Senin, 29 Juni 2026
Beranda blog Halaman 1596

Nge-Gym Tak Cukup, Simak Tips Asupan Protein yang Penting untuk Kebugaran Tubuh

0
Makanan yang kaya akan vitamin A dan berkalsium tinggi. (Freepik.com)

batampos – Latihan rutin di gym memang baik untuk kesehatan dan kebugaran, tetapi hasilnya tidak akan maksimal tanpa dukungan nutrisi yang tepat. Salah satu kunci utamanya adalah asupan protein yang cukup untuk membantu pemulihan, perbaikan otot, dan performa jangka panjang.

Krissy Lines, Director of Sports Performance, Nutrition and Education Herbalife, menegaskan bahwa strategi nutrisi yang tepat sama pentingnya dengan pola latihan.

“Anda bisa memiliki rencana latihan yang sempurna, tetapi tanpa asupan nutrisi yang sesuai, hasilnya mungkin tidak optimal,” ujarnya, Senin (11/8).

Protein: Fondasi Pemulihan dan Performa

Protein berperan penting dalam memperbaiki jaringan otot yang rusak selama latihan, membantu pemulihan, dan mempertahankan kekuatan tubuh.

Atlet ketahanan: disarankan mengonsumsi 1–1,3 gram protein per kilogram berat badan per hari.

Latihan kekuatan atau intensitas tinggi: dapat membutuhkan hingga 2 gram/kg berat badan per hari.

Sumber protein berkualitas dapat berasal dari shake protein, tahu, daging tanpa lemak, atau telur, yang dikombinasikan dengan sumber karbohidrat seperti nasi, kentang, buah, atau mi untuk memaksimalkan pemulihan.

Karbohidrat & Lemak Sehat: Bahan Bakar Utama Tubuh

Selain protein, karbohidrat menjadi sumber energi utama, terutama untuk latihan ketahanan. Karbohidrat yang mudah dicerna sebaiknya dikonsumsi 30–45 menit sebelum latihan untuk menjaga energi tanpa membebani pencernaan.

Kebutuhan karbohidrat:

Latihan umum: 5,5–7 gram/kg berat badan

Atlet ketahanan: 7–10 gram/kg, bahkan lebih tinggi untuk ultra-endurance

Lemak sehat juga berperan penting untuk energi jangka panjang dan fungsi sel tubuh. Lemak sebaiknya menyumbang 25–30% dari asupan kalori harian, dengan pilihan seperti alpukat, kacang-kacangan, biji-bijian, ikan berlemak, serta minyak zaitun atau wijen.

Waktu Konsumsi: Sebelum, Selama, dan Setelah Latihan

Nutrisi yang tepat bukan hanya soal apa yang dimakan, tetapi juga kapan mengonsumsinya.

Sebelum latihan: camilan kaya karbohidrat, rendah serat, plus cairan yang cukup agar tidak memulai latihan dalam kondisi dehidrasi. Tambahkan elektrolit untuk mencegah kelelahan, terutama di iklim panas.

Setelah latihan: dalam waktu 30–60 menit, konsumsi 20–40 gram protein bersama karbohidrat untuk mempercepat pemulihan otot dan mengganti energi yang hilang.

Hidrasi & Elektrolit: Penunjang Performa

Di wilayah tropis seperti Asia Tenggara, latihan intens dapat menyebabkan kehilangan cairan dan elektrolit yang signifikan.

Untuk latihan lebih dari 30 menit di luar ruangan, air biasa dapat diganti dengan minuman elektrolit yang mengandung natrium dan kalium.

Jika durasi latihan lebih dari 60 menit, pilih minuman elektrolit yang juga mengandung glukosa untuk menjaga kadar energi dan mencegah kram otot.

Pemulihan: Bagian Penting dari Latihan

Banyak orang fokus pada latihan, tetapi lupa bahwa kemajuan sebenarnya terjadi saat tubuh beristirahat. Pemulihan meliputi:

Tidur berkualitas selama 7–9 jam per malam

Satu hari istirahat penuh setiap minggu

Mengatur hormon, memperbaiki jaringan otot, dan mengisi ulang cadangan energi

Pendekatan Nutrisi yang Dipersonalisasi

Krissy menegaskan bahwa setiap orang memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda tergantung jenis olahraga, intensitas latihan, dan tujuan kebugarannya. Namun, prinsipnya sama: gabungkan latihan yang tepat dengan nutrisi seimbang untuk hasil terbaik.

