Minggu, 5 April 2026
Beranda blog Halaman 1556

Kompolnas Pantau Rekrutmen Polri di Kepri, Tegaskan Komitmen Seleksi Transparan dan Humanis

0
Kompolnas RI, Gufron ikut memantau tahapan rekrutmen penerimaan calon anggota Polri Tahun Anggaran 2025 yang digelar di Universitas Putera Batam.

batampos – Polda Kepri berkomitmen untuk menjaga integritas proses seleksi penerimaan calon anggota Polri Tahun Anggaran 2025. Komitmen tersebut diperkuat melalui pengawasan langsung yang dilakukan oleh Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) pada tahapan rekrutmen yang digelar di Universitas Putera Batam, kemarin.

Peninjauan yang dilakukan adalah agenda nasional Kompolnas dalam memastikan seluruh proses seleksi berjalan sesuai dengan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH), serta mendukung reformasi birokrasi Polri menuju institusi yang profesional, modern, dan terpercaya.

Anggota Kompolnas RI, Gufron, mengapresiasi pelaksanaan rekrutmen di Polda Kepri yang dinilai telah memenuhi standar dan dilaksanakan secara objektif. Ia menekankan pentingnya sinergi antarunit di tubuh kepolisian serta pelibatan pihak eksternal, termasuk kalangan akademisi, untuk menjamin proses seleksi yang adil dan transparan.

“Seluruh tahapan dilaksanakan sesuai prosedur. Komitmen tinggi dari jajaran Polda Kepri sangat terlihat, dan proses berlangsung secara objektif serta transparan. Prinsip BETAH benar-benar diterapkan di lapangan,” kata Gufron.

Kabid Humas Polda Kepri, Zahwani Pandra Arsyad, menegaskan bahwa transparansi dan akuntabilitas adalah prinsip utama dalam setiap tahapan rekrutmen anggota Polri.

“Setiap proses seleksi kami laksanakan secara terbuka dan transparan, diawasi oleh berbagai pihak, baik internal maupun eksternal. Ini bagian dari upaya membangun institusi Polri yang lebih dipercaya masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, sistem seleksi yang profesional tidak hanya bertujuan menjaring calon-calon polisi yang cakap secara akademik dan fisik, tetapi juga yang memiliki integritas tinggi dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Ia menambahkan bahwa kehadiran Kompolnas dalam pengawasan ini menjadi bukti bahwa Polri terus berupaya membenahi diri. Ruang partisipasi publik juga terus dibuka agar masyarakat bisa turut mengawal jalannya seleksi.

“Semakin terbuka proses seleksi, semakin tinggi pula kepercayaan publik. Dan kepercayaan itu sangat penting bagi kami sebagai pelayan masyarakat,” ujarnya. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Kompolnas Pantau Rekrutmen Polri di Kepri, Tegaskan Komitmen Seleksi Transparan dan Humanis pertama kali tampil pada Metropolis.

Komnas HAM Tuntaskan Pemantauan Ledakan Amunisi Kadaluarsa di Garut, Beber Kronologi Sebelum Insiden

0
Tempat lokasi ledakan amunisi di pantai Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Senin (12/5). (Antara)

batampos – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menuntaskan pemantauan insiden ledakan amunisi kadaluarsa di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat (Jabar). Pada Jumat (23/5) mereka membeber sejumlah fakta yang diperoleh dari pemantauan tersebut.

Anggota Komnas HAM Uli Parulian Sihombing menyampaikan bahwa pemantauan dilaksanakan setelah insiden ledakan yang menyebabkan 13 korban meninggal dunia itu terjadi pada 12 Mei lalu. Mereka turun langsung ke lokasi ledakan dan meminta keterangan dari sejumlah pihak.

Uli pun membeber kronologi pemusnahan amunisi kadaluarsa milik Pusat Peralatan Angkatan Darat (Puspalad) tersebut. Dia menyatakan bahwa pada April dan Mei 2025, dijadwalkan pemusnahan amunisi dalam 2 tahapan. Pertama berlangsung mulai 17 April-5 Mei 2025. Kedua mulai 29 April-15 Mei 2025.

