Senin, 20 April 2026
Beranda blog Halaman 1550

Pemusnahan Sabu Digelar Terbuka, Ombudsman Ingatkan BNN Hati-Hati

0
Beredar luas brosur pemusnahan barang bukti sabu 2 ton dengan menggelar Pesta Rakyat.

batampos – Rencana pemusnahan dua ton sabu yang digagas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Riau pada Kamis, 12 Juni mendatang menyedot perhatian luas. Pasalnya, untuk pertama kalinya dalam sejarah, kegiatan ini akan digelar terbuka dan melibatkan masyarakat secara langsung. Namun di balik terobosan ini, muncul pula kekhawatiran serius dari Ombudsman RI Perwakilan Kepri.

Ombudsman tak hanya meminta BNN harus hati-hati dalam rencana tersebut, namun juga mempertanyakan relevansi konsep hiburan dalam kegiatan pemusnahan sabu. Rencana menggelar panggung musik dan mengundang artis ibukotadinilainya terlalu berlebihan.

Kepala Ombudsman Kepri, Lagat Siadari, menilai keterlibatan masyarakat secara langsung dalam pemusnahan narkotika harus dilakukan dengan sangat hati-hati. Terlebih, ini merupakan kali pertama kegiatan pemusnahan digelar secara terbuka dengan konsep “Pesta Rakyat Anti Narkoba”.

“Jangan sampai demi alasan keterbukaan dan edukasi, justru membuka ruang terjadinya kecolongan. Ini barang bukti yang sangat besar jumlahnya, jadi pengamanannya harus ekstra ketat,” ujar Lagat kepada Batam Pos, Senin (9/6).

Menurutnya, meski tujuan melibatkan publik adalah untuk pembelajaran dan edukasi, tidak serta-merta masyarakat umum bisa langsung ditunjuk tanpa seleksi.

“Tetap harus ditentukan siapa saja yang bisa ikut. Mereka harus didata, diperiksa, dan identitasnya jelas. Jangan asal tunjuk, apalagi membuka seluas-luasnya untuk masyarakat yang datang,” tegasnya.

Kekhawatiran utama Ombudsman adalah potensi terjadinya “kecolongan” di tengah kerumunan masyarakat yang besar. Apalagi, tidak ada yang tahu niat masyarakat tersebut datang ke lokasi.

“Siapa yang bisa jamin di tengah keramaian itu tidak ada yang menyelipkan barang? Jangan sampai niat baik ini justru menimbulkan masalah baru,” kata Lagat.

Ia juga menyarankan agar BNNP Kepri menggandeng pengamanan ekstra, tidak hanya dari Polri tetapi juga melibatkan TNI jika diperlukan. Mengingat jumlah sabu yang akan dimusnahkan mencapai dua ton, keamanan harus menjadi prioritas utama.

“Kalau selama ini pelibatan ormas saja bersifat terbatas, sekarang masyarakat umum diundang. Jadi harus ada standar pengamanan yang ketat dan jelas,” tambahnya.

Selain menyentil soal pengamanan, Lagat juga mengkritisi konsep “pesta rakyat” yang diusung dalam acara ini. Dalam rilis BNNP Kepri sebelumnya, acara pemusnahan ini akan dikemas dengan fun walk, panggung hiburan, hingga menghadirkan artis Ibu Kota.

“Nah ini yang tidai relevan menurut saya,” sebutnya.

Menurut Lagat, konsep hiburan dalam kegiatan serius seperti pemusnahan narkoba sangat tidak relevan. Urgensi dari kegiatan lainnya itu juga dipertanyakan, dan pastinya membutuhkan biaya yang besar.

“Ini momentum penegakan hukum, edukasi, dan penyampaian pesan moral. Kalau hanya sekadar slogan antinarkoba, tak perlu sampai undang artis atau panggung hiburan segala,” ujarnya.

Ia juga mempertanyakan efektivitas penggunaan anggaran besar hanya untuk panggung, sistem suara, dan rangkaian hiburan yang menurutnya tidak sejalan dengan tujuan utama kegiatan.

“Lebih baik BNN fokus pada kampanye masif langsung ke masyarakat. Masuk ke perumahan-perumahan, edukasi sampai tingkat RW. Itu lebih tepat dan menyentuh daripada acara besar yang hanya ramai sesaat,” sarannya.

Tak hanya itu, Lagat juga berharap BNNP Kepri mengedepankan fungsi edukasi dan transparansi dalam kegiatan pemusnahan ini.

“Kalau memang niatnya edukasi, ya cukup gelar acara inti pemusnahan dengan baik, terbuka, dan melibatkan perwakilan masyarakat secara simbolis. Tidak perlu embel-embel pesta rakyat,” tegasnya.

