Minggu, 28 Juni 2026
Beranda blog Halaman 1586

Peringati Bulan Bakti, RSBP Batam Berikan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar

0

batampos – Dalam rangka memperingati Hari Bakti Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam ke 42 tahun, Badan Usaha RSBP Batam menggelar Pelatihan dan Simulasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) untuk Non Nakes di Aula RSBP, Sekupang, Selasa, (12/8/2025).

Pelatihan ini bekerjasama dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia Cabang Kepri dan bertujuan untuk edukasi dan keterampilan kepada masyarakat tentang pertolongan pertama pada kondisi darurat, terutama henti jantung.

Mewakili Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra membuka kegiatan pelatihan ini. Turut mendampingi Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait.

Pelatihan ini menghadirkan narasumber ahli yaitu Dokter Spesialis Jantung, dr. Afdhalun A. Hakim dan sebanyak 70 orang peserta dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas wilayah Sekupang, Basarnas, Bakamla, Bea dan Cukai, Tenaga kebersihan RSBP Batam, PBK dan Ditpam BP Batam.

Li Claudia Chandra dalam kesempatan pertama mengapresisiasi atas dedikasi tenaga medis dan non medis RSBP Batam dalam memberikan layanan prima kepada masyarakat. Menurutnya, rumah sakit bukan hanya tempat pelayanan tapi juga tempat harapan, tempat dimana nyawa diselamatkan dan kehidupan diberi semangat baru.

“Kinerja dan dedikasi para dokter, perawat, dan seluruh tim di RSBP Batam selama ini sungguh patut diapresiasi,” ujarnya disambut tepuk tangan seluruh perserta.

Ia meyakini RSBP Batam akan memperkuat posisi Batam sebagai destinasi unggulan layanan kesehatan dengan dukungan tenaga dan fasilitas medis berstandar internasional.

“Kami berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan fasilitas dan mutu layanan rumah sakit. Semoga RSBP Batam semakin profesional, humanis dan menjadi rumah sakit rujukan yang membanggakan. Tidak hanya untuk masyarakat Kota Batam, tapi untuk masyarakat di daerah lainnya di Kepulauan Riau,” serunya.

“Dirgahayu RSBP Batam, mari kita terus bergerak bersama membangun Batam yang sehat, kuat, dan penuh harapan,” serunya lagi mengakhiri.

Sementara, Ketua Panitia Hari Bakti RSBP Batam sekaligus Direktur Badan Usaha RSBP Batam, Kolonel Laut (K) dr. Tanto Budiharto mengharapkan pelatihan ini dapat memberikan pengetahuan dan keterampilan dasar kepada peserta dalam pertolongan pertama pada situasi darurat medis, seperti teknik Resusitasi Jantung Paru yang melibatkan kompresi dada, penanganan saluran napas yang tersumbat, dan penggunaan Automated External Defibrilator.

“Pelatihan dan simulasi BHD ini bukan hanya bagian dari peringatan ulang tahun RSBP Batam, namun juga bentuk tanggung jawab sosial institusi dalam meningkatkan keselamatan masyarakat dan peran nyata dalam menciptakan lingkungan yang sigap, sehat, dan peduli sesama,” pungkasnya.

Diketahui, bulan Bakti RSBP Batam diisi dengan beragam rangkaian kegiatan sosial meliputi donor darah, pelatihan BHD dan syukuran hari bakti pada 15 Agustus mendatang. (a)

Artikel Peringati Bulan Bakti, RSBP Batam Berikan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar pertama kali tampil pada Metropolis.

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Minta Maaf Usai Viral Pernyataan Tanah Telantar Disita Negara

0
Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Nusron Wahid saat konferensi pers di kantornya, Selasa (12/8). (Dimas Choirul/JawaPos.com)

batampos – Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Nusron Wahid menyampaikan permohonan maaf terkait pernyataannya tentang tanah telantar akan disita negara. Menurutnya, pernyataan itu hanya sekadar candaan, dan tanpa disadari menimbulkan polemik di masyarakat.

