Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 1385

Nama Dicatut dan Disebut Tolak Proyek Pemasangan Jaringan Pipa Air Bersih, Ketua RT Tanjung Buntung Angkat Bicara

0
Ketua RT 01 RW 02 Kavling Tanjung Bubtung, Rosna bersama Ketua RT 07 RW 02 Anton dan tokoh masyarakat RT 08 RW 02 Ully Sri Purnama Hutabarat meninjau lokasi pengecoran pemasangan pipa air bersih SKL oleh ABH. Foto. Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Ketua RT 01 RW 02 Kavling Tanjung Buntung, Kelurahan Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, Batam, Rosna membantah keras pemberitaan salah satu media online yang menyebutkan bahwa warganya menolak proyek pemasangan jaringan pipa air bersih Sistem Layanan Komunal (SLK) oleh PT Air Batam Hilir (ABH).

Proyek tersebut diketahui dikerjakan oleh CV Putra Lumbung Rezeki sebagai kontraktor pelaksana. Rosna dengan tegas menyatakan bahwa tidak ada penolakan dari warga di wilayahnya, dan justru mayoritas warga menyambut baik kehadiran jaringan pipa tersebut.

“Warga mana yang menolak? Dalam berita disebut ada warga bernama Amri. Saya sudah cek satu per satu, tidak ada warga saya yang bernama Amri. Jadi, saya mempertanyakan validitas informasi itu,” ujarnya saat ditemui di Bengkong, Senin (23/6).

Ia juga membantah tudingan bahwa dirinya menyuruh seseorang bernama Heri Badri untuk mengumpulkan tanda tangan warga guna mengganti kontraktor pelaksana proyek. Menurutnya, informasi tersebut sangat tidak benar dan menyesatkan.

“Saya tidak pernah menyuruh Heri Badri atau siapa pun meminta tanda tangan warga saya. Warga pun merasa tertipu karena disebut-sebut saya yang menyuruh. Padahal saya tidak tahu menahu soal pengumpulan tanda tangan itu. Bahkan proyek ini sudah kami perjuangkan sejak tahun 2023, tentu tak mungkin kami tiba-tiba ingin mengganti kontraktornya,” tambah Rosna.

Ia menyebutkan bahwa warganya justru berterima kasih atas proyek ini karena selama bertahun-tahun mereka mengandalkan air dari koperasi dengan harga yang jauh lebih mahal.

“Selama ini kami bayar air koperasi bisa ratusan ribu rupiah. Sekarang dengan ABH, harganya jauh lebih murah. Saya sebagai RT memperjuangkan kebutuhan air bersih untuk warga. Jadi, ketika ada yang mencatut nama saya untuk menolak proyek ini, saya merasa sangat dirugikan,” tegasnya.

Ia juga mengkritisi munculnya narasumber bernama Amri yang dianggap tidak jelas identitasnya. Ia menduga nama tersebut bisa jadi palsu karena tidak ditemukan dalam daftar warganya.

“Saya cari-cari siapa Amri itu, tidak ada. Saya khawatir ini hanya nama fiktif yang digunakan untuk kepentingan tertentu. Kami meminta media yang membuat berita itu agar turun langsung ke lapangan, jangan hanya mengutip sepihak tanpa klarifikasi kepada pihak yang bersangkutan,” katanya.

Sementara itu, Yanti, salah satu warga RT 01 RW 02 yang ikut diminta menandatangani surat penolakan proyek, mengaku tidak mengetahui isi sebenarnya dari dokumen tersebut. Ia menuturkan bahwa dirinya hanya diminta tanda tangan karena disebut atas permintaan RT.

“Saya ikut tanda tangan karena dibilang RT sudah tanda tangan. Jadi kami pikir ini untuk mendukung. Tapi saya tidak tahu isinya ternyata untuk mengganti kontraktor,” ujar Yanti.

Ia mengaku kecewa karena merasa tidak dijelaskan secara terbuka tujuan surat itu. Ia juga heran mengapa hanya sedikit orang yang diminta tanda tangan.

“Kalau dia bilang ada 32 orang tanda tangan, saya jadi mikir juga kenapa sedikit orangnya. Saya tahu itu bukan orang baru di sini, tapi orang-orang itu juga yang sama. Kenapa cuma segelintir yang diminta tanda tangan. Saya sempat tanya dan mereka jawab mau ganti kontraktor yang lama dengan yang baru karena merusak jalan, ” kata Yanti.

