Sabtu, 28 Februari 2026
Beranda blog Halaman 1596

17 Ribu Siswa Batam Sudah Terima Makan Bergizi Gratis, Target Capai 57 Ribu di 2025

0
Siswa SD di Kota Batam saat menikmati makanan bergizi gratis di sekolah. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam mencatat sebanyak 17.217 siswa telah menerima manfaat dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diluncurkan pemerintah. Program ini tersebar di 23 sekolah di berbagai kecamatan di Batam.

Kepala Disdik Batam, Tri Wahyu Rubianto menjelaskan pelaksanaan MBG di Batam saat ini didukung oleh enam dapur yang telah beroperasi, seluruhnya dikelola oleh pihak swasta. Pemerintah daerah sendiri belum membangun dapur MBG secara langsung.

Adapun enam dapur tersebut tersebar di sejumlah lokasi strategis. Dapur Yayasan Darusholihin beroperasi di Anggrek Mas 1, Batamkota dan Greenland, Batamkota. Sementara Dapur Yayasan Yonkenedia berada di kawasan Panbil, Seibeduk.

Dapur lainnya adalah Sinergi Inklusi Akses Pangan di Bengkong City, Bengkong, serta Dapur Yayasan Darusholihin di Kampung Melayu Batubesar, Nongsa dan Dapur Yayasan Mataram Jaya Sentosa di Tiban, Sekupang.

Satgas Pangan dan Gizi (SPPG) tidak membangun dapur secara langsung. Sebaliknya, pembangunan dapur diserahkan kepada Pemerintah Daerah, TNI, dan Polri sebagai bagian dari skema nasional percepatan program MBG.

Dalam waktu dekat, Polresta Batam akan membangun dua dapur di wilayah Seibeduk. Selain itu, Badan Intelijen Negara (BIN) juga akan mendirikan dua dapur, masing-masing di Nongsa dan Batam Luar Pagar (BLP). Kodim 0316/Batam dijadwalkan membangun dapur di kawasan Lubukbaja dan Batamkota. Namun, semua dapur tersebut saat ini masih dalam tahap persiapan.

Secara nasional, pemerintah menargetkan pembangunan 1.500 dapur MBG sepanjang tahun 2025. Jumlah tersebut dibagi antara Pemda, TNI, dan Polri agar proses percepatan lebih optimal.

Tri menyebutkan, pada Desember 2025 mendatang, program MBG ditargetkan dapat menjangkau 82 juta siswa di seluruh Indonesia. Di Batam sendiri, banyak pelaku UMKM telah secara aktif mendaftar untuk menjadi bagian dari pelaksana program.

“Kalau di-ACC, maka mereka bisa mulai beroperasi pada 21 April 2025,” ujarnya, Sabtu (12/4).

Berdasarkan perhitungan tim MBG, satu dapur mampu melayani maksimal 3.500 siswa. Dengan target pembangunan 20 dapur hingga akhir 2025, maka program MBG di Batam diproyeksikan menjangkau sekitar 57 ribu siswa atau sekitar 19 persen dari total peserta didik.

Pemko Batam pun telah mengajukan permohonan lahan ke Badan Gizi Nasional (BGN) melalui Pemerintah Provinsi Kepri untuk mendukung pembangunan dapur MBG tambahan.

“Kami terus berkoordinasi dengan BGN agar mitra-mitra kami bisa memenuhi persyaratan operasional MBG di Batam,” kata Tri.

Ia menambahkan, animo masyarakat, terutama dari kalangan UMKM, sangat tinggi untuk terlibat dalam program MBG. Meski demikian, para pendaftar masih harus melalui proses verifikasi dan validasi oleh BGN.

Hingga kini, 23 sekolah yang sudah menerima manfaat MBG antara lain SDN 005 Sekupang, SDN 004 Sekupang, SMP Negeri 16 Batam, SDN 009 Seibeduk, TK Ar-Rasyid Seibeduk, SDN 008 Seibeduk, SDN 005 Seibeduk, SD Miftahul Hasanah, SDN 008 Nongsa, dan SDN 002 Nongsa.

