Kamis, 9 April 2026
Beranda blog Halaman 145

Audit Kerugian Negara Kasus Pasar Puan Ramah Tanjungpinang Ditarget Rampung Pekan Depan

0
Gedung Pasar Relokasi Puan Ramah yang kini terbengkalai di Jalan Kijang Lama Tanjungpinang. F. Mohamad Ismail/Batam Pos

batampos – Proses pengusutan dugaan korupsi proyek pembangunan Pasar Relokasi Puan Ramah di Kota Tanjungpinang masih menunggu hasil audit kerugian negara. Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang menyebut hasil perhitungan kerugian negara diperkirakan rampung pekan depan.

Kepala Kejari Tanjungpinang, Rachmad Surya Lubis, mengatakan audit kerugian negara saat ini masih dalam proses penyempurnaan oleh tim dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau.

“Jadi minggu depan akan dipaparkan hasil kerugian negaranya. Masih ada yang kurang, sehingga perlu disempurnakan,” ujar Rachmad, Minggu (8/3).

Ia menjelaskan, penyidik pidana khusus (Pidsus) Kejari Tanjungpinang sejauh ini belum kembali memanggil saksi tambahan. Total saksi yang telah dimintai keterangan dalam penyelidikan kasus tersebut sebanyak 26 orang.

“Belum ada saksi tambahan karena prosesnya masih berputar pada perhitungan kerugian negara. Itu yang kita tunggu untuk penetapan tersangka,” tambahnya.

Kasus dugaan korupsi ini berkaitan dengan proyek pembangunan Pasar Relokasi Puan Ramah yang dibangun pada 2022, saat masa kepemimpinan Wali Kota Tanjungpinang Rahma.

Pasar tersebut awalnya disiapkan sebagai lokasi relokasi bagi pedagang Pasar Baru selama proses revitalisasi berlangsung.

Namun belakangan, bangunan pasar yang berada di samping Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Tanjungpinang itu justru terlihat terbengkalai dan tidak difungsikan.

Kondisi tersebut memicu sorotan publik terkait efektivitas pembangunan proyek tersebut serta dugaan adanya penyimpangan dalam pelaksanaannya. (*)

Artikel Audit Kerugian Negara Kasus Pasar Puan Ramah Tanjungpinang Ditarget Rampung Pekan Depan pertama kali tampil pada Kepri.

Mudik Lebaran 2026: Pelni Pastikan Tak Ada Kapal Tambahan untuk Rute Natuna–Anambas

0
KM Bukit Raya saat menurunkan penumpang di Pelabuhan Tarempa. Pada musim mudik lebaran, Pelni tidak menambah armada untuk layani masyarakat Natuna-Anambas. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos

batampos – Harapan warga Kabupaten Kepulauan Anambas dan Natuna untuk mendapatkan tambahan kapal dari PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) pada arus mudik Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah dipastikan tidak terwujud. Pelni menegaskan tidak ada penambahan kapal untuk rute Kijang–Anambas–Natuna–Pontianak maupun sebaliknya.

Dengan demikian, layanan pelayaran di rute tersebut tetap hanya dilayani satu kapal, yakni KM Bukit Raya, yang beroperasi sesuai jadwal reguler.

Kepala Cabang Pelni Tanjungpinang, Putra Kencana, mengatakan pihaknya tidak menyiapkan tambahan kapal maupun kursi penumpang pada periode mudik Lebaran tahun ini.

Baca Juga: Oknum Polisi di Anambas Dipecat Usai Tipu Warga Rp15 Juta

“Untuk penambahan seat peak season memang tidak ada. KM Bukit Raya tetap masuk sesuai jadwal yang sudah dipublikasikan,” ujar Putra Kencana, Minggu (8/3).

Ia menjelaskan, masyarakat yang ingin menggunakan layanan Pelni dapat membeli tiket melalui aplikasi Pelni Mobile. Sistem tersebut memastikan setiap penumpang mendapatkan nomor tempat duduk.

