Rabu, 24 Juni 2026
Beranda blog Halaman 1635

Lubang Besar di Jalan S Parman Seibeduk Picu Kecelakaan, Pemotor Terjungkal

0
Jalan berlubang Seibeduk
Lubang menganga di Jalan S. Parman, Seibeduk kembali memakan korban. Warga desak perbaikan. F. Eusebius Sara/Batam Pos.

batampos – Kondisi jalan rusak di ruas Jalan S. Parman, Kecamatan Seibeduk, Batam, kembali memakan korban. Seorang pengendara motor terjungkal saat melintasi lubang besar yang menganga di badan jalan, Senin (29/7) malam.

Insiden terjadi saat korban melaju dari arah Mukakuning menuju Seibeduk, tepatnya di dekat pintu IV kawasan industri Batamindo. Warga menyebut, korban merupakan pekerja yang tengah pulang malam setelah shift kerja.

“Dia tidak sempat menghindar karena gelap. Lubangnya besar dan dalam, langsung jatuh,” kata Halim, warga sekitar yang ikut menolong korban.

Beruntung, korban hanya mengalami luka ringan. Namun, sepeda motornya mengalami kerusakan cukup parah di bagian depan.

Lubang besar itu, menurut warga, terbentuk akibat kebocoran pipa air di sisi jalan. Air yang terus mengalir menggerus aspal hingga membentuk lubang besar.

Dengan arus lalu lintas yang padat, terutama kendaraan berat seperti truk, kondisi lubang semakin memburuk.

“Ini bukan pertama kali. Sudah beberapa pekan terakhir sering makan korban,” ujar Sumardi, warga lainnya.

Warga mengaku sudah berulang kali melaporkan kondisi jalan tersebut ke pihak berwenang. Namun hingga kini belum ada perbaikan berarti. Saat ini, lubang di jalan hanya ditandai seadanya menggunakan ranting dan batu.

“Kami minta perbaikan total, bukan tambal sulam. Ini jalur utama ke Seibeduk, setiap hari ramai dilewati pekerja,” tegas Sumardi.

Warga mendesak Pemko Batam agar segera turun tangan. Mengingat Jalan S Parman merupakan akses vital yang tak bisa terus dibiarkan rusak dan membahayakan pengguna jalan. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Lubang Besar di Jalan S Parman Seibeduk Picu Kecelakaan, Pemotor Terjungkal pertama kali tampil pada Metropolis.

Chandra, Pimpinan Jaringan Judi Online Dituntut Denda Rp 2 M

0
suasana sidang kasus judi online di PN Batam. f.azis

batampos– Pengadilan Negeri (PN) Batam kembali menggelar persidangan perkara perjudian online yang menyeret 12 orang terdakwa dalam jaringan operasional tiga situs daring—Hamsawin, Forwin87, dan Botakwin. Dalam sidang yang digelar Senin (29/7), jaksa penuntut umum (JPU) membacakan tuntutan hukuman pidana penjara terhadap para terdakwa yang diduga terlibat aktif dalam praktik perjudian tersebut.

Terdakwa utama, Chandra Wijaya yang disebut sebagai pimpinan operasional jaringan, dituntut pidana penjara selama delapan tahun serta denda sebesar Rp 2 miliar dengan ketentuan apabila tidak dibayar maka akan diganti dengan kurungan enam bulan.

Dalam tuntutannya, JPU Izhar menyebut bahwa Chandra terbukti melanggar Pasal 45 ayat (3) juncto Pasal 27 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang mengatur tentang distribusi dan/atau akses informasi elektronik yang memuat muatan perjudian.

BACA JUGA: Sidang Moritius Umbu Rider: Modus Rekrut 40 Orang, 500 Rekening Palsu untuk Judi dan Penipuan Online

“Chandra berperan sebagai koordinator utama yang mengelola jalannya aktivitas situs judi tersebut dari dua lokasi berbeda, yakni Apartemen Aston dan Apartemen Formosa,” ujar Izhar saat membacakan tuntutan.

Terdakwa lain, Linda yang bertugas membantu Chandra dalam memantau laporan harian serta mengelola database transaksi situs, juga mendapat tuntutan berat. Ia dituntut lima tahun penjara dan denda Rp 2 miliar subsider enam bulan kurungan.

“Linda telah bekerja selama tujuh bulan dan secara langsung menerima instruksi dari Chandra melalui komunikasi daring,” kata JPU.

