kondisi jalan semenisasi Payatogok yang sudah rusak
batampos.co.id– Warga RT 04 RW 03 Payatogok Kelurahan Tanjungbatu Kecamatan Kundur minta Pemerintah Karimun untuk memperbaikan jalan semenisasi yang kondisinya rusak parah.
Zulkani, warga setempat mengaku prihatin melihat jalan sepanjang tiga kilometer kondisinya rusak parah. Jalan semen dibangun beberapa tahun yang lalu, hingga sekarang belum ada perbaikan. Hampir seluruh jalan semenisasi di RT 04 RW 03 kondisinya rusak. Sementara jalan ini akses bagi warga untuk keluar masuk dan beraktifitas.
“Sedih akses jalan di lingkungan kami rusak, yang cukup kami rasakan jika turun hujan. Jalan semenisasi susah dilewati kendaraan karena kondisianya berlubang kami berharap ada perbaikan,” terang Zulkani, Jumat (5/5) kemarin.
Pantauan di lapangan, kondisi jalan semenisasi merupakan jalan penghubung antar warga. Selain jalan semenisasi kondisi jalan menuju pelabuhan bongkar muat Payatogok merupakan jalan tanah merah. ( ims)
Rekonstruksi Kurikulum Pendidikan Akuntansi yang digelar dalam acara SNAV-6 & OAV di Ibis Hotel, Nagoya, Kamis (4/5). Foto Panitia SNAV untuk Batam Pos
batampos.co.id – Politeknik Negeri Batam dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Simposium Nasional Akuntasi Vokasi dan Olimpiade Akuntansi Vokasi (SNAP-6 & OAV) pada 4-5 Mei, di Gedung Politeknik Batam.
Ketua Olimpiade Akuntansi Vokasi, Rahmat Hidayat menjelaskan untuk olimpiade terdapat tiga rangkaian, yakni lomba karya ilmiah, cerdas cermat akuntansi dan dexagon akuntansi. “Untuk lomba karya ilmiah ada 160 kompetitor yang mempresentasikan karyanya di hadapan juri. Mereka sebelumnya telah menyiapkan karya ilmiah dan kemarin (4/5) sudah selesai diselenggarakan di Ibis Hotel, Nagoya,” kata Rahmat, Jumat (5/5).
Mengenai cerdas cermat akuntansi vokasi, ada 24 tim dari 19 perguruan tinggi seluruh Indonesia yang terlibat. “Dari 24 tim tersebut diambil enam untuk babak semi final dan disusutkan menjadi tiga tim untuk babak finalnya,” ujarnya.
Selanjutnya untuk dexagon akuntansi hampir sama dengan cerdas cermat, namun lomba ini lebih membahas akuntansi secara umum. “Untuk ini, ada 21 tim dari Politeknik seluruh Indonesia,” ucapnya.
Dengan dewan juri yang akredible, olimpiade ini diharapkan bisa menjadi ajang tahunan yang akan digelar secara bergantian di seluruh provinsi di Indonesia. “Dewan juri ada dari praktisi akuntansi, Kantor Pelayanan Pajak (KPP), Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI) Kepri dan Bursa Efek Indonesia,” sebutnya.
Berbarengan dengan olimpiade akuntansi, Simposium Nasional Akuntansi Vokasi (SNAP) ke-6 juga resmi digelar. Mengangkat tema Rekontruksi Kurikulum Pendidikan Akuntansi Guna Meningkatkan Kompetensi Akuntan, acara ini bertujuan membahas kurikulum akuntasi yang ideal diterapkan oleh perguruan tinggi seluruh Indonesia.
Wakil Ketua SNAP, Arif Darmawan menyebutkan selama ini kurikulum yang diterapkan oleh berbagai universitas di Indonesia satu sama lain tidak seragam. “Penyeragaman kurikulum ini akan menjadi tolak ukur dan dasar pegangan bagi pendidik dan mahasiswa didik,” kata Arif.