Selain itu, SMP Putra Persada Nongsa, SDN 010 Bengkong, SDN 003 Bengkong, SMP Negeri 30 Batam, SDN 006 Bengkong, SMP Negeri 10 Batam, SDN 005 Batamkota, SMP Negeri 6 Batam, SMP Negeri 31 Batam, SMP Negeri 12 Batam, SDN 007 Batamkota, SDN 003 Batamkota, serta SD-IT Al-Farabi juga termasuk penerima program MBG. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel 17 Ribu Siswa Batam Sudah Terima Makan Bergizi Gratis, Target Capai 57 Ribu di 2025 pertama kali tampil pada Metropolis.

Pemko Batam Gesa Program Bunga Nol Persen untuk UMKM, Dorong Kenaikan Kelas Usaha

0
Ilustrasi. Aneka makanan dan minuman ditawarkan pelaku UMKM di Bazar makanan dan minuman di Dataran Engku Putri Batamcenter. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menggenjot pelaksanaan program subsidi bunga nol persen bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan ekonomi kerakyatan.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menekankan percepatan realisasi program ini demi membantu pelaku UMKM naik kelas dan berdaya saing.

“UMKM memiliki ketangguhan luar biasa dan kontribusi signifikan dalam membuka lapangan kerja. Saat pandemi Covid-19 melanda, mereka bisa bertahan. Ini bukti kekuatan mereka,” ujarnya, Jumat (11/4).

Pemko Batam berkomitmen menjadikan UMKM sebagai prioritas pembangunan ekonomi daerah. Salah satunya dengan memberikan kemudahan akses permodalan melalui subsidi bunga pinjaman.

Menurutnya, pelaku UMKM selama ini menghadapi lima persoalan utama, yakni tata kelola, manajemen, sumber daya manusia, permodalan, dan pemasaran. Program subsidi bunga ini diyakini bisa menjadi jalan keluar untuk mengatasi sebagian tantangan tersebut.

“Permodalan menjadi salah satu kendala utama UMKM. Inilah yang mendorong kami menggagas program bunga nol persen agar bisa mempercepat pengembangan usaha mereka,” kata Amsakar.

Guna mempercepat implementasi program, Pemko Batam tengah mempersiapkan Peraturan Wali Kota (Perwako) tentang Tata Cara Pemberian Subsidi Bunga atau Margin kepada Lembaga Keuangan Bank Daerah untuk pelaku usaha mikro.

Amsakar meminta seluruh jajarannya untuk mendukung penuh realisasi program ini. Ia berharap kebijakan ini segera dirasakan manfaatnya oleh para pelaku UMKM di Batam.

“Kami ingin program ini cepat terealisasi. Jangan hanya berhenti di rencana. Kami ingin semua pihak bergerak cepat,” katanya.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Batam, Hendri Arulan, menambahkan bahwa saat ini terdapat sekitar 5.000 pelaku UMKM yang berada di bawah binaan Pemko Batam.

Ia menjelaskan, program subsidi bunga ini diberikan sebagai stimulus ekonomi agar pelaku UMKM dapat memperoleh tambahan modal usaha dengan lebih ringan.

“Subsidi bunga/margin akan menjadi beban Pemerintah Daerah atas pinjaman yang diambil oleh pelaku usaha mikro dari lembaga keuangan yang bekerja sama dengan pemerintah,” kata dia, Sabtu (12/4).

Plafon maksimal pinjaman yang disubsidi adalah sebesar Rp20 juta, dengan jangka waktu pengembalian maksimal dua tahun.

Untuk dapat memperoleh subsidi ini, pelaku usaha mikro wajib memenuhi sejumlah persyaratan yang akan diatur dalam Perwako. Di antaranya adalah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) skala usaha mikro, ber-KTP Batam, serta bukan anggota TNI, Polri, ASN, pegawai BUMN/BUMD, atau penyelenggara negara lainnya. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Pemko Batam Gesa Program Bunga Nol Persen untuk UMKM, Dorong Kenaikan Kelas Usaha pertama kali tampil pada Metropolis.