Menurutnya, Pelni tidak menjual tiket tanpa tempat duduk atau non-seat demi menjaga keselamatan dan kenyamanan penumpang selama perjalanan.

Berbeda dengan periode mudik Lebaran, pada arus Natal dan Tahun Baru (Nataru) dalam tiga tahun terakhir Pelni justru menambah kapal di rute tersebut, meski jumlah penumpang tidak sebanyak musim mudik Lebaran.

Dalam jadwal terbaru, KM Bukit Raya juga tidak menyinggahi Natuna dan Anambas saat berangkat menuju Kijang dari Surabaya untuk mengangkut penumpang.

Kapal tersebut dijadwalkan berangkat dari Surabaya menuju Pontianak pada 10 Maret mendatang, kemudian langsung melanjutkan perjalanan ke Kijang.

Padahal pada rute normal sebelumnya, KM Bukit Raya biasanya singgah lebih dulu di Natuna dan Anambas sebelum tiba di Kijang.

Perubahan rute tersebut membuat masyarakat di Natuna dan Anambas tidak dapat memanfaatkan kapal Pelni untuk bepergian menuju Kijang menjelang musim mudik Lebaran.

Kapal baru dijadwalkan kembali berlayar dari Kijang menuju Anambas, Natuna hingga Pontianak pada 14 Maret mendatang.

Kondisi ini membuat pilihan transportasi laut dengan tarif terjangkau bagi masyarakat di wilayah kepulauan tersebut menjadi terbatas.

Salah seorang warga Tarempa, Antoni, mengaku kecewa karena tidak ada kapal Pelni yang singgah di Anambas pada musim mudik tahun ini.

Baca Juga: Kernas Khas Anambas, Camilan Ikan Laut Mirip Nugget dengan Sensasi Kriuk Sagu

“Sangat disayangkan tidak ada kapal Pelni yang singgah ke Anambas saat musim mudik. Kami ingin juga naik itu, karena harganya lebih murah dibandingkan ferry,” ujarnya.

Ia berharap Pelni dapat mengevaluasi kebijakan tersebut karena banyak masyarakat yang membutuhkan transportasi laut dengan tarif lebih terjangkau.

Menurut Antoni, biaya perjalanan menggunakan ferry cukup mahal, terutama bagi keluarga yang bepergian bersama.

“Kami sekeluarga lima orang. Kalau naik ferry ke Tanjungpinang saja hampir Rp2,5 juta sekali jalan. Belum lagi dari Tanjungpinang ke Lingga, bisa sampai Rp5 juta sekali jalan. Kalau ada Pelni tentu jauh lebih murah,” katanya. (*)

Artikel Mudik Lebaran 2026: Pelni Pastikan Tak Ada Kapal Tambahan untuk Rute Natuna–Anambas pertama kali tampil pada Kepri.

Hadiri Cap Go Meh PERWAKAB, Li Claudia Ajak Jaga Kerukunan di Batam

0
Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menghadiri perayaan Cap Go Meh serta pengukuhan dewan dan pengurus PERWAKAB Batam di Pacific Palace Hotel, Batam, Sabtu (7/3/2026) malam. F. Humas Diskominfo Batam/Ricky Wihendra

batampos – Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra menghadiri perayaan Cap Go Meh yang dirangkaikan dengan pelantikan pengurus Persaudaraan Warga Kalimantan Barat (PERWAKAB) Batam masa bakti 2026–2031 di Pacific Palace Hotel, Batam, Sabtu (7/3) malam.

Dalam kesempatan tersebut, Li Claudia menekankan pentingnya menjaga harmoni dalam keberagaman budaya di Kota Batam.

Ia mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut karena dinilai mampu mempererat silaturahmi masyarakat Batam yang berasal dari Kalimantan Barat sekaligus memperkuat kebersamaan di tengah keberagaman.

