Sabtu, 11 April 2026
Beranda blog Halaman 153

Rencana Investasi Sektor Energi di Barelang oleh Perusahaan Tiongkok Mampu Serap 5.000 Tenaga Kerja

0
Fary Djemy Francis. f Istimewa

batampos – Rencana investasi sektor energi oleh perusahaan global asal Tiongkok, China Energy Engineering Corporation (CEEC), di kawasan Batam–Rempang–Galang (Barelang) berpotensi membuka ribuan lapangan kerja baru. Proyek yang diinisiasi Kementerian Transmigrasi tersebut bahkan diproyeksikan mampu menyerap hingga 5.000 tenaga kerja lokal.

‎Menanggapi rencana tersebut, Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, mengatakan pihaknya menyambut baik setiap inisiatif kerja sama strategis yang dapat memperkuat ekosistem investasi dan pembangunan kawasan Batam.

‎Menurutnya, rencana kerja sama antara Kementerian Transmigrasi dengan CEEC di wilayah Galang merupakan peluang besar bagi pengembangan kawasan Barelang yang selama ini memiliki potensi pengembangan cukup luas untuk sektor industri dan proyek strategis.

‎“Pada prinsipnya BP Batam menyambut baik setiap inisiatif kerja sama strategis yang dapat memperkuat ekosistem investasi dan pembangunan kawasan di Batam, termasuk rencana kerja sama yang diinisiasi Kementerian Transmigrasi dengan CEEC di wilayah Galang,” ujar Fary, saat dihubungi Batam Pos Senin (9/3) siang

‎Ia menjelaskan Batam memiliki sejumlah keunggulan yang menjadi daya tarik bagi investor global. Selain berstatus Free Trade Zone (FTZ), Batam juga didukung infrastruktur pelabuhan dan logistik yang terus berkembang serta memiliki kedekatan geografis dengan Singapura sebagai hub perdagangan internasional.

‎Menurut Fary, kawasan Galang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai kawasan industri maupun proyek strategis yang terintegrasi dengan pengembangan Batam secara keseluruhan.

‎BP Batam, kata dia, pada dasarnya siap mendukung dan memfasilitasi setiap rencana investasi yang sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat. Dukungan tersebut meliputi berbagai aspek mulai dari perizinan, kesiapan lahan, hingga integrasi dengan rencana tata ruang kawasan.

‎“BP Batam siap memastikan aspek perizinan, kesiapan lahan, serta integrasi dengan rencana tata ruang dan pengembangan kawasan berjalan dengan baik sehingga investasi dapat terealisasi secara optimal,” katanya.

‎Terkait detail investasi, jadwal operasional, serta titik lokasi pengembangan sektor energi di kawasan Barelang, Fary mengatakan pihaknya masih menunggu koordinasi lebih lanjut dengan kementerian terkait.

‎Rencana proyek energi tersebut dinilai memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan Barelang sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat, khususnya tenaga kerja lokal di Batam.

BP Batam juga memastikan setiap investasi yang masuk diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi pengembangan kawasan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar.

‎Menurutnya, setiap rencana investasi perlu dibahas secara matang agar pelaksanaannya berjalan terukur dan berkelanjutan serta memberikan manfaat ekonomi bagi daerah.

‎“Kami melihat peluang kerja sama ini sebagai bagian dari upaya memperluas basis investasi dan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat. BP Batam tentu akan berkoordinasi secara intensif dengan kementerian terkait agar setiap rencana investasi dapat berjalan secara terukur, berkelanjutan, dan memberikan manfaat ekonomi bagi Batam maupun nasional,” ujarnya.(*)

Artikel Rencana Investasi Sektor Energi di Barelang oleh Perusahaan Tiongkok Mampu Serap 5.000 Tenaga Kerja pertama kali tampil pada Metropolis.

Wabup Anambas “Semprot” ASN Ngopi dan Merokok di Luar Masjid Saat Peringatan Nuzulul Quran

0
Wakil Bupati Kepulauan Anambas Raja Bayu menyampaikan sambutan saat peringatan malam Nuzulul Quran di Masjid Agung Baitul Ma’mur, Tarempa, Minggu (8/3). F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas menggelar peringatan malam Nuzulul Quran di Masjid Agung Baitul Ma’mur, Tarempa, Minggu (8/3) malam. Kegiatan keagamaan tersebut dihadiri sejumlah pejabat daerah, tokoh masyarakat, serta Aparatur Sipil Negara (ASN).