Untuk seminar akuntansinya, menghadirkan Ketua Kompartemen Akuntan Pendidik IAI, Prof, Dr. Nunuy Nur Afiah, SE, Ak, M.Si, CA dan Ketua Komisi Sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), Ir. Drs. Asrizal Tatang, MT.
Terlepas dari itu, ajang ini juga diharapkan bisa menjadi ajang komunikasi peneliti satu dengan yang lain. “Serta diharapkan ada join riset. Riset gabungan dari beberapa peneliti di bidang akuntansi,” pungkasnya. (cr18)
Bambang Subowo dan Ody Afriansyah pemenang TTG dengan karyanya alat penganyam atap daun. F. Tri Haryono/batampos.
batampos.co.id – Lomba inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) ke-IV tingkat Kabupaten Karimun ditutup, Kamis (4/5) lalu. Kegiatan yang dihelat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, dan diikuti 20 tim ini, akhirnya menorehkan prestasi juara bagi tim SMKN Kundur Utara.
Berkat inovasi menciptakan rancangan teknologi berupa alat penganyam atap daun, Bambang Subowo, dan Ody Afriansyah dari SMKN Kundur Utara berhasil menyisihkan peserta lainnya. Sedangkan juara II diraih Kecamatan Tebing yang menciptakan mesin peracik multiguna, dan juara III SMAN I Karimun, yang menciptakan Inkubator pemercepat pemasakan buah.
”Ide pembuatan alat ini (penganyam atap daun, red), terinspirasi dari saudara Ody yang ingin membantu tetangganya sebagai pengrajin anyaman atap daun. Dan saya membimbing dia untuk berinovasi memodifikasi agar mempermudah menganyam atap daun lebih banyak,” kata Bambang, Kamis (5/5).
Apabila dilakukan secara manual oleh pengrajin anyaman atap hanya dapat 15 lembar dalam satu hari. Namum, kalau sudah menggunakan alat tersebut, dapat menghasilkan produksi anyaman daun 50 lembar hingga 80 lembar dalam sehari. Sehingga, sangat membantu para pengrajin anyaman dikampung untuk meningkatkan produksinya.
”Alat ini bisa dibikin dengan besi ataupun kayu. Tergantung kebutuhannya pengrajin itu sendiri tinggal kita merakitnya,” timpal Ody.
Untuk itu, dirinya akan ikut lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna di tingkat Provinsi Kepri nanti. Mudah-mudahan bisa lanjut di tingkat nasional. Keoptimisan ini dikarenakan, alat tersebut sangat berguna bagi pengrajin anyaman yang tersebar di seluruh Indonesia. Artinya, alat ini dapat di pergunakan diberbagai daerah dan sangat mudah dirakit dengan bahan baku yang gampang didapat.
”Insya Allah, bisa dimanfaatkan bagi para pengrajin anyaman. Dan penggunaannya cukup mudah dan cepat, yang hasilnya tidak kalah dengan sistem manual,” ungkapnya.
Sedangkan, Kepala DPMD Karimun Suwedi mengatakan, hasil karya anak-anak Karimun dalam lomba TTG ini nantinya akan ditawarkan kepada perusahaan untuk dapat di produksi secara masal. Sebab, hasil karyanya cukup bagus-bagus dan paling penting bahan baku pembuatannya mudah didapat.
”Kita carikan perusahaan atau pihak ketiga untuk jadi bapak angkat. Agar hasil karya TTG dapat dimanfaatkan bagi masyarakat luas,” tegasnya. (tri)
batampos.co.id – Lima nelayan asal Kecamatan Serasan Natuna diamankan Polres Natuna. Mereka diamankan karena membawa kopra (daging buah kelapa yang dikeringkan) di perairan Natuna, Jumat (5/5).
Kopra sebanyak dua ton tersebut diangkut menggunakan kapal ikan kapasitas 3 gros ton (GT) dari Sematan, Malaysia. Kapal tersebut juga mengangkut belasan karung gula ukuran 10 kilogram dan 20 karung beras.