Sampah Dikelola PT AGB tapi Sarana Transportasi Gunakan Milik Pemkab

0

batampos-Sejak Selasa (8/4) sampah di Kabupaten Karimun resmi dikelola oleh pihak swasta. Yakni, PT Anva Gemilang Bersama (AGB). Perusahaan ini bertanggungjawab untuk melakukan tugas kebersihan di Kabupaten Karimun dengan nilai kontrak kerja sebesar Rp8,6 miliar atau tepatnya Rp8.673.132.000.

Kontainer tempat pembuangan sampah yang ada di pemukiman warga menjadi tanggung jawab PT AGB untuk mengangkut setiap hari. f.sandi

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karimun, Ariansyah yang dikonfirmasi Batam Pos, Jumat (11/4) mengatakan, sudah beberpa hari ini pemgelolaan sampah di Kabupaten Karimun di kelola oleh pihak swasta, yakni PT AGB.

”Namun tidak semua kecamatan dikelola oleh perusahaan swasta ini. Melainkan, hanya 11 kecamatan yang ada di Kabupaten Karimun. Yakni, Kecamatan Karimun, Meral, Tebing, Meral Barat, Kundur, Kundur Barat, Kundur Utara, Ungar, Moro, Buru dan Kecamatan Sugie Besar. Meski demikian, untuk masa kerja PT AGB melakukan pengelolaan sampah hanya 7 bulan atau sampai Oktober,” ujarnya.

BACA JUGA: Terkait Tumpukan Sampah di Jalan Tempat Wisata Pemandian Air Panas, DPRD Lingga Segera Koordinasi dengn DLH

Untuk jumlah pekerja kebersihan, lanjutnya, sesuai dengan jumlah pekerja kebersihan lama yang ketika sampah masih dikelola Pemerintah Kabupaten Karimun. Yakni, sebanyak 689 orang yang tersebar di 11 kecamatan. Secara garis besar lingkup kerja perusahaan sampah swasta meliputi : kebersihan jalan, bahu jalan, median jalan, kebersihan taman, pengangkutan sampah dan kebersihan di tempat pembuangan akhir (TPA).

”Termasuk juga melakukan pengangkutan kontainer atau dari tempat pembuangan sementara (TPS) sampah yang ada di 33 titik lokasi yang tersebar di 11 kecamatan menjadi tanggungjawab perusahaan pengelola sampah untuk mengangkut dan membuang ke TPA. Pengelolaan sampah di Kabupaten Karimun oleh pihak swasta merupakan yang pertama kalinya,” jelasnya.

Dikatakan Ariansyah, terkait dengan sarana transportasi untuk mengangkut, seperti truk dan kontainer TPS masih milik Pemerintah Kabupaten Karimun. Di dalam kontrak kerja ada disebutkan bahwa PT AGB menggunakan aset milik Pemerintah Kabupaten Karimun untuk mengolah sampah. Dan, pihaknya juga sudah melihat dasar aturan dari Kementerian Dalam Negeri bahwa hal ini dibolehkan, karena peruntukkannya untuk kepentingan umum. Yakni, kebersihan.

”Meski kita (Pemerintah Kabupaten Karimun, red) memberikan pijaman aset berupa transportasi kepada PT AGB, namun untuk biaya perawatan dan perbaikan terhadap aset tersbeut bukan menjadi tanggungjawab dari kita. Melainkan, sepenuhnya menjadi tanggungjawab PT AGB,” ungkap Ari.

Saat ini, tambah Ari, jika masih ada titik TPS di pemukiman warga belum memiliki kontainer, perlu diketahui banyak kontainer TPS yang sudah rusak. Sehingga, saat ini sedang dalam tahap perbaikan. Setlah itu, baru akan diletakkan seperti biasa. Dalam hal ini, Pemerintah Kabupaten Karimun menghimbau kepada masyarakat, meski pengelolaan sampah dilakukan pihak swasta, namun jangan menambah tempat penumpukan sampah yang baru. Hal ini tentu saja menimbulkan pandangan yang tidak bagus. (*)

Reporter: Sandi

Artikel Sampah Dikelola PT AGB tapi Sarana Transportasi Gunakan Milik Pemkab pertama kali tampil pada Kepri.