Namun dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Raja Bayu, menyampaikan kekecewaannya terhadap sikap sejumlah ASN yang dinilai tidak menunjukkan etika selama acara berlangsung.

Kekecewaan itu disampaikan langsung saat ia memberikan sambutan di hadapan para undangan yang hadir di dalam masjid.

Raja Bayu menyoroti banyaknya ASN yang justru berada di luar masjid ketika acara berlangsung. Mereka terlihat duduk santai di pelataran masjid sambil merokok dan minum kopi.

Menurutnya, sikap tersebut mencerminkan kurangnya penghargaan terhadap kegiatan keagamaan yang digelar oleh pemerintah daerah.

“Hari ini kita memperingati malam Nuzulul Quran, tetapi suasana malam ini terasa agak melempem. Contohnya bapak ibu yang berada di luar masjid itu, santai saja mereka merokok dan ngopi. Cuek sama kita. Kayaknya ini sudah jadi kebiasaan,” ujar Raja Bayu.

Ia juga menilai perilaku tersebut tidak menghargai para tamu undangan yang telah hadir mengikuti kegiatan keagamaan tersebut.

Beberapa tokoh yang hadir di antaranya Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepulauan Anambas Ardhan, Wakapolres Anambas Kompol Shallahuddin, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Kalau ini sudah jadi kebiasaan, berarti kita memang tidak dihargai sama sekali oleh mereka. Mungkin mereka datang ke masjid ini hanya untuk absen saja,” tegasnya.

Meski demikian, Raja Bayu tetap mengajak seluruh masyarakat serta jajaran pemerintah daerah untuk memaknai peringatan malam Nuzulul Quran secara lebih mendalam.

Ia mengatakan malam Nuzulul Quran bukan sekadar mengenang sejarah turunnya Quran kepada Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi momentum untuk kembali menjadikan Quran sebagai pedoman hidup.

“Peringatan ini harus menjadi pengingat bagi kita semua agar kembali menjadikan Quran sebagai pedoman hidup, sebagai sumber nilai, dan sebagai cahaya dalam membangun pribadi, masyarakat, serta daerah yang kita cintai ini,” ujarnya.

Menurutnya, Quran mengajarkan berbagai nilai kehidupan seperti persaudaraan, keadilan, amanah, kerja keras, dan tanggung jawab.

Nilai-nilai tersebut, lanjutnya, harus menjadi pondasi dalam membangun Kabupaten Kepulauan Anambas agar menjadi daerah yang berdaya saing, inovatif, agamis, dan unggul di bidang maritim menuju masyarakat yang maju dan sejahtera.

“Kita harus memperkuat ukhuwah dan sinergi untuk membangun daerah menuju Anambas yang lebih maju. Ini sangat relevan dengan tantangan pembangunan yang kita hadapi saat ini,” kata Raja Bayu.

Ia menegaskan ukhuwah atau persaudaraan yang dimaksud tidak hanya terbatas pada sesama, tetapi juga mencakup persaudaraan dalam keberagaman.

“Ukhuwah itu bukan hanya persaudaraan sesama, tetapi juga persaudaraan antarumat, antar lembaga, antar perangkat daerah, serta antara pemerintah dan masyarakat. Dengan kebersamaan itulah kita bisa membangun Anambas menjadi lebih baik,” tutupnya. (*)

Artikel Wabup Anambas “Semprot” ASN Ngopi dan Merokok di Luar Masjid Saat Peringatan Nuzulul Quran pertama kali tampil pada Kepri.

Ibu Anak Disabilitas Divonis 6 Tahun dalam Kasus 10 Butir Ekstasi

0
Amiroh, seorang ibu dari anak disabilitas divonis enam tahun penjara di PN Batam atas kepemilikan 10 butir ekstasi. f Azis Maualana/Batam Pos

batampos – Majelis hakim Pengadilan Negeri Batam menjatuhkan vonis enam tahun penjara kepada Amiroh, terdakwa kasus peredaran narkotika jenis ekstasi sebanyak 10 butir. Putusan dibacakan dalam sidang yang dipimpin ketua majelis hakim, Douglas Napitupulu, Senin (9/3/2026).