Senada, tokoh masyarakat RT 08 RW 02 Ully Sri Purnama Hutabarat juga mengungkapkan kekecewaannya atas pemberitaan yang menurutnya tidak sesuai fakta di lapangan. Ia menegaskan bahwa proyek masih dalam tahap pengerjaan khususnya di RT 08 RW 02 dan belum selesai.

“Kami justru kaget baca berita itu. Di wilayah kami belum selesai pengerjaannya, tapi sudah ada tudingan pengerjaan asal-asalan. Padahal sistemnya jelas: digali, dipasang pipa, ditutup kembali dan dicor setelah padat. Itu SOP-nya,” ujarnya.

Menurutnya, proyek ini adalah hasil dari aspirasi warga yang sudah lama kesulitan air. Sebelumnya, warga menggunakan sumur bor dengan biaya Rp16 ribu per meter kubik. Kini, mereka hanya perlu membayar sekitar Rp2.000 per meter kubik setelah ABH masuk.

“Kami sangat terbantu. Jadi kalau ada pihak luar yang menyebarkan informasi keliru, tentu kami keberatan. Apalagi yang bicara bukan warga RT 08. Nama yang disebut dalam berita juga tidak ada di daftar warga kami,” ungkapnya.

Ketua RT 07 RW 02, Anton, juga menyuarakan keberatan yang sama. Ia menyebut kontraktor pelaksana bekerja secara profesional dan tidak asal-asalan seperti yang dituduhkan.

“Kami melihat langsung di lapangan. Pengerjaan sesuai gambar teknis dan tahapan. Tidak ada yang dilewati. Jadi tuduhan bahwa kontraktor tidak profesional tidak benar. Justru berita itu yang tidak sesuai kenyataan,” tegas Anton.

Ia mengimbau media untuk melakukan klarifikasi sebelum menaikkan pemberitaan agar tidak merugikan banyak pihak.

“Masyarakat kami jadi resah. Tapi setelah dijelaskan, mereka mengerti bahwa proyek tetap berjalan dan sesuai prosedur,” katanya.

Sebelumnya, dalam pemberitaan salah satu media online disebutkan bahwa proyek SLK oleh ABH menuai gelombang penolakan karena merusak jalan dan dilakukan tanpa koordinasi. Sosok bernama Amri dan Heri Badri menjadi narasumber utama dalam berita tersebut.

Heri mengklaim proyek merusak infrastruktur jalan dan mengancam kenyamanan lingkungan. Namun pernyataannya dibantah para Ketua RT karena ia bukan warga RT 01 maupun RW 02.

“Heri itu bukan warga kami. Dia tinggal di Bengkong Laut. Kenapa dia yang ribut, padahal bukan bagian dari lingkungan ini?” ujar Rosna.

Para Ketua RT di wilayah RW 02 menegaskan bahwa proyek ini adalah hasil aspirasi warga yang sudah lama mendambakan akses air bersih permanen. Mereka berharap tidak ada lagi pihak luar yang mengacaukan suasana dengan informasi tidak benar.

“Kami hanya ingin proyek ini berjalan lancar demi kebutuhan warga. Kalau ada pihak-pihak yang mengaku tokoh masyarakat tapi tidak dikenal di lingkungan sini, kami harap berhenti membuat kegaduhan,” tutup Anton. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Nama Dicatut dan Disebut Tolak Proyek Pemasangan Jaringan Pipa Air Bersih, Ketua RT Tanjung Buntung Angkat Bicara pertama kali tampil pada Metropolis.

Ini Empat Tim yang Sudah Lolos 16 Besar Piala Dunia Antarklub 2025

0
Bayern Munchen jadi salah satu tim yang pastikan diri lolos ke babak 16 besar Piala Dunia Antarklub 2025. (Dok. X/@FCbayern)

batampos – Empat tim sudah memastikan diri lolos ke babak 16 besar Piala Dunia Antarklub 2025 pasca gameweek 2. Bayern Munchen, Juventus, dan Manchester City menjadi tiga wakil Eropa yang sudah lolos. Sementara satu tim lain yakni Flamengo menjadi wakil dari Amerika Selatan.

Manchester City menjadi tim terakhir yang memastikan diri lolos ke 16 besar pasca memainkan gameweek 2, Senin, 23 Juni 2025. City menang besar dengan enam gol tanpa balas atas wakil Asia, Al Ain.