Ia juga berharap, siapa pun yang terlibat langsung dalam pemusnahan sabu harus dipastikan aman, tidak sembarangan, dan prosesnya tertib. “Data dan verifikasi itu penting. Jangan nanti masyarakat menyerbu ingin ikut memusnahkan, lalu terjadi kekacauan. Itu bisa jadi blunder,” pungkasnya. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Pemusnahan Sabu Digelar Terbuka, Ombudsman Ingatkan BNN Hati-Hati pertama kali tampil pada Metropolis.

Komandan Ormas Diciduk, Diduga Gelapkan 14 Kontainer Berisi Barang Miliaran

0
Tim Ditreskrimum Polda Kepri menangkap pria berinisial MG di wilayah Binjai.

batampos – Subdit III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri menangkap pria berinisial MG, yang dikenal sebagai Komandan Satgas sebuah organisasi masyarakat (ormas) di Batam. MG ditangkap atas dugaan penggelapan 14 unit kontainer berisi barang bernilai miliaran rupiah milik sebuah perusahaan.

Penangkapan dilakukan di wilayah Binjai, Sumatera Utara, setelah MG sempat buron dan diduga berupaya menghindari proses hukum. Kini, tersangka sudah dibawa ke Batam untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kasubdit III Jatanras Polda Kepri, AKBP Mikael Hutabarat, menyampaikan bahwa kasus ini bermula sejak Oktober 2022. Saat itu, korban Rita Luxiana Gultom, Direktur PT Shiane Internasional, menitipkan kontainer miliknya kepada MG di lahan yang berada di wilayah Sei Lekop, Kota Batam.

MG mengaku lahan tersebut adalah milik pribadinya, sehingga korban percaya dan menandatangani perjanjian penitipan barang pada 16 November 2022, dengan masa penitipan selama enam bulan. Namun saat masa penitipan berakhir, korban tidak dapat mengambil kembali kontainer miliknya.

“Korban justru mendapatkan berbagai alasan dari MG, bahkan dilaporkan balik ke Polsek Sagulung dengan tuduhan pencurian kontainer,” ungkap Mikael, Senin (9/6)

Menurut dia, tanah tempat penitipan kontainer yang diklaim milik MG ternyata merupakan lahan sitaan negara sejak tahun 2016. Di mana MG memindahkan 14 kontainer tersebut secara diam-diam ke lokasi lain di kawasan Tanjung Gundap, tanpa izin dari pemilik sah.

Korban yang merasa dirugikan kemudian melaporkan peristiwa ini ke Ditreskrimum Polda Kepri pada 26 Februari 2025. Setelah dilakukan penyelidikan intensif, polisi menetapkan MG sebagai tersangka atas dugaan penipuan dan penggelapan.

“Selama penyidikan, MG juga diduga memanfaatkan pengaruhnya dalam organisasi masyarakat untuk mengganggu jalannya proses hukum dan menghindari pertanggungjawaban,” jelas Mikael.

Atas perbuatannya, MG dijerat dengan Pasal 378 KUHP dan/atau Pasal 372 KUHP tentang Penipuan dan/atau Penggelapan. Ancaman hukuman maksimalnya adalah empat tahun penjara.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas siapa pun yang melakukan tindak pidana, termasuk yang berlindung di balik simbol ormas.

“Tidak ada tempat bagi pelaku kejahatan, sekalipun mereka menggunakan nama organisasi. Kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu melapor jika mengalami tindakan melawan hukum,” kata Zahwani. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Komandan Ormas Diciduk, Diduga Gelapkan 14 Kontainer Berisi Barang Miliaran pertama kali tampil pada Metropolis.

Libur Panjang Idul Adha Berakhir Aman, Kawasan Wisata Padat Tanpa Insiden Besar

0
Pengamanan polisi di sepanjang lokasi wisata sepanjang liburan Idul Adha. Istimewa

batampos – Libur panjang Idul Adha yang baru saja usai menyisakan catatan positif dari berbagai pihak terkait keamanan dan ketertiban masyarakat selama masa liburan. Sejumlah lokasi wisata di Batam, khususnya di sepanjang jalan Trans Barelang hingga kawasan wisata rohani bekas kamp Vietnam di Pulau Galang, dipadati pengunjung namun tetap berada dalam situasi aman dan terkendali.

Kepolisian dari berbagai sektor seperti Polsek Galang, Polsek Batuaji, dan Polsek Sagulung telah melakukan pengawasan intensif guna memastikan kenyamanan dan keselamatan masyarakat yang berlibur. Laporan dari ketiga sektor tersebut menyebutkan tidak ada kejadian yang menonjol selama aktivitas liburan berlangsung.