“Dalam proses menjelaskan itu, memang ada bagian pernyataan saya yang saya sampaikan sebetulnya dalam konteks maksudnya guyon atau bercanda. Namun setelah saya menyaksikan ulang, kami menyadari dan kami mengakui bahwa pernyataan tersebut, candaan tersebut, tidak tepat, tidak sepantasnya, dan tidak selayaknya untuk kami sampaikan apalagi disampaikan oleh seorang pejabat publik,” ujarnya saat konferensi pers di Kementerian ATR/BPN, Selasa (12/8).

Nusron menegaskan, maksud dari pernyataannya adalah menjelaskan kebijakan pertanahan khususnya terkait tanah terlantar sesuai amanat pasal 33 ayat (3) Undang-undang Dasar 1945, bahwa bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

“Kita perlu jujur mengakui ada jutaan hektare tanah dengan status HGU (Hak Guna Usaha), dan HGP (Hak Guna Bangunan), yang kondisinya terlantar, tidak produktif, dan tidak memberikan manfaat secara optimal bagi masyarakat,” terangnya.

Menurut Nusron, jutaan hektare tanah tersebut dapat didayagunakan oleh negara untuk program-program strategis pemerintah yang berdampak kepada kesejahteraan rakyat meliputi reforma agraria, pertanian rakyat, ketahanan pangan, perumahan murah, hingga penyediaan lahan bagi kepentingan umum seperti sekolah rakyat, puskesmas, dan sebagainya.

“Jadi ini semata-mata menyasar lahan yang statusnya HGU dan HGP yang luasnya jutaan hektare, tapi dianggurkan, tidak dimanfaatkan, dan tidak produktif,” ucapnya.

Lebih lanjut, Yusron menegaskan bahwa pernyataannya bukan menyasar tanah rakyat, sawah rakyat, pekarangan rakyat, tanah waris, apalagi yang sudah mempunyai status sertifikat hak milik maupun hak pakai.

“Untuk itu, sekali lagi saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada publik, kepada netizen, dan kepada masyarakat Indonesia atas ini, dan kami berkomitmen ke depan akan lebih hati-hati dalam memilih kata agar pesan kebijakan pemerintah tersampaikan dengan baik, dengan jelas, dan tidak menyinggung pihak manapun,” pungkasnya. (*)

Sumber: JP Group

Artikel Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Minta Maaf Usai Viral Pernyataan Tanah Telantar Disita Negara pertama kali tampil pada News.

Wahai Penikmat Cocktail di Batam, The Art of Craft Vol. 3 Kembali Hadir dengan Sentuhan Rasa Bali di Altitude Rooftop Bar & Lounge Batam Marriott Hotel Harbour Bay

0

Batampos –  Setelah sukses dengan The Art of Craft Vol. 1 dan Vol. 2, Altitude Rooftop Bar & Lounge di Batam Marriott Hotel Harbour Bay kembali mempersembahkan pengalaman eksklusif bagi para penikmat cocktail dan pecinta seni mixologi.

Mixologist Arey Barker. F Marriott untuk Batam Pos

Kali ini, bar dengan pemandangan sunset memukai di sore hari ini mengusung tajuk “The Art of Craft Vol. 3 – A Mixologist Guest Shift”. Acara ini akan digelar pada Sabtu (16/8/2025) mendatang, mulai pukul 19.00 hingga tengah malam.

Edisi kali ini menghadirkan bintang tamu spesial Arey Barker dari Bali. Dia merupakan seorang Mixologist dari 8 Degree Projects sekaligus BEAM SUNTORY Indonesia Ambassador. Arey dikenal dengan kreasi cocktail khasnya yang menggunakan bahan-bahan alami, memadukan teknik seni dan kreativitas dalam setiap gelas.

BACA JUGA:
Batam Marriott Hotel Harbour Bay Sajikan Menu Berbuka Puasa Kolaborasi Tiga Chef

Selama acara nanti, Arey Barker akan menyajikan tiga kreasi andalan, yaitu Mystic, Cyclone, dan Twilight. Dengan harga Rp 160.000++ per cocktail, para tamu dapat memilih kreasi cocktail spesial karya Arey sambil merasakan atmosfer malam yang memikat di Altitude Rooftop Bar & Lounge.

