Sabtu, 25 April 2026
Beranda blog Halaman 13836

Presiden Lantik KSAU

0

batampos.co.id – Marsekal Madya Hadi Tjahjanto dilantik sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU), di Istana Negara, Jakarta, Rabu (18/1) siang.

Hadi menggantikan KSAU sebelumnya Marsekal Agus Supriatna yang akan memasuki masa pensiun. Agus sebelumnya menjabat sebagai Irjen Kementerian Pertahanan.

Pelantikan Kepala Staf Angkatan Udara, dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI Nomor 2/TNI/2017 tentang pemberhentian dan pengangkatan Kepala Staf Angkatan Udara, tanggal 17 Januari 2017.

Setelah dilantik, sesuai Surat Keputusan Presiden RI Nomor: 3/TNI/2017, pangkat Hadi naik menjadi Marsekal.

Upacara pelantikan KSAU baru ini diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dibawakan oleh kelompok musik Paspampres. Sementara pengambilan Sumpah Jabatan, penandatangan naskah berita acara dilakukan langsung di hadapan Presiden Joko Widodo.

Hadi Tjahjanto merupakan lulusan AAU (Akademi Angkatan Udara) angkatan 1986. Sebelum menjabat sebagai Irjen Kementerian Pertahanan, ia sebelumnya menjadi Sekretaris Militer Presiden Jokowi sejak 2015 hingga 10 Oktober 2016.

Mantan  Komandan Lanud Adi Soemarmo, Solo, pada 2010-2011 dan Komandan Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, pada 2015 ini, juga pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) pada 2013-2015. (FID/AGG/ES)

Pelabuhan Berhala Dibangun Tahun Ini

0

batampos.co.id -Lewat Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (ABPD) Kepri Tahun Anggaran (TA) 2017, Pemprov Kepri melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kepri akan menggesa pembangunan Pelabuhan Pulau Berhala, Lingga. Secara keseluruhan pembangunan infrastruktur tersebut membutuhkan anggaran Rp20,5 miliar.

“Pembangunan Pelabuhan Pulau Berhala, Lingga sudah masuk dalam perencanaan anggaran Dishub Kepri,” ujar Kepala Bidang Pelabuhan, Dishub Kepri, Aziz Kasim Djou menjawab pertanyaan Batam Pos, Selasa (17/1) di Tanjungpinang.

Menurut Aziz, pembangunan dilakukan dalam dua tahap, dikarena kemampuan anggaran yang terbatas. Masih kata Aziz, pihaknya sangat menyadari Infrastruktur pelabuhan di Pulau Berhala, Lingga merupakan sesuatu yang sangat dibutuhkan. Baik itu untuk kepentingan masyarakat maupun kepentingan pemerintah daerah. Khususnya dalam membangun akses untuk pariwisata di Pulau Berhala.

“Tahun lalu kami sudah menyiapkan Detail Engineering Design (DED). Secara keseluruhan membutuhkan anggaran sebesar Rp20,5 miliar,” papar Aziz.

Pejabat eselon III di lingkungan Pemprov Kepri tersebut juga mengatakan, harapan dengan adanya pembangunan infrastruktur itu nanti, tentunya akan mempertegas bentuk kepedulian Pemprov Kepri dalam melakukan pembangunan di Kepri,” tegas Aziz.

Terpisah, Legislator DPRD Kepri dapil Bintan-Lingga, Asep Nurdin mengatakan, pelabuhan merupakan infrastruktur yang sangat dibutuhkan bagi kesejahteraan masyarakat Pulau Berhala, Lingga.

“Kita akan dorong untuk percepatan pembangunan infrastruktur tersebut. Karena Pulau Berhala saat ini tidak memiliki pelabuhan yang representatif untuk aktivitas masyarakat disana,” ujar Asep Nurdin.

Politisi Partai Hanura Kepri tersebut mengatakan, saat ini masih dalam proses pembahasan anggaran 2017 antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dengan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kepri. Dikatakannya juga, terkait pembangunan fasilitas pelabuhan Pulau Berhala, merupakan mitra komisi III, yakni Dishub Kepri.

“Ini yang akan kita dorong dengan kawan-kawan di Komisi III DPRD Kepri. Tujuan dari pembangunan adalah manfaatnya bagi masyarakat. Artinya meningkatnya kesejahteraan kepada masyarakat,” tutup Anggota Komisi III DPRD Kepri tersebut.