Kapolsek Sagulung, Iptu Rohandi Tambunan, memastikan bahwa kawasan wisata di sekitar Jembatan I Barelang yang menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat selama liburan, tetap aman meskipun terjadi lonjakan pengunjung. Ia menyebutkan bahwa situasi tetap terkendali berkat pengawasan yang dilakukan secara rutin oleh personel kepolisian.

Namun demikian, satu insiden sempat mencuat saat seorang pria yang merupakan pekerja di PT Epson dilaporkan melakukan aksi bunuh diri dengan cara melompat pada Jumat (6/6) lalu. Insiden tersebut menjadi satu-satunya kejadian yang mengganggu ketenangan selama libur panjang, namun langsung ditangani dengan baik.

Di luar kejadian tersebut, suasana liburan di Batam secara umum berjalan lancar dan tertib. Arus lalu lintas di sejumlah titik menuju kawasan wisata juga terpantau lancar tanpa adanya kemacetan berarti, meskipun volume kendaraan meningkat dibanding hari-hari biasa.

Kapolsek Batuaji, AKP Raden Bimo Dwi Lambang, menyampaikan bahwa pengamanan di kawasan wisata Batuaji, termasuk objek wisata hutan Mata Kucing, berjalan dengan baik. Meski sempat terjadi keramaian yang cukup padat, kondisi tetap terkendali berkat kehadiran petugas yang siaga di lapangan.

Kepolisian mengakui bahwa keberhasilan menjaga situasi liburan yang aman tidak lepas dari kerja sama masyarakat yang turut menjaga ketertiban selama berwisata. Kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan, mematuhi aturan lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas dinilai menjadi kunci suksesnya pengamanan selama libur panjang ini.

Selain itu, faktor cuaca yang cerah selama masa liburan turut mendukung kelancaran aktivitas wisata. Banyak keluarga yang memanfaatkan momen libur Idul Adha ini untuk berwisata bersama, menciptakan suasana penuh kegembiraan di berbagai lokasi wisata di Batam.

Pihak kepolisian juga berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan di masa-masa libur mendatang, mengingat Batam merupakan salah satu tujuan wisata utama di Kepulauan Riau yang selalu dipadati pengunjung saat musim liburan.

Dengan berakhirnya libur panjang Idul Adha yang berjalan aman, pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk kembali fokus menjalani rutinitas harian dan tetap menjaga kedisiplinan serta keselamatan dalam setiap aktivitas, baik di tempat kerja maupun di lingkungan tempat tinggal masing-masing. (*)

Reporter: Eusebius Sara

 

Artikel Libur Panjang Idul Adha Berakhir Aman, Kawasan Wisata Padat Tanpa Insiden Besar pertama kali tampil pada Metropolis.

Karyawan PT Maruwa Masib Terjebak Dalam Ketidak Pastian 

0
Suasana di PT Maruwa. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Nasib ratusan karyawan PT Maruwa Indonesia di Batam masih terkatung-katung hingga kini. Sejak perusahaan menghentikan operasional pada awal April 2025, para pekerja belum juga menerima hak-hak mereka berupa gaji dan pesangon.

Padahal, penghentian operasional tersebut bukan disebabkan kebangkrutan, melainkan imbas dari akuisisi sepihak yang hanya menyasar anak perusahaan di Malaysia. Sementara itu, Maruwa Indonesia justru ditinggalkan tanpa kejelasan.

Sejumlah pekerja masih terus menanti penyelesaian persoalan ini agar dapat menentukan langkah selanjutnya. “Masih digantung terus. Katanya masih nunggu proses dari likuidator. Ini entah kapan hak kami dipenuhi,” ujar Susi, salah satu karyawan. Kondisi ini memicu kekhawatiran bahwa hak mereka tidak akan pernah terpenuhi sepenuhnya.

Aris Sianturi, mantan Manager Production Control PT Maruwa Indonesia, juga menyampaikan hal senada. Menurutnya, permasalahan ini telah dilaporkan ke berbagai pihak, termasuk pemerintah, untuk dilakukan mediasi. Namun, hingga kini belum juga ada titik terang. “Kami hanya ingin keadilan dan kepastian,” katanya.

Ketua Komisi IV DPRD Batam, Dandis Rajagukguk, yang sebelumnya sempat melakukan inspeksi mendadak ke lokasi pabrik, mengakui bahwa persoalan ini belum juga terselesaikan. “Saat ini masih proses perhitungan dari likuidator. Kami akan terus mengawal agar hak-hak karyawan tetap dipenuhi,” ujarnya, Senin (9/6).

