Sabtu, 11 April 2026
Beranda blog Halaman 1514

WNA Ditemukan Membusuk di Rumah, Dikenal Tertutup dan Jarang Berbaur dengan Warga

0
Lokasi penemuan WNA membusuk di Perumahan Masyeba Gading Mas, Sekupang.

batampos – Jarang terlihat dan nyaris tak bersosialisasi dengan tetangga, warga sekitar tak menyangka Kamal bin Ahmad, 71, warga negara Singapura, telah meninggal dunia di dalam rumahnya. Jasadnya ditemukan dalam kondisi telah membusuk di Perumahan Masyeba Gading Mas, Sekupang, Sabtu (7/6) sore.

Kamal selama ini tinggal seorang diri di rumah Blok B1 Nomor 40. Menurut pengakuan tetangga, korban sangat jarang keluar rumah. Jika pun terlihat, biasanya hanya saat ada yang datang mengantar makanan.

“Jarang sih ke luar rumah. Jadi kami tidak terlalu mengenal,” ujar Usman, tetangga korban, Minggu (8/6).

Usman menambahkan bahwa korban sudah lanjut usia dan terlihat lemah secara fisik. “Jalannya agak tertunduk, kelihatan memang sudah tua. Terakhir saya lihat dua minggu lalu saat dia turun dari mobil, diantar oleh taksi,” tambahnya.

Selama beberapa hari terakhir, warga sempat mengira korban sedang berada di luar kota atau kembali ke Singapura. Alasannya, AC rumah tidak menyala seperti biasanya, sementara lampu luar rumah tetap hidup.

“Makanya kami pikir dia pulang ke Singapura. Soalnya kalau dia di rumah, AC biasanya nyala terus,” kata Wandi.

Kecurigaan muncul setelah supir korban yang biasa membawa korban berobat datang dan mendapati rumah dalam keadaan terkunci. Saat berhasil masuk, sopir tersebut menemukan korban sudah tidak bernyawa di dalam rumah.

“Awalnya saya datang seperti biasa karena beliau rutin periksa ke rumah sakit. Tapi waktu saya masuk, rumah sepi. Setelah saya lihat ke dalam, ternyata beliau sudah tergeletak dan tidak bergerak. Saya langsung hubungi keamanan,” kata Rian, sopir pribadi korban.

Petugas keamanan perumahan segera menghubungi Polsek Sekupang. Tak lama, tim identifikasi tiba di lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kanit Reskrim Polsek Sekupang, Iptu Ridho, membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

“kita masih menunggu hasil visum dan pemeriksaan medis lebih lanjut,” ujar Ridho.

Pihak keluarga juga menyebut Kamal memiliki riwayat penyakit kanker dan jantung. Ia terakhir berkomunikasi dengan keluarga di Singapura pada Senin sebelumnya.

“Jenazah sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kami masih menunggu hasil visum guna memastikan penyebab kematian secara pasti,” tambah Ridho. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel WNA Ditemukan Membusuk di Rumah, Dikenal Tertutup dan Jarang Berbaur dengan Warga pertama kali tampil pada Metropolis.

Kecam Video Editan AI soal Hari Pertama di Neraka, MUI Minta Dihapus dan Pembuatnya Dihukum Pidana

0
Video AI hari pertama di neraka (dok screenshoot Youtube KS JJ CHANNEL)

batampos – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengecam soal beredarnya video editan berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), yang menggambarkan ‘hari pertama di neraka’ dalam bentuk konten humor. Video tersebut dianggap menyesatkan dan merendahkan ajaran Islam, serta berpotensi menodai akidah umat beragama.

Ketua MUI Bidang Pengkajian, Penelitian, dan Pengembangan, Utang Ranuwijaya, menilai isi cerita dalam video itu merupakan bentuk pendangkalan akidah. Ia menegaskan, video tersebut secara jelas telah menyederhanakan gambaran neraka dan memperlihatkan adegan bercanda di dalamnya, seolah-olah neraka adalah tempat yang bisa dijadikan bahan hiburan.

“Isi cerita dalam video itu merupakan upaya pendangkalan akidah Islam, dengan terlalu menyederhanakan gambaran api neraka, sehingga mereka bisa bercandaria ketika berada di neraka. Dari sisi ajaran Islam, ini bisa termasuk kategori perbuatan yang menyesatkan umat dan menodai ajaran agama,” kata Utang Ranuwijaya kepada wartawan, Minggu (8/6).

