Lionel Messi ketika mencetak gol Inter Miami. (Antara)
batampos – Lionel Messi punya peluang untuk melampaui rekor Cristiano Ronaldo pada Piala Dunia Antarklub 2025. Kansnya cukup terbuka. Sebab, Ronaldo sudah dipastikan absen. Selain itu, Inter Miami, tim yang dia bela, setidaknya akan tampil tiga kali.
Pertama, dimulai saat laga pembuka menghadapi Al Ahly pada Minggu (15/6) pagi WIB di Hard Rock Stadium, Miami Gardens, Florida, AS. Kemudian, Inter Miami juga akan melawan Porto (20/6) dan Palmeiras (24/6) dalam lanjutan Grup A Piala Dunia Antarklub.
Dengan setidaknya 3 pertandingan di babak penyisihan grup Piala Dunia Antarklub 2025 yang akan dijalani, Messi kini berpeluang untuk mendekati atau bahkan melewati rekor pemain top itu. Absennya Cristiano Ronaldo, membuka jalan lebih lebar bagi Messi untuk bisa menjadi yang teratas untuk urusan jumlah gol.
“Ini kompetisi yang menarik. Mendapat kesempatan untuk mengikutinya sungguh mengasyikkan,” kata Messi kepada FIFA.
Selain melampaui rekor Ronaldo, Messi juga berpeluang memecahkan rekor lain. Salah satunya adalah jadi pencetak gol tertua Piala Dunia Antarklub.
Rekor tersebut sebelumnya dipegang oleh bek sayap Inter Milan saat Piala Dunia Antarklub 2010, Javier Zanetti. Ketika itu, Zanetti mencetak gol di usia 37 tahun, 4 bulan, 5 hari. Sementara itu, Messi akan menginjak usia 38 tahun pada 24 Juni mendatang. (*)
Warga Perumahan Ricci, Kelurahan Tanjung Riau gotong royong memperbaiki akses jembatan yang rusak. F.Istimewa
batampos – Masyarakat Perumahan Ricci I dan Ricci II, Tanjung Riau, Batam, menunjukkan semangat kebersamaan yang tinggi dengan menggelar gotong royong (Goro) memperbaiki jembatan rusak yang menjadi akses utama keluar masuk warga di dua kawasan tersebut, Minggu 15/6). Kegiatan ini tidak hanya melibatkan warga, tetapi juga didukung oleh pihak Kecamatan, Kelurahan, serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat.
Jembatan penghubung dua perumahan ini telah lama dalam kondisi memprihatinkan. Beberapa bagian jembatan berlubang, bahkan sebagian struktur nyaris amblas. Kondisi tersebut membahayakan warga, terutama saat malam hari atau musim hujan ketika permukaan jalan menjadi licin dan arus air cukup deras.
Melihat kondisi yang terus memburuk, warga bersama perangkat RT dan RW berinisiatif melakukan perbaikan secara mandiri. Lubang-lubang pada jembatan ditutup dengan coran semen, dilanjutkan dengan penimbunan dan pengerasan agar jembatan kembali kokoh dan aman dilalui.
“Alhamdulillah hari ini bisa terwujud perbaikan jembatan ini. Ini adalah akses utama warga, jadi kami bergerak secara swadaya,” ujar Heri, salah seorang warga yang turut serta dalam kegiatan gotong royong tersebut.
Lurah Tanjung Riau, Syamsuddin, yang turut hadir di lokasi, menyampaikan apresiasi atas semangat dan inisiatif warga. Ia menyebut kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian sosial yang patut dicontoh dan berharap pengembang perumahan juga bisa ambil bagian dalam upaya perbaikan fasilitas umum di wilayah tersebut.
“Itu murni swadaya masyarakat setempat. Kita harapkan ke depan pengembang juga turut aktif membantu kegiatan-kegiatan positif seperti ini, khususnya dalam perbaikan infrastruktur lingkungan,” kata Syamsuddin.
Selain memperbaiki jembatan, warga juga melakukan pembersihan saluran drainase dan sampah yang menumpuk di sekitar area jembatan. Kegiatan ini bertujuan agar aliran air menjadi lancar dan tidak lagi menggerus bagian bawah jembatan saat hujan deras.
