Senin, 4 Mei 2026
Beranda blog Halaman 14061

Cegah Jamaah Haji Keracunan, BTKLPP Batam Awasi Makanan JCH

0

batampos.co.id – Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Batam, secara rutin melakukan pengawasan makanan untuk jamaah calon haji (JCH) Embarkasi Batam. Langkah ini sebagai upaya mengantisipasi terjadinya keracunan makanan akibat bakteri.

Kepala BTKLPP Batam, Slamet Mulsiswanto, mengatakan BTKLPP Batam merupakan unit pelaksana teknis (UPT) Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Ditjen P2P) – Kementerian Kesehatan RI. Salah satu tugas pokok dan fungsinya adalah kewaspadaan dini dan penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB), bencana di bidang pengendalian penyakit dan kesehatan lingkungan serta kesehatan matra. Perjalanan ibadah haji termasuk dalam situasi matra yang harus dipantau secara terus menerus mulai sebelum berangkat hingga pulang.

“Setiap hari kami mengambil sampel makanan dari sarapan pagi, snack pagi, makan siang, snack sore, makan malam dan makanan yang akan akan dikonsumsi saat di pesawat, untuk dilakukan pemeriksaan di laboratorium kami,” ujar Slamet, Senin (22/8).

Kegiatan haji di Embarkasi Haji Batam telah dimulai sejak tanggal 8 Agustus 2016. Sejak saat itu pula BTKLPP Batam melaksanakan tugas surveilans terhadap makanan, penjamah makanan serta faktor risiko lingkungan di Asrama Haji Batam.

Menurut Slamet, makanan yang dikonsumsi oleh calon jamaah haji dan petugas selama di asrama haji dan di pesawat dikelola oleh perusahaan katering. Perusahaan katering yang mengelola makanan di asrama haji sudah memiliki sertifikat grade B dan di pesawat sudah memiliki sertifikat grade C.

“Penularan penyakit dapat melalui penjamah makanan yang carier penyakit tertentu,” ujar Koordinator Lapangan BTKLPP Batam, Erwin Hari Astuti.

Sejumlah Jemaah Calon Haji Batam melakukan doa bersama  saat pelepasan Jemaah Calon Haji Batam di Masjid Raya Batam, Senin (22/8). Para Jemaah calon haji Batam sebelum berangkat ke tanah suci mereka memasuki Asrama Haji Batam.  Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
Sejumlah Jemaah Calon Haji Batam melakukan doa bersama saat pelepasan Jemaah Calon Haji Batam di Masjid Raya Batam, Senin (22/8). Para Jemaah calon haji Batam sebelum berangkat ke tanah suci mereka memasuki Asrama Haji Batam.
Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

Kebersihan dapur dan tempat pengolahan makanan juga dipantau setiap hari. Hal ini supaya keamanan makanan mulai dari pengolahan makanan, penyimpanan makanan jadi, sampai dengan penyajian tetap memenuhi syarat kesehatan.

“Pengambilan sampel makanan dilakukan terhadap semua makanan yang akan dikonsumsi oleh calon jamaah haji dan petugas,” imbuh Erwin.

Kegiatan ini dilakukan oleh tim Surveilans dan Sanitasi PPIH Embarkasi Batam yang terdiri dari BTKLPP Batam dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Batam.

Sementara itu, sejak Minggu (21/8) lalu sudah ada 13 kelompok terbang (kloter) JCH yang diberangkatkan ke Tanah Sudi dari Embarkasi Batam. Terdiri dari JCH asal Provinsi Kepri 443 orang, Provinsi Riau 3.997 orang, dan Provinsi Kalimantan Barat 1.328 orang. Total sebanyak 5.768 orang.

“Sementara sampel makanan yang diperiksa sebanyak 287 sampel dan yang telah selesai diperiksa sebanyak 200 sampel dengan hasil memenuhi syarat untuk dikonsumsi,” terangnya.

Hasil pemeriksaan akan disampaikan kepada Ketua Bidang Kesehatan Embarkasi Batam dan pengelola katering untuk ditindaklanjuti. Rencana tindak lanjut dari kegiatan ini adalah peningkatan pengawasan pada pengelolaan makanan di asrama haji dan pemeriksaan swab tangan penjamah makanan serta Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada penjamah makanan. (cr14)

Hari Ini, 344 JCH Batam Berangkat ke Tanah Suci

0

batampos.co.id – Jamaah calon haji (JCH) asal kota Batam berangkat ke tanah suci, hari ini, Selasa (23/8). Jumlah mereka 344 orang.