Dua pemain baru, Claudio Echeverri dan Rayan Cherki, mencetak gol debut untuk tim di laga ini. Hasil dua kemenangan membawa anak asuh Pep Guardiola melaju ke babak 16 besar bersama dengan Juventus dari grup G.

Juventus sendiri dipastikan lolos setelah menang 4-1 atas Wydad AC pada Minggu, 22 Juni 2025 malam. Winger muda Turki, Kenan Yildiz, menjadi bintang dengan mencetak dua gol.

Wakil Eropa lain yang juga menggenggam tiket 16 besar Piala Dunia Antarklub 2025 adalah Bayern Munchen. Kemenangan 2-1 atas Boca Juniors menggenapkan dua kemenangan di grup C setelah pada matchday 1 Harry Kane dan rekan melumat Auckland City 6-0.

Di antara hegemoni tim Eropa, wakil Amerika Selatan (CONMEBOL) mencuri perhatian. Flamengo asal Brasil menjadi tim keempat yang lolos ke babak 16 besar.

Flamengo mencuri perhatian publik setelah berhasil mengandaskan juara UEFA Conference League 2025, Chelsea, dengan skor 3-1. Dua kemenangan dari dua laga membuat anak asuh Filipe Luis melaju ke fase selanjutnya.

Hasil Pertandingan Gameweek 2 Piala Dunia Antarklub 2025

Palmeiras 2-0 Al Ahly

Inter Miami 2-1 Porto

Seattle Sounders 1-3 Atl.Madrid

PSG 0-1 Botafogo

Benfica 6-0 Auckland

Flamengo 3-1 Chelsea

LAFC 0-1 ES Tunis

Bayern Munchen 2-1 Boca Juniors

Mamelodi Sundowns 3-4 Dortmund

Inter Milan 2-1 Urawa

Fluminense 4-2 Ulsan

River Plate 0-0 Monterrey

Juventus 4-1 Wydad AC

Real Madrid 3-1 Pachuca

RB Salzburg 0-0 Al Hilal

Man City 6-0 Al Ain

Artikel Ini Empat Tim yang Sudah Lolos 16 Besar Piala Dunia Antarklub 2025 pertama kali tampil pada Olahraga.

Hari Pertama SPMB, Beberapa Orangtua dan Calon Siswa Pilih Datang Langsung ke Sekolah

0
Seorang calon siswa didampingi orangtua melakukan pendaftaran SPMB secara online dengan dipandu pihak sekolah di SMPN 17 Bintan di jalan Tanjunguban – Tanjungpinang Km 22, Gesek, Toapaya, Senin (23/6/2025). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Beberapa orangtua dan calon siswa memilih datang langsung ke sekolah meskipun proses pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) dilakukan secara online.

Natalina, salah satu orangtua calon siswa memilih datang langsung ke SMPN 17 Bintan di jalan Tanjunguban – Tanjungpinang Kilometer (Km) 22, Gesek, Toapaya, Senin (23/6/2025).

Dengan datang langsung ke sekolah, warga Cikolek, Toapaya ini mengaku bisa bertanya langsung kepada pihak sekolah dan mendapatkan informasi yang lebih jelas mengenai proses pendaftaran.

BACA JUGA: Empat Hari SPMB Dibuka, SMA Negeri 1 Singkep Diserbu Pendaftar dari Bebagai Daerah

Ketua panitia SPMB SMPN 17 Bintan, Arvan Hada mengatakan, pihaknya membuka pendaftaran SPMB melalui empat jalur yaitu jalur domisili, prestasi, mutasi, dan afirmasi.

Pendaftaran dibagi menjadi dua tahap, yaitu tahap pertama untuk jalur afirmasi, prestasi, dan mutasi yang dimulai sejak 23 sampai 25 Juni 2025, sedangkan tahap kedua untuk jalur domisili dimulai sejak 1 sampai 4 Juli 2025.

Kuota penerimaan murid baru tahun ini di SMPN 17 Bintan adalah 200 orang, dengan 5 rombongan belajar (rombel) masing-masing 40 orang.

Ia mengakui pada hari pertama pendaftaran, beberapa orangtua dan calon siswa masih membutuhkan bantuan panitia untuk memandu pendaftaran secara online.

Karena itu, panitia telah menstandbykan 4 orang untuk membantu orangtua dan calon siswa yang kesulitan mendaftar secara online.