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Batam Menguat, Triwulan IV 2025 Tembus 7,49 Persen

Menurutnya, pelantikan kepengurusan baru PERWAKAB menjadi langkah penting untuk melanjutkan peran organisasi sebagai wadah persaudaraan, kebersamaan, serta pelestarian budaya masyarakat Batam asal Kalimantan Barat.

“Pengukuhan ini merupakan momentum penting untuk memperkuat peran PERWAKAB sebagai wadah silaturahmi masyarakat Batam asal Kalimantan Barat. Kami berharap kepengurusan yang baru dapat terus berkontribusi menjaga budaya serta mendukung pembangunan dan keharmonisan di Kota Batam,” ujar Li Claudia.

Suasana kegiatan semakin hangat ketika Li Claudia menyapa para undangan tidak hanya dalam bahasa Tionghoa, tetapi juga dalam bahasa Dayak. Sapaan tersebut disambut antusias para hadirin, mengingat sebagian anggota PERWAKAB berasal dari suku Dayak di Kalimantan Barat.

Ia juga menyebut perayaan Cap Go Meh yang dirangkaikan dengan pelantikan pengurus PERWAKAB menjadi simbol kebersamaan serta kekayaan budaya yang dimiliki masyarakat Indonesia.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Cafe di Batam untuk Buka Puasa Bersama, Ada yang Tepi Laut

“Malam ini menjadi momen istimewa karena kita merayakan Cap Go Meh yang merupakan bagian dari rangkaian Tahun Baru Imlek. Perayaan ini bukan hanya tentang tradisi, tetapi juga mencerminkan semangat menyongsong masa depan yang lebih baik,” katanya.

Di akhir sambutannya, Li Claudia turut menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru Imlek kepada para hadirin dengan mengucapkan “Xinnian Kuaile”.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie, Bupati Sambas Satono, serta sejumlah tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya. (*/adv)

Artikel Hadiri Cap Go Meh PERWAKAB, Li Claudia Ajak Jaga Kerukunan di Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Hadiri Cap Go Meh PERWAKAB, Li Claudia Ajak Jaga Kerukunan di Batam

0
Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menghadiri perayaan Cap Go Meh serta pengukuhan dewan dan pengurus PERWAKAB Batam di Pacific Palace Hotel, Batam, Sabtu (7/3/2026) malam. F. Humas Diskominfo Batam/Ricky Wihendra

batampos – Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra menghadiri perayaan Cap Go Meh yang dirangkaikan dengan pelantikan pengurus Persaudaraan Warga Kalimantan Barat (PERWAKAB) Batam masa bakti 2026–2031 di Pacific Palace Hotel, Batam, Sabtu (7/3) malam.

Dalam kesempatan tersebut, Li Claudia menekankan pentingnya menjaga harmoni dalam keberagaman budaya di Kota Batam.

Ia mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut karena dinilai mampu mempererat silaturahmi masyarakat Batam yang berasal dari Kalimantan Barat sekaligus memperkuat kebersamaan di tengah keberagaman.

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Batam Menguat, Triwulan IV 2025 Tembus 7,49 Persen

Menurutnya, pelantikan kepengurusan baru PERWAKAB menjadi langkah penting untuk melanjutkan peran organisasi sebagai wadah persaudaraan, kebersamaan, serta pelestarian budaya masyarakat Batam asal Kalimantan Barat.

“Pengukuhan ini merupakan momentum penting untuk memperkuat peran PERWAKAB sebagai wadah silaturahmi masyarakat Batam asal Kalimantan Barat. Kami berharap kepengurusan yang baru dapat terus berkontribusi menjaga budaya serta mendukung pembangunan dan keharmonisan di Kota Batam,” ujar Li Claudia.

Suasana kegiatan semakin hangat ketika Li Claudia menyapa para undangan tidak hanya dalam bahasa Tionghoa, tetapi juga dalam bahasa Dayak. Sapaan tersebut disambut antusias para hadirin, mengingat sebagian anggota PERWAKAB berasal dari suku Dayak di Kalimantan Barat.