“Total jamaah dari Batam 365 orang. Dua puluh di antaranya sudah diberangkatkan di kloter pertama kemarin. Satu orang batal berangkat,” kata Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam, Amanuddin, usai melepas JCH Batam ke Embarkasi di Masjid Raya Batam, Senin (22/8).

Jamaah yang batal berangkat itu bernama Amancik. Keberangkatannya dibatalkan lantaran ia tak memenuhi syarat istithaah Kementerian Kesehatan. Pria yang tinggal di Seibeduk itu masih rutin menjalani cuci darah.

“Yang bersangkutan itu ada disfungsi ginjal. Organ selain itu oke semua. Itu jadi hambatan dia sekarang,” ujar Amanuddin.

Ke-344 jamaah haji itu dilepas di Masjid Raya Batam. Amanuddin mengatakan, kegiatan itu sudah berlangsung setiap tahun. Kegiatan ini berfungsi untuk membekali motivasi untuk para JCH yang akan memasuki Embarkasi.

Dalam pelepasan yang dihadiri, antara lain, perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Agama Batam dan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Batam itu, para JCH mendapatkan pengarahan dan motivasi memasuki embarkasi. Setiap JCH dihimbau untuk terus menjaga kekompakan dan kebersamaan.

“Pelepasan ini juga untuk memanfaatkan anggaran transportasi ke Embarkasi. Karena kalau tidak dimanfaatkan anggaran bus itu, panitia sulit untuk mempertanggung-jawabkannya,” katanya. (ceu)

Yonif 10 Marinir/SBY Ajak Warga Perangi Terorisme

0

batampos.co.id – Momentum perayaan HUT ke-71 RI 17 Agustus 2016, Komandan Batalyon Infanteri (Yonif) 10 Marinir/Satria Bhumi Yudha (SBY),  Letnan Kolonel (Letkol) Marinir Anjas Wicaksono Putro mengajak masyarakat Kepri khususnya Batam untuk sama-sama memerangi teroris.

Anjas mengatakan, masalah teroris bukan hanya tanggung jawab Polri atau pun TNI, hal ini  merupakan  tanggung jawab bersama dan  masyarakt secara luar.

“Apa bila melihat ada orang yang mencurigakan atau orang asing yang kira-kira ada kegiatan yang tidak jelas, segera laporkan kepada instansi terkait sehingga bisa segera dicek dan bisa diambil tindakan,” ujar Anjas saat merayakan HUT RI  bersama masyarakat Batam, Minggu (21/8).

Anjas berpesan kepada masyarakat  Batam untuk tidak panik dan takut mengahadapi permasa teroris seperti yang terjadi beberapa hari lalau.  Jangan berikan kesempatan baik itu ruang dan waktu bagi mereka berada di bumi Indonesia ini.

“Jangan takut mari kita sama-sama memerangi teroris,” ucap Anjas.

Sementara itu, momentum perayaan HUT ke-71 RI kali ini diberi tema  “Pesta Rakyat Merdeka, Kuat Bersama Rakyat Berkarakter Maritim”.  Berlangsung di Markas Batalyon Infantri (Yonif)-10 Marinir/SBY, Minggu (21/8). Acara yang diadakan yakni lomba permainan tradisional, seperti tarik tambang, panjat pinang, makan kerupuk, masukkan klereng ke botol, dan lain sebagainya.

“Acara sudah dimulai dari,  Sabtu (20/8). Kemarin ada  lomba orasi,  lomba festival band  diadakan di Mega Mall Batamcenter,” kata Anjas.

Kegiatan acara yang berlangsung di markas Marinir tersebut dikuti oleh masyarakat Batam, seperti dari panti asuhan Abunaya, panti asuhan Permate, masyarakat Setokok, Tanjung Ketam, dan dari warga Jembatan epat untuk bersam-sama memeriahkan hari HUT RI 17 Agustus bersama Marinir.

