Minggu, 26 April 2026
Beranda blog Halaman 1406

Kembangkan Budaya Keselamatan Berkendara di Safety Riding Camp 2025 Bersama Yayasan AHM

0

batampos – Sebanyak 40 duta keselamatan berkendara Astra Honda mengikuti kalibrasi kemampuan dalam mengampanyekan keselamatan berkendara di AHM Safety Riding & Training Center, Deltamas, Cikarang. Para peserta yang terdiri dari duta Safety Riding Lab (SRL) dan figur guru PAUD hadir dalam gelaran Safety Riding Camp (SRC) Yayasan Astra Honda Motor (Yayasan AHM).

SRC 2025 yang digelar pada 8–10 Juli 2025 hadir melalui tema “Sejuta Inspirasi, Generasi #Cari_aman”. Peserta dipilih melalui proses seleksi regional yang diikuti oleh 144 peserta. Sebelum melaju ke tingkat nasional, ratusan peserta tersebut beradu keterampilan dalam mengkampanyekan keselamatan berkendara melalui saluran komunikasi media sosial. Para duta SRL dan figur Safety Riding terpilih di tingkat nasional mendapatkan pelatihan dan kalibrasi kompetensi mengajar serta adu kampanye kompetisi keselamatan berkendara.

Pada SRC 2025 tingkat nasional, sebanyak 33 duta SRL dan 7 figur guru PAUD mendapatkan pelatihan safety riding dengan berbagai metode, seperti melalui simulasi Honda Riding Trainer (HRT) dan praktik langsung di test course. Seluruh pelatihan dan kalibrasi langsung diberikan oleh para Instruktur Safety Riding Astra Honda yang telah tersertifikasi Astra Honda License Instructor (AHLI). Selain kemampuan dan memberikan pelatihan berkendara, para peserta juga dilatih dan ditantang dalam kreativitas mengkampanyekan keselamatan berkendaraan di media sosial.

Untuk memperkuat kompetensi, para peserta SCR 2025 mendapatkan pelatihan public speaking sebagai bekal dalam mengedukasi kampanye keselamatan berkendara. Mereka juga mendapatkan pelatihan tingkat lanjut dalam berkomunikasi di media sosial, pembuatan vlog kreatif, video reels, konten edukatif, hingga membuat lagu pembelajaran untuk anak bertema keselamatan berkendara.

Setelah mendapatkan berbagai pembekalan, para peserta unjuk kemampuan dalam mengampanyekan keselamatan berkendara dan terpilih enam terbaik untuk duta SRL bagi siswa dan guru serta tiga terbaik untuk figur guru PAUD. Karya terbaik dipilih berdasarkan kreativitas, kekuatan pesan, jangkauan dampak yang dihasilkan dari masing-masing karya, serta kinerja kampanye keselamatan berkendara selama periode tahun 2024-2025.

“Saya bersyukur mendapat pengalaman luar biasa ini. Saya belajar banyak, mulai dari teknik berkendara yang aman hingga cara menyampaikan pesan keselamatan dengan cara yang menyenangkan. Saya siap menjadi generasi #Cari_aman yang menginspirasi ke sekolah dan lingkungan saya,” Gede Esa Jaya Nugraha, pemenang SRC 2025 sekaligus duta SRL sekolah SMAN Bali Mandara.

Senada dengan itu, Danti Ita Arsanti peraih juara Figur Guru PAUD terbaik menyampaikan, “Kegiatan ini memberi banyak inspirasi baru. Saya kini lebih percaya diri menyampaikan edukasi budaya dan etika berlalu lintas kepada anak didik usia dini melalui pendekatan kreatif yang menyenangkan.”

Para peserta merupakan perwakilan terbaik dari 6 SRL binaan Yayasan AHM yaitu SMK Mitra Industri MM2100 Bekasi Jawa Barat, SMK Teknik Panca Abdi Bangsa Binjai Sumatera Utara, SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen Malang Jawa Timur, SMAN Bali Mandara, SMKN 1 Bulakamba Brebes Jawa Tengah, dan SMKN 4 Tasikmalaya Jawa Barat. Sementara itu, para guru PAUD berasal dari wilayah DI Yogyakarta, Sumatera Utara, dan Karawang Jawa Barat.

Ketua Yayasan AHM Ahmad Muhibbuddin mengatakan Safety Riding Camp bukan sekadar kompetisi namun investasi jangka panjang untuk masa depan Indonesia, terutama dalam memberikan pengalaman berkendara yang aman dan menyenangkan untuk masyarakat.

“Kami meyakini bahwa menjalankan budaya keselamatan berkendara butuh sinergi yang kuat. Kami berkolaborasi dengan duta dan figur keselamatan berkendara dari berbagai kalangan untuk mengembangkan budaya keselamatan berkendara dengan cara yang menarik dan mudah dipahami oleh para pengguna jalan raya di Indonesia,” ujar Muhib.

Merujuk data Yayasan AHM, SRC yang diselenggarakan pertama kali pada 2017 telah mengedukasi sekitar 80.000 penerima manfaat dari berbagai kalangan seperti pelajar, mahasiswa, instansi pemerintah maupun swasta. Para figur etika keselamatan berkendara di TLLA juga telah berbagi ilmu dalam mengedukasi sekitar 35.000 usia 4 – 9 tahun terkait dasar-dasar keselamatan berlalu lintas melalui rambu-rambu lalu lintas, media praktik berupa sepeda push bike dan edukasi melalui permainan ular tangga.

SRC 2025 turut didukung oleh PT Suryaraya Rubberindo Industries, PT Astemo Bekasi Manufacturing, PT Yutaka Manufacturing Indonesia, dan PT Musashi Auto Parts Indonesia. Yayasan AHM akan terus mendorong para alumni program untuk menyebarkan nilai-nilai keselamatan berkendara di komunitas masing-masing, serta memperkuat gerakan #Cari_aman di seluruh Indonesia. (*)

Artikel Kembangkan Budaya Keselamatan Berkendara di Safety Riding Camp 2025 Bersama Yayasan AHM pertama kali tampil pada News.