Terulang Lagi, Blackout Sistem Kelistrikan PLN Akibat Tiang Listrik Usang

0

batampos – Sekitar pukul 17.00 WIB terjadi mati listrik secara mendadak atau blackout di seluruh Pulau Karimun Besar. Pemadaman ini disebabkan oleh tumbangnya tiang listrik di daerah Tebing, yang mengakibatkan terputusnya pasokan listrik secara total di Karimun.

“Sebelumnya saya mohon maaf atas gangguan yang terjadi. Petugas langsung menuju lokasi untuk segera mengganti tiang listrik yang tumbang,” terang Manajer ULP PLN Tanjungbalai Karimun, Ahmad Subhan Hadi, saat dikonfirmasi batampos, Jumat (11/3).

Dalam proses perbaikan, pihaknya menerjunkan puluhan personel serta alat berat untuk menggantikan tiang listrik yang tumbang secara tiba-tiba.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang turut membantu mengamankan lokasi, sehingga memperlancar proses perbaikan,” tuturnya.

Hingga saat ini, jaringan kelistrikan sudah kembali normal sekitar 84 persen. Sisanya masih dalam proses penormalan secara bertahap.

“Mohon bersabar. Tiang listrik yang tumbang sudah berdiri kembali, dan saat ini sedang dilakukan pemasangan kabel jaringan serta penormalan kelistrikan secara keseluruhan,” tegasnya.

Terpisah, Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Kepri 1, Jantro Butar-Butar, menyoroti kinerja PLN di Karimun akibat seringnya terjadi blackout di wilayah ini.

“Selama ini kalau mati lampu, alasannya selalu peningkatan keandalan atau pemeliharaan. Tapi kenyataannya, tetap saja terulang. Sudah jelas tiang listriknya usang, kenapa tidak diganti?” tanyanya.

Masih menurut Jantro, jika hal ini terus berulang, bagaimana mungkin investor mau datang ke Karimun? Listrik adalah salah satu modal dasar untuk meyakinkan investor agar bersedia berinvestasi.

“Sampai sekarang saja, ada daerah yang sudah menyala dan ada yang belum. Entah sampai kapan ini bisa teratasi. Mudah-mudahan Bupati kita yang baru bisa mencari solusi,” tutupnya. (*)

Reporter: Tri Haryono

Artikel Terulang Lagi, Blackout Sistem Kelistrikan PLN Akibat Tiang Listrik Usang pertama kali tampil pada Kepri.

Anggaran Perjalanan Dinas Semua OPD Dipotong 50 Persen

0
Kepala Dinas Kominfo Tanjungpinang, Teguh Susanto. F. Diskominfo untuk BATAM POS

batampos– Efesiensi anggaran APBD 2025 Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang masih dalam proses perhitungan. Sejauh ini, nilai efesiensi yang terkumpul kurang lebih sudah menyentuh ke angka Rp100 Miliar.

Kepala Dinas Kominfo Tanjungpinang, Teguh Susanto mengatakan bahwa target efesiensi yang dilakukan oleh Pemko sebesar Rp281 Miliar. Namun, saat ini nilai efesiensi yang sudah terkumpulkan sebesar Rp100 Miliar.

Ratusan miliar tersebut, kata dia hasil dari rasionalisasi anggaran di semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Tanjungpinang. Anggaran yang dipotong tersebut, seperti kegiatan yang bersifat seremonial, hingga perjalanan dinas.

BACA JUGA: Efisiensi Anggaran Rp210 Miliar Lebih, Dana Reses-Perjalanan Dinas DPRD Kepri Ikut Dipotong

“Termasuk anggaran makan dan minum. Lalu tidak ada sewa gedung. Jadi kita hanya mempertahankan operasional, seperti listrik hingga air,” kata Teguh, Jumat (11/3).