“Kepada masyarakat seluruh Kepri khususnya Batam, mari sama-sama berkoordinasi dan sama-sama memajukan Indonesia. TNI tampa rakyat tidak ada apa-apa begitu pula rakyat dengan adanya TNI kita harapkan bisa menjadi lebih aman,” tutup Anjas. (cr14)

BP Batam Siapkan Mekanisme Pelelangan Lahan

0
Lahan Baloi Kolam. foto: rezza herdiyanto / batampos
Lahan Baloi Kolam.
foto: rezza herdiyanto / batampos

batampos.co.id – Direktorat Lahan Badan Pengusahaan (BP) Kawasan Perdagangan dan Pelabuhan Bebas Batam tengah melakukan klarifikasi lahan-lahan di seluruh Batam. Nantinya, lahan-lahan yang belum dialokasikan akan dilelang.

“Ada space yang sudah kami bebaskan dan matangkan itu wajar saja dilelang,” kata Direktur Lahan BP Batam, Imam Bachroni, usai menghadiri Forum Diskusi Jurnalis di Hotel Venesia, Senin (22/8).

Bachroni mengatakan, masih ada sejumlah lahan yang belum dialokasikan BP Batam. Namun, sebagian besar sudah dihuni masyarakat. Nanti, sebelum dilelang, lahan itu harus dibersihkan dari pemukiman. BP juga akan membuat tapak sesuai rencana.

“Mekanisme itu sedang dimulai disiapkan sekarang. Akhir bulan ini mekanisme semoga sudah siap,” katanya.

Lelang lahan ini, tambahnya, bukan soal mencari pembeli tertinggi. Melainkan mencari pembeli yang mampu memberi manfaat lebih pada tanah tersebut. Misalnya, pembeli itu akan membuat pabrik yang dapat membuka lapangan kerja baru.

“Lelang itu penilaiannya berdasarkan manfaatnya bagi kemajuan Batam. Kalau harga tanahnya tinggi cuma untuk disimpan itu percuma,” ujarnya lagi.

Seluruh lahan, menurut Imam Bachroni, berpotensi untuk dilelang. Jika dilihat dari yang paling luas, lahan yang berada di kawasan industri berpotensi untuk dilelang. Namun, bukan berarti lahan yang berada di kawasan perumahan tidak dapat dilelang.

“Kami sedang evaluasi semua,” ujarnya.

Imam Bachroni menegaskan, lahan atau tanah di Batam tidak boleh dijadikan investasi. Yakni, disimpan dan menunggu harga tanah tinggi baru dijual kembali. BP Batam, katanya, akan menindak tegas para pemilik hak pengelolaan lahan yang berinvestasi dengan lahan itu.

“Ya dicabut (haknya),” tegasnya. (ceu)

UWTO untuk Membangun Batam

0

batampos.co.id – Uang Wajib Tahunan Otorita (UWTO) tak pernah berpindah tempat. Uang itu terus berada di Batam dan telah digunakan untuk membiayai sejumlah proyek infrastruktur di Batam.

“UWTO itu ‘ngendon’-nya di Batam. Cuma izinnya yang perlu diurus ke Bappenas (Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional),” kata Direktur Lahan Badan Pengusahaan (BP) Kawasan Perdagangan dan Pelabuhan Bebas Imam Bachroni dalam Forum Diskusi Jurnalis bersama Bank Mandiri di Hotel Venesia, Senin (22/8).

Forum diskusi kali ketiga itu mengambil tema UWTO, Masih Perlukah? Imam Bachroni menjawab, UWTO penting bagi masyarakat Batam. Salah satu alasannya, UWTO dapat membantu pembangunan Batam.

Imam Bachroni menyebut jalan raya, Jembatan Barelang, Bandara, dan juga waduk di pinggir laut sebagai hasil pemanfaatan UWTO. UWTO menjadi bentuk partisipasi masyarakat dalam perkembangan kota Batam.

“Coba sebutkan kota mana di Indonesia yang memiliki jalan raya semulus Tol Jagorawi? Itu cuma di Batam,” ujarnya.

Selain itu, UWTO juga berguna untuk menjaga kualitas lingkungan. Dengan UWTO, BP masih tetap dapat menjaga desain Batam. Dampak jangka panjangnya, Batam masih dapat dinikmati hingga anak-cucu kelak.

Satu hal yang menjadi penekanan Imam Bachroni adalah ruang terbuka hijau. Dengan adanya UWTO, BP masih dapat mengendalikan penggunaan lahan untuk area terbuka hijau.

Imam Bachroni mencontohkan Jakarta yang kini sulit membuat taman terbuka hijau. Masalah utamanya, semua lahan sudah menjadi hak milik masyarakat.

