Selasa, 7 April 2026
Beranda blog Halaman 1572

HADIYYA UMRAH Raih Akreditasi A sebagai Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah

0

batampos – PT Hadiyya Kaia Barokah (HADIYYA UMRAH) berhasil meraih Akreditasi A dalam sertifikasi Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dari lembaga sertifikasi EAS Certification. Sertifikat tersebut diterbitkan pada 11 April 2025 dengan nomor EAS-BSU-2025.

Akreditasi A merupakan bentuk pengakuan tertinggi atas kualitas layanan dan profesionalisme perusahaan dalam menyelenggarakan perjalanan ibadah umrah sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Penilaian akreditasi ini mencakup sejumlah aspek penting, antara lain kualitas manajemen operasional, kepatuhan terhadap regulasi pemerintah, penerapan standar keamanan dan keselamatan jamaah, serta efektivitas pelayanan kepada jamaah.

Direktur Utama Hadiyya Umrah, Adhelia Afsari, menyampaikan bahwa pencapaian ini menjadi bukti komitmen perusahaan dalam memberikan layanan terbaik.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas pencapaian ini. Akreditasi A mencerminkan kerja keras seluruh tim dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah. Kami berkomitmen untuk terus menjaga standar tinggi dalam manajemen operasional, mematuhi seluruh regulasi pemerintah, serta menjamin keamanan dan kenyamanan jamaah selama perjalanan ibadah mereka,” ujar Adhelia Afsari.

Mengusung semangat pelayanan “Umrah Penuh Cinta”, Hadiyya Umrah berupaya menciptakan pengalaman ibadah yang berkesan, menyenangkan, dan penuh makna bagi setiap jamaah.

Dengan raihan Akreditasi A ini, Hadiyya Umrah berharap dapat semakin meningkatkan kepercayaan publik dan terus memberikan layanan umrah yang aman, nyaman, dan penuh cinta. (*)

Artikel HADIYYA UMRAH Raih Akreditasi A sebagai Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah pertama kali tampil pada Metropolis.

Amsakar-Li Harus Tuntaskan Sengkarut Baloi Kolam

0

Pengusaha Pikul Beban Ganda, Ombudsman Layangkan Surat ke BP Batam

Turnamen Bola Voli Bupati Cup Diikuti 15 Tim Putra dan 6 Tim Putri, Diharap Lahirkan Atlet Berbakat

0
Turnamen Bola Voli Bupati Cup 2025 yang digelar di GOR Demang Lebar Daun, Kecamatan Bintan Timur pada Kamis (22/5/2025). F.Zoko untuk Batam Pos.

batampos– Turnamen Bola Voli Bupati Cup 2025 diikuti oleh 15 tim putra dan 6 tim putri.

Turnamen ini dibuka langsung oleh Bupati Bintan, Roby Kurniawan di GOR Demang Lebar Daun, Kecamatan Bintan Timur pada Kamis (22/5/2025).

Roby mengungkapkan turnamen ini merupakan agenda tahunan yang bertujuan untuk meningkatkan semangat olahraga di kalangan masyarakat.

Tahun ini, Kecamatan Bintan Timur menjadi tuan rumah setelah sebelumnya Kecamatan Bintan Utara menjadi penyelenggara turnamen tersebut.

Roby berharap turnamen ini dapat melahirkan atlet-atlet bola voli berbakat yang mampu mengharumkan Bintan di berbagai ajang.

BACA JUGA: Turnamen Bola Voli Desa Berakit di Bintan Diikuti 18 Klub

Dengan adanya kompetisi ini diharapkan dapat meningkatkan prestasi olahraga di Bintan dan memberikan kesempatan bagi atlet muda untuk berkembang dan menunjukkan potensi mereka.

Turnamen ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal terutama bagi pelaku UMKM.

Kadispora Bintan, Alfeni Harmi menyebutkan bahwa turnamen ini bertujuan untuk mencari bibit-bibit atlet berbakat di Bintan.

