Sabtu, 4 April 2026
Beranda blog Halaman 1395

Produk UMKM dan Tenun Lingga Laris Terjual di Bazar STQH ke-XI Kepri Tahun 2025

0
Berbagai macam produk hasil kerajinan dan UMKM Lingga yang dipasarkan pada Bazar STQH Ke-XI Tingkat Provinsi Kepulauan, Sabtu (21/6). F. Susi Yenti untuk BATAM POS

batampos– Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi UMKM (Disperindagkop UMKM) Kabupaten Lingga bekerjasama dengan Dekranasda Kabupaten Lingga memasarkan produk hasil UMKM dan Tenun asli Kabupaten Lingga di Bazar Seleksi Tilawah Qur’an dan Hadis (STQH) Ke-XI Tingkat Provinsi Kepulauan Riau di Kota Tanjungpinang.

Berbagai macam produk hasil UMKM dan Tenun/kerajinan asli Kabupaten Lingga dipromosikan dan dijual pada bazar tersebut. Banyak dari produk yang ada di bazar tersebut laku terjual.

Susi Yenti, Kepala Bidang (Kabid) Koperasi dan UMKM DisperindagKop UMKM Kabupaten Lingga yang juga sebagai sekertaris Dekranasda Kabupaten Lingga mengatakan berbagai macam produk hasil tenun/kerajinan dan UMKM yang lalu terjual.

BACA JUGA: Harga Terjangkau, Bazar Murah Singkep Barat Diserbu Warga, Ringankan Beban Jelang Iduladha

“Untuk produk tenun/kerajinan seperti Tudung Manto dan Tudung Saji yang kita bawa laku terjual semuanya. Begitu juga untuk produk UMKM seperti, Dodol Dabo, Terasi Dabo, Lampam Dabo dan Kerupuk Rota semunya ikut laku terjual,” ujar Susi Yenti saat dikonfirmasi, Minggu (22/6).

Susi Yenti menegaskan semunya itu tidak terlepas dari dukungan dan support Kepala Dinas Disperindagkop UMKM dan Ketua Dekranasda Lingga.

Selanjutnya, Febrizal Taufik, Plt Kepala Disperindagkop UMKM Kabupaten Lingga mengatakan bahwa dirinya akan terus memberikan dukungan penuh untuk mempromosikan dsn menjual produk hasil kerajinan dan UMKM yang ada di Kabupaten Lingga.

“Kita akan terus mendukung dan mempromosikan produk hasil kerajinan dan UMKM asli Kabupaten Lingga. Terutama pada moment STQH Ke-XI Tingkat Provinsi Kepulauan Riau merupakan event besar yang sangat cocok untuk mempromosikan produk tersebut,” ungkap Febrizal Taufik.

Plt Kepala Disperindagkop juga menekan hal ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan daya jual terhadap produk-produk kerajinan dan UMKM sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat.

“Tidak hanya dapat meningkatkan perekonomian, promosi produk hasil kerajinan dan UMKM ini diharapkan juga dapat menumbuhkan daya saing bagi produk tersebut di luar dari Kabupaten Lingga, apalagi beberapa produk UMKM Lingga ada yang tembus hingga pemasaran di Luar Negeri,” tambahnya.

Dengan banyaknya produk hasil kerajinan dan UMKM asli Kabupaten Lingga yang laku terjual di event besar ini diharapkan dapat meningkatkan semangat bagi para pengrajin dan pelaku usaha UMKM Lingga untuk memproduksi lebih banyak lagi serta meningkatkan inovasi-inovasi baru untuk produk yang hasilkan. (*)

Reporter: Vatawari

Artikel Produk UMKM dan Tenun Lingga Laris Terjual di Bazar STQH ke-XI Kepri Tahun 2025 pertama kali tampil pada Kepri.

Curi Peralatan Bagan Milik Mantan Bos, Pria di Anambas Terancam 5 Tahun Penjara

0
Pelaku pencurian peralatan bagan, DF saat diperiksa penyidik Satreskrim Polres Anambas. f.humas polres Anambas

batampos– Aksi pencurian di bagan atau kelong berhasil diungkap oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Anambas. Satu orang pelaku berinisial DF (30) diringkus ke dalam sel tahanan.

