Minggu, 26 April 2026
Beranda blog Halaman 1450

Kapolresta Tanjungpinang Sebut Akan Selidiki Dugaan TPPU dalam Kasus Pemalsuan dan Penipuan Surat Tanah

0
Polisi menggiring tersangka kasus pemalsuan sertifikat tanah di Tanjungpinang. F. Yusnadi Nazar

batampos– Satreskrim Polresta Tanjungpinang masih terus menyelidiki kasus pemalsuan dan atau penipuan sertifikat tanah di Tanjungpinang dan Bintan. Terbaru, polisi tengah menyelidiki adanya dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dalam kasus tersebut.

Kapolresta Tanjungpinang Kombes Hamam Wahyudi, mengatakan pihaknya tengah menelusuri adanya TPPU dalam kasus pemalsuan sertifikat tanah. Polisi terus berkoordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk mengungkap dugaan TPPU.

“Barang bukti hasil kejahatan termasuk mobil, uang, rumah dan kapal serta pompong itu masuk dugaan TPPU,” kata Hamam kepada Batam Pos, Jumat (4/7).

Dalam dugaan TPPU tersebut, tegas Hamam, pihaknya masih menunggu pemeriksaan dari PPATK terkait siapa saja dari tujuh tersangka, atau pihak-pihak lain yang menerima aliran dana dari kasus pemalsuan sertifikat tanah tersebut.

BACA JUGA: Merasa Dirugikan, Warga Marok Tua Minta PT Hermina Jaya Bayar Konpensasi dan Kembalikan Surat Tanah

“Tergantung pemeriksaan PPATK, siapa saja yang menerima aliran dana. Termasuk menelusuri adanya kemungkinan tersangka lain dalam kasus ini,” tegas Hamam.

Kapolresta menjelaskan, saat ini penyidik Satreskrim Polresta Tanjungpinang telah menetapkan enam tersangka. Sementara Direktorat Kriminal Umum Polda Kepri menetapkan satu tersangka.

“Jadi ada dua LP (Laporan Polisi). Di Tanjungpinang untuk sementara ada enam tersangka. Di Batam, satu tersangka,” jelas Hamam.

Kapolresta menambahkan, penanganan kasus pemalsuan sertifikat tanah ini melibatkan semua pihak terkait, termasuk Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan pemerintah daerah. Melalui kolaborasi ini, kasus pemalsuan sertifikat tanah, semakin terang dan masyarakat mendapat informasi yang jelas.

“Masyarakat yang merasa menjadi korban pemalsuan ini, untuk segera melaporkan ke polisi,” imbau Kapolresta. (*)

Reporter: Yusnadi

Artikel Kapolresta Tanjungpinang Sebut Akan Selidiki Dugaan TPPU dalam Kasus Pemalsuan dan Penipuan Surat Tanah pertama kali tampil pada Kepri.

Jaringan Narkoba Malaysia-Batam-Jakarta Dibongkar, Dua Kurir dan 5,7 Kg PINACA Diamankan

0
Kapolda Kepri Irjen Asep Safrudin saat konfrensi pers dan pemusnahan narkoba di Mapolda Kepri, Jumat (4/7). Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri membongkar jaringan narkotika internasional lintas negara. Kali ini, dua kurir ditangkap saat hendak menyelundupkan 5.726 gram tembakau sintetis jenis MDMB-4en-PINACA dari Malaysia melalui Batam untuk diedarkan di Jakarta. PINACA merupakan narkoba jenis baru yang memiliki efek lebih berbahaya dibanding narkoba pada umumnya.

Direktur Reserse Narkoba Polda Kepri, Kombes Pol Anggoro Wicaksono, mengatakan penangkapan berlangsung Kamis pagi, 19 Juni 2025, di Pantai Bahagia, Sambau, Nongsa. Dua tersangka, ATA dan SH masing-masing berperan sebagai penjemput barang dan penghubung jalur laut dari Malaysia.

“Barang ini hendak dikirim ke Jakarta melalui Karimun. Sindikatnya dikendalikan oleh WN Malaysia berinisial Z, yang kini buron,” ungkap Anggoro Wicaksono, Jumat (4/7).

