Selasa, 16 Juni 2026
Beranda blog Halaman 14462

Warga Puri Agung Tolak Kehadiran Keluarga Guru Ngaji Cabul

0
Saifudin pelaku pelecehan seksual terhadap muridnya saat di Polsek Sei Beduk, Kamis (17/2). Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos
Saifudin pelaku pelecehan seksual terhadap muridnya saat di Polsek Sei Beduk, Kamis (17/2).
Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos.co.id – Sejumlah warga Perumahan Puri Agung 3 dan 4, Kelurahan Mangsang menandatangani surat pernyataan menolak keluarga Saifudin pelaku pencabulan terhadap enam santriwatinya, beberapa waktu yang lalu.

“Kemarin istri dan anak pelaku meminta untuk pulang dan ingin tinggal lagi di rumahnya, tapi sebagian warga menolaknya,” ujar salah satu warga, Syamsiah, Rabu (6/4).

Permintaan tersebut ditolak karena keluarga korban ingin anak mereka hidup tenang tanpa dibayang-bayangi oleh luka yang menggores hati mereka.

“Anak-anak ini kan masih trauma, kalau keluarga pelaku hadir lagi pastinya mereka kembali terluka,” katanya.

Ia sendiri pun mengaku tidak ingin menerima kehadiran mereka, apalagi tinggal satu komplek dengan mereka. “Bukannya ngusir tapi biarkan warga di sini hidup tenang,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua RT 4, Kirno membenarkan hal tersebut, menurutnya penandatanganan oleh sejumlah warga merupakan permintaan langsung dari pihak keluarga korban.

“Jadi kemarin keluarga korban dari rumah kerumah untuk meminta dukungan dari warga lain,” imbuhnya.

Meskipun begitu, ia mengaku pro dan kontra antara warga dan keluarga tetap ada, namun sebagian besar warga menandatangi surat pernyataan tersebut, ” Yang tolak ada, karena mereka merasa iba terhadap pelaku,” ujarnya. (cr19)

Baca juga:

Bejat! Usai Ngajar, Guru Ngaji Pegang Kemaluan Muridnya

Korban Pelecehan Seksual Guru Ngaji Mengaku Dielus-elus Pelaku

Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap 6 Muridnya, Guru Ngaji Dipolisikan

Rudi: Kalau Ada yang Pungli Saya Pecat

0
Wali Kota Batam Muhammad Rudi. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos
Wali Kota Batam Muhammad Rudi. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos.co.id – Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan akan melakukan perombakan kepada pegawai yang ada dilingkungan Pemerintah Kota Batam dalam waktu dekat ini.

“Pegawai yang tidak bekerja dengan baik, akan saya mutasi,” kata Rudi saat melakukan kunjungan ke Kecamatan Sekupang, Rabu (6/4) sore.

Rudi juga menyinggung mengenai pungutan liar yang dilakukan beberapa SKPD. Dirinya akan menindak tegas jika ada pegawai yang masih melakukan pungli.

“Bapak atau ibu pernah pungli tidak?,” tanya Rudi.

Dirinya telah mengintruksikan kepada camat jangan ada pungli dalam pelayanan kepada masyarakat.

“Kalau ada yang pungli saya pecat,” tegas Rudi.

Rudi juga menyinggung mengenai kebijakan terkait pembagian wewenang yang nantinya akan dipegang oleh Pemko Batam dan BP Batam.

Kebijakan nantinya akan mempengaruhi investor untuk datang ke Batam. Saat ini diakuinya tidak ada peta mengenai lahan yang masih tersedia di Batam.

“Investor datang, tapi kita tidak bisa kasih tahu dimana lahan yang masih tersedia,” ujarnya.

Nantinya Pemko Batam maupun Provinsi Kepri siap menampung pegawai BP Batam, jika adanya kebijakan baru.

