Selasa, 7 April 2026
Beranda blog Halaman 1554

Kajati Akui Butuh 30 Personel TNI Buat Jaga di Gedung Kejati Kepri

0
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kepulauan Riau, Teguh Subroto. F. Mohamad Ismail/BATAM POS

batampos– Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kepulauan Riau, Teguh Subroto menyatakan membutuhkan 30 personel TNI untuk melakukan penjagaan, di kawasan gedung Kejati Kepri, yang terletak di Senggarang, Kota Tanjungpinang.

Teguh menerangkan, sejauh ini pihaknya masih melakukan pendataan terhadap jumlah personel yang nantinya bakal berjaga di Gedung Kejati Kepri. “Kurang lebih untuk kejati sebanyak 30 orang. Tapi kalau di kejari di Kepri 10 orang,” kata Teguh, Senin (26/5).

Jumlah personel TNI tersebut, kata Teguh nantinya akan disesuaikan dengan wilayah Kejari. Namun, saat ini pihaknya masih menunggu arahan lebih lanjut dari Kejaksaan Agung.

BACA JUGA: Masih Tunggu Juknis, Gedung Kejati Kepri dan Kejari Pinang Belum Dijaga Personel TNI

“Nanti akan disesuaikan dengan kondisi masing-masing kejari. Tidak bisa batam sama dengan natuna. Nanti disesuaikan dulu,” tambahnya.

Ia menambahkan, bahwa Kejati Kepri mendukung penuh arahan presiden dalam Perpres untuk penjagaan yang dilakukan personil TNI disetiap wilayah Kejati dan Kejari yang ada di Indonesia. (*)

Reporter: M Ismail

Artikel Kajati Akui Butuh 30 Personel TNI Buat Jaga di Gedung Kejati Kepri pertama kali tampil pada Kepri.

Selesai Berhubungan Badan dengan Teman Wanita, Tak Sadarkan Diri di Kamar Hotel, ASN Pemkab Karimun Meninggal di RSUD

0
Polisi mengevakuasi korban dari hotel. f.sandi

batampos– Satu tamu Hotel Artha City, Kecamatan Karimun berinisial Za, 54, yang juga seorang ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karimun sempat tak sadarkan diri dan kemudian meninggal dunia dalam perjalanan menuju ke RSUD Muhammad Sani. Peruistiwa ini terjadi pada Senin (26/5) dini hari pukul 02.00 WIB.

Kapolsek Balai Karimun, AKP Andri Yusri yang dikonfirmasi Batam Pos membenarkan adanya seorang tamu Hotel Artha City yang sebelum meninggal dunia tidak sadarkan diri.

”Kita mendapatkan pemberitahuan dari pihak resepsionis hotel yang menghubungi call center 110. Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan mendatangi lokasi kejadian yang kebetulan tidak jauh dari Mapolsek kita,” ujarnya.

BACA JUGA: Pemkab Anambas Ultimatum Pengelola THM dan Hotel untuk Tidak Terima Tamu Remaja

Dikatakannya, ketika anggota piket SPK Polres Karimun dan Polsek Balai Karimun tiba di lokasi kejadian langsung naik ke lantai 2 di kamar 211 untuk melakukan pengecekan nadi bagian tangan dan leher korban secara manual.

Saat itu, anggota Polsek Balai Karimun merasakan masih ada denyut nadinya. Selanjutnya, pukul 01.55 Wib Za dibawa ke RSUD Muhammad Sani menggunakan mobil patroli Polsek Balai Karimun untuk mendapatkan pertolongan pertama. Hasil pemeriksaan dokter yang piket di IGD RSUD Muhammad Sani diketahui Za sudah meninggal dunia.

”Terkait meninggalnya Za, maka kita juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Pertama pemeriksaan terhadap saksi berinisial Kd yang merupakan teman wanita Za. Diketahui bahwa setelah selesai berhubungan badan, Za masuk ke kamar mandi. Setelah tu, pada saat akan mengenakan celana jin pendek tiba-tiba Za mengalami sesak nafas dan kemudian tumbang atau terjatuh ke lantai,” papar Andri.

