Minggu, 19 April 2026
Beranda blog Halaman 149

Panen Kangkung dan Budidaya Lele, Lapas Batam Perkuat Ketahanan Pangan

0
Jajaran Petugas Lapas Batam panen kangkung dan lele. F. Lapas Batam untuk Batam pos

batampos – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam kembali menunjukkan peran strategisnya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan panen sayur kangkung dan penebaran benih ikan lele yang digelar awal pekan ini.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa lembaga pemasyarakatan tidak hanya berfungsi sebagai tempat pembinaan, tetapi juga mampu berkontribusi nyata dalam sektor produktif.

Kegiatan yang berlangsung di area brandgang Lapas Batam itu dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Batam, Yosafat Rizanto. Turut hadir dalam kegiatan tersebut pejabat struktural, staf pelaksana, serta warga binaan yang aktif terlibat dalam program kerja perkebunan dan perikanan.

Dalam panen kali ini, Lapas Batam berhasil menghasilkan sebanyak 240 kilogram sayur kangkung. Selain itu, sebagai upaya berkelanjutan, dilakukan pula penebaran sebanyak 6.000 ekor benih ikan lele guna mendukung pengembangan sektor perikanan di lingkungan lapas.

Yosafat Rizanto menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Lapas Batam dalam mendukung program nasional, khususnya Asta Cita Presiden serta Program Aksi Ketahanan Pangan yang dicanangkan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
“Program ini tidak hanya bertujuan untuk mendukung ketahanan pangan, tetapi juga sebagai sarana pembinaan kemandirian bagi warga binaan agar memiliki keterampilan yang bermanfaat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa hasil panen kangkung yang diperoleh akan didistribusikan kepada pihak ketiga untuk diolah menjadi bahan makanan. Hasil olahan tersebut nantinya akan kembali dimanfaatkan untuk konsumsi warga binaan, sehingga menciptakan siklus produktif yang berkelanjutan.

Program ini juga menjadi bagian dari upaya optimalisasi pemanfaatan lahan di dalam lingkungan lapas. Dengan pendekatan berbasis kerja, kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus memberikan nilai tambah dalam proses pembinaan warga binaan.

Ke depan, Lapas Batam berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan pengembangan program di sektor pertanian dan perikanan. Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan hasil produksi, tetapi juga memperluas manfaat program, baik bagi warga binaan maupun dalam mendukung ketahanan pangan secara lebih luas.(*)

Artikel Panen Kangkung dan Budidaya Lele, Lapas Batam Perkuat Ketahanan Pangan pertama kali tampil pada Metropolis.

Iran Konfirmasi Ali Larijani dan Komandan Basij Tewas dalam Serangan Israel

0
Ali Larijani dan Komandan Basij tewas dalam serangan Israel. Sumber gambar: x.com/iranbulten.

batampos – Pemerintah Islamic Republic of Iran secara resmi mengonfirmasi kematian dua tokoh penting negaranya dalam serangan udara yang dikaitkan dengan pasukan Israel, menandai eskalasi signifikan dalam konflik Timur Tengah yang terus berlangsung.

Menurut pernyataan resmi Iran, Ali Larijani, Kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi dan tokoh senior dalam struktur keamanan negara, tewas dalam serangan udara di Teheran. Larijani dilaporkan meninggal bersama anggota keluarga dan pengawalnya saat serangan terjadi.

Peristiwa ini juga menewaskan Gholamreza Soleimani, komandan pasukan Basij — satuan paramiliter sukarelawan di bawah Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) yang berperan dalam keamanan dalam negeri. Kematian Soleimani dikonfirmasi oleh media negara Iran dan jelas berasal dari serangan udara yang sama atau serangan terkoordinasi.

Serangan udara yang menjatuhkan kedua pejabat tinggi Iran ini merupakan bagian dari operasi militer yang diklaim oleh Israel menargetkan para pemimpin keamanan Iran.

Israel menggambarkan serangan tersebut sebagai tindakan langsung terhadap struktur komando yang dinilai berperan dalam konflik yang telah berlangsung beberapa minggu lalu, sementara Iran meningkatkan serangan balasan dalam bentuk rudal dan drone ke wilayah Israel dan kawasan sekitarnya.

Ali Larijani dikenal luas sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh di Iran, berperan dalam kebijakan keamanan dan negosiasi strategis negara, bahkan sempat disebut sebagai figur kuat dalam struktur pemerintahan setelah kematian Pemimpin Tertinggi sebelumnya.

Basij sendiri merupakan pasukan paramiliter yang didirikan setelah Revolusi Iran 1979 dan berperan besar dalam keamanan internal serta penindasan demonstrasi. Kematian Soleimani, yang memimpin unit tersebut, dipandang sebagai pukulan berat terhadap kemampuan organisasi itu untuk mengendalikan dinamika domestik.