Seperti diketahui, Pembangunan Pelabuhan Pulau Berhala, Lingga adalah salah satu program prioritas yang disusun Gubernur Kepri, Muhammad Sani dan Wakil Gubernur Kepri, Nurdin Basirun lewat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kepri 2016-2021. Peletakan batu pertama dilakukan langsung oleh Wakil Gubernur Kepri, Nurdin bersama Bupati Lingga, Alias Wello tahun 2016 lalu.

Detail Engineering Design (DED) Pelabuhan Berhala, Lingga sudah selesai dilakukan tahun 2015 lalu. Berdasarkan perhitungan kebutuhan anggaran sebesar Rp20 miliar. Rencananya akan mulai dilaksanakan lewat APBD Perubahan 2016 lalu. Akan tetapi kemampuan keuangan daerah tidak memadai. Pelabuhan tersebut dirancang sedemikian rupa supaya kapal perintis bisa bersandar. Sehingga pelabuhan tersebut sedikit menjorok ke laut. Adapun panjang trestle pelabuhan Pulau Berharhala sekitar 145 meter. Selain itu panjang pelabuhan 70 meter dan lebarnya enam meter.(jpg)

Cintai yang Canggih, Jangan Lupakan yang Manual

0
ilustrasi: wahyu kokkang / jawa pos

batampos.co.id – Zaman sekarang memang zaman serba canggih, tapi ingat jangamn lupakan yang manual atau jadul ya…

Ryan Negri, pria asal Las Vegas yang baru membeli Tesla Model S.

Salah satu fitur andalan smart car itu adalah keyless alias bisa menyala tanpa kunci. Cukup menggunakan aplikasi pada smartphone.

Kesalahan Negri adalah menggunakan fitur itu dan memacu mobil ke tempat tanpa sinyal ponsel.

Ya, akhir pekan lalu dia dan sang istri, Amy, membawa dua anjing mereka jalan-jalan ke luar kota.

Tidak jauh-jauh, hanya ke sebuah lembah yang terletak 6 mil dari Vegas.

”Kami cuma mau foto-foto lihat salju yang baru turun di kaki gunung. Jadi, aku cuma membawa ponsel. Aku nyalakan mobil, lalu berangkat,” papar Negri seperti dikutip Mashable.

Awalnya, semua lancar. Tujuan mereka juga tercapai. Kedua anjing happy, Negri dan istrinya juga sudah punya beberapa foto selfie yang bisa diunggah di Instagram selama sepekan ke depan.

Masalah datang ketika keduanya hendak pulang. Mobil ogah menyala lantaran tidak ada sinyal.

”Sialnya, aku tidak membawa kunci mobil. Aplikasi di ponsel tidak berdaya tanpa sinyal,” keluhnya.

Jadi, Tesla yang berbodi cakep dan canggih itu benar-benar lumpuh. Mau didorong, tidak mungkin. Mau menelepon pihak derek, lebih tidak mungkin lagi.

Akhirnya, Amy mengorbankan diri berjalan menuju kota demi mencari sinyal. Dan sinyal yang berharga itu baru dia dapatkan setelah berjalan sejauh 2 mil atau 3,2 km.

Apakah dia lantas menyalakan mobil? Tentu tidak, karena mobil terletak jauh di belakangnya. Amy menelepon seorang teman untuk menjemputnya pulang.

Mengambil kunci, lantas memakai mobil lain yang lebih tidak canggih untuk menjemput sang suami.

”Amy pahlawanku,” puji Negri. Well, adakalanya cara manual lebih aman. (fam/c11/na/sep/JPG)

Jangan Sampai Uang Rp 132 Miliar untuk Negara Hangus

0

batampos.co.id – Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang kembali menggelar sidang terhadap terdakwa Yon Fredi alias Anton, Dirut PT Lobindo, atas dugaan kasus tindak pidana penggelapan, terhadap hasil galian bauksit milik PT Gandasari Resorces senilai Rp 728 juta di Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Lobindo, di bukit II, Kampung Duyung, RT 03, RW 03, Kelurahan Sei Enam Darat, Bintan Timur, Kabupaten Bintan tahun 2013 lalu, Selasa (17/1).