Sembilan terdakwa lain yang seluruhnya berasal dari Jambi, masing-masing Zidan, Andi Ismail, Feri Julianda, Aldi Baharuddin, Arif Fadillah, Anji Darmawan, Wawan Firmansyah, dan Syahrul Firmansyah dituntut tiga tahun penjara dengan denda Rp 1 miliar subsider empat bulan kurungan.

Dalam keterangan persidangan, para terdakwa mengaku direkrut untuk menjadi telemarketing situs judi dan ditempatkan di dua apartemen tersebut. Empat orang bertugas di Aston, sementara lima lainnya bekerja di Formosa.

“Tugas kami adalah merekrut lima hingga delapan pemain baru setiap hari melalui pesan instan dan media sosial. Kami bekerja menggunakan dua unit ponsel dan komputer,” ungkap salah satu terdakwa.

Para telemarketing ini diwajibkan mengirimkan laporan hasil kerja harian pada pukul 00.00 WIB melalui grup Telegram yang dikendalikan oleh seseorang berinisial Rendi yang hingga kini masih buron (DPO).

Dalam pengungkapan kasus ini, disebutkan bahwa saat aparat kepolisian hendak melakukan penangkapan, Rendi sempat menyuruh anak buahnya turun ke lobi apartemen. Saat itulah polisi melakukan penangkapan terhadap 12 orang yang kini menjadi terdakwa.

Namun, Rendi berhasil meloloskan diri dan saat ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) pihak kepolisian.

“Kami ditawari pekerjaan sebagai marketing situs online. Sebagian dari kami bahkan baru bekerja selama 15 hari,” ujar seorang terdakwa.

Atas tuntutan yang diajukan oleh JPU, tim kuasa hukum terdakwa Chandra dan Linda menyatakan keberatan dan akan menyampaikan nota pembelaan (pledoi) pada sidang berikutnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh para terdakwa lainnya yang akan mengajukan pembelaan secara tertulis.

Sidang lanjutan dijadwalkan dalam waktu dekat dengan agenda pembacaan pledoi dari masing-masing terdakwa dan penasihat hukumnya.

Perkara ini menjadi sorotan publik mengingat maraknya praktik judi online yang merambah ke berbagai wilayah, dengan modus digital marketing yang menargetkan masyarakat secara daring. (*)

Reporter: Azis

 

Artikel Chandra, Pimpinan Jaringan Judi Online Dituntut Denda Rp 2 M pertama kali tampil pada Metropolis.

Ini 7 Cara Mengatasi Perut Buncit Supaya Tidak Menimbulkan Masalah Kesehatan

0
Ilustrasi lemak perut yang menggangu. (Sumber: freepik.com/drobotdean)

batampos – Perut buncit adalah masalah yang sering dialami banyak orang dan bisa memengaruhi kesehatan secara keseluruhan. Kamu perlu tahu cara mengatasi perut buncit.

Salah satu penyebab utama perut buncit, yaitu penumpukan lemak, terutama lemak visceral yang berbahaya jika menumpuk berlebihan.

Mengutip dari laman Cleveland Clinic, lemak visceral berada di sekitar organ dalam, seperti hati, usus, dan perut.

Lemak visceral berbeda dengan lemak subkutan (subcutaneous fat) yang hanya berada di bawah kulit dan bisa dicubit.

Terlalu banyak lemak visceral dapat meningkatkan risiko penyakit serius seperti diabetes, penyakit jantung, dan stroke.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara mengatasi perut buncit agar tidak menimbulkan masalah kesehatan lebih lanjut.

Berikut ini cara mengatasinya, seperti dirangkum dari laman Hopkins Medicine dan Health:

1. Kurangi Konsumsi Karbohidrat, Bukan Lemak

Penelitian dari Johns Hopkins menunjukkan, diet rendah karbohidrat lebih efektif menurunkan berat badan dibandingkan diet rendah lemak dengan jumlah kalori yang sama.

Orang-orang yang menjalani diet rendah karbohidrat kehilangan rata-rata 4 kg lebih banyak dibandingkan yang diet rendah lemak.

Selain itu, diet rendah karbohidrat membantu mempertahankan massa otot lebih baik, sehingga penurunan berat badan lebih berkualitas.

Jadi, fokuslah mengurangi asupan karbohidrat olahan dan gula untuk mengatasi perut buncit.

2. Rutin Bergerak dan Berolahraga

Aktivitas fisik sangat penting untuk membakar lemak perut, terutama lemak visceral. Olahraga dapat membantu menurunkan kadar insulin dalam tubuh yang memicu penumpukan lemak.

Selain itu, olahraga baik latihan aerobik maupun latihan kekuatan, dapat merangsang liver untuk menggunakan asam lemak sebagai energi.