Ia juga menyebut perayaan Cap Go Meh yang dirangkaikan dengan pelantikan pengurus PERWAKAB menjadi simbol kebersamaan serta kekayaan budaya yang dimiliki masyarakat Indonesia.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Cafe di Batam untuk Buka Puasa Bersama, Ada yang Tepi Laut

“Malam ini menjadi momen istimewa karena kita merayakan Cap Go Meh yang merupakan bagian dari rangkaian Tahun Baru Imlek. Perayaan ini bukan hanya tentang tradisi, tetapi juga mencerminkan semangat menyongsong masa depan yang lebih baik,” katanya.

Di akhir sambutannya, Li Claudia turut menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru Imlek kepada para hadirin dengan mengucapkan “Xinnian Kuaile”.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie, Bupati Sambas Satono, serta sejumlah tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya. (*/adv)

Artikel Hadiri Cap Go Meh PERWAKAB, Li Claudia Ajak Jaga Kerukunan di Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

526 Peserta Siap Ramaikan Bintan Jong Race Festival 2026 di Lagoi

0
Beberapa jong siap berlaga saat event Bintan Jong Race Festival tahun lalu. F. Kiriman Andi untuk Batam Pos

batampos – Sebanyak 526 peserta dari 31 klub telah mendaftar untuk mengikuti Bintan Jong Race Festival 2026 yang akan digelar di kawasan pariwisata Lagoi pada 3–6 April 2026.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bintan, Arief Sumarsono, mengatakan jumlah peserta masih berpotensi bertambah karena pendaftaran masih dibuka hingga mendekati waktu pelaksanaan.

“Update terbaru sudah 31 klub dengan jumlah peserta jong mencapai 526 yang mendaftar untuk mengikuti event ini,” kata Arief, Minggu (8/3).

Baca Juga: Satgas Pangan Bintan Pastikan Pasokan LPG 3 Kg Cukup Selama Ramadan

Dalam festival tersebut akan diperlombakan kategori Jong Besar dan Jong Kecil. Peserta tidak hanya berasal dari berbagai daerah di Indonesia, tetapi juga dari mancanegara seperti Malaysia dan Singapura.

Arief menambahkan, Bintan Jong Race Festival tahun ini akan digelar bersamaan dengan Bintan Regatta 2026, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan ke Bintan.

“Kunjungan wisman dan wisnus diprediksi meningkat karena Jong Race dan Bintan Regatta digelar dalam waktu yang sama,” ujarnya.

Bintan Jong Race Festival sendiri merupakan agenda tahunan yang masuk dalam Kalender Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata RI.

Baca Juga: Safari Ramadan, Pemkab Bintan Salurkan Santunan dan Bantuan ke Warga

Sementara itu, Bintan Regatta merupakan ajang balap layar internasional yang mempertemukan para pelayar dari berbagai negara untuk berkompetisi di perairan Lagoi.

Event tersebut diselenggarakan oleh Bintan Resorts bersama Changi Sailing Club dengan menghadirkan sejumlah balapan yang dijadwalkan berlangsung sepanjang akhir pekan.

“Bintan Regatta adalah perpaduan antara olahraga, keindahan alam, dan pengalaman wisata yang menarik,” kata Arief. (*)

Artikel 526 Peserta Siap Ramaikan Bintan Jong Race Festival 2026 di Lagoi pertama kali tampil pada Kepri.

Jelang Lebaran, Penjualan Fesyen di Mega Mall Meningkat

0
Matahari Mega Mall Batam Center dipadati pengunjung yang ingin membeli pakaian Lebaran seperti baju, sepatu, dan celana. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Menjelang Hari Raya Idulfitri, pusat perbelanjaan di Batam mulai dipadati pengunjung. Warga mulai membeli berbagai kebutuhan keluarga, terutama pakaian baru dan perlengkapan Lebaran.

‎Lonjakan pengunjung terlihat di pusat perbelanjaan kawasan Batam Center. Aktivitas belanja meningkat signifikan dibanding hari biasa, terutama saat akhir pekan.