Ia menjelaskan, dalam ajaran agama Islam gambaran neraka sangatlah berat dan mengerikan. Menurutnya, menggambarkan neraka sebagai tempat candaan telah menghilangkan makna gaib yang sakral dari kehidupan akhirat. Hal ini, bertentangan dengan ajaran hadis Qudsi.

“Sebagaimana ditegaskan dalam sebuah hadis Qudsi sebagai berikut: maa laa ‘ainun ra-at walaa udzunun sami’at walas khathara ‘ala qalbi basyarin,” ucapnya, mengutip dalil hadiz Qudsi.

Utang menambahkan, dalam hadis lainnya disebutkan bahwa panasnya api neraka 70 kali lipat panas api dunia, bahkan lebih. Ada pula banyak jenis neraka, seperti Jahannam, yang memiliki tingkat azab berbeda-beda, yang semuanya tidak bisa dijadikan bahan lelucon.

“Kehidupan akhirat di neraka, sebagaimana yang tergambar dalam video itu bisa mendegradasi kesakralan dan kedalaman akidah, yakni keimanan kepada yang gaib. Jika ini dibiarkan, secara pelan-pelan akan merusak akidah umat, khususnya generasi muda yang kadar imannya kurang kuat atau bahkan lemah atau sangat lemah,” ujarnya.

MUI menegaskan, menjadikan agama sebagai bahan candaan, lawakan, atau humor untuk hiburan adalah perbuatan yang tidak dibenarkan. Hal itu bertentangan dengan nilai Pancasila dan dapat menimbulkan pelanggaran hukum.

“Sebagai umat beragama yang hidup di negara Indonesia yang berdasarkan Pancasila, adalah kewajiban setiap warga negara untuk menjaga kehormatan dan kemuliaan agama. Agama tidak boleh dijadikan bahan candaan, lawakan dan humor untuk tontonan, karena itu bisa termasuk ke dalam kategori menodai agama,” tegas Utang.

Baca Juga: Viral! Video AI Hari Pertama di Neraka Jadi Sorotan di Medsos, Netizen hingga Tokoh Agama Beri Kecam Keras

Ia pun meminta agar video tersebut segera ditarik dari peredaran. Selain itu, ia mendorong penegak hukum untuk memproses pembuat video sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Pelakunya bisa dikenai UU ITE, UU PNPS No 1 Tahun 1965 dan KUHP pasal 156a,” jelasnya.

Lebih lanjut, Utang mengimbau agar umat Islam untuk meninggalkan tontonan tersebut. Sebab, neraka yang merupakan hari akhir bukan bahan lelucon maupun candaan.

Video itu disamping sangat merendahkan nilai akidah, menyesatkan dan melakukan pelecehan terhadap ajaran Islam yang terkait dengan akidah,” pungkasnya.

Artikel Kecam Video Editan AI soal Hari Pertama di Neraka, MUI Minta Dihapus dan Pembuatnya Dihukum Pidana pertama kali tampil pada News.

Proses SPMB Batam 2025 Berjalan Lancar, Disdik Fokus Kolaborasi dan Ketepatan Data

0
Hari pertama pendaftaran jalur afirmasi dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SD Kota Batam. F.Rengga Yuliandra

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto, menyatakan proses pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2025 berjalan sesuai jadwal. Saat ini, proses masih berada pada tahap jalur afirmasi untuk tingkat SD, yang akan berlangsung hingga 10 Juni mendatang.

Setelah tahapan afirmasi tingkat SD selesai, pengumuman hasil seleksi akan dilakukan pada 11 Juni. Disdik Batam kemudian akan melanjutkan dengan jalur domisili untuk SD hingga 16 Juni, yang pengumumannya dijadwalkan pada 17 Juni.

Tahapan selanjutnya akan berfokus pada seleksi jalur afirmasi untuk tingkat Sekolah SMP dan seterusnya. Tri menyebut, hingga saat ini, terdapat 2.215 pendaftar pada jalur afirmasi tingkat SD.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 365 pendaftar telah mengonfirmasi kelengkapan dokumen, sementara 320 orang dinyatakan lulus verifikasi awal.

“Selanjutnya masih ada proses validasi data oleh tim verifikator,” katanya, Minggu (8/6).

