Rabu, 8 April 2026
Beranda blog Halaman 1553

Bejo, Sapi Kurban Presiden Prabowo untuk Masyarakat Bintan Berbobot 856 Kg

0

batampos– Masyarakat Bintan menerima bantuan sapi kurban dari Presiden Prabowo Subianto, yang diberi nama Bejo.

Sapi jenis Simental Cross tersebut memiliki bobot kurang lebih 856 kilogram (Kg)

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan, DKPP Kabupaten Bintan. drh. Iwan Berri Prima saat dihubungi, Senin (26/5/2025) mengatakan, sapi kurban bantuan presiden tersebut akan dijadikan hewan kurban untuk masyarakat Bintan di Masjid Jama’ Nurul Amiin di jalan Kampung Sekera, Gang Abdullah, Kelurahan Tanjunguban Utara, Kecamatan Bintan Utara.

BACA JUGA: Untuk Idul Adha 2025, Lingga Butuh Sapi Kurban 300 Ekor

Saat ini, sapi tersebut masih dititipkan ke salah satu peternak di daerah Kelurahan Gunung Lengkuas, Kecamatan Bintan Timur.

Rencananya, sapi tersebut akan diantar ke Masjid Jama’ Nurul Amiin di jalan Kampung Sekera, Gang Abdullah, Kelurahan Tanjunguban Utara, Kecamatan Bintan Utara pada Kamis (5/6/2025).

Ia juga mengatakan, tim dari Balai Veteriner Bukittinggi Kementerian Pertanian pada minggu lalu telah mengambil sampel untuk diuji laboratorium.

Berdasarkan klinis, sapi tersebut dalam kondisi sehat dan layak kurban. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Bejo, Sapi Kurban Presiden Prabowo untuk Masyarakat Bintan Berbobot 856 Kg pertama kali tampil pada Kepri.

Dinas Pendidikan Batam Terapkan Kebijakan Ketat untuk SPMB 2025

0
Murid-murid SD Negeri 013 saat belajar. Dalam kebijakan PPDB kali ini, Disdik Batam mengubah skema jalur pendaftaran dengan pembagian kuota yang jelas. Untuk SD, 80 persen kuota diperuntukkan bagi jalur domisili, lalu 15 persen untuk jalur afirmasi, dan 5 persen untuk jalur mutasi. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Dinas Pendidikan Kota Batam telah mengumumkan serangkaian kebijakan baru dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2025. Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan proses seleksi yang lebih transparan dan adil, dengan menekankan pada penerapan skema domisili dan pembatasan kuota yang lebih tegas.

Kepala Dinas Pendidikan Batam melalui Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar, Yusal, mengungkapkan bahwa tahun ini tidak ada lagi siswa titipan dari pihak manapun.

“Kami tegaskan bahwa tidak ada ruang untuk titipan dalam proses PPDB kali ini. Semua keputusan akan berdasarkan kuota dan ketentuan yang berlaku,” katanya, Selasa (27/5).

Dalam kebijakan PPDB kali ini, Disdik Batam mengubah skema jalur pendaftaran dengan pembagian kuota yang jelas. Untuk SD, 80 persen kuota diperuntukkan bagi jalur domisili, lalu 15 persen untuk jalur afirmasi, dan 5 persen untuk jalur mutasi.

Sementara di jenjang SMP, 45 persen kuota disediakan untuk jalur domisili, 25 persen untuk afirmasi, 5 persen untuk mutasi, dan 25 persen untuk jalur prestasi.

“Dengan adanya pembagian kuota yang jelas ini, kami berharap dapat memberikan kesempatan yang lebih adil kepada semua anak Batam untuk mendapatkan pendidikan yang layak,” tambah Yusal.

Tahun ini, Disdik Batam juga memastikan bahwa tidak ada penambahan lokal (ruang kelas) atau penambahan jumlah siswa di luar kuota per kelas yang telah ditetapkan.

“Kami telah menyiapkan kapasitas yang sesuai dengan daya tampung yang ada. Tidak ada penambahan lokal ataupun jumlah siswa,” ujar Yusal.

Bagi siswa yang tidak diterima di sekolah negeri, Disdik Batam telah menyiapkan solusi, yaitu dengan mengarahkan mereka untuk bersekolah di sekolah swasta. Namun, untuk siswa dari keluarga tidak mampu yang terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), pemerintah Kota Batam akan memberikan subsidi SPP untuk sekolah swasta.