Sidang kali ini pun dengan agenda mendengarkan keterangan saksi ahli di bidang pidana yaitu Chairul Huda dari Universitas Muhammadiyah, Jakarta, yang memberikan keterangan sesuai dengan keterangan atau pendapatnya dibilang hukum yang dikuasainya.

Dalam keterangan Cairul Huda menyebutkan, penggelapan diatur dalam pasal 372 KUHP. Yang termasuk penggelapan adalah perbuatan mengambil barang milik orang lain sebagian atau seluruhnya, di mana penguasaan atas barang itu sudah ada pada pelaku, tapi penguasaan itu terjadi secara sah.

“Delik penggelapan harus memenuhi unsur-unsur pokok dan sesuai dengan pasal 372 KUHP penggelapan adalah perbuatan mengambil barang orang lain,” katanya.

Disinggung tentang kasus perdata dengan pidana dalam objek yang sama, Chairul menyebutkan, jika perkara perdata sedang berlangsung dan perkara pidana juga berlangsung maka perkara pidana harus dihentikan terlebih dahulu menunggu keputusan perkara perdata selesai.

“Perkara pidana bisa dihentikan apabila objek yang sama dipermasalahkan dan harus diskorsing hingga menunggu keputusan perdata selesai,”ungkapnya.
Usai meminta keterangan dari saksi ahli, hakim melanjutkan pemeriksaan terdakwa, Yon Fredi alias Anton. Dalam keterangannya, terdakwa menjelaskan, luas lokasi tambang sekitar 301,7 hektare yang dimiliki oleh PT lobindo dan Pt Ganda Sari ada perjanjian kerja sama yang dibuat di notaris tanggal 26 November 2010 lalu.

“Dalam perjanjian juga dibuat PT Lobindo yang melakukan penambangan Bauksit dan membayar fee kepada PT Gandasri sebesar 3 dolar,” katanya.

Anton menyebutkan, dalam pertengahan tahun PT Gandasari meminta untuk menambang, PT Lobindo memberikan kuasa dengan syarat membayar 5 juta dolar US sebagai goodwill dan fee 2 dolar pertonase.

Terbit surat kuasa 12 mei 2013, untuk mengerjakan dan mengelola tambang, ada penambangan PT Gandasari, namun bukan PT Ganda Sari yang melakukan penambangan melainkan PT Wahana yang melakukan penambangan.

“Saya cabut surat kuasa tanggal 3 Juni 2013, pencabutan karena tidak sesuai dengan perjanjian yang mana yang menambang dan pembagian fee tidak diberikan dan tidak melakukan reklamasi,” jelasnya.

Setelah itu, kata Anton, pihak PT Lobindo berniat membeli kembali setengah milik PT Gandasari dan mengadakan pertemuan di Jakarta, sepakat membeli setengah lahan seharga RP 50 miliar dan diberi waktu tiga bulan untuk melunasi pembayaran. Dengan membayar di awal sebesar Rp 5 miliar dan akan diangsur perbulannya sebesar Rp 15 miliar.

“Setelah membayar 5 miliar, dikasih untuk melakukan penambangan, namun setelah baru menambang dua hari anak pemilik PT Gandasari melarang dan melaporkan kepada pihak kepolisian untuk menghentikan penambangan,” jelasnya.

Setelah dihentikan tersebut, Terang Anton, PT Lobindo menambah uang sebesar Rp 5 miliar kepada PT Gandasari. Pembayaran tersebut dilakukan dua kali dengan rincian pertama membayar Rp 2 miliar dan kemudian Rp 3 miliar.

“PT Lobindo sudah kasih 10 miliar dan ingin membuat perjanjian ke Notaris supaya sah. Tapi hanya mendapatkan izin secara lisan dari pemilik PT Ganda Sari,”ucapnya.

Terpisah, salah seorang tim penasehat hukum terdakwa Anton, yakni Jacobus Silaban mengatakan, dalam persidangan mengajukan sertifikat atas nama PT Lobindo, IUP, Putusan Pengadilan Negri Tanjungpinang dan putusan Mahkamah Agung. Mengajukan ini memandang dari keterangan para saksi ahli keputusan perdata bisa diajukan sebagai bukti dalam perkara perdata.