Dalam amar putusannya, majelis hakim menyatakan Amiroh terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan pemufakatan jahat dalam peredaran narkotika golongan I jenis ekstasi. Ia dinyatakan melanggar Pasal 114 ayat (1) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana penjara selama enam tahun,” kata Douglas saat membacakan putusan di ruang sidang.

Majelis hakim mempertimbangkan beberapa hal yang memberatkan dan meringankan. Hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa dinilai tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkotika serta meresahkan masyarakat.

Sementara hal yang meringankan, Amiroh bersikap kooperatif selama proses persidangan dan menyatakan penyesalan atas perbuatannya.

Vonis tersebut sama dengan tuntutan jaksa penuntut umum, yakni pidana penjara enam tahun disertai denda Rp4,37 miliar. Jika denda tidak dibayar, diganti dengan kurungan selama sembilan bulan.

Usai sidang, penasihat hukum Amiroh dari Lembaga Studi dan Bantuan Hukum Masyarakat Kepulauan (LSBH MK), Cut Wahidah Mumtaza menyatakan masih mempertimbangkan langkah hukum berikutnya. Ia menilai putusan tersebut tidak mempertimbangkan secara memadai peran kliennya dalam perkara tersebut.

Menurut Cut Wahidah, Amiroh bukan pelaku utama dalam jaringan peredaran narkotika. Ia menyebut kliennya hanya diminta oleh pacarnya untuk menjual pil ekstasi tersebut.

“Klien kami bukan bandar, bukan pengendali, bahkan bukan pengambil keputusan. Ia hanya mata rantai paling lemah yang mudah diputus,” kata Cut Wahidah.

Ia juga menyoroti kondisi pribadi Amiroh yang merupakan ibu dari seorang anak penyandang disabilitas. Menurutnya, aspek tersebut seharusnya menjadi pertimbangan majelis hakim dalam menjatuhkan putusan.

Selain itu, tim penasihat hukum menilai terdapat ketimpangan dalam penanganan perkara narkotika di pengadilan. Cut Wahidah menyinggung adanya perkara lain dengan barang bukti jauh lebih besar yang menurutnya justru mendapat hukuman lebih ringan.

Dalam perkara ini, Amiroh ditangkap oleh Polresta Barelang di kawasan Bengkong,, sebelum transaksi penjualan ekstasi. Proses persidangan perkara tersebut juga sempat beberapa kali mengalami penundaan sebelum akhirnya putusan dibacakan pada hari ini.

Meski begitu, tim kuasa hukum menyatakan masih berpikir-pikir untuk menentukan apakah akan mengajukan banding atau menerima putusan majelis hakim.(*)

Artikel Ibu Anak Disabilitas Divonis 6 Tahun dalam Kasus 10 Butir Ekstasi pertama kali tampil pada Metropolis.

Bus Sekolah di Kecamatan Singkep Tidak Beroperasi, Terkendala Sopir dan Anggaran

0
Bus sekolah milik Kecamatan Singkep terparkir di halaman kantor camat, Senin (9/3). Bus belum dapat beroperasi karena keterbatasan sopir dan anggaran operasional. F. Vatawari/Batam Pos.

batampos – Bus sekolah milik Pemerintah Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga belum dapat kembali beroperasi. Sedikitnya 4 unit bus tersebut saat ini hanya terparkir di kantor kecamatan meski kondisinya masih baik dan siap digunakan.

Camat Singkep, Agustiar, mengatakan bus sekolah tidak dijalankan karena keterbatasan sopir serta minimnya anggaran operasional, terutama untuk bahan bakar.

“Anggaran bahan bakar yang tersedia sangat terbatas. Saat ini hanya cukup untuk memanaskan mesin secara berkala agar kendaraan tetap terawat,” ujar Agustiar, Senin (9/3).

Menurutnya, pihak kecamatan tetap melakukan perawatan dasar dengan memanaskan mesin bus setiap dua hari sekali untuk mencegah kerusakan pada kendaraan.

“Mesin bus dipanaskan dua hari sekali agar tidak rusak dan tetap siap digunakan jika nanti sopir dan anggaran sudah tersedia,” jelasnya.