BP Batam dan BPDAS Sepakati Rehabilitasi Hutan Lindung Duriangkang Demi Menjaga Air Baku

0
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Kepala Pusat Pelayanan Terpadu Satu Pintu BP Batam, Hadjad Widagdo dan Kepala BPDAS Sei Jang Duriangkang, Haris Sofyan Hendriyanto. Foto. BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Upaya menjaga kelestarian lingkungan dan menjamin kualitas air baku di Kota Batam terus digencarkan. Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Sei Jang Duriangkang secara resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) terkait pelaksanaan rehabilitasi hutan dan lahan di kawasan Hutan Lindung Duriangkang seluas 10 hektare, Jumat (12/7).

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Kepala Pusat Pelayanan Terpadu Satu Pintu BP Batam, Hadjad Widagdo dan Kepala BPDAS Sei Jang Duriangkang, Haris Sofyan Hendriyanto.

Kolaborasi ini digagas oleh Badan Usaha SPAM, Fasilitas, dan Lingkungan BP Batam sebagai komitmen menjaga kelestarian hutan di sekitar Daerah Tangkapan Air (DTA) Waduk Duriangkang.

Diketahui, Waduk Duriangkang memiliki volume tampung mencapai 101,2 juta meter kubik dengan kapasitas produksi air sebesar 3.000 liter per detik. Rehabilitasi hutan di sekitarnya dinilai sangat krusial untuk menjaga kualitas dan kuantitas air baku yang menjadi sumber utama layanan air bersih bagi warga Batam.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad menyambut positif kerja sama ini. Ia menyebut langkah tersebut sebagai terobosan penting dalam menjaga sumber daya air kota industri ini.

“Melalui MoU dengan instansi atau lembaga terkait, BP Batam terus mengajak seluruh pihak untuk bersinergi menjaga kualitas air baku. Tujuannya agar pelayanan air bersih kepada masyarakat Batam terus meningkat, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas,” ujar Amsakar.

Sementara itu, Hadjad Widagdo mengungkapkan bahwa Batam tidak memiliki aliran sungai permanen, sehingga seluruh kebutuhan air bergantung pada curah hujan yang ditampung di waduk melalui catchment area. Karena itu, kualitas kawasan tangkapan air harus dijaga secara serius.

“Tanpa kualitas hutan yang baik di sekitar DTA, kualitas air baku kita akan terganggu. Salah satu dampaknya adalah erosi yang menyebabkan sedimentasi di waduk. Maka, BP Batam terus berupaya menjaga catchment area dengan menggandeng berbagai pihak,” jelas Hadjad.

Ia pun menyampaikan apresiasinya kepada BPDAS Sei Jang Duriangkang atas dukungan dan komitmen dalam mendukung rehabilitasi hutan lindung di kawasan strategis tersebut.

“Kami berharap seluruh proses rehabilitasi di lapangan dapat berjalan lancar tanpa kendala,”* tambah Hadjad.

Kepala BPDAS Sei Jang Duriangkang, Haris Sofyan Hendriyanto juga menyatakan optimismenya terhadap keberhasilan kerja sama ini. Ia berharap sinergi dengan BP Batam dapat menjadi langkah konkret dalam pelestarian lingkungan di Batam.

“Kami terus berikhtiar menjalin kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga kelestarian hutan. Melalui MoU ini, harapannya kita bersama-sama dapat berkontribusi nyata terhadap lingkungan, khususnya di Batam,” ujar Haris.

Penandatanganan MoU ini turut dihadiri Wakil Direktur Pengelolaan Air Minum, Tumirah, Manajer Perencanaan dan Operasional Hulu, Lusy Novita, serta sejumlah pejabat tingkat IV di lingkungan BP Batam.

Langkah ini menjadi bagian penting dari upaya jangka panjang menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus memastikan keberlangsungan pasokan air bersih bagi masyarakat Batam. (*)

Reporter: Aziz Maulana

Artikel BP Batam dan BPDAS Sepakati Rehabilitasi Hutan Lindung Duriangkang Demi Menjaga Air Baku pertama kali tampil pada Metropolis.

BP Batam dan BPDAS Sepakati Rehabilitasi Hutan Lindung Duriangkang Demi Menjaga Air Baku

0
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Kepala Pusat Pelayanan Terpadu Satu Pintu BP Batam, Hadjad Widagdo dan Kepala BPDAS Sei Jang Duriangkang, Haris Sofyan Hendriyanto. Foto. BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Upaya menjaga kelestarian lingkungan dan menjamin kualitas air baku di Kota Batam terus digencarkan. Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Sei Jang Duriangkang secara resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) terkait pelaksanaan rehabilitasi hutan dan lahan di kawasan Hutan Lindung Duriangkang seluas 10 hektare, Jumat (12/7).

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Kepala Pusat Pelayanan Terpadu Satu Pintu BP Batam, Hadjad Widagdo dan Kepala BPDAS Sei Jang Duriangkang, Haris Sofyan Hendriyanto.

Kolaborasi ini digagas oleh Badan Usaha SPAM, Fasilitas, dan Lingkungan BP Batam sebagai komitmen menjaga kelestarian hutan di sekitar Daerah Tangkapan Air (DTA) Waduk Duriangkang.

Diketahui, Waduk Duriangkang memiliki volume tampung mencapai 101,2 juta meter kubik dengan kapasitas produksi air sebesar 3.000 liter per detik. Rehabilitasi hutan di sekitarnya dinilai sangat krusial untuk menjaga kualitas dan kuantitas air baku yang menjadi sumber utama layanan air bersih bagi warga Batam.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad menyambut positif kerja sama ini. Ia menyebut langkah tersebut sebagai terobosan penting dalam menjaga sumber daya air kota industri ini.