Selain itu, turnamen ini sebagai ajang pemanasan dan persiapan bagi atlet menjelang Porprov 2026. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Turnamen Bola Voli Bupati Cup Diikuti 15 Tim Putra dan 6 Tim Putri, Diharap Lahirkan Atlet Berbakat pertama kali tampil pada Olahraga.

Saeful Bahri Akui Bersama Donny Tri Istiqomah Rancang Skenario Suap PAW untuk Muluskan Harun Masiku jadi Anggota DPR

0
Mantan politikus PDI Perjuangan, Saeful Bahri, saat memberikan kesaksian untuk terdakwa Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (22/5).(Ridwan/JawaPos.com)

batampos – Mantan politikus PDI Perjuangan, Saeful Bahri, mengakui dirinya bersama-sama Donny Tri Istiqomah merancang skenario suap pengurusan pergantian antarwaktu (PAW) untuk mengupayakan Harun Masiku menjadi Anggota DPR RI 2019-2024. Hal itu disampaikan Saeful saat memberikan kesaksian untuk terdakwa Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (22/5).

Mulanya, tim penasihat hukum Hasto, Febri Diansyah menyinggung skenario yang dibuat Saeful Bahri.

“Tadi kan bapak menegaskan begini, ‘arahan Sekjen sifatnya umum saja’ nah ini maksudnya yang umum saja itu kan yang tadi bapak sebutkan yang laksanakan keputusan partai begitu ya? Sisanya bapak bilang ‘saya create sendiri, salah saya karena saya menyuap dan hal itu sudah saya pertanggung jawabkan’ tadi bapak bilang itu benar ya?” tanya Febri dalam persidangan.

“Betul,” akui Saeful Bahri.

“Jadi yang tadi saya bacakan itu benar pengakuan dari Pak Saeful ya?” tanya Febri.

“Ya,” jawab Saeful mengamini.

Saeful Bahri menyatakan skenario suap merupakan skema yang dibuatnya bersama dengan Donny Tri Istiqomah.

“Jadi begini, saya di sini tidak sendiri, saya itu berdua sama Donny, dan dari culture saya dengan Donny, sama senior-senior di mulai dari organisasi ekstra kampus semua perintah cukup kondisikan,” ungkap Saeful.

“Ini biar clear aja pak, create itu artinya bapak membuatnya bersama Donny, begitu ya pak?” tanya Febri.

“Iya,” jawab Saeful.

Febri lantas mempertanyakan, ada atau tidak perintah Hasto Kristiyanto di balik skenario menyuap KPU dalam upaya memuluskan Harun Masiku menjadi anggota DPR RI.

“Apakah ketika Bapak Saeful menyusun bersama Donny menyusun skenario untuk menyuap KPU tersebut itu ada perintah dari Pak Hasto untuk skenario menyuap KPU itu?” tanya Febri.

“Ya tadi saya sampaikan kan, tidak ada,” tegas Saeful.

Adapun, Hasto Kristiyanto didakwa merintangi penyidikan kasus suap proses pergantian antarwaktu (PAW) Anggota DPR RI yang melibatkan Harun Masiku. Hasto merintangi KPK yang ingin menangkap Harun Masiku, sehingga mengakibatkan buron sampai saat ini.

Selain itu, Hasto juga didakwa memberikan uang senilai SGD 57.350 atau setara Rp 600 juta untuk Komisioner KPU RI 2017-2022, Wahyu Setiawan. Hasto memberikan suap ke Wahyu Setiawan bersama-sama dengan Harun Masiku.

Uang tersebut diberikan Hasto Kristiyanto untuk Wahyu Setiawan, agar caleg Harun Masiku bisa dilantik menjadi caleg terpilih periode 2019-2024 menggantikan Riezky Aprilia di Dapil Sumatra Selatan (Sumsel) 1. Pemberian suap kepada Wahyu Setiawan, dibantu oleh mantan anggota Bawaslu RI yang juga kader PDIP, Agustiani Tio Fridelina. Sebab, Agustiani memiliki hubungan dekat dengan Wahyu Setiawan.