Sebelumnya, pada 20 Mei 2025, pihak komisaris sempat menemui para karyawan dan menjanjikan bahwa perusahaan akan tetap beroperasi. Bahkan disebutkan bahwa tim manajemen baru telah disiapkan. Namun, janji tersebut ternyata tidak pernah terealisasi. Produksi tetap lumpuh karena tidak ada suplai material, padahal masih terdapat sejumlah proyek pesanan yang belum diselesaikan.

Model kerja Maruwa Indonesia yang saling bergantung dengan pabrik di Malaysia menjadi salah satu penyebab utama lumpuhnya operasional. “Dari 10 tahapan kerja, lima dilakukan di Malaysia dan lima di Batam. Ketika salah satu berhenti, otomatis rantai itu putus,” jelas Aris. Ia juga menyesalkan keputusan sepihak yang diambil perusahaan demi mendanai ekspansi proyek baru di Jepang.

Saat ini, para karyawan menuntut pembayaran hak-hak mereka sesuai Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Nilai total hak tersebut diperkirakan mencapai Rp14 miliar. Namun, pihak perusahaan hanya mengakui sekitar Rp12 miliar, dengan alasan nilai aset yang tersisa hanya sekitar Rp2 miliar. “Belum ada kesepakatan. Kami minta Rp14 miliar, tapi tidak digubris,” ujar Aris kecewa.

Ironisnya, alih-alih membuka ruang dialog, perusahaan justru menunjuk dua likuidator, Nico Lambert dan Salmon, untuk mengurus aset.

Ketegangan memuncak pada 23 Mei malam saat ratusan karyawan berkumpul di kawasan industri Bintang, Tanjunguncang. Alih-alih memberikan kabar baik, pihak komisaris datang membawa pengacara dan mengumumkan rencana likuidasi. “Kami datang untuk menagih janji, bukan membahas likuidasi,” tegas Sumanti, perwakilan HRD perusahaan.

Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Ketenagakerjaan telah menjadwalkan mediasi lanjutan pada 2 Juni 2025. Para pekerja berharap proses ini benar-benar dikawal serius, tanpa keberpihakan kepada pemodal asing. Mereka juga menuntut agar komisaris perusahaan hadir langsung dalam mediasi. Sementara itu, karyawan semakin curiga, karena perusahaan diduga tetap beroperasi di luar negeri, bahkan mengalihkan material produksi ke Jepang, sementara pekerja lokal dibiarkan tak menentu nasibnya. (*) 

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Karyawan PT Maruwa Masib Terjebak Dalam Ketidak Pastian  pertama kali tampil pada Metropolis.

Indonesia-Arab Saudi Bahas Peluang Penggunaan Bandara Taif untuk Haji dan Umrah

0
Suasana pertemuan antara perwakilan amirul hajj Indonesia dengan otoritas bandara Taif di Makkah, Arab saudi, Minggu (8/6). (Kemenhub)

batampos – Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Arab Saudi secara resmi telah membahas peluang penggunaan Bandara Taif untuk jamaah haji dan umrah asal Indonesia.

Hal ini disampaikan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi usai pertemuan antara Anggota Amirul Hajj Indonesia 2025 dengan Otoritas Bandara Taif International Airport di Makkah, Arab Saudi, Minggu (8/6).

“Bandara Taif akan menjadi alternatif bandara haji/umrah selain Jeddah dan Madinah untuk mengurangi kepadatan. Apalagi, jarak dari Bandara Taif ke Makkah tidak terlalu jauh, hanya 70 km,” kata Menhub Dudy dalam keterangan yang diterima JawaPos.com, Senin (9/6).

Lebih lanjut, Menhub mengatakan bahwa pembahasan penggunaan Bandara Taif ini dilakukan sebagai salah satu langkah pemerintah untuk mendistribusikan arus kedatangan di Arab Saudi.

Selain itu juga dilakukan untuk memberikan alternatif jalur yang lebih efisien menuju Makkah. Sehingga diharapkan pula akan memberikan kenyamanan lebih kepada para jemaah.

Untuk diketahui, Bandara Taif pertama kali digunakan Indonesia pada musim haji tahun ini. Tercatat, sebanyak 44 jamaah haji khusus Indonesia tiba di Bandara Internasional Taif pada Rabu (28/5).

“Kedatangan di Bandara Taif ini menjadi catatan penting dalam upaya diversifikasi jalur masuk jamaah haji ke Arab Saudi,” ujar Dudy.

Sebagai informasi, total jamaah haji reguler Indonesia sebanyak 203.320 orang. Ada tiga maskapai yang mengangkut seluruh jamaah itu, terdiri dari Garuda Indonesia, Saudi Arabian Airlines, dan Flynas.

Flynas adalah salah satu perusahaan penerbangan swasta yang ada di Saudi Arabia. Flynas akan membawa 19 kloter jemaah dari Embarkasi Palembang dengan Boeing 747-400.