Kopra rencananya akan dijual ke Pemangkat Kalimantan Barat. Sementara beras dan gula untuk kebutuhan warga.
Penangkapan lima nelayan Serasan mendapat respon anggota DPRD Natuna daerah pemilihan II, Pang Ali, Joharis Ibro da Baharudin. Mereka menyayangkan penangkapan tersebut, dengan alasan warga hanya mencari nafkah. Dan aktiitas tersebut sudah
berlangsung lama.
“Mereka memang bawa beras dan gula dari Sematan, itu biasa. Karena sudah tradisi pertukaran komoditi masyarakat. Kalau kopra, namanya mau berdagang, beli di tempat murah lalu jual lagi ke Pemangkat. Karena harganya lebih tinggi. Harusnya mereka ditangkap polisi Malaysia, bukan polisi kita (Polri),” ujar Pang Ali dan Baharudin.
Kini kapal kayu milik warga ditambatkan di pelabuhan ikan Pering Bandarsyah, sementara lima nelayan diproses di Mapolres Natuna.
Pang Ali yang juga ketua Pansus Lintas Batas DPRD Natuna menilai, persoalan ini dampak dari perdagangan lintas batas yang belum mendapat respon. Disatu sisi rutinitas warga dengan berdagang ke perbatasan negara tetangga sudah hal yang biasa dilakoni. Kucing-kucingan dengan polisi perairan Malaysia sudah lumrah.
Pansus Lintas Batas perdagangan Serasan-Malaysia diakuinya, menunggu tindak lanjut dari rapat lintas kementrian di Jakarta bulan Februari lalu.
Sementara, Kapolres Natuna AKBP Charles Panuju Sinaga membenarkan penangkapan nelayan Serasan di perairan Natuna membawa Kopra, gula dan berasa dari Malaysia. Saat ini ke limanya sedang dilakukan Pemeriksaan.(arn)
Gudang milik Zainab warga Kampung Boyan, Dusun II, Desa Batu Berdaun, yang ludes hangus terbakar sekitar pukul 21.30 WIB. F Wijaya Satria/batampos.
batampos.co.id – Gudang milik warga Kampung Boyan Dusun II Desa Batu Bedaun Kecamatan Singkep, Zainab ludes terbakar, Kamis sekitar pukul 21.30 WIB.
“Api diduga berasal dari sisa bara api di dalam tungku yang jatuh dan merembet ke benda lainnya di sekitar tungku tersebut,” ujar Kabid Penegak Perda Pol PP Kabupaten Lingga, Febrizal Taupik, Jumat (5/5) pagi.
Awal mula kejadian diketahui oleh tetangga Zainab, mereka mengaku melihat api telah membesar sekitar pukul 21.30 WIB. Tetangga yang mengetahui kejadian itu langsung meminta tolong warga sekitar untuk membantu memadamkan api .
Selanjutnya, warga juga melaporkan kejadian ke Pos Damkar di Dabo Singkep. Dalam hitungan 30 menit api dapat dipadamkan petugas Damkar dan tidak sempat merembet ke bangunan utama rumah tersebut yang hanya berjarak 1 meter.
Menurut keterangan salah satu petugas damkar yang turun kelokasi dan turut memadamkan api, Jufrizal mengatakan, api sempat membesar dan setinggi bangunan yang terbakar itu. Dengan cepat seluruh petugas bekerjasama memadamkan api tersebut.
Jufrizal mengaku mendapat laporan dari masyarakat terkait adanya musibah kebakaran di Kampung Boyan. Kebakaran ini tidak ada korban jiwa. Hanya satu genset, satu mesin potong rumput dan sejumlah peralatan dapur lainnya yang ikut ludes terbakar. Total kerugian diperkirakan belasan sampai puluhan juta. (wsa)
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, M. Basoeki Hadimoeljono foto: dalil harahap / batampos
batampos.co.id – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, M. Basoeki Hadimoeljono mengatakan pembangunan flyover atau jalan layang kedua yang rencanannya akan dibangun di Jalan Jendral Sudirman atau Simpangkabil membutuhkan biaya hingga Rp 350 miliar.