Seperti diketahui, jembatan yang menghubungkan Ricci I dan II telah mengalami kerusakan cukup parah. Struktur atasnya retak-retak dan sebagian semenisasi sudah terlepas. Bagian bawah jembatan juga mengalami keretakan akibat tekanan air dan endapan sampah serta tanah yang menumpuk.
Selama ini, warga hanya bisa mengandalkan sisi jembatan yang masih utuh untuk melintas. Namun kekokohan sisi tersebut juga semakin diragukan seiring waktu. Apalagi saat musim hujan, derasnya arus air semakin mempercepat proses kerusakan.
Warga berharap adanya perhatian lebih dari pihak terkait, khususnya pengembang dan instansi teknis di kota Batam, agar infrastruktur seperti jembatan ini bisa segera diperbaiki secara permanen demi keselamatan dan kenyamanan bersama. (*)
batampos – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyatakan program diskon tarif jasa pelabuhan yang diterapkan selama periode libur sekolah selain sebagai dukungan terhadap program stimulus ekonomi, juga untuk dorong konektivitas antardaerah.
Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Shelvy Arifin, menyatakan terhitung periode libur sekolah mulai 10 Juni hingga 31 Juli 2025 ASDP melaksanakan program diskon tarif ferry khusus untuk perjalanan pulang-pergi (PP) di tujuh lintasan strategis yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Diskon tarif jasa pelabuhan ini adalah bentuk kontribusi perusahaan dalam menyukseskan program stimulus pemerintah.
“Kami ingin manfaat kebijakan ini benar-benar dirasakan masyarakat, terutama pengguna jasa angkutan penyeberangan di seluruh Indonesia. Program ini tidak hanya memudahkan masyarakat, tetapi juga mendorong konektivitas antardaerah,” ujarnya, dikutip dari Antara, Senin (16/6).
Kebijakan stimulus ekonomi berupa diskon tarif pelabuhan yang diberikan Kementerian Perhubungan melalui ASDP, tambahnya, dirancang untuk memperkuat daya beli masyarakat, mempercepat perputaran ekonomi domestik selama musim libur sekolah, serta memastikan kelancaran distribusi logistik antarpulau, khususnya di wilayah kepulauan.
Tujuh lintasan yang mendapatkan insentif tarif selama periode program meliputi Merak – Bakauheni (baik Ekspres maupun Reguler), Ketapang – Gilimanuk, Lembar – Padangbai, Kayangan – Pototano, Tanjung Uban – Telaga Punggur, Ajibata – Ambarita, serta Sape – Labuan Bajo.
Menurut Shelvy tujuh lintasan ini dikenal sebagai jalur padat yang menopang pergerakan logistik dan penumpang antarpulau, sekaligus membuka akses strategis menuju kawasan pariwisata prioritas. Diskon tarif berlaku untuk kategori Penumpang Dewasa dan kendaraan penumpang golongan tertentu, yakni Golongan II, Golongan IVA (mobil pribadi), Golongan VA (minibus), dan Golongan VIA (bus sedang).
Namun demikian program tersebut hanya berlaku bagi kendaraan yang mengangkut penumpang, bukan kendaraan kosong atau logistik. “ASDP sebagai BUMN transportasi memiliki tanggung jawab besar dalam mendukung agenda negara. Kami ingin menjadi bagian dari solusi untuk pemerataan akses dan efisiensi biaya transportasi masyarakat,” tambah Shelvy.
Sementara itu ASDP juga terus berinovasi dalam aspek layanan digital salah satunya menerapkan layanan self-service check-in kendaraan di Terminal Eksekutif Merak dan Bakauheni. Layanan tersebut, menurut Shelvy memungkinkan pengguna jasa melakukan proses check-in secara mandiri, cepat, dan efisien, sekaligus meminimalisasi kontak fisik di era pascapandemi.
“Teknologi ini hadir bukan sekadar mempermudah, tetapi untuk memastikan proses penyeberangan berlangsung aman, cepat, dan nyaman,” ujarnya. (*)
Kepala UPT Samsat Anambas, Leny Elviasari. f.ihsan
batampos– Samsat Anambas selama semester pertama di tahun 2025 berhasil menghimpun pajak hampir Rp 324 juta atau baru tercapai 27 persen dari target ditentukan Rp 1,2 Miliar dengan kebijakan opsen pajak.