Baca Juga: Ribuan Vape Narkoba Lolos Pelabuhan Resmi, Oknum KSOP Terlibat

Anggoro menyebut, tersangka ATA merupakan pasien rehabilitasi narkoba. Namun, alih-alih menjalani pemulihan, dia justru terlibat aktif dalam jaringan pengedaran. Dari tangan ATA petugas menyita sembilan bungkus plastik bening berisi MDMB-4en-PINACA yang disimpan dalam kantong plastik hitam.

“Ini jenis narkotika baru, berupa sintetis yang sangat berbahaya, daya rusaknya terhadap sistem saraf lebih tinggi dari ganja,” terang Anggoro.

Pengungkapan berawal dari informasi masyarakat sekitar pukul 05.30 WIB. Tim opsnal Ditresnarkoba Polda Kepri kemudian bergerak melakukan observasi dan pengintaian. Hanya berselang satu jam, ATA berhasil ditangkap di lokasi, tak jauh dari bibir pantai.

Penggeledahan awal langsung mengungkap barang bukti. Dari situ, polisi mengembangkan kasus dan menangkap SH yang diduga menjadi penyedia alat transportasi berupa kapal boat dari Malaysia ke Batam.

Baca Juga: Polda Kepri Bongkar 26 Kasus Narkoba, Irjen Asep: 41 Ribu Jiwa Terselamatkan

“Setelah interogasi, keduanya mengaku barang itu milik AA warga Indonesia yang kini DPO. Barang didapat dari Z, warga Malaysia yang juga DPO. Tujuan akhirnya adalah N di Jakarta, juga masih buron,” kata Anggoro.

Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan/atau Pasal 112 ayat (2) junto Pasal 132 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman mati, penjara seumur hidup, atau penjara minimal enam tahun dan maksimal 20 tahun. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Jaringan Narkoba Malaysia-Batam-Jakarta Dibongkar, Dua Kurir dan 5,7 Kg PINACA Diamankan pertama kali tampil pada Metropolis.

Tiga Siswa SMAN 1 Tanjungpinang Berlaga di Olimpiade ITB, Sekolah Tak Tanggung Biaya

0
SMA Negeri 1 Tanjungpinang. Tiga siswanya ikut Olimpiade Geografi dan Geosains di ITB. F. Mohamad Ismail/Batam Pos

batampos – Tiga siswa SMA Negeri 1 Tanjungpinang akan berlaga dalam ajang Olimpiade Geografi dan Geosains tingkat nasional yang digelar Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB) Institut Teknologi Bandung.

Meski membawa nama sekolah, ketiga siswa yakni Muhammad Arsyad Halim, Abrian Octario, dan Ibnu Arya Suta, berangkat ke Bandung tanpa dukungan biaya dari pihak sekolah.

Kepala SMAN 1 Tanjungpinang, Darman Huri, membenarkan bahwa ketiga siswanya mengikuti lomba secara mandiri. Ia menyebut, sekolah tidak bisa menanggung biaya karena ajang tersebut bukan bagian dari program resmi yang difasilitasi Dinas Pendidikan.

“Biayanya tidak ditanggung karena bukan program sekolah. Jadi, kami sampaikan ke anak-anak sejak awal bahwa mereka harus mandiri,” ujar Darman saat dikonfirmasi Batam Pos, Jumat (4/7).

Menurutnya, pihak sekolah baru mengetahui keterlibatan mereka saat ketiganya sudah masuk babak final yang akan berlangsung pada hari ini.

Darman menjelaskan, banyak siswa yang secara aktif mencari lomba-lomba akademik melalui media sosial. Namun keterbatasan anggaran membuat pihak sekolah tak bisa serta-merta membantu pembiayaan.

“Sekarang sekolah negeri SMA dan SMK di Kepri tidak boleh lagi memungut SPP. Kalau dulu masih ada SPP, kita bisa bantu. Tapi sekarang kita sangat bergantung ke Dana BOS, dan penggunaannya lebih ketat,” jelasnya.