”Dalam proses pemusnahan amunisi tersebut, biasanya akan melibatkan sekurangnya 1 pleton prajurit TNI AD terdiri atas 30-50 prajurit dan kemudian mendirikan sejumlah tenda untuk menginap prajurit, tenda untuk penyimpanan amunisi yang akan dimusnahkan dan bahan pendukung lainnya termasuk dapur umum,” terang Uli.

Selain prajurit TNI AD, sebanyak 21 warga sipil turut dipekerjakan sebagai tenaga harian lepas selama pemusnahan amunisi berlangsung. Saat insiden ledakan terjadi, total ada 9 warga sipil di lokasi kejadian. Seluruhnya menjadi korban meninggal dunia.

”Ledakan yang memicu jatuhnya korban jiwa terjadi sekitar pukul 09.30 WIB, yang diduga disebabkan oleh ledakan sisa detonator yang akan dimusnahkan dengan cara ditimbun setelah selesainya proses pemusnahan amunisi,” kata Uli.

Akibat ledakan tersebut, 9 warga sipil meninggal dunia. Demikian pula 4 orang prajurit TNI AD. Mereka gugur di lokasi pemusnahan amunisi kadaluarsa tersebut. Insiden tersebut menjadi perhatian banyak pihak. Termasuk diantaranya Mabes TNI AD dan Mabes TNI yang hingga kini masih melakukan investigasi. (*)

Sumber: JP Group

Artikel Komnas HAM Tuntaskan Pemantauan Ledakan Amunisi Kadaluarsa di Garut, Beber Kronologi Sebelum Insiden pertama kali tampil pada News.

Pamit dari Batam, Pulang ke Riau dengan Salam

0
Yusfa Hendri, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kota (Pemko) Batam.

batampos – Panitia Seleksi Terbuka Pimpinan Tinggi Madya Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau telah mengumumkan hasil seleksi administrasi. Dari sepuluh nama yang mendaftar, hanya lima yang lolos. Salah satunya adalah sosok birokrat yang telah malang melintang di birokrasi Kepri, khususnya Batam: Yusfa Hendri, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kota (Pemko) Batam.

Yusfa, yang kini berpangkat Eselon IIB, mengaku mengikuti seleksi itu sebagai bagian dari ikhtiarnya untuk kembali mengabdi di tanah kelahirannya. Ia lahir di Dumai pada tahun 1969, tumbuh besar dan menempuh pendidikan di berbagai kota di Riau: Bangkinang, Rengat, dan Dumai.

“Saya tamat SMA tahun 1988, lalu langsung masuk APDN di Pekanbaru. Tamat tahun 1991, dan awal 1992 saya mulai tugas pertama di Kelurahan Tanjungpinang Kota,” katanya, membuka kisah panjang perjalanannya sebagai abdi negara, Jumat (23/5).

Kala itu, Tanjungpinang masih bagian dari Kabupaten Kepri, Provinsi Riau. Kepri sebagai provinsi belum terbentuk. Penugasan awal tersebut menjadi pijakan karirnya yang kemudian bertahan selama lebih dari tiga dekade.

Tahun 1995, Yusfa lulus dari Institut Ilmu Pemerintahan (IIP) di Jakarta. Tiga tahun berselang, awal 1998, dia ditempatkan oleh Pemprov Riau di Batam. Sejak saat itu, Batam menjadi panggung utama pengabdiannya.

“Sebagian besar karir saya memang di Kepri, terutama Batam. Tapi ketika ada pembukaan seleksi Sekda Riau, saya melihat ini sebagai kesempatan mengabdi kembali di tanah kelahiran,” kata Yusfa.

Masa pengabdiannya sebagai PNS tersisa sekitar lima tahun lagi. Karena itu, jabatan Sekdaprov Riau bisa menjadi titik puncak sekaligus pengabdian terakhirnya dalam birokrasi.

“Saya ingin betul-betul memberikan manfaat. Saya merasa ini saat yang tepat untuk kembali ke Riau,” katanya.

Proses seleksi yang ia ikuti berlangsung terbuka melalui sistem MyASN (layanan kepegawaian perorangan dari BKN). Ia menjelaskan sistem tersebut memungkinkan setiap PNS mengakses lowongan yang dibuka oleh instansi pemerintah di seluruh Indonesia.

