Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 165

Disdukcapil Batam Hadirkan Layanan SIMANIS di Faskes, Bisa Dapatkan Tiga Dokumen Sekaligus

0
Kepala Disdukcapil Batam, Sri Miranthy Adhisty. Foto. M. Sya’ban/ Batam Pos

batampos – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam menghadirkan inovasi layanan bertajuk SIMANIS (Sistem Manajemen Identitas Si Kecil) di sejumlah fasilitas kesehatan (faskes) tempat bersalin di Batam. Melalui layanan ini, orang tua dapat mengurus tiga dokumen administrasi kependudukan sekaligus atau three in one.

Adapun tiga dokumen tersebut yakni akta kelahiran, Kartu Identitas Anak (KIA), dan pembaruan Kartu Keluarga (KK).

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Batam, Sri Miranthy Adisthy, mengatakan kehadiran SIMANIS bertujuan mempermudah masyarakat dalam mengurus dokumen dasar anak sejak lahir tanpa harus datang dan antre ke kantor Disdukcapil.

Baca Juga: Kasus Pencabulan Guru SMK Masuk Tahap I

“Melalui layanan SIMANIS ini, masyarakat yang melahirkan di faskes yang telah bekerja sama bisa langsung mengurus dokumen kependudukan bayi mereka. Jadi, akta kelahiran, KIA, dan KK yang sudah diperbarui bisa diproses dalam satu layanan. Praktis, cepat, dan tentu saja gratis,” ujar Adisthy, Rabu (25/2).

Ia menjelaskan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen Disdukcapil Batam dalam meningkatkan cakupan kepemilikan dokumen kependudukan serta mempercepat identitas hukum anak sejak dini.

“Dokumen resmi dari Disdukcapil sangat penting untuk menjamin hak-hak anak, mulai dari akses layanan kesehatan, pendidikan, hingga berbagai layanan publik lainnya. Karena itu, kami dorong agar setiap anak yang lahir di Batam langsung memiliki identitas yang sah,” tambahnya.

Untuk memanfaatkan layanan SIMANIS, orang tua perlu menyiapkan sejumlah berkas, antara lain formulir kelahiran (F2.01), surat keterangan kelahiran dari faskes, KTP orang tua ber-KTP Batam, Kartu Keluarga orang tua, KTP dua orang saksi ber-KTP Batam, buku nikah atau akta perkawinan, serta swafoto pemohon dengan formulir.

Baca Juga: Ruko BOSS Business Centre, Peluang Investasi Strategis di Pusat Pertumbuhan Batam

Adapun faskes yang telah bekerja sama dalam layanan ini antara lain RSUD Embung Fatimah, Klinik AZDA, Puskesmas Sekupang, RSBP Batam, RS Frisdhy Angel, dan RSIA Kasih Sayang Ibu.

Adisthy menambahkan, pihaknya terus memperluas kerja sama dengan faskes lain di Batam agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan kemudahan layanan ini.

“Ke depan, kami akan evaluasi dan perluas cakupan kerja sama agar seluruh faskes di Batam dapat terintegrasi dengan sistem ini. Harapannya, tidak ada lagi anak di Batam yang tidak memiliki akta kelahiran,” tegasnya. (*)

Artikel Disdukcapil Batam Hadirkan Layanan SIMANIS di Faskes, Bisa Dapatkan Tiga Dokumen Sekaligus pertama kali tampil pada Metropolis.

Sindikat Pelaku TPPO Jual Beli Bayi, Hargai Hingga Puluhan Juta per Kepala

0
ILUSTRASI: Bayi (Dok.JawaPos.com)

batampos – Pengungkapan kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) oleh Bareskrim Polri berhasil membongkar sindikat yang melakukan jual beli bayi. Praktik mengerikan itu dilakukan dengan melabeli setiap bayi dengan harga hingga puluhan juta per kepala.

Fakta tersebut terungkap dalam konferensi pers yang disampaikan oleh jajaran Bareskrim Polri pada Rabu (25/2). Wakil Kepala Bareskrim Polri Irjen Nunung Syaifuddin menyampaikan bahwa melalui pengungkapan kasus tersebut, pihaknya berhasil menyelamatkan tujuh bayi.

”Tujuh orang bayi itu bukan jumlah yang sedikit karena ini terhitung nyawa, sehingga menjadi atensi khusus pimpinan kami untuk bisa mengungkap perkara ini,” kata dia tegas.