Darman mengaku, ketiga siswa tersebut sudah menghadap dan menjelaskan rencana keikutsertaan mereka ke pihak sekolah. Namun karena kendala anggaran, pihaknya hanya bisa memberi dukungan moral.

Tahun ini, Olimpiade Geografi dan Geosains FITB ITB mengusung tema besar “Facing the Climate Crisis: Innovations from Young Minds”.

Tim dari SMAN 1 Tanjungpinang memilih sub-tema “The Search for Habitable Worlds Beyond Our Own”, yang mengeksplorasi kemungkinan dunia layak huni di luar bumi.

Reporter: M. Ismail

Artikel Tiga Siswa SMAN 1 Tanjungpinang Berlaga di Olimpiade ITB, Sekolah Tak Tanggung Biaya pertama kali tampil pada Kepri.

Disdik Kepri: SMA Masih Bisa Cover Semua Siswa, SMK Dialihkan Sesuai Zona

0
Posko penyaluran siswa baru di SMAN 5 Batam. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Pemerataan siswa baru di jenjang SMA dan SMK negeri di Batam masih terus dilakukan melalui posko penyaluran yang dibuka sejak Kamis (3/7). Hingga Jumat (4/7), proses penyaluran masih berlangsung dengan berbagai penyesuaian teknis, terutama untuk jenjang SMK yang daya tampungnya lebih terbatas dibanding SMA.

Kepala Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Cabang Batam, Kasdianto, menegaskan bahwa untuk jenjang SMA, kapasitas sekolah-sekolah di Batam masih mencukupi untuk menampung seluruh siswa yang belum tertampung. Namun, ia menekankan agar orangtua dan siswa tidak memaksakan kehendak untuk masuk ke sekolah tertentu. “Asalkan tidak memilih-milih sekolah, semua siswa bisa tertampung di SMA negeri,” tegasnya.

Untuk SMK, Kasdianto menjelaskan, penyaluran dilakukan berdasarkan wilayah terdekat guna mengatasi keterbatasan daya tampung di sekolah favorit. Contohnya, siswa yang awalnya mendaftar ke SMKN 5 akan dialihkan ke SMAN 8 atau SMKN 11. Begitu pula yang memilih SMKN 1, sebagian besar diarahkan ke SMKN 12 yang lokasinya masih dalam zona terdekat.

Baca Juga: Posko Penyaluran Murid Baru Diserbu Orangtua, Pemerintah Pastikan Tak Ada Siswa Tertinggal

“Setidaknya ini menjadi solusi untuk mengatasi polemik serius yang terjadi saat proses SPMB lalu,” ujar Kasdianto. Ia menambahkan bahwa bagi siswa yang berasal dari keluarga mampu, pemerintah mendorong mereka untuk mempertimbangkan sekolah swasta demi mengurangi tekanan daya tampung di sekolah negeri.

Menurutnya, posko yang telah dibentuk hingga saat ini terus menjalankan fungsinya dalam mendata dan menyalurkan siswa secara merata. Orangtua diminta bersikap legawa jika anak mereka ditempatkan di sekolah yang tersedia, bukan sekolah pilihan awal yang sudah penuh. “SMA tidak ada masalah, tapi tetap tidak bisa memaksakan kehendak,” katanya.

Baca Juga: Disdik Kepri Buka Posko Pemerataan Siswa, Jawab Polemik SPMB 2025

Untuk SMK, Dinas Pendidikan mengakui tantangannya lebih besar, terutama karena peminat jurusan tertentu menumpuk di sekolah-sekolah unggulan. Namun, mereka tetap mengupayakan pemerataan semaksimal mungkin sesuai zonasi dan pilihan jurusan yang tersedia. Pemerintah menegaskan bahwa proses ini dilakukan secara transparan dan akuntabel.

Dengan kebijakan ini, diharapkan seluruh calon siswa dapat segera mendapatkan bangku sekolah, baik di SMA maupun SMK negeri, sehingga tidak ada yang tertinggal dari sistem pendidikan formal tahun ajaran 2025/2026. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Disdik Kepri: SMA Masih Bisa Cover Semua Siswa, SMK Dialihkan Sesuai Zona pertama kali tampil pada Metropolis.