Ia juga memperkirakan jumlah pendaftar yang lolos verifikasi akan terus bertambah seiring pendaftar yang masih mengurus Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di Dinas Sosial (Dinsos) Batam.

Pelaksanaan SPMB tahun ini benar-benar mengedepankan kolaborasi lintas instansi. Disdik Batam bekerja sama erat dengan Dinsos dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) setempat guna memastikan keakuratan data dan kelancaran proses seleksi.

“Alhamdulillah, sejauh ini kami tidak mengalami kesulitan berarti. Semua tahapan panjang sudah kami persiapkan secara matang,” kata Tri.

Dia menambahkan, sistem pendaftaran telah disiapkan dengan dukungan tiga server utama agar proses daring berjalan stabil dan aman. Meski demikian, ia tidak menampik potensi dinamika saat pengumuman hasil seleksi.

“Biasanya gejolaknya muncul saat pengumuman. Ada yang tidak terima dan sebagainya, ya wajar,” katanya.

Namun, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, tahun ini Disdik Batam tidak akan membuka tahap tambahan atau perpanjangan pendaftaran. “Kita ingin semua proses langsung masuk ke Dapodik dan setelah itu kita tutup. Sekali jalan,” tambah Tri.

Ia juga memastikan tim Disdik tetap solid dan siap menyelesaikan seluruh tahapan SPMB secara transparan dan akuntabel. (*) 

Reporter: Arjuna

Artikel Proses SPMB Batam 2025 Berjalan Lancar, Disdik Fokus Kolaborasi dan Ketepatan Data pertama kali tampil pada Metropolis.

Pantai Barelang Diserbu Wisatawan Saat Libur Idul Adha

0
Wisata pantai Barelang ramai pengunjung. F. Eusebius Sara

batampos – Akhir pekan panjang bertepatan dengan libur Idul Adha dimanfaatkan masyarakat Batam dan sekitarnya untuk mengunjungi berbagai destinasi wisata, terutama pantai-pantai indah yang tersebar di sepanjang jalan Trans Barelang. Sejak Jumat (6/6), keramaian sudah tampak di berbagai titik pantai, dan memuncak hingga Minggu (8/6) sore.

Ribuan pengunjung memadati lokasi wisata pantai dengan berbagai latar belakang—mulai dari rombongan keluarga besar, kelompok teman, hingga pasangan muda-mudi. Kehadiran mereka menciptakan suasana yang semarak dan penuh kebersamaan di area wisata.

Pantai Mirota menjadi salah satu destinasi favorit yang paling ramai dikunjungi. “Mumpung liburan panjang, jadi kami datang bersama keluarga besar. Kebetulan ada saudara dari kampung juga datang ke Batam,” ujar Yono, salah satu pengunjung yang datang bersama keluarganya.

Melihat tingginya antusiasme masyarakat, pihak keamanan mengaktifkan kembali pos pengamanan di sekitar Jembatan I Barelang. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas serta menjaga keselamatan para pengunjung yang melintas menuju lokasi-lokasi wisata pantai.

Kapolsek Sagulung, Iptu Rohandi Tambunan, mengatakan bahwa pengawasan memang ditingkatkan selama libur Idul Adha hingga akhir pekan. “Secara umum situasi aman dan terkendali, meskipun sempat terjadi insiden bunuh diri seorang pekerja PT Epson di Jembatan I pada Jumat (6/6),” jelasnya.

Pihak pengelola pantai juga turut berperan aktif dalam menjaga kenyamanan pengunjung. Mereka telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung seperti tempat parkir, area istirahat, dan petugas keamanan pantai yang siaga sepanjang hari.

Setiap lokasi wisata pantai kini dilengkapi dengan petugas penjaga pantai (life guard) yang bertugas memantau pengunjung yang berenang, terutama anak-anak yang bermain di tepi air. Kehadiran mereka sangat membantu menjaga keselamatan para wisatawan.

Meski demikian, pihak pengelola tetap mengimbau orang tua untuk tidak lengah. “Kami minta para orang tua tetap mengawasi anak-anak mereka dengan serius. Kami bantu pantau secara menyeluruh, tapi tanggung jawab utama tetap di tangan orang tua,” ujar Aldi, petugas di Pantai Mirota.