Adalah Direktorat Tindak Pidana Perlindungan Perempuan dan Anak dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (PPA-PPO) yang berhasil mengungkap kasus tersebut. Mereka membongkar praktik jual beli bayi yang dilakukan secara terang-terangan melalui media sosial seperti TikTok dan Facebook.

Direktur Tindak Pidana PPA-PPO Bareskrim Polri Brigjen Pol Nurul Azizah mengungkapkan bahwa harga bayi yang diperjualbelikan bervariasi. Harga itu bergantung pada jalur transaksi. Apabila pembelian dilakukan langsung kepada ibu kandung, harganya relatif lebih rendah dibanding melalui perantara.

”Harga dari Ibu bayi Rp 8 juta sampai dengan Rp 15 juta. Kalau harga perantara Rp 15 sampai Rp 80 juta,” ucap Nurul.

Berdasar kasus yang berhasil diungkap oleh jajarannya, Nurul menyebutkan bahwa semakin banyak perantara, maka semakin tinggi harga bayi yang diperjualbelikan. Dalam kasus tersebut, Bareskrim Polri menyelamatkan tujuh orang bayi dari 12 orang tersangka.

”Telah ditetapkan sebagai tersangka sebanyak 12 orang yang terdiri atas delapan orang dari kelompok perantara dan empat orang dari kelompok orang tua,” imbuhnya.

Tersangka dari kelompok perantara terdiri atas tersangka berinisial NH, LA, S, EMT, ZH, H, BSN, dan F. Sementara empat tersangka dari kelompok orang tua terdiri atas tersangka berinisial CPS, DRH, IP, dan REP. Para tersangka berjejaring di wilayah Jakarta, Banten, Jogjakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Jambi, Bali, Kalimantan, Kepulauan Riau, sampai Papua.

Atas perbuatannya, 12 orang tersangka tersebut dijerat menggunakan Pasal 76F juncto Pasal 83 Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana 3 hingga 15 tahun penjara dan denda Rp 60 juta sampai Rp 300 juta. Selain itu, mereka dijerat Pasal 6 UU Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan TPPO.(*)

Artikel Sindikat Pelaku TPPO Jual Beli Bayi, Hargai Hingga Puluhan Juta per Kepala pertama kali tampil pada News.

Diteriaki Maling, Pemulung Panjat Tower BTS di Tembesi

0
MD nekat memanjat tower sinyal atau Base Transceiver Station (BTS) setinggu puluhan meter di Tembesi Tower, Batuaji, Rabu (25/2) sore. F.Istimewa

batampos – Seorang pria berinisial MD, nekat memanjat tower sinyal atau Base Transceiver Station (BTS) setinggu puluhan meter di Tembesi Tower, Batuaji, Rabu (25/2) sore. Pria yang mengaku pemulung tersebut dilaporkan hendak melakukan pencurian.

Informasi yang didapatkan, MD nekat memanjat tower setelah diteriaki maling. Bahkan, ia menuju puncak tower untuk menyelamatkan diri.

“Mau maling, diteriaki lalu manjat,” ujar Romi, warga sekitar.

Baca Juga: Pemerintah Petakan Titik Rawan Banjir, Normalisasi Hingga Box Culvert Disiapkan

Aksi MD ini mendapatkan perhatian pengendara hingga menyebabkan kemacetan dari arah Mukakuning menuju Tembesi. Petugas Kepolisian bersama Damkar mendatangi lokasi untuk mengevakuasi pria tersebut.

“Setelah dua jam di atas tower, baru turun,” kata Romi.

Usai turun, MD digelandang ke Mapolsek Batuaji. Kepada polisi, MD mengaku hanya memulung di sekitar tower BTS tersebut.

“Pengakuannya memulung, kemudian ada yang meneriaki maling,” ujar Kanit Reskrim Polsek Batuaji, Iptu Billy Pratama Putra.

Baca Juga: Tak Ada Kenaikan Tiket, Penumpang Pelni dari Batam Malah Dapat Diskon 30 Persen, Ini Jadwal dan Kelasnya

Billy menambahkan pihaknya masih menyelidiki adanya dugaan pencurian yang dilakukan MD. Namun, pihaknya belum mendapatkan barang bukti pencurian tersebut.