Capella Honda Gelar Gathering Alam Terbuka untuk Front Line People di Kepri

0

batampos – PT Capella Dinamik Nusantara, main dealer sepeda motor Honda wilayah Kepulauan Riau, sukses menggelar gathering spesial bagi Front Line People (FLP) Honda dengan tema “Reconnect with Nature, Recharge Your Mind” di Batam. Kegiatan ini bertujuan memberikan ruang jeda yang menyegarkan di tengah padatnya rutinitas, sekaligus memperkuat kompetensi, kebersamaan, dan semangat kerja para FLP dalam memberikan layanan terbaik kepada konsumen Honda.

Berbeda dari tahun sebelumnya, gathering kali ini digelar di alam terbuka dengan nuansa santai dan menyenangkan. Lokasi yang dikelilingi pepohonan hijau memberikan pengalaman baru bagi para peserta, sekaligus menjadi simbol semangat baru dalam memberikan layanan kepada konsumen. Kegiatan diawali dengan refreshment training interaktif yang membahas pemanfaatan media sosial, update produk terbaru Honda, serta pelayanan after sales, yang semuanya dibalut dalam diskusi dan berbagi pengalaman untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

Puncak acara diisi dengan sesi hiking selama dua jam, menyusuri jalur hutan alami sambil melatih kerja sama tim, ketangguhan, serta menyelaraskan pikiran di tengah kesibukan sebagai garda terdepan layanan Honda.

“Melalui tema Reconnect with Nature, Recharge Your Mind, kami ingin memberikan pengalaman yang menyegarkan secara fisik dan mental. Harapannya, setelah kegiatan ini, para FLP kembali dengan energi positif dan semangat baru untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada konsumen,” ujar Tony Anggadha, Honda Customer Care & Public Relations Manager PT Capella Dinamik Nusantara.

Selain sebagai ajang refreshing, gathering ini menjadi wadah penting dalam memperbarui wawasan terkait perkembangan dunia digital dan bagaimana FLP dapat memanfaatkannya untuk mendukung layanan Honda yang optimal dan responsif terhadap kebutuhan konsumen.

Peserta dari berbagai jaringan dealer Honda mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias, mulai dari sesi refreshment, diskusi interaktif, hingga hiking yang memacu adrenalin dengan penuh semangat kebersamaan.

“Acara ini benar-benar menjadi momen rehat yang berkualitas. Tidak hanya recharge fisik dan mental, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri dan mempererat kebersamaan antar rekan FLP. Terima kasih Capella Honda atas kegiatan luar biasa ini,” ujar Yusiza Icha, salah satu peserta gathering.

Melalui kegiatan ini, PT Capella Dinamik Nusantara berharap seluruh Front Line People Honda memperoleh energi baru yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan kepada konsumen, sejalan dengan komitmen Honda dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kepulauan Riau (*)

Artikel Capella Honda Gelar Gathering Alam Terbuka untuk Front Line People di Kepri pertama kali tampil pada Metropolis.

Ingin Produk UMKM Lebih Kompetitif, Disperindagkop Lingga Ajak Pelaku Usaha Urus Legalitas

0
Kegiatan sosialisasi pentingnya Sertifikasi Halal, NIB dan SPP IRT oleh DisperindagKop UMKM dan BPJPH, Jumat (4/7). F. Vatawari/BATAM POS

batampos – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (Disperindagkop UMKM) Kabupaten Lingga terus mendorong pelaku usaha untuk lebih tertib administrasi.

Upaya ini dilakukan melalui kegiatan sosialisasi pentingnya memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB), Sertifikat Halal, dan SPP-IRT bagi pelaku UMKM di Lingga.

Kegiatan sosialisasi ini digelar di Sanggar Praja, Dabo Singkep, Jumat (4/7), dan melibatkan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) sebagai mitra kerja.

Plt Kepala Disperindagkop UMKM Lingga, Febrizal Taufik, mengatakan bahwa NIB merupakan identitas dasar yang wajib dimiliki pelaku usaha sebelum mengurus legalitas lain seperti SPP-IRT dan Sertifikat Halal.