Siswa dari keluarga tidak mampu yang terdaftar di DTKS akan mendapatkan subsidi SPP sebesar Rp300 ribu per siswa SD dan Rp400 ribu per siswa SMP.

“Jika siswa tidak terdaftar di DTKS, subsidi SPP-nya akan menunggu Peraturan Wali Kota (Perwako) yang mengatur tentang subsidi tersebut,” ungkap Yusal.

Yusal mengimbau agar orang tua yang mampu menyekolahkan anaknya di sekolah swasta, sehingga dapat memberikan ruang bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk mendapatkan tempat di sekolah negeri.

“Sekolah negeri harus menjadi tempat utama bagi mereka yang membutuhkan, sementara sekolah swasta juga turut berperan dalam mencerdaskan anak bangsa,” katanya.

Disdik Batam juga memastikan bahwa tahapan PPDB akan segera ditutup setelah proses seleksi selesai, dan tidak akan ada siswa yang diterima setelah sistem ditutup. “Kami sudah berkomitmen untuk menutup sistem setelah tahapan selesai, dan kami siap menghadapi kritik jika ada yang tidak puas,” tegas Yusal. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Dinas Pendidikan Batam Terapkan Kebijakan Ketat untuk SPMB 2025 pertama kali tampil pada Metropolis.

8 Hobi yang Bisa Dilakukan Pensiunan Agar Tetap Produktif dan Bahagia

0
Ilustrasi sekelompok lansia yang aktif dan bersemangat melakukan berbagai hobi yang meningkatkan kualitas hidup dan interaksi sosial mereka. (Freepik)

batampos – Seorang pensiunan akan memasuki babak baru ketika melewati hari-hari yang tidak lagi disibukkan dengan rutinitas sehari-hari.

Rutinitas yang berbeda bagi seorang pensiunan juga punya tantangannya sendiri.

Seringkali seorang pensiunan merasa bosan dengan rutinitas yang lebih lambat dibandingkan saat dulu bekerja di luar rumah.

Baca juga: 5 Kebiasaan Baik untuk Glowing di Usia Senja

Namun sebenarnya menurut para ahli saat pensiun adalah sebuah kesempatan emas untuk menjelajahi berbagai aktivitas yang mendukung kesejahteraan fisik dan mental.

Menemukan kegiatan yang bermakna bisa menjadi kunci penting untuk mengisi hari-hari dengan kebahagiaan serta tujuan.

Menurut Geediting.com beberapa pilihan hobi ini sangat cocok bagi para pensiunan yang ingin tetap aktif dan terhubung. Kegiatannya cenderung mendorong interaksi positif dan pengembangan diri yang berkelanjutan.

1. Meluangkan waktu menjadi sukarelawan di lingkungan sekitar

Memberikan kontribusi nyata bagi orang lain dapat menumbuhkan rasa tujuan hidup yang mendalam dan sangat memuaskan. Aktivitas ini memungkinkan mereka berinteraksi
dengan berbagai kelompok usia serta berbagi pengalaman berharga.

2. Belajar Keterampilan Baru

Mengikuti kursus atau lokakarya untuk mempelajari keahlian baru, seperti bahasa asing atau teknologi digital, sangatlah dianjurkan.

Proses belajar yang berkelanjutan menjaga pikiran tetap tajam dan membuka pintu terhadap lingkaran pertemanan baru. Ini juga membantu mereka merasa relevan dan mampu beradaptasi dengan dunia yang terus berubah.

Baca juga: Ini 6 Kebiasaan saat Malam yang Bikin Tubuh Tetap Langsing Tanpa Harus Nge-Gym Tiap Hari

3. Bercocok Tanam di Kebun

Aktivitas berkebun atau menata lanskap adalah hobi yang menenangkan sekaligus sangat bermanfaat bagi fisik. Proses merawat tanaman memberi rutinitas positif dan koneksi
mendalam dengan alam sekitar yang menenangkan jiwa. Hasil dari kerja keras mereka juga sering kali bisa dibagikan kepada tetangga atau teman, menciptakan interaksi yang hangat.

4. Bergabung dengan Klub Buku atau Diskusi

Membaca buku dan kemudian mendiskusikannya dengan kelompok lain sangat baik untuk stimulasi intelektual. Pertukaran ide dan pandangan dalam suasana yang akrab dapat
memperdalam persahabatan serta memperluas wawasan berpikir. Kegiatan ini mendorong mereka untuk tetap kritis dan aktif secara mental.