Pihak sekolah juga menyediakan wifi untuk membantu orangtua dan calon siswa yang tidak memiliki paket internet.

Ia juga mengatakan, ada beberapa orangtua dan calon siswa datang langsung ke sekolah untuk mendaftar melalui jalur afirmasi namun tidak memenuhi persyaratan karena tidak memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau Program Keluarga Harapan (PKH).

Oleh karena itu, panitia menyarankan mereka untuk mendaftar melalui jalur domisili. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Hari Pertama SPMB, Beberapa Orangtua dan Calon Siswa Pilih Datang Langsung ke Sekolah pertama kali tampil pada Kepri.

KPK Tetapkan Tersangka Dugaan Penerimaan Gratifikasi Rp 17 Miliar di Lingkungan MPR RI

0
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. (F.ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat)

batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan telah menetapkan satu orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi berupa penerimaan gratifikasi terkait pengadaan barang dan jasa di lingkungan MPR RI. Namun, KPK masih enggan membeberkan identitas seorang tersangka tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kasus ini telah menjerat mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) MPR RI berinisial MC sebagai tersangka. Diduga, MC menerima gratifikasi senilai Rp 17 miliar.

“Sejauh ini KPK telah menetapkan satu orang sebagai tersangka,” kata juru bicara KPK, Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (23/6).

Seorang yang telah menyandang status tersangka itu merupakan penyelenggara negara di lingkungan Sekretariat Jenderal (Setjen) MPR. KPK saat ini masih menggali soal peran pejabat pada Setjen MPR RI tersebut.

Karena itu, pada hari ini KPK memeriksa dua orang saksi. Mereka yang diagendakan yakni, pejabat pengadaan barang dan jasa pada Setjen MPR RI 2020-2021 Cucu Riwayati, serta kelompok kerja unit kerja pengadaan barang dan jasa pada Setjen MPR tahun 2020 Fahmi Idris.

KPK memastikan, akan mengungkap pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka jika proses penyidikan telah selesai. Nantinya, KPK juga membeberkan konstruksi perkara penerimaan gratifikasi di lingkungan MPR RI tersebut.

“Pada saatnya nanti KPK tentu akan sampaikan terkait dengan konstruksi perkaranya dan juga pihak-pihak yang bertanggung jawab atau ditetapkan sebagai tersangka,” pungkasnya. (*)

Artikel KPK Tetapkan Tersangka Dugaan Penerimaan Gratifikasi Rp 17 Miliar di Lingkungan MPR RI pertama kali tampil pada News.

Tingkat Pengangguran Terbuka Batam Turun, BPS: Fokus Selanjutnya Adalah Kualitas Pekerjaan

0
Ilustrasi. Disnaker Batam menyelenggarakan program pelatihan dan bimbingan teknis (bimtek) bersertifikasi bagi tenaga kerja dan pencari kerja yang memiliki KTP Batam. Foto. Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kota Batam terus mengalami penurunan dalam lima tahun terakhir. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, angka TPT pada tahun 2024 diperkirakan berada di angka 7,68 persen, lebih rendah dibanding tahun sebelumnya sebesar 8,14 persen.

Kepala BPS Kota Batam, Eko Aprianto, menjelaskan bahwa tren positif ini menjadi salah satu indikator pulihnya perekonomian Batam pascapandemi. “Jika kita bandingkan dengan tahun 2020 saat pandemi mulai melanda, TPT Batam saat itu mencapai 11,79 persen. Alhamdulillah, angkanya terus menurun setiap tahun,” ujarnya, Senin (23/6).

Ia menambahkan, angka TPT maupun data klasifikasi pekerja tersebut secara umum diperoleh dari Survei Angkatan Kerja Nasional (SAKERNAS) Agustus setiap tahun. “Untuk tahun 2025, In Syaa Allah akan diadakan pada Agustus nanti,” ujar Eko.

Baca Juga: Kredit UMKM Tanpa Bunga Resmi Bergulir di Batam, Prioritaskan Warga Lokal

Secara rinci, TPT untuk laki-laki tahun 2024 diperkirakan berada pada angka 7,20 persen. Sementara untuk perempuan sedikit lebih tinggi di angka 8,49 persen. Menurut Eko, ini menunjukkan masih ada tantangan dalam menciptakan akses kerja yang setara bagi perempuan.