Kedua kematian pejabat tinggi ini turut memicu respons keras dari pemerintah Iran, termasuk peluncuran serangan balasan yang berdampak pada jalur energi global seperti Selat Hormuz, jalur vital distribusi minyak dunia yang sempat terganggu karena meningkatnya ketegangan.

Serangan Israel yang menewaskan para pejabat ini dinilai sebagai salah satu eskalasi paling serius dalam konflik yang tengah berlangsung, dan memicu kekhawatiran internasional tentang potensi meluasnya perang di kawasan Timur Tengah. Sejumlah negara dan pihak internasional mengecam aksi tersebut serta memperingatkan risiko konflik yang lebih luas lagi. (*)

Artikel Iran Konfirmasi Ali Larijani dan Komandan Basij Tewas dalam Serangan Israel pertama kali tampil pada News.

Pemko Batam Serahkan Santunan Kematian ASN Rp262 Juta

0
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. f Arjuna/ Batam Pos

batampos– Pemerintah Kota (Pemko) Batam bersama PT Taspen (Persero) menyerahkan santunan jaminan kematian kepada ahli waris aparatur sipil negara (ASN) yang wafat di lingkungan Pemko Batam. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, di ruang kerjanya, Selasa (17/3).

Santunan diberikan kepada keluarga almarhum Tong Ju Siahaan, petugas pemadam kebakaran yang meninggal dunia saat masih aktif bertugas. Total manfaat yang diterima ahli waris mencapai Rp262 juta melalui program Taspen.

Amsakar menyampaikan apresiasi atas layanan Taspen yang dinilai responsif dalam menyelesaikan proses administrasi, sehingga hak almarhum dapat segera diterima oleh keluarga.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Taspen yang telah menyelesaikan seluruh proses dengan baik. Ini menunjukkan komitmen dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada ASN beserta keluarganya,” katanya.

Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan serta berharap mereka diberi ketabahan dalam menghadapi situasi tersebut. Kehadiran pemerintah dia harap mampu memberi dukungan, baik secara moral maupun material.

“Musibah ini tentu tidak mudah. Kami berharap keluarga tetap tegar dan dapat melanjutkan kehidupan ke depan. Pemerintah akan terus hadir memberikan dukungan sesuai kewenangan,” ujar Amsakar.

Selain santunan jaminan kematian, ahli waris turut menerima manfaat tambahan berupa polis Asuransi Taspen Dwiguna Sejahtera senilai Rp6 juta yang akan berkembang menjadi Rp7 juta dalam lima tahun. Tersedia pula beasiswa dari program Asuransi Taspen Proteksi sebesar Rp15 juta per tahun hingga anak menyelesaikan pendidikan.

Seluruh manfaat tersebut disalurkan melalui Bank Mandiri Taspen guna memastikan proses pencairan berjalan lancar dan tepat sasaran.(*)

Artikel Pemko Batam Serahkan Santunan Kematian ASN Rp262 Juta pertama kali tampil pada Metropolis.

Mengenal NPPN bagi Pekerja Bebas di Sistem Coretax

0

SETIAP warga negara yang memiliki penghasilan wajib berkontribusi kepada negara. Orang Pribadi yang telah mengaktifkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) menjadi NPWP, dapat berkontribusi kepada negara dalam wujud pelaporan pajak secara mandiri dengan tepat waktu. Pelaporan pajak ini berupa penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Orang Pribadi secara benar, lengkap, dan jelas.

Wajib Pajak Orang Pribadi memiliki tenggat waktu pelaporan yang tidak boleh dilupakan. Batas akhir penyampaian SPT Tahunan periode Januari-Desember 2025 adalah akhir bulan Maret 2026. Penyampaian SPT Tahunan sebelum batas waktu sangat penting bagi setiap warga negara yang baik karena dapat menghindarkan kita dari sanksi administrasi.

Antusiasme masyarakat dalam melaporkan pajak pada tahun pajak 2025 yang disampaikan pada tahun 2026 terlihat sangat tinggi. Berdasarkan rilis di situs resmi www.pajak.go.id, bahwa hingga 5 Maret 2026 pukul 08.00 WIB, jumlah Wajib Pajak yang telah menyampaikan SPT Tahunan PPh Tahun Pajak 2025 telah mencapai lebih dari 6 juta SPT dan jumlah ini diperkirakan terus meningkat seiring dengan semakin mendekatnya batas waktu pelaporan. Secara rinci, jumlah SPT yang telah diterima terdiri dari: Wajib Pajak Orang Pribadi: 5.872.158 SPT, Wajib Pajak Badan (Rupiah): 129.231 SPT, dan Wajib Pajak Badan (USD): 113 SPT (https://www.pajak.go.id/index.php/id/siaran-pers/pelaporan-spt-tahunan-terus-meningkat-djp-luncurkan-coretax-form-dan-coretax-mobile).