Selanjutnya, tambah Andri, saksi Kd memberikan bantuan dengan mendudukkan dan menyandarkan Za ke tembok. Saat itu, Za sudah tidak sadarkan diri. Sehingga, Kd memberitahukan kepada saksi Ak yang merupakan resepsionis hotel. Pihak hotel kemudian menghubungi pihak kepolisian.

”Tindakan yang kita lakukan di antaranya mengamankan dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Kemudian, mengamankan barang bukti yang ada di dalam kamar. Selanjutnya, melakukan visum et repertum ke RSUD dan hasilnya tidak ditemukan adanya tanda kekerasan. Kita juga menghubungi pihak keluarga Za,” jelasnya. (*)

Reporter: Sandi P

 

Artikel Selesai Berhubungan Badan dengan Teman Wanita, Tak Sadarkan Diri di Kamar Hotel, ASN Pemkab Karimun Meninggal di RSUD pertama kali tampil pada Kepri.

Begini Cara Cek Nomor NISN Secara Online untuk Daftar SPMB 2025, Bisa dengan NIK

0
Web untuk cek NISN Kemendikbud. (nisn.data.kemdikbud.go.id)

batampos – Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dikenal sebagai identitas siswa Tanah Air yang berlaku sepanjang masa. Tujuannya untuk membedakan antara satu siswa dengan siswa lainnya di seluruh sekolah Indonesia baik itu dalam ataupun luar negeri.

Saat ini, banyak pelajar yang mencari cara mengecek NISN. Sebab, pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk tahun ajaran 2025/26 akan dibuka.

Para peserta didik akan diberikan NISN oleh pihak sekolah sebagai satuan pendidikan yang memiliki Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan terdaftar di Kemendikbud.

Adapun NISN terdiri dari kombinasi 10 digit angka yang dibuat unik dan berbeda bagi masing-masing siswa. Tentunya, nomor ini berguna untuk mempermudah pengelolaan data siswa dari jenjang pendidikan dasar hingga perguruan tinggi.

NISN pun seringkali digunakan sebagai syarat utama pada sejumlah program pemerintah, seperti Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).

Berikut Cara Cek NISN Online seperti dikutip dari Radar Kediri (Jawapos Group), Senin (26/5).

1. Kunjungi laman https://nisn.data.kemdikbud.go.id.

2. Selanjutnya pilih Menu pada halaman utama, klik “Pencarian Nama” yang terletak di pojok kanan atas.

3. Lalu isi Data Siswa seperti: Nama lengkap siswa, Tempat lahir, Tanggal lahir, dan seterusnya.

4. Kemudian, lengkapi kolom verifikasi Captcha untuk memastikan akses dilakukan oleh pengguna asli.

5. Setelah semua data terisi, tekan tombol “Cari Data”.

6. Jika data valid, sistem akan menampilkan NISN siswa beserta informasi tambahan, seperti nama sekolah dan jenjang pendidikan.

7. Jika data tidak ditemukan, periksa kembali keakuratan informasi yang dimasukkan.

Cek NISN dengan NIK

1. Akses laman dukcapil.kemendagri.go.id untuk pengecekan data kependudukan.

2. Isi Data Lengkap seperti: Nama lengkap, NIK, Wilayah tempat tinggal

3. Proses Verifikasi

4. Jika data cocok, Anda akan mendapatkan informasi NISN siswa.

Sumber: JP Group

Artikel Begini Cara Cek Nomor NISN Secara Online untuk Daftar SPMB 2025, Bisa dengan NIK pertama kali tampil pada News.

Aziz Martindas Resmi Nahkodai Askab PSSI Lingga 2025-2029

0

batampos– Asosiasi Kabupaten (ASKAB) PSSI Lingga kini memiliki nakhoda baru. Melalui Kongres Luar Biasa Tahun 2025 yang digelar di Hotel One Dabo Singkep pada Sabtu (24/05/2025), Aziz Martindas dan Supardi resmi terpilih sebagai Ketua dan Wakil Ketua Definitif ASKAB PSSI Lingga periode 2025-2029.