Acara ini merupakan bagian dari komitmen Altitude dalam menghadirkan pengalaman kuliner dan gaya hidup yang inovatif serta berkelas di Batam, guna memanjakan tamu hotel dan juga para pengunjung hotel secara umum.

“Kami ingin terus menghadirkan sesuatu yang berbeda bagi para tamu. Melalui The Art of Craft, kami mengundang para mixologist berbakat dari berbagai daerah untuk berbagi cerita dan keahliannya, sekaligus memanjakan para pecinta cocktail yang setia hadir di Altitude,” ujar Ratih Monika Putri, Assistant Director of Marketing & Communication Batam Marriott Hotel Harbour Bay, Senin (11/8/2025).

Ratih menyebutkan, warga Batam dan tamu hotel jangan sampai melewatkan malam spesial ini. Karena mixologist Arey akan memadukan cita rasa, kreativitas dengan suasana rooftop terbaik.

“Pesan meja anda sekarang untuk “The Art of Craft Vol 3 – Mixologist Guest Shift” dengan menghubungi Whatsapp +62 813-7850-8181,” ujar Ratih.

Informasi lainnya mengenai Batam Marriott Hotel Harbour Bay, dapat mengunjungi website hotel di www.batammarriott.com dan juga melalui Facebook dan Instagram mereka. (*)

Reporter: CHAHAYA SIMANJUNTAK

Artikel Wahai Penikmat Cocktail di Batam, The Art of Craft Vol. 3 Kembali Hadir dengan Sentuhan Rasa Bali di Altitude Rooftop Bar & Lounge Batam Marriott Hotel Harbour Bay pertama kali tampil pada Lifestyle.

Bupati Anambas Perkuat Koordinasi Pemerintah dan Jurnalis Lewat Pelatihan Kehumasan

0
Humas Anambas
Bupati Anambas, Aneng didampingi narasumber, Nikolas Panama dalam Pelatihan Kehumasan dan Jurnalistik. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Suasana aula pertemuan Pemkab Anambas pada Selasa (12/8/2025) terasa berbeda. Seluruh tim Humas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, dan perwakilan media dikumpulkan langsung oleh Bupati Anambas, Aneng, untuk mengikuti pembekalan kehumasan dan dasar-dasar jurnalistik.

Bupati Aneng menilai pelatihan ini penting untuk memperbaiki koordinasi antara lembaga pemerintah dan jurnalis. Selama enam bulan menjabat, ia melihat masih ada kesenjangan komunikasi yang perlu dibenahi.

Ia bahkan menyinggung insiden pengusiran awak media pada sidang Paripurna DPRD Anambas beberapa waktu lalu.

“Kita ingin semuanya tahu bahwa peran jurnalis tidak bisa dipandang sebelah mata. Tanpa mereka, kinerja kita tidak akan diketahui oleh masyarakat,” ujar Aneng.

Selain memperkuat koordinasi, pelatihan ini juga diharapkan mengasah kemampuan tim Humas agar mampu menghasilkan rilis berita yang berkualitas dan layak dipublikasikan di media massa.

“Belajar dengan baik, insya Allah tak rugi, sebab narasumbernya adalah adinda Nikolas Panama, wartawan senior di Kepri,” tambahnya.

Narasumber pelatihan, Nikolas Panama, mengajak seluruh tim Humas OPD dan instansi vertikal untuk tidak takut berinteraksi dengan jurnalis. Ia mendorong agar para Humas justru menjadi mitra aktif jurnalis demi penyebaran informasi publik yang lebih baik.

“Jangan anti terhadap jurnalis, rangkul dengan baik. Dan diskusi setiap saat tentang lingkungan sekitar,” kata Nikolas.

Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan media, sehingga informasi publik dapat tersampaikan dengan tepat, akurat, dan profesional kepada masyarakat. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Bupati Anambas Perkuat Koordinasi Pemerintah dan Jurnalis Lewat Pelatihan Kehumasan pertama kali tampil pada Kepri.