‎Promotion and Event Mega Mall Batam Center, Agus Salim, mengatakan jumlah pengunjung mulai meningkat sejak awal Ramadan. Jika pada hari biasa pengunjung berkisar empat ribu orang per hari, saat akhir pekan jumlahnya bisa melonjak hingga dua kali lipat.

‎“Di awal Ramadan itu sekitar 4.000 pengunjung. Tapi kalau weekend bisa naik dua kali lipat, kurang lebih sampai 8.000 orang,” ujar Agus kepada Batam Pos, Minggu (8/3).

‎Ia menjelaskan, meningkatnya aktivitas belanja tidak terlepas dari mulai cairnya Tunjangan Hari Raya (THR) serta tradisi masyarakat yang membeli kebutuhan baru menjelang Lebaran.

‎Menurutnya, puncak kunjungan biasanya terjadi menjelang akhir Ramadan, terutama pada akhir pekan atau hari libur.

‎Untuk menarik minat pengunjung, pengelola mal juga menyiapkan berbagai program promosi. Salah satunya melalui program morning sale yang digelar oleh sejumlah tenant, termasuk Matahari Department Store.

‎“Antusias pengunjung sangat tinggi. Bahkan pagi tadi pengunjung sudah ramai memadati area belanja. Tahun ini terasa lebih meningkat dibanding tahun sebelumnya,” katanya.

‎Tahun ini Mega Mall mengangkat tema “Ramadan Blazing” dengan fokus pada produk fesyen. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang lebih menonjolkan sektor kuliner dan UMKM.

‎“Kalau tahun lalu kita angkat kuliner dan UMKM. Tahun ini lebih fokus ke fesyen dari berbagai brand, baik di Matahari maupun tenant lainnya,” ujar Agus.

‎Ia menambahkan, produk yang paling banyak diburu pengunjung saat ini didominasi pakaian Lebaran seperti baju, sepatu, dan celana.

‎“Mayoritas pengunjung mencari pakaian baru untuk Lebaran. Fesyen memang yang paling dominan dibeli,” katanya.

‎Untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung, pihak pengelola juga menambah jumlah personel keamanan dan petugas parkir guna menjaga kenyamanan pengunjung.

‎“Di lapangan kami menambah personel security dan petugas parkir agar arus kendaraan tetap lancar dan pengunjung merasa aman saat berbelanja,” jelasnya.

Sementara itu, salah seorang pengunjung, Rina (34), mengaku sengaja datang ke mal bersama keluarganya untuk membeli pakaian Lebaran.

‎“Saya beli baju anak dan suami. Biasanya memang belanja menjelang Lebaran karena banyak diskon,” ujarnya.

‎Menurutnya, pilihan produk fesyen di pusat perbelanjaan cukup lengkap sehingga memudahkan masyarakat mencari kebutuhan Lebaran dalam satu tempat. (*)

Artikel Jelang Lebaran, Penjualan Fesyen di Mega Mall Meningkat pertama kali tampil pada Metropolis.

Jelang Lebaran, Penjualan Fesyen di Mega Mall Meningkat

0
Matahari Mega Mall Batam Center dipadati pengunjung yang ingin membeli pakaian Lebaran seperti baju, sepatu, dan celana. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Menjelang Hari Raya Idulfitri, pusat perbelanjaan di Batam mulai dipadati pengunjung. Warga mulai membeli berbagai kebutuhan keluarga, terutama pakaian baru dan perlengkapan Lebaran.

‎Lonjakan pengunjung terlihat di pusat perbelanjaan kawasan Batam Center. Aktivitas belanja meningkat signifikan dibanding hari biasa, terutama saat akhir pekan.

‎Promotion and Event Mega Mall Batam Center, Agus Salim, mengatakan jumlah pengunjung mulai meningkat sejak awal Ramadan. Jika pada hari biasa pengunjung berkisar empat ribu orang per hari, saat akhir pekan jumlahnya bisa melonjak hingga dua kali lipat.