Tindak pidana pencurian ini terjadi saat korban, Fitriadi labuh jangkarkan bagan di perairan Teluk Buluh, Desa Tarempa Timur, Kamis, (19/5) dini hari.

“Korban sedang mencari cumi, namun tiba-tiba mesin genset berbunyi seperti ledakan kemudian padam,” ujar Kasat Reskrim Polres Anambas, Iptu Alfajri, Minggu, (22/6).

BACA JUGA: Terekam CCTV saat Beraksi, Pelaku Pencurian Akhirnya Ditangkap Polisi

Mengetahui mesin genset mati dan lampu padam, lantas korban mencari lampu senter dan mendapati beragam peralatan bagan yang tidak ada di lokasi.

“Korban tidak curiga karena mengira ketinggalan dirumah,” ucap Alfajri.

Lantas keeseokan harinya, korban baru sadar bahwa peralatan bagannya hilang setelah mengecek dirumah.

“Yang hilang itu ya seperti aki, lampu sorot dan semacamnya,” kata dia.

Menyadari barang-barang tersebut sudah hilang, korban membuat laporan ke Polres Anambas atas kejadian tersebut.

Dari hasil penyelidikan, DF merupakan pelaku pencurian. Pelaku pernah bekerja dengan korban.

“Jadi kita langsung menangkap pelaku Minggu hari ini. Tanpa perlawanan,” sebutnya.

Akibat perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 362 KUH Pidana dwngan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (*)

Reporter: Ihsan

Artikel Curi Peralatan Bagan Milik Mantan Bos, Pria di Anambas Terancam 5 Tahun Penjara pertama kali tampil pada Kepri.

FBI Buru Perempuan Tiongkok Ini, Hadiah Rp 245 Miliar untuk Info Akurat!

0

 

FBI memburu perempuan Tiongkok bernama Baoxia Liu, diduga punya peran dalam memanasnya konflik Iran-Israel. (Dok. FBI)

batampos – Di tengah konflik memanas antara Iran dan Israel yang semakin melibatkan kepentingan Amerika Serikat, muncul nama asing yang justru menggegerkan dunia, ia adalah Baoxia Liu.

Wanita asal Tiongkok berusia 44 tahun ini kini resmi masuk dalam daftar buronan paling dicari FBI.

Ia dituduh sebagai otak jaringan penyelundupan teknologi militer AS ke Iran.

Menurut FBI, komponen teknologi yang dikirim Baoxia digunakan untuk memproduksi drone tempur, rudal balistik, dan senjata canggih yang kini dipakai oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran dalam konflik Timur Tengah.

Lebih mengejutkan lagi, FBI menawarkan hadiah senilai USD 15 juta (setara Rp 245 miliar) bagi siapa pun yang memberikan informasi akurat mengenai keberadaannya.

Sebagai informasi, poster resmi buronan ini sudah terpampang di situs FBI.

Jaringan Gelap Skala Internasional

Baoxia Liu, yang juga menggunakan nama samaran Emily Liu dan Baojuan Liu, diduga menjalankan operasinya bersama tiga kaki tangan, yakni Li Yongxin (alias Emma Lee), Yung Yiu Wa (alias Stephen Yung), dan Zhong Yanlai (alias Sydney Chung).

Mereka disebut sudah bergerak sejak 2007, dengan memanfaatkan perusahaan cangkang di Tiongkok dan Hongkong.

Mereka memalsukan dokumen, menyamarkan penerima barang, dan menipu eksportir AS dengan menyebut komponen akan dipakai untuk keperluan sipil.

Padahal, barang-barang elektronik sensitif itu dikirim melalui jalur logistik kompleks hingga mendarat di tangan militer Iran, termasuk ke perusahaan-perusahaan seperti Shiraz Electronics Industries (SEI) dan Rayan Roshd Afzar.

Dituduh Pasok Teknologi Dual-Use

FBI memburu perempuan Tiongkok bernama Baoxia Liu, diduga punya peran dalam memanasnya konflik Iran-Israel. (Dok. FBI)

Menurut laporan Program Rewards for Justice (RFJ) milik Departemen Luar Negeri AS, kegiatan penyelundupan ini sudah berjalan secara sistematis sejak 2017, memperkuat kemampuan Iran dalam hal UAV (drone), sistem pertahanan udara, dan senjata presisi tinggi.