Selanjutnya antusiasme ini juga tergambar pada aktivasi akun coretax yang terus meningkat. Sampai dengan tanggal 5 Maret 2026, sebanyak 15.268.493 Wajib Pajak telah mengaktifkan akun Coretax DJP dan 12.514.829 Wajib Pajak Orang Pribadi telah melakukan registrasi Kode Otorisasi/Sertifikat Elektronik.

SPT Tahunan Orang Pribadi Tahun Pajak 2025 dapat disampaikan melalui aplikasi coretax DJP. Wajib Pajak yang sudah berhasil masuk ke akun coretax dapat membuat konsep SPT menggunakan menu Surat Pemberitahuan (SPT) dan selanjutnya memilih sub-menu Surat Pemberitahuan (SPT).

Pada saat mulai mengisi formulir SPT, Coretax DJP akan meminta rincian sumber penghasilan. Pengelompokan jenis pendapatan ini sangat berguna agar perhitungan pajak lebih tepat. Formulir pajak pada Coretax membagi sumber penghasilan menjadi tiga kelompok besar. Pembagian ini dibuat untuk menyesuaikan dengan karakter penghasilan masing-masing Orang Pribadi.

Kelompok pertama adalah penghasilan dari pekerjaan sebagai seorang pegawai atau karyawan. Kelompok kedua berasal dari aktivitas kegiatan usaha seperti dagang atau produksi barang. Kelompok ketiga adalah pendapatan yang bersumber dari sebuah pekerjaan bebas. Kategori pekerjaan bebas ini yang paling sering membuat masyarakat awam merasa bingung.

Menurut Undang-Undang Pajak Penghasilan, pekerjaan bebas adalah pekerjaan yang dilakukan oleh orang pribadi yang mempunyai keahlian khusus sebagai usaha untuk memperoleh penghasilan yang tidak terikat oleh suatu hubungan kerja.

Ada banyak sekali contoh profesi yang tergolong dalam pekerjaan bebas ini di lapangan. Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2022 merinci jasa sehubungan dengan pekerjaan bebas, antara lain: (1) tenaga ahli yang melakukan pekerjaan bebas, yang terdiri atas pengacara, akuntan, arsitek, dokter, konsultan, notaris, pejabat pembuat akta tanah, penilai, dan aktuaris, (2) pemain musik, pembawa acara, penyanyi, pelawak, bintang film, bintang sinetron, bintang iklan, sutradara, kru film, foto model, peragawan/peragawati, pemain drama, dan penari, (3) olahragawan, (4) penasihat, pengajar, pelatih, penceramah, penyuluh, dan moderator, (5) pengarang, peneliti, dan penerjemah, (6) agen iklan, (7) pengawas atau pengelola proyek, (8) Perantara, (9) petugas penjaja barang dagangan, (10) agen asuransi, dan (11) distributor perusahaan pemasaran berjenjang atau penjualan langsung dan kegiatan sejenis lainnya.

Banyaknya jenis profesi ini menunjukkan bahwa pelaku pekerjaan bebas sangatlah beragam. Walaupun bidang kerjanya beragam, namun aturan administrasi pajak tetap seragam. Setiap Wajib Pajak diminta untuk selalu tertib mencatat urusan keuangannya.

Pencatatan bagi Wajib Pajak Orang Pribadi

Undang-Undang Pajak penghasilan pada dasarnya meminta setiap Wajib Pajak Orang Pribadi yang melakukan pekerja bebas wajib membuat pembukuan keuangan lengkap. Pembukuan ini berarti orang pribadi wajib menyusun laporan keuangan seperti neraca dan laba rugi. Membuat laporan keuangan ini jelas butuh keahlian ilmu akuntansi yang lumayan rumit.

Untungnya, ada jalan keluar yang meringankan bagi Wajib Pajak Orang Pribadi. Bagi orang pribadi yang memenuhi persyaratan cukup melakukan metode pencatatan yang jauh lebih sederhana.

Fasilitas pencatatan ini bisa dipakai oleh Wajib Pajak Orang Pribadi, dengan syarat utamanya adalah peredaran brutonya dalam 1 (satu) tahun kurang dari Rp4.800.000.000,00 (empat miliar delapan ratus juta rupiah).