Meski angka pengangguran terus membaik, Eko mengingatkan bahwa fokus ke depan tidak hanya pada jumlah tenaga kerja yang terserap, tetapi juga kualitas dari pekerjaan yang tersedia.

“Data 2024 memperkirakan sebanyak 606.492 penduduk usia kerja (15 tahun ke atas) di Batam bekerja. Dari jumlah tersebut, 518.336 orang merupakan pekerja penuh waktu, sedangkan sisanya atau 88.156 orang adalah pekerja tidak penuh waktu,” jelasnya.

Kelompok pekerja tak penuh waktu ini terbagi dalam dua kategori, yaitu pekerja paruh waktu sebanyak 67.974 orang, dan pekerja setengah pengangguran sebanyak 20.182 orang.

“Setengah pengangguran artinya mereka bekerja kurang dari 35 jam per minggu dan masih mencari tambahan pekerjaan. Ini menunjukkan bahwa kualitas pekerjaan masih menjadi isu penting,” tegas Eko.

Baca Juga: Perkit Kepri Kutuk Penyiksaan ART di Batam: Ini Bukan Soal Asal-usul, Tapi Kemanusiaan

Ia berharap tren penurunan TPT bisa terus berlanjut di waktu-waktu mendatang, begitu pula dengan berkurangnya jumlah pekerja paruh waktu maupun setengah pengangguran.

“Penurunan pengangguran memang patut disyukuri, tapi kita juga ingin masyarakat bekerja secara layak dan optimal. Kesejahteraan tak hanya soal bekerja, tapi juga bagaimana kualitas kerja itu sendiri,” pungkasnya. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Tingkat Pengangguran Terbuka Batam Turun, BPS: Fokus Selanjutnya Adalah Kualitas Pekerjaan pertama kali tampil pada Metropolis.

Ini 5 Buah dengan Kandungan Gula Rendah, Aman untuk Pengidap Diabetes

0
Ilustrasi buah-buahan. (freepik)

batampos – Tahukah Anda bahwa ada beberapa efek buruk dari mengonsumsi terlalu banyak gula?

Mengonsumsi makanan dan minuman mengandung gula tinggi dapat menyebabkan penambahan berat badan, diabetes tipe 2, jerawat, dan kondisi kesehatan lainnya.

Pada sebagian orang, mengonsumsi terlalu banyak gula juga dapat menyebabkan kelelahan, keletihan, dan masalah kulit.

Oleh karena itu, sangat penting untuk mengurangi asupan gula harian.

Dilansir English jagran, berikut lima buah yang memiliki kadar gula rendah dan dapat menjadi bagian dari pola makan Anda.

1. Buah citrus

Buah citrus tidak hanya dikenal karena kandungan vitamin C tetapi juga rendah gula, yang menjadikannya pilihan tepat untuk diet sehat.

Buah citrus seperti lemon, nipis, jeruk dan lainnya mengandung vitamin C dan nutrisi penting lainnya dalam jumlah baik dan rendah gula.

2. Rasberi

Rasberi adalah buah lain yang rendah kalori dan kaya akan vitamin, mineral, serta antioksidan.

Rasberi merupakan sumber vitamin, mineral, kalium, dan vitamin C yang meningkatkan pencernaan dan kesehatan jantung.

Buah ini juga mengandung antosianin yang dikenal efektif untuk menurunkan berat badan.

Sekitar 100 gram rasberi mengandung 4,4 gram gula, menjadikannya tambahan yang bagus untuk diet diabetes.

3. Stroberi

Banyak orang mengira stroberi mengandung banyak gula karena rasanya yang manis dan lezat.

Namun, secangkir stroberi mentah hanya mengandung sekitar 7 gram gula dan kaya akan vitamin C.

4. Kiwi

Sekitar 100 gram kiwi hanya mengandung 9 gram gula, yang menjadikannya buah rendah gula.

Buah ini kaya akan vitamin C, nutrisi penting, antioksidan yang memperlancar pencernaan serta meningkatkan kesehatan jantung dan tulang.

5. Alpukat

Setengah buah alpukat hanya mengandung sekitar 0,66 gram gula dan meliputi fruktosa, glukosa, sukrosa, serta galaktosa.

Sifat antioksidan dan antiperadangan alpukat bantu melawan stres oksidatif yang disebabkan oleh radikal bebas dan mencegah perkembangan penyakit tertentu.