5. Membuat Kerajinan Tangan

Menekuni hobi seperti merajut, melukis, membuat tembikar, atau seni patung mampu menyalurkan kreativitas tanpa batas. Hasil karya yang indah dapat meningkatkan rasa bangga diri dan sering kali menjadi pembuka obrolan menarik dengan orang
lain. Bergabung dalam komunitas kerajinan juga membuka kesempatan untuk berbagi inspirasi.

6. Menulis Buku Harian atau Memoar

Mengabadikan pikiran, pengalaman, atau cerita hidup dalam bentuk tulisan adalah cara introspeksi yang sangat baik. Proses menulis dapat membantu mereka merefleksikan perjalanan hidup, memahami diri lebih dalam, dan meninggalkan warisan
berharga. Hasil tulisan ini bisa dibagikan dengan keluarga atau teman dekat.

Baca juga: Resep Tumis Ati Ampela Cabe Ijo, Murah Meriah, Cocok Jadi Lauk Kapan Saja

7. Menjadi Mentor Muda

Berbagi kebijaksanaan dan pengalaman hidup kepada generasi muda melalui program mentoring adalah kegiatan yang sangat memuaskan. Hobi ini memberi mereka peran penting dalam masyarakat dan kesempatan untuk membimbing orang lain.
Ikatan emosional yang terjalin sering kali sangat kuat dan saling menguntungkan.

8. Penelitian Sejarah Keluarga atau Silsilah

Menggali akar silsilah keluarga atau sejarah masa lalu adalah hobi yang melibatkan pemikiran mendalam serta penelitian.
Penemuan tentang leluhur bisa menciptakan koneksi emosional dengan masa lalu dan keluarga besar. Aktivitas ini sering kali melibatkan kunjungan ke arsip atau perpustakaan, membuka interaksi dengan para ahli dan sesama peneliti.

Berbagai pilihan kegiatan tersebut memberikan manfaat besar dalam meningkatkan harga diri dan memperkuat ikatan sosial mereka. Dengan begitu, pensiunan dapat menjalani hari-hari dengan penuh semangat dan koneksi yang berarti. (*)

Sumber: Jpgroup

Artikel 8 Hobi yang Bisa Dilakukan Pensiunan Agar Tetap Produktif dan Bahagia pertama kali tampil pada Lifestyle.

Kursi Terbatas di Sekolah Negeri, 6.000 Siswa Batam Terancam Tak Dapat Tempat di Sekolah Negeri

0
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam Tri Wahyu Rubianto. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos.

batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam mencatat sebanyak 6.000 calon siswa yang diperkirakan tidak tertampung di sekolah negeri pada tahun ajaran baru 2025/2026. Kondisi ini terjadi baik di jenjang SD maupun SMP.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Batam, Tri Wahyu Rubianto, mengungkapkan daya tampung SD negeri di 12 kecamatan hanya mencapai 16.636 siswa. Sementara, jumlah lulusan TK dan satuan pendidikan sejenis yang akan melanjutkan ke SD mencapai 19.010 anak.

“Untuk jenjang SD ada selisih kurang lebih 3.000 anak. Ini tidak akan jadi masalah jika sebagian mendaftar ke sekolah swasta,” kata dia, Senin (26/5).

Hal serupa juga terjadi di jenjang SMP. Jumlah lulusan SD yang akan melanjutkan ke tingkat SMP mencapai sekitar 21 ribu siswa, sementara daya tampung SMP negeri hanya 16.566 siswa.

“Selisihnya mencapai 5.000-an anak. Tapi kami optimistis, apabila orang tua tidak memaksakan ke sekolah negeri, semua anak bisa tertampung, karena banyak pilihan sekolah swasta di Batam,” tambahnya.

Tri memperkirakan, jika transisi ke sekolah swasta berjalan lancar, maka sekitar 8.000 siswa tetap mendapatkan bangku pendidikan. “Tidak akan ada yang benar-benar tidak mendapat sekolah, selama opsi swasta dipertimbangkan,” tambahnya.

Sebagai langkah jangka menengah, Disdik Batam mulai menyesuaikan kapasitas ruang belajar di sekolah negeri. Di 2025 ini, jumlah siswa per kelas mulai dibatasi maksimal 40-45 siswa.

“Tahun depan kami targetkan bisa turun menjadi 36 sampai 40 siswa per kelas. Harapan jangka panjangnya tentu sesuai aturan Kemendikbud, yakni 28 sampai 32 siswa per kelas,” katanya.