Hak menggunakan pencatatan ini juga tidak akan berlaku secara otomatis di dalam sistem. Orang pribadi harus menyampaikan pemberitahuan kepada Direktorat Jenderal Pajak setiap tahunnya. Surat pemberitahuan ini wajib disampaikan dalam jangka waktu 3 (tiga) bulan pertama dari tahun pajak yang bersangkutan.

Perlu diingat, Undang-Undang Pajak penghasilan juga mengatur bagi Wajib Pajak Orang Pribadi yang tidak memberitahukan kepada Direktur Jenderal Pajak untuk menghitung penghasilan neto dengan menggunakan Norma Penghitungan Penghasilan Neto, dianggap memilih menyelenggarakan pembukuan.

Pemberitahuan penggunaan Norma Penghitungan Penghasilan Neto

Namun tidak perlu khawatir karena Wajib Pajak Orang Pribadi dapat memberitahukan penggunaan Norma Penghitungan Penghasilan Neto ini dengan mudah. Wajib Pajak hanya perlu masuk ke akun Coretax dengan menggunakan kata sandi pribadi.

Setelah berhasil masuk, pilih menu yang Layanan Wajib Pajak di pada menu utama. Klik menu Layanan Administrasi dan pilih segera tombol Buat Permohonan Layanan Administrasi. Temukan formulir nomor AS.04-01 tentang Pemberitahuan Penggunaan Norma Penghitungan Penghasilan Neto. Sistem Coretax akan menampilkan layar isian yang harus Anda lengkapi dengan benar.

Selanjutnya Wajib Pajak Orang Pribadi yang sudah memenuhi syarat dan telah menyampaikan pemberitahuan dapat melakukan pencatatan dan menghitung penghasilan neto menggunakan Norma Penghitungan Penghasilan Neto.

Penghasilan neto adalah penghasilan bersih setelah dikurangi biaya operasional kerja yang digunakan untuk mendapatkan, menagih, dan memelihara penghasilan. Nilai bersih inilah yang menjadi dasar bagi orang pribadi untuk menghitung pajak penghasilan. Jika orang pribadi telah memberitahukan untuk melakukan pencatatan, maka perhitungannya menggunakan Norma Penghitungan Penghasilan Neto. Singkatan resmi dari metode hitung ini adalah NPPN.

Cara kerja perhitungan NPPN ini sangat praktis dan menghemat banyak waktu. Orang pribadi hanya perlu mengalikan total penghasilan kotor setahun dengan persentase tertentu. Hasil perkalian inilah yang akan menjadi penghasilan bersih orang pribadi.

Persentase norma ini dibuat berbeda-beda untuk tiap profesi dan wilayah tempat tinggal. Daftarnya sudah diatur dengan sangat lengkap dalam Peraturan Direktur Jenderal Pajak.

Tujuan utama aturan norma ini untuk menyederhanakan kewajiban administrasi bagi orang pribadi. Pemerintah berharap kemudahan ini membuat orang pribadi lebih mudah melaporkan pajak tahunannya. Wajib pajak diharapkan bisa bebas dari stres memikirkan laporan akuntansi yang sangat tebal. Cukup pakai persentase norma, persoalan hitung pajak selesai dalam hitungan menit.

Memahami aturan Norma Penghitungan Penghasilan Neto (NPPN) adalah langkah yang baik bagi setiap orang pribadi yang melakukan pekerja bebas. Wajib Pajak tidak perlu lagi pusing memikirkan cara menyusun laporan keuangan yang rumit. Fasilitas pencatatan ini dibuat untuk meringankan beban administrasi Wajib Pajak.

Segera sampaikan pemberitahuan penggunaan NPPN melalui sistem aplikasi Coretax. Proses pengajuannya sangat praktis, cepat, dan bisa lakukan langsung secara online. Perlu diingat bahwa batas waktu pengajuan norma ini terbuka pada bulan pertama dari tahun pajak yang bersangkutan.

Mari segera sampaikan pemberitahuan norma dan SPT Tahunan Orang Pribadi. Hindari kebiasaan menunda pelaporan hingga batas akhir bulan Maret agar terhindar dari risiko sanksi administrasi. Bagi yang belum memiliki akses akun Coretax, silakan lakukan aktivasi akun Coretax sekarang juga. Jangan lupa segera minta Kode Otorisasi DJP agar proses pelaporan pajak jauh lebih aman dan nyaman. (*)

Oleh: Ari Asmit

*) Artikel ini merupakan pendapat pribadi penulis dan bukan cerminan sikap instansi tempat penulis bekerja.

Artikel Mengenal NPPN bagi Pekerja Bebas di Sistem Coretax pertama kali tampil pada News.