“Masih kita periksa. Yang dirugikan (korban) juga belum ada melapor,” tutupnya. (*)

Artikel Diteriaki Maling, Pemulung Panjat Tower BTS di Tembesi pertama kali tampil pada Metropolis.

Baznas Tetapkan Nisab Zakat Penghasilan dan Jasa 2026 Rp7.640.144 per Bulan

0
Ilustrasi zakat./Pinterest

batampos – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menetapkan nisab zakat penghasilan dan jasa tahun 2026 sebesar Rp7.640.144,- per bulan atau senilai Rp91.681.728,- per tahun. Hal ini menjadi standar minimal penghasilan seorang Muslim untuk wajib zakat 2,5 persen.

Penetapan tersebut merupakan hasil musyawarah nisab zakat pendapatan dan jasa pada Jumat (20/2), dengan mempertimbangkan aspek syariah, regulasi, serta kondisi ekonomi masyarakat. Angka tersebut mengacu pada harga emas 14 karat dengan nilai setara 85 gram emas.

Nilai nisab tahun ini mengalami kenaikan sebesar 7 persen dibandingkan tahun 2025. Penyesuaian ini selaras dengan tren kenaikan upah tahunan yang tercatat sebesar 6,17 persen.

“Kita tidak boleh membiarkan adanya kekosongan standar. Dalam pengelolaan zakat nasional harus ada patokan yang jelas, karena yang menjadi regulator dalam hal ini adalah Baznas. Standar ini menjadi rujukan bagi seluruh pengelola zakat,” kata Ketua Baznas, Noor Achmad melalui keterangan di Jakarta, Rabu (25/2).

Noor menjelaskan pihaknya tidak hanya mempertimbangkan aspek normatif, tetapi juga dampaknya terhadap layanan kepada mustahik yang selama ini telah dilaksanakan melalui berbagai program pengentasan kemiskinan.

Oleh karena itu, keputusan penggunaan emas 14 karat merupakan bentuk keseimbangan antara kepatuhan terhadap ketentuan syariah dan kemaslahatan umat, dengan tetap memperhatikan rata-rata pendapatan masyarakat agar tidak memberatkan muzaki, namun optimal bagi pemberdayaan mustahik.

Noor menjelaskan penetapan standar emas 14 karat dipandang relevan, karena memiliki nilai yang relatif sepadan dengan harga beras premium, sekaligus tetap mengacu pada parameter perak dan Pendapatan Tidak Kena Zakat (PTKZ).

Dengan demikian, kebijakan ini dinilai mampu menjaga keseimbangan antara aspek keadilan bagi muzaki dan perlindungan terhadap mustahik.

“Sehingga, pengambilan keputusan nisab ini telah memenuhi unsur Aman Syar’i, Aman Regulasi serta memperhatikan kepentingan muzaki dan mustahik,” ucap Noor Achmad.

Keputusan musyawarah ini kemudian dituangkan dalam Surat Keputusan Ketua Baznas No.15 tahun 2026 tentang Nilai Nisab Zakat Pendapatan dan Jasa tahun 2026 pada Sabtu (21/2).(*)

Artikel Baznas Tetapkan Nisab Zakat Penghasilan dan Jasa 2026 Rp7.640.144 per Bulan pertama kali tampil pada News.

18 Stress Area Dikebut Tuntas, Rapat Maraton BP Batam-Moya Selesaikan Persoalan Air Bersih

0
Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad.

batampos – BP Batam bersama operator air bersih, PT Moya, menggelar rapat internal pada Selasa (24/2), di Kantor BP Batam untuk menuntaskan persoalan distribusi air bersih yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan, pembahasan dilakukan secara mendalam dengan dua agenda utama, yakni penyusunan langkah taktis jangka pendek serta strategi jangka panjang penyediaan air bersih di Batam.

“Kami membahas secara sangat serius. Hari ini ada dua agenda. Pertama, dibahas secara internal terlebih dahulu, yakni langkah taktis dan strategis untuk menyelesaikan persoalan ini. Setelah tim teknis kami bersama tim PT Moya, ABH, dan SPAM BP Batam melakukan rapat, barulah hasilnya dibawa ke tingkat pimpinan,” kata dia.

Ia menjelaskan, fokus utama adalah memastikan persoalan air bersih dapat diselesaikan secara permanen, bukan lagi bertahap seperti selama ini.