Baca Juga: Orang yang Datang Tepat Waktu Biasanya Menunjukkan 5 Ciri-ciri Kepribadian Ini, Salah Satunya Mereka Menghargai Rasa Saling Menghormati

Garuda Indonesia memberangkatkan 268 kloter dari Embarkasi Aceh, Medan, Padang, Jakarta, Solo, Banjarmasin, Balikpapan, Makassar, dan Lombok. Ada tiga jenis pesawat yang digunakan: Boeing 777-300, Boeing 747-400, dan Airbus 330.

Sedang Saudi Arabia Airlines, membawa 221 kloter dari Embarkasi Batam, Jakarta, Surabaya, dan Kertajati. Pesawat yang digunakan Boeing 777-300, Boeing 777-400, dan Boeing 747-400.

Pembagian ini mempertimbangkan kemampuan armada yang akan dioperasikan sesuai dengan jenis pesawat yang telah ditetapkan.

Bila jamaah haji reguler bisa mendarat di Taif, maka jumlah jamaah yang bisa berangkat dalam satu waktu bisa bertambah.

Dampaknya, waktu tunggu giliran penerbangan jadi lebih singkat. Sehingga berimbas pula pada berkurangnya durasi tinggal jamaah hadi di Arab Saudi, yang tentu saja diharapkan berdampak pada turunnya biaya perjalanan haji. (*)

Sumber: JP Group

Artikel Indonesia-Arab Saudi Bahas Peluang Penggunaan Bandara Taif untuk Haji dan Umrah pertama kali tampil pada News.

14 Jamaah Embarkasi Batam Wafat di Tanah Suci, Mayoritas karena Gangguan Jantung

0
Ilustrasi ibadah Haji. (Dimas Pradipta/JawaPos.com)

batampos –Sebanyak 14 jamaah haji asal Embarkasi Batam dilaporkan wafat di Tanah Suci selama pelaksanaan ibadah haji tahun 1446 Hijriah/2025 Masehi. Berdasarkan data Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam, para jamaah wafat tersebar di sejumlah rumah sakit di Makkah dan Madinah, dengan penyebab terbanyak gangguan jantung.

Sekretaris PPIH Embarkasi Batam, Zulkarnain Umar, membenarkan kabar duka tersebut. Ia menjelaskan bahwa sebagian besar jamaah wafat disebabkan oleh penyakit bawaan yang kambuh saat menjalankan ibadah haji, seperti serangan jantung, syok kardiogenik, dan gagal jantung.

“Mayoritas jamaah yang wafat mengalami gangguan pada jantung dan pembuluh darah. Mereka sebelumnya memang sudah memiliki riwayat penyakit tersebut,” kata Zulkarnain saat dikonfirmasi, Senin (9/6).

Dari 14 jamaah yang wafat, dua di antaranya berasal dari Provinsi Kepri dan sisanya dari daerah lain yang tergabung dalam Embarkasi Batam, seperti Jambi, dan Riau. Jamaah tertua yang wafat berusia 84 tahun, sedangkan yang termuda berusia 49 tahun.

Zulkarnain menyampaikan bahwa semua jenazah telah dimakamkan di pemakaman setempat, sebagian besar di Pemakaman Baqi, Madinah, dan sebagian di Sharaya, Makkah.

Meski ada kabar duka, Zulkarnain menyebutkan bahwa secara umum kondisi jamaah haji asal Embarkasi Batam yang masih berada di Tanah Suci saat ini dalam keadaan baik.

“Alhamdulillah sejauh ini kondisi jamaah kita masih baik-baik saja. Petugas kloter dan tim kesehatan terus mendampingi jamaah selama beribadah, terutama pada saat puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina,” jelasnya.

Berikut beberapa nama jamaah yang wafat diantaranya, Abdul Kadir (84), asal Karimun, wafat di RSAS Madinah karena cedera kepala pasca operasi. Yusman Johar (56), asal Batam, meninggal akibat sepsis berat. Reni Maifida Zainal Muhammad (53), asal Pelalawan, meninggal karena serangan jantung akut.

Usman Jalil (81), asal Meranti, meninggal karena gagal jantung sistolik. Rohmiyati Karep Alkarmidi (49), asal Muaro Jambi, meninggal karena penyakit jantung iskemik kronis.

Zulkarnain mengimbau jamaah lainnya untuk menjaga kondisi fisik dan tidak memaksakan diri dalam menjalankan rangkaian ibadah, terutama saat suhu di Arab Saudi sedang tinggi. (*) 

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel 14 Jamaah Embarkasi Batam Wafat di Tanah Suci, Mayoritas karena Gangguan Jantung pertama kali tampil pada Metropolis.