“Detailnya saya belum tahu pasti, kemungkinan dana yang dibutuhkan segitu,” kata Basoeki, Jumat (5/5).
Pihaknya berencana akan mulai pengerjaan jalan layang tahun 2019 mendatang. Saat ini pihaknya tengah menyelesaikan pembangunan jalan layang di Simpangjam yang diperkirakan selesai tahun ini.
“Bertahap, kami selesaikan dulu flyover yang pertama, baru lanjut yang kedua,” jelasnya.
Dia menambahkan, sebelumnya Pemerintah Batam telah mengajukan penambahan flyover untuk mengatasi permasalahan macet di Batam.
“Kemarin Pak wali sudah sampaikan kebutuhan flyover di Batam, dan kami akan coba realiasikan,” sebutnya.
Dia berharap pembangunan infrastruktur di Batam bisa berjalan dengan baik. Tahun ini beberapa pembangunan infrastruktur di Batam cukup banyak seperti flyover, infrastruktur air, pembangunan rusunawa, kebun raya Batam, hingga perawatan jalan.
“Bentuk pembangunan sebagai salah satu langkah dalam mendukung sektor pariwista di Batam juga,” ujarnya.
Dia menyebut peran pemerintah daerah sangat dibutuhkan dalam mengembangkan infrastruktur daerah. Semu pihak harus bersinergi memajukan pembangunan diseluruh daerah. “Kami di pusat juga menunggu pemda mengaukan, dan akan kami coba anggarkan,” Daerah harus proaktif sehingga pembangunan bisa terealisasi dengan baik,” tutupnya.
Sementara itu Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan pembangunan flyover kedua ini diharapkan bisa menjadi alternatif bagi pengendara untuk menghindari kemacetan. Selain itu, keberadaan jalan layang ini juga akan mempercantik Kota Batam.
“Jalanan Batam akan terlihat sangat megah, dan ini bisa menjadi ikon kota,” sebut dia.
Pihaknya memang tengah berusaha membangun infrastruktur di Batam, sebelumnya Pemko Batam telah melakukan pelebaran jalan di Nagoya. Dan tahun ini pihaknya juga melakukan pelebaran tujuh jalan bersama dengan pemerintah provinsi Kepri.(cr17)
Pimpinan Umum Hidayatullah KH Abdurrahman Muhammad, Ketua Umum Dewan Pengurus (DPP) Hidayatullah Nashirul Haq dan Ketua Yayasan Pondok Pasantren Hidayatullah Batam Ustaz H Jamaludin Nur meresmikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Hidayatullah Batam di Kampus Hidayatullah, jalan Brigjen Katamso, Tanjunguncang, Batuaji. Jumat (5/5). F. Eusebius Sara/ Batam Pos
batampos.co.id – Yayasan Hidayatullah Batam di Batuaji kini memiliki Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Hidayatullah Batam. Perguruan tinggi kelima dari Yayasan Hidayatullah Indonesia itu akan melengkapi lembaga pendidikan di Pondok Pesantren Hidayatullah Batam mulai dari tingkat taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi.
STIT Hidayatullah Batam tersebut diresmikan langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Hidayatullah Ustaz Nashirul Haq bersama jajaran petinggi Yayasan Hidayatullah Batam yang dipimpin oleh Ustaz Jamaludin Nur di gedung Yayasan Hidayatullah Batam di jalan Brigjen Katamso, Tanjunguncang, Batuaji, Jumat (5/5) pagi.
Sebagai kampus baru, Ketua Yayasan Hidayatullah Batam, Jamaludin Nur mengatakan, tahun ajaran baru nanti, STIT Hidayatullah Batam membuka dua program studi yakni Strata I (S1) Manajemen Pendidikan Islam (MPI) dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI). “Satu prodi masing-masing dua lokal akan dibuka. Satu untuk pria satu untuk wanita jadi terpisah,” ujar Jamaludin.