Ia menegaskan, bahwa anggaran perjalanan dinas di masing-masing OPD Pemko Tanjungpinang dipangkas hingga lebih dari 50 persen. Yang jelas, kata dia semua kegiatan yang bersifat tidak penting sudah disosialisasikan.

“Semuanya (anggaran) disesuaikan kalau yang tidak penting. Perjalanan dinas semua OPD dipotong sebesar 50 persen,” pungkasnya.

Sementara Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah mengatakan tidak menutup kemungkinan Pemko akan kembali melakukan efisiensi tahap kedua apabila masih ada kekurangan.

“Nanti kita lihat, setelah efisiensi tahap pertama selesai, mana kegiatan yang boleh dilaksanakan dan mana yang tidak. Ternyata masih ada kekurangan atau defisit, itu lah kita cari lagi dengan efisiensi tahap dua, itu lah kondisi yang ada,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

Artikel Anggaran Perjalanan Dinas Semua OPD Dipotong 50 Persen pertama kali tampil pada Kepri.

Gangguan Pencernaan Dominasi Penyakit yang Diderita Warga Batam Selama Ramadan hingga Libur Lebaran

0
Sakit Maag.

batampos – Selama bulan Ramadan hingga libur Lebaran tahun ini, gangguan pencernaan menjadi penyakit paling dominan yang menyerang masyarakat Kota Batam. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam per 5 April 2025, penyakit dyspepsia atau gangguan lambung tercatat sebagai keluhan terbanyak dalam kunjungan ke fasilitas layanan kesehatan, baik di puskesmas maupun rumah sakit.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, dr. Didi Kusmarjadi, menyebutkan bahwa terdapat 47 kasus dyspepsia yang tercatat selama periode tersebut. Dari jumlah itu, 19 pasien berjenis kelamin laki-laki, sedangkan 28 lainnya perempuan.

“Gangguan lambung ini sering muncul akibat pola makan yang tidak teratur, serta konsumsi makanan berlemak, pedas, atau asam yang meningkat selama Ramadan dan hari raya,” ujar Didi saat dikonfirmasi, Jumat (11/4).

Baca Juga: Warga Binaan Antusias Ikuti Tes HIV dan Sifilis di Rutan Batam

Ia menjelaskan, kebiasaan masyarakat mengonsumsi makanan berat dalam jumlah besar saat berbuka dan sahur berkontribusi besar terhadap peningkatan kasus gangguan lambung. Apalagi, banyak yang melewatkan sahur atau berbuka dengan makanan instan dan minuman manis berlebihan.

“Ini menyebabkan produksi asam lambung meningkat dan memicu gejala seperti nyeri ulu hati, mual, kembung, hingga rasa panas di dada,” tambah Didi.

Selain dyspepsia, Dinkes Batam juga mencatat sejumlah penyakit lain yang cukup tinggi terjadi selama periode Ramadan hingga Lebaran. Di antaranya, infeksi saluran pernapasan atas akut (ISPA) sebanyak 36 kasus, hipertensi esensial sebanyak 34 kasus, flu atau influenza 27 kasus, serta diare 22 kasus.

Didi menjelaskan bahwa ISPA dan flu umumnya dipicu oleh perubahan cuaca, kelelahan akibat aktivitas padat menjelang hari raya, serta menurunnya daya tahan tubuh karena kurang istirahat. Sementara kasus hipertensi banyak dialami oleh penderita yang tidak rutin mengonsumsi obat, ditambah konsumsi makanan tinggi garam dan lemak saat berbuka puasa dan Lebaran.

Untuk kasus diare, Didi mengatakan bahwa faktor kebersihan makanan dan minuman, terutama makanan yang disajikan dalam jumlah banyak dan disimpan terlalu lama, menjadi pemicu utamanya.

Baca Juga: Ribuan Warga Kepri Terlibat Judi Online di Kamboja, BP3MI Minta Waspada Iming-iming Gaji Tinggi

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga pola hidup sehat, terutama dalam memilih jenis makanan, menjaga kebersihan, dan memastikan waktu istirahat cukup,” katanya.