Departemen Kehakiman AS (DOJ) juga telah menjatuhkan tuntutan pidana terhadap Liu dan komplotannya atas pelanggaran serius dalam ekspor teknologi penggunaan ganda (dual-use technology), yakni teknologi yang bisa dipakai untuk keperluan sipil maupun militer.

Siapa Sebenarnya Baoxia Liu?
Baoxia Liu lahir di Weifang, Provinsi Shandong, pada 10 September 1981. Ia dikenal cerdas, multibahasa (Mandarin, Kanton, dan Farsi), dan memiliki jaringan ekspor-impor lintas negara.

Kemampuannya dalam menyamarkan jejak digital dan transaksi ilegal membuatnya sangat sulit dilacak oleh otoritas keamanan.

Kini, Baoxia Liu tak hanya menjadi buronan, tapi juga simbol baru ketegangan antara Amerika Serikat, Tiongkok, dan Iran.

Dunia bertanya-tanya, berapa banyak senjata mematikan buatan Iran yang terwujud karena teknologi canggih dari AS—yang lolos lewat tangan Baoxia Liu?

Sumber: JP Group

 

Artikel FBI Buru Perempuan Tiongkok Ini, Hadiah Rp 245 Miliar untuk Info Akurat! pertama kali tampil pada News.

PERPANI Batam Gelar Pelatihan Pelatih Panahan, Hadirkan Srikandi Olimpiade Indonesia

0

batampos – Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI) Kota Batam resmi membuka Pelatihan Pelatih Panahan pada Sabtu (22/6/2025), bertempat di lantai 4 Gedung Aula Rumah Sakit BP Batam.

Artikel PERPANI Batam Gelar Pelatihan Pelatih Panahan, Hadirkan Srikandi Olimpiade Indonesia pertama kali tampil pada Metropolis.

PERPANI Batam Gelar Pelatihan Pelatih Panahan, Hadirkan Srikandi Olimpiade Indonesia

0

batampos – Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI) Kota Batam resmi membuka Pelatihan Pelatih Panahan pada Sabtu (22/6/2025), bertempat di lantai 4 Gedung Aula Rumah Sakit BP Batam.

Artikel PERPANI Batam Gelar Pelatihan Pelatih Panahan, Hadirkan Srikandi Olimpiade Indonesia pertama kali tampil pada Metropolis.

Datang dengan Visa Wisata, Imigrasi Batam akan Selidiki Izin Tinggal 2 WNA Vietnam Terkait Kasus Penganiayaan di First Club

0
Ilustrasi First Club.

batampos-Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam akan menyelidiki dugaan pelanggaran izin tinggal oleh dua warga negara asing (WNA) asal Vietnam, Thi Huynh Trang dan Nguyen Thi Thu Thao.

Keduanya sempat tersangkut kasus penganiayaan terhadap seorang DJ perempuan di tempat hiburan malam First Club, kawasan Lubukbaja, meskipun perkara tersebut telah resmi dihentikan oleh kepolisian melalui pendekatan keadilan restoratif (Restorative Justice/RJ).

Kepala Seksi Informasi dan Komunikasi Imigrasi Batam, Kharisma Rukmana, menyatakan pihaknya masih menunggu proses serah terima berkas dari Polsek Lubukbaja sebelum bisa memulai penyelidikan secara resmi.

“Kami menunggu koordinasi dan penyerahan dokumen SP3 dari Polsek Lubukbaja. Setelah itu baru kami bisa melakukan penyelidikan terkait potensi pelanggaran keimigrasian oleh kedua WNA tersebut,” ujar Kharisma, Senin (23/6).

Menurutnya, indikasi awal menunjukkan bahwa kedua WNA tersebut masuk ke Batam menggunakan visa wisata. Status ini menjadi dasar awal bagi pihak Imigrasi untuk melakukan pendalaman terhadap potensi pelanggaran, baik dari sisi penyalahgunaan izin tinggal maupun gangguan terhadap ketertiban umum (kamtibmas).