Nelayan Desa Mepar Hilang Saat Jaring Udang, Kini Kembali ke Rumah

0
Nelayan hilang
Tim SAR Gabungan bersama Herman, wara Desa Mepar yang sempat dilaporkan hilang kini berhasil ditemukan dan kembali ke rumah dengan selamat, Selasa (12/8). F. Oktanius untuk Batam Pos.

batampos – Herman, nelayan asal Desa Mepar, Linffa yang sempat dilaporkan hilang saat melaut, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat, Selasa (12/8).

Herman sebelumnya berpamitan kepada keluarga untuk menjaring udang di perairan Tanjung Buton hingga Sungai Kuala Daik pada Senin (11/8) pukul 02.30 WIB. Namun hingga sore hari, ia tak kunjung pulang, membuat keluarga melapor ke Kepala Desa Mepar.

Kepala desa bersama keluarga, warga, dan Tim SAR gabungan langsung melakukan pencarian. Tim terdiri dari BPBD Kabupaten Lingga, Kepolisian, TNI, Basarnas, Satpol PP, Damkar, dan masyarakat.

Pencarian hari pertama memanfaatkan armada Damkar, mobil serbaguna BPBD, mobil patroli Polri, speed ambulance laut, perahu karet, serta kendaraan kepala desa.

“Kami libatkan 9 petugas Damkar, 6 anggota Polri, 1 personel TNI AL, dan 10 warga,” ujar Kepala BPBD Lingga, Oktanius Wirsal.

Namun, pencarian hari pertama belum membuahkan hasil. Pencarian dilanjutkan keesokan harinya mulai pukul 09.00 WIB, dengan tambahan kekuatan dari Polairud, TNI AL, TNI AD, Basarnas, dan warga.

Sekitar pukul 11.14 WIB, warga melaporkan menemukan korban di Sungai Pinang dan membawanya ke Senempek. Tim segera mendatangi lokasi untuk memastikan kondisinya.

Herman kini sudah kembali ke rumah keluarganya di Senempek dalam kondisi sehat. (*)

Reporter: Vatawari 

Artikel Nelayan Desa Mepar Hilang Saat Jaring Udang, Kini Kembali ke Rumah pertama kali tampil pada Kepri.

Polsek Batuaji Mediasi Tawuran Antar Pelajar, Sekolah dan Orang Tua Diminta Lebih Ketat Awasi Anak

0
Pelajar dari SMKN 4 Batam, SMKN 5 Batam, dan SMK Maritim Batam yang terlibat tawuran saat di Polsek Batuaji. Polsek Batuaji menindaklanjuti kerusuhan antar pelajar yang terjadi di kawasan Aviari, Batuaji, akhir pekan lalu dengan langkah mediasi. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Polsek Batuaji menindaklanjuti kerusuhan antar pelajar yang terjadi di kawasan Aviari, Batuaji, akhir pekan lalu dengan langkah mediasi. Hasil penelusuran polisi mengungkap bahwa korban bentrokan tersebut adalah Damar, seorang alumni SMKN 5 Batam.

Damar datang ke Polsek Batuaji bersama orang tuanya pada Selasa (12/8) dan menyatakan tidak ingin melanjutkan kasus ini ke ranah hukum. Menyikapi hal tersebut, pihak kepolisian memutuskan untuk menggelar mediasi yang menghadirkan seluruh pihak yang terlibat.

Mediasi dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Batuaji yang juga menjabat sebagai PLH Kapolsek, Iptu Andi Pakpahan, di aula pertemuan Polsek Batuaji. Orang tua, siswa, serta perwakilan sekolah yang disebut terlibat hadir dalam pertemuan itu.

Baca Juga: Siswa Terlibat Tawuran, SMKN 4 Batam Panggil Orang Tua dan Buat Akta Komitmen

Tiga sekolah yang terlibat dalam peristiwa ini adalah SMKN 4 Batam, SMKN 5 Batam, dan SMK Maritim Batam. Seluruh pihak dipanggil untuk duduk bersama membahas penyelesaian masalah secara kekeluargaan.