Ia menambahkan, sebelumnya bus sekolah tersebut dikemudikan oleh tenaga harian lepas. Namun sebagian sopir kini telah diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sehingga tidak lagi bertugas di Kecamatan Singkep.

“Hingga saat ini kami belum memiliki pengganti yang dapat mengemudikan bus tersebut. Karena itu seluruh bus sementara tidak dijalankan,” katanya.

Agustiar juga mengungkapkan jika hanya satu bus yang dioperasikan, dikhawatirkan menimbulkan kecemburuan di tengah masyarakat. Oleh karena itu diputuskan seluruh bus tidak beroperasi untuk sementara waktu.

Meski demikian, pemerintah kecamatan membuka peluang bagi pihak komite sekolah atau pemerintah desa yang ingin mengelola operasional bus sekolah tersebut, selama memiliki kesiapan dari segi pengelolaan dan biaya operasional.

“Kami membuka peluang jika desa atau komite sekolah ingin mengelola bus tersebut, tentu dengan kesiapan operasional dari pihak terkait,” tuturnya.

Ia menambahkan kondisi tersebut juga dipengaruhi oleh defisit anggaran daerah yang membuat sejumlah program harus disesuaikan agar pelayanan pemerintahan di tingkat kecamatan tetap berjalan.

Pemerintah Kecamatan Singkep berharap kondisi keuangan daerah ke depan membaik sehingga layanan transportasi bagi pelajar dapat kembali dioperasikan. (*)

Artikel Bus Sekolah di Kecamatan Singkep Tidak Beroperasi, Terkendala Sopir dan Anggaran pertama kali tampil pada Kepri.

Gojek Hadirkan Promo Ramadan, Mudahkan Silaturahmi Lewat Layanan On-Demand

0
Promo Gojek

batampos – Layanan on-demand dari Gojek menghadirkan kampanye Ramadan bertajuk “Pasti Ada Jalan untuk Silaturahmi pakai Gojek”. Kampanye ini menawarkan berbagai promo dan program khusus guna membantu masyarakat menjalani Ramadan dengan lebih praktis, hemat, dan tetap terhubung dengan keluarga maupun kerabat.

Melalui kampanye tersebut, Gojek menyediakan beragam penawaran untuk layanan transportasi, pesan-antar makanan, hingga pengiriman barang selama Ramadan.

Head of Marketing Gojek Marsela Renata mengatakan Ramadan selalu menjadi momen penting untuk mempererat hubungan dengan orang terdekat.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Kopdar dan Bukber dengan Driver Ojol Batam, Ini Pesan Kakanwil Sumbar-Riau

“Ramadan selalu menjadi momen untuk kembali terhubung dengan orang-orang terdekat. Kami memahami setiap orang memiliki cara berbeda untuk menjaga silaturahmi. Melalui kampanye ini, kami ingin memastikan bahwa apa pun situasinya, pasti ada jalan untuk tetap bersilaturahmi dengan mengandalkan layanan Gojek,” ujarnya.

Survei Jakpat bertajuk Consumer Behavior of 2025 Ramadan & Eid menunjukkan semakin banyak masyarakat memanfaatkan layanan pesan-antar makanan untuk kebutuhan sahur dan berbuka puasa. Selain itu, tren pengiriman hampers juga terus meningkat, termasuk pembelian hampers secara online untuk keluarga maupun kerabat.

Menjawab kebutuhan tersebut, Gojek menghadirkan tiga inisiatif utama selama Ramadan.

Pertama, silaturahmi tetap hemat melalui berbagai promo, seperti diskon hingga 60 persen untuk pengguna baru layanan GoRide, GoCar, dan GoFood, serta paket langganan Gojek Plus Rp7.900 selama 30 hari dengan kode COBAPLUS.

Selain itu, pelanggan juga dapat menikmati promo GoFood dengan diskon hingga 70 persen, voucher GORAMADAN dengan potongan hingga Rp60 ribu untuk GoRide dan GoCar, serta pengiriman GoSend dengan tarif flat Rp5 ribu menggunakan kode GOSENDHEMAT.

Kedua, silaturahmi dengan berbagi, yakni fitur Kirim Makanan di GoFood dengan diskon hingga 25 persen serta pengiriman hampers menggunakan GoSend Instant yang dapat sampai dalam waktu sekitar satu jam.