Sebanyak 18 wilayah yang masuk kategori stress area atau daerah dengan tekanan air rendah akan menjadi prioritas penanganan awal. Program tersebut dirancang sebagai quick win yang ditargetkan selesai dalam kurun waktu tertentu.

“Inti pembahasan, pertama adalah keinginan agar persoalan air ini selesai secara permanen. Tidak bisa lagi dilakukan secara bertahap seperti sekarang. Karena itu, 18 wilayah yang mengalami stress area menjadi prioritas utama,” kata Amsakar.

Selain penanganan jangka pendek, rapat juga membahas kebutuhan pasokan air untuk 10 hingga 30 tahun mendatang. Pembahasan dilakukan secara maraton hingga menghasilkan sejumlah kesepakatan.

Salah satu skema yang dibahas adalah keterlibatan mitra sebagai investor, sehingga proyek tidak harus menunggu ketersediaan dana PNBP atau anggaran pemerintah.

“Mitra dapat menjadi pihak yang berinvestasi. Mereka bisa langsung mengeksekusi setelah rencana diajukan dan diverifikasi oleh tim,” ujarnya.

Model pengembalian investasi dirancang melalui water charge, yakni pembayaran berdasarkan volume air yang didistribusikan kepada pelanggan. Dengan pola tersebut, pembiayaan tidak bersumber dari APBN atau APBD, melainkan dari tarif air yang dibayarkan masyarakat.

Selain itu, mitra juga dipersilakan mengajukan rencana kerja untuk meningkatkan layanan air bersih, termasuk pembangunan waduk baru, penambahan suplai, maupun peningkatan kapasitas waduk yang sudah ada. Setiap proposal akan melalui proses verifikasi teknis.

Dalam rapat tersebut turut disepakati rencana amandemen kerja sama, namun terbatas pada aspek operasional dan pemeliharaan.

Terkait waktu penanganan di lapangan, Amsakar menyebut beberapa wilayah diproyeksikan mulai membaik dalam tiga bulan ke depan, antara lain kawasan Batu Ampar, Bengkong, dan Tanjung Sengkuang.

Sementara itu, perbaikan jalur distribusi dari Sei Ladi menuju Tanjung Uma dan Tiban membutuhkan waktu lebih lama karena harus disertai pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA).

“Untuk wilayah Batu Ampar, Bengkong, dan Tanjung Sengkuang diperkirakan membutuhkan waktu hingga tiga bulan. Sementara jalur Sei Ladi ke Tanjung Uma dan Tiban memerlukan tambahan waktu karena harus membangun IPA,” kata Amsakar.(*)

Artikel 18 Stress Area Dikebut Tuntas, Rapat Maraton BP Batam-Moya Selesaikan Persoalan Air Bersih pertama kali tampil pada Metropolis.

Berat Badan Tidak Turun Saat Menjalankan Puasa Ramadan? Ini 5 Penyebabnya

0
Ilustrasi orang dengan bobot tubuh berlebih. (Freepik)

batampos – Puasa Ramadan bukan hanya ibadah yang wajib dijalankan oleh semua umat muslim, tapi juga momen tepat untuk menjaga pola makan dan menurunkan berat badan.

Selama puasa kita dapat lebih bijak untuk mulai memperbaiki pola makan dan menjaga kesehatan tubuh.

Banyak orang juga mulai berharap agar berat badannya turun saat menjalankan puasa Ramadhan.

Namun tidak semua harapan menjadi kenyataan dan justru beberapa orang mengalami kenaikan berat badan saat puasa.

Ini seringkali terjadi karena kesalahan pola diet saat sahur dan berbuka, sehingga pola makan tidak terjaga secara teratur.

Dilansir dari Crossfit Kreis 9, ada lima kesalahan umum yang membuat seseorang merasa berat badannya tidak turun saat sedang berpuasa.

Penyebab ini seringkali diabaikan sehingga banyak orang menganggap berpuasa saja cukup untuk menurunkan berat badan.

1.Mengira Puasa Bisa Menurunkan Berat Badan

Banyak orang berpikir bahwa berpuasa selama lebih dari 12 jam dapat menurunkan berat badan.

Namun, banyak orang mengabaikan pola makan yang seimbang dan sehat saat sahur atau berbuka.

Ini karena saat berbuka kebanyakan orang mengkonsumsi makanan tinggi gula, gorengan, dan porsi yang berlebihan.

Dengan jumlah kalori yang tidak terukur ini membuat berat badan justru bertambah alih-alih turun.