Kehadiran nutrisi penting dalam alpukat bantu menurunkan berat badan, mengatur tekanan darah, dan meningkatkan pencernaan. (*)

Artikel Ini 5 Buah dengan Kandungan Gula Rendah, Aman untuk Pengidap Diabetes pertama kali tampil pada Lifestyle.

Bermain dengan Sepuluh Pemain, Real Madrid Kalahkan Pachuca 3-1 di Piala Dunia Antarklub 2025

0
Bellingham ciptakan gol pembuka bagi Real Madrid lewat sepakan kaki kiri yang merobek mistar Pachuca, Senin (23/6). (Dok. Instagram Real Madrid)

batampos – Real Madrid menunjukkan mental juara sebagai klub raksasa Eropa meski harus bermain dengan sepuluh pemain sepanjang laga. Merumput di Bank of America Stadium, Charlotte, skuad Los Blancos berhasil menekuk wakil Meksiko, Pachuca, dengan skor 3-1 dalam lanjutan Grup H Piala Dunia Antarklub 2025.

Drama dimulai sejak memasuki menit ke-7. Raul Asencio diganjar kartu merah langsung usai melanggar Salomon Rondon yang menjadi pemain terakhir di muka mistar Thibaut Courtois. Madrid pun dipaksa bermain pincang akibat pelanggaran tersebut. Meskipun demikian, Madrid memperkuat lini barisan dan justru mampu memberi serangan kepada Pachuca.

Gol pertama lahir di menit ke-35 lewat skema serangan balik cepat. Valverde memulai, Gonzalo memberi backheel ciamik ke Fran García, dan Bellingham mampu menyelesaikan dengan tendangan kaki kiri mengarah ke pojok gawang. Delapan menit berselang, kombinasi manis di kotak penalti berujung gol kedua bagi El Real. Kali ini giliran Arda Guler yang melesatkan bola ke pojok jauh setelah menerima umpan dari Gonzalo.

Pachuca sebenarnya sempat menekan barisan Los Blancos, namun upaya mereka belum berbuah gol hingga turun minum. Memasuki babak kedua, Pachuca mendapat dua peluang emas lewat Rondon dan John Kennedy. Tapi, Courtois tampil luar biasa di bawah mistar.

Madrid yang lebih taktis dalam mengonversi kesempatan, akhirnya malah menambah keunggulan jadi 3-0. Valverde mencetak gol ketiga bagi Real Madrid usai menerima umpan Brahim Diaz dengan sepakan voli ringan di menit ke-70.

Pachuca sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol Montiel yang mengenai Tchouameni saat laga memasuki menit ke-80. Namun, Madrid tetap tenang, terlebih setelah kembalinya Rudiger pasca cedera di menit ke-78 menggantikan Trent.

Tambahan tiga poin membawa Real Madrid mengoleksi empat angka dan memimpin klasemen sementara Grup H. Laga penentuan bakal digelar kontra Salzburg di pertandingan terakhir sebagai penentu untuk lolos dari fase grup Piala Dunia Antar Klub. (*)

Artikel Bermain dengan Sepuluh Pemain, Real Madrid Kalahkan Pachuca 3-1 di Piala Dunia Antarklub 2025 pertama kali tampil pada Olahraga.

Akses Layanan Kesehatan Jauh, Warga Desak Puskesmas Sungai Pelenggut Segera Dibuka

0
Puskesmas Sungai Pelenggut yang sudah siap bangun. (F.Eusebius Sara)

batampos – Gedung Puskesmas Sungai Pelenggut di Kecamatan Sagulung, Kota Batam, telah rampung dibangun. Namun, hingga kini fasilitas layanan kesehatan tersebut belum juga difungsikan.

Hal ini menimbulkan pertanyaan warga, terutama mereka yang berdomisili di Kelurahan Sungai Pelenggut. Mereka mendesak agar pemerintah segera mengaktifkan puskesmas tersebut demi pemerataan layanan kesehatan.

Kelurahan Sungai Pelenggut termasuk salah satu wilayah dengan jumlah penduduk cukup padat. Sayangnya, hingga kini warga masih harus mengakses pelayanan kesehatan ke kelurahan lain, seperti ke Puskesmas Sungai Langkai atau Puskesmas Sungai Lekop.

Kedua puskesmas itu merupakan fasilitas kesehatan yang aktif di Kecamatan Sagulung dan sudah cukup kewalahan menampung pasien.