“Semua informasi lowongan ada di sana. Jadi siapapun yang memenuhi syarat bisa mendaftar. Tidak ada komunikasi khusus, bahkan dilarang ada intervensi dalam bentuk apapun,” katanya.

Ia mengunggah seluruh dokumen persyaratan mulai dari surat lamaran, riwayat jabatan, persetujuan atasan, hingga biodata ke dalam sistem. Pendaftaran dibuka sejak tanggal 5 hingga 19 Mei 2025.

Bersamaan dengan itu, publikasi media mencatat ada 10 pelamar yang mendaftar untuk posisi Sekdaprov Riau. Dari jumlah itu, hanya lima yang dinyatakan lolos seleksi administrasi, dan Yusfa satu di antaranya.

Tahapan berikutnya cukup menantang; penulisan makalah pada 26 Mei, lalu presentasi dan wawancara pada 28 Mei. Setelah itu, para kandidat akan menjalani uji kompetensi hingga pengumuman akhir yang dijadwalkan pertengahan Juni.

Ketika ditanya apakah ia merasa berat meninggalkan Batam, Yusfa tidak menampik ada rasa haru dan dilema. Bagaimanapun, Batam telah menjadi rumah kedua, tempatnya meniti karir, berkeluarga, dan berkarya selama hampir 30 tahun.

“Pasti terasa berat, tapi dalam ajaran Islam, hijrah itu dianjurkan. Berpindah dari satu tempat ke tempat lain untuk tujuan yang lebih baik. Saya ingin menutup pengabdian saya di tempat di mana ari-ari saya ditanam,” ujar dia.

Rasa cinta Yusfa terhadap tanah kelahiran bukan sebatas nostalgia. Dia membawa pulang bekal pengalaman yang kaya—bukan hanya dalam pemerintahan, tapi juga di ranah global.

Ia pernah hadir dalam forum UN Habitat di Amerika Serikat, mengikuti pelatihan pariwisata di Singapura, serta sejumlah pelatihan strategis lainnya yang membekalinya dalam tata kelola pemerintahan.

“Saya ingin itu semua tidak hanya berhenti menjadi pengalaman, tapi bisa saya wujudkan dalam bentuk kontribusi nyata untuk Riau,” kata Yusfa.

Ia pun tidak menampik bahwa banyak tantangan akan dihadapi di tanah kelahiran. Namun dia percaya, pengalaman panjangnya bisa menjadi modal untuk menjawab tantangan-tantangan itu dengan cara yang lebih efektif.

Yusfa bukan hanya birokrat biasa. Ia juga pembelajar yang tekun dan pribadi yang rendah hati. Dalam setiap jawaban, ia tak pernah mengesankan dirinya merasa lebih unggul dari kandidat lain.

“Semua yang ikut pasti punya niat baik dan kapabilitas. Saya hanya mencoba memberi yang terbaik, apapun hasilnya nanti,” ujarnya

Kini, seluruh mata tertuju pada tahapan selanjutnya. Apakah perjalanan panjang Yusfa akan menuntunnya kembali ke pelukan Riau, menyelesaikan pengabdian di tempat semuanya bermula? Waktu akan menjawab. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Pamit dari Batam, Pulang ke Riau dengan Salam pertama kali tampil pada Metropolis.

Kapolresta: Proses Hukum Berlanjut, Kasus Anggota DPRD Kota Batam, MR

0
Kapolresta Barelang Kombes Zaenal Arifin. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang menyeret anggota DPRD Kota Batam berinisial MR masih bergulir di Sat Reskrim Polresta Barelang.

“Masih proses penyelidikan. Ada rangkaian-rangkaian yang perlu kita lengkapi,” ujar Kapolresta Barelang, Kombes Zaenal Arifin, Jumat (23/5).

Zaenal menambahkan pihak pelapor memang mengajukan permohonan pencabutan laporan. Bahkan, kedua pihak sudah berdamai.

“Memang ada upaya-upaya, pencabutan laporan, dan berdamai,” katanya.