BACA JUGA: Kejari Batam Terima SPDP Kasus Penganiayaan oleh Dua WN Vietnam di First Club

“Jika dari hasil pemeriksaan ditemukan unsur pelanggaran, seperti mengganggu ketertiban umum atau menyalahgunakan izin tinggal, maka kami akan menerapkan tindakan administratif keimigrasian, seperti deportasi atau pencekalan,” ujarnya .

Kharisma juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak manajemen First Club sejak kasus ini mencuat. Manajemen mengklaim bahwa kedua WNA Vietnam tersebut hanya sebagai pengunjung. Namun, menurut Kharisma, hal tersebut tetap akan didalami untuk memastikan kebenarannya.

“Kami akan cek semua aspek. Dari sisi pasal 75 soal gangguan kamtibmas kami periksa, lalu unsur keimigrasian juga kami telaah. Unsur mana yang terpenuhi, itu yang akan kami tindak lanjuti,” katanya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Lubukbaja, Iptu Noval Adimas Ardianto, menjelaskan bahwa perkara penganiayaan telah dihentikan setelah korban dan terlapor sepakat untuk berdamai. Proses perdamaian tersebut dilandasi permintaan kedua belah pihak dan dituangkan dalam surat kesepakatan yang sah secara hukum.

“Korban juga sudah membuat pernyataan bahwa proses perdamaian ini dilakukan tanpa tekanan atau intervensi dari pihak mana pun,” jelas Iptu Noval.

Ia menambahkan, proses RJ yang ditempuh telah sesuai dengan petunjuk dan arahan (jukrah) penanganan kasus secara restoratif tahun 2021. Penyidik pun telah melakukan pemeriksaan tambahan serta klarifikasi terhadap semua pihak dan mencatatnya dalam berita acara.

“Setelah itu, kami ajukan permohonan gelar perkara khusus kepada Kapolresta Barelang untuk memastikan seluruh syarat materil dan formil RJ terpenuhi,” pungkasnya. (*)

Reporter: Azis

 

Artikel Datang dengan Visa Wisata, Imigrasi Batam akan Selidiki Izin Tinggal 2 WNA Vietnam Terkait Kasus Penganiayaan di First Club pertama kali tampil pada Metropolis.

Iran Ancam Tutup Selat Hormus, Jalur Penting Jalur Perdagangan Minyak Global

0

Batampos – Parlemen Iran menyetujui langkah untuk memungkinkan penutupan Selat Hormuz, jalur penting yang membawa 20 persen perdagangan minyak global. Jika ini ditutup, maka pasokan gas global akan terganggu.

Analis AS menyebut tindakan ini akan menjadi eskalasi besar dan kemungkinan justru merugikan Iran sendiri, karena bisa memutus akses ekspor negara-negara tetangga merejak di jazirah Arab.

Aktivitas di Selat Hormus yang berada di antara Teluk Persia dan Oman. F The Economic Times

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menegaskan bahwa diplomasi bukan lagi pilihan setelah serangan AS. ‘Iran berhak penuh membela keamanan, kepentingan, dan rakyatnya,” ujar Araghchi dilansir dari The Guardian, Senin (23/6/2025)

Belum jelas apakah Iran akan melibatkan sekutu proksi seperti Hizbullah di Lebanon atau Houthi di Yaman. Juru bicara Houthi mengancam akan menyerang kapal perang AS jika konflik meningkat.

Pejabat AS mengatakan mereka mencoba mengirim sinyal diplomatik ke Iran untuk menghindari pembalasan yang bisa memicu perang berkepanjangan.

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menyatakan, misi ini bukan tentang pergantian rezim. “Ini adalah intervensi terbatas. Namun, dalam konflik, apa pun bisa terjadi,” ungkapnya.

Trump menyatakan bahwa tujuan utama serangan adalah menghancurkan kemampuan pengayaan nuklir Iran dan menghilangkan ancaman nuklir dari negara sponsor terorisme terbesar di dunia tersebut.

Bahkan, Trump memperingatkan,  jika perdamaian tidak tercapai, serangan lanjutan akan terjadi dengan presisi, kecepatan, dan keahlian.

Netanyahu menyambut baik serangan tersebut dan menyebut kerja sama dengan Trump sebagai yang paling efektif dalam sejarah. Setelah Iran meluncurkan rudal, Israel kembali menyerang posisi Iran di barat negara itu, menghantam peluncur rudal dan pasukan.