Baca Juga: Kasus Dugaan Pengeroyokan Ketua PWI Batam, Polresta Barelang Gelar Perkara

Solihin, warga Sungai Pelenggut, mengungkapkan keluhannya. Ia mengatakan sering kali harus mengantre lama dan menempuh jarak yang cukup jauh hanya untuk mendapatkan pelayanan dasar. “Kami harus ke puskesmas di kelurahan lain. Jauh dan antreannya panjang. Kalau yang di sini cepat dibuka, kami sangat terbantu,” tuturnya, Senin (23/6).

Desakan serupa juga datang dari tokoh masyarakat setempat yang menilai pemerintah terkesan lamban dalam mengoperasikan fasilitas yang sudah dibangun. Mereka menilai penundaan pembukaan puskesmas ini memperburuk akses masyarakat terhadap layanan kesehatan primer, terutama bagi anak-anak dan lansia.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmajardi, menyampaikan bahwa Puskesmas Sungai Pelenggut belum bisa beroperasi karena masih dalam proses pengadaan alat kesehatan dan perlengkapan penunjang lainnya. “Karena sisa waktu di tahun ini kita gunakan untuk pengadaan alkes. Untuk gedung sudah selesai dibangun,” ujarnya.

Didi memastikan bahwa puskesmas tersebut akan mulai beroperasi pada awal tahun depan. Ia menyebut seluruh proses administratif dan pengadaan barang akan diselesaikan dalam beberapa bulan ke depan, sehingga tidak ada lagi hambatan untuk membuka layanan kesehatan di lokasi tersebut.

Baca Juga: Kebakaran Hebat di Gudang Limbah B3 di Kawasan PT Desa Air Kargo Kabil

Sementara itu, Camat Sagulung, M Hafiz Rozie, mengakui beban dua puskesmas yang ada saat ini sudah terlalu berat. Ia menyebut pihaknya juga telah mengusulkan pembangunan satu puskesmas tambahan di Kelurahan Tembesi. “Lahan untuk puskesmas di Tembesi sudah tersedia, tinggal menunggu persetujuan. Kami harap ini segera terealisasi,” katanya.

Sagulung merupakan kecamatan dengan jumlah penduduk terbanyak di Kota Batam. Padatnya penduduk diikuti dengan tingginya kebutuhan akan layanan kesehatan. Oleh karena itu, keberadaan puskesmas tambahan menjadi kebutuhan mendesak untuk menjamin pelayanan kesehatan yang merata dan cepat.

Masyarakat berharap janji pemerintah untuk mengoperasikan Puskesmas Sungai Pelenggut tidak molor lagi. Mereka juga mendorong agar pembangunan puskesmas tambahan di Tembesi bisa dipercepat guna meringankan beban dua puskesmas yang saat ini menjadi tumpuan. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Akses Layanan Kesehatan Jauh, Warga Desak Puskesmas Sungai Pelenggut Segera Dibuka pertama kali tampil pada Metropolis.

4 Pulau di Anambas Dijual Online, DPR Kecam dan Sesalkan Pemerintah Lalai

0
Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan. (F.JPG)

batampos – Empat pulau di Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau dikabarkan dijual dalam situs properti internasional. Keempat pulau itu yakni Pulau Rintan, Pulau Mala, Pulau Tokongsendok, dan Pulau Nakob dengan embel-embel eco-resort, akses transportasi, dengan status siap disewakan jangka panjang.

Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan mengecam keras beredarnya informasi penjualan pulau tersebut. Menurutnya, pemerintah harus mempertahankan dengan tegas kedaulatan negara.

“Ini persoalan serius. Bagaimana mungkin pulau-pulau di kawasan konservasi laut bisa ditawarkan ke investor asing secara terang-terangan? Ini menunjukkan tata kelola kita rapuh, dan aparat negara lalai menjaga kedaulatan ekologisnya sendiri,” kata Daniel Johan kepada wartawan, Senin (23/6).

Keempat pulau yang ditawarkan pada situs properti internasional itu berada di dalam zona konservasi laut, di mana segala bentuk aktivitas ekonomi harus tunduk pada prinsip kehati-hatian dan perlindungan ekosistem. Keempat pulau itu ditawarkan berstatus for sale melalui situs https://www.privateislandsonline.com.

Daniel tak menginginkan, komersialisasi wilayah dalam format eco-resort mewah berpotensi merusak lingkungan, jika tidak dikendalikan secara ketat dan transparan.