Liburan panjang kali ini menjadi momen yang dimanfaatkan warga untuk bersantai dan menjalin kehangatan keluarga. Meski ramai, situasi tetap kondusif dan penuh keceriaan, menjadi bukti bahwa pariwisata pantai di Batam semakin diminati dan terus berkembang. (*) 

Reporter: Eusebius Sara 

Artikel Pantai Barelang Diserbu Wisatawan Saat Libur Idul Adha pertama kali tampil pada Metropolis.

Sambut Libur Sekolah, PELNI Diskon Harga Tiket 50 Persen Hingga Akhir Juli

0
Kapal Pelni saat bersandar di Pelabuhan Bintang 99 Batuampar. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) resmi memberikan potongan harga tiket kapal penumpang sebesar 50 persen untuk periode keberangkatan mulai 5 Juni hingga 31 Juli 2025. Kebijakan ini diambil sebagai bagian dari stimulus ekonomi untuk mendukung mobilitas masyarakat selama libur Idul Adha, libur sekolah, serta awal tahun ajaran baru.

Kepala Cabang PELNI Batam, Edwin Kurniansyah, mengatakan bahwa kebijakan ini tidak hanya meringankan beban biaya transportasi masyarakat, tetapi juga diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi di wilayah-wilayah yang disinggahi kapal PELNI, khususnya Kota Batam.
“Diskon ini merupakan bagian dari stimulus ekonomi yang sangat strategis. Selain memberi kemudahan bagi masyarakat, ini juga mendorong pergerakan sektor pariwisata dan UMKM,” ujarnya, Minggu (8/6).
Hal senada disampaikan Direktur Usaha Angkutan Penumpang PELNI, Nuraini Dessy. Ia meyakini bahwa potongan tarif ini akan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal serta memperkuat konektivitas antardaerah di Indonesia.
“Stimulus potongan diskon 50 persen dari tarif dasar akan berlaku efektif mulai 5 Juni untuk pembelian tiket 25 kapal penumpang ke seluruh rute,” ujar Dessy.
Meski demikian, Dessy menegaskan bahwa aspek keselamatan pelayaran tetap menjadi prioritas. PELNI akan terus berkoordinasi dengan otoritas pelabuhan untuk memastikan kapasitas maksimal kapal tidak terlampaui.
Diskon ini berlaku untuk pembelian tiket kelas ekonomi dan kelas lainnya di semua trayek kapal penumpang milik PELNI. Tiket dapat dibeli melalui berbagai saluran resmi, seperti aplikasi PELNI Mobile, website PELNI, contact center 162, loket cabang, hingga berbagai platform digital dan jaringan retail seperti BCA Mobile, Livin Mandiri, BRImo, Indomaret, Alfamart, dan lainnya.
Adapun ketentuan diskon 50 persen ini meliputi, potongan tarif hanya berlaku untuk tiket kelas ekonomi dan kelas lainnya pada semua rute kapal penumpang. Diskon dihitung dari tarif dasar, tidak termasuk biaya asuransi dan pass masuk pelabuhan. Berlaku di seluruh channel pembelian resmi PELNI.
“Penumpang wajib melakukan perjalanan sesuai dengan identitas pada tiket dan jika kuota tiket diskon habis sebelum 31 Juli, maka tiket berikutnya akan dijual dengan tarif normal, ” terangnya. (*)
Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Sambut Libur Sekolah, PELNI Diskon Harga Tiket 50 Persen Hingga Akhir Juli pertama kali tampil pada Metropolis.

Pulang Salat Magrib, Pria Dibegal Pelaku yang Pura-Pura Tanya Alamat

0
Ilustrasi

batampos – Niat pulang usai menunaikan ibadah salat Magrib justru berujung petaka bagi DF, seorang warga Tiban Baru. Di tengah perjalanan pulang, Kamis (5/6) malam, DF menjadi korban pembegalan yang dilakukan oleh pria tak dikenal yang berpura-pura membutuhkan bantuan.

Kejadian berlangsung cepat. Saat DF melintas di kawasan Tiban Baru, seorang pria menghentikannya dan menanyakan alamat. Belum sempat menjawab, pria tersebut tiba-tiba mengancam dengan sebilah pisau dan berusaha merampas sepeda motor Honda Beat milik korban.

“Korban sempat mencoba mempertahankan motornya, namun pelaku langsung menusukkan pisau ke arah dada korban,” ujar Kapolsek Sekupang, Kompol Benhur Gultom saat dikonfirmasi, Minggu (8/6).