“Semua tergantung mereka (pegawai BP,red) apakah mau pindah kemana, kalau mau kembali ke Departemen silahkan. Kami siap menampung,” tutup Rudi. (cr17)

825 Tenaga Satpol PP Batam Tidak Direkrut Secara Resmi

0
Anggota Satpol PP Kota Batam saat latihan di Dataran Engku Putri Batamcenter beberapa waktu lalu. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
Anggota Satpol PP Kota Batam saat latihan di Dataran Engku Putri Batamcenter beberapa waktu lalu. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Sebanyak 825 tenaga Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam ilegal. Pasalnya, mereka tidak direkrut secara resmi dan tak mempunyai perjanjian kontrak.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam, Andri Tri Wibowo mengatakan beberapa bulan lalu pihaknya menerima laporan adanya dugaan korupsi di Satpol PP Batam. Dimana, korupsi diduga terjadi saat perekrutan 825 tenaga Satpol PP tahun 2015 lalu.

”Laporan itu masuk bulan Oktober lalu. Dan saat ini kita sedang mengkaji lebih dalam terkait laporan tersebut,” kata Andri, Rabu (6/4).

Dikatakannya, setelah mengkaji, pihaknya tak menemukan tanda-tanda adanya dugaan korupsi. Sebab, penerimaan 825 tenaga Satpol tak dibebankan pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Batam.

”Setelah kita cek ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Batam, ternyata perekrutan mereka tak dibebankan kepada APBD. Artinya dalam hal ini negara tak dirugikan,” ujarnya.

Masih kata Andri, dari pengkajian sementara, pihaknya menilai jika ratusan tenaga honorer Satpol PP itu adalah ilegal. Sebab tak direkrut secara resmi dan tak mempunyai perjanjian kontrak.

”Jangan sampai mereka ini tidak mempunyai legalitas, kemudian dibebankan kepada negara,” sebut Andri.

Andri menekankan status 825 tenaga Satpol PP Batam itu harus dikaji ulang keberadaannya agar mempunyai kedudukan yang legal atau secara hukum bisa dipertanggungjawabkan.

”Angka 825 itu benar-benar jumlah yang sangat besar dan perlu satu persatu diperiksa untuk mengetahui apa modusnya,” kata Andri lagi.

Terkait ramainya diberitakan adanya uang ”pelicin” yang jumlahnya cukup besar sekitar puluhan juta untuk bisa menjadi seorang penegak Perda, Andri pun tak menampiknya. Terkait hal itu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan kepolisian.

”Ada yang sudah buat laporan ke Polresta Barelang. Dasar laporan ada yang pernah memberikan sesuatu karena ada yang dijanjikan. Tapi kenyataannya tidak sesuai harapan dan ini murni penipuan,” tambahnya.

Sementara itu, Kasat Reserse dan Kriminal Polresta Barelang, Kompol Yoga Buanadipta Ilafi membenarkan adanya laporan tersebut. Saat ini, kata dia, masih memeriksa saksi-saksi yang ada kaitannya dengan kasus tersebut. ”Baru satu orang yang buat laporan dan masih tahap lidik,” kata Yoga, kemarin.

Lebih lanjut, kata Yoga, yang menjadi terlapor dalam kasus ini adalah seseorang berinisial J. ”J ini adalah orang yang menjanjikan kepada korban (anggota satpol PP),” ujarnya. (she)

Audit BP Batam Sudah Dimulai, Ditargetkan Tuntas 1 Juli

0
Tjahjo Kumolo
Mendagri Tjahjo Kumolo.

batampos.co.id – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo yang juga anggota Dewan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (PBPB) Batam menyatakan, proses audit atas Badan Pengusahaan Kawasan (BP) Batam sudah dimulai. Menurutnya, tim dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) telah dikerahkan untuk audit finansial, operasional dan legal BP Batam.

“Ini sudah jalan. Sudah ada 20 orang yang ke sana (Batam, red),” ujar Tjahjo di Jakarta, Rabu (6/4).

Ia menambahkan, tim audit dari BPKP itu  dituntut kerja cepat. “Paling lambat 1 Juli sudah selesai. Nanti bisa ada laporan sehingga melangkah barunya bisa clean and clear,” katanya.

Lebih lanjut Tjahjo mengatakan, pasca-pelantikan para pengurus baru di BP Batam di bawah komando Hatanto Reksodipoetro  di Jakarta, Selasa (5/4), maka proses serah-terima jabatan akan secepatnya dilakukan. Menurutnya, pemerintah pusat tak mau Batam justru berada dalam kondisi vakum.