Aliran Air Masih Belum Lancar di Sengkuang, BP Batam Tambah 40 Truk Tangki Air

0
Mobil tangki menyalurkan air bersih ke tandon penampungan air bagi warga Tanjung Sengkuang, Batuampar, Minggu (1/2). F. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Keluhan krisis air kembali mencuat di kawasan Sengkuang, Batu Ampar, Kota Batam menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Warga mengeluhkan distribusi air yang kian memburuk, bahkan tidak lagi mengalir pada dini hari seperti sebelumnya.

‎Budi San, salah satu warga Sengkuang, mengatakan kondisi ini membuat masyarakat semakin bergantung pada pasokan air tangki yang jumlahnya terbatas.

‎“Jelang Lebaran ini apakah tidak ada upaya untuk menaikkan tekanan air sehingga warga tidak selalu bertumpu pada pasokan tangki air yang jumlahnya terbatas itu,” ujarnya.

‎Ia menjelaskan, sebelumnya air masih bisa mengalir di beberapa wilayah Sengkuang pada waktu tengah malam jika tekanan dinaikkan. Namun dalam beberapa hari terakhir, air sama sekali tidak mengalir.

‎“Kalau tekanan sedikit dinaikkan, di beberapa wilayah Sengkuang ini air bisa mengalir meskipun dini hari. Tapi sejak beberapa hari ini sama sekali tidak ada mengalir,” katanya.

‎Kondisi ini, lanjutnya, memperparah situasi karena permintaan air tangki meningkat tajam, sementara jumlah armada dan distribusi masih terbatas.

‎“Permintaan makin banyak, tapi suplai tangki tetap. Sementara tangki itu datang dua hari sekali untuk tiap rumah dan itu sangat terbatas, apalagi yang wadah tampungannya kecil,” ungkapnya.

‎Ia berharap ada langkah konkret dari BP Batam, terutama dengan menaikkan tekanan distribusi air agar sebagian wilayah tetap bisa mendapatkan aliran, meski tidak penuh.

‎“Intinya, tolong jelang Lebaran ini tekanan pengaliran air itu ditingkatkan, supaya warga tidak bergantung penuh pada pengantaran tangki yang terbatas itu,” tegasnya.

‎Menanggapi hal tersebut, Kepala Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuy Sirait, mengatakan pihaknya telah menambah armada truk tangki untuk mengantisipasi kebutuhan air selama Lebaran.

‎“Untuk antisipasi Lebaran di Batam, armada WT atau truk tangki saat ini telah ditambah dari 14 unit menjadi 40 unit, yang telah kami hitung sesuai kebutuhan daerah yang tidak dialiri air 24 jam,” kata Ariastuy saat dihubungi Batam Pos, Rabu (18/3) siang.

‎Ia juga menjelaskan, menurunnya tekanan air salah satunya disebabkan penggunaan pompa lama yang saat ini masih dalam proses penggantian.

‎“Tekanan air salah satunya karena masih menggunakan pompa yang lama dan masih dalam proses penggantian ke yang baru, kurang lebih tiga bulan secara bertahap,” kata dia.

‎Meski ada penambahan armada tangki, persoalan distribusi air di Sengkuang tetap menjadi sorotan. Terlebih di momen Lebaran, kebutuhan air bersih meningkat, sementara pasokan belum sepenuhnya stabil.(*)

Artikel Aliran Air Masih Belum Lancar di Sengkuang, BP Batam Tambah 40 Truk Tangki Air pertama kali tampil pada Metropolis.

Rekayasa Jaringan Rampung, PDAM Tirta Lingga: Pasokan Air Bersih Tetap Aman

0
Waduk Gemuruh sumber air PDAM Tirta Lingga. F. Wandy untuk Batam Pos.

batampos – PDAM Tirta Lingga memastikan pasokan air bersih ke rumah warga tetap aman setelah proses rekayasa jaringan distribusi selesai dilakukan. Langkah ini diambil sebagai upaya mengantisipasi gangguan suplai akibat penyusutan volume salah satu waduk utama.

Diketahui, PDAM Tirta Lingga memiliki dua waduk sebagai sumber pasokan air baku. Salah satu waduk yang berada di kawasan Gunung Muncung, yakni Waduk Gemuruh, terus mengalami penurunan volume air.

Penyusutan volume air di waduk tersebut diperkirakan telah mencapai sekitar 50 persen. Kondisi itu dipicu musim kemarau berkepanjangan yang melanda wilayah Kabupaten Lingga dalam beberapa waktu terakhir.

Direktur PDAM Tirta Lingga, Irfan Andaria, mengatakan pihaknya telah melakukan rekayasa jaringan sebagai langkah antisipasi agar distribusi air bersih tetap berjalan normal.