Untuk hasil optimal, lakukan olahraga dengan intensitas sedang hingga berat selama 30-60 menit hampir setiap hari.

3. Pelajari Label Makanan

Menjadi pembaca label makanan yang cermat membantumu memilih produk makanan kemasan yang tepat.

Contohnya, beberapa yogurt yang mengeklaim rendah lemak, ternyata mengandung karbohidrat dan gula tambahan yang tinggi.

Begitu juga dengan saus dan mayones yang sering mengandung kalori dan lemak tersembunyi.

Dengan memahami kandungan makanan, kamu bisa mengurangi asupan kalori berlebih yang menyebabkan perut buncit.

4. Tambahkan Latihan Kekuatan

Selain olahraga kardio, latihan kekuatan sangat penting untuk meningkatkan massa otot yang membantu membakar lebih banyak kalori.

Latihan kekuatan juga terbukti efektif menurunkan massa lemak tubuh, persentase lemak, dan lemak visceral.

Disarankan untuk melakukan latihan kekuatan minimal dua kali seminggu, selain memenuhi target 150 menit olahraga aerobik per minggu.

5. Konsumsi Lebih Banyak Makanan Berbasis Tumbuhan

Diet berbasis tumbuhan, seperti buah, sayur, dan biji-bijian sangat membantu mengurangi lemak perut.

Banyak dari makanan ini kaya akan polifenol, antioksidan yang memiliki sifat anti-inflamasi.

Studi menunjukkan, diet Mediterania yang fokus pada makanan nabati dan membatasi produk hewani dapat menurunkan berat badan dan lingkar pinggang lebih efektif.

6. Kelola Stres

Stres dapat memicu penumpukan lemak di perut karena meningkatkan hormon kortisol yang membuat tubuh menyimpan lemak lebih banyak dan memperbesar sel lemak.

Saat stres, kamu mungkin juga cenderung mengonsumsi makanan tinggi lemak, gula, dan kalori.

Untuk mengatasi stres, lakukan aktivitas yang membuat rileks seperti berinteraksi dengan keluarga, berolahraga, mendengarkan musik, atau meditasi.

7. Tidur yang Cukup

Kurang tidur berkaitan erat dengan peningkatan risiko obesitas dan penumpukan lemak perut. Orang dewasa umumnya membutuhkan minimal 7 jam tidur berkualitas setiap malam.

Tidur yang cukup dan teratur membantu menjaga keseimbangan hormon yang mengatur nafsu makan dan metabolisme.

Pastikan kamu menciptakan lingkungan tidur yang nyaman dan jadwal tidur yang konsisten untuk mendapatkan manfaat optimal.

Perut buncit bukan hanya masalah estetika, tetapi juga bisa menjadi tanda penumpukan lemak visceral yang berbahaya bagi kesehatan.

Dengan menerapkan cara mengatasi perut buncit di atas, kamu dapat mengurangi risiko penyakit serius.

Mulailah perubahan gaya hidup sehat sekarang juga agar perut buncit tidak menjadi masalah kesehatan di masa depan! (*)

Artikel Ini 7 Cara Mengatasi Perut Buncit Supaya Tidak Menimbulkan Masalah Kesehatan pertama kali tampil pada Lifestyle.

Angka Pernikahan di Batam Turun Signifikan, Analisis Kemenag Ungkap Alasannya

0
Ilustrasi. jawapos.com

batampos – Angka pernikahan di Kota Batam mengalami penurunan signifikan sepanjang paruh pertama tahun 2025. Berdasarkan data Kementerian Agama (Kemenag) Batam, tercatat hanya 2.768 peristiwa nikah terjadi dari Januari hingga Juni 2025. Angka ini lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun-tahun sebelumnya.

Penurunan ini salah satunya disebabkan oleh perubahan regulasi batas usia minimal menikah. Kepala Kemenag Batam, Budi Dermawan, menyebut aturan terbaru menaikkan batas usia menikah dari 16 menjadi 19 tahun untuk perempuan, sesuai Undang-Undang (UU) Nomor 16 Tahun 2019.

“Kan ada perubahan usia dari 16 tahun menjadi 19 tahun. Sudah pasti ini mempengaruhi, karena mereka harus menunda pernikahan mereka sampai pada usia yang sudah ditetapkan negara,” katanya, Senin (28/7).

Perubahan ini membawa dampak signifikan, terutama di kalangan remaja yang sebelumnya menikah dini. Kini, mereka harus menunggu hingga usia yang telah ditetapkan pemerintah.