Usulan pembatasan jumlah siswa per kelas itu sudah mendapat persetujuan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Lalu, penerapannya akan dilakukan secara bertahap.

Selain penyesuaian daya tampung, Pemko Batam juga tengah menyiapkan subsidi uang sekolah bagi siswa yang tidak lolos SPMB dan memilih melanjutkan ke sekolah swasta.

“Ini bentuk bantuan kepada orang tua siswa yang tetap ingin menyekolahkan anaknya meski tidak tertampung di sekolah negeri. Kami berharap ini bisa mendorong minat masyarakat ke sekolah swasta,” kata Tri. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Kursi Terbatas di Sekolah Negeri, 6.000 Siswa Batam Terancam Tak Dapat Tempat di Sekolah Negeri pertama kali tampil pada Metropolis.

MK Putuskan Sekolah SD-SMP Harus Gratis Baik Negeri Maupun Swasta

0
ILUSTRASI: Siswa SD mengikuti senam. (Dok. JawaPos.com)

batampos – Mahkamah Konstitusi (MK) meminta pemerintah dan pemerintah daerah (Pemda) untuk menjamin pendidikan dasar warga negara dengan tidak menarik pungutan apa pun. Dengan kata lain, pendidikan dasar mulai dari SD hingga SMP harus gratis. Baik di pendidikan negeri maupun swasta.

Hal itu tertuang dalam putusan MK nomor 3/PUU-XXII/2024 yang dibacakan di Gedung MK Jakarta, Selasa (27/5). Gugatan terhadap Pasal 34 ayat (2) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) yang diajukan Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia, dan lain-lain.

“Mengabulkan permohonan para pemohon untuk sebagian,” kata Ketua MK Suhartoyo.

Dalam putusan itu, MK menyatakan Pasal 34 ayat (2) UU Sisdiknas bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat, jika tidak dimaknai pemerintah wajib menggelar pendidikan dasar tanpa memungut biaya.

“Baik untuk satuan pendidikan dasar yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun satuan pendidikan dasar yang diselenggarakan oleh masyarakat,” tambahnya.

Dalam pertimbangannya, Hakim MK Guntur Hamzah menjelaskan, negara memiliki kewajiban konstitusional untuk membiayai pendidikan dasar. Hal itu sesuai dengan Pasal 31 ayat (2) UUD 1945 yang mewajibkan setiap warga negara mendapat hak pendidikan dasar.

Adanya kewajiban membayar biaya pendidikan, lanjut dia, berpotensi menghambat upaya warga negara untuk melaksanakan kewajiban konstitusionalnya. Lebih lanjut, MK juga menyoroti bantuan keuangan negara hanya difokuskan pada sekolah negeri.

Baca Juga: Pakar Hukum Unair Pertanyakan Urgensi SE Khofifah soal Larangan Batas Usia Pelamar Kerja di Jatim, Sebut Bertentangan dengan Putusan MK

Padahal, secara faktual, banyak anak Indonesia yang mengikuti pendidikan dasar di sekolah swasta atau madrasah swasta. “Negara tidak boleh lepas tangan atau mengalihkan tanggung jawab pembiayaan kepada penyelenggara pendidikan swasta,” kata dia.

Mahkamah menegaskan, tanggung jawab utama penyelenggaraan wajib belajar tetap berada di tangan negara. Meskipun masyarakat ikut andil dalam hal tersebut.

“Negara tidak dapat melepaskan tanggung jawabnya, bahkan dalam konteks pendidikan dasar yang diselenggarakan oleh swasta,” ungkap Guntur.

Untuk diketahui, perkara Nomor 3/PUU-XXII/2024 ini diajukan oleh Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) bersama dengan tiga Pemohon perorangan, yaitu Fathiyah, Novianisa Rizkika, dan Riris Risma Anjiningrum. Mereka meminta agar pendidikan dasar 9 tahun (SD-SMP) digratiskan, tidak hanya pada sekolah negeri, namun juga sekolah swasta. (*)

Sumber: JP Group

Artikel MK Putuskan Sekolah SD-SMP Harus Gratis Baik Negeri Maupun Swasta pertama kali tampil pada News.

Nelayan Anambas Galau, Ekspor Ikan Hidup ke Hongkong Terhenti

0

batampos– Aktivitas ekspor ikan hidup di Anambas terhenti sejak beberapa bulan lalu. Terhentinya ekspor ikan disebabkan kapal yang menjemput hasil budidaya nelayan ini tidak beroperasi dari Hongkong sebagai negara tujuan.