“Di Herbalife, kami percaya dalam memberdayakan setiap individu dengan pengetahuan dan nutrisi untuk membuka potensi mereka. Kami yakin bahwa ketika kebutuhan nutrisi terpenuhi dengan baik, Anda tidak hanya mencapai tujuan, tetapi melampauinya,” pungkas Krissy. (*)

Artikel Nge-Gym Tak Cukup, Simak Tips Asupan Protein yang Penting untuk Kebugaran Tubuh pertama kali tampil pada Lifestyle.

KPK Ungkap Calon Tersangka Dugaan Korupsi Kuota Haji Era Jokowi

0
Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu. (YouTube KPK)

batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan potensi orang-orang yang bakal menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait pengadaan kuota haji 2024.

Hal ini setelah lembaga antirasuah menaikkan status penyelidikan dugaan korupsi kuota haji ke tingkat penyidikan.

Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menyampaikan, pihak-pihak yang berpotensi menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi kuota haji adalah yang dintungkan dari pengadaan haji khusus yang sedianya merupakan kuota haji reguler.

“Orang-orang yang mendapat aliran dana, aliran dana baik itu dalam konteks karena pembagian kuota,” kata Asep kepada wartawan, Senin (11/8).

Sebab, meski menaikkan status ke penyidikan, KPK belum menetapkan siapapun sebagai tersangka.

“Misalkan dari pihak pemerintah, oknum pihak pemerintah atau Kementerian Agama yang karena keputusannya memberikan kuota haji ini tidak sesuai dengan aturan, kemudian mendapatkan sejumlah uang. Nah itu akan menjadi obyek, untuk kami minta pertanggungjawaban,” lanjut Asep.

“Kemudian juga tentunya perusahaan-perusahaan ya, perusahaan travel di mana mereka yang seharusnya tidak menerima kuota tersebut,” sambungnya.

Dugaan korupsi kuota haji itu muncul setelah pemerintah Indonesia yang diwakili Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan Pemerintah Arab Saudi. Dalam pertemuan itu, Indonesia mendapatkan kuota haji tambahan sebanyak 20 ribu.

Jika mengacu pada ketentuan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, pembagian kuota haji ditetapkan 92 persen untuk haji reguler dan 8 persen untuk haji khusus.

Pemberian kuota haji tambahan itu sedianya untuk mengurangi masa tunggu ibadah haji selama 15 tahun.

“Jadi seharusnya yang 20 ribu ini karena alasannya adalah untuk memperpendek jarak tunggu atau memperpendek waktu tunggu haji reguler, seharusnya keseluruhan diberikan kepada haji reguler karena alasannya minta itu. Bukan alasan untuk meminta untuk tambahan kuota haji khusus,” tegasnya.

Dalam mengusut dugaan korupsi kuota haji, KPK menerapkan Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Penerapan hukum itu mengatur soal perbuatan melawan hukum, memperkaya diri sendiri atau orang lain dan merugikan keuangan negara atau perekonomian negara.

“Kemudian, nanti siapa yang diuntungkan gitu ya dengan pasal ini, yang diuntungkan adalah tadi, menguntungkan diri sendiri, orang lain atau suatu korporasi,” ungkap Asep.

Meski demikian, KPK belum mengungkap secara rinci pihak-pihak yang menyandang status tersangka dalam kasus ini. Termasuk potensi kerugian keuangan negara dalam kasus tersebut.

Gandeng BPK Hitung Kerugian Negara

KPK menggandeng Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk menghitung secara pasti nilai kerugian keuangan negara dari kasus tersebut.

“Pembagiannya ke mana saja gitu, ke travel mana saja, atau asosiasi travel mana saja. Nah dari sana hasil kami komunikasi dan koordinasi dengan pihak BPK, itulah yang akan kita kejar,” ujar Asep.

KPK meningkatkan kasus ini ke tahap penyidikan setelah memeriksa mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, pada Kamis (7/8).

KPK juga memastikan akan kembali memanggil mantan Ketua GP Ansor itu untuk diminta keterangannya dalam proses penyidikan.