“Melalui MoU dengan instansi atau lembaga terkait, BP Batam terus mengajak seluruh pihak untuk bersinergi menjaga kualitas air baku. Tujuannya agar pelayanan air bersih kepada masyarakat Batam terus meningkat, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas,” ujar Amsakar.

Sementara itu, Hadjad Widagdo mengungkapkan bahwa Batam tidak memiliki aliran sungai permanen, sehingga seluruh kebutuhan air bergantung pada curah hujan yang ditampung di waduk melalui catchment area. Karena itu, kualitas kawasan tangkapan air harus dijaga secara serius.

“Tanpa kualitas hutan yang baik di sekitar DTA, kualitas air baku kita akan terganggu. Salah satu dampaknya adalah erosi yang menyebabkan sedimentasi di waduk. Maka, BP Batam terus berupaya menjaga catchment area dengan menggandeng berbagai pihak,” jelas Hadjad.

Ia pun menyampaikan apresiasinya kepada BPDAS Sei Jang Duriangkang atas dukungan dan komitmen dalam mendukung rehabilitasi hutan lindung di kawasan strategis tersebut.

“Kami berharap seluruh proses rehabilitasi di lapangan dapat berjalan lancar tanpa kendala,”* tambah Hadjad.

Kepala BPDAS Sei Jang Duriangkang, Haris Sofyan Hendriyanto juga menyatakan optimismenya terhadap keberhasilan kerja sama ini. Ia berharap sinergi dengan BP Batam dapat menjadi langkah konkret dalam pelestarian lingkungan di Batam.

“Kami terus berikhtiar menjalin kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga kelestarian hutan. Melalui MoU ini, harapannya kita bersama-sama dapat berkontribusi nyata terhadap lingkungan, khususnya di Batam,” ujar Haris.

Penandatanganan MoU ini turut dihadiri Wakil Direktur Pengelolaan Air Minum, Tumirah, Manajer Perencanaan dan Operasional Hulu, Lusy Novita, serta sejumlah pejabat tingkat IV di lingkungan BP Batam.

Langkah ini menjadi bagian penting dari upaya jangka panjang menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus memastikan keberlangsungan pasokan air bersih bagi masyarakat Batam. (*)

Reporter: Aziz Maulana

Artikel BP Batam dan BPDAS Sepakati Rehabilitasi Hutan Lindung Duriangkang Demi Menjaga Air Baku pertama kali tampil pada Metropolis.

Pembangunan Terminal 2 Belum Jalan, BIB: Trafik Masih di Bawah Kapasitas Maksimal

0
Ilustrasi. Penumpang memadati konter maskapai penerbangan saat akan melakukan check-in di Bandara Internasional Hang Nadim. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Pembangunan Terminal 2 Bandara Internasional Hang Nadim Batam hingga kini belum tampak wujud fisiknya sejak peletakan batu pertama. Padahal, proyek ini merupakan salah satu syarat utama dalam kerja sama pengelolaan bandara antara Badan Pengusahaan (BP) Batam dengan PT Bandara Internasional Batam (BIB) melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) beberapa tahun lalu.

Direktur Utama PT BIB, Annang Setia Budhi, menjelaskan perjanjian kerja sama antara BIB dan BP Batam merupakan hasil tender sejak 2019. Dalam perjanjiannya, BIB diminta untuk renovasi Terminal 1, membangun Terminal 2, mengoperasionalkan terminal kargo baru, hingga meningkatkan lalu lintas penerbangan baik domestik maupun internasional.

“Yang diharapkan BP Batam saat itu adalah menjadikan Batam sebagai pusat logistik di Sumatera dan meningkatkan konektivitas internasional. Ini yang terus kami kejar bersama konsorsium kami,” kata Annang.

Baca Juga: BP Batam Pertimbangkan Kaji Ulang PKS dengan PT BIB

Menurut dia, saat ini BIB telah menyelesaikan renovasi besar-besaran pada Terminal 1 yang sudah bisa dirasakan oleh masyarakat. Mulai dari lobby keberangkatan, area check-in, security checkpoint, hingga ruang tunggu dan area kedatangan telah ditata ulang lebih modern dan nyaman.

Namun, untuk pembangunan fisik Terminal 2, prosesnya belum berjalan karena masih menunggu sinkronisasi komitmen dari kedua belah pihak. Dimana Groundbreaking sudah dilakukan beberapa waktu lalu.

“Saat ini kami dari BIB, terus mengupayakan untuk segala kewajiban kami selesaikan. Untuk itu kami mengejar target untuk pembangunan di 2026. Jadi kami terus berkoordinasi dengan BP Batam,” tegasnya.

Menurut dia, salah satu kendala dalam memulai konstruksi Terminal 2 adalah trafik penumpang yang belum kembali ke kondisi sebelum pandemi. Saat ini, trafik Bandara Hang Nadim baru menyentuh angka 3,8 hingga 3,9 juta penumpang per tahun, di bawah capaian 2019 yang sempat mencapai 4,2 juta.

“Padahal, kapasitas Terminal 1 hanya 3,5 juta penumpang. Kalau sudah menyentuh angka 5 juta, maka mau tidak mau harus ada terminal baru karena level of service pasti turun,” jelas Annang.

Namun, pembangunan Terminal 2 dengan kapasitas hingga 10 juta penumpang tetap akan dilakukan sebagai bagian dari rencana jangka panjang. Meski begitu, keberlanjutan bisnis bandara sangat bergantung pada pertumbuhan trafik yang stabil dan ekosistem pendukung seperti pariwisata dan logistik.

Dilain hal sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan trafik, BIB terus menambah rute internasional. Sejak Oktober 2024, penerbangan Jeju Air ke Korea Selatan sudah dibuka, disusul rute Kuala Lumpur pada awal 2025. Bahkan, penerbangan langsung umrah ke Jeddah juga sudah mulai berjalan dari Bandara Hang Nadim.

“Ke depan kami dorong pembukaan rute-rute internasional lainnya. Kami tidak bisa kerja sendiri, harus bersama travel agent, BP Batam, Dinas Pariwisata, Imigrasi, Bea Cukai dan semua stakeholder lainnya membentuk satu ekosistem,” tegas Annang.