Baca Juga: Jawab Isu Peredaran Beras Oplosan, Beberapa Jenis Beras di Batam Diuji di Laboratorium

Namun, bukan hanya soal usia. Faktor kesiapan finansial dan mental juga turut memengaruhi turunnya angka pernikahan. Kata Budi, banyak pasangan muda memilih menunda pernikahan demi mempersiapkan kehidupan rumah tangga yang lebih stabil.

“Karena kebutuhan bertambah usai menikah itu. Jadi banyak pasangan yang memilih mempersiapkan pernikahan mereka dengan matang. Meskipun sudah memasuki usia menikah, namun banyak yang menunda pernikahan karena faktor ini,” ujarnya.

Faktor kesiapan mental pun tak bisa diabaikan. Menurutnya, banyak perceraian terjadi karena pasangan belum matang secara psikologis.

“Banyak persoalan yang muncul, tentu dibutuhkan mental yang kuat untuk menjaga agar pernikahan itu bertahan. Kesiapan mental ini juga bisa mencegah terjadinya perceraian pada pernikahan,” ujar dia.

Sebagai langkah antisipasi, Kemenag Batam memperkuat edukasi pranikah melalui program bimbingan selama dua hari bagi calon pengantin. Bimbingan ini dilakukan di Kantor Urusan Agama (KUA) dan menyasar semua pasangan yang hendak menikah.

“Nanti petugas KUA akan memberikan pengetahuan bagaimana membina rumah tangga yang baik, sehingga bisa membuat pernikahan itu berjalan baik,” kata Budi.

Materi yang diberikan mencakup pemahaman agama, komunikasi keluarga, pengelolaan konflik, serta manajemen keuangan rumah tangga.

Baca Juga: Jalanan dari Simpang Panbil Menuju ke Kepri Mall Macet Parah di Jam Sibuk

Tak hanya berhenti di situ, Kemenag juga menjalankan program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (Brus) di berbagai sekolah di Batam. Program ini bertujuan membentuk kesadaran dini akan pentingnya kesiapan menikah.

“Kami ingin anak remaja ini berpikir dengan matang dan memahami pernikahan itu seperti apa. Sehingga mereka bisa mempersiapkan dengan baik,” katanya.

Data internal Kemenag menunjukkan mayoritas pasangan yang bercerai berasal dari kelompok usia muda. Karena itu, edukasi sejak dini menjadi penting untuk membangun keluarga yang lebih tangguh.

Sebagai perbandingan, pada bulan Desember 2024 lalu, tercatat 650 peristiwa nikah terjadi di seluruh wilayah Batam. Angka ini mencerminkan tren yang cukup tinggi dibandingkan bulan-bulan di semester awal 2025, yang rata-rata hanya sekitar 450-550 pernikahan per bulan.

Dari sisi wilayah, kecamatan dengan jumlah pernikahan tertinggi selama semester pertama 2025 adalah Sagulung dan Nongsa, masing-masing mencatat ratusan peristiwa nikah. (*)

 

Reporter: Arjuna

Artikel Angka Pernikahan di Batam Turun Signifikan, Analisis Kemenag Ungkap Alasannya pertama kali tampil pada Metropolis.

Mahasiswa Demo Polresta Tanjungpinang Desak Tuntaskan Kasus Pengeroyokan

0
Demo mahasiswa polresta Tanjungpinang
Sejumlah mahasiswa saat menggeruduk Mapolresta Tanjungpinang Jalan Ahmad Yani, Selasa (29/7). F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Sejumlah mahasiswa mendatangi Mapolresta Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Selasa (29/7/2025), untuk menggelar aksi unjuk rasa terkait dugaan mandeknya penanganan kasus pengeroyokan.

Mereka mendesak aparat penegak hukum segera menindaklanjuti laporan korban yang disebut-sebut belum mendapatkan kejelasan sejak dilaporkan pada Maret lalu.

Pantauan Batam Pos, aksi berjalan tertib dan dikawal ketat puluhan anggota kepolisian. Para mahasiswa menyuarakan orasi secara bergantian di depan halaman Polresta.

“Kami mendesak Polresta menindaklanjuti laporan korban pengeroyokan. Terakhir kami mendapat informasi, kasus ini belum diproses lebih lanjut sejak Maret,” ujar Yogi, koordinator aksi.

Yogi menyoroti kasus pengeroyokan yang terjadi di salah satu Tempat Hiburan Malam (THM) bernama Majestik. Ironisnya, menurut dia, korban pengeroyokan justru kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan telah ditahan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang.