Hasto didakwa melanggar Pasal 5 Ayat (1) huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, serta Pasal 21 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 65 ayat (1) KUHAP. (*)

Sumber: JP Group

Artikel Saeful Bahri Akui Bersama Donny Tri Istiqomah Rancang Skenario Suap PAW untuk Muluskan Harun Masiku jadi Anggota DPR pertama kali tampil pada News.

Masuk Hutan Mau Ambil Chainsaw, Warga Dabo Singkep Ditemukan Tewas Dihutan

0
Parman, saat ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di kawasan hutan Desa Musai Daik Lingga, Kamis (22/5). F. Istimewa

batampos– Seorang pria ditemukan tewas di hutan wilayah Desa Musai, Kecamatan Lingga, Kabupaten Lingga. Penemuan jasad pria ini menggegerkan warga setempat setelah sebelumnya korban dikabarkan tidak pulang selama dua hari. Korban ditemukan pada Kamis (22/5) dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Kapolsek Daik Lingga, AKP Mayson Syafri, saat dikonfirmasi Batampos membenarkan terkait penemuan mayat yang berada di kawasan hutan Desa Musa

“Ya benar bang, untuk keterangan selanjutnya langsung ke Kanit Reskrim Polsek Daik Lingga ya,” ujar AKP Mayson Syari singkat, Kamis (22/5).

BACA JUGA: Blak-blakan Wabup Anambas Soal Hutang Rp 93 Miliar, Siapkan Rencana Strategis untuk Pelunasan Agar Operasional Pemkab Tak Terganggu

Sampai saat ini Kanit Reskrim Polsek Daik Lingga belum bisa memberikan keterangan terkait penyebab kematian korban karna masih dalam proses pemeriksaan saksi-saksi.

Korban diketahui bernama Suparman, lahir di Jawa Timur pada 2 April 1973. Ia berprofesi sebagai petani perkebunan dan berdomisili di Jalan Garuda, RT 001, RW 007, Kelurahan Sungai Lumpur, Kecamatan Singkep.

Berdasarkan keterangan dari saksi yang berinisial S, warga asal Gunung Kidul, yang melihat korban masuk ke dalam hutan untuk mengambil alat chainsaw alias gergaji pemotong. Namun hingga sore hari sekitar pukul 17.15 WIB, korban tidak kunjung kembali. Korban terakhir kali terlihat pada Rabu, 21 Mei 2025, sekitar pukul 14.30 WIB.

Keesokan harinya, Kamis, 22 Mei 2025, pukul 14.30 WIB, dilakukan pencarian oleh warga bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan aparat Desa Musai.

Pencarian berakhir tragis setelah pada pukul 15.10 WIB, korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Belum diketahui pasti penyebab kematian korban, saat ini jasad korban telah dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit terdekat untuk penanganan lebih lanjut dan penyelidikan penyebab kematian.

Jenazah saat ini sudah dipulangkan ke rumah duka di RT 001 RW 007 Kelurahan Sungai Lumpur, Kecamatan Singkep dari Daik Lingga menggunakan Speed Pemkab Lingga pada pukul 18.30 WIB dan sampai di rumah duka pada pukul 19.40 WIB. Jenazah rencananya akan dikebumikan esok harinya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan pemeriksaan dan pengumpulan keterangan dari para saksi untuk mengetahui secara pasti penyebab kematian korban. (*)

Reporter: Vatawari

Artikel Masuk Hutan Mau Ambil Chainsaw, Warga Dabo Singkep Ditemukan Tewas Dihutan pertama kali tampil pada Kepri.