Untuk terminal kargo baru, BIB saat ini juga tengah memfinalisasi operasionalnya. Terminal kargo lama akan dibongkar setelah kargo baru siap digunakan, karena lokasi itu nantinya akan menjadi tempat dibangunnya Terminal 2.

“Kami ingin ketika bangunan sudah tersedia dengan kapasitas 10 juta penumpang, trafiknya juga tumbuh. Jangan sampai bangunan megah, tapi sepi. Maka itu ekosistem ini yang harus dibangun bersama sejak sekarang,” pungkas Annang. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Pembangunan Terminal 2 Belum Jalan, BIB: Trafik Masih di Bawah Kapasitas Maksimal pertama kali tampil pada Metropolis.

PN Batam Tolak Praperadilan Kapten KM Rizki Laut, Penetapan Tersangka Dinilai Sah

0
Permohonan praperadilan yang diajukan M. Faiyuli bin Sardini, Kapten kapal Rizki Laut melalui tim kuasa hukumnya, Agustinus Nahak dan Yanuar Nahak yang berlangsung di PN Batam, Jumat (11/7). Foto. Aziz Maulana/ Batam Pos

batampos – Upaya hukum yang diajukan tersangka M. Faiyuli bin Sardini, Kapten kapal Rizki Laut untuk menggugurkan status tersangkanya kandas. Pengadilan Negeri (PN) Batam secara tegas menolak seluruh permohonan praperadilan yang diajukan melalui tim kuasa hukumnya, Agustinus Nahak dan Yanuar Nahak.

“Menolak permohonan praperadilan dari pemohon untuk seluruhnya,” ujar Hakim Tunggal Vabiannes Stuart Wattimena saat membacakan amar putusan dalam persidangan yang berlangsung di PN Batam, Jumat (11/7).

Dalam pertimbangannya, Hakim Wattimena menyatakan bahwa penetapan status tersangka terhadap Faiyuli oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepulauan Riau telah sesuai secara hukum, baik dari sisi administratif maupun substansi.

Baca Juga: Polda Kepri Absen, Sidang Perdana Praperadilan Kapten Kapal KM Rizki Laut Dijadwalkan Ulang

“Putusan ini bersifat final dan mengikat,” kata Wattimena sambil mengetuk palu menandai akhir persidangan yang terbuka untuk umum dan turut dihadiri oleh kuasa hukum kedua belah pihak serta Panitera Pengganti, Silvan DM.

Sidang praperadilan ini tercatat dalam register perkara Nomor: 356/Pid.Pra/2025/PN Btm dengan pemohon M. Faiyuli yang diwakili tim kuasa hukumnya, dan termohon dari pihak Polda Kepri cq. Ditreskrimsus yang diwakili oleh Iptu Zainal dan Yudi Yudarma dari Bidang Hukum (Bidkum) Polda Kepri.

Dalam putusannya, majelis hakim menyebutkan telah mempertimbangkan seluruh dokumen resmi sebagai dasar penetapan tersangka, antara lain Surat Perintah Penyidikan Nomor: SP.Sidik/31/V/2025/Ditreskrimsus tanggal 29 Mei 2025, serta Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) Nomor: B/29/V/2025/Ditreskrimsus** pada tanggal yang sama.

Tak hanya itu, hakim juga menyoroti kelengkapan penyidikan melalui pemeriksaan saksi-saksi termasuk penyidik serta dokumen Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dan hasil gelar perkara yang dilakukan secara internal oleh penyidik.

“Dari pemeriksaan dokumen dan bukti yang diajukan, ditemukan bukti permulaan yang cukup bahwa pemohon diduga kuat terlibat dalam tindak pidana di bidang pelayaran dan/atau migas,” kata Wattimena.

Lebih lanjut, hakim menegaskan bahwa seluruh tindakan yang dilakukan oleh penyidik telah sesuai dengan prosedur hukum acara pidana sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

“Hakim tidak menemukan adanya pelanggaran prosedural atau bentuk penyalahgunaan kewenangan oleh penyidik. Oleh karena itu, permohonan praperadilan dinyatakan tidak dapat diterima dan ditolak seluruhnya,” ujarnya. (*)

Reporter: Aziz Maulana

Artikel PN Batam Tolak Praperadilan Kapten KM Rizki Laut, Penetapan Tersangka Dinilai Sah pertama kali tampil pada Metropolis.

SUV Compact Masa Kini! Suzuki Fronx Disambut Antusias, Penjualan Perdana Tembus 20 Unit di Batam

0
Direktur PT Roda Mas Makmur Aleng bersama Branch Manager Suzuki Indomobil Batam Rudy Wijaya Melepas kendaraan Suzuki Fronx yang sudah diserahkan kepada konsumen pada acara Handover Ceremony Suzuki Fronx di Segara Seafood Bengkong, Sabtu (12/7). Foto. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) bersama PT Rodamas Makmur Motor resmi menyerahkan 20 unit perdana mobil SUV Compact terbaru mereka, Suzuki Fronx, kepada para konsumen di Batam, Sabtu (12/7). Prosesi serah terima ini menjadi momentum penting yang menandai sambutan positif masyarakat terhadap produk anyar dari Suzuki tersebut.

“Sejak peluncuran Suzuki Fronx pada 28 Mei 2025, hari ini kami menggelar seremoni penyerahan unit kepada para konsumen, khususnya yang berada di Kota Batam,” ungkap Rudi Wijaya, Branch Manager Suzuki PT Rodamas Makmur Motor.

Menurutnya, Fronx hadir sebagai SUV Compact yang dirancang sesuai dengan kebutuhan mobilitas masyarakat urban saat ini. Dengan desain yang stylish dan teknologi mutakhir, Suzuki Fronx diharapkan menjadi pilihan utama bagi konsumen yang menginginkan kenyamanan, efisiensi, dan keamanan berkendara.