“Kalau tidak salah, akhir Januari terakhir ekspor ikan. Habis itu sempat datang kapal, tapi balik lagi dia ke Natuna,” ujar Kepala Dinas Perikanan Pertanian dan Pangan (DP3) Anambas, Rovaniyadi, Selasa, (27/5).

Akibat terhentinya ekpor membuat nelayan lokal resah karena ikan yang ditangkap tidak bisa dijual dengan harga layak di pasar lokal.

BACA JUGA: Harga Santan Tinggi Jelang Idul Fitri, Disperindag Tunggu Kebijakan Pembatasan Ekspor Kelapa Bulat

Saat ini ada dua pengepul ikan aktif yang menampung hasil budidaya nelayan lokal yakni Dodo di Air Sena dan Handa di Tarempa Barat.

“Biasanya harga kerapu hidup bisa mencapai ratusan ribu per kilogram untuk ekspor dan napoleon jutaan per kilogram tapi sekarang nelayan hanya bisa menjual murah ke pengepul lokal atau bahkan membiarkannya di laut,” kata Rovan.

Rovan tidak mengetahui alasan terhentinya ekspor ikan hidup. Yang jelas saat ini pihaknya mendorong Pemerintah Pusat untuk mengatasi permasalahan ini.

“Kami berharap solusi bisa segera ditemukan agar roda ekonomi masyarakat pesisir, khususnya di sektor perikanan, bisa kembali bergerak,” ungkap Rovan.

Sektor ekspor ikan hidup selama ini menjadi salah satu penopang utama ekonomi masyarakat Anambas, khususnya di pulau-pulau terluar yang mengandalkan laut sebagai sumber penghasilan utama.

Dengan masuknya kapal ekspor Hongkong ini biasanya membuat perputaran ekonomi belayan berputar yang menghasilkan uang hampir Rp 3 Miliar.

Terhentinya ekspor ini tidak hanya berdampak pada penghasilan harian, tapi juga mengancam keberlanjutan usaha budidaya laut di daerah tersebut. (*)

Reporter: Ihsan

Artikel Nelayan Anambas Galau, Ekspor Ikan Hidup ke Hongkong Terhenti pertama kali tampil pada Kepri.

Kemenag Batam Tanggapi Dugaan Kekerasan di Madrasah Bengkong, Tekankan Pengawasan Asrama

0
Korban penganiayaan yang diduga dilakukan kakak kelasnya.

batampos – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam, Budi Dermawan, angkat suara terkait dugaan kekerasan yang menimpa seorang siswa madrasah negeri di kawasan Bengkong, Batam. Ia menegaskan bahwa peristiwa tersebut bukanlah bentuk pengeroyokan seperti yang ramai dibicarakan.

“Kita sudah dapat informasi, dan itu bukan pengeroyokan,” ujar Budi, Selasa (27/5).

Budi menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi sekitar sebulan yang lalu dan melibatkan sesama siswa. Meski demikian, ia menyayangkan insiden itu dan menilai perlunya langkah konkret untuk mencegah kejadian serupa, khususnya di lingkungan asrama.

“Dengan kejadian ini, maka kami akan meningkatkan peran pengasuh. Pengasuh harus betul-betul hadir di tengah-tengah anak-anak, menjadi pendamping yang aktif. Kami juga akan mengaktifkan berbagai kegiatan yang bernuansa kebersamaan, seperti pengajian, yasinan, dan kegiatan positif lainnya,” jelasnya.

Baca Juga: Siswa Madrasah Negeri di Bengkong Diduga Dianiaya Senior, Kasat Reskrim: Bukan Pengeroyokan

Menurutnya, anak-anak di asrama memiliki waktu luang yang cukup banyak di luar jam pelajaran. Jika tidak diisi dengan kegiatan bermanfaat, hal-hal negatif seperti perundungan (bullying) dan kekerasan bisa terjadi.

“Ini persoalan kecil, tetapi bisa jadi besar jika tidak ditangani. Kita maklum, anak-anak masih berada dalam usia dengan tingkat emosi yang labil. Maka pendampingan dari pihak madrasah, khususnya pengasuh asrama, sangat penting. Kita yang harus mengarahkan mereka,” tegas Budi.

Pihaknya juga akan menyusun program tahunan khusus bagi kehidupan di asrama. Program ini ditujukan untuk memastikan waktu anak-anak terisi dengan kegiatan positif, istirahat cukup, serta pembinaan akhlak.