“Tak kalah penting, sertifikat halal bisa meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk UMKM,” ujarnya.

Ia juga mencontohkan pengrajin tudung manto di Lingga yang berpotensi memperluas pasar jika memiliki kelengkapan izin.

“Kalau produknya mau tembus pasar nasional bahkan internasional, perizinan itu syarat mutlak agar bisa bersaing,” lanjutnya.

Febrizal berharap, sosialisasi ini dapat membuka pemahaman baru bagi pelaku usaha tentang pentingnya legalitas produk.

“Dengan memiliki NIB, SPP-IRT, dan sertifikat halal, produk UMKM bisa naik kelas dan punya nilai jual lebih tinggi,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, pendamping produk halal dari Kementerian Agama Lingga, Muriharja, juga menyampaikan bahwa tahun ini masih tersedia kuota 650.000 sertifikat halal gratis (program Sehati) untuk pelaku UMKM di seluruh Indonesia.

Namun, ia menekankan bahwa syarat utama untuk mengakses program tersebut adalah memiliki NIB lebih dulu.

“Proses pembuatan sertifikat halal selalu diawali dengan NIB, jadi pelaku usaha harus mulai dari sana,” pungkasnya. (*)

Reporter: Vatawari

Artikel Ingin Produk UMKM Lebih Kompetitif, Disperindagkop Lingga Ajak Pelaku Usaha Urus Legalitas pertama kali tampil pada Kepri.

Ribuan Vape Narkoba Lolos Pelabuhan Resmi, Oknum KSOP Terlibat

0
Kapolda Kepri Irjen Asep Safrudin saat konfrensi pers dan pemusnahan narkoba di Mapolda Kepri, Jumat (4/7). Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri mengungkap sindikat penyelundupan ribuan liquid vape yang mengandung zat berbahaya etomidate asal Malaysia. Barang-barang itu berhasil masuk ke Batam melalui Pelabuhan Internasional Batam Centre, diduga dengan bantuan seorang oknum petugas syahbandar.

Enam orang ditetapkan sebagai tersangka, dua diantaranya warga negara Singapura dan satu Oknum KSOP.

Direktur Reserse Narkoba Polda Kepri, Kombes Pol Anggoro Wicaksono mengatakan pengungkapan kasus berawal dari laporan masyarakat. “Ini bukan sembarang vape. Cairan ini mengandung zat atau obat keras yang dapat merusak sistem saraf jika digunakan tanpa pengawasan medis,” kata Anggoro saat rilis di Mapolda Kepri, Jumat (4/7).

Baca Juga: Polda Kepri Bongkar 26 Kasus Narkoba, Irjen Asep: 41 Ribu Jiwa Terselamatkan

Penangkapan pertama dilakukan pada Minggu (29/6) pukul 02.00 WIB terhadap seorang pria berinisial MSI di parkiran Redfox Greenland, Batam Kota. Dari tangannya, polisi menemukan tiga botol liquid vape yang diduga mengandung etomidate.

Hasil pemeriksaan membawanya pada tersangka ADP perempuan muda yang ditangkap di parkiran apartemen Citra Plaza Lubuk Baja. “Dari pengakuan ADP barang tersebut berasal dari pacarnya, ZD WN Singapura, yang tinggal di Apartemen Citra Plaza,” jelas Anggoro.

Menurut dia, setelah dapat informasi tim opsnal langsung bergerak dan menangkap ZD bersama rekannya MF yang juga WN Singapura, di kamar apartemen. Salah satu dari mereka kedapatan menyembunyikan vape di celana dalam.

“Dari penggeledahan di kamar 18-12 Tower Alexandria, polisi menemukan satu koper besar berisi 3.200 pcs vape siap edar. Total seluruh barang bukti yang disita mencapai 3.205 liquid vape mengandung etomidate, serta delapan unit ponsel dan satu mobil Toyota New Agya,” jelas Anggoro.

Dari hasil penyelidikan, ZD mengaku semua barang itu berasal dari Malaysia dan berhasil masuk ke Batam melalui Pelabuhan Internasional Batam Centre. Barang berbahaya itu masuk berkat bantuan dari oknum KSOP.