Penyebabnya adalah kita terlalu banyak mengkonsumsi minuman manis saat berbuka atau sahur.

Selain itu, saat berbuka atau sahur banyak orang menganggap porsi yang besar memberikan energi tambahan daripada menambah berat badan.

Berbuka dengan gorengan yang memiliki kalori tinggi juga membuat berat badan semakin bertambah saat puasa.

2.Tidak Mengubah Pola Makan Secara Konsisten

Puasa Ramadan sering dianggap sebagai momen paling sempurna untuk menurunkan berat badan namun banyak orang tidak berusaha mengubah pola makannya.

Puasa hanya mengubah waktu makan bukan menjaga kualitas makan yang membuat berat badan seseorang menurun.

Faktanya, berat badan justru dapat turun jika seseorang mampu merubah pola makan yang lebih sehat dan seimbang.

Selain itu, tubuh juga tetap memerlukan asupan makan yang sehat dan terkontrol saat puasa demi menjaga energi.

Banyak orang melakukan kesalahan saat sahur yaitu mengkonsumsi makanan olahan atau instan yang tinggi kalori.

Dan pola makan yang kurang protein saat puasa juga membuat berat badan susah untuk turun selama puasa.

Kesalahan umum yang membuat puasa tidak bisa menurunkan berat badan pada intinya adalah asupan nutrisi yang tidak seimbang dan tidak ada keinginan merubah pola makan.

3.Waktu Sahur dan Berbuka Bisa Makan Bebas

Banyak orang yang gagal untuk diet saat puasa karena merasa waktu berbuka dan sahur adalah waktu balas dendam.

Setelah menahan makan selama 12 jam atau lebih, banyak orang menganggap itu bisa menurunkan berat badan dan makan seenaknya saat sahur dan berbuka.

Namun ini adalah kesalahan umum yang membuat berat badan turun saat sedang menjalankan puasa Ramadhan.

Saat berpuasa banyak orang berbuka dengan porsi berlebihan dan tidak membatasi asupan kalori.

Selain itu, waktu sahur seringkali menjadi waktu untuk makan sepuasnya untuk menjaga energi seharian yang justru menambah berat badan dan tubuh kurang bugar.

4.Mengandalkan Diet Instan Tanpa Kelanjutan

Puasa Ramadhan bukan momen diet yang dapat menurunkan berat badan secara instan atau dalam waktu dekat.

Banyak orang yang menganggap bahwa puasa adalah saat yang tepat untuk diet penurunan berat badan.

Namun, justru ini adalah kesalahan umum yang membuat berat badan sulit turun karena bukan puasa yang membuat berat badan turun tapi konsistensi menjaga pola makan.

Kesalahan yang sering dilakukan adalah terlalu berlebihan untuk menjaga porsi makan saat puasa, tapi saat berat badan tidak turun justru membuat banyak orang menyerah.

Kondisi ini justru membuat puasa Ramadhan menjadi momen yang membuat tubuh kurang nutrisi, sehingga kesehatan dan berat badan tidak seimbang.

5.Ingin Hasil Cepat dan Mudah Menyerah

Saat puasa berat badan tidak dapat turun secara drastis, tapi banyak orang ingin hasil cepat dan instan.

Dan jika berat badan tidak kunjung turun beberapa orang mungkin menyerah untuk menjaga pola makannya saat puasa.

Alih-alih menjalankan puasa dengan asupan makanan yang sehat secara konsisten, keinginan untuk mendapat hasil instan justru membuat orang cepat menyerah.

Ini karena banyak orang tidak memahami bahwa bukan waktu makan yang dapat menurunkan berat badan tapi asupan makan yang dijaga dengan konsisten.

Oleh karena itu, kesalahan umum yang dilakukan orang saat puasa sehingga berat badannya tidak turun adalah menginginkan hasil yang cepat dan instan.(*)

Artikel Berat Badan Tidak Turun Saat Menjalankan Puasa Ramadan? Ini 5 Penyebabnya pertama kali tampil pada Lifestyle.

Geger! Wanita di Tanjungpinang Ditemukan Tewas, Diduga Dibunuh Suami

0
Warga memadati lokasi penemuan jasad seorang wanita di Perumahan Bintan Permata Indah, Jalan Ganet, Tanjungpinang, Rabu (25/2). Korban diduga tewas akibat tindak kekerasan. F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Warga Jalan Ganet, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, digegerkan dengan penemuan jasad seorang wanita yang diduga menjadi korban pembunuhan, Rabu (25/2).