Eks Ketua MK Jimly Asshiddiqie Sebut Pemakzulan Wapres Gibran Mustahil terjadi

0
Ketua Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK), Jimly Asshiddiqie memimpin jalannya sidang putusan dugaan pelanggaran etik terhadap hakim MK. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

batampos – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie angkat bicara soal isu pemakzulan Gibran Rakabuming Raka dari jabatan Wakil Presiden (Wapres).

Jimly menyebut bahwa sudah ada tiga partai yang menolak pemakzulan terhadap Gibran. Namun, Jimly tak mengungkap secara rinci tiga parpol yang menolak pemakzulan tersebut.

“Sudah tiga partai tolak pemakzulan. Apa tidak cukup untuk yakinkan, pemakzulan tidak mungkin terjadi?” kata Jimly Asshiddiqie kepada wartawan, Senin (9/6).

Jimly menyarankan, perhatian publik sebaiknya diarahkan untuk mengawasi kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

“Maka lebih baik perhatian dan kemarahan diarahkan untuk awasi kinerja pemerintah sekarang,” ucap Jimly.

Bahkan, ia meminta publik untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama pada Pilpres 2024. Sehingga diharapkan, pengalaman pahit tidak terulang pada Pilpres 2029 mendatang.

“Persiapan untuk Pilpres lagi pada 2029 agar pengalaman pahit 2024 jangan terulang dan lebih penting antisipasi untuk perbaikan sistem ke depan,” tegasnya.

Isu pemakzulan berhembus setelah adanya surat Forum Purnawirawan Prajurit TNI itu ditujukan kepada Ketua MPR RI Ahmad Muzani dan Ketua DPR RI Puan Maharani.

Dalam surat itu, Forum Purnawirawan Prajurit TNI mendukung MPR RI segera memproses pemakzulan terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku.

Alasan mereka mendorong pemakzulan Gibran sebagai Wapres, karena disebut telah melanggar pelanggaran prinsip hukum, etika publik dan konflik kepentingan.

Putra sulung Joko Widodo itu memperoleh tiket pencalonan melalui perubahan batas usia capres-cawapres dalam Putusan MK No. 90/PUU-XXI/2023.

Proses tersebut dinilai telah melanggar UU Nomor 48 Tahun 2009 tentang kekuasaan kehakiman, dinyatakan tidak sah atau cacat hukum.

Karena Ketua Hakim MK yang memutuskan perkara, yakni Anwar Usman, adalah paman dari Gibran Rakabuming Raka dan telah melanggar Kode Etik dan Perilaku Hakim.

“Dengan demikian, terbukti bahwa keputusan tersebut menunjukkan tidak independen karena adanya intervensi melalui relasi keluarga langsung (paman-keponakan) antara Ketua MK Anwar Usman dengan Gibran Rakabuming Raka. Hal ini bertentangan dengan prinsip imparsialitas lembaga peradilan dan asas fair trial dalam hukum tata negara,” bunyi isi surat tersebut. (*)

Sumber: JP Group

Artikel Eks Ketua MK Jimly Asshiddiqie Sebut Pemakzulan Wapres Gibran Mustahil terjadi pertama kali tampil pada News.

Netizen Heboh! Cantiknya Sherly Tjoanda Gubernur Maluku Utara yang Bertemu Dedi Mulyadi

0
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, dampingi Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, keliling Lembur Pakuan. (Instagram @dedimulyadi71)

batampos – Dunia maya kembali diguncang. Kali ini bukan karena skandal atau peristiwa besar lainnya, tapi karena kehadiran sosok cantik nan memesona, Sherly Tjoanda, Gubernur Maluku Utara (Malut), yang terekam mesra bersama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dalam sebuah video yang viral di Instagram.

Dalam unggahan di akun @dedimulyadi71, warganet dibuat heboh oleh kebersamaan dua pemimpin daerah yang terlihat akrab, santai, dan penuh tawa saat menyusuri Lembur Pakuan, kampung halaman Dedi di Subang, Jawa Barat. “Sore hari ini ada yang spesial nih di Lembur Pakuan,” buka Dedi dengan senyum semringah.

Di sampingnya, sosok Sherly tampil anggun dengan senyum menawan, menyapa warga Jawa Barat dengan penuh kehangatan. “Halo, salam buat warga Jawa Barat… Desanya sangat asri, sangat adem. Kanan-kiri penuh sawah, langitnya masih biru,” ujar Sherly sambil tersenyum manis.

Netizen langsung klepek-klepek.

Tapi yang paling bikin warganet gagal fokus adalah candaan khas Dedi soal cuaca dan kulit putih Sherly yang glowing.