Zaenal menjelaskan dalam laporan ini, pihaknya memeriksa 5 orang saksi. Terdiri dari korban dan rekan bisnisnya.

“Proses hukumnya masih berlanjut,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, anggota DPRD Kota Batam berinisial MR dipolisikan. MR dilaporkan oleh pengusaha Batam berinisal D ke Polresta Barelang atas dugaan penipuan dan penggelapan.

Dalam laporan tersebut, MR melakukan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp 1,4 Miliar.

Informasi yang didapatkan, sebelum dipolisian MR meminta uang dalam jumlah besar dan saham terhadap korban. Uang tersebut diminta saat menjalani bisnis jual beli pasir seatrium hasil pendalaman alur laut PT SMOE di kawasan Nongsa.

Awalnya, aktivitas ini sempat dihentikan pihak kepolisian. Namun, MR meminta sejumlah uang dan saham kepada korban dengan dalih untuk berkoordinasi dengan pihak kepolisian. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Artikel Kapolresta: Proses Hukum Berlanjut, Kasus Anggota DPRD Kota Batam, MR pertama kali tampil pada Metropolis.

Mulai Juni 2025, Wings Air Akan Melayani Penerbangan Rute Dabo-Batam 

0
Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas III Dabo Singkep, Kamis (22/5). F. Vatawari/BATAM POS

batampos– Maskapai Penerbangan Wings Air akan mulai beroperasi melayani penerbangan rute Dabo-Batam dan Batam-Dabo pada pertengahan Bulan Juni 2025 mendatang.

Sebelumnya, Maskapai Penerbangan Wings Air sempat dijadwalkan akan beroperasi pada bulan April 2025 untuk melayani penerbangan rute Dabo-Batam dan Batam-Dabo. Namun, karena beberapa kendala jadwal yang sudah direncanakan kemarin akhirnya diundur.

Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas III Dabo Singkep, Mustaji, saat diwawancarai Batampos mengatakan, untuk maskapai penerbangan Wings Air akan mulai beroperasi melayani rute penerbangan Dabo-Batam dan Batam-Dabo pada pertengahan Juni 2025.

BACA JUGA: Wings Air Layani Rute Dabo-Batam

“Informasi yang kami dapatkan dari Distrik manager Wings Air di Batam melalui WhatsApp bahwa Wings Air akan masuk rute baru Batam-Dabo dan Dabo-Batam mulai tanggal 14 Juni 2025 mendatang,” ungkap Mustaji, Kamis (22/5).

Kepala UPBU Kelas III Dabo Singkep menjelaskan, untuk jadwal penerbangan rute Dabo-Batam dan Batam-Dabo akan beroperasi sebanyak tiga kali dalam satu pekan.

“Untuk jadwal penerbangan Wings Air nantinya rute Dabo-Batam dan Batam-Dabo adalah pada hari Selasa, Kamis dan Sabtu. Pesawat akan berangkat dari Bandara Batam pada pukul 13.40 WIB menuju Dabo Singkep, dan berangkat dari Bandara Dabo Singkep pada pukul 15.00 WIB menuju Batam,” ujar Mustaji menjelaskan.

Mustaji menambahkan, untuk harga tiket saat ini masih tergolong mahal. Tapi dari pihak Bandara Dabo sudah berkoordinasi kepada pihak Wings Air agar harga tiket dapat diturunkan agar dapat terjangkau oleh masyarakat Kabupaten Lingga.

“Harga yang muncul di Traveloka untuk penerbangan Wings Air rute Dabo-Batam dan Batam-Dabo adalah Rp989.400 Ribu. Saya sudah mencoba berkoordinasi kepada pihak Wings Air agar ada penurunan harga agar bisa dijangkau oleh masyarakat Lingga,” tambahnya.

Untuk kapasitas penumpang pesawat Wings Air yang melayani penerbangan rute Dabo-Batam dan Batam-Dabo sebanyak 72 orang yang memakan waktu perjalanan sekitar 50 menitan.