Selama masa libur Lebaran, Dinkes Batam memastikan seluruh puskesmas tetap membuka layanan kesehatan secara terbatas. Hal ini dilakukan untuk memastikan masyarakat tetap bisa mengakses layanan medis dasar jika mengalami gangguan kesehatan mendadak.

“Puskesmas tetap siaga, dan kami juga berkoordinasi dengan rumah sakit untuk kesiapsiagaan layanan gawat darurat. Ini bagian dari komitmen kami memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan meski di masa libur panjang,” tegas Didi. (*)

 

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Gangguan Pencernaan Dominasi Penyakit yang Diderita Warga Batam Selama Ramadan hingga Libur Lebaran pertama kali tampil pada Metropolis.

Selain Indonesia, Ini Tim yang Lolos ke Babak Perempat Final Piala Asia U-17 2025

0
Timnas Indonesia U-17. (Instagram @timnasindonesia)

batampos – Gelaran fase grup Piala Asia U-17 2025 telah resmi selesai. Sebanyak delapan tim telah memastikan lolos ke babak perempat final.

Tajikistan dan Korea Utara menjadi dua tim terakhir yang lolos ke perempat final Piala Asia U-17 2025. Kepastian tersebut didapat setelah kedua tim meraih hasil berbeda.

Pada laga pamungkas Grup D, Korea Utara U-17 ditahan Oman U-17 2-2 di King Abdullah Sports City Hall Stadium, Sabtu (12/4) dini hari WIB. Sementara Tajikistan U-17 menekuk Iran U-17 3-1 di Prince Abdullah Al Faisal Stadium di hari yang sama.

Dengan hasil ini, Tajikistan keluar sebagai juara Grup D dengan 6 poin, disusul Korea Utara di posisi kedua dengan 5 poin. Oman harus puas di peringkat ketiga dengan 4 poin, sementara Iran tersingkir sebagai juru kunci dengan 1 poin.

Tajikistan dan Korea Utara akhirnya memastikan bergabung dengan Uzbekistan, Arab Saudi, Jepang, Uni Emirat Arab, Indonesia, dan Korea Selatan, yang juga berhak berlaga di Piala Dunia U-17 2025.

Uzbekistan dan Arab Saudi mewakili juara dan runner up Grup A. Sementara Jepang dan Uni Emirat Arab dari Grup B. Kemudian Indonesia dan Korea Selatan menjadi juara dan runner up Grup C.

Di perempatfinal Piala Asia U-17 2025, Indonesia sudah mendapatkan lawan tangguh yaitu Korea Utara. Laga akan dimainkan pada Senin (14/4/2025) waktu setempat.

Dengan lolosnya Garuda Muda di babak perempat final Piala Asia U-17, mereka kini tengah masuk ke dalam babak yang diisi oleh tim-tim kuat dari benua Asia. Dan yang membanggakan, tim asuhan Nova Arianto merupakan satu-satunya wakil dari Asia Tenggara yang tersisa di kompetisi tersebut.

Berikut Daftar Negara Lolos 8 Besar Piala Asia U-17:

Uzbekistan (juara Grup A)
Arab Saudi (runner-up Grup A)
Jepang (juara Grup B)
Uni Emirat Arab (runner-up Grup B)
Indonesia (juara Grup C)
Korea Selatan (runner-up Grup C)
Tajikistan (juara Grup D)
Korea Utara (runner-up Grup D)

Artikel Selain Indonesia, Ini Tim yang Lolos ke Babak Perempat Final Piala Asia U-17 2025 pertama kali tampil pada Olahraga.

Momen Lebaran Usai, Arus Penumpang di Pelabuhan Internasional Batam Center Sepi

0
Suasana Pelabuhan Internasional Batamcenter. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Aktivitas penumpang di Pelabuhan Feri Internasional Batam Center tampak lengang pascalibur Idulfitri 1446 Hijriah. Setelah sempat mengalami lonjakan signifikan pada masa puncak arus mudik dan balik Lebaran, kini pelabuhan kembali sepi.