“Satu minggu ini selesai. Nanti sertijab (serah terima jabatan, red) bisa di Batam atau di mana,” ucapnya.

Selain itu Tjahjo juga mengatakan, hal yang tak kalah penting adalah mengakhiri dualisme institusi yang berwenang menerbitkan perizinan investasi di Batam. Bahkan targetnya dalam enam bulan ke depan masalah dualisme sudah tuntas.

“Pokoknya tidak ada dualisme. Nanti teknisnya macam-macam. Ada juga sejumlah pulau lain yang akan dilihat selain Batam. Yang penting fokus enam bulan harus jelas laporannya, harus bisa bersaing,” tegasnya.(chi/jpnn)

BW Minta KPK Usut Nama WNI di Panama Papers

0
Mantan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto. Foto: dokumen JPNN.Com
Mantan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto.
Foto: dokumen JPNN.Com

batampos.co.id – Mantan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto mengharapkan lembaga penegak hukum tidak mendiamkan nama-nama warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi klien firma hukum asal Panama, Mossack Fonseca. Menurutnya, KPK dan Kejaksaan Agung semestinya mendalami nama-nama WNI klien Mossack Fonseca sebagaimana bocoran dokumen Panama Papes.

“Kalau gua penegak hukum ambil inisiatif, bisa KPK dan Kejagung. Yang jelas bukan kepolisian karena ini sudah beyond (kasus di mancanegara, red),” kata BW di gedung KPK, Jakarta, Rabu (6/4).

Menurutnya, langkah awal yang bisa diambil KPK dan Kejaksaan Agung adalah dengan mengonfirmasi langsung nama-nama yang tercantum di Panama Papers ke pihak Mossack Fonseca itu. Sebab, ada dugaan klien firma hukum asal Panama itu adalah perusahaan atau figur-figur yang menyembunyikan aset untuk menyiasati kewajiban pajak.

“Setidak-tidaknya bikin pertemuan untuk klarifikasi ini apa. Ini sesunguhnya apa yang sih terjadi? Itu yang harus diklarifikasi lebih dulu,” ujar pria yang lebih beken disapa dengan inisial BW itu.

Sebelumnya Wakil Ketua KPK La Ode M Syarif menyatakan, pihaknya tak mendiamkan dokumen Panama Papers. “KPK mempelajari nama-nama yang ada di dokumen itu,” katanya.(put/jpg)

Bangkai Kapal Terbakar, Pekerja Galangan Kapal Tanjunguncang Berhamburan Selamatkan Diri

0
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Salah satu kapal yang berada di dalam kawasan industri galangan kapal PT Batam Mitra Sejahtera (BMS), Tanjunguncang, Batuaji terbakar, Rabu (6/4) sekira pukul 12.00 WIB.

Informasi yang diterima di lapangan, kapal yang terbakar itu merupakan kapal rusak dan diinformasikan akan discrabkan oleh pihak perusahaan. Kebakaran terjadi diduga karena kesalahan teknis dari pekerja saat mencoba memotong badan kapal tersebut.”Tadi pukul 12.00 WIB, ada bunyi sirine kebakaran terus ada asap tebal dari dalam perusahaan,” kata Roy salah satu warga di dekat galangan kapal itu.

Penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti, sebab pihak perusahaan melalui sekuriti di gerbang masuk perusahaan menolak untuk diliput. Bahkan kepada wartawan, sekuriti mengatakan kalau informasi kebakaran itu tak benar. “Tak ada kebakaran di sini. PT lain kali,” kata salah satu sekuriti sambil menutup gerbang perusahaan.

Sementara warga dan pekerja di sekitar lokasi BMS mengakui ada kebakaran di dalam perusahaan galangan kapal itu. Warga bahkan mengatakan ada mobil pemadam kebakaran yang masuk ke dalam kawasan perusahaan beberapa saat setelah mendengar sirene kebakaran. “Ada kok mobil pemadam masuk tadi,” kata Roy.