Semoga dengan masuknya Maskapai Penerbangan Wings Air melayani penerbangan di Bandara Dabo Singkep dapat mempermudah akses transportasi masyarakat serta meningkatkan daya tarik Investor untuk melakukan investasi di Kabupaten Lingga agar dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten Lingga. (*)

Reporter: Vatawari

 

Artikel Mulai Juni 2025, Wings Air Akan Melayani Penerbangan Rute Dabo-Batam  pertama kali tampil pada Kepri.

Tak Lolos Jalur Afirmasi, Peserta SPMB Masih Bisa Daftar Lewat Jalur Domisili

0
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam Tri Wahyu Rubianto. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos.

batampos – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam menegaskan bahwa calon peserta didik baru yang tidak lolos seleksi pada jalur afirmasi tetap memiliki peluang untuk mendaftar kembali melalui jalur domisili. Ketentuan ini berlaku pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026 yang akan dimulai Senin, 2 Juni mendatang.

Kepala Disdik Batam, Tri Wahyu Rubianto, menjelaskan bahwa pelaksanaan SPMB tahun ini tetap memberikan ruang bagi calon peserta didik yang gagal di jalur afirmasi agar tetap bisa bersekolah melalui jalur domisili.

“Bagi yang tidak lolos jalur afirmasi, nanti masih bisa mendaftar kembali lewat jalur domisili saat pendaftarannya dibuka,” ujar Tri, Jumat (23/5).

Menurutnya, kebijakan ini diambil agar tidak ada anak usia sekolah yang kehilangan kesempatan mendapatkan akses pendidikan hanya karena tidak lolos di satu jalur pendaftaran.

“Kita ingin pastikan semua anak bisa sekolah. Karena itu, mekanisme ini kita siapkan,” tambahnya.

Jalur afirmasi sendiri diperuntukkan bagi calon siswa dari keluarga tidak mampu dan penyandang disabilitas. Bukti keikutsertaan bisa dilampirkan melalui kepemilikan Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat, Kartu Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), atau Program Keluarga Harapan (PKH). Tri menegaskan bahwa tahun ini tidak ada syarat tambahan.

“Untuk jalur afirmasi ini gak ada tambahan sama seperti tahun sebelumnya. Yang penting masuk kategori tidak mampu atau disabilitas,” katanya.

Untuk jenjang SD, jalur afirmasi akan dibuka mulai 2 hingga 10 Juni 2025. Pengumuman hasil seleksi akan dilakukan pada 11 Juni. Setelah itu, jalur domisili dan mutasi akan dibuka mulai 11 hingga 15 Juni, dengan pengumuman hasil pada 17 Juni dan proses daftar ulang pada 17–19 Juni 2025.

Sementara untuk SMP, jalur afirmasi dan prestasi dibuka pada 16–22 Juni. Hasil seleksi diumumkan 23 Juni. Jalur domisili dan mutasi kemudian dibuka mulai 23 hingga 30 Juni, dengan pengumuman hasil pada 2 Juli dan daftar ulang pada 2–4 Juli 2025.

Jalur domisili, yang menjadi pengganti sistem zonasi, tetap akan memprioritaskan peserta didik yang berdomisili dekat dengan sekolah tujuan. Kuota untuk jalur ini ditetapkan sebesar 70 persen untuk SD dan 40 persen untuk SMP.

“Dengan sistem domisili, calon siswa yang rumahnya berada di wilayah irisan zonasi beberapa sekolah bisa mendaftar ke lebih dari satu sekolah. Nanti panitia yang menentukan hasil seleksi,” jelas Tri. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Tak Lolos Jalur Afirmasi, Peserta SPMB Masih Bisa Daftar Lewat Jalur Domisili pertama kali tampil pada Metropolis.

Dua Pegawai Kelurahan Tanjungpinang Terlibat Cekcok Berujung Perkelahian

0

batampos– Dua pegawai Kelurahan Tanjungpinang Barat, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau terlibat dalam percekcokan, Jumat (23/5). Cekcok dua pegawai tersebut berujung terjadinya perkelahian.

Perkelahian yang berlangsung di Kantor Lurah Tanjungpinang Barat sekitar pukul 10.30 WIB membuat pegawai berinisial DD dan Y mengalami luka ringan.