Foto bersama Wakil Ketua Definitif dan Anggota Exco ASKAB PSSI Linga dengan Anggota ASPROV PSSI KEPRI, Sabtu (24/5). F. Vatawari/BATAM POS

Kegiatan ini berlangsung demokratis dan terbuka, dengan dihadiri oleh Wakil ASPROV PSSI Kepri, Kapolsek Dabo, Sekretaris Disdikpora Lingga, Ketua KONI Lingga, seluruh ketua klub sepak bola anggota ASKAB PSSI Lingga, serta tamu undangan lainnya.

Melalui proses pemungutan suara, Aziz Martindas unggul dari Angga Siagian, sementara Supardi mengalahkan Nico Susanto untuk posisi Wakil Ketua. Sementara itu, lima nama terpilih sebagai anggota Exco adalah Marwan, Wirda Purnama, Samsyul, Abdul Ramli, dan M. Rifani.

BACA JUGA: Askab PSSI Lingga Cari Ketua Definitif

Anggota Komite Eksekutif ASPROV PSSI Kepri yang juga Plt. Ketua ASKAB PSSI Lingga, Hendri, menyampaikan harapan besarnya terhadap kepengurusan baru.

“Alhamdulillah hari ini kita sudah memiliki Ketua dan Wakil Ketua definitif beserta lima anggota Exco. Semoga bisa membawa ASKAB PSSI Lingga lebih maju dan profesional dalam membina sepak bola daerah,” ujar Hendri, Sabtu (24/5).

Senada, Supardi, Wakil Ketua terpilih, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kepercayaan yang diberikan.

“Kami berkomitmen untuk merangkul seluruh klub sepak bola dan futsal yang ada, bersama-sama membangun fondasi yang kuat demi kemajuan sepak bola Kabupaten Lingga,” katanya.

ASKAB PSSI Lingga juga menunjukkan keseriusannya dalam pengembangan sepak bola perempuan. Supardi memastikan pihaknya memberikan dukungan penuh terhadap dua atlet putri asal Lingga yang akan mengikuti seleksi Timnas U-16 Putri di Medan.

“Kami akan mendampingi mereka, baik secara moril maupun materil. Koordinasi dengan pelatih dan pendamping akan dilakukan secara intensif, termasuk dalam hal keberangkatan dan pemulangan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ASKAB PSSI Lingga berencana membentuk klub sepak bola khusus perempuan untuk menampung potensi atlet-atlet muda yang memiliki bakat.

“Kami ingin memberikan ruang dan kesempatan yang sama bagi generasi muda, baik putra maupun putri, untuk berkembang dalam dunia sepak bola,” tutup Supardi.

Dengan semangat baru dan kepemimpinan yang telah terbentuk, ASKAB PSSI Lingga kini bersiap melangkah lebih jauh, menyatukan kekuatan seluruh elemen sepak bola lokal demi mewujudkan prestasi yang membanggakan di kancah regional maupun nasional. (*)

Reporter: Vatawari

Artikel Aziz Martindas Resmi Nahkodai Askab PSSI Lingga 2025-2029 pertama kali tampil pada Kepri.

Orang Tua Siswa Keberatan Pungutan Perpisahan di SMPN 28 Batam: Diduga Ada Tekanan Sebelum Ujian

0
Ilustrasi. SMPN 28 di Batam Centre.

batampos – Sejumlah orang tua siswa SMP Negeri 28 Batam keberatan dengan pungutan sebesar Rp400 ribu untuk kegiatan perpisahan siswa kelas IX.

Yang membuat mereka semakin resah, uang itu diminta sebelum ujian berlangsung, dan disampaikan dengan bahasa yang dinilai mengandung unsur tekanan—seolah-olah siswa yang tidak membayar tidak bisa mengikuti ujian.

Kegiatan perpisahan tersebut rencananya digelar di salah satu hotel di Batam, Selasa (27/5), meski sebelumnya Dinas Pendidikan Kota Batam telah melarang kegiatan perpisahan yang dilaksanakan di tempat komersial seperti hotel, restoran, maupun tempat hiburan mewah.

“Bahasanya itu seperti menggiring, kalau anak kami tak bayar, bisa tak ikut ujian. Ini jelas membuat kami cemas,” kata seorang wali murid yang meminta namanya tidak disebutkan demi menghindari tekanan lebih lanjut.

