Pos

Dalam mewujudkan pelayanan secara maksimal kepada masyarakat tersebut, Polda Kepri tentunya harus meningkatkan sumber daya manusia (SDM) yang ada saat ini dengan melakukan berbagai pelatihan.

“Demi mewujudkan polisi yang profesional dan untuk di percaya oleh masyarakat, kita akan meningkatkan sumber daya manusianya saat ini,” katanya.

Selain melakukan peningkatan SDM, Sam mengatakan bahwa Mabes Polri juga memberikan dukungan penuh kepada Polda Kepri dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat dengan memberikan peralatan dan kelengkapan yang diperlukan.

“Dalam melakukan penjagaan di perairan Kepri, kita juga akan menambah kapal untuk memperkuat kutuhan NKRI,” tegasnya.

Sam menambahkan, angka kriminal di wilayah Kepri dalam beberapa waktu belakangan ini cenderung menunjukkan angka yang menurun dengan dioptimalkannya patroli selama 24 jam penuh oleh jajaran Polda Kepri.

“Selain patroli, saya juga meminta kepada masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga suasana Kantibmas di wilayahnya masing-masing,” imbuhnya.

HUT ke-12 Polda Kepri ini juga dimeriahkan dengan atraksi tarian devile yang dipersembahkan oleh anak-anak SMK Penerbangan binaan Kapolresta Barelang dan Kasat Lantas Polresta Barelang. Tarian mereka tampak begitu kompak, sehingga membuat para jajaran perjabat utama Polda Kepri dan para tamu undangan memberikan tepuk tangan hingga berkali-kali.

Usai tarian devile itu, para tamu undangan dihibur dengan iring-iringan kendaraan dinas yang digunakan oleh setiap satuan di jajaran Polda Kepri. Iring-iringan kendaraan itu mulai dari mobil penyuluhan milik Satuan Binmas, Mobil penjinak bom milik Satuan Bribmob Polda Kepri, Baracauda hingga mobil water canon milik Satuan Sabhara.

Iring-iringan kendaraan menarik perhatian semua tamu undangan yang hadir. Sebagian besar dari tamu itu, tidak ingin melewatkan momen ini. Mereka tampak terhibur dengan iring-iringan mobil ini, para tamu pun mengeluarkan ponsel pintarnya masing-masing untuk mengabadikan setiap momen.

Upacara HUT ke-12 Polda Kepri ini juga diisi pawai setiap satuan. Jajaran dari satuan Brimob dan Satuan Sabhara tampak garang saat melintasi podium kapolda dan para tamu undangan. Selain itu, mereka juga tampak kompak dalam melintasi podium. (cr1)