Peristiwa tersebut terjadi di Perumahan Bintan Permata Indah. Ratusan warga tampak memadati lokasi untuk menyaksikan proses evakuasi jasad korban oleh aparat kepolisian.

Korban diketahui berinisial HA (56). Ia ditemukan dalam kondisi terbungkus di dalam rumahnya yang berada di RT 05 RW 04, Kelurahan Pinang Kencana.

Ketua RT setempat, Darman, mengaku mendapat informasi adanya keributan di rumah nomor 9 sebelum kabar dugaan pembunuhan tersebut mencuat.

“Saya kurang tahu persis kejadiannya. Saya datang karena ada informasi ribut dan pembunuhan,” ujar Darman di lokasi kejadian.

Menurutnya, korban diduga terlibat percekcokan dengan suaminya sebelum ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Saat dirinya tiba di lokasi, suami korban sudah tidak berada di rumah.

“Sepertinya ribut dengan suaminya. Saya datang, suaminya sudah tidak ada,” katanya. (*)

Artikel Geger! Wanita di Tanjungpinang Ditemukan Tewas, Diduga Dibunuh Suami pertama kali tampil pada Kepri.

Tradisi 7 Likur di Lingga, PLN Minta Warga Utamakan Keselamatan saat Bangun Gerbang Lampu Colok

0
Salah satu gerbang lampu colok yang dibangun warga di Dabo Singkep tampak berdekatan dengan kabel listrik PLN, Rabu (25/2). F. Vatawari/Batam Pos.

batampos – Tradisi membangun gerbang lampu colok untuk menyambut malam 27 Ramadan atau malam 7 likur mulai terlihat di sejumlah wilayah Dabo Singkep, Kabupaten Lingga.

Sejak awal Ramadan, warga sudah mendirikan rangka kayu tinggi sebagai pondasi gerbang yang akan dihiasi lampu minyak tersebut.

Namun di balik semarak tradisi turun-temurun itu, pihak PLN mengingatkan pentingnya memperhatikan aspek keselamatan, terutama jarak bangunan dengan jaringan listrik.

Kepala Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Dabo Singkep, Suheri, mengimbau masyarakat agar memastikan kayu atau rangka gerbang tidak bersentuhan maupun terlalu dekat dengan kabel listrik milik PLN.

“Tetap perhatikan jarak aman antara kabel PLN dengan bangunan gerbang. Kabel ini sensitif, jika terkena sentuhan bisa menyebabkan aliran listrik ke rumah warga padam,” ujarnya, Rabu (25/2).

Ia menegaskan, selain berisiko menyebabkan gangguan listrik, kabel tersebut juga membawa arus bertegangan tinggi yang sangat berbahaya bagi keselamatan.

“Jika tersentuh tubuh, risikonya bisa fatal. Karena itu masyarakat yang membangun gerbang harus benar-benar waspada dan berhati-hati,” katanya.

PLN menyatakan mendukung penuh masyarakat dalam melestarikan tradisi Ramadan, termasuk pembangunan gerbang lampu colok. Namun keselamatan kerja dan keamanan jaringan listrik harus tetap menjadi prioritas utama.

Suheri berharap imbauan tersebut dipahami sebagai bentuk kepedulian PLN terhadap keselamatan warga, bukan sebagai larangan menjalankan tradisi.

“Kami mendukung tradisi masyarakat, tapi keselamatan tetap yang utama. Ini bentuk kepedulian kami agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya. (*)

Artikel Tradisi 7 Likur di Lingga, PLN Minta Warga Utamakan Keselamatan saat Bangun Gerbang Lampu Colok pertama kali tampil pada Kepri.

Presiden Meksiko Jamin Keamanan Piala Dunia 2026 di Tengah Gelombang Kekerasan

0
Piala Dunia 2026. (fifa.com)

batampos – Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, memberikan jaminan keamanan bagi para penggemar sepak bola yang akan menghadiri ajang FIFA World Cup 2026. Pernyataan itu disampaikan di tengah gelombang kekerasan terbaru pascakematian seorang pemimpin kartel narkoba berpengaruh.