‎“Di awal Ramadan itu sekitar 4.000 pengunjung. Tapi kalau weekend bisa naik dua kali lipat, kurang lebih sampai 8.000 orang,” ujar Agus kepada Batam Pos, Minggu (8/3).

‎Ia menjelaskan, meningkatnya aktivitas belanja tidak terlepas dari mulai cairnya Tunjangan Hari Raya (THR) serta tradisi masyarakat yang membeli kebutuhan baru menjelang Lebaran.

‎Menurutnya, puncak kunjungan biasanya terjadi menjelang akhir Ramadan, terutama pada akhir pekan atau hari libur.

‎Untuk menarik minat pengunjung, pengelola mal juga menyiapkan berbagai program promosi. Salah satunya melalui program morning sale yang digelar oleh sejumlah tenant, termasuk Matahari Department Store.

‎“Antusias pengunjung sangat tinggi. Bahkan pagi tadi pengunjung sudah ramai memadati area belanja. Tahun ini terasa lebih meningkat dibanding tahun sebelumnya,” katanya.

‎Tahun ini Mega Mall mengangkat tema “Ramadan Blazing” dengan fokus pada produk fesyen. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang lebih menonjolkan sektor kuliner dan UMKM.

‎“Kalau tahun lalu kita angkat kuliner dan UMKM. Tahun ini lebih fokus ke fesyen dari berbagai brand, baik di Matahari maupun tenant lainnya,” ujar Agus.

‎Ia menambahkan, produk yang paling banyak diburu pengunjung saat ini didominasi pakaian Lebaran seperti baju, sepatu, dan celana.

‎“Mayoritas pengunjung mencari pakaian baru untuk Lebaran. Fesyen memang yang paling dominan dibeli,” katanya.

‎Untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung, pihak pengelola juga menambah jumlah personel keamanan dan petugas parkir guna menjaga kenyamanan pengunjung.

‎“Di lapangan kami menambah personel security dan petugas parkir agar arus kendaraan tetap lancar dan pengunjung merasa aman saat berbelanja,” jelasnya.

Sementara itu, salah seorang pengunjung, Rina (34), mengaku sengaja datang ke mal bersama keluarganya untuk membeli pakaian Lebaran.

‎“Saya beli baju anak dan suami. Biasanya memang belanja menjelang Lebaran karena banyak diskon,” ujarnya.

‎Menurutnya, pilihan produk fesyen di pusat perbelanjaan cukup lengkap sehingga memudahkan masyarakat mencari kebutuhan Lebaran dalam satu tempat. (*)

Artikel Jelang Lebaran, Penjualan Fesyen di Mega Mall Meningkat pertama kali tampil pada Metropolis.

Oknum Polisi di Anambas Dipecat Usai Tipu Warga Rp15 Juta

0
Mapolres Anambas, tempat dimana Tengku Angga bertugas. Kini, ia telah dijatuhi hukuman PTDH akibat lakukan penipuan terhadap warga. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos

batampos – Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Kepulauan Anambas menjatuhkan sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) kepada seorang anggotanya berinisial Tengku Angga (TA) setelah terbukti melakukan penipuan terhadap warga.

Sanksi tersebut dijatuhkan setelah yang bersangkutan menjalani proses pemeriksaan internal dan sidang kode etik di Polres Kepulauan Anambas.

Kasus ini bermula dari laporan seorang warga Desa Tarempa Timur, Muhtar, yang mengaku menjadi korban penipuan oleh oknum polisi tersebut.

Baca Juga: Kernas Khas Anambas, Camilan Ikan Laut Mirip Nugget dengan Sensasi Kriuk Sagu

Dalam laporannya, Muhtar menyebut Tengku Angga meminjam uang sebesar Rp15 juta dengan alasan kebutuhan mendesak. Namun setelah uang diberikan, pelaku tidak pernah mengembalikan pinjaman tersebut.