Media Iran berusaha meremehkan dampak serangan. IRNA mengakui serangan terhadap Fordow tetapi menyebut fasilitas itu telah dievakuasi sebelumnya. Fars News mengutip pernyataan, kerusakan bersifat ringan dan hanya di permukaan, yang dapat diperbaiki.

Badan Energi Atom Internasional (IAEA) menyatakan tidak ada peningkatan tingkat radiasi di luar lokasi setelah serangan. Meski begitu, Iran menyatakan akan melanjutkan program nuklirnya serta mengancam menutup Selat Hormus. (*)

Reporter: CHAHAYA SIMANJUNTAK

Artikel Iran Ancam Tutup Selat Hormus, Jalur Penting Jalur Perdagangan Minyak Global pertama kali tampil pada News.

Jalan Amblas di Jalan Brigjen Katamso Tanjungpinang Bahayakan Pengendara

0
Bahu jalan amblas di Jalan Brigjen Katamso Tanjungpinang mengganggu pengguna jalan, Senin (23/6). F. Mohamad Ismail/BATAM POS

batampos– Bahu Jalan Brigjen Katamso Kora Tanjungpinang, Provinsi Kepri amblas. Kondisi ini sudah terjadi sejak beberapa bulan belakangan ini, serta dinilai mengganggu pengendara yang melintas di jalan tersebut.

Pantauan Batam Pos Senin (23/6) titik ambles di bahu jalan tersebut saat ini ditutup dengan menggunakan tong sampah milik Pemko Tanjungpinang. Di area tersebut juga diberi garis, agar para pengendara tidak melintas diatas titik amblas.

“Udah lama jalan tersebut amblas. Awalnya tidak sedalam ini, lama-lama jadi dalam dan membahayakan pengendara yang melintas,” kata Susanto, warga yang tinggal di Jalan Brigjen Katamso.

BACA JUGA: Truk Molen Terguling Gegara Jalan Amblas

Sementara satu diantara juru parkir di kawasan tersebut, Rambe mengakui ia belum pernah melihat terjadinya kecelakaan lalu-lintas akibat amblasnya jalan tersebut. Namun, keberadaan kerusakan jalan itu menimbulkan kemacetan, terutama saat jam sibuk.

“Kalau kecelakaan nggak ada, tapi sering macet karena jalan rusak ini,” tambahnya.

Menanggapi hal ini, Lurah Kamboja, Rohmanta menyampaikan bahwa pihak kelurahan telah menerima laporan dari warga sejak 10 Juni lalu. Pihak Kelurahan langsung menyurati RW untuk diteruskan ke Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Tanjungpinang.

Ia juga menyebutkan bahwa koordinasi dengan Dinas PU Provinsi Kepulauan Riau sudah dilakukan mengingat jalan tersebut berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi.

“Karena ini jalan provinsi, maka tindak lanjut perbaikannya tergantung pada pihak provinsi. Kami belum tahu pasti seperti apa lanjutan dari Dinas PU, tapi koordinasi sudah kami lakukan,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

Artikel Jalan Amblas di Jalan Brigjen Katamso Tanjungpinang Bahayakan Pengendara pertama kali tampil pada Kepri.

Tiket Kapal dan Kereta Diskon 30 – 50 Persen Selama Libur Sekolah Berdampak pada Penjualan

0
Kapal Pelni. (Dok.Batampos)

batampos – Menyambut masa libur sekolah, dua BUMN transportasi, PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero), menggulirkan program tarif promo untuk menarik minat penumpang. Selain meringankan biaya perjalanan, kebijakan ini diharapkan mampu mendorong konsumsi masyarakat di tengah periode liburan.

Vice President Public Relations KAI Anne Purba menjelaskan, pelanggan dapat menikmati diskon 30 persen untuk perjalanan kereta api kelas ekonomi komersial hingga 31 Juli. Promo ini berlaku untuk pemesanan melalui aplikasi Access by KAI dan situs resmi booking.kai.id.

“Hingga 22 Juni 2025 pukul 10.00 WIB, KAI mencatat sebanyak 1.320.011 tiket telah terjual dari total 3.529.612 kursi yang disediakan. Artinya, 37 persen kursi sudah dipesan,” ujar Anne.