Prodi MPI bertujuan untuk membentuk sarjana pendidikan Islam yang berwenang sebagai pengelola administrasi sekolah dan ahli dalam manajemen lembaga pendidikan Islam serta mampu sebagai tenaga pendidik agama di MI/SD, MTs/SLTP dan MA/SLTA.
Sementara PGMI untuk melahirkan lulusan yang memiliki kompetensi pedagogik, profesional dan berkarakter islami serta menghasilkan karya-karya ilmiah sebagai landasan memecahkan masalah pendidikan di MI/SD, MTs/SLTP dan MA/SLTA.
“Tujuan umumnya untuk menghasilkan sarjana muslim yang kokoh akidah dan berakhlak mulia,” ujar Jamaludin.
STIT Hidayatullah Batam saat ini sudah buka pendaftaran dan terbuka bagi calon mahasiswa-mahasiswa dari sekolah umum lainnya. “Target utamanya adalah lulusan dari Hidayatullah, tapi untuk umum juga dibuka tanpa harus diasramakan,” kata Jamaludin.
Sementara itu, Nashirul Haq dalam arahanya berharap agar Yayasan Hidayatullah Batam sebagai penanggung jawab kampus baru tersebut segera melengkapi berbagai macam persyaratan dan administrasi yang ada agar keberadaan STIT Hidayatullah Batam tersebut tidak bermasalah di kemudian hari.
“Kami tentunya mendukung dan ini bagus, terus melanjutkan santri dan santriwati Hidayatullah untuk mendapatkan pendidikan di Yayasan Hidayatullah ke jenjang pendidikan tinggi. Tapi segala persyaratan harus segera dilengkapi semua sebab Juli nanti sudah mulai kuliah,” pesannya.
Senada disampaikan oleh Prof dr. H Ahmad Mujahiddin selaku akademisi dari Jakarta yang meminta agar kurikulum 140 SKS segera dirampung sebelum September mendatang agar segera dilaporkan ke kopertis. “Persyaratan lainnya kampus ini harus memiliki tiga mata kuliah wajib yakni Pancasila, Bahasa Indonesia dan Agama,” imbaunya.
Sebagai kampus baru bertipe C, Ahmad Mujahiddin mengingatkan, STIT Hidayatullah Batam baru diperbolehkan buka dua prodi dan itu tidak boleh diubah hingga lima tahun ke depan atau wisuda pertama dilakukan. “Dan juga sebagai perguruan tinggi baru, per lokal maksimal hanya 30 orang. Satu prodi baru boleh buka dua lokal. Itu sudah aturan nasional,” ujarnya.
Tidak itu saja STIT Hidayatullah Batam juga diwajibkan sedikitnya memiliki enam dosen tetap. “Itu tidak bisa ditawar. Kita semua menginginkan perguruan tinggi ini dan ini baik, tapi semua aturan yang ada harus dipatuhi,” imbaunya. (eja)
batampos.co.id – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kepri, Irjen Sam Budigusdian mengatakan salah satu yang menjadi perhatian pihak kepolisian adalah mencegah adanya kelompok produsen independen yang bertujuan menetapkan harga, untuk membatasi suplai kebutuhan barang atau kartel.
“Persaingan tidak sehat ini bisa merugikan masyarakat, terutama jelang bulan ramadan dan lebaran yang tinggal beberapa minggu lagi,” kata Sam, Jumat (5/5) saat menghadiri peletakan batu pertama asrama mahasiswa kampus BTP di Sekupang.
Pihaknya mengungkapkan keberadaan kartel ini memang belum da ditemukan, namun bukan bearti tidak ada. “Nah inilah yang menjadi tugas kami, bagaimana mencegah tindakan ini terjadi, sehingga masyarakat tidak dirugikan,” terangnya.
Sam menyebutkan beberapa komoditas pangan yang harus diawasi diantaranya cabe dan daging, karena dua item ini termasuk kebutuhan yang melonjak permintaanya terutama di bulan ramadan, apalagi jelang lebaran.