“Yang mengejutkan, barang lolos dari pemeriksaan karena dibantu oleh EM staf syahbandar di pelabuhan tersebut,” ungkap Anggoro.

Setelah barang berhasil masuk, ZD memerintahkan JS untuk menjemput koper dan membawanya ke apartemen. Untuk jasa tersebut, ZD mengeluarkan Rp20 juta, masing-masing Rp15 juta untuk EM dan Rp5 juta untuk JS.

Belakangan diketahui, EM juga memberi komisi tambahan sebesar Rp2 juta kepada JS sebagai bonus. “Peran MF adalah sebagai pembawa dari Johor, Malaysia, atas perintah seorang DPO berkewarganegaraan Malaysia. Barang-barang ini rencananya akan dipasarkan di Batam dan Pekanbaru,” kata Anggoro.

Keenam tersangka kini dijerat dengan Pasal 435 dan/atau Pasal 437 ayat (1) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, dengan ancaman pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama dua belas tahun. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Ribuan Vape Narkoba Lolos Pelabuhan Resmi, Oknum KSOP Terlibat pertama kali tampil pada Metropolis.

Akselerasi Prestasi, Mandiri Bintan Marathon Kukuhkan Standar Internasional

0

batampos – Setelah sukses menggaet 2.400 peserta pada penyelenggaraan tahun lalu, dan melanjutkan momentum positif dari keberhasilan Mandiri Jogja Marathon awal tahun ini, penyelenggara Mandiri Bintan Marathon antara lain Bintan Resorts dan iSport resmi mengumumkan kembalinya ajang sport tourism unggulan di Pulau Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, yang akan digelar pada 8–9 November 2025. Event ini menargetkan hingga 5.000 peserta, baik dari dalam negeri maupun mancanegara, disertai pembenahan kualitas di berbagai lini sebagai bagian dari strategi akselerasi event ke level dunia.

Sebagai mitra strategis, Bank Mandiri menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung akselerasi Mandiri Bintan Marathon melalui pendekatan digital dan komitmen terhadap sport tourism berkelanjutan. Melalui platform Livin’ Sukha, peserta ditawarkan kemudahan dalam proses registrasi serta pilihan paket bundling yang mencakup tiket, akomodasi, dan transportasi dalam satu sistem transaksi yang efisien.

“Livin’ Sukha kami kembangkan bukan hanya untuk mendukung gaya hidup sehat, tapi juga sebagai solusi terintegrasi yang mempermudah akses peserta terhadap seluruh kebutuhan perjalanan mereka,” ujar Vice President Corporate Banking 1 Group Bank Mandiri Inggri Tanri Nawa.

Bank berlogo pita emas ini menambahkan, berbagai penawaran eksklusif turut dihadirkan mulai dari cashback hingga diskon khusus bagi pengguna Livin’ dan pemegang kartu Mandiri guna memberikan pengalaman yang lebih hemat dan nyaman. Informasi lengkap terkait pemesanan tiket Mandiri Bintan Marathon 2025 dapat diakses melalui link bmri.id/BintanMarathon25.

Dari sisi performa, Livin’ by Mandiri terus menunjukkan akselerasi pertumbuhan yang solid. Sepanjang Januari hingga Mei 2025, aplikasi ini mencatat lebih dari 1,5 miliar transaksi finansial atau tumbuh 22% secara tahunan. Nilai transaksi yang tercatat mencapai Rp1.741 triliun, meningkat 12%, dan jumlah user register melonjak menjadi 31,7 juta, naik 25% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Dukungan melalui Livin’ Sukha diharapkan menjadi fondasi digital yang memperkuat pengalaman peserta selama mengikuti Mandiri Bintan Marathon 2025.

