batampos– Rancangan awal (Ranwal) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Anambas untuk 5 tahun kedepan telah mendapat kesepakatan bersama antara Bupati dan DPRD Anambas.
Wakil Bupati Anambas, Raja Bayu mengatakan ranwal RPJMD ini akan menjadi pedoman arah kebijakan pembangunan Anambas selama lima tahun ke depan.

“Seluruh misi dan program strategis yang disampaikan kepada masyarakat ketika berkampanye lalu sudah dimasukkan ke dalam dokumen RPJMD untuk direalisasikan,” ujar Raja Bayu, Jum’at, (11/4).
Program strategis yang telah disusun meliputi pelayanan kesehatan yang baik, seragam sekolah gratis, pengentasan kemiskinan hingga memberikan tali asih kepada lansia sebesar Rp 400 ribu per bulan.
BACA JUGA: Pemkab Lingga Menggelar Konsultasi Publik RPJMD Tahun 2025-2029
Bayu menyadari kemampuan keuangan daerah yang sedang ‘sakit’ membuat pihaknya untuk memutar otak agar seluruh program ini dapat segera di realisasikan.
“Kita sedikit pusing masalah anggaran, harus ikat pinggang kuat-kuat. Dengan ikan pinggang kuat-kuat ini tidak berarti program kita tidak bisa berjalan,” kata Bayu.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Anambas, Andyguna Hasibuan menambahkan ranwal RPJMD ini akan dibawa ke Gubernur Kepri untuk di evaluasi sebelum RPJMD ini difinalisasikan
“Berdasarkan Permendagri Nomor 86 Tahun 2017, kepala daerah wajib mengajukan Ranwal RPJMD paling lambat 40 hari setelah dilantik. Maka ini momennya,” ujar Andyguna.
Andyguna juga mendorong agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk dapat berperan aktif dalam mengawal finalisasi RPJMD.
“Karena di RPJMD ini lah rencana kerja (ranja) setiap OPD tersusun rapi. Maka kita minta kerjasamanya agar kerja kita terararah dan ada targetnya,” pungkas Andyguna. (*)
Reporter : Ihsan Imaduddin
Artikel Ranwal RPJMD Anambas 5 Tahun ke Depan Disepakati, Salah Satu Programnya Seragam Gratis untuk Pelajar pertama kali tampil pada Kepri.








batampos – Sekitar pukul 17.00 WIB terjadi mati listrik secara mendadak atau blackout di seluruh Pulau Karimun Besar. Pemadaman ini disebabkan oleh tumbangnya tiang listrik di daerah Tebing, yang mengakibatkan terputusnya pasokan listrik secara total di Karimun.