Meskipun tak diakui pihak perusahaan, namun akibat kebakaran itu, sempat membuat sejumlah pekerja di dalam kawasan perusahaan khawatir dan lari berhamburan ke luar dari kapal tempat mereka bekerja. “Banyak yang lari keluar tadi,” kata Hironimus warga lainnya.

Bahkan sejumlah pekerja lain yang berada di atas crane juga turun melepaskan pekerjaanya akibat kepulan asap tebal kebakaran itu. “Khawatir saja, memang agak jauh sih jaraknya, tapi asapnya sampai ke sini makanya turun kami dari crane,” ujar Syamsudin pekerja lainnya.

Tidak saja pekerja, sejumlah petugas Bea dan Cukai di kantor pos BC cabang Tanjunguncang serta pekerja di perusahaan-perusahaan lain di dekat kawasan PT BMS itu, juga mengaku sempat khawatir dengan asap tebal dari sumber kebakaran itu.”Asapnya lumayan tebal, tapi sebentar saja,” kata salah satu petugas BC Batam di dekat lokasi PT BMS.

Kebakaran itu tak sempat dilaporkan ke pihak kepolisian, sebab berhasil diredamkan oleh pihak perusahaan dan pemadam kebakaran. (eja)

Wagub: Ayo Kita Bangun Kepri

0
Wakil Gubernur Kepri Nurdin Basirun saat menghadiri pelantikan PAC Gempar Batam. foto:ist
Wakil Gubernur Kepri Nurdin Basirun saat menghadiri pelantikan PAC Gempar Batam. foto:ist

batampos.co.id – Wakil gubernur Kepri Nurdin Basirun mengajak seluruh generasi muda di Kepri untuk bersama-sama membangun Provinsi Kepri. Hal ini disampaikan Nurdin saat menghadiri pelantikan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Generasi Muda Padang Pariaman (Gempar) Kota Batam, Minggu (3/4) malam, di lokasi Parkir Taras Mall, Batam Centre.

Menurut Nurdin, generasi muda merupakan faktor utama mendukung dan mensukseskan pembangunan. Ini dikarenakan generasi muda selalu memiliki kreativitas dan pemikiran yang brilian. Ide-ide cemerlangpun selalu hadir pada generasi muda.

“Sumbangkanlah pemikiran untuk membangun Kepri. Kalau Kepri maju maka kita juga yang akan merasakan manfaatnya. Ayo bersama-sama kita bangun Kepri,” ujar mantan Bupati Karimun ini.

Sementara itu Ketua Gempar Kota Batam, Soni Piliang mengatakan, PAC yang dilantik yakni Batam Kota, Lubukbaja, Bengkong dan Batuampar. Kesempatan itu, Soni mengajak seluruh pemuda asal Pariaman, Sumatera Barat bergandengan tangan untuk mengisi pembangunan di Batam.

“Marilah kita bersatu dan bersinergi dengan seluruh organisasi kepemudaan di Batam untuk membangun Batam,” ujarnya.

Soni juga menegaskan pihaknya sangat mendukung program pembangunan yang dicanangkan Pemerintah Kota Batam dan juga Provinsi Kepri. (bni/bpos)

Sindikat Pencuri Motor Ditembak

0
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Kepolisian Sektor (Polsek) Bengkong kembali berhasil menangkap komplotan pencuri sepeda motor yang sering beraksi di Batam, khususnya wilayah Bengkong. Dua dari lima pelaku yang ditangkap ditembak di bagian kaki.

“Ada lima orang kita tangkap, dua sudah pernah masuk penjara kasus yang sama,” ujar Kapolsek Bengkong AKP Syamsurizal, Rabu (6/4/2016).

Mereka yang dibekuk adalah Iwan dan Dedi (residivis 2015). “Dua residivis ini kita tembak karena melawan,” kata Syamsurizal.

Nama lainnya; Agus Prana, Joni, dan Akhirul.

Selain membekuk lima pelaku, polisi juga menyita beberap sepeda motor dari tangan para pelaku. Ada beberapa motor sport keluaran terbaru. “Warga yang merasa kehilangan bisa cek ke Polsek,” kata Syamsurizal.

