Sabtu, 9 Mei 2026
Beranda blog Halaman 1668

Rekonstruksi Segera Digelar, Polisi Percepat Berkas Pembunuhan Sadis di S Kostel Sagulung

0
Seorang wanita berinisial Vla (30) ditemukan tewas dengan puluhan luka tusuk di salah satu kamar S Kostel di kawasan simpang Basecamp Sagulung, Senin (2/6). Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Penyidik Polsek Sagulung dalam waktu dekat akan menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan sadis terhadap seorang wanita penghibur berinisial Vla (30) di sebuah kamar S Kostel, simpang Basecamp, Sagulung. Langkah ini dilakukan untuk melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke kejaksaan.

Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Iptu Anwar Aris, mengatakan rekonstruksi penting untuk menguatkan keterangan pelaku dan saksi serta memperjelas kronologi peristiwa tragis yang terjadi pada Senin (2/6) dini hari lalu. “Rekonstruksi merupakan bagian dari proses penyidikan lanjutan. Berkas hampir rampung,” ujar Anwar.

Pembunuhan ini diduga dilakukan oleh M Iqbal, seorang pria lajang yang bekerja di galangan kapal. Pelaku diketahui menjalin kontak dengan korban melalui aplikasi Mi Chat dan sepakat untuk bertemu dengan tarif Rp 350 ribu untuk layanan short time. Namun, usai berhubungan badan, pelaku hanya memberikan Rp 50 ribu.

Pertikaian pun terjadi setelah korban terus menagih sisa pembayaran. Dalam kondisi emosi, pelaku yang telah membawa pisau dari rumah langsung menikam korban sebanyak 19 kali. Luka tikaman menyebar di bagian dada, perut, dan leher korban, sebagaimana terungkap dalam hasil visum.

“Pelaku sudah mengakui perbuatannya. Ia mengaku gelap mata karena tidak mampu memenuhi kesepakatan tarif dan malu dimarahi korban,” tambah Anwar. Polisi menegaskan bahwa pembunuhan ini murni karena konflik pribadi, tanpa motif perampokan atau pencurian.

Pelaku langsung diamankan petugas keamanan hotel sesaat setelah kejadian. Polisi yang datang ke lokasi dengan cepat membawa pelaku ke Mapolsek Sagulung guna menghindari aksi main hakim sendiri dari warga yang mulai berkumpul di sekitar lokasi kejadian.

Kapolsek Sagulung, Iptu Rohandi Tambunan, menyatakan bahwa pelaku akan dijerat pasal pembunuhan berencana. “Pisau sudah dibawa sejak dari rumah, itu memperkuat unsur perencanaan meskipun motif utamanya emosi sesaat,” ungkapnya.

Petugas resepsionis yang bertugas saat kejadian menyatakan bahwa pelaku tidak menunjukkan gelagat mencurigakan saat memesan kamar. “Semuanya terlihat normal. Tapi sekitar pukul 03.00 WIB kami dengar ribut-ribut, dan ketika diperiksa, korban sudah dalam kondisi berdarah-darah,” jelasnya.

Jenazah korban sempat dibawa ke rumah sakit namun tak tertolong. Keluarga korban yang datang dari luar daerah kini masih menunggu proses hukum yang tengah berjalan. Mereka berharap agar pelaku mendapat hukuman setimpal atas perbuatannya.

Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi termasuk staf kostel dan orang-orang yang sempat berada di sekitar lokasi. Dengan segera digelarnya rekonstruksi, diharapkan berkas perkara bisa lengkap dan proses hukum berjalan lebih cepat hingga ke persidangan. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Rekonstruksi Segera Digelar, Polisi Percepat Berkas Pembunuhan Sadis di S Kostel Sagulung pertama kali tampil pada Metropolis.

BP Batam Optimistis MABIH Beri Dampak Signifikan bagi Batam

0
Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis.

batampos – BP Batam menyatakan optimisme atas pembangunan Rumah Sakit Mayapada Apollo Batam International Hospital (MABIH) yang akan segera dimulai di kawasan Sekupang.

Proyek ini mereka yakini membawa dampak signifikan tidak hanya dalam layanan kesehatan, namun juga dalam penciptaan lapangan kerja, inovasi, serta efek berganda lainnya bagi perekonomian Batam.

Pernyataan ini disampaikan Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, Jumat (6/6) lalu. Ia menyebut pembangunan MABIH mendapat perhatian khusus dari pimpinan BP Batam.

“Kepala BP Batam (Amsakar Achmad) Wakil Kepala BP Batam (Li Claudia Chandra), terus memantau perkembangan proyek ini. Keduanya menindaklanjuti langsung arahan Presiden Prabowo yang ingin menjadikan Batam sebagai kawasan investasi yang lebih menarik ke depan,” katanya.

Rumah sakit internasional ini akan menjadi yang terbaik dalam jaringan Mayapada Healthcare. Menurut Fary, desain bangunan dirancang oleh konsultan internasional dengan standar fasilitas kesehatan kelas dunia.