Menurutnya, pihak sekolah mengedarkan informasi soal kegiatan perpisahan tersebut sejak beberapa minggu lalu. Meski secara teknis disebut “kesepakatan,” namun kenyataannya, orang tua yang tidak menyanggupi diminta tetap membayar agar anaknya tidak “tertinggal” dari teman-temannya.

“Rp400 ribu bagi sebagian besar kami bukan jumlah kecil. Itu bisa untuk modal usaha, makan seminggu, atau beli buku saat anak masuk SMA nanti. Kenapa harus di hotel, kenapa tidak cukup di sekolah saja?” keluh wali murid lainnya.

Kepala SMPN 28 Batam Boedi Kristijorini belum menjawab lebih jelas terkait keluhan tersebut. Dengan alasan, ia sedang cuti sakit.

“Maaf, saya cuti sakit. Tidak ke sekolah sudah dua minggu,” jawabnya singkat. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Orang Tua Siswa Keberatan Pungutan Perpisahan di SMPN 28 Batam: Diduga Ada Tekanan Sebelum Ujian pertama kali tampil pada Metropolis.

Siswa Madrasah Negeri di Bengkong Diduga Dianiaya Senior, Kasat Reskrim: Bukan Pengeroyokan

0
Korban penganiayaan yang diduga dilakukan kakak kelasnya.

batampos – Siswa salah satu sekolah madrasah negeri di kawasan Bengkong, Batam, Vanza Prayoga Alfaros dilaporkan diduga menjadi korban penganiayaan oleh senior sekolahnya. Bahkan, remaja 12 tahun ini mengaku dikeroyok hingga mengalami patah tulang di bagian bahu.

Informasi yang didapatkan, penganiayaan tersebut terjadi saat Vanza menempati asrama sekolah. Pengeroyokan disebut terjadi pada akhir April lalu.

“Saya mendapat laporan memang ada kejadian (penganiayaan) sesama anak,” ujar Sekretaris Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Batam, Erry Syahrial, Senin (26/5).

Erry menjelaskan penganiayaan itu berawal dari aksi bullying. Vanza disebut kerap membulying pelaku, hingga pelaku nekat menganiayanya.

“Dari bullying itu, pelaku tidak terima. Sehingga terjadi penganiayaan, dan disebut pengeroyokan,” katanya.

Erry menambahkan usai penganiayaan itu terjadi, pihak keluarga korban dan pelaku sepakat bertemu dan menjalani mediasi. Mediasi ini turut dihadiri pihak sekolah.

“Sudah ada mediasi. Karena pelaku dan korban juga tinggal sekomplek, di Batuaji,” katanya.

Erry berharap kasus ini bisa segera diselesaikan secara kekeluargaan. Ia juga meminta pihak sekolah untuk lebih ketat mengawasi anak-anak didiknya.

“Maksimalkan mediasi di sekolah maupun di kepolisian. Saya selaku mediator juga bersedia memediasinya,” ungkapnya.

Menurut Erry, sekolah berbasis asrama memang rentan terjadi bullying dan penganiayaan.

“Guru-guru itu harus dibekali, sehingga anak-anak ini tetap diawasi. Karena diasrama itu, anak-anak bakal sering bertemu dalam aktivitasnya,” katanya.

Sementara Kasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Debby Tri Andrestian mengatakan pihaknya sudah menerima laporan kasus ini.

“Sampai dengan saat ini, hasil penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi belum menunjukkan korban dikeroyok,” tutupnya.

Artikel Siswa Madrasah Negeri di Bengkong Diduga Dianiaya Senior, Kasat Reskrim: Bukan Pengeroyokan pertama kali tampil pada Metropolis.

Jalur Lambat Masih Berbahaya dan Berlubang

0
Jalan Amblas di jalan Sudirman jalur lambat belum ada perbaikan, Senin (26/5). Kondisi ini bisa membahayakan pengendara saat melintas di jalan tersebut. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Jalur lambat di Jalan Sudirman, Batam Kota hingga kini masih rusak dan terdapat lubang besar. Jalan ini dinilai membahayakan pengendara, khususnya pada malam hari.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam, Salim mengatakan pihaknya sudah menyurati BP Batam untuk memperbaiki jalan tersebut.

“Sudah kita surati untuk diperbaiki,” ujarnya, Senin (26/5).