Hal itu diungkapkan Syahbandar Pelabuhan Feri Internasional Batam Center, Erik Mario Sihotang. Dikatakannya jumlah penumpang saat ini mengalami penurunan drastis dibandingkan hari-hari menjelang dan sesaat setelah Lebaran.

“Total penumpang yang datang maupun berangkat saat ini diperkirakan kurang dari 3.000 orang per hari,” ujarnya, Jumat (11/4).

Baca Juga: Hampir 20 Ribu Pendatang Masuk Batam hingga awal April 2025

Penurunan itu kontras dengan kondisi saat masa Lebaran, di mana terjadi lonjakan penumpang hingga memaksa operator menambah perjalanan kapal.

“Saat Lebaran lalu, ada 10 extra trip kapal yang kami operasikan karena tingginya permintaan. Sekarang, semua kembali normal,” tambahnya.

Meski saat ini sepi, Erik memprediksi arus penumpang akan kembali meningkat dalam waktu dekat, khususnya akhir pekan ini. Namun, ia menegaskan bahwa kenaikan tersebut tidak akan sebesar saat puncak arus mudik Lebaran.

“Perkiraan kami, lonjakan akan terjadi minggu depan, tapi jumlahnya tidak akan sebanyak saat Lebaran kemarin,” katanya.

Kondisi ini dinilai wajar mengingat sebagian besar masyarakat sudah kembali dari kampung halaman dan kembali beraktivitas. Namun, ada kemungkinan peningkatan volume penumpang karena wisatawan atau warga yang bepergian untuk liburan.

Baca Juga: Motif Sakit Hati, Ketua RT di Perumahan Greenland Ditikam Tetangga

Meski saat ini relatif sepi, Erik menyebut bahwa secara keseluruhan, arus penumpang tahun ini lebih ramai dibandingkan periode Lebaran tahun lalu. Salah satu faktor penyebabnya adalah perubahan pola perjalanan masyarakat yang kini lebih memilih jalur laut internasional.

“Banyak masyarakat yang pulang kampung ke wilayah Sumatra atau Jawa melewati Singapura atau Malaysia, karena ongkos lebih murah dibandingkan tiket pesawat domestik,”ungkapnya.

Selain alasan biaya, banyak juga warga yang memanfaatkan momen Lebaran untuk sekaligus berkunjung ke negara tetangga sebelum atau sesudah pulang kampung. (*)

 

 

Reporter: Yashinta

Artikel Momen Lebaran Usai, Arus Penumpang di Pelabuhan Internasional Batam Center Sepi pertama kali tampil pada Metropolis.

KPK Duga Ada Aliran Uang dari Djoko Tjandra ke Harun Masiku untuk Suap Wahyu

0
Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu. F.Antara

batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga, ada aliran uang dari Djoko Soegiarto Tjandra atau Djoko Tjandra kepada Harun Masiku saat keduanya bertemu di Kuala Lumpur, Malaysia.

KPK menduga Harun Masiku tidak memiliki kemampuan secara ekonomi untuk menyuap mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan, untuk meloloskan pergantian anggota DPR RI Dapil Sumsel 1 dari Riezky Aprilia kepada Harun.

“Jadi kalau kita profiling secara ekonomi, dia tidak memliki kemampuan ekonomi. Kemudian berangkat dari sana penyidik bertanya, ini uang suap dari mana? Yang 400 (Rp400 juta) sudah kita ketahui yang sekarang sudah disidangkan dari Pak HK (Hasto Kristiyanto) , diduga dari sana,” kata Asep di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (11/4).

Berdasarkan dakwaan kasus Hasto Kristiyanto, jaksa KPK menyebut Sekretaris Jenderal PDIP itu menyuap Wahyu Setiawan sebesar Rp 400 juta untuk meloloskan Harun Masiku sebagai anggota DPR terpilih. Sementara, Harun Masiku disebut jaksa menyuap Wahyu Setiawan sebanyak Rp 600 juta.

Terkait dugaan keterlibatan Djoko Tjandra, kata Asep, ada peristiwa pertemuan antara Djoko dan Harun di Kuala Lumpur. Menurutnya, pertemuan keduanya terjadi sebelum adanya peristiwa suap Harun Masiku kepada Wahyu Setiawan pada 2019 silam.