“Maluku Utara tuh panas, tapi bisa menghasilkan gubernur yang putih sih, kinclong,” celetuk Dedi sambil melirik Sherly, yang langsung tertawa dan menjawab santai, “Pakai topi selalu”.

Unggahan KDM tersebut, sudah mendapat respons lebih dari 10 ribu komentar, 192 ribu likes, dan dibagikan lebih dari 1.400 akun. Beberapa netizen malah ‘ngeship’ kedua gubernur.

Namun, menyadari perbedaan keyakinan, mereka pun hanya pasrah ‘Termangu-mangu’.

“Duda dan janda ketemu,” tulis akun @f***1987

“Cerita kita sulit dicerna, tak lagi sama cara berdoa..,” komentar @***-eyang_

“Kacau geus mah pemain Persib dibawa Malut ayeuna gubernur na arek dibawa oge duh kumaha nya,” tulis @aepsaep***9058

“KETUA MANGU (emoji hormat),” tulis @nidana****lmz

Sumber: JP Group

Artikel Netizen Heboh! Cantiknya Sherly Tjoanda Gubernur Maluku Utara yang Bertemu Dedi Mulyadi pertama kali tampil pada News.

Bunga Bangkai Langka Tumbuh Mekar di Kebun Warga Desa Toapaya

0
Bunga bangkai tumbuh di kebun warga di Toapaya Selatan, Bintan. F. Yusnadi Nazar

batampos-Bunga suweg atau yang dikenal sebagai bunga bangkai tumbuh dan mekar di kebun warga di kawasan Desa Toapaya Selatan, Bintan.

Bunga yang biasanya mengeluarkan bau tidak sedap itu tumbuh dan mekar di kebun alpukat.

Terdapat satu bunga bangkai yang mekar ditemukan di kebun dengan ukuran diameter atau lebar lebih kurang sekitar 12 sentimeter dan tinggi sekitar 25 sentimeter.

BACA JUGA: Petugas Gabungan Evakuasi Buaya Peliharaan Sepanjang 2 Meter di Bintan

Pemilik kebun, Yuli Seperi yang akrab disapa Feri, mengaku tidak mengetahui mengapa bunga tersebut bisa tumbuh dan mekar. Menurutnya, bunga dengan nama latin Amorphophallus ini, tumbuh liar di kebun alpukat miliknya.

Keberadaan bunga bangkai itu baru diketahui saat Feri mengunjungi kebunnya, Sabtu (7/6). Saat akan membersihkan kebun, tercium bau tidak sedap seperti bangkai. Setelah mencari, Feri menemukan bunga bangkai tersebut.

“Baru kali ini ada di kebun, sudah hampir sebulan enggak ke kebun. Pas mau bersih-bersih, ketemu bunga bangkai,” ungkap warga Tanjungpinang ini kepada Batam Pos.

Fenomena tumbuhnya bunga bangkai ini termasuk hal yang jarang ditemui. Pemilik kebun pun langsung mengabadikan momen langka tersebut.

“Tapi bunganya sudah hampir layu,” sebutnya.

Melansir beragam sumber, suweg atau bunga bangkai ini merupakan tumbuhan anggota genus Amorphophallus yang merupakan tumbuhan dari famili talas-talasan.

Bunga dan tumbuhan vegetatif (daun) tumbuh bergantian. Bunganya pada waktu-waktu tertentu mengeluarkan bau tidak sedap yang keras dan menyengat, sehingga umum dinamai sebagai bunga bangkai. (*)

Reporter: Yusnadi

 

Artikel Bunga Bangkai Langka Tumbuh Mekar di Kebun Warga Desa Toapaya pertama kali tampil pada Kepri.

Mitsubishi Motors Resmikan Diler Baru di Sleman, Perkuat Akses dan Layanan Konsumen di Yogyakarta

0
Diler Mitsubishi Sun Sleman

batampos– PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) bersama PT Sun Star Motor resmi membuka diler Mitsubishi Motors SUN Sleman, untuk menjawab tingginya kebutuhan dan permintaan layanan dari para pengguna Mitsubishi di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, khususnya Sleman.

Diler ini menjadi cabang ketiga di Sleman dan menandai diler resmi kendaraan penumpang Mitsubishi Motors ke-183 dari total 308 diler Mitsubishi di Indonesia.

Pertumbuhan jumlah kendaraan Mitsubishi Motors di Yogyakarta terus meningkat, seiring dengan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas produk dan layanan purna jualnya.