Dalam pertemuan tersebut, orang tua dan pihak sekolah sepakat untuk tidak memperpanjang persoalan tawuran tersebut. Mereka berkomitmen untuk lebih serius membimbing dan mendidik anak-anak agar tidak terlibat dalam perbuatan serupa di masa depan.

“Kesepakatan ini dituangkan dalam notulen yang ditandatangani bersama sebagai komitmen damai dan pembinaan terhadap siswa,” ujar Iptu Andi Pakpahan.

Ia menegaskan bahwa tujuan utama mediasi ini adalah mengembalikan situasi kondusif di Batuaji dan mencegah potensi tawuran lanjutan. “Kami ingin memberikan pembelajaran bahwa penyelesaian damai lebih baik daripada membawa masalah ke jalur hukum, selama semua pihak sepakat dan tidak ada korban serius,” tambahnya.

Selain itu, Andi juga mengingatkan pentingnya peran aktif orang tua dalam mengawasi kegiatan anak di luar sekolah, khususnya agar tidak terprovokasi oleh ajakan negatif dari pihak lain.

Pihak sekolah pun menyatakan siap untuk meningkatkan pengawasan dan pembinaan kepada siswa, termasuk memberikan arahan khusus tentang bahaya tawuran dan konsekuensinya.

Dengan tercapainya kesepakatan damai ini, kasus tawuran di Aviari dinyatakan selesai. Polsek Batuaji berharap kolaborasi antara kepolisian, sekolah, dan orang tua dapat mencegah kejadian serupa terulang di wilayah tersebut. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Polsek Batuaji Mediasi Tawuran Antar Pelajar, Sekolah dan Orang Tua Diminta Lebih Ketat Awasi Anak pertama kali tampil pada Metropolis.

Pria di Tanjungpinang Meninggal Diduga Gantung Diri, Sempat Sakit Stroke

0
TKP Gantung diri
Pria di Tanjungpinang ditemukan tewas gantung diri di rumahnya di Perumahan Bintan Indah Permai, Selasa (12/8). F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Seorang pria berusia 37 tahun di Kota Tanjungpinang, Yusuf Tampubolon, ditemukan meninggal dunia diduga gantung diri di rumahnya.

Jasad pria tersebut pertama kali ditemukan oleh anak kandungnya pada Selasa (12/8) sekitar pukul 14.00 WIB, di Perumahan Bintan Indah Permai, RT03 RW06, Kelurahan Pinang Kencana.

Saat kejadian, warga sekitar terlihat memenuhi area rumah duka. Pihak kepolisian segera tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Ditemukan dalam kondisi terduduk di kursi di bagian dapur. Tapi dilehernya ada tali, diduga gantung diri,” kata Sukmawati, Ketua RT setempat.

Sukmawati menjelaskan, almarhum Yusuf baru sebulan menempati rumah tersebut bersama istri dan kedua anaknya.

“Pria itu memang sedang sakit stroke, tetapi sudah mulai sembuh. Ia memang tidak bekerja,” tambahnya. (*)

Catatan redaksi:

Konten dalam artikel ini membahas isu sensitif terkait bunuh diri. Jika Anda merasa tertekan secara emosional atau mengalami gejala depresi, segera hubungi psikolog, psikiater, atau layanan konseling kesehatan jiwa terdekat.

Reporter: M. Ismail 

Artikel Pria di Tanjungpinang Meninggal Diduga Gantung Diri, Sempat Sakit Stroke pertama kali tampil pada Kepri.

BRK Syariah dan Pemkab Natuna Kolaborasi Ringankan Beban Pelaku UMKM

0
PT Bank Riau Kepri Syariah bersama Pemkab Natuna saat menandatangani program kerja sama.

batampos – PT Bank Riau Kepri Syariah (Perseroda) bersama Pemerintah Kabupaten Natuna resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) terkait layanan jasa perbankan, serta Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Natuna mengenai pemberian subsidi margin pembiayaan usaha mikro.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Bupati Natuna, Selasa (12/8/2025), turut dihadiri Sekretaris Daerah Natuna Boy Wijanarko, pejabat di lingkungan Pemkab Natuna, Pemimpin Divisi MKM BRK Syariah Muhammad Jazuli, Branch Manager BRK Syariah Ranai Dwik Darma Putra, serta para pemimpin kedai BRK Syariah Ranai.