Tidak hanya sekali, pelaku kembali menyabetkan pisau ke tangan DF yang masih berusaha melawan. Setelah berhasil melumpuhkan korban, pelaku langsung melarikan diri dengan membawa motor tersebut.

Meski mengalami dua luka tusuk, DF tidak menjalani perawatan inap karena lukanya dinyatakan ringan. Namun trauma akibat kejadian tersebut masih membekas.

Kapolsek menyampaikan bahwa saat ini pihaknya masih memburu pelaku.

“Identitas pelaku masih kami telusuri. Kami sedang mengumpulkan keterangan saksi dan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian,” kata Benhur.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkendara sendirian pada malam hari.

“Kami minta warga lebih waspada jika ada orang tak dikenal menghampiri. Bila merasa mencurigakan, segera jauhi dan laporkan ke pihak berwajib,” tambahnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Pulang Salat Magrib, Pria Dibegal Pelaku yang Pura-Pura Tanya Alamat pertama kali tampil pada Metropolis.

Aktivitas Tambang Nikel di Raja Ampat Tuai Sorotan

0
Penambangan di wilayah Raja Ampat, Papua. (Istimewa).

batampos – Polemik pertambangan nikel di Raja Ampat, Papua Barat Daya, tengah menjadi perhatian publik. Sekretaris Jenderal BPP HIPMI, Anggawira, menyatakan di tengah gejolak ini penting bagi publik untuk menyadari bahwa Indonesia masih sangat membutuhkan industri pertambangan.

Menurutnya, pertambangan bukan hanya sebagai penyumbang devisa, tapi sebagai pilar penting menuju transisi energi dan kemandirian ekonomi nasional. Terlebih, tambang merupakan penopang rantai pasok baterai, kendaraan listrik, energi bersih, dan digitalisasi global.

“Tanpa nikel dan tembaga dari Indonesia, dunia akan menghadapi kekurangan pasokan untuk teknologi masa depan,” kata Anggawira kepada wartawan, Minggu (8/6).

Ia menjelaskan, sektor pertambangan mampu memberikan kontribusi sebesar 6-7 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional. Selain itu, penyerapan ratusan ribu tenaga kerja langsung dan tidak langsung.

“Serta, sumbangan PNBP dan royalti yang konsisten meningkat,” ucapnya.

Dengan disahkannya UU No. 3 Tahun 2020, lanjut Anggawira, Indonesia mempertegas komitmen pengelolaan tambang berbasis kepastian hukum dan nilai tambah. Selain itu, Pemerintah juga mengatur pelaksanaan kegiatan melalui PP Nomor 96 Tahun 2021, mendorong hilirisasi, pengawasan lingkungan, dan pelibatan masyarakat.

“Tantangan utama bukan lagi pada regulasi, melainkan pada penegakan, konsistensi, dan transparansi. Di sinilah pemerintah dan pelaku industri perlu terus mendorong perbaikan,” paparnya.

Ia tak memungkiri, kampanye lingkungan kerap dimanfaatkan sebagai alat politik dan ekonomi oleh aktor asing. Bahkan, framing juga dapat berdampak pada citra investasi, daya saing global, dan stabilitas kebijakan hilirisasi.

“Kita harus waspada dan tegas. Kritik yang membangun harus diterima, tetapi jangan sampai kepentingan nasional digerogoti lewat narasi yang tidak berimbang,” urainya.

Lebih lanjut, Anggawira menekankan Indonesia tidak boleh bergantung pada narasi asing dalam mengelola kekayaan alam. Sebab, pelaku usaha membutuhkan kepastian hukum dalam menjalani setiap kegiatannya di dalam negeri.

“Kita butuh tambang yang legal, berkelanjutan, inklusif, dan modern. Kita juga butuh publik yang objektif dan tidak terjebak pada generalisasi akibat satu-dua kasus,” tegasnya.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia turun langsung mengecek tambang nikel di Pulau Gag. Kunjungannya ke Raja Ampat pada Sabtu (7/6) kemarin, merupakan respons atas sorotan publik terhadap pertambangan nikel itu.

”Saya datang ke sini untuk mengecek langsung, untuk melihat secara objektif apa yang sebenarnya terjadi,” ucap Bahlil. (*)

Sumber: JP Group

Artikel Aktivitas Tambang Nikel di Raja Ampat Tuai Sorotan pertama kali tampil pada News.