Damai di Kantor Polisi

Permasalahan ini pun langsung dibawa ke Polsek Tanjungpinang Barat untuk diselesaikan secara kekeluargaan.

“Memang dipukul (DD). Kondisi korban saat ini sudah aman, sudah diselesaikan secara kekeluargaan juga,” kata Husni, Paman DD.

BACA JUGA: Kasus Perkelahian Maut di Leko Cafe Masih Penyidikan, Kapenrem 033 Wira Pratama Sebut Pelaku Ditahan di Denpom Batam

Sementara Lurah Tanjungpinang Barat, Reza Absar mengatakan bahwa perkelahian dua pegawainya itu disebabkan adanya salah paham, dari kedua belah pihak. Menurutnya, perkelahian ini berawal dari cek-cok mulut antara Y dan DD.

Sehingga, ia sebagai Lurah langsung melakukan mediasi terhadap dua pegawainya. Mediasi tersebut juga melibatkan Polsek Tanjungpinang Barat.

“Memang terjadi perkelahian, tapi sudah kita selesaikan secara kekeluargaan. Kedua belah pihak juga sudah saling memaafkan,” tambahnya.

Menurut Kapolsek Tanjungpinang Barat, AKP Zubaedah, pihaknya langsung memediasi Y dan DD, usai terlibat dalam perkelahian di dalam Kantor Kelurahan tersebut. “Ternyata karena kesalahpahaman saja, sudah diselesaikan secara kekeluargaan,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

Artikel Dua Pegawai Kelurahan Tanjungpinang Terlibat Cekcok Berujung Perkelahian pertama kali tampil pada Kepri.

Hasil Visum Mayat yang ditemukan di Hutan, Kapolres Lingga Sebut Ada Memar di Tubuh Korban

0
Kapolres Lingga, AKBP Pahala Martua Nababan. f. vatawari

batampos– Kapolres Lingga, AKBP Pahala M. Nababan, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil visum pada jenazah yang dilakukan tim medis, ditemukan ada sejumlah luka pada tubuh korban. Visum dilakukan setelah Suparman ditemukan tewas di hutan.

“Hasil visum ada lebam di bagian pundak dan memar di tangan yang diduga akibat tertimpa kayu dan terjatuh saat berada di hutan,” ungkap Kapolres saat dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp.

Dugaan sementara, korban mengalami kecelakaan saat berada di dalam hutan, kemungkinan besar ketika sedang mencari kayu atau melakukan aktivitas rutin lainnya. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan mencurigakan pada tubuh korban.

BACA JUGA: Masuk Hutan Mau Ambil Chainsaw, Warga Dabo Singkep Ditemukan Tewas Dihutan

AKBP Pahala Martua menambahkan, pihak keluarga menyatakan menerima musibah ini dengan ikhlas. Pihak keluarga memilih untuk tidak dilakukan autopsi terhadap jenazah.

“Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan menyatakan ikhlas atas kejadian tersebut,” tambah Kapolres.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati saat melakukan aktivitas di hutan, terutama bagi yang bekerja sendiri dan tanpa alat pengaman.

Sebelumnya, korban terakhir kali terlihat pada Rabu, 21 Mei 2025 lalu, sekitar pukul 14.30 WIB oleh warga dengan inisial “S”. Ia melihat korban masuk ke dalam hutan untuk mengambil alat sinso. Namun hingga sore hari sekitar pukul 17.15 WIB, korban tidak kunjung kembali.

Keesokan harinya, Kamis, 22 Mei 2025, pukul 14.30 WIB, dilakukan pencarian oleh warga bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan aparat Desa Musai.

Pencarian berakhir tragis setelah pada pukul 15.10 WIB, korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia. (*)

Reporter: Vatawari

Artikel Hasil Visum Mayat yang ditemukan di Hutan, Kapolres Lingga Sebut Ada Memar di Tubuh Korban pertama kali tampil pada Kepri.

Belajar Inovasi Pendidikan Bahasa, Pejabat Senior Pendidikan Indonesia Selesaikan Program Pertukaran di Amerika Serikat

0

Batampos – Enam pejabat senior dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta empat lainnya dari Kementerian Agama RI megikuti program pertukaran di Amerika Serikat  (AS). Program yang berlangsung selama dua minggu ini didukung oleh Regional English Language Office (RELO) Kedutaan Besar AS.