Baca Juga: KPK Dinilai Bisa Terapkan Pasal TPPU untuk Usut Aliran Uang Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji Era Jokowi

“Kita juga akan jadwalkan untuk pemanggilan terhadap beberapa pihak, termasuk saudara YCQ. Karena kalau panggilan yang kemarin, hari Kamis, itu masih dalam proses penyelidikan,” pungkasnya. (*)

Artikel KPK Ungkap Calon Tersangka Dugaan Korupsi Kuota Haji Era Jokowi pertama kali tampil pada News.

Giliran Bengkong dan Batuampar Jadi Target Penertiban Reklame

0
Ilustrasi penertiban reklame di kawasan Batam Centre belum lama ini. F Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Tim Terpadu di Kota Batam terus menggencarkan penertiban papan reklame tak berizin dan melanggar estika kota Batam. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 1.293 reklame telah dibongkar di wilayah Kecamatan Batam Kota dan Lubukbaja.

Kepala Satpol PP Kota Batam, Imam Tohari, mengatakan proses penertiban masih berlangsung di Lubukbaja. Ia memperkirakan dalam beberapa hari ke depan, seluruh titik di kecamatan tersebut rampung dibersihkan.

“Untuk penertibaan saat ini di Lubukbaja, perkiraan 2 hari kedepan sudah selesai, kalau tak ada kendala,” tegasnya.

Menurut dia, wilayah selanjutnya yang menjadi target penertiban di wiilayah Bengkong dan Batuampar. Dua wilayah ini terbilang cukup padat, banyak reklame yang dipasang tidak pada tempatnya.

“Mudah-mudahan minggu ini sudah bisa di Bengkong dan Batuampar,” ujarnya.

Imam menjelaskan, sebagian besar penyedia reklame sudah melakukan pembongkaran secara mandiri setelah mendapatkan peringatan. Satpol PP hanya menertibkan reklame yang masih terpasang dan melanggar aturan.

“Kami selalu mengedepankan pendekatan persuasif terlebih dahulu. Jika pemilik reklame kooperatif, pembongkaran dilakukan sendiri. Kalau tidak, baru kami lakukan penertiban,” katanya.

Untuk mendukung kegiatan penertiban sepanjang 2025, Pemerintah Kota Batam telah mengalokasikan dana sebesar Rp594,72 juta melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP). Dana tersebut digunakan untuk operasional setahun, mulai dari biaya mobilisasi, personel, hingga peralatan pembongkaran.

“Anggaran itu dikelola secara akuntabel dan transparan untuk mendukung penegakan Perda,” tegas Imam.

Penertiban papan reklame ini merupakan bagian dari program penataan kota yang dilakukan Pemko Batam bersama BP Batam. Selain papan reklame, Satpol PP juga menargetkan penertiban spanduk liar, baliho usang, dan media promosi lain yang mengganggu ketertiban umum.

Imam menegaskan, penertiban tidak hanya untuk penegakan hukum, tetapi juga demi menciptakan lingkungan kota yang rapi, aman, dan nyaman. “Kami ingin Batam menjadi kota yang tertib dan indah dipandang,” ujarnya.

Hingga akhir tahun, Satpol PP menargetkan seluruh kecamatan di Batam tersapu bersih dari reklame liar. Penertiban dilakukan secara bertahap sesuai jadwal dan prioritas wilayah. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Giliran Bengkong dan Batuampar Jadi Target Penertiban Reklame pertama kali tampil pada Metropolis.

Polisi Rutin Bina Siswa ke Sekolah, Cegah Kenakalan Remaja di Kota Batam

0
Kapolresta Barelang, Kombes Pol Zaenal Arifin. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Kapolresta Barelang, Kombes Zaenal Arifin mengatakan akan memerintahkan jajarannya rutin membina para siswa ke sekolah-sekolah. Hal ini untuk mencegah kenakalan remaja yang meresahkan masyarakat.

“Kita akan melakukan pembinaan rutin. Salah satunya dengan apel di sekolah-sekolah,” ujarnya.

Zaenal menjelaskan pembinaan yang diberikan diantaranya agar siswa tidak terlibat geng motor dan balap liar. Kemudian mengingatkan siswa untuk berhati-hati dalam pergaulan, sehingga tidak terlibat dalam tauran, minuman alkohol hingga narkoba.

“Kita beri arahan-arahan dan pemahaman. Apa yang salah tidak boleh dilakukan,” katanya.

Zaenal juga berpesan kepada para pelajar di Kota Batam untuk giat dan rajin belajar. Sebab, anak-anak tersebut merupakan generasi penerus bangsa.

