
batampos– PLN Anambas melakukan kunjungan ke rumah Kartika, korban kecelakaan tunggal yang terkena kabel listrik di Genting, Desa Air Bini, Senin, (9/6).
Manager PLN Anambas, Ade Listrian mengatakan kunjungan ini sebagai bentuk jalin silaturrahmi antara PLN dengan korban kecelakaan.
“Kami bertemu dengan ibu Kartika yang kecelakaan bersama anaknya. PLN menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa ini,” ujar Ade Listrian.
BACA JUGA: Pengguna Jalan Jatuh Terkena Kabel Listrik, Kartika Menanti Pertanggungjawaban dari PLN Anambas
Ade menyatakan kabel listrik yang melintang mengenai korban disebabkan hujan lebat disertai angin kencang.
“Angin kencang waktu itu dan tiba-tiba turun, faktor alam. Begitu kejadian menimpa korban, petugas langsung bergerak memperbaiki kabel,” jelas Ade.
Dalam kesempatan itu juga, Ade selaku pimpinan PLN Anambas turut memberikan santunan kepada korban untuk meringankan biaya pengobatan.
Sementara itu, Kartika membenarkan peristiwa ini murni terjadi karena faktor alam. “Saya lewat tiba-tiba kabel jatuh dan mengenai leher. Saya dan anak langsung terjatuh,” jelas Kartika.
Kendati demikian, kabel tersebut nyaris mengenai pengendara lain. Namun beruntung langsung di amankan warga setempat.
“Semoga kejadian ini tidak terulang kembali, dan menjadi pembelajaran untuk PLN agar lebih aktif ke masyarakat serta membenarkan ikatan-ikatan kabel agar tidak mudah turun kebawah,” pinta Kartika.
Sebelumnya diberitakan, Kartika bersama anaknya terjatuh akibat terkena kabel yang diduga milik PLN saat melintas di sekitar Koramil 02/Tarempa pada Jum’at, (6/6) kemarin.
Akibat peristiwa ini, korban mengalami luka di beberapa anggota tubuh seperti kaki dan pergelangan tangan serta leher membengkak yang membuat susah untuk berbaring atau duduk.
Sedangkan kondisi anaknya mengalami benjol dan luka di kening dan lecet di bagian lengan tangan. (*)
Reporter: Ihsan
Artikel Korban Kecelakaan Tunggal Akibat Kabel Listrik Akhirnya Dikunjungi dan Dapat Santunan dari PLN Anambas pertama kali tampil pada Kepri.









batampos – Polsek Sagulung resmi mengungkap kasus penemuan mayat pria di Jalan Kampung Tua Tiawangkang, Barelang, Kota Batam yang sempat menghebohkan warga pada Kamis (7/3) lalu. Hasil otopsi dari Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri menunjukkan korban meninggal bukan karena tindak pidana, melainkan murni akibat kecelakaan.