Plt. Direktur Utama BRK Syariah Helwin Yunus menyampaikan bahwa kerja sama ini bertujuan mendorong perkembangan usaha mikro, memperluas akses pembiayaan terjangkau, dan memperkuat perekonomian masyarakat Natuna.

BACA JUGA: Kadin Dorong UMKM Anambas Masuk Rantai Pasok Industri Migas

“Kerja sama ini merupakan wujud nyata komitmen BRK Syariah dalam mendukung pemberdayaan pelaku usaha mikro di Kabupaten Natuna. Dengan adanya subsidi margin dari pemerintah daerah, beban biaya pembiayaan dapat berkurang sehingga pelaku usaha bisa fokus mengembangkan usahanya dan tumbuh secara berkelanjutan,” ujar Helwin.

Helwin juga mengapresiasi konsistensi Pemkab Natuna dalam mendukung UMKM. Menurutnya, pembiayaan dengan margin yang disubsidi ini diharapkan mampu melahirkan pengusaha-pengusaha berdaya saing tinggi, bahkan hingga skala internasional.

“Melihat ketangguhan usaha mikro di berbagai situasi, BRK Syariah akan terus membina UMKM melalui sinergi dengan pemerintah daerah. Kami siap mendukung Pemkab Natuna dalam memberikan layanan jasa perbankan yang optimal,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Natuna Cen Sui Lan menegaskan bahwa program ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia menekankan pentingnya tanggung jawab penerima pembiayaan.

“Pembiayaan ini tetap harus disertai agunan agar ada rasa tanggung jawab nasabah dalam pelunasannya. Kami juga mengingatkan kepada BRK Syariah, khusus untuk pembiayaan P3K, agar jumlahnya tidak terlalu besar supaya penerima dapat mengelola keuangannya dengan baik,” ujar Cen Sui Lan.

Melalui MoU dan PKS ini, BRK Syariah dan Pemkab Natuna berharap dapat memperkuat ekosistem UMKM, meningkatkan akses layanan keuangan, serta menciptakan iklim usaha yang sehat dan berdaya saing.

“Kami berharap subsidi margin ini benar-benar memberi manfaat nyata bagi pelaku usaha mikro. Sinergi dengan BRK Syariah diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, membuka lapangan kerja, dan menggerakkan roda perekonomian Natuna,” tutup Bupati. (*)

Artikel BRK Syariah dan Pemkab Natuna Kolaborasi Ringankan Beban Pelaku UMKM pertama kali tampil pada Kepri.

UPTD PPA Catat 194 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Batam, Kekerasan Seksual Jadi yang Terbanyak

0
Ilustrasi. Kekerasan seksual.

batampos – Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kota Batam mencatat 194 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak terjadi sepanjang Januari hingga Juli 2025. Dari jumlah itu, 45 kasus menimpa perempuan, sedangkan 149 kasus dialami anak.

Kepala UPTD PPA Batam, Dedy Suryadi, mengatakan, dari total kasus terhadap anak, 125 korbannya adalah perempuan dan 24 laki-laki. “Kasus kekerasan seksual masih mendominasi, baik terhadap perempuan maupun anak,” ujarnya, Selasa (12/8).

Berdasarkan data bulanan, Januari tercatat 9 kasus pada perempuan dan 24 kasus pada anak. Februari menurun pada perempuan menjadi 4 kasus, namun anak naik menjadi 25 kasus. Maret, jumlah kasus perempuan naik menjadi 12, sedangkan anak menurun ke 15 kasus.

Baca Juga: Keluarga dan Sekolah Jadi Garda Terdepan Cegah Kekerasan Seksual Anak

April dan Mei menunjukkan variasi tren. Pada April, ada 5 kasus terhadap perempuan dan 16 terhadap anak, sementara Mei mencatat angka terendah kekerasan pada perempuan (3 kasus), tetapi tertinggi pada anak (30 kasus) sepanjang 2025.