“Jangan bungkus perampasan ruang hidup dengan istilah ramah lingkungan. Kalau prosesnya ilegal, kalau masyarakat lokal tersingkir, dan kalau ekosistem rusak, maka tidak ada yang ‘eco’ dari resort semacam itu,” tegasnya.

Legislator Fraksi PKB itu mendesak Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kementerian Investasi, Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR/BPN), dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk menelusuri pihak yang mengiklankan pulau-pulau tersebut.

“Kementerian-Kementerian tersebut harus memastikan siapa yang memberi hak kelola, apa dasar hukumnya, dan apakah ada peran pejabat atau aktor lokal yang bermain di belakang layar,” cetus Daniel.

Ia menekankan, Pemerintah harus bersikap tegas dan menelusuri pulau yang berada dalam kedaulatan Indonesia diperjualbelikan.

“Negara tak boleh diam, ini menyangkut kedaulatan dan harga diri bangsa,” imbaunya.

Lebih lanjut, Daniel juga meminta adanya evaluasi ketat atas investasi asing di kawasan konservasi. Ia menyebut, izin pengelola swasta harus dicabut apabila ditemukan adanya kawasan konservasi yang disewakan.

“Tidak boleh ada PMA yang diberikan izin di wilayah yang sudah ditetapkan sebagai kawasan konservasi tanpa evaluasi dampak ekologis, sosial, dan kultural yang menyeluruh. Jika perlu, cabut izinnya,” pungkasnya. (*)

 

Artikel 4 Pulau di Anambas Dijual Online, DPR Kecam dan Sesalkan Pemerintah Lalai pertama kali tampil pada News.

Kasus Dugaan Pengeroyokan Ketua PWI Batam, Polresta Barelang Gelar Perkara

0
PWI Kota Batam saat melaporkan dugaan tindak pidana pengeroyokan terhadap Ketua PWI Batam, M Khafi Ashary, ke Polresta Barelang.

batampos – Laporan dugaan pengeroyokan terhadap Ketua PWI Batam, M Khafi Ashary masih bergulir di Satreskrim Polresta Barelang. Saat ini, polisi tengah melakukan gelar perkara.

“Hari ini kita lakukan gelar perkara,” ujar Kapolresta Barelang, Kombes Zaenal Arifin di Mapolresta Barelang, Senin (23/6).

Zaenal menjelaskan pihaknya sudah meminta keterangan korban dan saksi-saksi. Selain itu, pihaknya juga melakukan pemanggilan terhadap para terlapor.

Baca Juga: Datang dengan Visa Wisata, Imigrasi Batam akan Selidiki Izin Tinggal 2 WNA Vietnam Terkait Kasus Penganiayaan di First Club

“Saksi dan korban sudah dimintain keterangan. Dan (terlapor) sudah kita panggil,” katanya.

Zaenal menegaskan laporan ini menjadi atensi pihaknya. Ia berjanji segera mengungkap dan menetapkan tersangka para pelaku.

“Ini atensi, prioritas dari jajaran Polresta Barelang untuk mengungkap ini,” ungkapnya.

Dalam laporan dan keterangan korban, kata Zaenal, pengeroyokan dilakukan oleh empat orang dan korban dua orang.

“Ini berawal ada diskusi penolakan bahwa jurnalis itu pelaku premanisme,” katanya.

Baca Juga: Korban ART di Rumah Elit Sukajadi, Setahun Dianiaya dan Tak Digaji

Sebelumnya, Ketua PWI Kepri Bidang Advokasi dan Pembelaan Wartawan yang juga menjadi bagian dari tim pelapor, Zabur Anjasfianto mengatakan bahwa langkah hukum ini diambil untuk memastikan bahwa tindakan kekerasan terhadap insan pers tidak dianggap sepele.

“Kami dari tim hukum telah melaporkan peristiwa pengeroyokan ini sebagai tindak pidana berdasarkan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan,” ujarnya.

Zabur menjelaskan laporan ini bukan hanya untuk melindungi Ketua PWI Batam secara pribadi, tetapi juga menjaga marwah profesi wartawan yang sedang diuji oleh tindakan-tindakan yang tak pantas.

“Tindakan seperti itu bukan hanya tidak etis, tapi juga melanggar hukum. Kami serahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib untuk menindaklanjuti laporan ini,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Kasus Dugaan Pengeroyokan Ketua PWI Batam, Polresta Barelang Gelar Perkara pertama kali tampil pada Metropolis.