Sementara itu, Head Commercial Bintan Resorts Raja Azmizal Usman mengatakan, pihaknya sangat antusias menyambut babak baru, di mana event ini semakin menempatkan Bintan Resorts dan Mandiri Bintan Marathon di mata dunia. Dia juga menyampaikan bahwa pada bulan Mei 2025, event ini telah resmi mengantongi sertifikasi AIMS (Association of International Marathons and Distance Races) yang merupakan asosiasi internasional bergengsi, menaungi penyelenggara event lari jarak jauh. “Sertifikasi AIMS ini sangat dinanti para pecinta lari, dan terbukti saat pendaftaran dibuka melalui aplikasi Livin’ Sukha by Mandiri, tiket Early Bird langsung habis terjual hanya dalam enam jam,” tambahnya.

“Apresiasi yang mendalam kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah memberikan dukungan termasuk Pemerintah Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, Bintan Resorts Council serta kepada mitra utama Bank Mandiri dan Hotel Partner yaitu Four Points by Sheraton Bintan, Lagoi Bay, atas komitmen dan kontribusi luar biasa yang diberikan. Seiring meningkatnya pengakuan di kancah internasional, Mandiri Bintan Marathon kian siap untuk menarik perhatian dunia.

“Visi kami adalah tidak sekadar menjadi tuan rumah ajang kelas dunia, tetapi juga menjadikan event ini sebagai ikon destinasi sport tourism yang membanggakan Indonesia,” ujarnya.

Dengan pengakuan internasional yang semakin kuat, Mandiri Bintan Marathon bersiap menarik perhatian dunia. “Inilah visi kami menjadikan kawasan pariwisata Bintan Resorts bukan hanya sebagai lokasi event berkelas, tetapi sebagai ikon sport tourism internasional yang membanggakan Indonesia,” tegas Raja.

Sebagai mitra World Athletics, AIMS menjadikan sertifikasi ini sangat bernilai. Race Director iSport Pandu Bagus Buntaran mengatakan, standar tersebut menjamin kualitas menyeluruh: pengukuran rute Full, Half Marathon dan 10K yang akurat, sistem pencatatan waktu presisi, race village yang tertata, hingga keselamatan peserta. “Catatan waktu peserta dapat digunakan sebagai kualifikasi ke Boston, Berlin, dan London Marathon,” katanya.
Lokasi pelaksanaan di Lagoi Bay pun menyajikan pengalaman istimewa.

Tak hanya menawarkan pemandangan alam pantai yang memesona serta fasilitas wisata bertaraf internasional, event ini juga mengangkat kekayaan budaya lokal. Tahun ini, tema khusus yang diangkat berasal dari kearifan lokal masyarakat Suku Laut di Kepulauan Riau yang diwujudkan dalam desain medali eksklusif bagi para finisher merepresentasikan filosofi dan nilai tradisional daerah tersebut.

Sebagai destinasi yang pernah meraih penghargaan dalam bidang pariwisata berkelanjutan, Bintan Resorts di bagian utara Pulau Bintan terus menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan. Lewat setiap pelaksanaan event, peserta diajak untuk ikut ambil bagian dalam perubahan salah satunya dengan langkah sederhana namun berdampak besar, yakni pengurangan penggunaan plastik sekali pakai. Inisiatif ini dijalankan bersama komunitas lokal sebagai bentuk tanggung jawab bersama demi masa depan bumi yang lebih lestari.

Untuk kenyamanan peserta, Mandiri Bintan Marathon bermitra dengan Four Points by Sheraton Bintan, Lagoi Bay sebagai hotel resmi. Terletak strategis di jantung Lagoi Bay, hotel ini menyediakan harga khusus peserta serta berbagai fasilitas unggulan yang bisa diakses melalui Livin’ Sukha by Mandiri. Dikenal dengan vila tepi laut, panorama laut di setiap balkon, serta El Lagoi Beach Club, kolaborasi ini memperkaya sinergi menjadikan Mandiri Bintan Marathon bukan sekadar event lari, melainkan perjalanan yang praktis, menyenangkan, dan berkesan di destinasi tropis kelas dunia. (*)

Artikel Akselerasi Prestasi, Mandiri Bintan Marathon Kukuhkan Standar Internasional pertama kali tampil pada Kepri.