“Suzuki juga dikenal sebagai merek dengan layanan purna jual yang terpercaya, didukung oleh ketersediaan suku cadang dan jaringan bengkel resmi yang tersebar luas dan mudah dijangkau. Hal ini memberikan rasa nyaman dan nilai lebih bagi konsumen kami,” tambah Rudi.

Salah satu daya tarik utama dari Suzuki Fronx adalah fitur Suzuki Safety Support sebuah sistem keselamatan canggih berbasis Advanced Driving Assistance System (ADAS) yang untuk pertama kalinya disematkan pada lini produk Suzuki di Indonesia. Sistem ini membantu pengemudi dengan memberikan peringatan hingga melakukan tindakan preventif guna menjaga keselamatan selama perjalanan.

“Teknologi ini merupakan komitmen Suzuki dalam menjawab kebutuhan konsumen terhadap fitur keselamatan berkendara yang modern dan andal,” ujarnya.

Dapur pacu Suzuki Fronx ditenagai mesin K15C berkapasitas 1.500 cc yang dipadukan dengan sistem Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS). Kombinasi ini diklaim mampu menyeimbangkan performa mesin dengan efisiensi bahan bakar serta mendukung pengurangan emisi gas buang.

Tersedia dalam tiga varian, yaitu SGX, GX, dan GL Suzuki Fronx dibanderol dengan harga kompetitif untuk wilayah Batam, yakni mulai dari Rp 223 juta hingga Rp 286 juta (On The Road Batam).

Bagi konsumen yang melakukan pembelian hingga September 2025, Suzuki memberikan program spesial senilai Rp 10 juta untuk seluruh varian Fronx. Informasi lengkap terkait program ini dapat diperoleh langsung di showroom Suzuki Indomobil Batam.

“Selain harga yang menarik, unit Suzuki Fronx juga sudah tersedia dan siap dikirim. Semua unit adalah hasil produksi dalam negeri dengan sistem CKD, sehingga kualitas dan kecepatan distribusinya sangat terjamin,” kata Rudi.

Dengan berbagai keunggulan yang ditawarkan, Suzuki Fronx diprediksi akan menjadi salah satu primadona baru di pasar otomotif Batam dan sekitarnya. (*)

Reporter: Aziz Maulana

Artikel SUV Compact Masa Kini! Suzuki Fronx Disambut Antusias, Penjualan Perdana Tembus 20 Unit di Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

The Best Inspiring & Creativity Women 2025: Karina Rasmita Torehkan Prestasi Ganda di Malaysia dan Bali

0
Karina Rasmita Sembiring, pendiri Focus Inter Media asal Batam dinobatkan sebagai penerima The Best Inspiring and Creativity Women Award 2025 dalam sebuah ajang prestisius yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia. Foto Karina untuk Batam Pos

batampos – Sosok Karina Rasmita Sembiring kembali membuktikan bahwa perempuan Indonesia, khususnya dari Batam, mampu bersinar di kancah internasional. Founder Focus Inter Media ini sukses mengukir prestasi membanggakan dengan meraih dua penghargaan bergengsi sekaligus, yakni The Best Inspiring and Creativity Women Award 2025 di Kuala Lumpur, Malaysia, dan Asia Most Creativity Women Leadership Award 2025 di Bali.

Kehadiran Karina dalam dua ajang bergengsi ini tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga mengangkat citra perempuan kreatif Indonesia di tingkat global.

“Dengan segenap rasa syukur, saya bangga mengumumkan bahwa saya telah menerima anugerah ‘The Best Inspiring and Creativity Women Award 2025’,” ujar Karina, Jumat (11/7).

Menurut Karina, penghargaan tersebut bukan sekadar pengakuan terhadap dirinya secara individu, tetapi lebih sebagai simbol dari perjuangan dan potensi besar perempuan Indonesia yang terus tumbuh dalam berbagai bidang.

“Ini bukan hanya pengakuan untuk saya, tetapi juga untuk semua wanita hebat di seluruh Indonesia. Ini adalah bukti bahwa tidak ada impian yang terlalu besar jika kita berjuang dengan sepenuh hati,” tuturnya.

Acara penganugerahan di Kuala Lumpur disebut sebagai langkah nyata menuju level internasional. Penyelenggara menyebutkan bahwa pemilihan lokasi luar negeri bukan sekadar perubahan tempat, melainkan bagian dari strategi “Go Internasional”.

“Event ini memberikan eksposur global, standar profesional kelas dunia, dan pengakuan internasional. Bagi saya, ini memberikan nilai tambah luar biasa seperti kredibilitas, peluang networking regional, hingga memperkuat jejak digital,” ujar Karina.

Tak berhenti di sana, Karina kembali mencatat prestasi dengan menerima Asia Most Creativity Women Leadership Award 2025 dalam seremoni yang digelar di Bali pada 28 Juni 2025.

“Malam ini, Bali jadi saksi bahwa tidak ada mimpi yang terlalu besar! Di tengah pesona Bali, saya menerima penghargaan ini sebagai bukti pencapaian yang luar biasa,” katanya dengan penuh semangat.

Ia menegaskan, capaian tersebut adalah milik seluruh perempuan Indonesia yang terus menunjukkan kepemimpinan dan kreativitas sebagai kekuatan utama.

“Penghargaan ini bukan hanya untuk saya, tetapi untuk setiap wanita hebat di Indonesia yang telah membuktikan bahwa kreativitas serta kepemimpinan adalah kekuatan yang mengubah dunia,” imbuhnya.

Karina juga menyampaikan terima kasih kepada Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, atas dukungan moril yang ia terima selama ini.

“Saya sangat mengapresiasi dukungan luar biasa dari Ibu Wakil Wali Kota Batam, Ibu Li Claudia, yang memberikan semangat dan inspirasi untuk terus berkarya,” ungkapnya.

Menutup pernyataannya, Karina berharap prestasi ini bisa menjadi penyemangat bagi generasi muda, khususnya perempuan, agar tak ragu bermimpi besar dan mewujudkannya.