Public area itu kita harus punya. Kalau semua dijadikan tempat pemukiman, orang mau cari makan di mana?” ujarnya.

Batam, menurutnya, merupakan satu daerah di Indonesia yang unik. Sejak awal, Batam sudah dipersiapkan infrastrukturnya untuk menarik masyarakat datang. Bukan seperti daerah atau kota lain yang baru dibangun setelah masyarakat datang

Batam sudah seharusnya menjadi pilot atau kawasan percontohan bagi daerah lain. Batam tidak dapat disama-ratakan dengan daerah-daerah di Jawa. Sebab, sejak awal sejarahnya pun beda.

BP Batam sejak awal telah mendapat mandat untuk menyewakan tanah yang ada di Batam ini. Artinya, tanah memang tidak dapat menjadi hak milik masyarakat.

“Kalau UWTO dicabut, Kepala BP Batam diberhentikan,” ujarnya. (ceu)

Simak, Pesan Penting Mendikbud Muhadjir bagi Para Guru

0
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy. (foto: ist)
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy. (foto: ist)

batampos.co.id – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, mengatakan sportifitas dan kreativitas sangat penting ditumbuhkan dalam kehidupan manusia. Salah satunya adalah dengan mengekspresikan diri melalui kegiatan olahraga dan seni.

Oleh karena itu, lanjutnya, pelaksanaan kegiatan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) yang dilaksanakan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) menjadi wadah penting dalam pengembangan sportifitas, kreativitas, dan kerja sama tim yang baik serta terkoordinasi.

”Jadikanlah Porseni PGRI ini sebagai wadah untuk menjalin kebersamaan dengan berkompetisi secara sehat dan berkualitas, serta penuh persaudaraan dan bermakna,” tutur Mendikbud dalam pembukaan Porseni PGRI tahun 2016, di Siak, Riau, Senin (22/8).

Muhadjir menambahkan, guru masa depan bukan lagi bertindak sebagai transfer of knowledge semata, tetapi lebih dari itu. Guru harus benar-benar mampu menciptakan siswa sebagai pembelajar yang tangguh, berintegritas tinggi, santun dan mampu beradaptasi dengan perubahan.

Tantangan guru masa depan, tutur Mendikbud, harus dapat memenuhi kompetensi abad 21 yaitu mampu berpikir kritis, mampu berkomunikasi dengan baik dengan para pemangku kepentingan pendidikan melalui berbagai perangkat media dan mengikuti perkembangan teknologi informasi, berkreasi dalam mempersiapkan materi belajar yang menyenangkan, serta berkolaborasi dalam proses pembelajaran (collaboration).

Mendikbud menambahkan, guru harus bisa menjadi seorang pembelajar, mau terus belajar dan mengembangkan diri. Guru yang memiliki kemauan kuat untuk terus belajar dan berkarya, akan menghasilkan generasi pembelajar sepanjang hayat yang dapat memberikan kontribusi yang terbaik bagi masyarakat di sekelilingnya

“Marilah kita jadikan ajang olahraga dan seni ini sebagai penyemangat untuk meningkatkan sportifitas dan kreatifitas generasi penerus bangsa sehingga menjadi bangsa yang berbudaya, cerdas, bermutu dan berkarakter, dan mampu meningkatkan daya saing dalam era globalisasi,” pesan Mendikbud.

Porseni PGRI yang dilaksanakan 21 – 25 Agustus 2016 ini diikuti oleh 993 peserta. (esy/jpnn)

Komunitas Jetski Jelajahi Tanjungdahan

0
 Indonesia Jetsky Boating Association (IJBA) Kepri usai touring di Tanjungdahan. foto:istimewa
Indonesia Jetsky Boating Association (IJBA) Kepri usai touring di Tanjungdahan. foto:istimewa

batampos.co.id – Indonesia Jetsky Boating Association (IJBA) Kepri menggelar touring jetski dari Telaga Punggur, Batam ke Tanjungdahan untuk menyemarakan Kenduri Pesta Rakyat Tanjungdahan sempena HUT RI ke-71, Sabtu (20/8) lalu. Gubernur Kepri, Nurdin Basirun terlibat langsung dalam touring tersebut.

“Ada 16 jetsport yang terlibat dalam kegiatan ini. Pak Gubernur juga ikut bersama-sama melakukan perjalanan laut dengan Jetski dari Punggur ke Tanjungdahan,” ujar Sekretaris IJBA Kepri, Amat Tantoso disela-sela kegiatan.