“Ini yang kami nilai janggal. Korban sudah jadi tersangka, padahal ia juga melapor atas dugaan pengeroyokan. Kami akan terus kawal kasus ini sampai jelas,” tegasnya.

Menanggapi aksi tersebut, Kasat Reskrim Polresta Tanjungpinang, AKP Agung Tri Poernowo, menegaskan bahwa kasus ini tetap ditangani dengan serius oleh penyidik. Ia menjelaskan, sejauh ini sudah enam orang saksi dimintai keterangan.

“Masih ada beberapa pihak yang belum memenuhi panggilan penyidik, tapi kami tetap lanjutkan proses penyelidikan. Rekonstruksi juga akan segera dilakukan di lokasi kejadian,” jelas Agung.

Terkait penetapan tersangka, Agung menegaskan hal itu dilakukan setelah penyidik mengantongi alat bukti yang dinilai cukup. “Kasus ini terus berlanjut. Kami pastikan penanganannya sampai tuntas dan ada kepastian hukum bagi semua pihak yang terlibat,” pungkasnya. (*)

Reporter: M. Ismail 

Artikel Mahasiswa Demo Polresta Tanjungpinang Desak Tuntaskan Kasus Pengeroyokan pertama kali tampil pada Kepri.

Mantan Menko Ekonomi Kwik Kian Gie Meninggal Dunia di Usia 90 Tahun

0
Mantan Menteri Ekonomi Kwik Kian Gie( tengah berkacamata) semasa hidupnya. (Dok.JawaPos.com).

batampos – Kwik Kian Gie yang merupakan mantan Menteri Koordinator (Menko) Ekonomi era Presiden Ke-4 RI, Abdurrahman Wahid alias Gusdur yang meninggal dunia, pada Senin (28/7) pukul 22.00 WIB di Rumah Sakit Medistra, Jakarta Selatan.

Kabar meninggalnya Kwik Kian Gie disampaikan Sandiaga Uno melalui unggahan Instagram pribadinya pada Senin (28/7) malam.

“Selamat jalan, Pak Kwik Kian Gie. Ekonom, pendidik, nasionalis sejati. Mentor yang tak pernah lelah memperjuangkan kebenaran. Yang berdiri tegak di tengah badai, demi kepentingan rakyat dan negeri. Indonesia berduka,” demikian unggahan Sandiaga Uno.

Kwik Kian Gie lahir di Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, pada 11 Januari 1935. Eks Menko sekaligus Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional dan Ketua Bappenas (2001 hingga 2004) era Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarno Putri meninggal di usia ke 90 tahun.

Tak hanya dikenal sebagai pejabat negara. Kwik merupakan sosok ekonom dan politikus senior dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Sebelum terjun sebagai praktisi, Kwik tercatat pernah melanjutkan studi di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia selama satu tahun untuk tahap persiapan sebelum terbang ke Rotterdam, Belanda, untuk melanjutkan studi di Nederlandsche Economische Hogeschool pada tahun 1963.

Setelah selesai studi di Belanda, Kwik Kian Gie tak langsung pulang ke Indonesia. Kwik bekerja dulu sebagai asisten atase kebudayaan dan penerangan Kedutaan Besar RI di Den Haag, selama satu tahun.

Kemudian, ia menjadi direktur perusahaan perkebunan NV Handelsonderneming IPILO, Amsterdam. Saat di Belanda itu pula, Kwik melangsungkan pernikahan hingga memiliki tiga anak.

Kwik tercatat baru pulang ke Indonesia setelah 7 tahun tinggal di Belanda. Tepatnya pada 1970, Kwik Kian terjun ke dunia bisnis dengan memimpin lembaga keuangan nonbank, yaitu Indonesia Financing & Investment Company selama tiga tahun.

Berpengalaman di bidang perkebunan, Kwik Kian pun membuka usaha pengelolaan perkebunan di bawah PT Jasa Dharma Utama hingga mendirikan PT Altron Panorama Electronics. Tak berhenti jadi pengusaha, Kwik akhirnya terjun total ke dunia pendidikan dan politik.

Dari sisi pendidikan, Kwik Kian bersama dua rekannya, Kaharudin Ongko dan Djoenaedi Joesoef, ia mendirikan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Institut Bisnis Indonesia (STIE IBII). Sedangkan untuk dunia politik, Kwik bergabung dengan PDI.

Karier di dunia politiknya pun moncer, Kwik Kian berhasil melenggang ke Senayan sebagai anggota DPR RI hingga dipercaya menjadi Wakil Ketua MPR RI. Bahkan, ia pun tercatat pernah menjadi salah satu penasihat ekonomi dari pasangan calon No. Urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, pada Pemilu Presiden 2019. (*)

Artikel Mantan Menko Ekonomi Kwik Kian Gie Meninggal Dunia di Usia 90 Tahun pertama kali tampil pada News.