Modus yang dipakai para kawanan pencuri motor ini masih sama. Mencuri motor yang terparkir di depan atau garasi rumah dengan merusak kunci kontak menggunakankunci T.

“Ini respon kami terhadap laporan masyarakat yang mengeluh motor mereka hilang,” kata Kapolsek. (bpcoid)

Ratusan Sepeda Hangus Terbakar

0
Kondisi toko sepeda yang terbakar di Batu Besar. Foto: Posmetro Batam/grup batampos.co.id
Kondisi toko sepeda yang terbakar di Batu Besar. Foto: Posmetro Batam/grup batampos.co.id

batampos.co.id – Kebakaran hebat terjadi di sebuah toko sepeda di Batu Besar, Rabu (6/4/2016) pagi. Ratusan sepeda yang ada dalam toko ludes terbakar.

Tak hanya sepeda, bangunan di sampingnya yang dijadikan tempat cucian mobil juga hangus terbakar. Bahkan api bersumber dari cucian mobil tersebut lalu merembet ke toko sepeda itu.

“Sekitar jam 08.30 WIB, saya merasakan kaki kepanasan, saya langsung terbangun dari lari keluar,” ujar Mus, adik pengelola cucian mobil kepada wartawan di lokais kejadian.

Mus mengatakan, sumber api bisa jadi dari sampah yang dibakar Marcelina, kakaknya. Sang kakak sempat membakar sampah sebelum beranjak ke pasar untuk belanja kebutuhan dapur.

“Tapi apinya sudah disiram sebelum pergi,” katanya.

Bisa jadi ada mata api yang tersisa lalu tertiup angin hingga menyala kembali. “Kalau disengaja tidak mungkin,” tegasnya.

Pemilik toko sepeda, Farah, saat tiba di tokonya mengaku kesulitan memadamkan api. Pasalnya, saat ia tiba, api sudah membesar.

“Pemadam kebakaran memang datang, tapi semua sudah hangus,” ujar Farah, lesu.

farah memperkirakan kerugian yang ia derita mendekati angka Rp 100 juta. Pasalnya, belum lama ini mereka baru belanja sepeda baru dan spare part. (bpcoid)

Karyawan BP Batam yang Demo, Dengar Nih Penegasan Ketua DK Darmin Nasution

0
Pimpinan BP Batam saat dilantik Ketua DK Darmin Nasution, Selasa (5/4/2016) malam. Foto: istimewa
Pimpinan BP Batam saat dilantik Ketua DK Darmin Nasution, Selasa (5/4/2016) malam. Foto: istimewa

batampos.co.id – Demo menolak pelantikan pejabat Badan Pengelola Batam (BP Batam) yang baru hanya dilakukan sekitar 100-an dari 2.700 karyawan BP Batam. Demo ini belum bisa dikatakan mencerminkan aspirasi seluruh karyawan BP Batam.

Pantauan batampos.co.id, pejabat setingkat deputi yang hadir saat demo juga hanya satu. Hanya mantan Deputi IV BP Batam Nur Syafriadi yang notabene bukan pegawai negeri sipil.

Sementara mantan Kepala BP Batam Mustofa Widjaja, mantan Wakil Kepala BP Jon Arizal, serta mantan deputi lainnya tidak hadir dalam demo tersebut.

Jika menyimak apa yang dikatakan Ketua DK Batam, Darmin Nasution usai sosialisasi Pengembangan Pulau Batam di Swiss belhotel Batam bulan lalu, para karyawan BP Batam sebenarnya tidak perlu khawatir. Pasalnya, keberadaan BP Batam saat ini justeru diperkuat.

Terbukti, mulai dari kepala BP Batam hingga para deputi yang baru dilantik Darmin, Selasa (5/4/2016) malam, semua dari kalangan profesional yang punya jam terbang skala nasional hingga internasional dalam hal investasi, manajerial, hingga penegakan hukum.

Seperti janjinya, Darmin juga tidak menambah atau mengurangi jumlah deputi. Bahkan, jajaran para deputi hingga saat ini belum ada bergeser, sehingga proses pelayanan masih tetap berjalan.