“Alhamdulillah, rekayasa jaringan sudah selesai dilakukan pada akhir Februari 2026. Sistem ini akan digunakan hingga musim kemarau berakhir,” ujarnya, Rabu (18/3).

Irfan menegaskan, meskipun volume air Waduk Gemuruh menyusut signifikan, pelayanan air bersih kepada masyarakat tetap terkendali.

Biasanya, PDAM hanya mengandalkan satu waduk sebagai sumber utama distribusi. Namun dalam kondisi saat ini, sistem distribusi diubah dengan memanfaatkan dua waduk sekaligus agar pasokan tetap stabil.

“Karena debit Waduk Gemuruh menurun, kami mengatur distribusi dengan memaksimalkan dua waduk agar suplai air ke pelanggan tetap aman,” tegasnya.

Dalam skema rekayasa jaringan tersebut, sebagian suplai air kini dialihkan dari waduk yang berada di Desa Lanjut, Kecamatan Singkep Pesisir.

Warga Kecamatan Singkep yang akan menerima suplai dari waduk tersebut meliputi kawasan Bandara, Sergang, Kelurahan Sungai Lumpur, dan Pasir Kuning.

Selain melakukan rekayasa jaringan, PDAM Tirta Lingga juga terus memantau tekanan dan volume distribusi air yang mengalir ke rumah-rumah warga.

Pengaturan suplai dilakukan secara berkala menyesuaikan tingkat kebutuhan air masyarakat di masing-masing wilayah pelayanan. (*)

Artikel Rekayasa Jaringan Rampung, PDAM Tirta Lingga: Pasokan Air Bersih Tetap Aman pertama kali tampil pada Kepri.

Transaksi Motor Curian Digagalkan Polisi, Dua Pelaku Curanmor Dibekuk

0
Salah satu tersangka curanmor yang diamankan polisi. F istimewa

batampos – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Sagulung kembali terungkap. Dua orang terduga pelaku berhasil diamankan aparat kepolisian saat hendak melakukan transaksi penjualan sepeda motor hasil curian, Selasa (17/3) malam.

Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Iptu Anwar Aris, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyebutkan, kedua pelaku masing-masing berinisial NA (20) dan IDP (23) saat ini telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Peristiwa pencurian bermula pada Sabtu, 14 Maret 2026. Korban memarkirkan sepeda motor Honda Beat miliknya di teras rumah dengan kondisi stang terkunci. Namun, saat hendak berangkat kerja sekitar pukul 05.00 WIB, motor tersebut sudah tidak berada di tempat.

Korban kemudian berupaya mencari informasi terkait keberadaan kendaraannya. Hingga pada Senin, 16 Maret 2026 sekitar pukul 03.00 WIB, korban mendapatkan informasi dari temannya bahwa sepeda motor miliknya tidak terlihat di area parkiran kos.
“Korban mengetahui sepeda motornya sudah hilang saat hendak berangkat kerja Kemudian sempat mendapat informasi dari temannya terkait keberadaan motor tersebut,” ujar Anwar.

Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat pada Selasa (17/3) sekitar pukul 22.00 WIB. Warga melaporkan adanya dugaan transaksi jual beli sepeda motor yang dicurigai sebagai hasil curian.
“Tim opsnal mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada orang yang akan melakukan transaksi motor yang diduga hasil curian. Dari situ kami langsung melakukan penyelidikan,” jelasnya.

Tim opsnal Reskrim Polsek Sagulung yang dipimpin langsung oleh Iptu Anwar Aris kemudian bergerak cepat ke lokasi. Dua terduga pelaku berhasil diamankan bersama barang bukti sepeda motor Honda Beat yang diduga milik korban.
“Dari hasil interogasi awal di lapangan, kedua pelaku mengakui bahwa sepeda motor tersebut merupakan hasil pencurian. Selanjutnya pelaku dan barang bukti kami bawa ke Polsek Sagulung untuk proses lebih lanjut,” tegas Anwar.

Saat ini, polisi masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain dalam jaringan curanmor tersebut. “Kasus ini masih kami kembangkan untuk mengetahui apakah ada keterlibatan pihak lain,” pungkasnya.(*)

Artikel Transaksi Motor Curian Digagalkan Polisi, Dua Pelaku Curanmor Dibekuk pertama kali tampil pada Metropolis.