Terbitkan Perpres Perlindungan Jaksa, Mabes TNI Tegaskan Pengamanan Kejaksaan Bersifat Strategis

0
Kapuspen TNI Brigjen TNI Kristomei Sianturi. (Puspen TNI)

batampos – Terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 66 Tahun 2025 tentang Pelindungan Negara Terhadap Jaksa Dalam Melaksanakan Tugas dan Fungsi Kejaksaan Republik Indonesia menjadi lampu hijau bagi TNI untuk meneruskan kerja sama mereka dengan kejaksaan. Mabes TNI pun menegaskan bahwa pengamanan kantor kejaksaan oleh TNI bersifat strategis.

Kerja sama tersebut sempat menuai polemik dan sorotan dari banyak pihak. Sebab, TNI dinilai tidak perlu mengerahkan pasukan ke seluruh kantor kejaksaan di Indonesia. Namun, Perpres Nomor 66 yang diterbitkan oleh Presiden Prabowo Subianto pada Rabu (21/5) menjadi jalan bagi TNI untuk menggerakan prajurit dalam tugas pengamanan kejaksaan.

”Perpres ini merupakan bentuk komitmen negara dalam memastikan aparat penegak hukum, khususnya para jaksa, dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan aman dan bebas dari intimidasi atau ancaman,” ungkap Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Kristomei Sianturi pada Kamis (22/5).

TNI menyambut baik hadirnya perpres tersebut. Menurut Kristomei, pelibatan TNI dalam memberikan pelindingan terhadap jaksa akan selalu tunduk dan patuh pada kebijakan pemerintah. Prajurit TNI, kata dia, selalu memegang teguh sumpah prajurit. Termasuk tunduk pada hukum dan memegang teguh disiplin keprajuritan dalam setiap pelaksanaan tugas.

”Tentunya pelaksanaan tugas ini akan selalu tetap berada dalam koridor hukum dan dilaksanakan sesuai prosedur, prinsip perbantuan dan nota kesepahaman antar lembaga,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Kristomei menyatakan bahwa keterlibatan TNI dalam mendukung tugas kejaksaan bersifat strategis serta tidak akan mengganggu tugas pokok TNI di bidang pertahanan negara. Dia menyatakan bahwa hal itu justru merupakan bagian dari peran TNI dalam mendukung stabilitas nasional secara luas dan sinergi antar lembaga negara. (*)

Sumber: JP Group

Artikel Terbitkan Perpres Perlindungan Jaksa, Mabes TNI Tegaskan Pengamanan Kejaksaan Bersifat Strategis pertama kali tampil pada News.

Kekebalan Kelompok Menurun, Dinkes Efektivitas Vaksin Hanya Bertahan Sekitar 4 Sampai 6 Bulan Saja

0
Ilustrasi: Vaksinasi booster. F.Cecep Mulyana

batampos – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kembalinya penyebaran Covid-19. Hal ini menyusul meningkatnya kasus di sejumlah negara seperti Thailand dan Singapura.

Kepala Dinkes Batam Didi Kusmarjadi, mengatakan tren ini bisa dipicu oleh menurunnya kekebalan kelompok (herd immunity) terhadap virus tersebut. Menurutnya, kekebalan tubuh dari vaksinasi Covid-19 tidak bertahan dalam jangka waktu panjang.

“Secara umum, efektivitas vaksin Covid hanya bertahan sekitar 4 sampai 6 bulan saja,” ujarnya, Kamis (22/5).

Ia mencontohkan vaksin influenza yang perlu diperbarui secara berkala setiap enam bulan hingga setahun sekali untuk menjaga imunitas tubuh. Hal serupa juga berlaku untuk vaksin Covid-19.

“Memang tidak menetap kekebalannya, jadi perlu vaksinasi ulang, seperti halnya vaksin influenza,” jelasnya.

Didi menambahkan, hingga kini belum ada data pasti mengenai berapa lama kekebalan jangka panjang yang ditimbulkan vaksin Covid-19. Meski demikian, vaksinasi tetap penting untuk merangsang sistem kekebalan tubuh agar dapat mengenali dan melawan virus.