Ketiga, silaturahmi bersama yang terdekat, melalui mini series bertajuk “Para Pencari Jalan Silaturahmi” yang dibintangi aktor senior Deddy Mizwar di media sosial Gojek.

Baca Juga: Libur Sekolah Mulai 16-28 Maret, Ini Penjelasan Dinas Pendidikan Kota Batam

Selain itu, Gojek juga menghadirkan rekomendasi destinasi Ramadan di enam kota besar di Indonesia, mulai dari restoran untuk berbuka puasa, bazar takjil, hingga masjid ikonik yang dapat dikunjungi bersama keluarga.

Pengguna aplikasi Gojek juga dapat menikmati berbagai aktivitas interaktif di dalam aplikasi, seperti Daily Check In, GoCats, dan Mystery Box yang memberikan hadiah mingguan serta GoPay Coins.

“Ramadan adalah momen penting bagi masyarakat. Kami ingin terus menghadirkan solusi yang relevan dan dapat diandalkan, termasuk untuk mendukung ibadah dan mempererat silaturahmi,” tutup Marsela. (*/adv)

Artikel Gojek Hadirkan Promo Ramadan, Mudahkan Silaturahmi Lewat Layanan On-Demand pertama kali tampil pada Metropolis.

Imigrasi Perketat Pengawasan di Pintu Internasional Menjelang Lebaran

0
Petugas Imigrasi Batam melayani WNI di konter pemeriksaan paspor di pelabuhan. f. istimewa

batampos – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam meningkatkan kewaspadaan di seluruh Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) menjelang dan selama libur Lebaran. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan lalu lintas penumpang internasional sekaligus mencegah berbagai potensi pelanggaran keimigrasian.

Kepala Seksi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Kharisma Rukmana mengatakan penguatan pengawasan dilakukan melalui sejumlah langkah, mulai dari optimalisasi teknologi hingga peningkatan koordinasi lintas instansi.

“Imigrasi Batam secara umum melakukan peningkatan kewaspadaan dan penguatan pengawasan di seluruh TPI, khususnya pada periode menjelang dan selama libur Lebaran,” kata Kharisma, Senin, (9/3/2026).

Menurut dia, salah satu upaya yang dilakukan adalah memaksimalkan pemanfaatan fasilitas keimigrasian seperti autogate untuk mempercepat pemeriksaan penumpang tanpa mengurangi aspek keamanan.

Selain itu, petugas juga memperketat pemeriksaan dokumen perjalanan, termasuk memverifikasi keabsahan paspor dan data penumpang melalui sistem keimigrasian.

“Jika ditemukan indikasi tertentu, petugas akan melakukan pendalaman melalui wawancara singkat kepada penumpang, terutama terkait tujuan perjalanan mereka,” ujarnya.

Batam merupakan salah satu pintu keluar-masuk internasional utama Indonesia yang berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia. Karena itu, intensitas pergerakan penumpang di berbagai TPI, baik di pelabuhan internasional maupun bandara, cenderung meningkat saat periode libur panjang.

Dalam kondisi tersebut, Imigrasi Batam juga memperkuat pengawasan untuk mengantisipasi potensi pelanggaran keimigrasian, termasuk indikasi keberangkatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) secara non-prosedural.

“Petugas memaksimalkan pemeriksaan dokumen perjalanan serta melakukan pendalaman wawancara apabila diperlukan, khususnya untuk mengidentifikasi potensi pelanggaran keimigrasian,” ujar Kharisma.

Selain itu, koordinasi dengan sejumlah instansi juga diperkuat, di antaranya Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), kepolisian, serta otoritas pelabuhan.

“Sinergi tersebut dilakukan untuk memastikan pengawasan berjalan efektif tanpa menghambat kelancaran arus penumpang,” ujarnya.

Secara umum, pengetatan pengawasan di TPI Batam mencakup beberapa langkah utama. Di antaranya memaksimalkan pemeriksaan dokumen perjalanan, meningkatkan pendalaman wawancara kepada penumpang dengan profil berisiko, serta mengoptimalkan penggunaan sistem dan basis data keimigrasian.

Imigrasi juga meningkatkan jumlah dan kesiapsiagaan petugas pada jam-jam yang berpotensi mengalami lonjakan penumpang dengan menerapkan sistem kerja berbasis shift.