Lebaran Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Masih Berpotensi Turun di Batam ‎

0
Gedung bertingkat dan kepadatan gedung di Nagoya, Rabu (11/1). Cuaca di Batam cenderung cerah berawan, namun berpotensi terjadinya hujan. F.Dok Batam Pos

‎batampos – Cuaca di Batam saat Hari Raya Idulfitri 2026 diprakirakan cenderung cerah berawan. Meski demikian, masyarakat tetap diminta waspada terhadap potensi hujan ringan hingga sedang yang berpeluang terjadi, terutama pada siang hingga sore hari.

‎Forecaster Hang Nadim Batam, Ibnu Susilo, mengatakan kondisi cuaca dalam sepekan ke depan relatif bersahabat untuk aktivitas masyarakat, termasuk pelaksanaan salat Id.

‎“Prakiraan cuaca saat Lebaran atau satu minggu ke depan cenderung cerah berawan. Namun potensi hujan ringan hingga sedang masih ada pada siang atau sore hari dan bersifat lokal serta sementara,” ujarnya saat dihubungi Batam Pos, Selasa (17/3) siang

‎Dengan kondisi tersebut, pelaksanaan salat Id pada pagi hari diperkirakan tidak akan terganggu secara signifikan oleh hujan.

Baca Juga: HKI Kritik BP Batam, PSN Mempercepat Investasi

‎Meski tidak ada potensi cuaca ekstrem yang dominan, masyarakat tetap perlu mewaspadai perubahan cuaca yang dapat terjadi secara tiba-tiba, terutama pada siang dan sore hari.

‎Sementara itu, untuk kondisi perairan di sekitar Batam selama periode mudik hingga arus balik Lebaran, tinggi gelombang diprakirakan masih dalam kategori relatif aman, namun tetap perlu diwaspadai.

‎Berdasarkan data prakiraan cuaca maritim, tinggi gelombang di perairan Batam berkisar antara 0,6 hingga 1,3 meter, dengan kondisi cuaca umumnya berawan hingga hujan ringan.

‎Adapun di wilayah perairan sekitar seperti Karimun dan Bintan, tinggi gelombang berkisar antara 0,3 hingga 1,1 meter, dengan pola cuaca serupa, yakni didominasi berawan dan hujan ringan.

‎Kondisi ini dinilai masih cukup aman untuk aktivitas pelayaran dan penyeberangan, meski tetap perlu memperhatikan perkembangan cuaca terkini.

Baca Juga: Batam Ikut Tentukan 1 Syawal 1447 H, Pantau Hilal di Masjid Sultan Riayat Syah

BMKG juga mengimbau masyarakat, khususnya yang melakukan perjalanan laut, agar selalu memperhatikan informasi cuaca terbaru sebelum berangkat.

‎Selain itu, masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan selama Lebaran juga diminta waspada terhadap suhu panas pada siang hari.

‎“Himbauan kami kepada masyarakat yang melakukan aktivitas di luar ruangan selama Lebaran agar waspada terhadap cuaca yang cukup panas di siang hari. Oleh karena itu dapat diantisipasi dengan memakai sunscreen atau sunblock, dan bagi pengendara motor agar memakai jaket atau baju lengan panjang,” kata Ibnu.

‎Dengan kondisi cuaca yang relatif stabil namun tetap dinamis, masyarakat diharapkan tetap waspada dan menyesuaikan aktivitas agar tetap aman dan nyaman selama momen Lebaran. (*)

Artikel Lebaran Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Masih Berpotensi Turun di Batam ‎ pertama kali tampil pada Metropolis.

Kemenangan Senegal Dibatalkan, Maroko Jadi Juara Piala Afrika 2026

0
Senegal juara Piala Afrika.

batampos – Kabar mengejutkan datang dari Afrika setelah timnas Maroko mendapat durian runtuh setelah dinyatakan keluar sebagai juara Piala Afrika 2026. Keputusan tersebut terjadi setelah Federasi Sepak Bola Afrika (CAF) membatalkan kemenangan Senegal di partai final.

Dilansir dari laman resmi Federasi Sepak Bola Afrika (CAF), Senegal dinyatakan kalah 3-0 setelah meninggalkan lapangan pertandingan pada partai final menghadapi Maroko.

“Dewan Banding CAF memutuskan bahwa berdasarkan Pasal 84 Peraturan Piala Afrika CAF (AFCON), Tim Nasional Senegal dinyatakan kalah dalam Pertandingan Final TotalEnergies CAF Africa Cup of Nations (AFCON) Maroko 2025 (“Pertandingan”), dengan hasil Pertandingan tercatat 3–0 untuk Federasi Sepak Bola Kerajaan Maroko (FRMF),” tulis pernyataan yang dikutip dari cafonline.com.

Dalam rilis tersebut, CAF menuliskan bahwa banding yang diajukan oleh Federasi Sepak Bola Kerajaan Maroko (FRMF) dinyatakan dapat diterima secara formal dan banding tersebut dikabulkan.