“Kita ingin waktu yang ada di asrama digunakan sebaik mungkin. Tidak terlalu banyak waktu kosong. Ini penting agar anak-anak bisa berkembang secara utuh, tidak hanya akademik, tetapi juga karakter dan sosialnya,” katanya.

Lebih jauh, Budi menyampaikan bahwa Kemenag akan menguatkan konsep Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) sebagai pendamping Kurikulum Merdeka di madrasah-madrasah di Batam.

“KBC ini akan kita wujudkan di dunia pendidikan. Tujuannya adalah membangun hubungan antarsiswa yang penuh kepedulian, gotong royong, kasih sayang, dan saling melindungi. Nilai-nilai ini yang harus terus ditanamkan,” jelasnya.

Tak hanya untuk siswa, KBC juga ditujukan kepada para pendidik. Guru diminta membangun hubungan yang bukan hanya bersifat profesional, tetapi juga emosional seperti layaknya orang tua bagi anak-anak di sekolah.

“Pendidik harus memiliki rasa tanggung jawab terhadap siswa, tidak hanya sebagai guru tetapi juga sebagai pembimbing dan pelindung. Dengan pendekatan itu, suasana pendidikan akan lebih kondusif dan kekerasan bisa dicegah,” pungkasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Debby Tri Andrestian, menyampaikan bahwa pihaknya masih mendalami laporan kasus tersebut.

“Sampai dengan saat ini, hasil penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi belum menunjukkan bahwa korban benar-benar dikeroyok,” kata Debby. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Kemenag Batam Tanggapi Dugaan Kekerasan di Madrasah Bengkong, Tekankan Pengawasan Asrama pertama kali tampil pada Metropolis.

Komitmen Perangi Narkoba, Dua Ton Sabu Akan Dimusnahkan Secara Menyeluruh dan Transparan

0
Kapal MT Sea Dragon Tarawa.

batampos – Sebanyak dua ton narkotika jenis sabu yang merupakan hasil tangkapan tim gabungan Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, TNI AL, dan Polri, akan segera dimusnahkan secara menyeluruh dan transparan.

Kepala BNN RI, Marthinus Hukom, menegaskan bahwa pemusnahan ini menjadi bukti komitmen negara dalam memerangi peredaran gelap narkotika yang mengancam jutaan nyawa.

Pemusnahan ini tidak dilakukan secara tertutup. Seluruh pihak terkait, termasuk awak media, akan diundang untuk menyaksikan langsung proses pemusnahan barang haram tersebut. Perwakilan instansi dan media akan dipersilakan memilih sampel secara acak dari barang bukti untuk memastikan bahwa barang yang dimusnahkan adalah benar-benar hasil tangkapan.

Baca Juga: BNN dan Aparat Gabungan Gagalkan Penyelundupan 2 Ton Sabu, Terbesar dalam Sejarah Indonesia

“Ini akan dilakukan secara terbuka. Kami tegaskan tidak ada yang disisihkan, tidak ada yang ditukar. Semua dimusnahkan secara total. Ini adalah bentuk pertanggungjawaban kami kepada publik,” ujar Marthinus.

Menurutnya, pemusnahan ini merupakan langkah penting dalam memperlihatkan kesungguhan negara dalam menghancurkan jaringan narkotika internasional.

Seperti diberitakan sebelumnya, BNN RI bersama Bea Cukai, TNI AL, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan sabu terbesar dalam sejarah Indonesia, dengan total barang bukti dua ton. Enam tersangka berhasil diamankan dalam operasi tersebut, terdiri dari empat warga negara Indonesia dan dua warga negara asing asal Thailand.

Pengungkapan ini terjadi di perairan Kepulauan Riau pada 22 Mei 2025. Berdasarkan hasil analisis intelijen selama lima bulan, tim gabungan berhasil menghentikan kapal motor Sea Dragon Tarawa yang dicurigai membawa muatan narkotika. Pemeriksaan mendalam menemukan 67 kardus berisi total 2.000 bungkus sabu yang dibungkus dalam kemasan teh hijau merek Guanyinwang.

Baca Juga: Narkoba Berton-ton di Perut MT Sea Dragon

Barang bukti disembunyikan secara rapi di berbagai bagian kapal, termasuk tangki bahan bakar dan kompartemen mesin. Enam tersangka telah ditetapkan sebagai tersangka resmi dan akan diproses secara hukum. BNN juga menggandeng lembaga penegak hukum internasional seperti DEA (Amerika Serikat), NSB (Thailand), dan ONCB (Thailand) untuk mendalami jaringan ini.

Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa kapal Sea Dragon Tarawa dikendalikan oleh seorang buronan internasional bernama Santai alias Kapten, yang diduga kuat sebagai otak penyelundupan. BNN telah menyiapkan red notice untuk menjadikannya buronan internasional dalam jaringan penyelundupan narkotika lintas negara.

Hebatnya, pengungkapan ini merupakan kasus besar kedua yang berhasil diungkap hanya dalam kurun waktu tujuh hari. Sebelumnya, Lantamal IV Batam berhasil menangkap kapal Daun 99 yang memuat 700 kg sabu dan 1,2 ton Metamfetamina ilegal. Kasus ini menyeret lima tersangka warga asing dan kini dalam proses penyidikan oleh BNN.

Dari kedua pengungkapan tersebut, total barang bukti yang diamankan mencapai hampir empat ton. Penyelidikan lanjutan terus dilakukan, termasuk uji laboratorium untuk mencari drag signature yang bisa menghubungkan dua kasus tersebut dengan jaringan internasional dari wilayah Golden Triangle.

Menurut BNN, nilai kerugian yang dihindari dari dua kasus ini tidak hanya diukur dari nilai ekonomi, melainkan dari aspek sosial, kesehatan, dan keamanan nasional. “Ini bukan sekadar kriminal biasa. Ini adalah kejahatan kemanusiaan yang mengancam peradaban. Pemusnahan ini bukan akhir, melainkan bukti perang terbuka negara terhadap narkotika,” tegas Marthinus Hukom. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Komitmen Perangi Narkoba, Dua Ton Sabu Akan Dimusnahkan Secara Menyeluruh dan Transparan pertama kali tampil pada Metropolis.

Mahyudin: Melawan dengan Mencolokkan Mata Buaya, Korban Nelayan Diterkam Buaya

0
Mahyudin, korban yang selamat dari serangan buaya masih dirawat di RSUD Raja Ahmad Tabib (RAT) Tanjungpinang, Senin (26/5/2025) malam. F.Polsek Teluk Bintan untuk Batam Pos.

batampos– Mahyudin, 49, nelayan Bintan berhasil selamat dari serangan buaya pada Senin (26/5/2025) malam.

Warga Kampung Tanah Merah, Desa Penaga, Kecamatan Teluk Bintan ini sempat melawan dengan mencolok mata buaya untuk melepaskan diri dari cengkeraman buaya.

Kapolsek Teluk Bintan, Iptu Syamsuriya saat dihubungi, Selasa (27/5/2025) mengatakan, pihaknya telah menjenguk Mahyudin di rumah sakit setelah insiden serangan buaya tersebut.

Dari keterangan awal, Mahyudin yang hendak melangkah ke sampannya untuk melaut diterkam buaya dan menyebabkan Mahyudin jatuh ke laut.

BACA JUGA: Nelayan di Bintan Diterkam Buaya saat Hendak Melaut

Saat terjatuh, buaya memutar-mutar tubuh Mahyudin.

Menurut Suriya, Mahyudin tidak melawan saat buaya memutar tubuhnya karena takut kakinya patah.

Namun setelah itu, Mahyudin berusaha melepaskan diri dari gigitan buaya dengan mencolok mata buaya.

Setelah berhasil melepaskan diri dari gigitan buaya, Mahyudin meraih tangga kayu pelantar dan berteriak meminta tolong.

Teriakannya didengar oleh Jamil, 72 yang kemudian datang untuk menolongnya.

Jamil berusaha menarik Mahyudin ke atas untuk menyelamatkannya, namun buaya masih berusaha merebutnya kembali dengan menarik Mahyudin ke bawah.

Saat itu terjadi tarik menarik antara Jamil dan buaya.

Setelah kurang lebih 20 menit berjuang, Jamil dan anaknya akhirnya berhasil melepaskan Mahyudin dari cengkeraman buaya.

Setelah diselamatkan, Mahyudin mengalami luka di bagian kedua kakinya dan langsung dibawa ke RSUD Raja Ahmad Tabib (RAT) Tanjungpinang.

Dari hasil pemeriksaan medis, Suriya mengatakan bahwa Mahyudin mengalami luka robek di bagian betis kedua kaki akibat gigitan buaya.

Mahyudin juga mengalami luka di bagian paha kanan dan luka lecet di jempol tangan kiri.

“Mahyudin saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit,” pungkasnya. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Mahyudin: Melawan dengan Mencolokkan Mata Buaya, Korban Nelayan Diterkam Buaya pertama kali tampil pada Kepri.