Dikatakannya juga, bukan hanya komunitas Jetski Batam saja yang terlibat dalam kegiatan ini. Akan tetapi juga dari Komunitas Jetski Tanjungpinang juga ada. Disebutkannya juga perjalanan sekitar 60 menit yang ditempuh rombongan juga sempat dihadang ombak besar. Akan tetapi, itu menjadi nuansa tersendiri dalam touring ini.

“Berwisata dengan menggunakan jetski tentunya menjadi yang menarik. Karena bisa melihat pesona-pesona keindahan pariwisata yang ada di Kepri, Batam khususnya,” jelas Amat Tantoso.

Sementara itu, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun juga sempat memukau masyarakat Tanjungdahan dengan atraksi jetski yang diperagakan olehnya. Masyarakat antusias menyambut dan melihat kelihaian Gubernur memainkan jetski. Di sini Nurdin juga melihat berbagai perlombaan di Pulau Tanjungdahan seperti perlombaan balap pompong, panjat pinang, lomba karung, dan perlombaan lainnya.

“Kita akan terus mendorong pembangunan investasi dibidang pariwisata. Seperti di Tanjungdahan ini, karena memiliki potensi dan pesona yang menjanjikan,” ujar Nurdin.(jpg/bpos)

Hati-Hati Polisi Gadungan, Satu Orang Dibekuk di Batam

0
Ini dia Polisi gadungan yang dibekuk jajaran Polksek Lubukbaja, Batam. Pria ini mengaku anggota polisi berpangkat Bripka, namun semuya identitasnya palsu. Foto: eggi/batampos.co.id
Ini dia Polisi gadungan yang dibekuk jajaran Polksek Lubukbaja, Batam. Pria ini mengaku anggota polisi berpangkat Bripka, namun semuya identitasnya palsu. Foto: eggi/batampos.co.id

batampos.co.id – Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Lubukbaja menangkap Nur Aldiansyah (37), warga Perumahan Citra Batam Blok C nomor 52 Kecamatan Batamkota karena mengaku sebagai anggota kepolisian.

Nur ditangkap polisi di sebuah warung di kawasan Kampung Dalam Tanjunguma pada Selasa (16/8/2016) sekira pukul 23.30 WIB.

Dari tangan Nur, polisi menyita barang bukti berupa satu pucuk senjata revolver mainan, lima butir amunisi kaliber 38 Spl, satu buah kalung lencana reskrim polisi, dua buah KTA palsu, satu buah kartu izin senpi palsu, dan satu stel seragam polisi lengkap dengan atributnya.

Kapolsek Lubukbaja, AKP I Putu Bayu Pati mengatakan penangkapan ini berawal dari adanya laporan masyarakat bahwa ada salah seorang laki-laki yang mengaku sebagai anggota polisi di kawasan Kampung Dalam yang petantang-petenteng dengan pakaian dinasnya.

Setelah mendapatkan laporan tersebut, polisi langsung mendatangi lokasi sesuai dengan yang dilaporkan masyarakat tersebut.

“Pada malam itu anggota kita langsung menuju ke lokasi dan pada saat itu berjumpa dengan laki-laki tersebut di salah satu warung yang berada di Kampung Dalam dan membawanya ke Polsek,” ungkap Putu, Senin (22/8).

Setelah sampai ke Polsek Lubukbaja, polisi langsung melakukan penggeledahan terhadap tas milik Nur dan menemukan beberapa identitas seperti KTP, KTA, dan identitas lainnya.

“Kartu identitas ini semuanya palsu. Ia mendapatkan kartu identitas ini dari temannya yang saat ini status DPO,” lanjut Putu.

Kepada polisi, pelaku mengaku sebagai anggota Polresta Barelang dan kemudian dimutasikan ke BNNP Kepri dan terakhir dimutasi di Narkoba Polda Kepri dengan pangkat Bripka.

Polisi masih menyelidiki motif pelaku mengaku polisi. Apakah digunakan untuk memeras atau aksi kriminal lainnya.

“Kepada seluruh masyarakat yang pernah menjadi korban pelaku, saya mengimbau untuk segera melapor ke Polsek Lubukbaja,” ujar Putu.