Kasi Propam Polres Kepulauan Anambas, Iptu Muslim, mengatakan sidang kode etik terhadap Tengku Angga dipimpin langsung oleh Wakapolres Kepulauan Anambas, Kompol Shallahuddin.

“Dalam sidang tersebut diputuskan menjatuhkan sanksi PTDH kepada yang bersangkutan,” ujar Muslim kepada Batam Pos, Minggu (8/3).

Saat ini, kata dia, pihaknya masih menunggu surat keputusan resmi PTDH dari Polda Kepulauan Riau.

“Setelah surat keputusan tersebut diterbitkan, Kapolres Kepulauan Anambas akan menggelar upacara PTDH,” jelasnya.

Upacara tersebut nantinya akan diikuti seluruh personel Polres Kepulauan Anambas sebagai bentuk pelaksanaan putusan sidang kode etik sekaligus menjadi pembelajaran bagi anggota agar tidak melakukan pelanggaran serupa.

Muslim menegaskan langkah tegas tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam menindak anggota yang terbukti melanggar disiplin maupun kode etik.

Sebelum menjalani sidang kode etik, Tengku Angga juga telah menjalani hukuman pidana berupa penjara selama 21 hari pada Oktober 2025.

Baca Juga: Modus Catut Nama Kajari Anambas, Kepala Puskesmas Letung Tertipu Rp5 Juta

Kasus penipuan tersebut terjadi pada Mei 2025. Saat itu, Tengku Angga bertemu dengan korban setelah keduanya selesai melaksanakan salat di masjid.

Dalam pertemuan tersebut, pelaku meminjam uang sebesar Rp15 juta dengan alasan hanya digunakan sementara selama tiga hari.

Karena percaya, korban bahkan rela membongkar tabungan hajinya untuk meminjamkan uang kepada oknum polisi tersebut. Namun setelah menerima uang, pelaku menghindar dan tidak pernah mengembalikan pinjaman hingga akhirnya korban melapor ke Propam. (*)

Artikel Oknum Polisi di Anambas Dipecat Usai Tipu Warga Rp15 Juta pertama kali tampil pada Kepri.

KM Kelud dan KM Ngapulu Layani Angkutan Lebaran, Tiket Masih Tersedia

0
Kapal PELNI saat merapat di Pelabuhan Batuampar.

batampos – Tiket kapal untuk angkutan mudik Lebaran 2026 dari Batam masih tersedia. Hingga saat ini, tingkat keterisian penumpang rata-rata baru mencapai sekitar 75 hingga 80 persen.

Kepala PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Batam, Edwin Kurniansyah, mengatakan untuk periode angkutan Lebaran dari H-15 hingga hari Lebaran, sejumlah jadwal keberangkatan kapal telah disiapkan.

“Untuk tiket sendiri sampai dengan sejauh ini, khusus angkutan periode Lebaran dari H-15 sampai dengan hari Lebaran, kalau kita lihat jadwal di tanggal 9, 11, 14, 15, 16, 19, dan 21, rata-rata keterisiannya masih sekitar 75 persen sampai 80 persen. Artinya masih banyak tiket yang tersedia,” ujar Edwin, Minggu (8/3).

Baca Juga: Tak Ada Kenaikan Tiket, Penumpang Pelni dari Batam Malah Dapat Diskon 30 Persen, Ini Jadwal dan Kelasnya

Meski masih tersedia, penjualan tiket dilakukan secara bertahap. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya pihak-pihak yang memanfaatkan momentum mudik Lebaran untuk mencari keuntungan pribadi.

“Hanya saja penjualan tiketnya juga dilakukan secara bertahap supaya kita hindari hal-hal yang tidak kita inginkan, karena biasanya pada momen-momen seperti ini ada saja orang yang memanfaatkan situasi untuk mencari keuntungan pribadi,” jelasnya.