“Agar majelis hakim tidak salah dalam mengambil keputusan, bertolak belakang dalam putusan perdata, yang mana dalam perdata PT Lobindo adalah pemilik lahan tersebut dan meminta kepada penggugat untuk membayar pengganti,” jelasnya.

Jacobus Silaban menyebutkan, PT Gandasari atau PT Wahana diwajibkan membayar kerugian Rp 132 miliar, ini merupakan kewajiban yang dibayarkan kepada pihak pemerintah. Namun, sampai saat ini belum melaksanakan pembayaran. Sesuai dengan keputusan Perdata ini harus membayar malah ini diteruskan dalam pidana.

“Saya meminta kepada majelis hakim untuk jeli, jangan sampai uang Rp 132 miliar dibayarkan kepada negara menjadi hangus,” sebutnya.

Sampai saat ini, pihak Pengadilan sudah melakukan armaning kepada PT Gandasari untuk melaksanakan keputusan perdata. “Sudah dilakukan armaning, tapi sampai saat ini tidak diindahkan,”pungkasnya.(ias)

 

TCC Gelar Oriental Empire

0

batampos.co.id – Pusat perbelanjaan Tanjungpinang City Center (TCC) Mall, akan menggelar beragam kegiatan menarik dalam acara bertajuk festival TCC Oriental Empire untuk memeriahkan perayaan tahun baru Imlek yang akan dilaksanakan, Minggu (22/1) mendatang.

“Kegiatan ini untuk menghibur pengunjung, memeriahkan tahun baru Imlek,” ujar Amril, Marketing Communication TCC Mall.

Beragam kegiatan menarik yang dihadirkan, meliputi lomba fashion show, dan lomba karaoke Mandarin untuk kategori anak-anak, mulai dari tingkat Taman kanak-kanak (TK) hingga Sekolah Dasar (SD).

“Lomba fashion show ini unik, harus menggunakan baju tradisional Tionghoa (cheongsam), sehingga kesannya lebih terlihat menarik, sesuai tema,” ujarnya.

Tak hanya perlombaan, pertunjukan pesta barongsai juga akan ikut memeriahkan acara tersebut dengan mengelilingi area TCC Mall. “Pesta barongsai akan digelar tanggal 27 Januari 2016,” katanya.

Selain itu, juga akan digelar noodle festival dalam bentuk bazar dengan aneka macam mie mulai dari mie tarempa, mie lendir, mie goreng, dan lainnya, sehingga pengunjung bisa memilih aneka pilihan mie tersebut.

“Hanya menukarkannnya dengan kupon seharga Rp 5 ribu yang bisa di beli langsung di TCC Mall,” tutupnya. (cr20)

Ribuan Lalat Serbu Tabanan, Bali

0

batampos.co.id – Ribuan lalat menyerbu warga Banjar Delod Peken, Desa Timpag, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, provinsi Bali.

Mereka pun panik dan resah.

Diduga lalat mulai menyerbu setelah peternak ayam yang ada di sekitar Banjar mulai memotong ayamnya.

Menurut salah seorang warga setempat, Made Sudarmawita, 45, kondisi tersebut sudah terjadi selama 10 hari terakhir ini sehingga membuat dirinya resah, terlebih ia memiliki cucu yang masih balita sehingga dikhawatirkan akan membawa wabah penyakit diare.

“Beraktivitas jadi terganggu juga karena dikerumuni lalat,” ungkapnya.

Tak hanya beterbangan di halaman rumahnya, lalat tersebut juga sampai masuk ke dalam rumah mulai dari kamar tidur hingga dapur sehingga makanan didapurnya harus ditutup dengan rapat.

“Bahkan sering makanan di dapur terpaksa kami buang karena dihinggapi lalat,” sambungnya.

Untuk membasmi lalat yang berkerumun dirinya pun bisa mengeluarkan uang hingga ratusan ribu rupiah untuk membeli racun lalat baik yang bentuknya cair maupun serbuk.

Biasanya racun lalat ia beli di toko kimia atau di warung dekat rumahnya.

“Kadang juga pakai lem lalat itu, tetapi baru diletakkan beberapa menit sudah penuh, sehari bisa menghabiskan sampai 4 lembar lem,” lanjut Wita. (ras/gup)

Disdag Segera Pasang Harga Sembako di Papan Reklame

0

batampos.co.id – Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Energi Sumber Daya Mineral Karimun, akan memasang harga sembilan bahan pokok (Sembako) di papan reklame di depan Polsek Balai. Tujuannya, untuk memberikan informasi kepada masrayarakat tentang harga sembako di pasar.