Di sisi lain, KAI juga mengimbau masyarakat agar memperhatikan ketentuan bagasi saat merencanakan perjalanan. Setiap penumpang diperbolehkan membawa bagasi maksimal 20 kg dengan dimensi 70x48x30 cm, tanpa dikenakan bea tambahan. Jika melebihi akan dikenakan tarif bagasi: Rp10.000/kg untuk kelas eksekutif, Rp6.000/kg untuk kelas bisnis, dan Rp2.000/kg untuk kelas ekonomi.

Anne menegaskan, batas maksimal untuk bagasi berbayar adalah 40 kg dan volume 200 dm³. Barang-barang yang melebihi batas tersebut disarankan dikirim melalui layanan KAI Logistik. Selain itu, KAI melarang sejumlah barang dibawa ke dalam kereta, seperti binatang hidup, narkotika, senjata tajam, bahan mudah meledak, barang berbau menyengat, dan barang lain yang melanggar peraturan.

Sementara itu, PT PELNI melaporkan program stimulus ekonomi melalui diskon tiket kapal sebesar 50 persen juga mendapat respons positif.

Direktur Utama PELNI Tri Andayani menyebut dalam 15 hari pertama sejak diberlakukan pada 5 Juni, kuota diskon telah terserap 40 persen dari total anggaran Rp134 miliar. “Stimulus ini sangat membantu masyarakat, apalagi bertepatan dengan musim libur sekolah. Jadi ini peak season libur sekolah rasa mudik lebaran,” kata Anda.

Hingga pertengahan Juni, PELNI mencatat penjualan tiket mencapai 310.000, naik dari 208.000 pada periode yang sama tahun lalu. Peningkatan ini turut didukung oleh dispensasi dari Kementerian Perhubungan, dengan rata-rata kapasitas tambahan mencapai 52 persen.

“Kami berterima kasih kepada Kemenhub yang mendukung penuh pemberian diskon ini. Meski penumpang naik signifikan, kami tetap prioritaskan keselamatan. Safety first, always,” tutur Anda. (*)

Artikel Tiket Kapal dan Kereta Diskon 30 – 50 Persen Selama Libur Sekolah Berdampak pada Penjualan pertama kali tampil pada News.

286 Pembalap dari 19 Negara Balapan Sepeda di Jalan Kompleks Pemkab Bintan

0
Pembalap sepeda melaju di lintasan jalan Kompleks Pemkab Bintan, Bandar Seri Bentan, Sabtu (21/6/2025) siang. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Sebanyak 286 pembalap sepeda dari 19 negara berkompetisi dalam ajang balapan sepeda internasional, OCBC National Championships, 20-22 Juli 2025.

Pembalap melaju di lintasan di jalan Kompleks Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan, Bandar Seri Bentan yang terletak di Desa Bintan Buyu, Kecamatan Teluk Bintan.

Ketua Harian ISSI Bintan, Rudi Hendratmo mengatakan, Bintan telah dua kali menjadi tuan rumah event ini yaitu di Simpang Lagoi pada 2023 dan di Kompleks Pemkab Bintan, Bandar Seri Bentan pada tahun ini.

BACA JUGA: Motor dan Sepeda Kayuh Tabrakan, Pengendara Sepeda Kayuh Alami Luka Serius

Rudi menjelaskan bahwa alasan dipilihnya lintasan balapan sepeda di Kompleks Pemkab Bintan, karena jalannya steril dan ramah lingkungan.

Tahun ini jumlah peserta meningkat dibandingkan tahun sebelumnya dari sekitar 139 pembalap menjadi sekitar 286 pembalap dari 19 negara diantaranya Indonesia, Singapura, Malaysia, Filipina dan Cina.

Selain itu, event tahun ini digelar lebih lama dibandingkan pada tahun sebelumnya.

Rudi berharap, event ini dapat meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara dan berdampak positif terhadap pariwisata di Bintan. (*)

Reporter: Slamet

Artikel 286 Pembalap dari 19 Negara Balapan Sepeda di Jalan Kompleks Pemkab Bintan pertama kali tampil pada Kepri.