“Mari buktikan bersama, bahwa dengan kerja keras dan keberanian, batasan hanyalah sebuah mitos,” pungkasnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel The Best Inspiring & Creativity Women 2025: Karina Rasmita Torehkan Prestasi Ganda di Malaysia dan Bali pertama kali tampil pada Metropolis.

Batam Jadi Tuan Rumah Perdana Sirkuit Nasional 3X3, Langkah Awal Menuju PON dan Kancah Internasional

0
Ketua Umum DPD Perbasi Kepri yang juga anggota DPRD Kepri, Suhadi saat akan melakukan shooting yang disaksikan oleh Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat (PP) Perbasi, Nirmala Dewi, Wakil Ketua Pelaksana 3X3 PP Perbasi, Alvin Kennedy, Kadispora Kepri, Dr. Darson, anggota DPRD Kepri Asmin Patros, Ketua Umum KONI Kepri, Usep RS dan undangan lainnya pada pembukaan Kejuaraan Sirkuit Nasional Basket 3X3, di GOR Hi Test Arena, Batam Center , Sabtu (12/7). Foto. Cecep Mulyana/Batam

batampos – Kejuaraan Sirkuit Nasional 3X3 kelompok umur (KU) 16 dan KU18 resmi digelar di GOR Hi Test Arena, Batam Center Sabtu (12/7). Sebanyak 30 tim, beberapa diantaranya dari luar Kepri saling unjuk kemampuan dalam turnamen yang menjadi ajang seleksi menuju grand final nasional tersebut.

Turnamen 3X3 ini akan berlangsung dua hari, hingga Minggu (13/7), dengan sistem gugur. Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat (PP) Perbasi, Nirmala Dewi mengatakan hadir untuk memantau pelaksanaan dan kesiapan tuan rumah. Kepri menjadi kota pertama dari rangkaian sirkuit nasional yang akan digelar di sejumlah daerah di Indonesia.

“Event ini memang kami bikin 3X3 Sirkuit Nasional. Juara-juara dari setiap kota nantinya akan bertanding kembali di grand final. Belum diputuskan akan digelar di mana, tapi kami datang untuk melihat langsung kompetisi dan memastikan pelaksanaannya berjalan baik,” ujar Nirmala.

Menurut dia, turnamen di Batam mempertandingkan kategori KU16 dan KU18, dengan peserta dari Jakarta, Medan, Sumatra Utara, serta berbagai kabupaten/kota di Kepulauan Riau. Selain kejuaraan sirkuit nasional, tuan rumah juga menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) yang menjadi ajang pencarian bibit unggul lokal. “Kami juga akan melakukan pembinaan untuk atlet,” kata dia.

Ketua Umum DPD Perbasi Kepri yang juga anggota DPRD Kepri, Suhadi, mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Kepri sebagai tuan rumah pembuka. Ia menyebut ini menjadi bagian dari strategi pembinaan jangka panjang untuk mengangkat prestasi basket 3X3 di daerah.

“Kalau basket lima lawan lima, dominasi masih di Jawa. Maka 3X3 ini menjadi ruang bagi kita membangun kekuatan sendiri. Harapannya, atlet Kepri bisa lolos ke PON atau bahkan ajang internasional ke depan,” katanya.

Ia Optimis Batam mampu menjadi tuan rumah ajang basket 3X3 tingkat internasional pada tahun depan. Dan ia pun telah mengusulkan hal itu dengan dukungan dari PP Perbasi dan Kemenpora.

“Kami akan mendorong agar tahun depan bisa gelar 3X3 level internasional. Tentu butuh dukungan pusat dan sponsor. Tapi dari kesiapan teknis dan semangat daerah, saya yakin Batam sangat layak,”tegasnya

Meski basket selama ini dianggap olahraga eksklusif, Suhadi optimistis perkembangan 3X3 akan mendorong minat lebih luas di tengah masyarakat. Terlebih, 3X3 kini menjadi salah satu nomor resmi yang dipertandingkan di Pekan Olahraga Nasional (PON), bahkan juga masuk kalender kompetisi internasional FIBA.

“Lewat event seperti ini, kami ingin turun langsung ke bawah. Basket bukan milik segelintir orang. Anak-anak di Kepri juga harus punya panggung,” katanya.

Wakil Ketua Pelaksana 3X3 PP Perbasi, Alvin Kennedy, menilai penyelenggaraan di Batam sudah sangat proper. Ia berharap dari sirkuit nasional ini muncul atlet-atlet muda yang bisa dibina berjenjang hingga tingkat nasional.

“Kami ingin ada keberlanjutan dari kompetisi ini. Harus banyak event seperti ini agar pembinaan berjalan. Dan saya kira Batam sudah menunjukkan kesiapan itu,” ucap Alvin.

Sementara itu, Ketua KONI Kepri Usep RS menyambut positif gelaran tersebut. Menurutnya, cabang basket 3X3 kini menjadi salah satu nomor resmi di PON, dan Kepri memiliki peluang besar mencetak atlet andalan dari ajang-ajang seperti ini.

“Dukungan dari semua pihak, baik Dispora, Perbasi, sponsor seperti Wuling, sangat penting. Karena ini bukan sekadar pertandingan, tapi bagian dari investasi olahraga prestasi,” kata Usep. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Batam Jadi Tuan Rumah Perdana Sirkuit Nasional 3X3, Langkah Awal Menuju PON dan Kancah Internasional pertama kali tampil pada Metropolis.

Hut ke-17, Generali Indonesia Gelar Generali Health Cities di 17 Kota, Komitmen Tinggi untuk Kesehatan Masyarakat

0
Generali Indonesia menggelar Generali Health Cities di  17 Kota, termasuk di Batam, yang berlangsung di Hotel Harmoni One, Jumat (11/7). Masyarakat Batam yang hadir di acara ini antusias mengikuti cek kesehatan, edukasi kesehatan, dan berdonasi. F. Generali Indonesia untuk Batam Pos

batampos – Memperingati hari ulang tahunnya yang ke-17, PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia menunjukkan komitmen tinggi terhadap kesehatan masyarakat dengan menggelar program Generali Health Cities di 17 kota di Indonesia, termasuk Batam.