“Tidak ada risiko bagi pengunjung. Sedikit pun tidak ada risiko,” ujar Sheinbaum dalam konferensi pers harian pada Selasa (24/2) saat ditanya mengenai kesiapan Meksiko menjadi tuan rumah pertandingan pada Juni dan Juli 2026. “Semua jaminan telah tersedia.”

Meksiko akan menjadi tuan rumah bersama turnamen sepak bola pria tersebut dengan Amerika Serikat dan Kanada.

Pernyataan jaminan keamanan itu muncul setelah tewasnya Nemesio Oseguera Cervantes alias “El Mencho”, yang dilaporkan terbunuh dalam operasi militer Meksiko pada Minggu lalu.

Pasca insiden tersebut, kelompok Jalisco New Generation Cartel (CJNG) dilaporkan melakukan aksi balasan berupa pemblokiran jalan di sejumlah negara bagian, pembakaran kendaraan, hingga penyerangan terhadap sejumlah properti komersial.

Dalam rangkaian operasi militer dan kekerasan yang terjadi setelahnya, dilaporkan sedikitnya 74 orang tewas.

Meski situasi keamanan sempat memanas, pemerintah Meksiko menegaskan kesiapan penuh dalam menjamin kelancaran dan keamanan penyelenggaraan Piala Dunia 2026.

Sebanyak 13 pertandingan dijadwalkan berlangsung di tiga kota tuan rumah di Meksiko, yakni Mexico City, Guadalajara, dan Monterrey. (*)

Artikel Presiden Meksiko Jamin Keamanan Piala Dunia 2026 di Tengah Gelombang Kekerasan pertama kali tampil pada Olahraga.

Pelajar MTs Aqidatunnajin Daik Tebar Tausiah di Masjid dan Musala

0
Siswa MTs Aqidatunnajin Daik saat berlatih menyampaikan tausiah sebagai persiapan mengisi ceramah Ramadan di masjid dan musala wilayah Daik Lingga. F. Safrina Zein untuk Batam Pos.

batampos – Yayasan Pendidikan Kemajuan Lingga (YPKL) bersama MTs Aqidatunnajin Daik, Kabupaten Lingga, mengutus 10 siswa untuk mengisi tausiah selama Ramadan 1447 Hijriah di sejumlah masjid dan musala di wilayah Daik dan sekitarnya.

Program ini digelar sebagai upaya melatih mental dakwah sekaligus membentuk karakter generasi muda agar lebih percaya diri saat terjun ke tengah masyarakat.

Kepala MTs Aqidatunnajin, Safrina Zein, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya melatih keberanian dan kemampuan berbicara di depan umum, tetapi juga mengarahkan siswa pada aktivitas positif selama bulan suci.

“Dengan kegiatan ini mereka tidak ada waktu lagi untuk melakukan hal-hal yang tidak bermanfaat. Mereka akan lebih banyak meluangkan waktu untuk mempersiapkan diri mengisi tausiah,” ujar Safrina saat dikonfirmasi, Rabu (25/2).

Menurutnya, Ramadan menjadi momentum tepat untuk membangun mental dan kepercayaan diri siswa dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan. Ia menilai pengalaman berbicara langsung di hadapan jamaah akan menjadi bekal berharga bagi para siswa di masa mendatang.

Safrina juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Daik Lingga yang telah menerima kehadiran para siswa dengan baik dan hangat selama mengisi tausiah.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Daik Lingga. Alhamdulillah kehadiran siswa kami disambut baik,” ungkapnya.

Program tausiah pelajar ini direncanakan menjadi agenda rutin setiap Ramadan. Pihak sekolah telah berkoordinasi dengan pengurus masjid, surau, dan panitia Ramadan untuk menyusun jadwal tausiah para siswa.

Ia menjelaskan, siswa yang diutus merupakan mereka yang telah melalui proses pembinaan dan seleksi di sekolah. Salah satu indikator penilaian berasal dari program kultum harian setelah salat Zuhur.

“Kami di sekolah ada program kultum setiap hari setelah salat Zuhur. Dari situ kami melihat kesiapan dan kemampuan siswa sebelum diutus ke masyarakat,” tegasnya.

Melalui program ini, sekolah berharap para siswa tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga memiliki mental kuat, akhlak baik, serta kemampuan komunikasi yang mumpuni dalam menyampaikan dakwah di tengah masyarakat. (*)

Artikel Pelajar MTs Aqidatunnajin Daik Tebar Tausiah di Masjid dan Musala pertama kali tampil pada Kepri.