Dalam pertemuan itu, KPK menduga ada aliran uang yang diberikan oleh Djoko Tjandra kepada Harun Masiku. Uang itu diduga dipergunakan Harun Masiku untuk menyuap Wahyu Setiawan. Namun, KPK belum mengungkap lebih jauh besaran nominalnya.

“Untuk suapnya itu, ini dari mana, yang selebihnya. Dugaan kami ada pertemuan lah di KL beberapa saat sebelum terjadinya peristiwa suap. Antara Saudara DJ (Djoko Tjandra) dengan HM (Harun Masiku),” tegas Asep.

“Kami menduga bahwa ada di sana perpindahan sejumlah uang yang nanti uang ini akan digunakan untuk suap. Ini yang sedang kita perdalam. Ada hubungan apa nanti ke belakangnya,” sambungnya.

DBaca Juga: Didakwa Rintangi Penyidikan Perkara Harun Masiku dan Suap Komisioner KPU, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Terancam 12 Tahun Penjara

KPK pun telah memeriksa Djoko Tjandra pada Rabu (9/4). Djoko Tjandra menampik pernah bertemu dengan Harun Masiku. Hal itu disampaikan Djoko Tjandra usai menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK.

“Ya nggak betul, kenal aja nggak gimana bantu,” ucap Djoko usai menjalani pemeriksaan.

Djoko Tjandra juga enggan mengungkapkan materi pemeriksaan yang didalami penyidik KPK terhadap dirinya. Ia berdalih, kedatangannya ke KPK hanya untuk bersilaturahmi.

“Nggak, hanya datang silaturahmi aja, nggak ada apa-apa,” pungkasnya. (*)

Artikel KPK Duga Ada Aliran Uang dari Djoko Tjandra ke Harun Masiku untuk Suap Wahyu pertama kali tampil pada News.

Konflik Lahan, Warga Baloi Kolam Minta Transparansi dan Hak Dipenuhi

0
Baloi Kolam. (F.BP Batam)

batampos – Warga Baloi Kolam meminta permasalahan lahan di kawasan tersebut diselesaikan secara transparan. Mereka menuntut pihak pemerintah dan perusahaan untuk turun langsung dan mendengarkan keinginan warga.

“Pembicaraan harus jelas, transparan ke seluruh warga. Jangan hanya kepada beberapa KK, apalagi RT/RW,” ujar Herbet Sianipar, salah seorang warga.

Ia menjelaskan pembicaraan tersebut terkait hak-hak yang harus diterima warga. Seperti uang ganti rugi, hingga tempat relokasi.

Baca Juga: Polisi Umumkan Identitas Pria yang Ditemukan Meninggal di Perairan Tanjung Kubu

Sebab, saat ini lahan di Baloi Kolam tersebut ditempati 4.800 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 14 ribu jiwa.

“Di sini kami tinggal sudah lama, puluhan tahun. Libatkan dan bicara dengan warga langsung,” katanya.

Menurut Helbert, pihak perusahaan selaku pemilik lahan tengah berusaha membujuk warga untuk meninggalkan pemukimannya. Warga ditawarkan uang ganti rugi sebesar Rp 30 juta.

Namun, Helbert mengaku ia sama sekali belum ditawarkan uang ganti tersebut.

“Saya belum ada menerima tawaran. Itu pandai-pandai RT/RW. Mereka pengkhianat, atau kaki tangan perusahaan,” ungkapnya.

Baca Juga: Hampir 20 Ribu Pendatang Masuk Batam hingga awal April 2025

Helbert mengaku dengan adanya pengkhianat tersebut, warga sepakat memadamkan listrik yang mengalir ke rumahnya masing-masing.

“Di sini listrik curah, melalui koperasi. Karena dibangun warga, yang madamin warga juga,” tutupnya. (*)

 

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Konflik Lahan, Warga Baloi Kolam Minta Transparansi dan Hak Dipenuhi pertama kali tampil pada Metropolis.