“Di luar sekolah silahkan patuh kepada orang tua, harus disiplin waktu,” ungkapnya.

Sementara Pemerhati Anak Kepri, Erry Syahrial mengatakan hingga saat ini pihaknya masih menerima laporan kenakalan remaja, seperti nongkrong hingga tengah malam ini.

“Dari kenalakan ini, bisa menimbulkan pergaulan bebas. Seperti minuman keras, mabuk-mabukan, narkoba,” ujar Erry.

Erry menilai dari perbuatan negatif tersebut nanti berimbas ke perbuatan kriminal. Seperti mencuri, perkelahian, hingga pencabulan.

“Jadi kenakalan ini jangan dibiarkan. Imbasnya nanti sangat besar,” katanya.

Menurut Erry, kenakalan remaja ini bisa dicegah dengan rutinnya polisi atau Satpol PP untuk patroli atau razia di lokasi yang digunakan remaja untuk menongkromg.

Selain itu, pencegahan juga harus dilakukan para orangtua. Yakni dengan membatasi jam keluar anak saat malam hari.

“Seperti di kota lain itu rutin dilakukan razia. Jadi ada efek jeranya,” tutupnya. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Artikel Polisi Rutin Bina Siswa ke Sekolah, Cegah Kenakalan Remaja di Kota Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Kadin Batam Apresiasi 27 Tahun Kiprah Batam Pos

0
Ketua Kadin Batam, Jadi Rajagukguk (tiga dari kiri) menyambangi Batam Pos yang tengah berulangtahun ke 27 tahun.

batampos – Rombongan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Batam menyambangi Batam Pos yang tengah berulangtahun ke 27 tahun. Rombongan ini langsung disambut langsung Direktur Utama Batam Pos Elmi Gusti dan Direktur Batam Pos Yusuf Hidayat di Kantor Batam Pos Komplek Orcard Batamcentre.

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terlihat saat kedua belah pihak saling bertukar cerita dan harapan. Terutama dalam kiprah Batam Pos selama 27 tahun sebagai media mainstream yang selalu terdepan.

Direktur Batam Pos, Yusuf Hidayat, menyampaikan rasa terimakasih atas kunjungan tersebut. Ia menegaskan bahwa Batam Pos selalu terbuka menjalin kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk Kadin, demi menyajikan informasi yang positif bagi kemajuan Kota Batam.

“Kami berharap kemitraan ini bisa terus tumbuh bersama. Hubungan baik dengan asosiasi pengusaha sangat penting agar berita yang kami sajikan tidak hanya informatif, tetapi juga mendorong perkembangan ekonomi daerah,” ujarnya.

Ketua Kadin Batam, Jadi Rajagukguk, mengatakan Batam Pos memiliki tempat istimewa dalam perjalanan hidupnya, baik secara pribadi maupun profesional.

“Saya dibesarkan oleh Batam Pos, baik karier maupun usaha. Selama ini berita-berita Batam Pos selalu melengkapi, memberi informasi yang dibutuhkan, dan menjadi bagian penting bagi masyarakat Batam,” katanya.

Menurut Jadi, mempertahankan eksistensi media selama 27 tahun bukanlah perkara mudah. “Batam Pos mampu beradaptasi di tengah persaingan ketat media. Ketika media lain mulai berkurang, Batam Pos masih berdiri kokoh memberikan informasi berkualitas,” ujarnya.

Jadi juga memastikan bahwa meskipun masa jabatannya sebagai Ketua Kadin Batam akan berakhir pada September mendatang, ia akan tetap mendukung Batam Pos. “Walaupun saya bukan lagi Ketua Kadin Batam, saya tetap ada. Saya berharap kerja sama baik secara pribadi maupun organisasi ini terus berlanjut,” ucapnya.

Ia pun berharap Batam Pos terus berkiprah dan memberi warna dalam pemberitaan di Batam. “Selamat untuk Batam Pos. Semoga semakin sukses, adaptif, dan selalu menjadi rujukan informasi masyarakat,” tambahnya.

Wakil Ketua Kadin Batam, Fandy Iood, turut memberikan ucapan selamat ulang tahun. Menurutnya, Batam Pos bukan hanya terdepan dalam pemberitaan, tetapi juga menjadi mitra strategis dalam mendukung dunia usaha di Batam.

“Branding itu mahal. Batam Pos bukan hanya media, tapi juga punya peran penting dalam mengangkat citra dan potensi bisnis di Batam,” ujar Fandy.