“Kita tetap akan pantau harga sembako di pasaran. Salah satunya, di papan reklame untuk mempermudah masyarakat melihat harga sembako dalam sepekan. Kan, di malam hari jelas itu berapa harga sembako dalam sepekan ini misalnya,” kata Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Energi Sumber Daya Mineral Karimun M Yosli, kemarin (17/1).

Selain itu, pihaknya akan tetap turun ke pasar maupun distributor untuk survei harga dalam rangka mengendalikan harga sembako. Agar harga sembako tersebut dapat terkendali, hingga ditangan konsumen atau pembeli dari pengecer pedagang. Sebab, di Karimun sendiri bukan daerah penghasil pangan seperti cabe, beras, tepung dan sebagainya.

“Alhamdulillah, di beberapa daerah harga cabe meroket. Tapi di Karimun turun harga cabenya, serta stok mencukupi walaupun menjelang hari raya kebesaran Imlek,” ujarnya.
Namun, demikian tetap saja pihaknya melakukan pemantauan harga beberapa komoditi yang cukup digemari oleh masyarakat. Terutama lima komoditi yang dibutuhkan masyarakat banyak yaitu daging, minyak goreng, telor, beras, gula. Yang harus benar-benar di jaga, supaya tidak naik terlalu tinggi yang berdampak terhadap masyarakat nantinya.

“Pokoknya, kita (Pemkab Karimun-red) berusaha menekan harga sembako. Dan saat ini harga sembako masih relatif normal harganya,” tambah mantan Kabag Humas Karimun. (tri)

BP Batam akan Ketatkan Pengawasan di Duriangkang

0
Seorang petugas mengecek kandungan bakteri pada air di laboratorium microbiologi milik PT Adhya Tirta Batam (ATB), Mukakuning, Selasa (17/1). Pengecekkan dilakukan setiap hari untuk memenuhi standar dari World Health Organization (WHO) untuk menjamin kualitas air. F.Rezza Herdiyanto/Batam Pos

batampos.co.id – BP Batam meminta seluruh pemangku kebijakan di Batam tak mempolitisir aktivitas ternak babi di kawasan Dam Duriangkang.

“Politisir dalam arti, seperti kasihan rakyat kecil lah, anak sekolahnya, apalah. Padahal, memakai tempat itu saja salah. Kami tidak mau dibenturkan lagi dengan elemen-elemen masyarakat yang mempertahankan itu,” ujar Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Lainnya BP Batam Purba Robert M Sianipar, Selasa (17/1).

Menurutnya ternak liar di lokasi Dam tersebut seringkali muncul kembali, padahal BP Batam bersama tim terpadu kerap melakukan penertiban. Untuk itu, BP Batam berkomitmen untuk sesegera mungkin persoalan ini dituntaskan dan tak membiarkan aktivitas ternak kembali terjadi.

“Sekali turun kami harapkan tuntas. Kami sudah rapat dengan Ditpam dan harus bersihkan, kita bisa lihat sediri pimpinan sekarang, tegas,” paparnya.

Ditanya, apakah pengawasan dari BP Batam dalam hal ini Ditpam, dia mengatakan pihaknya akan terus meningkatkan kinerja Ditpam BP Batam.

“Kemarin itu… gimana ya, Ditpam perlu ini lagilah supaya lebih baik. Tapi kami tegas kok, apalagi sekarang,” ucapnya.

Namun karena penertiban melibatkan tim terpadu, penertiban masih menunggu keputusan bersama, termasuk soal anggaran.

“Ini memang kesepakatan daerah, kami tak bisa tindak sewenang-wenang (turun sendiri),” ucapnya.

Dia berharap, setelah aktivitas ternak liar di Dam Duriangkang ditertibkan, masyarakat diminta untuk sama-sama menjaga. Seperti tidak merusak pagar atau asilitas pengamanan yang telah disiapkan.

“Mohon jangan dipotong-potong atau dibongkar lagi, itu bisa jadi akses masuk lagi,” harapnya.