Edwin menambahkan, pada angkutan Lebaran tahun ini terdapat penambahan kapal yang melayani rute dari Batam. Jika biasanya hanya satu kapal yang beroperasi, kini akan ada dua kapal yang melayani penumpang.

Kedua kapal tersebut adalah KM Kelud dan KM Ngapulu. KM Kelud memiliki kapasitas angkut sesuai sertifikat keselamatan sebanyak 3.457 penumpang, sementara KM Ngapulu mampu mengangkut hingga 2.955 penumpang.

Rute yang paling diminati pemudik dari Batam masih didominasi tujuan Batam–Belawan. Selain itu, terdapat juga rute Batam menuju Tanjung Priok.

Untuk menjaga kenyamanan perjalanan, calon penumpang diimbau tidak membawa barang berlebihan dan datang lebih awal ke pelabuhan.

“Paling tidak dua jam sebelum kapal berangkat penumpang sudah berada di pelabuhan, supaya tidak terjadi antrean saat penukaran tiket menjadi boarding pass. Bahkan 12 jam sebelum keberangkatan tiket sudah bisa ditukarkan,” tutupnya. (*)

Artikel KM Kelud dan KM Ngapulu Layani Angkutan Lebaran, Tiket Masih Tersedia pertama kali tampil pada Metropolis.

Satgas Pangan Bintan Pastikan Pasokan LPG 3 Kg Cukup Selama Ramadan

0
Satgas Pangan melakukan pengecekan ketersediaan gas LPG 3 kg, baru-baru ini. F. Kiriman Setia Kurniawan untuk Batam Pos

batampos – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kabupaten Bintan memastikan stok gas LPG 3 kilogram di wilayah Bintan dalam kondisi aman selama bulan Ramadan.

Kepastian tersebut disampaikan setelah Satgas Pangan melakukan pengecekan stok LPG di sejumlah lokasi di Bintan untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga gas bersubsidi tersebut.

Kabid Perdagangan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Bintan, Setia Kurniawan, mengatakan pasokan LPG 3 kg yang disuplai melalui SPBE Tanjunguban masih mencukupi kebutuhan masyarakat.

Baca Juga: Safari Ramadan, Pemkab Bintan Salurkan Santunan dan Bantuan ke Warga

“Stok kebutuhan gas LPG yang disuplai melalui SPBE Tanjunguban masih mencukupi dengan kuota 14 loading order (LO),” ujarnya, Minggu (8/3/2026).

Ia menjelaskan, rata-rata distribusi LPG 3 kg di wilayah Bintan mencapai 14 LO per hari. Satu LO setara dengan 560 tabung gas.

Distribusi tersebut disalurkan melalui empat agen, yakni PT Mitra Cipta Abadi Mulia sebanyak 6 LO, PT Bintan Gas Jaya Sakti 3 LO, PT Kharisma Petro Gemilang 4 LO, dan PT Kibar Jaya Perkasa 1 LO.

“Alhamdulillah, stok LPG 3 kg di Bintan masih aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat selama Ramadan,” kata Setia.

Ia menambahkan, berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya biasanya terjadi penambahan kuota LPG menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Seperti tahun lalu ada tambahan hingga 6 LO pada saat hari H Lebaran,” tambahnya.

Baca Juga: Traffic Light Simpang Busung Bintan Kerap Mati, Pengendara Khawatir Kecelakaan

Selain mengecek ketersediaan stok, Satgas Pangan Bintan juga memantau harga LPG 3 kg di tingkat pangkalan dan pasar.

Saat ini harga LPG 3 kg di wilayah Tanjunguban berkisar Rp17 ribu per tabung, sedangkan di luar Tanjunguban sekitar Rp18 ribu.

Setia berharap pengecekan tersebut dapat menjaga stabilitas harga dan ketersediaan LPG sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas selama Ramadan dengan lancar. (*)

Artikel Satgas Pangan Bintan Pastikan Pasokan LPG 3 Kg Cukup Selama Ramadan pertama kali tampil pada Kepri.