Atas perbuatannya pelaku diancam dengan pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman penjara minimal 20 tahun penjara dan maksimal seumur hidup. (eggi)

DPRD Kepri Jamu Paskibraka di Batam

0
Jumaga menyalami anggota Paskibraka yang hadir dalam jamuan makan siang di Batam, Sabtu (20/8). foto:istimewa
Jumaga menyalami anggota Paskibraka yang hadir dalam jamuan makan siang di Batam, Sabtu (20/8). foto:istimewa

batampos.co.id – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Riau, Jumaga Nadeak tidak dapat menyembunyikan rasa bangganya kepada pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) Kepri. Menurutnya, bukan perkara yang mudah untuk bisa mencatatkan nama dalam daftar petugas pengibar bendera di halaman Gedung Daerah Tanjungpinang, 17 Agustus lalu.

“Seleksi dari sekolah. Kabupaten/kota. Lalu di tingkat provinsi. Apa yang bisa saya katakan kecuali saya merasa bangga dengan kalian,” kata Jumaga.

Kebanggaan yang kemudian membuat Jumaga dan sejumlah anggota legislatif lainnya mengadakan jamuan kepada seluruh anggota Paskibrakan Kepri tahun 2016, Sabtu (20/8) kemarin di Batam.

“Kami bangga, kalian mengibarkan bendera merah putih. Tidak semua anak muda di Kepri ini yang punya kesempatan mengibarkan bendera merah putih,” kata Jumaga.

Tak hanya itu, keberhasilan mereka tidak hanya sebatas mengibarkan bendera merah putih saja. Namun bisa terus menggali potensi mereka lebih banyak lagi.”Saya minta agar adik-adik semua teruskan berkarya dan tuntutlah ilmu setinggi mungkin,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Pemprov Kepri Doli Boniara mengatakan bahwa para pengibar bendera ini telah berlatih penuh selama sebulan. Kerja keras mereka, kata Doli, dibayar sempurna dengan keberhasilan menaikkan bendera merah putih di gedung daerah.

“Mereka dipilih dari tujuh kabupaten dan kota. Saya minta agar adik-adik tidak melupakan sejarah dan terus berkarya,” kata Doli. (aya/bpos)

Hujan Badai Tak Membuat Surut Para Peserta Marathon Ini

0
Color Marathon
Color Marathon

batampos.co.id – PT Cladtek Bi-Metal Manufacturing gelar Cladtek Run 5K, Minggu (21/8) pagi. Kegiatan ini digelar dalam rangka Safety Day dan Dirgahayu RI ke 71.

Walau hujan, sekitar 550 peserta yang merupakan karyawan PT Cladtek terlihat antusias dan penuh keakraban mengikuti kegiatan ini.

Turut hadir memeriahkan acara ini yakni CEO PT Cladtek Russel Waugh dan istri, GM Project Craig Duncan, Business Development Director Paul Montague, juga HR Manager Adryan MS.

Ketua panitia acara, Jan Joswan Hutasoit mengatakan kegiatan tersebut terselenggara sebagai bentuk perhatian perusahaan pada pekerja, hal ini sesuai dengan semboyan ‘Bekerja aman nyaman dan sehat’.

“Perusahaan (PT Cladtek, red) ingin karyawannya aman dalam bekerja, sehat dan berolahraga. Dan agar sesama karyawan saling mengenal satu sama lainnya juga,” kata pria yang juga Health, Safety, & Environmental (HSE) Manager ini.

Rute yang ditempuh ruas jalan Yos Sudarso, yakni start dari PT Cladtek- Belokan Trakindo, Polsek Batuampar- finish PT Cladtek. Setelah finish atau kembali ke perusahaan, ratusan hadiah menanti peserta, baik untuk juara lari maupun lucky draw.

“Juara I dapat TV LED 32 Inc, juara II satu unit Handphone, juara III satu unit sepeda. Yang peserta lain berkesempatan dapat hadiah juga, lucky draw juga, ada 190 jenis hadiahnya,” terangnya.

Seorang peserta, Ilham Laxi Lita,46, mengaku cukup senang dengan inisiatif perusahaan yang menggelar acara itu, dia berharap kegiatan serupa dapat dilakukan rutin tiap tahunnya.

“Kami terima kasih pada perusahaan, adanya acara ini jadi bisa gembira. Semoga 17-an (Dirgahayu RI, red) tahun depan ada lagi,” harap foreman handling material ini. (cr13)