Kunjungan Kadin Batam ini menjadi salah satu rangkaian dukungan dari berbagai pihak terhadap Batam Pos yang genap berusia 27 tahun pada 10 Agustus 2025 lalu. Ulang tahun ini menjadi momentum bagi Batam Pos untuk terus memperkuat posisinya sebagai media lokal yang informatif, kredibel, dan dekat dengan masyarakat. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Kadin Batam Apresiasi 27 Tahun Kiprah Batam Pos pertama kali tampil pada Metropolis.

PGSI Kepri Sisir Sekolah Cari Bibit Atlet Gulat Muda

0
Gulat kepri
Ketua PGSI Kepri, Farid Irfan Siddik. F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kepulauan Riau (Kepri) akan turun langsung ke sekolah-sekolah di kabupaten dan kota untuk mencari bibit atlet potensial.

“Kita akan turun ke sekolah-sekolah di kabupaten kota untuk mencari bibit pemain,” ujar Ketua PGSI Kepri, Farid Irfan Siddik, Senin (11/8).

Menurut Farid, potensi olahraga gulat di Kepri cukup besar. Namun, kemajuan olahraga ini masih terkendala sumber daya manusia (SDM).

Selain menjaring atlet muda, PGSI Kepri juga berencana mencari calon pelatih untuk diikutkan dalam pelatihan tingkat nasional.

Saat ini, PGSI Kepri baru memiliki lima pengurus cabang di Batam, Tanjungpinang, Bintan, Karimun, dan Lingga. Pihaknya tengah mempercepat pembentukan pengurus cabang di Natuna dan Anambas.

“Kita ingin atlet gulat di Kepri bisa menjadi kebanggaan seperti di Kalimantan,” kata Farid. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto 

Artikel PGSI Kepri Sisir Sekolah Cari Bibit Atlet Gulat Muda pertama kali tampil pada Kepri.

Longsor di Bengkong Harapan, Tidak Ada Korban Jiwa

0
Hujan yang mengguyur kota Batam mengakibatkan longsor di simpang empat Bengkong, Senin (11/8). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Hujan deras yang mengguyur Kota Batam membuat longsor di Bengkong Harapan, Senin (11/8) pagi. Tanah dari dataran tinggi di kawasan tersebut amblas hingga ke badan jalan.

Kapolsek Bengkong, Iptu Yuli Endra mengatakan bencana ini langsung diatasi dan petugas mengalihkan jalan yang berada di bawah runtuhan tanah.

“Tidak ada korban. Tadi langsung diatasi oleh petugas dan Ibuk Li (Wawako),” ujarnya.

Endra menjelaskan selama hujan deras mengguyur, wilayah hukum Polsek Bengkong tetap kondusif dan tidak terjadi bencana di kawasan lainnya.

“Laporan bencana hanya 1 saja. Imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada saat cuaca ekstrim atau hujan deras,” katanta.

Sementara Kapolresta Barelang, Kombes Zaenal Arifin mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap kondisi cuaca yang berubah. Sebab, beberapa hari ini ini Kota Batam diguyur hujan lebat dan angin kencang.

“Waspada dengan kondisi cuaca saat ini. Serta selalu pantau perubahan cuaca yang dikeluarkan BMKG demi keselamatan,” ujarnya.

Ia meminta masyarakat untuk mengurangi aktivitas saat cuaca buruk. Dan meminta pengendar motor untuk mencari lokasi yang aman untuk berteduh.

“Kurangi aktivitas diluar saat cuaca buruk, seperti hujan angin kencang dan petir. Jauhi area tiang listrik dan pohon yang beresiko saat cuaca buruk,” katanya.

Zaenal juga memperingati operator transportasi laut untuk melengkapi alat keselamatan berlayar untuk penumpang.

“Perhatikan peringatan dini terkait hujan deras, angin kencang. Dan selalu pantau perkembangan cuaca melalui sumber terpercaya,” tutupnya. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Artikel Longsor di Bengkong Harapan, Tidak Ada Korban Jiwa pertama kali tampil pada Metropolis.

Memiliki Peran Lebih Luas, Lantamal IV Batam Resmi Berganti Kodaeral IV

0
Ilustrasi Lantamal IV Batam.

batampos – Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) IV resmi berganti menjadi Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) IV, Senin (11/8). Pergantian ini dipimpin langsung oleh Presiden RI, Prabowo Subiyanto di Pusdilatpassus, Batujajar, Bandung.