“Tujuan utama vaksinasi memang untuk memicu sistem imun. Tapi untuk jangka panjang, datanya masih belum jelas,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa herd immunity lewat vaksinasi massal untuk Covid-19 ternyata sulit dicapai, berbeda dengan penyakit seperti campak atau polio yang berhasil ditekan melalui kekebalan kelompok.

Dengan kondisi ini, Didi mengingatkan masyarakat agar tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan, terutama di tengah tren peningkatan kasus di sejumlah negara.

“Pandemi memang sudah dinyatakan selesai, tapi virusnya masih ada. Karena itu, kami harap masyarakat tetap waspada dan menjaga kesehatan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Kekebalan Kelompok Menurun, Dinkes Efektivitas Vaksin Hanya Bertahan Sekitar 4 Sampai 6 Bulan Saja pertama kali tampil pada Metropolis.

3 Lampu Kamera dar 4 ETLE Padam, Ditlantas Polda Kepri Pastikan Tetap Berfungsi

0
Dirlantas Polda Kepri, Kombes Andhika Bayu Adhittama. (F.Yashinta/Batam Pos)

batampos – Tiga lampu kamera dari 4 Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) yang terpasang di Batam dalam keadaan mati atau tak menyala. Namun Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kepri memastikan seluruh kamera ETLE berfungsi, meski sebagian perangkat tampak tidak aktif karena lampu indikatornya mati.

Dirlantas Polda Kepri, Kombes Andhika Bayu Adhittama mengatakan saat ini terdapat enam kamera ETLE di wilayah Kepulauan Riau. Empat unit berada di Kota Batam dan dua lainnya di Tanjungpinang. “Di Kepri ada 6 unit, 4 diantaranya ada di Batam dan 2 Tanjungpinang,” kata Kombes Andhika.

Namun, dari empat kamera di Batam, hanya satu kamera yang berada di ruas jalan sebelum Grand Batam Mall yang terlihat masih normal. ETLE di jalan tersebut tampak normal, dan mengeluarkan flash saat sejumlah kendraaan melintas.

“Semuanya masih aktif, meski 3 flashnya mati. Tapi kameranya tetap berfungsi dan merekam pelanggaran. Jadi bukan berarti tidak aktif,” tegasnya.

Tiga lokasi kamera ETLE lainnya di Batam berada di kawasan sebelum traffic light Kepri Mall (KDA), perempatan Masjid Agung Engku Putri, dan simpang Muka Kuning.

“Jangan dipikir flash mati, kamera tidak aktif. Semua aktif merekam aktifitas lalu lintas pengendara,” sebutnya.

Disinggung apakah ada rencanaan pengadaan ETLE, menurutnya ETLE di daerah tidak bisa dilakukan secara mandiri karena sistemnya terintegrasi secara nasional dan harus melalui satu pintu dari Korlantas Mabes Polri.

“Penambahan ETLE itu pasti ada, tapi kami menunggu dropping dari pusat. Program ini memang khusus, tidak bisa dipasang sembarangan,” katanya.

Ia menambahkan bahwa penambahan perangkat akan menyesuaikan dengan skala prioritas, seperti jumlah penduduk, volume kendaraan, dan tingkat pelanggaran di suatu wilayah.

“Pastinya akan menyesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan kendaraan yang terus bertambah,” ucap Kombes Andhika.

Sementara menunggu penambahan unit ETLE elektronik, penindakan pelanggaran lalu lintas tetap dilakukan secara manual oleh petugas khusus yang diturunkan di lapangan.

“Alat seperti ETLE ini sangat efektif karena bisa bekerja sepanjang waktu. Itu membantu kami menutup celah pelanggaran, terutama ketika tidak ada petugas,” ujarnya.

Ia juga menyebut bahwa keberadaan ETLE mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi rambu dan aturan lalu lintas.