1.456 Pelamar Ikuti Wawancara Daring di Job Fair Tunas Industrial Estate

0

batampos – Ribuan pencari kerja mengikuti kegiatan online job fair yang digelar oleh Tunas Industrial Estate pada Selasa (27/5) di Ballroom Oakwood Hotel and Apartment Grand Batam. Acara ini semula dirancang secara luring, namun berubah menjadi daring lantaran tingginya jumlah pendaftar.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Batam, Rudi Sakyakirti, menjelaskan keputusan untuk menggelar job fair secara daring diambil guna mengakomodasi lonjakan peserta. Dari data panitia, tercatat lebih dari 50 ribu orang mendaftar dalam kegiatan ini.

“Awalnya kami rencanakan offline, tapi karena terlalu banyak yang daftar makanya kita ubah jadi online. Ini malah menguntungkan karena verifikasinya bisa lebih selektif,” katanya.

Baca Juga: Permohonan SKCK Meningkat Jelang Job Fair, Pencaker Baru Dominasi Pemohon

Menurutnya, sistem daring memudahkan proses penyaringan awal karena data peserta sudah masuk dan dapat disesuaikan dengan kriteria masing-masing perusahaan. “Ini juga berjalan lancar, bisa jadi contoh ke depan bagi penyelenggaraan job fair lainnya,” tambahnya.

Dari total pendaftar, sebanyak 12.331 orang dinyatakan lolos verifikasi awal oleh panitia. Kemudian, perusahaan kembali melakukan penyaringan internal, hingga akhirnya hanya 1.456 orang yang berhak mengikuti sesi wawancara daring pada hari pelaksanaan.

Terdapat pula formasi khusus bagi penyandang disabilitas yang dibuka oleh Alfamart. Dari 147 pendaftar, sekitar 40 orang dinyatakan lolos seleksi dan akan diundang langsung oleh perusahaan untuk proses lanjutan.

Baca Juga: 4 Hari Dibuka, Job Fair Tunas Industrial Sudah 2.923 Pelamar Online

“Kuota untuk pelamar disabilitas yang dibuka Alfamart sebanyak 20 orang. Total kebutuhan Alfamart sendiri sekitar 220 orang, dengan 20 di antaranya khusus disabilitas,” ujar Rudi.

General Manager Kawasan Tunas Industri, Calvin Winata, menjelaskan bahwa angka 1.456 peserta wawancara daring telah melalui proses penyaringan ketat. Salah satu tantangan dalam proses verifikasi adalah adanya pendaftar ganda.

“Aturan awalnya satu pelamar hanya boleh melamar ke satu perusahaan. Tapi ada juga yang mendaftar ganda atau tidak memenuhi kualifikasi, sehingga perlu disaring lagi,” kata dia.

Sebanyak 25 tim verifikasi dikerahkan dalam proses ini. Sedangkan untuk wawancara, tiap perusahaan mengirimkan dua hingga tiga pewawancara. Tercatat 22 perusahaan berpartisipasi, beberapa di antaranya membuka dua booth sekaligus.

Tunas Group menjadi primadona dalam kegiatan ini. Tercatat, sebanyak 5.206 pelamar menyasar perusahaan yang bernaung di bawah grup tersebut, menjadikannya yang paling diminati oleh peserta.

Total terdapat sekitar 25 booth perusahaan dalam job fair ini. Wawancara daring dibagi ke dalam tiga sesi, dimulai dari pukul 08.30 WIB hingga 16.00 WIB. Sesi pertama berlangsung pukul 08.30-10.00 WIB, sesi kedua pukul 12.00 WIB, dan sesi ketiga di sore hari.

Calvin menyebut, hasil wawancara akan segera ditindaklanjuti. Pengumuman kelulusan akan disampaikan langsung oleh masing-masing perusahaan, dengan batas waktu maksimal 30 hari.

“Kalau sampai lebih dari 30 hari tidak ada kabar, maka bisa dipastikan kandidat itu tidak lolos. Kami upayakan hasilnya tidak lebih dari 30 hari,” ujarnya.

Karena bersifat konfidensial, keputusan akhir tetap menjadi wewenang masing-masing perusahaan. Akan tetapi, pihak penyelenggara akan tetap memantau dan membantu proses follow up sesuai prinsip pelayanan publik. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel 1.456 Pelamar Ikuti Wawancara Daring di Job Fair Tunas Industrial Estate pertama kali tampil pada Metropolis.