Salim mengatakan untuk mencegah terjadinya kecelakaan, pihaknya akan memasang rambu berhati-hati. Sehingga, pengendara bisa lebih waspada saat melintas.

“Paling tidak kita pasang rambu nanti atau barrier,” katanya

Sementata KBO Satlantas Polresta Barelang, Ipda Yudi Patra mengatakan jalanan berlubang tersebut memang menyebabkan kecelakaan.

“Biasanya itu kecelakaan tunggal saat malam hari. Kecelakaannya tidak parah,” ujarnya.

Yudi menjelaskan dengan masih adanya jalanan berlubang ini, pihaknya sudah menyurati BP Batam untuk segera memerbaiki dan menambalnya.

“Dari Unit Kamsel juga sudah berkoordinasi dengan BP Batam. Informasi dari BP memang akan segera ditambal dalam waktu dekat ini,” katanya

Menurut Yudi, saat ini kondisi jalanan Batam memang rawan kecelakaan. Sebab, dengan banyaknya proyek pelebaran jalan menyebabkan jalanan minim rambu-rambu.

“Tapi kesadaran masyarakat juga penting. Sehingga kecelakaan ini bisa diantisipasi,” tutupnya. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Artikel Jalur Lambat Masih Berbahaya dan Berlubang pertama kali tampil pada Metropolis.

Viral, Ibu Negara Prancis Dorong Wajah Presiden Macron di Depan Pintu Pesawat Saat Tiba di Vietnam

0

Batampos – Presiden Prancis Emmanuel Macron mendapat perlakuan kurang menyenangkan saat ia baru mendarat di Vietnam, Senin (26/5/2025). Istrinya, yang tak lain Ibu Negara Prancis, Brigitte Macron mendorong wajahnya saat mereka hendak turun dari pesawat, dalam lawatan resmi mereka ke Asia Tenggara, termasuk ke Indonesia.

Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Ibu Negara Brigitte Macron usai insiden terjadi, saat tiba di Hanoi, Vietnam, Senin (26/5/2025)

Menanggapi video viral antara ia dan istrinya itu, Macron menyebut video tersebut sebagai gurauan ringan antara suami-istri yang dibesar-besarkan menjadi isu global. “Ada video yang menunjukkan saya bercanda dengan istriku, lalu tiba-tiba itu menjadi viral seolah menjadi semacam bencana geoplanet, lengkap dengan teori-teori yang aneh,” ujar Macron kepada sejumlah awak media di Hanoi, seperti dikutip dari CNN, malam ini.

Macron menyebutkan, reaksi publik atas videonya tersebut sangat berlebihan. “Itu hanya gurauan,” tegasnya.

Macron mengakui ,rekaman tersebut memang nyata, tetapi ia mengkritik cara video itu dimanfaatkan untuk menyebarkan spekulasi. ” Videonya nyata. Benar. Tapi orang-orang mulai mengaitkan berbagai omong kosong,” ujar Macron merujuk pada narasi liar yang berkembang di media sosial.

Dalam video berdurasi pendek tersebut, pintu pesawat terbuka dan Macron tampak berdiri di ambang pintu. Beberapa detik kemudian, kedua tangan Brigitte terlihat dari samping dan tampak mendorong wajah sang presiden secara tiba-tiba. Macron terlihat sedikit terkejut, namun segera tersenyum dan melambaikan tangan kepada awak media yang menunggu di bawah.

Saat keduanya menuruni tangga pesawat, Macron terlihat menawarkan lengannya kepada Brigitte, namun sang istri, dengan wajah tegang, memilih memegang pegangan tangga, bukan tangan suaminya.

Pada awalnya, Istana Elysee, istana Kepresidenan Prancis membantah insiden tersebut, namun kemudian meredamnya dengan menyebutnya sebagai momen keakraban biasa.

Seorang sumber yang dekat dengan presiden mengatakan kepada CNN dan BFM TV bahwa pasangan tersebut hanya bercanda satu sama lain sebelum memulai rangkaian perjalanan. Menurut sumber itu, momen tersebut justru menunjukkan kedekatan mereka.