Kharisma menambahkan pengawasan di TPI merupakan salah satu upaya penting dalam mencegah keberangkatan PMI secara non-prosedural. Melalui pemeriksaan dokumen dan wawancara singkat, petugas dapat mengidentifikasi indikasi awal pelanggaran sebelum penumpang meninggalkan wilayah Indonesia.

Meski demikian, ia menekankan bahwa penanganan isu PMI non-prosedural tidak bisa hanya dibebankan kepada Imigrasi.

“Pencegahan PMI non-prosedural memerlukan sinergi berbagai pihak, mulai dari kementerian dan lembaga terkait hingga pemerintah daerah, sejak tahap sosialisasi hingga pengawasan di titik keberangkatan,” kata dia.

Menurut Kharisma, peran Imigrasi pada dasarnya adalah sebagai penjaga gerbang negara di perlintasan internasional, untuk memastikan setiap warga negara yang melintas telah memenuhi seluruh persyaratan perjalanan sesuai ketentuan yang berlaku.(*)

Artikel Imigrasi Perketat Pengawasan di Pintu Internasional Menjelang Lebaran pertama kali tampil pada Metropolis.

9 Penumpang KM Makmur Jaya yang Terbalik di Perairan Bintan Ditemukan Selamat

0
Sembilan penumpang KM Makmur Jaya yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah kapal terbalik di perairan Merapas, Bintan Timur, berhasil ditemukan selamat. F. PLP Tanjunguban untuk Batam Pos.

batampos – Sebanyak sembilan orang penumpang KM Makmur Jaya yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah kapal tersebut terbalik di perairan Merapas, Kijang, Kecamatan Bintan Timur, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat.

Insiden kapal terbalik tersebut terjadi pada Minggu (8/3) sekitar pukul 04.00 WIB. Sebelumnya, sebanyak 20 penumpang lebih dulu berhasil dievakuasi oleh kapal yang melintas di lokasi kejadian.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pangkalan Pengawasan Laut dan Pelayaran (PLP) Tanjunguban, Alfaizul, mengatakan KM Makmur Jaya diketahui berangkat dari Kampung Bugis, Tanjungpinang menuju Pulau Pengibu dengan total 29 penumpang.

“Kapal berangkat dari Kampung Bugis menuju Pulau Pengibu dengan membawa 29 penumpang,” ujarnya, Senin (9/3).

Saat kejadian, kapal tiba-tiba miring dan kemudian terbalik dalam waktu singkat di tengah perjalanan.

Dari total penumpang, sebanyak 20 orang berhasil menyelamatkan diri dengan naik ke badan kapal yang sudah terbalik. Sementara tiga orang dilaporkan hanyut dan enam orang lainnya sempat naik ke sekoci.

“Sekoci belum sempat diikat ke kapal dan sudah berpisah dari kapal,” jelas Alfaizul.

Setelah menerima laporan kejadian, tim dari Pangkalan PLP Tanjunguban langsung mengerahkan kapal patroli KN Sarotama P.112 dari dermaga menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian terhadap sembilan penumpang yang masih hilang.

Namun dalam proses pencarian tersebut, tim mendapatkan informasi bahwa sembilan orang yang sempat hilang telah ditemukan dalam keadaan selamat oleh kapal yang melintas, yakni KM Maili.

“Kesembilan orang tersebut ditemukan selamat oleh KM Maili dan kemudian dibawa menuju Tanjungpinang,” pungkasnya.

Dengan ditemukannya sembilan penumpang tersebut, seluruh penumpang KM Makmur Jaya yang berjumlah 29 orang dipastikan selamat dari insiden kapal terbalik di perairan Bintan Timur. (*)

Artikel 9 Penumpang KM Makmur Jaya yang Terbalik di Perairan Bintan Ditemukan Selamat pertama kali tampil pada Kepri.

Peringati Hari Perempuan Internasional 2026, HARRIS Barelang Batam Adakan Women Empowerment Workshop

0
HARRIS Barelang Batam gelar Women Empowerment Workshop untuk peringati Hari Perempuan Internasional 2026. F. Istimewa untuk Batam Pos.

batampos – Memperingati International Women’s Day 2026, HARRIS Resort Barelang Batam menggelar kegiatan pemberdayaan perempuan bertajuk “Give to Gain – Women Empowerment Workshop.”