BACA JUGA: Menang Indonesian Idol, Shabrina & Fajar Dapat Hadiah Mobil dari Mitsubishi: Awali Petualangan Hidup Baru di Atas Roda Impian

Yoshio Igarashi – Director of Sales & Marketing Division PT MMKSI, Atsushi Kurita – President Director PT MMKSI, Lisa S. Tjandrakusuma -Direktur Utama Sun Star Group, Imelda Sundoro – Founder & Owner Sun Star Group, Daisuke Okamoto – President Director KTB, Aji Jaya – Director of Sales & Marketing KTB, Alfa Wijaya – Chief Operation Officer Sun Star Group.

Sleman sebagai salah satu titik aktivitas ekonomi dan pemukiman terbesar di wilayah ini menjadi lokasi strategis untuk menghadirkan fasilitas yang lebih mudah dijangkau dan mampu memberikan pengalaman layanan yang lebih nyaman dan menyeluruh bagi pelanggan.

Acara peresmian turut dihadiri oleh Mr. Atsushi Kurita sebagai Presiden Direktur PT MMKSI dan Ibu. Imelda Sundoro sebagai Founder & Owner PT Sun Star Motor, sebagai bentuk apresiasi terhadap kolaborasi yang telah terjalin dan kontribusi nyata untuk mendekatkan layanan kepada pelanggan.

“Yogyakarta terus menunjukkan perkembangan yang positif sebagai salah satu pasar penting bagi Mitsubishi Motors. Kehadiran diler Mitsubishi Motors SUN Sleman menambah akses layanan terpadu dan berkualitas bagi konsumen, khususnya di wilayah Sleman dan sekitarnya. Melalui kerja sama dengan Sun Motor Group, kami berharap diler baru di Sleman ini dapat memudahkan masyarakat dalam mendapatkan layanan terbaik, baik dalam proses pembelian kendaraan maupun perawatannya. Kami mengundang seluruh warga untuk datang dan merasakan langsung berbagai fasilitas serta program menarik yang telah kami siapkan,” ucap Atsushi Kurita, Presiden Direktur PT MMKSI.

Sambutan dari Founder & Owner Sun Star Group, Imelda Sundoro

Diler Mitsubishi Motors SUN Sleman telah dilengkapi dengan fasilitas 3S yang dapat memberikan pengalaman secara lengkap dari penjualan hingga perawatan kendaraan Mitsubishi Motors.

Dengan hadirnya diler Mitsubishi Motors SUN Sleman, kini pemilik kendaraan Mitsubishi Motors memiliki akses lebih luas terhadap layanan penjualan, perawatan berkala, hingga ketersediaan suku cadang resmi.

Mengenai Diler Mitsubishi Motors SUN Sleman

Diler Mitsubishi Motors SUN Sleman hadir sebagai pusat layanan terpadu bagi konsumen di Yogyakarta dan sekitarnya. Berlokasi strategis di Jl. Magelang KM 14, Jetis, Caturharjo, Sleman, diler ini berdiri di atas lahan 3.300 m² dengan bangunan seluas 1.541 m². Showroom seluas 702 m² menampilkan jajaran mobil Mitsubishi Motors terbaru, sementara bengkel seluas 1.360 m² dilengkapi 6 stall servis, yang terdiri dari 2 stall Mitsubishi Express Service 4 stall umum, serta 1 Inspection Line, yang mampu melayani hingga 22 kendaraan per hari.

Pengunjung juga dimanjakan dengan fasilitas pendukung, seperti ruang tunggu ber-AC, area bermain anak, hingga koneksi internet yang cepat. Bagi konsumen yang ingin merasakan langsung performa kendaraan Mitsubishi, unit test drive tersedia setiap hari operasional.

Sambutan dari Presiden Direktur PT MMKSI, Atsushi Kurita

Dengan layanan 3S (Sales, Service, Spare Parts), diler ini memberikan kemudahan bagi konsumen—mulai dari pembelian hingga perawatan kendaraan dalam satu lokasi. SUN Sleman beroperasi setiap Hari Senin–Jumat pukul 08.30–16.30 WIB dan Hari Sabtu pukul 08.30–14.30 WIB. Konsumen dapat menghubungi nomor telepon Diler SUN Sleman di 0274-866006 untuk informasi lebih lanjut atau ke nomor 0811 2891 091 untuk melakukan service booking.

Promo Spesial Periode Pembukaan Diler Baru

Dalam rangka menyambut pembukaan Diler Mitsubishi Motors SUN Star Motor Sleman, tersedia program promo menarik bagi konsumen. Diskon jasa servis sebesar 20% dan diskon suku cadang sebesar 15% dapat dinikmati, sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Promo ini menjadi kesempatan bagi konsumen untuk mendapatkan layanan berkualitas dengan harga lebih terjangkau selama periode pembukaan diler. (*)

Artikel Mitsubishi Motors Resmikan Diler Baru di Sleman, Perkuat Akses dan Layanan Konsumen di Yogyakarta pertama kali tampil pada Lifestyle.