“Kita akan tindak jika mereka berani bermain,” tegas Sam.
Pihaknya juga telah membentuk tim satuan tugas pangan yang bertugas menggelar operasi pasar, guna memastikan kestabilan harga. Sam menambahkan tim satgas pangan ini juga melibatkan instansi lain seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan, KPPU, serta Bulog Batam.
“Semua lintas instansi memiliki peran masing- masing, kalau kami lebih kepada penindakan jika ada ditemukan,” ujar pria yang pernah menjabat sebagai Waka Korlantas Mabes Polri ini.
Menurut Sam, target operasi dari Satgas ini adalah level distributor dan penyedia bahan kebutuhan pangan. Tujuannya adalah menjaga stabilitas harga pangan dan untuk lakukan penindakan terhadap kartel.
Pemerintah sudah melakukan persiapan dan memenuhi stok kebutuhan selama satu bulan penuh, jadi tidak ada lagi kekurangan selama ramadan dan lebaran.
“Jika terjadi kelangkaan, itu pasti ada permainan. Nah satgas inilah yang bertugas mencegah hal itu terjadi,” kata dia.
Sementara itu, Kepala Bulog Batam, Jamaludin mengatakan persiapan kebutuhan pokok jelang ramdan dan lebaran sudah terpenuhi. “Beras dan gula aman,” kata dia.
Untuk menjaga kestabilan harga pangan, pihaknya bersama dengan intansi terkait termasuk kepolisian akan menggelar rapat koordinasi, Selasa (9/5) besok.
“Kami rapat dulu terkait stok kebutuhan dan menjaga kestabilan harga di pasaran,” tutupnya.(cr17)
batampos.co.id – Tahun 2017 ini, Real Estate Indonesia (REI) Batam berencana akan bangun 2.500 unit rumah murah. Ketua REI Batam, Achyar Arfan mengaku optimis rencana tersebut akan tercapai.
“Tentu kita bikin target maunya tercapai, saya masih tetap optimis (target tercapai). Tentu perlu idealisme, tidak semata-mata keuntungan,” sebut Achyar, Jumat (5/5) siang.
Achyar memperkirakan, 2.500 unit rumah tersebut setidaknya butuh 25 hektar lahan. Luasan kebutuhan lahan ini, menurutnya, masih memungkinkan rumah murah tahun 2017 bisa dibangun.
Dia mengaku target ini memang turun dibanding tahun 2016 lalu yakni sebanyak 5.500 unit, namun dalam realisasinya yang tercapai sekitar 3 ribu unit. “Kalau dibagi-bagi Batuaji, Sekupang, Piayu, atau Nongsa, satu lokasi enam hektar, saya kira ada,” ucapnya. Walau demikian, pihaknya belum menentukan lokasi pembangunan rumah murah di Batam.
Kini pihaknya tengah menjalin komunikasi dengan pengembang anggota REI, bahkan beberapa waktu lalu pihaknya telah menggelar rapat perdana terkait pembangunan rumah murah. Tak hanya internal REI, pihaknya meminta dukungan seperti dari Pemko Batam, PLN juga ATB.
“Biaya pemasangan air dan listrik rumah subsidi sama dengan rumah menengah ini yang bikin seolah-olah cost-nya mahal. Jika, PLN dan ATB mau kasih pelayanan khusus untuk rumah murah, saya yakin bisa lebih mudah,” katanya.
Bicara soal target, sejatinya menurun dibanding tahun 2016 yakni sebanyak 5.500 unit, namun dalam realisasinya tidak sesuai target. Tahun 2016, REI Batam hanya mampu bangun sekitar 3 ribu unit.
“Kita kaitkan dengan daya beli, ini yang problem. Begitu banyak pekerja yang diberhentikan. PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) Batam dari manufacturing, industri ini menyusut 30 persen, ini pengaruh,” kata dia.