Tiga Pelajar SMA Negeri 1 Tanjungpinang Tembus Final Olimpiade Geosains ITB

0
Tiga pelajar SMA Negeri 1 Tanjungpinang yang akan berlaga di Olimpiade ITB. F. Mohamad Ismail/Batam Pos

batampos – Tiga pelajar dari SMA Negeri 1 Tanjungpinang berhasil menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Mereka lolos ke babak final ajang Olimpiade Geografi dan Geosains 2025 yang digelar oleh Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB), Institut Teknologi Bandung (ITB).

Ketiga siswa tersebut adalah Muhammad Arsyad Halim, Abrian Octario, dan Ibnu Arya Suta. Mereka akan mempresentasikan karya ilmiahnya secara langsung di kampus ITB, Bandung, pada Jumat (4/7/2025).

Tahun ini, olimpiade mengangkat tema besar “Facing the Climate Crisis: Innovations from Young Minds”. Tim dari SMAN 1 Tanjungpinang memilih sub-tema kelima: “The Search for Habitable Worlds Beyond Our Own”, sebuah eksplorasi ilmiah tentang dunia yang layak huni di luar Bumi.

Salah satu orang tua siswa, Sutana, menyampaikan rasa bangganya dan berharap ketiga pelajar bisa memberikan hasil terbaik.

“Mudah-mudahan bisa menang. Kami minta doa agar anak-anak ini bisa membawa pulang prestasi dari ajang nasional,” ujarnya.

Olimpiade ini tak hanya menguji pengetahuan, tapi juga menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap isu geografi, kebumian, serta tantangan perubahan iklim global.

“Prestasi ini membuktikan bahwa pelajar dari daerah pun mampu bersaing dan tampil di panggung nasional,” ujar Sutana. (*)

Reporter: M. Ismail 

Artikel Tiga Pelajar SMA Negeri 1 Tanjungpinang Tembus Final Olimpiade Geosains ITB pertama kali tampil pada Kepri.

Polda Kepri Bongkar 26 Kasus Narkoba, Irjen Asep: 41 Ribu Jiwa Terselamatkan

0
Kapolda Kepri Irjen Asep Safrudin saat konfrensi pers dan pemusnahan narkoba di Mapolda Kepri, Jumat (4/7). Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kepulauan Riau (Kepri) kembali menorehkan prestasi. Dalam kurun waktu 29 hari terakhir, sebanyak 26 kasus narkotika berhasil diungkap, termasuk satu kasus limpahan dari Lantamal IV Batam.

Tidak main-main, dari puluhan kasus itu, aparat mengamankan 39 orang tersangka, termasuk dua warga negara Singapura dan seorang oknum KSOP yang bertugas di Pelabuhan Internasional Batam.

Barang bukti yang disita berupa sabu seberat 1.871 gram, ekstasi 180 butir, 5.726 gram MDMB-4en-PINACA (tembakau sintetis), 3.205 liquid vape etomidate, dan ganja kering.

Baca Juga: Kurir Sabu Diupah Rp 20 Juta, Lantamal IV Batam Gagalkan Penyelundupan 1,03 Kg Sabu

Kapolda Kepri Irjen Asep Safrudin menyebut, pengungkapan ini sekaligus membuktikan komitmen penuh jajaran Polda Kepri dalam perang melawan narkoba, terutama di wilayah perbatasan yang rawan dijadikan jalur penyelundupan internasional.

“Total barang bukti yang disita bisa menyelamatkan lebih dari 41 ribu jiwa. Ini bukan sekadar angka, tapi nyawa generasi bangsa,” tegas Asep dalam konferensi pers di Mapolda Kepri, Jumat (4/7).

Para tersangka dijerat dengan Pasal 114, Pasal 112, dan Pasal 111 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman mulai dari 5 tahun penjara hingga pidana mati. Selain itu, 5 tersangka lain dikenakan Pasal di UU Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

“Kami pastikan proses hukum berjalan tanpa pandang bulu, baik WNI, WNA, maupun oknum aparat,” tegas Irjen Asep. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Polda Kepri Bongkar 26 Kasus Narkoba, Irjen Asep: 41 Ribu Jiwa Terselamatkan pertama kali tampil pada Metropolis.