Program ini menghadirkan pelatihan praktis bagi perempuan untuk meningkatkan keterampilan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam pengelolaan keuangan rumah tangga dan penyajian makanan sehat bagi keluarga.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Minggu (8/3) di kawasan hotel HARRIS Barelang Batam.

Workshop ini diselenggarakan bekerja sama dengan Tanjung Uma Empowerment dan BatamOn Global-Ready Talent Hub.

Para peserta yang mengikuti kegiatan ini merupakan perempuan dari kawasan Tanjung Uma.

Mereka mendapatkan pelatihan bertema “Smart Household Money Management & Healthy Creative Bento” yang bertujuan meningkatkan keterampilan praktis dalam kehidupan keluarga.

Workshop menghadirkan dua narasumber yang memberikan wawasan langsung kepada para peserta.

Devina Wistiasari, dosen perdagangan internasional dari Institut Teknologi Batam (ITEBA), membawakan materi mengenai pengelolaan keuangan rumah tangga yang cerdas.

Dalam sesi tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai cara merencanakan, mengatur, dan memanfaatkan keuangan keluarga secara lebih efektif.

Sementara itu, Grahan Wibawa selaku Chef de Partie dari HARRIS Barelang Batam memandu sesi Healthy Creative Bento, yang memberikan inspirasi bagi para ibu untuk menyiapkan makanan sehat, bergizi, dan menarik bagi keluarga.

General Manager HARRIS Barelang Batam, Bart Van Den Brink, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen hotel untuk mendukung pemberdayaan perempuan di komunitas sekitar.

“Perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam keluarga dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi pengetahuan yang bermanfaat sekaligus memberikan kesempatan bagi para perempuan untuk belajar dan berkembang,” ujarnya.

Menurutnya, program tersebut juga diharapkan dapat memberikan inspirasi serta dampak positif bagi kehidupan sehari-hari para peserta.

Melalui kegiatan ini, HARRIS Barelang Batam berharap dapat terus berkontribusi dalam menciptakan dampak positif bagi masyarakat serta memperkuat semangat kolaborasi dalam mendukung pemberdayaan perempuan dan kesejahteraan keluarga di Batam. (*)

Artikel Peringati Hari Perempuan Internasional 2026, HARRIS Barelang Batam Adakan Women Empowerment Workshop pertama kali tampil pada Metropolis.

Titik Salat Id Belum Ditentukan, Masih Menunggu Laporan dari Setiap Kecamatan

0
Kepala Kemenag Kota Batam, Budi Dermawan. f. Istimewa

batampos – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam masih menunggu laporan dari seluruh kecamatan terkait jumlah titik pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah atau tahun 2026 di Kota Batam.

Kepala Kantor Kemenag Kota Batam, Budi Dermawan, mengatakan hingga saat ini data dari masing-masing kecamatan masih dalam proses pengumpulan. Karena itu, pihaknya belum bisa memastikan jumlah pasti lokasi Salat Idulfitri yang akan digunakan tahun ini.

“Kita masih menunggu data dari kecamatan. Mudah-mudahan dalam minggu ini semua datanya sudah masuk,” ujarnya, Senin (9/3).

Budi menyebutkan, jumlah titik pelaksanaan Salat Idulfitri tahun ini diperkirakan tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Namun kepastian jumlahnya baru bisa diketahui setelah seluruh laporan dari kecamatan diterima dan direkap oleh Kemenag.

Menurutnya, pendataan lokasi Salat Idulfitri dilakukan untuk memastikan pelaksanaan ibadah berjalan tertib serta memudahkan koordinasi dengan berbagai pihak terkait.

Sebagai gambaran, pada tahun sebelumnya Kemenag Kota Batam mencatat sebanyak 889 titik lokasi Salat Idulfitri 1446 H/2025 M yang tersebar di 12 kecamatan di Kota Batam.

Dari jumlah tersebut, 695 titik berada di masjid, 185 titik di musala, dan 9 titik dilaksanakan di lapangan. Jumlah itu meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat 831 titik lokasi Salat Idulfitri.

Sementara itu, Pemerintah Kota (Pemko) Batam juga menetapkan tiga lokasi utama pelaksanaan Salat Idulfitri tingkat kota, yakni di Dataran Engku Putri Batam Center, Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah Batuaji, dan Masjid Baiturahman Sekupang.