Para Pejabat Senior Pendidikan Indonesia Selesaikan Program Pertukaran di AS Terkait Pendidikan Bahasa saat di AS. F Kedubes AS di Jakarta untuk Batam Pos

Kegiatan ini berlangsung sejak 4-16 Mei 2025 lalu, para  delegasi tersebut telah kembali ke tanah air.

BACA JUGA:
Ada 9 Wajah Baru, Ini Susunan Kabinet Baru Pemerintahan Singapura yang Dilantik Hari Ini

Selama di AS, mereka mempelajari model inovatif pendidikan bahasa di tingkat dasar dan menengah (K-12), kepemimpinan dan manajemen pendidikan, pelatihan guru, serta pengembangan kurikulum di Seattle, Washington, dan Kansas City, serta Missouri.

Program pertukaran ini memberikan pemahaman mendalam tentang pendekatan lembaga-lembaga pendidikan di AS dalam pembelajaran bahasa dan pengembangan profesi di Indonesia.

Para delegasi bertemu dengan para pendidik, kepala sekolah, dan pelatih guru di Amerika, dan mendapatkan wawasan tentang implementasi kebijakan,  pembelajaran yang berpusat pada siswa, serta kolaborasi lintas sektor. 

” Program pertukaran Pembelajaran Bahasa Inggris untuk Penutur Bahasa Asing (ESL) ini sangat luar biasa,” ujar Dr. Mahrus, Kepala Subdirektorat Ma’had Aly, Direktorat Pendidikan Pondok Pesantren, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama seperti dilansir dari siaran pers Kedubes AS di Jakarta, Jumat (23/5/2025).

” Saya terkesan dengan model pendidikan multibahasa di Seattle dan Kansas City, serta kebijakan pendukungnya. Ini menginspirasi kami untuk mulai berdiskusi mengenai rancangan program multibahasa untuk pesantren di Indonesia—kami bahkan sudah mulai berdiskusi dengan beberapa pesantren,” tambahnya.

Sementara itu, Lia Herawaty dari BGTK DKI Jakarta menyebutkan, program yang dia ikuti ini menginspirasinya untuk membuat proyek percontohan program bilingual bagi guru Bahasa Inggris di Jakarta.

” Pengamatan kelas di sekolah negeri dan sekolah berpiagam K-12 di Seattle dan Kansas City, semua pertemuan, serta presentasi tentang praktik terbaik dari dewan Pendidikan Multibahasa memberikan saya banyak ide segar untuk merancang inisiatif ini sebagai bagian dari program pelatihan guru di Jakarta,” ujarnya.

Program ini meningkatkan pemahaman tentang pendekatan pendidikan di AS dan memperkuat kolaborasi lintas kementerian di antara para pejabat Indonesia yang berpartisipasi.

Para delegasi pulang dengan semangat untuk menerapkan praktik-praktik baru dan mendorong perubahan dalam pendidikan bahasa dan pengembangan guru. 

“Program pertukaran ini mencerminkan komitmen bersama kita untuk meningkatkan mutu pendidikan di kedua negara,” ujar Ruth Goode, Regional English Language Officer Kedutaan Besar AS.

Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan RELO mendukung penguatan kapasitas sektor pendidikan Indonesia, sekaligus mendorong peluang kolaborasi yang dapat meningkatkan kesejahteraan bagi Amerika Serikat maupun Indonesia. (*)

Reporter: CHAHAYA SIMANJUNTAK

Artikel Belajar Inovasi Pendidikan Bahasa, Pejabat Senior Pendidikan Indonesia Selesaikan Program Pertukaran di Amerika Serikat pertama kali tampil pada News.