Prediksi Starting XI Timnas Indonesia U-23 vs Vietnam U-23 di Final Piala AFF U-23 2025

0
Pelatih Timnas Indonesia U-23, Gerald Vanenburg memimpin latihan teknik perdana tim.di Stadion Madya Gelora Bung Karno. (FOTO: Dimas Ramadhan/JawaPos.com)

batampos – Ujian berat menanti Pelatih Timnas Indonesia U-23, Gerald Vanenburg dalam menyusun pemain, utamanya starting XI Garuda Muda untuk menghadapi final Piala AFF U-23 2025 melawan Vietnam U-23. Juru taktik asal Belanda itu harus memutar otak mengingat keterbatasan skuad yang ada.

Trofi Piala AFF U-23 2025 sudah di depan mata. Timnas Indonesia U-23 berpeluang mendapatkannya di rumah sendiri, di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta jika mampu menang atas Vietnam U-23 pada Selasa (29/7) malam.

Peluang Timnas Indonesia U-23 meraih gelar tersebut cukup terbuka mengingat mereka berstatus tuan rumah. Garuda Muda akan berjuang di final dengan dukungan belasan bahkan mungkin puluhan ribu suporter.

Di satu sisi, Vietnam U-23 bukan lawan sembarangan. Mereka punya catatan apik dengan menjadi juara bertahan dalam dua edisi terakhir. Bahkan di Piala AFF U-23 2025, Vietnam U-23 selalu meraih kemenangan dalam waktu 90 menit dari fase grup hingga babak semifinal.

Apalagi, tantangan besar dihadapi Garuda Muda yakni keterbatasan skuad. Setidaknya ada tiga pilar yang sampai saat ini masih diragukan tampil. Mereka adalah Toni Firmansyah, Jens Raven, dan juga Arkhan Fikri.

Ketiganya mengalami masalah fisik dan cedera. Arkhan Fikri cedera sejak usai laga melawan Filipina U-23 di fase grup, Toni Firmansyah cedera saat menghadapi Malaysia U-23, sedangkan Raven meninggalkan pertandingan semifinal kontra Thailand U-23 dengan terpincang-pincang.

Situasi ini membuat Gerald Vanenburg diprediksi akan melakukan perubahan dalam starting XI Timnas Indonesia U-23. Terutama di lini depan, di mana Hokky Caraka bisa jadi akan tampil sebagai ujung tombak.

Hokky Caraka nantinya akan dibantu oleh dua winger yang piawai jadi pelayan, yakni Rahmat Arjuna dan juga andalan PSM Makassar, Victor Dethan.

Bergeser ke lini tengah, Muhammad Ferarri diyakini akan berubah posisi ke sektor gelandang. Dia akan menjalankan peran menjaga keseimbangan tim bersama dengan Robi Darwis dan juga Rayhan Hannan.

Adapun di lini belakang, tak banyak perubahan. Kuartet Achmad Maulana Syarif, Kadek Arel, Kakang Rudianto, dan Dony Tri Pamungkas diyakini jadi harapan Garuda Muda untuk jadi tembok kokoh.

Mereka bakal bahu membahu untuk mengawal pertahanan akhir Timnas Indonesia U-23 yang dikawal oleh kiper Muhammad Ardiansyah. Penjaga gawang PSM Makassar kembali jadi harapan untuk jadi penjaga terakhir.

Prediksi Starting XI Timnas Indonesia U-23

(4-3-3):

Muhammad Ardiansyah (PG); Achmad Maulana Syarif, Kadek Arel, Kakang Rudianto, Dony Tri Pamungkas; Muhamamd Ferarri, Robi Darwis, Rayhan Hannan; Rahmat Arjuna, Hokky Caraka, Victor Dethan.

Artikel Prediksi Starting XI Timnas Indonesia U-23 vs Vietnam U-23 di Final Piala AFF U-23 2025 pertama kali tampil pada Olahraga.

3 Kebiasan Ini Bisa Bikin Gen Z Memiliki Pola Hidup

0
Olah raga. (Sumber freepik)

batampos – Saat ini banyak sekali kegiatan dan faktor yang mempengaruhi pola kesehatan hidup kita. Khususnya untuk anak muda sekarang yang dikenal dengan sebutan Gen Z.