Suhadi Salurkan 22 Hewan Kurban ke 11 Masjid dan Musala di Batam

0
Suhadi berbagai 22 ekor hewan ke beberapa masjid dan musala di Batam. F. Elmi/Batam Pos

batampos – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Suhadi, kembali menunjukkan kepeduliannya di momen Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah. Tahun ini, ia menyalurkan sebanyak 22 hewan kurban, terdiri dari 11 ekor sapi dan 11 ekor kambing, kepada 11 masjid dan musala yang tersebar di Kota Batam.

Beberapa tempat ibadah yang menerima bantuan tersebut antara lain Masjid Darul Ihsan di Tanjung Sengkuang dan Masjid Al Mustaqim. Proses penyembelihan berlangsung penuh khidmat dan kebersamaan, disambut antusias oleh masyarakat setempat.

Salah satu warga Masjid Al Mustaqim, Elmi Gusti, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan tersebut. Menurutnya, kurban ini sangat membantu masyarakat, khususnya warga yang kurang mampu.

Anggota DPRD Kepri, Suahdi bersama masyarakat. F. Elmi/Batam Pos

“Alhamdulillah, kami senang sekali. Semoga kurban ini membawa keberkahan dan rezeki Pak Suhadi semakin lancar,” ujar Elmi.

Ia juga menyebutkan bahwa penyaluran hewan kurban ini menjadi bentuk nyata perhatian dari Suhadi terhadap masyarakat.

“Mudah-mudahan beliau selalu diberi kesehatan dan rezekinya terus bertambah,” tambahnya.

Pembagian daging kurban dilakukan secara tertib dan merata, agar manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh warga sekitar, terutama di lingkungan masjid dan musala penerima. (*)

Artikel Suhadi Salurkan 22 Hewan Kurban ke 11 Masjid dan Musala di Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Satu-satunya Mobil Damkar di Wilayah Dabo, Lingga Rusak

0
Mobil Damkar untuk operasional wilayah Dabo Singkep yang saat ini kondisi rusak. F. Vatawari/BATAM POS

batampos– Satu-satunya mobil pemadam kebakaran (Damkar) milik Pos Damkar Wilayah Dabo Singkep mengalami kerusakan pada bagian pompa oli mesin, yang menyebabkan mobil tidak dapat dioperasionalkan. Untuk memperbaiki kerusakan tersebut harus memakan waktu 2 Minggu hingga satu bulan.

Akibatnya, seluruh pelayanan pemadaman kebakaran menggunakan unit tersebut untuk sementara dihentikan.

Hal ini berdasarkan surat edaran resmi yang dikeluarkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Lingga beberapa waktu lalu.

Komandan Regu (Danton) Damkar Wilayah Singkep, Ikmal Hakim, saat dikonfirmasi membenarkan kondisi tersebut dan menjelaskan bahwa proses perbaikan memerlukan waktu cukup lama, tergantung pada ketersediaan suku cadang.

BACA JUGA: Tiba Tiba Muncul di Depan Rumah Warga Tanjunguban, Dua Biawak pun Diamankan Tim Damkar

“Kerusakan terjadi pada pompa oli mesin. Perbaikannya bisa memakan waktu satu minggu hingga satu bulan, itu pun kalau alatnya cepat sampai,” kata Ikmal saat dikonfirmasi, Sabtu (7/6).

Ikmal menambahkan bahwa pihaknya masih memiliki genset untuk kebutuhan operasional, namun penggunaannya sangat terbatas.

“Ada genset, namun tidak maksimal karena tidak bisa digunakan untuk semua kondisi kebakaran,” jelasnya.

Sebagai langkah antisipasi, Damkar Dabo Singkep akan melakukan koordinasi dengan PDAM Tirta Lingga untuk memanfaatkan armada mobil tangki milik perusahaan air tersebut.

“Karena pihak PDAM memiliki mobil tangki, nanti akan kami koordinasikan untuk dukungan air jika ada kondisi darurat,” tuturnya.

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama layanan Damkar dalam kondisi terbatas.

“Kita berharap perbaikan dapat segera dilakukan agar pelayanan kembali normal,” katanya, mengakhiri. (*)

Reporter: Vatawari

Artikel Satu-satunya Mobil Damar di Wilayah Dabo, Lingga Rusak pertama kali tampil pada Kepri.

Terapkan TPPU ke Satria Nanda Cs

0

Pemerhati Kepolisian Minta 10 Mantan Satresnarkoba Polresta Barelang Dimiskinkan