“Itu hanya momen santai terakhir mereka sebelum agenda padat dimulai. Mereka saling menggoda seperti pasangan pada umumnya,” ujar sumber dari Elysee.

Namun, potongan video ini langsung disambar oleh para penyebar teori konspirasi dan akun pro-Rusia yang mencoba menggiring opini publik dengan narasi-narasi negatif. (*)

Reporter: CHAHAYA SIMANJUNTAK

Artikel Viral, Ibu Negara Prancis Dorong Wajah Presiden Macron di Depan Pintu Pesawat Saat Tiba di Vietnam pertama kali tampil pada News.

PLN Batam Gulirkan Beasiswa Sahabat Terang: Wujud Komitmen Mencerdaskan Anak Negeri

0

batampos – Dalam upaya mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di tengah tantangan tingginya harga gas, PLN Batam kembali menghadirkan Beasiswa Sahabat Terang PLN Batam dengan semangat “Cerdas Bersama, Terang untuk Semua”.

Program beasiswa ini ditujukan bagi pelajar SMA/sederajat serta mahasiswa D-3, D-4, dan S-1 asal Batam dan Kepulauan Riau. Inisiatif ini menjadi langkah nyata PLN Batam dalam mendukung kemajuan pendidikan generasi muda di wilayah tersebut.

Sekretaris Perusahaan PLN Batam, Zulhamdi, menyampaikan bahwa program ini bukan hanya bantuan dana pendidikan. Melalui beasiswa ini, PLN Batam juga ingin membentuk lingkungan pengembangan karakter, kepemimpinan, dan wawasan kebangsaan yang kuat bagi para peserta.

“Lewat Beasiswa Sahabat Terang, kami ingin mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tapi juga peduli dan berkontribusi untuk masyarakat. Ini bagian dari peran sosial PLN Batam untuk menerangi kehidupan dari berbagai sisi,” ujar Zulhamdi.
Syarat dan Proses Pendaftaran

Pendaftaran dibuka mulai 26 Mei hingga 22 Juni 2025. Beberapa kriteria pendaftar meliputi:

  • Pelajar SMA/sederajat minimal kelas XI atau mahasiswa minimal semester 3.
  • Berdomisili di Batam atau wilayah Kepulauan Riau.
  • Memiliki nilai rata-rata rapor minimal 80 (pelajar) atau IPK minimal 2,75 (mahasiswa teknik) dan 3,25 (mahasiswa nonteknik).
  • Tidak sedang menerima beasiswa sejenis.
  • Aktif dalam organisasi.
  • Memiliki pencapaian di bidang akademik atau non-akademik.
  • Mampu memproduksi konten media.
  • Bersedia mengikuti seluruh tahapan seleksi dan ketentuan PLN Batam.

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui tautan resmi PLN Batam di bit.ly/SahabatTerang. Peserta wajib mengunggah dokumen seperti formulir, identitas, nilai akademik, bukti aktif organisasi, surat rekomendasi, hingga contoh konten orisinal.

Program ini juga terbuka bagi siswa dan mahasiswa dari latar belakang ekonomi dan sosial yang terbatas.

PLN Batam berharap program ini menjadi bagian penting dari perjalanan pendidikan generasi muda yang kelak akan menjadi pemimpin masa depan.

“‘Cerdas Bersama, Terang untuk Semua’ bukan hanya slogan. Ini adalah wujud nyata tekad kami membangun masa depan bangsa yang lebih terang, lebih cemerlang,” tutup Zulhamdi. (*)

Artikel PLN Batam Gulirkan Beasiswa Sahabat Terang: Wujud Komitmen Mencerdaskan Anak Negeri pertama kali tampil pada Metropolis.

Komitmen Perangi Narkoba, Kapolda Kepri Fokus Perkuat Pengawasan Wilayah Perbatasan

0
Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Safrudin.

batampos – Polda Kepri menyatakan komitmennya untuk terus memerangi peredaran gelap narkotika, terutama di wilayah perairan perbatasan yang rawan dijadikan jalur masuk barang haram. Hal ini ditegaskan Kapolda Kepri, Irjen Asep Safrudin yang mengapresiasi kolaborasi intensif bersama instansi terkait dalam upaya pengungkapan kasus-kasus besar baru-baru ini.