Kemenag Batam berharap seluruh data dari kecamatan dapat segera masuk agar persiapan pelaksanaan Salat Idulfitri tahun ini dapat dimatangkan lebih awal. (*)

Artikel Titik Salat Id Belum Ditentukan, Masih Menunggu Laporan dari Setiap Kecamatan pertama kali tampil pada Metropolis.

Wings Air Mendadak Batalkan Dua Penerbangan Rute Letung–Batam, Ini Alasannya

0
Pesawat Wings Air saat proses boarding di Bandara Letung, Kabupaten Kepulauan Anambas, baru-baru ini. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Maskapai Wings Air secara mendadak membatalkan dua jadwal penerbangan rute Letung–Batam dan Batam–Letung. Pembatalan dilakukan hanya beberapa jam sebelum waktu keberangkatan sehingga membuat sejumlah penumpang kebingungan dan kecewa.

Informasi pembatalan penerbangan tersebut disampaikan kepada penumpang melalui pesan WhatsApp serta diumumkan melalui akun resmi Bandara Letung.

Pengumuman mendadak ini langsung memicu keluhan dari masyarakat yang sebelumnya telah mempersiapkan perjalanan mereka.

Dalam pemberitahuan tersebut, Wings Air membatalkan dua jadwal penerbangan sekaligus yakni pada Senin (9/3/2026) dan Rabu (11/3/2026).

Padahal selama ini maskapai tersebut melayani penerbangan rute Letung sebanyak empat kali dalam sepekan, yaitu setiap Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu.

Dengan pembatalan dua jadwal tersebut, jumlah penerbangan pada pekan ini otomatis berkurang separuh dari jadwal normal.

Salah satu penumpang, Hamid, mengaku kecewa dengan pembatalan mendadak tersebut. Ia sebelumnya telah merencanakan perjalanan mudik ke kampung halamannya di Kendal, Jawa Tengah bersama keluarganya.

Hamid mengatakan tiket penerbangan dari Letung menuju Batam sudah ia pesan jauh hari sebelumnya. Bahkan ia juga telah membeli tiket lanjutan dari Batam menuju Semarang.

“Tiket jauh-jauh hari telah saya pesan, bahkan tiket Batam ke Semarang juga sudah dibeli. Ternyata penerbangan dari Letung dibatalkan,” ujarnya.

Ia khawatir tiket penerbangan lanjutan yang sudah dibeli akan hangus karena tidak dapat mengejar jadwal keberangkatan dari Batam menuju Semarang.

“Meski besok saya berangkat ke Semarang, tapi tak terkejar. Kalau hangus, mau bagaimana lagi. Sia-sia kumpulkan uang untuk pulang kampung,” keluhnya.

Kekecewaan serupa juga disampaikan penumpang lainnya, Tio. Ia menyebut pembatalan penerbangan secara mendadak membuat agenda bisnisnya terganggu.

Menurutnya, ia dijadwalkan menandatangani kontrak kerja sama dengan mitra bisnis di luar daerah. Namun rencana tersebut terancam batal akibat pembatalan penerbangan.

“Seperti ini tentu saya dirugikan. Sudah sering Wings Air cancel. Kalau tidak mau terbang, seharusnya tiket jangan dijual,” katanya.

Tio berharap Kementerian Perhubungan dapat memberikan teguran bahkan sanksi kepada maskapai tersebut agar tidak seenaknya membatalkan penerbangan yang sudah dijual kepada masyarakat.

Ia menilai sebagai satu-satunya maskapai yang melayani rute penerbangan dari Letung, Wings Air seharusnya memberikan pelayanan yang lebih profesional karena masyarakat kepulauan sangat bergantung pada transportasi udara.

Sementara itu, petugas Wings Air di Batam, Syamsul, mengatakan pembatalan penerbangan terjadi karena minimnya jumlah penumpang.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan. Untuk hak-hak penumpang tetap menjadi tanggung jawab kami,” ujarnya singkat.

Namun sejumlah penumpang menilai alasan sepinya penumpang tidak cukup untuk membenarkan pembatalan mendadak yang merugikan banyak pihak. (*)

Artikel Wings Air Mendadak Batalkan Dua Penerbangan Rute Letung–Batam, Ini Alasannya pertama kali tampil pada Kepri.