Darmin beberapa kali menegaskan bahwa tujuan utama perombakan unsur pimpinan BP Batam ini sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo yang ingin melihat Batam berkembang lebih maju lagi.

“Diakui atau tidak, Batam kalah dari kasawan FTZ di beberapa negara yang awalnya belajar dari Batam,” tegas Darmin, saat itu.

Hal senada juga dikatakan oleh Menteri Perdagangan Thomas Lembong. Thomas bahkan membandingkan dengan Filipina yang memiliki lebih dari 300 kawasan ekonomi khusus (KEK) yang kini jauh lebih maju dari Batam.

“Ekspor non migas mereka jauh lebih tinggi dari Indonesia. Mereka berhasil mengelola dengan baik 300-an kawasan ekonomi khusus mereka,” ujar Thomas.

Pada saat pelantikan, Selasa (5/4/2016) malam di Kantor Kemenko Perekonomian di Jakarta, Darmin kembali menegaskan bahwa pihaknya ingin membuat sejarah dengan mempercepat kemajuan perekonomian Batam.

“Ini bukan saja tugas yang penting tapi juga banyak orang yang menginginkan ini berhasil. Kita ingin ada kawasan yang kita semua bisa merasa bangga. Dan kebanggaan itu menjadi dasar bagi masyarakat Indonesia, menjadi suatu bukti bahwa kita bisa melakukan sesuatu yang penting,” tegas Darmin.

Pimpinan BP Batam yang baru dilantik tadi malam yakni Hatanto Reksodipoetro (kepala BP Batam), Agus Tjahajana Wirakusumah (wakil kepala BP Batam).

 Selain itu ada pula lima deputi merangkap anggota:
  1. Sigit Priadi Pramudito (deputi bidang administrasi dan umum),
  2. Junino Jahja (deputi bidang perencanaan dan pengembangan),
  3. Eko Santoso Budianto (deputi bidang pengusahaan sarana usaha),
  4. Purba Robert M. Sianipar (deputi bidang pengusahaan sarana lainnya),
  5. Gusmardi Bustami (deputi bidang pelayanan umum). (nur)

Baca Juga:
> Tugas Pertama Pimpinan Baru BP Batam: Memperlancar Audit
> Pimpinan Baru BP Batam Resmi Dilantik, Ketua DK Minta Hatanto Cs Langsung Bekerja
> Hatanto, Mantan Dubes Norwegia Pimpin BP Batam
> Mantan Dubes dan KASAL Calon Kuat Kepala BP Batam
> Penetapan Pimpinan Baru BP Batam Ditunda
> Hari Ini BP Batam Punya Pimpinan Baru
> Soerya: Kalau Ditugaskan (di BP Batam), Ya Terima, Itu Pengabdian
> Siap-Siap Pindah ke Zona KEK, 5 Tahun Lagi FTZ Batam Dihapus
> 1.084 Perusahaan di Batam Berada di Area Pemukiman
> Ini Gambaran Properti di Zona KEK Batam
> Batam Jadi KEK, WNA Boleh Milik Properti
> Salah Satu Calon Pimpinan BP Batam Berpangkat Jenderal
> FTZ Beralih ke KEK, Kapolri: Jangan Sebar Isu yang Membuat Investor Takut
> Ini Model Kawasan Ekonomi Khusus Batam
> UWTO Bakal Dihapus, Menteri ATR/BPN: Tak Boleh Ada Dua Pungutan
> HPL Diambil Alih DK Batam, Lahan Mangkrak Disita
> Badan Pengusahaan Batam Berubah Jadi Badan Pengelola Batam
> Ini Kriteria Pimpinan BP Batam yang Diminta Jokowi
> Personel BP Batam Bakal Tak Ada dari Kepri
> Negara Lain Belajar dari Batam, Sukses, Eh, Batam Malah Tertinggal
> Audit BP Batam Harus Menyeluruh, Jika Tidak KPK Masuk
> Ketua DK Pastikan Pimpinan BP Batam Orang-Orang Profesional
> Ketahuilah, Indonesia Tertinggal dari Vietnam
> Mendagri Janjikan Perubahan ke KEK untuk Kesejahteraan Masyarakat Batam