“Ketika masyarakat tahu ada kamera, mereka lebih disiplin. Ini bukan soal menilang, tapi mendorong budaya tertib lalu lintas,” tutupnya. (*)

Reporter: Yashinta

 

Artikel 3 Lampu Kamera dar 4 ETLE Padam, Ditlantas Polda Kepri Pastikan Tetap Berfungsi pertama kali tampil pada Metropolis.

BP Batam Perkuat Hubungan Bilateral dan Kemitraan dengan Kedutaan Besar Inggris

0

batampos — Plt. Kepala Biro Humas, Promosi, dan Protokol BP Batam yang juga menjabat sebagai Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait, menerima kunjungan Delegasi Kedutaan Besar Inggris yang dipimpin oleh Mr. Niall Ahern, Country Director for Business, Trade and Investment.

Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat hubungan bilateral antara Inggris dan Indonesia, khususnya dalam konteks kerja sama dengan BP Batam. Selain itu, kedua pihak membahas potensi bisnis dan kemitraan strategis yang dapat dikembangkan ke depannya.

Mr. Niall Ahern menyampaikan bahwa kunjungan ini dilakukan untuk mendapatkan pemahaman menyeluruh mengenai perkembangan Batam, mulai dari iklim investasi, peluang bisnis, hingga rencana pengembangan kawasan dan potensi kemitraan masa depan.

“Kami senang dapat mengetahui banyak hal tentang Batam yang menakjubkan hari ini. Mulai dari iklim investasi, potensi bisnis, hingga peluang kerja sama ke depan. Kami ingin memahami apa yang dibutuhkan Batam dan bagaimana kami bisa menjalin kemitraan yang saling menguntungkan,” ujar Niall Ahern.

Ia hadir bersama Ms. Farah Chaudry (Head of Second Cities and Network), Ms. Farah Nabilla (Regional Outreach Manager DKI Jakarta), dan Ms. Dinda Dewinta (Sustainable Infrastructure Manager).

Menurut data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Inggris mencatatkan realisasi investasi sebesar USD 10 juta di Batam sepanjang tahun 2024. Investasi tersebut tersebar pada sejumlah sektor, seperti industri peralatan listrik, pengolahan air minum, distribusi, komponen aksesoris, permesinan tenaga listrik, real estat, pengelolaan dan daur ulang, serta pengembangan kawasan pariwisata.

Ariastuty menyambut baik kunjungan tersebut dan menyampaikan kesiapan BP Batam untuk memfasilitasi investor dari Inggris yang ingin menanamkan modalnya di Batam.

“Batam merupakan tempat yang nyaman untuk berinvestasi. Banyak industri di Batam yang tumbuh dan berekspansi. Kami siap memfasilitasi calon investor agar bisa menjalankan usaha dengan tenang dan berkelanjutan. Kami berharap hubungan kemitraan dengan Inggris bisa semakin kuat ke depannya,” ujar Ariastuty.

Dalam pertemuan itu, ia turut didampingi oleh Direktur Pelayanan Penanaman Modal dan Lalu Lintas Barang, Surya Kurniawan Zuhairi, serta sejumlah pejabat eselon III dan IV.

Beberapa isu strategis yang turut dibahas mencakup kebijakan investasi terkini di Batam, pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), proyek-proyek investasi mendatang, kebutuhan skill tenaga kerja, hingga potensi kerja sama pendidikan berbasis kurikulum British.

Delegasi Kedutaan Inggris berkomitmen membawa hasil diskusi ini ke negara mereka untuk ditindaklanjuti dalam forum yang lebih luas. Mereka juga menyatakan minat untuk kembali ke Batam dengan membawa peluang kemitraan yang konkret.

Setelah pertemuan dengan BP Batam, rombongan delegasi melanjutkan kunjungan lapangan ke beberapa lokasi, antara lain KEK Nongsa Digital Park, Mal Pelayanan Publik, RSBP Batam, serta PT Volex Indonesia. (*)

Artikel BP Batam Perkuat Hubungan Bilateral dan Kemitraan dengan Kedutaan Besar Inggris pertama kali tampil pada Metropolis.