REI Expo Batam 2025, Incar Transaksi Rp88 Miliar, Tawarkan Hunian dari Subsidi hingga Menengah Atas

0
REI Expo Batam 2024 yang digelar di Grand Batam Mall. Kali ini REI kembali menggelar REI Expo Batam di 2025 yang digelar lebih panjang dan meriah. Bertempat di Grand Batam Mall, pameran properti ini akan berlangsung selama 11 hari, mulai 29 Mei hingga 8 Juni mendatang.

batampos – Real Estate Indonesia (REI) kembali menggelar REI Expo Batam di 2025 yang kali ini digelar lebih panjang dan meriah. Bertempat di Grand Batam Mall, pameran properti ini akan berlangsung selama 11 hari, mulai 29 Mei hingga 8 Juni mendatang.

Ketua Panitia REI Expo Batam 2025, Indra Harianto, mengatakan pameran diikuti oleh 17 perusahaan pengembang dengan total 32 stand yang disediakan. Tak hanya menampilkan produk properti, acara ini juga menggandeng pelaku industri pendukung seperti penyedia material bangunan.

“Event kali ini kami pilih di pertengahan tahun karena tren pertumbuhan properti sedang bagus. Ditambah lagi banyak perusahaan memberikan promo sampai akhir tahun,” katanya, Jumat (23/5).

DPD REI Khusus Batam, sebagai asosiasi memiliki tanggung jawab mendorong pertumbuhan sektor properti dan ekonomi secara keseluruhan. Untuk mendukung kesuksesan pameran, panitia menggandeng sejumlah lembaga keuangan.

“Bank Mandiri, BTN, BTN Syariah, dan Bank Dana Nusantara jadi mitra kami dalam pembiayaan. Kami juga bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.

Menariknya, REI Expo tahun ini mulai menyentuh pasar rumah subsidi. Ketua DPD REI Khusus Batam, Robinson Tan, menyebut bahwa pihaknya kini menggandeng dua pengembang rumah subsidi untuk ikut serta dalam pameran.

“Sebelumnya kita hanya bermain di segmen menengah ke atas. Tapi sekarang, dua developer rumah subsidi juga kita ajak. Ini bisa meningkatkan pamor mereka,” kata dia.

Ia menyebut, REI Expo 2025 merupakan versi “reborn” dari expo yang sebelumnya pernah digelar. Tidak sekadar pameran, panitia berupaya memberikan nuansa promosi yang lebih kuat untuk mendorong penjualan.

“Kami tidak hanya ingin membranding, tapi juga ingin jualan. Harus ada yang bisa ditawarkan secara luas ke masyarakat,” ujar Robinson.

Dengan kerja sama berbagai pihak, Robinson optimistis target transaksi sebesar Rp88 miliar bisa tercapai. “88 itu angka bagus. Dengan dukungan dari bank, BPJS, dan kerja keras semua tim, saya yakin kita bisa mencapainya,” tambahnya.

Sementara itu, dari sisi lembaga keuangan, Bank Mandiri menyatakan kesiapannya mendukung penuh REI Expo Batam 2025. Arief Naharriyadi, Asisten Vice Manager Bank Mandiri Kepri, menyambut baik gelaran ini.

“Ini adalah ajang expo paling bergengsi di Batam. Kami senang bisa berpartisipasi karena kami ingin masyarakat bisa mendapatkan properti yang layak,” ujarnya.

Bank Mandiri, kata dia, akan membuka layanan konsultasi pembiayaan properti gratis di lokasi pameran. Selain itu, pengunjung juga bisa menikmati fasilitas BI checking gratis dan berbagai promo menarik selama expo berlangsung.

“Kami akan hadir dengan banyak program menarik. Jadi ini momentum yang baik, bukan hanya bagi pengembang, tapi juga bagi masyarakat,” kata Arief.

Consumer Lending Unit Head Subsidi BTN, Wanda Harwira mengatakan, pihaknya siap menjadi perbankan yang mendukung penuh gebrakan DPD REI Batam tersebut. Harapannya serupa, ingin berperan dalam menyukseskan expo itu.

“Semoga kerjasama ini berjalan baik dan sukses. Kami ingin bersama-sama menyukseskan event REI Expo 2025 ini,” ujarnya. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel REI Expo Batam 2025, Incar Transaksi Rp88 Miliar, Tawarkan Hunian dari Subsidi hingga Menengah Atas pertama kali tampil pada Metropolis.