“Saya sebagai Kapolda Kepri mengucapkan apresiasi kepada Bea Cukai, TNI Angkatan Laut, BNN, serta seluruh stakeholder yang telah bekerja sama menjaga wilayah Kepri dari ancaman narkotika. Kepri tidak boleh menjadi pintu masuk bagi barang haram ini,” ujar Kapolda Kepri kepada awak media, Senin (26/5/2025).

Menurutnya, sinergi lintas lembaga bukan hanya bersifat seremonial, melainkan dilakukan secara intens setiap hari, terutama dalam bentuk patroli, pengawasan, dan pendalaman terhadap berbagai potensi penyelundupan. Dalam beberapa hari terakhir, Polda Kepri dan Bea Cukai melakukan kolaborasi erat, dan hasilnya akan diumumkan dalam waktu dekat.

“Kami sedang melakukan pendalaman. Dalam waktu dekat akan ada pengungkapan kasus besar lagi. Ini menunjukkan bahwa kami tidak akan pernah berhenti berkolaborasi untuk menjawab tantangan yang dihadapi di daerah perbatasan,” jelasnya.

Pemetaan terhadap jalur-jalur rawan penyelundupan telah dilakukan bersama dengan BNN, Bea Cukai, dan TNI AL. Berdasarkan hasil pemetaan, beberapa wilayah yang menjadi perhatian khusus di antaranya adalah sepanjang Jalur Selat Malaka, pesisir timur Pulau Sumatra, serta wilayah Natuna hingga Batam.

“Di laut perbatasan, kami bekerja bersama. BNN, Bea Cukai, Angkatan Laut, Ditpolair, dan Baharkam Polri bersatu menjaga garis perbatasan agar tak dimanfaatkan oleh sindikat narkoba,” tegas Kapolda.

Kolaborasi ini, menurutnya, menjadi garda terdepan dalam menangkal masuknya narkoba melalui jalur laut yang terbuka dan luas di wilayah Kepri. Langkah ini menjadi bagian dari strategi nasional yang juga sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat dalam memperkuat kawasan perbatasan.

Lebih jauh, Asep menegaskan bahwa tidak akan memberikan toleransi terhadap siapa pun yang terlibat dalam jaringan narkoba, termasuk aparat kepolisian sendiri. Ia menyebut, saat ini tengah berlangsung proses hukum terhadap seorang oknum polisi yang diduga kuat terlibat dalam sindikat narkoba.

“Keseriusan kami bisa dilihat di pengadilan. Ada anggota polisi yang terlibat dan dituntut hukuman (mati). Itu pesan kuat bahwa kami tidak pandang bulu dalam pemberantasan narkoba,” ujarnya tegas.

Dalam kesempatan itu, Asep juga mengungkapkan bahwa pihaknya tengah mendalami pola baru penyelundupan yang dikenal dengan modus “4:1”. Modus ini diduga merupakan taktik sindikat narkoba untuk mengecoh aparat dengan menyelundupkan empat muatan palsu sebelum satu muatan utama yang berisi narkoba.

“Modus 4:1 sudah kami masukkan dalam skema penyelidikan. Kami tak akan lengah. Setiap taktik baru yang mereka gunakan akan kami jawab dengan strategi yang lebih kuat,” katanya.

Sementara, Kajati Kepri Teguh Subroto mengatakan tidak memberi ampun juga untuk pelaku yang terlibat narkoba.

“Untuk hukuman narkoba pastinya kami tak main-main, agar menberikan efek jera,” tegasnya.

Disinggung terkait hukuman para tersangka yang ditangkap dengan barang bukti berton-ton narkoba, menurut Teguh akan dipelajari lebih dalam.

“Untuk kasus ini perlu kami dalami lagi. Jqdi berbicara hukuman untuk mereka terlalu cepat,” tegasnya.

Tak hanya itu, Teguh juga menegaskan jika perkara berton-ton narkotika itu akan bersidang di Pengadilan Negeri Karimun.

“Untuk lokasi sidangnya nanti di Karimun,” pungkas Teguh. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Komitmen Perangi Narkoba, Kapolda Kepri Fokus Perkuat Pengawasan Wilayah Perbatasan pertama kali tampil pada Metropolis.