Dia mengaku minat membangun rumah murah menurun, dibanding dulu industri sedang bagus-bagusnya. “Yang kelas menengah saja lagi biasa-biasa saja,” terangnya.
Sementara itu, usai acara peletakan batu pertama asrama mahasiswa di BTP Batam Sekupang, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Mochammad Basoeki Hadimoeljono mengatakan walau Batam merupakan bagian dari program sejuta rumah pemerintah, namun dalam prakteknya rumah murah di Batam sulit direalisasikan.
Menurut dia, hal ini karena di Batam terkendala lahan yang terbatas. Alhasil pengembang lebih cenderung bangun rumah menengah atas. “Lahan jadi kendala di Batam,” kata dia.
Menyiasati hal ini, dia mengatakan program rumah murah di Batam lebih tepat dibangun dengan konsep rumah susun. Maka dari itu, pihaknya membangun beberapa rumah susun di Batam, termasuk yang berlokasi di belakang Batamindo, Seibeduk yang sudah siapa dipasarkan.
Kepala Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertamanan Kota Batam Herman Rozie beberapa waktu lalu menyampaikan Pemerintah Kota Batam pada tahun 2018 akan mengajukan tiga twin blok rumah susun. Dua twin blok di belakang Batamindo, sementara satu lainnya yakni di Tanjunguncang tepatnya di Putrajaya.
“Satu twin blok bisa 70 hingga 80 unit, bahkan sampai 90 unit. Ini untuk MBR (Masyarakat berpenghasilan Rendah),” ucap dia. (cr13)
Alicia Franklin, 26, seorang mahasiswa dari University of California, Los Angeles (UCLA) memiliki skor IQ 220 pada tes IQ yang didesain Mensa International.
Namun, dia merasa kecerdasannya bisa lebih baik dari itu. Franklin pun menggali informasi mengenai cara meningkatkan kecerdasan. Dan, setelah melakukan tes IQ kembali beberapa pekan lalu, cara yang dipilih Franklin sepertinya sukses. Apa itu? Meminum sperma segar setiap hari.
Ya Franklin mengklaim, kebiasaannya mengonsumsi sperma itu meningkatkan kecerdasannya. Dia mengklaim, IQ-nya naik lebih dari 65 poin dalam 13 bulan karena konsumsi rutin sperma itu. Tak hanya itu, kecerdasan kognitifnya, persepsi, dan ingatannya juga meningkat.
”Saya melakukan banyak riset untuk memperbaiki kecerdasan. Dan saya menemukan meminum sperma adalah cara paling simple dan efesien dibanding yang lain,” katanya kepada Science Today.
”Banyak nutrisi dan elemen kimia terkandung dalam sperma dan itu semua secara ekstrem meningkatkan perkembangan otak,” lanjutnya.
Dari hasil tes terkini yang diikutinya, IQ-nya mencapai 220. Itu membuatnya lebih cerdas dari Stephen Hawkins, Albert Einstein, dan Leonardo Da Vinci. Itu juga menempatkannya sebagai orang terpintar sepanjang sejarah manusia.
”Dia mungkin menjadi salah satu dari tiga orang terpintar di dunia sepanjang sejarah,” kata presiden Mensa International Bibiana Balanyi. Berdasar Franklin, dia mulai merasakan manfaat meminum sperma kurang dari dua pekan sejak mulai mengonsumsinya.
Menurut para ahli, teori Franklin mungkin terbukti secara keilmuan. Pasalnya, sperma mengandung 200 protein dan beberapa vitamin dan mineral yang bermanfaat. Termasuk vitamin C, kalcium, Khlorine, citric acid, fructose, lactic acid, magnesium, nitrogen, phosphorus, potassium, sodium, vitamin B12, dan zat besi. Dan, elemen-elemen itu membantu seseorang untuk tidur lebih nyenyak, sedikit stress, dan mood yang baik. Semua faktor tersebut pun membantu seseorang untuk tampil lebih baik. (worldnewsdailyreport/tia)