Bersamaan dengan perubahan struktur tersebut, Komandan Lantamal IV Laksamana Pertama TNI Berkat Widjanarko juga resmi naik pangkat menjadi Laksamana Muda TNI Berkat Widjanarko dan ditetapkan sebagai Komandan Kodaeral IV.

“Perubahan ini adalah amanah dan tantangan. Kodaeral IV akan terus berbenah,” ujar Laksda Berkat.

Ia menjelaskan perubahan Lantamal IV menjadi Kodaeral IV adalah bagian dari langkah strategis TNI AL dalam memperkuat pertahanan pantai dan laut nasional, sekaligus adaptasi terhadap dinamika keamanan maritim di kawasan.

“Kita akan meningkatkan profesionalisme prajurit, serta memperkuat sinergi dengan seluruh komponen bangsa untuk menjaga kedaulatan maritim di wilayah kerja kami,” katanya.

Berkat menambahkan perubahan ini juga merupakan bagian dari restrukturisasi besar TNI AL dalam rangka penguatan struktur komando, peningkatan kesiapsiagaan, serta optimalisasi fungsi pertahanan laut dan pantai di wilayah kerja masing-masing Kodaeral.

“Berbeda dengan Lantamal yang berfungsi sebagai komando pelaksana dukungan, Kodaeral memiliki peran lebih luas, mencakup pembinaan kekuatan, pelaksanaan operasi, dan dukungan logistik,” katanya.

Selain Kodaeral IV, Presiden RI juga meresmikan 6 Kodam baru, 14 Kodaeral dan 3 Kodau. 14 Kodaeral yang dibentuk merupakan peningkatan dari Lantamal, merupakan unsur pelaksana Koarmada RI dan bertanggung jawab kepada Pangkoarmada RI.

“Dengan status baru ini, diharapkan efektivitas pengawasan dan penegakan hukum di laut dapat semakin ditingkatkan,” tutupnya. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Artikel Memiliki Peran Lebih Luas, Lantamal IV Batam Resmi Berganti Kodaeral IV pertama kali tampil pada Metropolis.

Kejari Lingga Usut Dugaan Korupsi Pembangunan Jembatan Desa Marok Kecil

0
Korupsi Lingga
Proses penggeledahan kantor PUTR Kabupaten Lingga oleh Kejari Lingga, beberapa waktu lalu. F. Vatawari/Batam Pos.

batampos – Kejaksaan Negeri (Kejari) Lingga tengah menyelidiki dugaan tindak pidana korupsi pembangunan Jembatan Desa Marok Kecil yang menggunakan anggaran tahun 2022, 2023, dan 2024. Penyidikan kasus ini sudah dimulai sejak April 2025.

Kepala Kejari Lingga, Amriyata, melalui Plt. Kasi Pidsus Adimas Haryosetyo, SH, mengatakan pihaknya menemukan indikasi penyimpangan pada pelaksanaan proyek yang didanai dalam tiga periode anggaran tersebut.

“Dari hasil pemeriksaan ahli konstruksi, ditemukan adanya kekurangan volume dan mutu pekerjaan di lapangan,” ujar Adimas, Senin (11/8).

Sejumlah pihak telah dipanggil untuk dimintai keterangan, mulai dari masyarakat Desa Marok Kecil, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), hingga pihak pelaksana proyek.

Pada 2022 dan 2023, pekerjaan dilaksanakan oleh CV Firman Jaya, sedangkan tahun 2024 dikerjakan CV AQJ Gemilang.

Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Lingga juga sudah dimintai keterangan sebagai saksi.

“Kami masih menunggu hasil penghitungan kerugian negara dari BPKP sebelum menetapkan tersangka,” kata Adimas.

Sebagai bagian dari penyidikan, Kejari Lingga melakukan penggeledahan di Kantor PUTR Lingga pada 28 Juli 2025. Ruangan yang digeledah meliputi ruang Kepala Dinas, ruang PPK, PPTK, bendahara, hingga gudang arsip.

“Dari penggeledahan itu, kami menyita sejumlah dokumen yang dibutuhkan untuk proses penyidikan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Vatawari 

Artikel Kejari Lingga Usut Dugaan Korupsi Pembangunan Jembatan Desa Marok Kecil pertama kali tampil pada Kepri.