Pajak yang dihimpun ini terdiri dari pajak kendaraan bermotor dan pajak air permukaan.
Kepala UPT Pengelolaan Pendapatan Daerah Samsat Anambas, Leny Elviasari mengatakan jumlah yang dicapai saat ini mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu.
Turunnya realiasi pendapatan pajak dikarenakan kondisi ekonomi Anambas yang sedang tidak stabil. Hal ini membuat masyarakat belum bisa menunaikan kewajibannya.
“Kebijakan opsen pajak juga mempengaruhi menurunnya penerimaan Provinsi namun memperkuat penerimaan lokal,” ujar Leny Elviasari, Minggu, (15/5).
Untuk menggenjot realisasi pajak, Samsat Anambas terus gencar melaksanakan sosialisasi, penagihan secara langsung serta operasi penertiban di lapangan bersama Satlantas Polres Anambas.
Ia pun berharap kepada masyarakat agar berpartisipasi dalam membayar pajak tepat waktu.
“Mudah-mudahan sampai akhir tahun target yg ditentukan dapat kepada kami dapat tercapai. Mari bersama mewujudkan pembangunan melalui kepatuhan pajak,” pungkas Leny. (*)
Ilustrasi pencairan bantuan subsidi upah (BSU) di Kantor Pos (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
batampos – Pemerintah akan memberikan Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2025 melalui BPJS Ketenagakerjaan.
BSU diberikan kepada pekerja atau buruh dengan tujuan agar daya beli tetap terjaga sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi.
Bantuan subsidi untuk pekerja ini bukan pertama kalinya digelar melainkan sudah dimulai pada tahun 2021 saat masa pandemi Covid-19.
Pemerintah memberikan BSU kepada pekerja dan buruh yang memiliki gaji di bawah Rp3,5 juta dan aktif sebagai peserta jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan.
Secara lebih lengkap, berikut syarat penerima BSU 2025, cara cek penerima di BPJS Ketenagakerjaan, dan jadwal cair.
Syarat Penerima BSU 2025
Berdasarkan Permenaker Nomor 5 Tahun 2025, berikut ini syarat pekerja/buruh yang menjadi penerima BSU:
1. Warga negara Indonesia yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP)
2. Aktif sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan setidaknya sampai bulan April 2025
3. Menerima gaji atau upah maksimal Rp 3,5 juta
4. Bukan merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS)
5. Bukan anggota polisi
6. Bukan prajurit TNI
7. Pekerja yang sedang tidak menerima bantuan sosial program keluarga harapan (PKH) pada tahun anggaran berjalan.
Cara Cek Penerima BSU 2025 Melalui BPJS Ketenagakerjaan
Terdapat dua cara pengecekan BSU 2025 yakni melalui situs BPJS Ketenagakerjaan atau via aplikasi Jamsostek Mobile.
1. Situs BPJS Ketenagakerjaan
– Buka situs https://bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id/
– Gulir ke bawah hingga menemukan “Cek Apakah Kamu Termasuk Calon Penerima BSU?”
– Kemudian isi data diri mulai dari NIK, nama lengkap, tanggal lahir, nama ibu kandung, nomor handphone dan email yang masih aktif.
– Klik “Lanjutkan”
” Ikuti proses tahapan hingga selesai
2. Aplikasi BPJS Ketenagakerjaan (JMO)
– Buka aplikasi Jamsostek Mobile (JMO). Jika belum punya, download di Play Store terlebih dahulu
– Scroll ke bawah dan temukan informasi “Cek Eligibitas Bantuan Subsidi Upah (BSU)”. Klik pada bagian tersebut
– Kemudian muncul laman “Cek Apakah Kamu Termasuk Calon Penerima BSU?”
– Selanjutnya isi data diri, seperti NIK, nama lengkap, tanggal lahir, nama ibu kandung, nomor handphone dan email yang masih aktif.
– Klik “Lanjutkan”
– Ikuti tahapan hingga selesai
Jadwal BSU 2025 Cair
Masih sama seperti BSU periode sebelumnya, penerima akan mendapatkan uang sebesar Rp300 ribu per bulan yang dicairkan untuk dua bulan sekaligus, sehingga nantinya dalam satu kali pencairan akan langsung menerima uang Rp600 ribu.