“Sehat adalah suatu keadaan dimana individu tidak hanya terbebas dari penyakit fisik, melainkan secara mental dapat mengaktualisasikan diri dan berkontribusi terhadap lingkungan sosial,” tulis World Health Organization dikutip dari situs Kementerian Kesehatan, Selasa (29/7).

Berikut tiga kebiasaan sehat yang bisa diterapkan Gen Z

1. Olahraga
Olahraga seperti pilates, yoga, gym, dan lari saat ini menjadi olahraga favorit yang sedang disukai oleh banyak generasi.

Studi dari Disease Control and Prevention (CDC) menemukan manfaat dari olahraga fisik, yaitu mengurangi risiko serangan jantung dan penyakit kardiovaskular, menurunkan kadar kolesterol, mengurangi risiko beberapa jenis kanker, mengurangi risiko diabetes tipe 2, memperkuat otot dan tulang, dan meningkatkan kualitas tidur.

2. Tidur
Aktivitas padat dapat mengorbankan waktu istirahat sampai larut malam. Adanya konsumsi kafein berlebihan bisa mengganggu siklus tidur.

“Remaja berusia 13 – 18 tahun membutuhkan waktu 8 – 10 jam tidur/hari. Orang dewasa berusia 18 tahun ke atas membutuhkan 7+ jam/hari,” tulis CDC dikutip dari situs Kementerian Kesehatan, Selasa (29/7).

American Psychological Association (APA) merekomendasikan tips agar tidur malam lebih nyenyak:
– Biasakan tidur tanpa teknologi
– Tidur pada jam yang sama setiap hari
– Tidur lebih awal jika tidak cukup tidur di malam hari
– Hindari konsumsi kafein pada sore hari
– Tidur siang selama 20 – 25 menit di sore hari

3. Pola diet dan nutrisi
Gen Z sangat menyukai makanan dan minuman manis yang tidak baik untuk kesehatan.

“Studi meta analisis terhadap 8,5 juta partisipan menunjukkan bahwa Sugar Sweetened Beverages (SSBS) meningkatkan risiko diabetes tipe 2 sebesar 26% dan obesitas sebesar 55%,” tulis Malik (2019) dikutip dari situs Kementerian Kesehatan, Selasa (29/7).

Komposisi makanan yang benar harus terdapat karbohidrat, protein hewani, sayuran, dan buah dengan jumlah yang sesuai. Konsumsi air mineral minimal 8 gelas/hari dan jangan meminum minuman manis berlebihan. (*)

 

Reporter Juliana Belence

 

Artikel 3 Kebiasan Ini Bisa Bikin Gen Z Memiliki Pola Hidup pertama kali tampil pada Lifestyle.

Final Indonesia vs Vietnam Gunakan VAR, Vanenburg Berharap Pertandingan Lebih Fair

0
Timnas U-23 siap tempur di laga final AFF U-23 2025 kontra Vietnam di Stadion GBK. (@timnasindonesia)

batampos – Timnas U-23 Indonesia akan menghadapi Vietnam dalam partai puncak ASEAN U-23 Championship 2025 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (29/7) pukul 20.00 WIB. Laga ini tak hanya menjadi final ideal antar dua tim terkuat turnamen, tapi juga menjadi ajang balas dendam bagi Garuda Muda atas kekalahan dramatis dari Vietnam di edisi 2023.

Yang menarik, final kali ini dipastikan akan menggunakan teknologi Video Assistant Referee (VAR) untuk pertama kalinya sepanjang turnamen. Kepastian ini disampaikan langsung oleh Manajer Timnas U-23 Indonesia, Ahmed Zaki Iskandar.

“Final pakai VAR. Insyaallah pakai VAR. Sudah resmi diumumkan,” ujar Zaki kepada wartawan saat mendampingi latihan resmi timnas di Stadion Madya.

Kehadiran teknologi VAR mendapat sambutan positif dari pelatih Indonesia, Gerald Vanenburg. Menurutnya, VAR dapat meningkatkan keadilan dan sportivitas pertandingan. Namun, pelatih asal Belanda itu juga menyayangkan VAR baru diterapkan di partai final.

“Besok tentu luar biasa karena akan ada VAR. Tapi sejujurnya, VAR seharusnya sudah digunakan sejak awal turnamen. Banyak kejadian sebelumnya yang mestinya bisa dikoreksi dengan bantuan VAR,” kata Vanenburg dilansir dari Antara.

Vanenburg mengingatkan bahwa final nanti bukan hanya soal gengsi, tetapi juga emosi. Pasalnya, Indonesia punya motivasi tambahan setelah kekalahan menyakitkan dari Vietnam dua tahun lalu di final Piala AFF U-23 2023. Saat itu, Garuda Muda kalah adu penalti 5-6 setelah bermain imbang di waktu normal.