Tak hanya itu, karena Dam Duriangkang dekat dengan Kawasan Industri yakni Batamindo Industrial Park dan Panbil ndstrial Estate untuk terus meningkatkan sistem pengolahan limbahnya.

“Sehingga, sebelum dibuang ke saluran dan mengalir ke Dam, bukan air yang toxic atau beracun yang ikut,” harapnya.

Sementara itu, terkait anggapan jika air Dam tercemar oleh aktivitas ternak babi akan haram, Presiden Direktur ATB Benny Andrianto tak ingin berkomentar banyak, namun dia menegaskan air ATB sesuai standar World Health Organisation (WHO).

“Saya tidak terlalu menguasai domain itu (soal haram), tapi dari sisi kualitas semua air yang dikelola ATB memenuhi standar WHO, bersumber dari septic tank sekalipun, air yang sudah didistribusikan dijamin sudah memenuhi standar WHO,” ucapnya. (cr13)

52 Orang Tewas Terkena Bom Salah Sasaran

0
ilustrasi

batampos.co.id – 52 orang tewas dan puluhan korban lainnya terluka saat bom jet milik Angkatan Udara Nigeria salah sasaran.

Sejatinya bom itu diarahkan ke kelompok teroris Boko Haram di perbatasan dekat Kamerun, tapi jatuh di Rann, utara-timur Nigeria.

Presiden Muhammadu Buhari sangat menyayangkan sekali.

“Ini merupakan kesalahan yang militer Nigeria lakukan untuk pertama kalinya dalam sejarah,” tuturnya seperti dikutip dari BBC, Rabu (18/1).

Alexandra Matijevic selaku ketua Palang Merah menuturkan, para korban merasa sedih karena orang dicintai tewas akibat bom salah target. Instansinya mencatat, korban keseluruhan mencapai 200 orang, termasuk di dalamnya anak-anak. (wid/rmol/iil/JPG)

Pegawai Wajib Buat Laporan Evaluasi Kinerja

0

batampos.co.id – Bupati Bintan, Apri Sujadi menjadi inspektur upacara (irup) dalam Apel 17 Hari Bulan di Halaman Kantor Bupati Bintan, Bandar Seri Bentan, Kecamatan Teluk Bintan, Selasa (17/1). Apel rutin bulanan ini juga dihadiri Wakil Bupati Bintan, Dalmasri Syam, Pelaksana tugas (Plt) Sekda Bintan, Adi Prihantara, asisten I dan II, seluruh staff ahli dan Kepala Organisasi Daerah (OPD), camat, lurah dan staf kepagawaian di lingkungan Pemkab Bintan.

Bupati Bintan, Apri Sujadi mengatakan seluruh OPD yang saat ini bekerja di 28 instansi harus mampu melaksanakan tugas pokok dan fungsinya (tupoksi) sesuai yang diamanatkan undang-undang kepegawaian. Apabila ditemukan pegawai yang keluar koridor dalam melaksanakan tupoksi maka akan diberikan sanksi tegas.

“Kita minta honorer maupun pejabat yang baru ditempatkan dalam OPD baru segera bekerja. Cepatlah menyesuaikan diri dengan lingkungan kerjanya. Ingat laksanakanlah semuanya sesuai dengan tupoksi masing-masing,” ujarnya.

Penyesuaian diri dalam lingkungan kerja, Kata dia, harus segera dilakukan demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Namun semua itu harus didasari dengan semangat baru, semangat membangun daerah serta mengedepankan kebersamaan dan kekompakkan. Tujuannya agar program kerja yang telah direncanakan oleh Pemkab Bintan dalam rentan waktu 2016-2021 bisa berjalan dan tercapai semaksimal mungkin.

Agar program kerja yang direncanakan itu berjalan, lanjutnya, diminta seluruh kepala dinas atau badan mengawasi kinerja bawahannya yang berstatus pegawai maupun tenaga honorer kontrak. Ingatkan kepada mereka untuk membuat seluruh laporan terkait evaluasi kerja selama menjalankan tugas di instansinya masing-masing.

“Kita ingatkan kembali, ada komitmen bersama yang telah sama-sama kita sepakati. Yaitu harus ada laporan evaluasi kinerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat setiap orang. Itu akan kami lihat secara terus menerus setiap bulannya,” ungkapnya. (ary)