Berdasarkan data tahun 2024, Indonesia masih mengalami peningkatan signifikan dalam kasus penyakit, termasuk diantaranya diabetes, tuberkulosis, serta penyakit mental seperti kecemasan dan gangguan tidur. Mengerti akan tantangan kesehatan yang dihadapi masyarakat Indonesia serta sebagai bagian dari rangkaian hari ulang tahun ke-17, PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (“Generali Indonesia”) menggelar roadshow kesehatan bertajuk Generali Health Cities di 17 kota, yang diselenggarakan pada bulan Juni, Juli, dan Agustus.

Baca Juga: Fraksi PKB DPRD Batam Tolak Kenaikan Tarif Listrik, Minta Perbaikan Pelayanan Kesehatan dalam Ranperda APBD 2025

Dalam roadshow kesehatan Generali Health Cities, Generali Indonesia memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk bisa mengakses pemeriksaan lengkap, mulai dari medical check up (MCU), body mass index (BMI), tes pernapasan, tes mata, pemeriksaan jantung elektrokardiogram (EKG), dan konsultasi dokter.
Bekerjasama dengan rumah sakit dan jaringan kesehatan rekanan, acara ini akan diadakan di kota Bandung, Medan, Palembang, Jakarta, Tangerang, Semarang, Cirebon, Yogyakarta, Surabaya, Batam, Cianjur, Malang, Pontianak, Palangkaraya, Pekanbaru, Makassar, hingga Jayapura dan akan melibatkan partisipasi ribuan peserta dan relawan. Hal ini selaras dengan jangkauan pemasaran Generali Indonesia yang saat ini berada di lebih dari 35 kota dengan didukung oleh ribuan agen profesional dan berlisensi, dari Medan hingga Jayapura.

Dalam rangkaian roadshow tersebut, Generali Health Cities diselenggarakan secara serempak di Kota Batam dan Malang pada Jumat (11/7), setelah sebelumnya sukses diselenggarakan di Medan, Semarang, Cirebon, Yogyakarta, Surabaya dan Bandung. Di Batam sendiri, acara diadakan di Harmony One Hotel yang berlokasi di Jalan Engku Putri, Kota Batam, dan diikuti oleh ratusan masyarakat seperti nasabah dan masyarakat sekitar. Selain cek kesehatan, dalam acara ini masyarakat juga berkesempatan untuk mengikuti health talk yang akan membahas seputar tren kesehatan dan penyakit, serta cara penanganannya, sekaligus berdonasi melalui gerakan The Human Safety Net (THSN). Seluruh hasil donasi pada program THSN akan disalurkan melalui mitra NGO Yayasan Jarimatika (Komunitas Ibu Profesional) untuk peningkatan kualitas hidup keluarga di Indonesia. The Human Safety Net sendiri merupakan gerakan global Generali Group yang aktif di 26 negara, dan bertujuan untuk membuka potensi orang-orang yang hidup dalam keadaan rentan, sehingga mereka dapat mengubah kehidupan keluarga dan komunitas mereka.

Melalui siaran pers, Rebecca Tan selaku President Director and Chief Executive Officer Generali Indonesia mengungkapkan, Generali Indonesia telah berdiri sejak tahun 2008 dan tentunya telah menjadi bagian dari masyarakat Indonesia. Di usia 17 tahun, Generali Indonesia terus bertumbuh dan pertumbuhan ini tentunya dilandasi oleh kepercayaan dan dukungan nasabah, mitra bisnis dan masyarakat.

“Untuk itu, selain aktif menyediakan proteksi jiwa dan kesehatan bagi lebih dari 400.000 nasabah dari berbagai lapisan masyarakat, kami juga memiliki andil dalam memberikan kontribusi positif dengan terus mempromosikan pentingnya kesehatan bagi masyarakat. Generali Health Cities menjadi ucapan terima kasih dan wujud syukur bertambahnya usia sekaligus wujud komitmen kami dalam menjalankan peran sebagai responsible corporate citizen atau warga negara korporasi yang bertanggung jawab,” kata Rebecca Tan.

Berdasarkan berbagai sumber, pemeriksaan kesehatan rutin sangat penting dilakukan untuk mendeteksi dini berbagai penyakit, termasuk penyakit kritis atau penyakit tidak menular (PTM) seperti jantung, diabetes, hipertensi, dan bahkan kanker. Sebelum penyakit berkembang menjadi kondisi yang lebih serius, pemeriksaan kesehatan memungkinkan masyarakat mengidentifikasi gejala awal sebuah penyakit, mendapatkan penanganan yang tepat lebih dini hingga mencegah komplikasi. Bahkan American Medical Association (Ikatan Dokter Indonesia) merekomendasikan agar pemeriksaan kesehatan secara berkala dapat dilakukan rutin, minimal setahun sekali, yang dimulai dari usia remaja hingga dewasa, terlebih untuk orang yang berusia 40 tahun ke atas, karena memiliki gejala penyakit serius. Hal ini semakin menjadi penting mengingat berdasarkan survey, hanya 3 dari 10 orang penderita penyakit tidak menular yang terdeteksi dan sisanya tidak terdeteksi atau tidak mengetahui bahwa dirinya sakit.

Rebecca menambahkan, “Melalui Generali Health Cities, kami percaya bahwa pemeriksaan kesehatan dini dapat mendorong masyarakat memiliki gaya hidup yang lebih sehat, karena hidup sehat merupakan fondasi dasar untuk meraih mimpi-mimpi besar dalam hidup. Di saat yang sama, kami juga mendukung berbagai kegiatan olahraga lari berkelas nasional dan internasional di tahun ini, sembari terus berinovasi menghadirkan rangkaian proteksi jiwa dan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan. Berbagai upaya ini merupakan bagian langkah kami untuk mewujudkan visi Generali – enable people to shape a safer and more sustainable future by caring for their lives and dreams“.