BPJS Ketenagakerjaan bekerja sama dengan Bank Himbara (BTN, BRI, BNI, Mandiri, dan BSI) dalam proses pencairan BSU.
Dilansir dari akun Instagram BPJS Ketenagakerjaan @bpjs.ketenagakerjaan, dana BSU 2025 mulai cair pada bulan Juni 2025 dan akan dilakukan secara berkala.
“Perihal pencairan Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahun 2025, sesuai Permenaker Nomor 5 Tahun 2025 penyaluran BSU dimulai bulan Juni tahun 2025, silakan melakukan pengecekan secara berkala,” tulis akun Instagram BPJS Ketenagakerjaan. (*)
batampos – Produsen ponsel mencatat peningkatan penjualan signifikan dari lini produk entry level mereka. Keberhasilan membaca kebutuhan konsumen diyakini menjadi kunci mengapa produk-produk ini cepat diterima oleh pasar.
Krisva Angnieszca, selaku Public Relations Realme Indonesia, menyampaikan bahwa perusahaan mencatat lonjakan penjualan sebesar 14 persen pada kuartal pertama 2025. Hal ini cukup mengejutkan, mengingat biasanya peningkatan penjualan terjadi setelah peluncuran produk baru. “Kami justru mengalami kenaikan pada kuartal pertama, padahal peluncuran produk baru baru dimulai di kuartal kedua,” ujarnya dalam acara media road trip Realme di Surabaya, pekan lalu.
Produk entry level memberikan kontribusi dominan, mencapai sekitar 70 persen dari total penjualan. Krisva menilai pencapaian ini menjadi bukti bahwa produk entry level mereka memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan kompetitor. Tahun lalu, Realme meluncurkan produk dengan fokus utama pada daya tahan, dan strategi itu tampaknya diterima dengan baik oleh konsumen di Indonesia.
“Berdasarkan riset internal kami, konsumen dari kalangan menengah ke bawah cenderung menyukai perangkat yang memiliki ketahanan tinggi, baik dari segi baterai maupun fisik perangkatnya,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa seluruh produk dirancang untuk menjawab kebutuhan pasar dengan tepat.
Sementara itu, menurut pengamat industri ponsel Herry Setiadi Wibowo, meningkatnya penjualan di segmen entry level tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi pasar yang sehat. Menurutnya, hal ini bisa disebabkan oleh perubahan perilaku konsumen, di mana mereka yang sebelumnya mampu membeli ponsel kelas menengah kini beralih ke kelas bawah. “Dua tahun lalu, segmen menengah menunjukkan pertumbuhan. Tapi tahun ini, tampaknya segmen entry level kembali membesar karena banyak konsumen yang mengalami penurunan daya beli,” jelasnya. (*)
Serangan udara besar-besaran yang dilancarkan Israel ke sejumlah target strategis, termasuk fasilitas militer dan kawasan permukiman. (CNBC)
batampos – Konflik antara Israel dan Iran telah berdampak signifikan terhadap penerbangan internasional di berbagai negara. Banyak maskapai yang melayani rute ke Iran, Israel, Yordania, Irak, Suriah, dan Lebanon memilih untuk membatalkan penerbangan, menutup sementara layanan mereka, atau mengalihkan jalur penerbangan demi alasan keamanan.
Menurut laporan Flightradar24 yang dikutip Al Ahram—media berbasis di Kairo—Bandara Ben Gurion di Tel Aviv masih belum beroperasi untuk keberangkatan maupun kedatangan per 15 Juni. Beberapa maskapai seperti Air France, Ryanair, Wizz Air, dan Delta Air Lines menghentikan sementara penerbangan ke Tel Aviv hingga akhir Agustus. Lufthansa dari Jerman juga menangguhkan penerbangan ke Teheran dan Tel Aviv hingga 31 Juli, serta ke Amman, Beirut, dan Erbil sampai 20 Juni.
Bahkan sebelum konflik langsung antara Iran dan Israel meningkat, sejumlah maskapai sudah menunda penerbangan ke Tel Aviv akibat serangan rudal kelompok Houthi dari Yaman yang mendarat di sekitar Bandara Ben Gurion. Pemerintah Iran pun sempat menutup wilayah udaranya hingga pukul 15.00 waktu setempat kemarin.