“Kasus terhadap anak pada Mei meningkat tajam, dengan 23 kasus kekerasan seksual,” jelas Dedy.

Memasuki Juni, tercatat 5 kasus pada perempuan dan 17 pada anak. Sedangkan pada Juli, ada 7 kasus terhadap perempuan dan 22 kasus terhadap anak.

Jenis kekerasan terhadap perempuan meliputi kekerasan fisik, psikis, seksual, eksploitasi, penelantaran, perdagangan orang (trafficking), dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Pada anak, kasus yang paling banyak dilaporkan adalah kekerasan seksual, disusul kekerasan fisik, trafficking, penelantaran, dan KDRT.

Selain itu, UPTD PPA juga mencatat laporan kategori lainnya yang meliputi konseling, laporan hak asuh anak, gugatan cerai, pola asuh orang tua, hak anak terkait identitas dan pendidikan, hingga kasus bullying.

Dedy menegaskan, pihaknya terus berkoordinasi dengan instansi terkait, kepolisian, dan lembaga pendamping untuk memastikan setiap korban mendapat perlindungan dan penanganan yang layak.

“Kami mengimbau masyarakat untuk melaporkan setiap indikasi kekerasan. Pencegahan dimulai dari lingkungan terdekat,” katanya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel UPTD PPA Catat 194 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Batam, Kekerasan Seksual Jadi yang Terbanyak pertama kali tampil pada Metropolis.

Sulit Air Bersih di Anambas, Kapolres: Tindak Tegas Pembalak Hutan

0
Kapolres Anambas
Kapolres Anambas, AKBP I Gusti Ngurah Agung didampingi Kapolsek Jemaja, AKP Aang Setiawan saat meninjau mata air milik petani. Ia akan menindak tegas pelaku illegal logging demi selamatkan sumber air warga. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Keluhan warga terkait kesulitan air bersih di Kabupaten Anambas mendapat respons cepat dari Kapolres Anambas, AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka. Dalam kunjungan kerjanya di Desa Bukit Padi, Kecamatan Jemaja Timur, ia langsung melihat sumber air dan mendengar keluhan warga.
Mendapati kondisi air yang sulit didapat, Kapolres segera memerintahkan jajarannya, terutama Kapolsek di tiga pulau besar yakni Jemaja, Siantan, dan Palmatak, untuk menindak tegas pelaku penebangan pohon liar (illegal logging).
“Kondisi di sini sama dengan di Tarempa. Di sana juga sulit air. Kapolsek akan bertindak tegas terhadap pelaku tebang pohon,” ujar Ngurah Agung yang didampingi Kasat Reskrim Iptu Alfajri dan Kapolsek Jemaja AKP Aang Setiawan.
Kapolres menegaskan, aktivitas penebangan liar merupakan salah satu penyebab utama berkurangnya debit air.

Oleh karena itu, selain penindakan hukum, Polres Anambas juga akan mendorong program penanaman pohon kembali di wilayah bekas pembalakan, meskipun pemulihannya membutuhkan waktu belasan tahun.
Langkah tegas ini disambut baik oleh warga. Salah seorang warga, Hamdi, mengapresiasi respons cepat Kapolres. Menurutnya, aktivitas illegal logging sudah sangat meresahkan, terutama karena sering terjadi di dekat sumber mata air.
“Seperti di Siantan, dekat kawasan Air Terjun Temburun mereka tebang pohon. Kami pernah mandi di sana, tiba-tiba dengar suara chainsaw pelaku,” ungkap Hamdi.
Hamdi berharap para pelaku diberi sanksi yang tegas agar jera. “Ini demi anak cucu kita. Sekarang saja kita sudah merasakan susahnya air karena aktivitas ini,” pungkasnya. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Sulit Air Bersih di Anambas, Kapolres: Tindak Tegas Pembalak Hutan pertama kali tampil pada Kepri.