Dalam hal kesiapan pemain, Vanenburg memastikan bahwa beberapa pilar andalannya dalam kondisi siap diturunkan, termasuk striker Jens Raven, gelandang Toni Firmansyah, dan bek Arkhan Fikri. Meski demikian, pelatih 61 tahun itu menegaskan akan berhati-hati terhadap kondisi Arkhan yang baru pulih dari cedera.

“Semua pemain utama dalam kondisi oke, termasuk Arkhan. Tapi saya harus ekstra hati-hati, karena dia baru pulih dari cedera dan masih punya masa depan panjang,” tegas Vanenburg.

Pertemuan Indonesia vs Vietnam kali ini menjadi pengulangan duel final yang layak ditunggu. Kedua tim tampil konsisten sejak fase grup hingga semifinal. Indonesia menyingkirkan Thailand lewat drama adu penalti 7-6, sementara Vietnam mengalahkan Filipina 2-1 di semifinal.

Laga final ini akan berjalan lebih adil dengan kehadiran VAR. Teknologi ini dinilai mampu meminimalisir keputusan kontroversial yang bisa merugikan tim.

Kini, harapan besar disematkan kepada para pemain muda Indonesia untuk mengangkat trofi ASEAN U-23 di depan publik sendiri. Dengan teknologi VAR di sisi mereka dan semangat balas dendam yang menyala, Garuda Muda siap mengepak sayap menuju gelar juara. (*)

Artikel Final Indonesia vs Vietnam Gunakan VAR, Vanenburg Berharap Pertandingan Lebih Fair pertama kali tampil pada Olahraga.

Kemenkes Laporkan Kasus Covid-19 Varian Stratus Mendominasi di Indonesia

0
Ilustrasi: Pasien covid-19. (Istimewa) (Antara)

batampos – Varian baru Covid-19 yang dijuluki Stratus atau XFG kini mendominasi kasus infeksi di Indonesia. Kementerian Kesehatan RI melaporkan bahwa varian XFG menjadi penyebab utama kasus Covid-19 di Tanah Air sejak Juni 2025, menggantikan varian sebelumnya.

Berdasarkan hasil pemantauan rutin yang dilakukan di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan, varian XFG tercatat menyumbang 100% kasus Covid-19 di bulan Juni, naik dari 75% pada bulan Mei.

Dalam laporan resmi Kemenkes, disebutkan bahwa pemantauan virus dilakukan melalui 39 Puskesmas, 35 rumah sakit, dan 14 balai karantina kesehatan yang tersebar di pintu masuk negara.

“Pada minggu ke-28 (6–12 Juli), dari 427 spesimen yang diperiksa, ditemukan 20 kasus positif Covid-19 dengan positivity rate sebesar 4,68%,” tulis laporan tersebut, dikutip Senin (28/7).

Kemenkes menegaskan pentingnya peningkatan kewaspadaan masyarakat dan pelaku perjalanan terhadap penyebaran varian baru ini. Meski Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa XFG diklasifikasikan sebagai ‘varian dalam pemantauan’ dengan risiko rendah secara umum, lonjakan rawat inap dan tingkat penularannya yang tinggi menjadikan XFG sebagai varian yang patut diwaspadai.

Imbauan Kemenkes kepada Masyarakat

Guna menekan penyebaran varian XFG, Kemenkes mengimbau masyarakat untuk:

– Menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) secara konsisten;

– Mengikuti etika batuk dan bersin agar tidak menularkan virus kepada orang lain;

– Rutin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, atau menggunakan hand sanitizer;

– Menggunakan masker saat berada di kerumunan atau saat mengalami gejala batuk, pilek, atau demam;

– Segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala infeksi saluran pernapasan, apalagi jika ada riwayat kontak dengan faktor risiko;

– Khusus bagi pelaku perjalanan, jika mengalami gejala saat bepergian, diimbau untuk segera melapor ke awak atau personel alat angkut, maupun petugas kesehatan di bandara, pelabuhan, atau PLBN setempat.

Dengan dominasi varian XFG di Indonesia dan potensi penyebarannya yang tinggi, Kemenkes berharap masyarakat tetap waspada dan tidak lengah terhadap ancaman Covid-19, meskipun tingkat keparahan penyakit belum meningkat secara signifikan. (*)

Artikel Kemenkes Laporkan Kasus Covid-19 Varian Stratus Mendominasi di Indonesia pertama kali tampil pada News.