Meski Yordania, Suriah, dan Lebanon telah membuka kembali ruang udara mereka sejak Sabtu (14 Juni), mayoritas maskapai Timur Tengah masih menahan diri dan memantau perkembangan situasi sebelum kembali beroperasi seperti biasa, menurut Al Ahram.
Pengalihan Jalur Penerbangan
Serangan Israel ke Iran pada Jumat (13 Juni) memicu banyak maskapai internasional untuk mengubah jalur penerbangan. Berdasarkan data Eurocontrol, sebanyak 650 penerbangan dari dan ke Eropa dibatalkan, dan secara total sekitar 1.800 penerbangan di kawasan Eropa terdampak oleh konflik tersebut.
Air India melaporkan bahwa sejumlah penerbangan menuju New York, London, Vancouver, dan Washington mengalami gangguan. Emirates Airlines, yang bermarkas di Dubai, juga menghentikan layanan ke Irak, Yordania, Lebanon, dan Iran hingga kemarin.
Selain itu, penutupan wilayah udara Iran, Irak, dan Suriah berdampak pada operasi di Bandara Internasional Dubai dan Bandara Al Maktoum. Egypt Air turut membatalkan penerbangan ke beberapa kota termasuk Beirut, Amman, Baghdad, dan Erbil. Pertimbangan utama dari kebijakan ini adalah keselamatan penumpang serta dinamika keamanan regional.
CNN melaporkan bahwa pada Sabtu lalu, Bandara Internasional Kairo menerima sembilan penerbangan untuk pengisian bahan bakar setelah perubahan rute terpaksa dilakukan karena penutupan wilayah udara negara-negara di kawasan. (*)
batampos – Masalah kesehatan mental bisa dialami siapa saja, tanpa memandang usia. Remaja termasuk kelompok yang rentan mengalami gangguan mental. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat bahwa 1 dari 7 remaja secara global menghadapi persoalan terkait kesehatan jiwa.
Berdasarkan data WHO, sekitar 1 dari 7 remaja berusia 10 hingga 19 tahun mengalami gangguan mental, yang menyumbang sekitar 15 persen dari total beban penyakit pada kelompok usia ini. Beberapa gangguan yang sering muncul adalah depresi, kecemasan, dan perilaku menyimpang. Lebih memprihatinkan, bunuh diri menjadi penyebab kematian ketiga tertinggi di dunia untuk kelompok usia 15–29 tahun.
Melihat kenyataan ini, mantan Menteri Kesehatan dan penggagas Kaukus Masyarakat Peduli Kesehatan Jiwa (Keswa), Nila F. Moeloek, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan mental, terutama pada kalangan remaja.
Ia menyampaikan bahwa sekolah seharusnya tak hanya menjadi tempat untuk menimba ilmu, tetapi juga menjadi ruang yang mendukung perkembangan emosional dan psikologis peserta didik.
“Kerja sama antara keluarga, sekolah, dan lingkungan sosial sangat penting, agar remaja merasa nyaman untuk mengekspresikan diri dan mendapatkan dukungan,” ujarnya dalam acara Mental Health Unplugged: Stories, Chats, and Laughs, yang diselenggarakan oleh Sinarmas World Academy (SWA) bekerja sama dengan Kaukus Keswa, Sabtu (14/6).
Dalam acara yang sama, aktivis sosial Inaya Wahid menegaskan pentingnya keberanian untuk terbuka dan mencari bantuan saat mengalami tekanan emosional. Menurutnya, mengakses pertolongan profesional bukan tanda kelemahan.
“Merasa lelah dan tertekan bukanlah hal yang salah. Yang terpenting adalah keberanian untuk bicara, mencari dukungan, dan saling menopang. Peran keluarga dan sekolah sangat krusial,” jelas Inaya.
Senada dengan itu, komika Mo Sidik turut mengajak remaja untuk tidak malu mencari bantuan dan kebahagiaan, termasuk melalui humor. “Tertawa memang bukan solusi akhir dari semua masalah, tapi melalui humor, kita bisa belajar menerima diri dan menjalani hidup dengan lebih ringan,” katanya.
General Manager SWA, Deddy Djaja Ria, juga menekankan bahwa ketahanan emosional siswa sama pentingnya dengan pencapaian akademik. Ia menilai pentingnya membangun pemahaman soal kesehatan mental, melawan stigma, dan menumbuhkan empati di lingkungan sekolah.