Selain itu, CAF juga memberikan sanksi kepada pemain pemain Maroko, Ismael Sabiri dengan skorsing dua pertandingan terkait insiden handuk kiper Senegal, Edouard Mendy.

Dengan keputusan ini, gelar juara Piala Afrika milik Senegal menjadi satu gelar, sedangkan Maroko kini memiliki dua gelar Piala Afrika.(*)

Artikel Kemenangan Senegal Dibatalkan, Maroko Jadi Juara Piala Afrika 2026 Setelah pertama kali tampil pada Olahraga.

Antisipasi Penyelundupan, Bea Cukai Batam Perketat Pengawasan Jelang Lebaran

0
Ilustrasi pemeriksaan oleh petugas bea cukai. f dok Bea Cukai

batampos – Menjelang libur dan arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah, Bea Cukai Batam meningkatkan pengawasan di berbagai pintu masuk dan keluar wilayah. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan arus penumpang serta potensi penyelundupan barang yang kerap meningkat selama periode libur panjang.

Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi (BKLI) Bea Cukai Batam, Setiawan Rosyidi, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai persiapan guna memastikan pengawasan tetap berjalan optimal tanpa menghambat kelancaran mobilitas masyarakat.

Menurut Setiawan, salah satu langkah awal yang dilakukan adalah menggelar rapat koordinasi lintas instansi guna mengantisipasi kepadatan penumpang di pelabuhan maupun bandara di Batam yang diprediksi meningkat menjelang Lebaran.

“Telah dilakukan rapat koordinasi untuk mengantisipasi kepadatan penumpang di berbagai lini. Selain itu juga telah ditempatkan tim pengawasan dan pelayanan di setiap jalur atau pintu masuk dengan berkolaborasi bersama instansi berwenang lainnya,” ujar Setiawan, Selasa (17/3).

Baca Juga: Pertamina Pastikan Pasokan BBM Aman, Warga Diminta Tak Panik ‎

Ia menambahkan, Bea Cukai Batam juga telah melakukan pengecekan sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh petugas di lapangan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik selama periode libur Lebaran.

Terkait pengawasan di pelabuhan dan bandara, Setiawan menegaskan bahwa pihaknya tetap akan menerapkan pengawasan secara ketat. Meski demikian, pihaknya juga memastikan kelancaran arus barang dan penumpang tetap menjadi perhatian utama.

“Pengawasan tetap kita lakukan secara ketat, namun tetap memperhatikan kelancaran arus barang dan penumpang karena diperkirakan tingkat kepadatannya bertambah,” jelasnya.

Selain di pintu masuk resmi, Bea Cukai Batam juga mewaspadai sejumlah jalur perairan yang dinilai rawan dimanfaatkan untuk aktivitas penyelundupan. Beberapa titik tersebut kini menjadi fokus pemantauan tim pengawasan dan penindakan.

“Ada beberapa titik rawan yang sudah diantisipasi oleh tim pengawasan, khususnya jalur-jalur angkutan laut yang berasal dari Batam menuju wilayah lain di Indonesia. Namun untuk titik-titik tersebut masih dalam pemantauan dan pengumpulan informasi agar tepat sasaran,” kata Setiawan.

Pengawasan terhadap barang bawaan penumpang yang datang dari luar negeri juga akan diperketat. Meski demikian, Bea Cukai Batam tetap mengedepankan pelayanan yang cepat dan efisien agar tidak menimbulkan antrean panjang di bandara maupun pelabuhan.

Baca Juga: Batam Ikut Tentukan 1 Syawal 1447 H, Pantau Hilal di Masjid Sultan Riayat Syah

“Barang penumpang juga kita lakukan pengawasan secara ketat, namun tetap memperhatikan kelancaran arus penumpang dan barang dengan mengandalkan sistem informasi serta profiling penumpang sehingga pemeriksaan bisa lebih efektif,” ungkapnya.

Sementara itu, untuk pengawasan di laut, patroli tetap dijalankan sesuai dengan tingkat risiko yang telah diperhitungkan. Setiawan menyebutkan peningkatan patroli akan tetap mempertimbangkan ketersediaan sumber daya manusia yang ada.

“Sampai saat ini patroli laut masih berjalan sesuai dengan tingkat risiko yang telah diperhitungkan. Namun berkaitan dengan peningkatannya tetap memperhatikan kekuatan SDM yang tersedia,” tutup Setiawan.(*)

Artikel Antisipasi Penyelundupan, Bea Cukai Batam Perketat Pengawasan Jelang Lebaran pertama kali tampil pada Metropolis.