BP Batam Perkuat Hubungan Bilateral dan Kemitraan dengan Kedutaan Besar Inggris

0

batampos — Plt. Kepala Biro Humas, Promosi, dan Protokol BP Batam yang juga menjabat sebagai Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait, menerima kunjungan Delegasi Kedutaan Besar Inggris yang dipimpin oleh Mr. Niall Ahern, Country Director for Business, Trade and Investment.

Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat hubungan bilateral antara Inggris dan Indonesia, khususnya dalam konteks kerja sama dengan BP Batam. Selain itu, kedua pihak membahas potensi bisnis dan kemitraan strategis yang dapat dikembangkan ke depannya.

Mr. Niall Ahern menyampaikan bahwa kunjungan ini dilakukan untuk mendapatkan pemahaman menyeluruh mengenai perkembangan Batam, mulai dari iklim investasi, peluang bisnis, hingga rencana pengembangan kawasan dan potensi kemitraan masa depan.

“Kami senang dapat mengetahui banyak hal tentang Batam yang menakjubkan hari ini. Mulai dari iklim investasi, potensi bisnis, hingga peluang kerja sama ke depan. Kami ingin memahami apa yang dibutuhkan Batam dan bagaimana kami bisa menjalin kemitraan yang saling menguntungkan,” ujar Niall Ahern.

Ia hadir bersama Ms. Farah Chaudry (Head of Second Cities and Network), Ms. Farah Nabilla (Regional Outreach Manager DKI Jakarta), dan Ms. Dinda Dewinta (Sustainable Infrastructure Manager).

Menurut data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Inggris mencatatkan realisasi investasi sebesar USD 10 juta di Batam sepanjang tahun 2024. Investasi tersebut tersebar pada sejumlah sektor, seperti industri peralatan listrik, pengolahan air minum, distribusi, komponen aksesoris, permesinan tenaga listrik, real estat, pengelolaan dan daur ulang, serta pengembangan kawasan pariwisata.

Ariastuty menyambut baik kunjungan tersebut dan menyampaikan kesiapan BP Batam untuk memfasilitasi investor dari Inggris yang ingin menanamkan modalnya di Batam.

“Batam merupakan tempat yang nyaman untuk berinvestasi. Banyak industri di Batam yang tumbuh dan berekspansi. Kami siap memfasilitasi calon investor agar bisa menjalankan usaha dengan tenang dan berkelanjutan. Kami berharap hubungan kemitraan dengan Inggris bisa semakin kuat ke depannya,” ujar Ariastuty.

Dalam pertemuan itu, ia turut didampingi oleh Direktur Pelayanan Penanaman Modal dan Lalu Lintas Barang, Surya Kurniawan Zuhairi, serta sejumlah pejabat eselon III dan IV.

Beberapa isu strategis yang turut dibahas mencakup kebijakan investasi terkini di Batam, pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), proyek-proyek investasi mendatang, kebutuhan skill tenaga kerja, hingga potensi kerja sama pendidikan berbasis kurikulum British.

Delegasi Kedutaan Inggris berkomitmen membawa hasil diskusi ini ke negara mereka untuk ditindaklanjuti dalam forum yang lebih luas. Mereka juga menyatakan minat untuk kembali ke Batam dengan membawa peluang kemitraan yang konkret.

Setelah pertemuan dengan BP Batam, rombongan delegasi melanjutkan kunjungan lapangan ke beberapa lokasi, antara lain KEK Nongsa Digital Park, Mal Pelayanan Publik, RSBP Batam, serta PT Volex Indonesia. (*)

Artikel BP Batam Perkuat Hubungan Bilateral dan Kemitraan dengan Kedutaan Besar Inggris pertama kali tampil pada Metropolis.