“Kami ingin siswa tak hanya unggul secara akademis, tapi juga siap menghadapi tekanan hidup,” ujarnya.
Sementara itu, Dwi Haryani, orang tua siswa SWA, mengakui bahwa sebagai orang tua, ia kadang terlalu fokus pada pencapaian akademik anak, hingga melupakan kondisi emosional mereka. Ia mengaku diskusi ini menyadarkannya bahwa menjaga kesehatan mental anak adalah bagian dari peran keluarga.
“Diskusi ini membuka mata saya, bahwa masalah kesehatan mental bukan hanya urusan anak, tapi juga kewajiban kami sebagai orang tua,” ucap Dwi. (*)
batampos – Di tengah suasana ceria yang selama ini ia ciptakan lewat lagu-lagu ringan dan jenaka bergenre “Endikup” (singkatan dari enak di kuping), musisi muda Gusti Irwan Wibowo, yang dikenal dengan nama Gustiwiw, tutup usia. Pelantun lagu “Icik Icik Bum Bum” tersebut wafat di Bandung, Jawa Barat, dalam usia 25 tahun. Jenazahnya dimakamkan di TPU Jatisari 2, Bekasi, Ahad sore (15/6), setelah sebelumnya disemayamkan di rumah duka usai dipulangkan dari Bandung.
Kabar duka ini mengejutkan banyak pihak—baik rekan kerja, sahabat, maupun para penggemarnya. Selama sebulan terakhir, Gustiwiw tampak sehat dan aktif, bahkan masih mengunggah ulang kiriman penggemar di Instagram Story pada malam Sabtu (14/6). Siangnya, kabar duka diumumkan oleh sahabatnya, komedian Rispo Ananta, melalui media sosial. Unggahan tersebut kemudian diikuti oleh ucapan duka cita dari berbagai musisi dan teman-temannya.
Manajernya, Pinkan, menyampaikan bahwa tidak ada riwayat penyakit yang diderita almarhum. “Dia terjatuh di kamar mandi saat berada di Bandung untuk proyek musik,” ujarnya setelah proses pemakaman.
Saat jenazah tiba di rumah duka di Jalan Desa Jatiluhur, Blok L2 Nomor 5, Bekasi, pada pukul 14.19 WIB, ratusan pelayat dari berbagai kalangan datang untuk memberi penghormatan terakhir. Sejumlah komedian seperti Pandji Pragiwaksono, Indra Jegel, Abdur Arsyad, dan Oza Rangkuti turut hadir, bersama musisi seperti Pamungkas dan Kunto Aji.
Kunto Aji mengungkapkan rasa kehilangan yang mendalam. “Kami semua kaget. Dia masih muda, aktif, dan tidak pernah terlihat sakit,” ungkapnya. Ia mengenang kebersamaannya dengan Gustiwiw dalam berbagai kesempatan manggung dan pertemuan komunitas musik. “Kami sering satu panggung. Lingkungan pertemanan kami pun sama,” tambahnya.
Kunto juga menilai bahwa Gustiwiw telah memberikan warisan berharga bagi generasinya lewat karya-karya musiknya. “Ada banyak cara untuk mengenang dia, terutama melalui karya dan kebaikan hatinya. Itulah cara kita merayakan keberadaannya di dunia,” katanya.
Musik mengalir dalam darah Gustiwiw, diwarisi dari sang ayah, Timur Priyono, yang dikenal dengan lagu-lagu humor seperti “Kawin Silang” dan “Yang Penting Happy“. Warisan musikal ini terlihat dari gaya Gustiwiw yang bebas dari batasan genre. Ia menggabungkan pop, dangdut, jazz, melayu, hingga balada dalam karyanya. Gaya unik inilah yang melahirkan genre khasnya: Endikup.
Yang membuat kepergiannya terasa makin memilukan adalah fakta bahwa dalam beberapa bulan terakhir, Gustiwiw tengah menggarap album barunya. Ia bahkan membagikan proses kreatif dan cuplikan lagu-lagunya melalui media sosial.
Tak hanya di dunia musik, Gustiwiw juga aktif sebagai penghibur di berbagai platform, termasuk sebagai penyiar radio dan narasumber di berbagai siniar bersama rekan-rekannya. (*)