Pada penyelenggaraan Generali Health Cities di setiap kota, masyarakat juga berkesempatan untuk bisa mengetahui lebih lanjut mengenai rangkaian produk sekaligus berkonsultasi dengan para financial planner Generali Indonesia untuk mendapatkan proteksi yang sesuai dengan tahapan dan tujuan finansial nasabah.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah bergabung dan mendukung, semoga kegiatan ini bisa membantu banyak orang untuk lebih peduli terhadap kesehatan dan bisa memiliki pola hidup yang lebih sehat. Kami juga berharap kegiatan ini semakin mengukuhkan komitmen kami untuk terus berperan aktif dalam menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan,” tutup Rebecca. (*)

Reporter: Andriani Susilawati

Artikel Hut ke-17, Generali Indonesia Gelar Generali Health Cities di 17 Kota, Komitmen Tinggi untuk Kesehatan Masyarakat pertama kali tampil pada Metropolis.

Rekomendasi Produk Burabi untuk Para Ibu Masa Kini

0
Blibli Fest
F. Istimewa

batampos – Setiap ibu tentu ingin memberikan yang terbaik untuk si kecil, baik dari segi nutrisi, kenyamanan, hingga kebersihan. Di sinilah Burabi hadir sebagai solusi modern yang praktis dan aman bagi para orang tua masa kini.

Dikenal sebagai merek inovatif dalam produk perawatan bayi, Burabi menawarkan berbagai perangkat cerdas yang membantu orang tua dalam menyiapkan makanan dan menjaga kebersihan dengan lebih efisien.

Berikut adalah beberapa rekomendasi produk Burabi yang wajib dimiliki oleh ibu modern.

Burabi Smart Formula Milk Maker Plus

Bagi para ibu yang ingin menyiapkan susu formula secara praktis dan higienis, produk ini adalah pilihan terbaik. Burabi Smart Formula Milk Maker Plus memungkinkan Anda untuk menyiapkan susu hanya dalam hitungan detik.

Dilengkapi dengan pengaturan suhu, volume, dan tingkat kekentalan susu, alat ini memastikan si kecil mendapatkan asupan sesuai kebutuhannya. Keunggulan lainnya, produk ini terhubung ke aplikasi smartphone, memungkinkan Anda untuk mengontrol proses pembuatan susu dari jarak jauh.

Ditambah dengan fitur sterilisasi dan auto-cleaning, produk ini bukan hanya efisien, tapi juga menjaga kebersihan setiap tetes susu yang diberikan.

Burabi Smart Electric Kettle

Tak hanya membuat susu formula, kebutuhan akan air panas yang stabil dan aman juga menjadi prioritas. Burabi Smart Electric Kettle hadir dengan desain futuristik dan fungsi pintar. Ketel ini mampu menjaga suhu air selama 24 jam penuh, sehingga ibu tak perlu repot-repot merebus air berulang kali.

Dibuat dari borosilicate glass dan stainless steel 316, produk ini lebih tahan panas dan aman digunakan. Dilengkapi dengan cooling fan untuk mempercepat pendinginan air hingga 35% lebih cepat, serta fitur night light yang sangat membantu saat membuat susu di malam hari. Kapasitas 1,2 liter dan layar sentuh LED semakin melengkapi kepraktisan alat ini.

Burabi Smart Formula Milk Maker Compact

Ingin versi lebih ramping dari mesin susu formula cerdas? Burabi Compact adalah jawabannya. Cocok untuk rumah dengan ruang terbatas, versi ini tetap mengusung fitur cerdas seperti pendahulunya.

Hanya dengan satu klik, susu akan siap dalam waktu 10 detik. Mesin ini dilengkapi dengan night light, adjustable tray, serta safety sensor yang menjadikannya sangat aman untuk digunakan. Dengan harga yang lebih terjangkau, Burabi Compact tetap unggul dalam memberikan kemudahan dan efisiensi bagi ibu modern.

Burabi Baby Food Maker

Setelah si kecil memasuki tahap MPASI, alat ini menjadi sahabat terbaik para ibu. Burabi Baby Food Maker adalah alat serbaguna yang dapat digunakan untuk mengukus, memblender, menghangatkan, hingga mencairkan makanan.

Dengan kontrol presisi, tekstur makanan bisa disesuaikan dengan kebutuhan bayi. Pisau pencampur dan kontrol manual memungkinkan ibu menyiapkan makanan dengan tingkat kelembutan yang ideal, tanpa kehilangan kandungan gizi dari bahan makanan tersebut. Satu tangan pun cukup untuk mengoperasikan alat ini, sangat memudahkan saat sedang menggendong si kecil.

Aksesoris Pendukung: Funnel, Powder Container, dan Sterilizer

Burabi juga menyediakan berbagai aksesori pendukung yang meningkatkan efisiensi alat utamanya. Seperti Funnel tambahan yang berguna saat bagian utama sedang dicuci, atau Powder Container tambahan agar mesin susu bisa digunakan untuk dua anak secara bergantian tanpa harus mengisi ulang.

Tak kalah penting, Burabi Bottle Sterilizer wajib dimiliki untuk menjaga botol susu bayi tetap steril. Dengan teknologi uap panas, alat ini mampu membunuh 99,9% bakteri hanya dalam beberapa menit. Desain ringkas dan waktu sterilisasi yang cepat menjadikannya solusi terbaik untuk menjaga kebersihan perlengkapan bayi sehari-hari.

Seluruh produk Burabi tersedia di Burabi Flagship Store di Blibli, e-commerce terpercaya dengan layanan pengiriman cepat dan gratis ongkir. Dengan berbagai pilihan produk inovatif, Blibli memudahkan Anda untuk mendapatkan semua kebutuhan bayi secara online dan praktis. (*)

Artikel Rekomendasi Produk Burabi untuk Para Ibu Masa Kini pertama kali tampil pada News.