Proyek ini akan berdiri di atas lahan seluas 2,9 hektare di Sekupang dan ditargetkan mulai dibangun tahun ini. Meski demikian, proses masih menunggu penyelesaian dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) di tingkat pusat.

Dengan estimasi konstruksi selama 24 bulan, BP Batam berharap kehadiran MABIH dapat memperkuat posisi Batam sebagai destinasi pelayanan kesehatan unggulan. Terlebih, status rumah sakit ini sebagai bagian dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) memberikan sejumlah keunggulan strategis.

“Sebagai KEK, MABIH diberikan keleluasaan dalam merekrut tenaga medis asing dan menggunakan teknologi serta obat-obatan dari luar negeri yang terbukti efektivitasnya,” ujarnya.

Ia mencontohkan teknologi robotik bedah minimal invasif yang digunakan Apollo Hospitals di India. Teknologi ini memungkinkan pasien untuk pulih lebih cepat dan bahkan pulang hanya dalam beberapa hari pascaoperasi.

Kehadiran MABIH, lanjutnya, bukan untuk bersaing dengan rumah sakit yang telah ada di Batam, melainkan menjadi pelengkap dalam sistem pelayanan kesehatan lokal yang lebih luas.

“Karena operasionalnya eksklusif di Kawasan KEK, pelayanannya berbeda dan tidak akan tumpang tindih dengan rumah sakit lain. Justru akan memperluas pilihan layanan,” kata Fary.

MABIH juga diharapkan menarik pasien dari kawasan Asia Selatan, seperti India, Pakistan, dan Bangladesh, yang selama ini kerap mencari layanan kesehatan di Singapura atau Malaysia.

“Selama ini pasien dari tiga negara tersebut lebih memilih India untuk berobat. Hadirnya Apollo di Batam akan membuka opsi baru yang lebih dekat dan terjangkau,” katanya.

Lebih jauh, proyek ini diyakini akan mengurangi jumlah warga negara Indonesia (WNI) yang selama ini berobat ke luar negeri, khususnya Singapura dan Malaysia, karena keterbatasan fasilitas serupa di dalam negeri.

“Dengan rumah sakit berstandar internasional di Batam, warga Indonesia yang sebelumnya kesulitan biaya atau akses ke luar negeri kini bisa mendapatkan layanan setara di dalam negeri,” kata Fary. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel BP Batam Optimistis MABIH Beri Dampak Signifikan bagi Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

BP Batam Optimistis MABIH Beri Dampak Signifikan bagi Batam

0
Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis.

batampos – BP Batam menyatakan optimisme atas pembangunan Rumah Sakit Mayapada Apollo Batam International Hospital (MABIH) yang akan segera dimulai di kawasan Sekupang.

Proyek ini mereka yakini membawa dampak signifikan tidak hanya dalam layanan kesehatan, namun juga dalam penciptaan lapangan kerja, inovasi, serta efek berganda lainnya bagi perekonomian Batam.

Pernyataan ini disampaikan Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, Jumat (6/6) lalu. Ia menyebut pembangunan MABIH mendapat perhatian khusus dari pimpinan BP Batam.

“Kepala BP Batam (Amsakar Achmad) Wakil Kepala BP Batam (Li Claudia Chandra), terus memantau perkembangan proyek ini. Keduanya menindaklanjuti langsung arahan Presiden Prabowo yang ingin menjadikan Batam sebagai kawasan investasi yang lebih menarik ke depan,” katanya.

Rumah sakit internasional ini akan menjadi yang terbaik dalam jaringan Mayapada Healthcare. Menurut Fary, desain bangunan dirancang oleh konsultan internasional dengan standar fasilitas kesehatan kelas dunia.

Proyek ini akan berdiri di atas lahan seluas 2,9 hektare di Sekupang dan ditargetkan mulai dibangun tahun ini. Meski demikian, proses masih menunggu penyelesaian dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) di tingkat pusat.

Dengan estimasi konstruksi selama 24 bulan, BP Batam berharap kehadiran MABIH dapat memperkuat posisi Batam sebagai destinasi pelayanan kesehatan unggulan. Terlebih, status rumah sakit ini sebagai bagian dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) memberikan sejumlah keunggulan strategis.

“Sebagai KEK, MABIH diberikan keleluasaan dalam merekrut tenaga medis asing dan menggunakan teknologi serta obat-obatan dari luar negeri yang terbukti efektivitasnya,” ujarnya.

Ia mencontohkan teknologi robotik bedah minimal invasif yang digunakan Apollo Hospitals di India. Teknologi ini memungkinkan pasien untuk pulih lebih cepat dan bahkan pulang hanya dalam beberapa hari pascaoperasi.

Kehadiran MABIH, lanjutnya, bukan untuk bersaing dengan rumah sakit yang telah ada di Batam, melainkan menjadi pelengkap dalam sistem pelayanan kesehatan lokal yang lebih luas.

“Karena operasionalnya eksklusif di Kawasan KEK, pelayanannya berbeda dan tidak akan tumpang tindih dengan rumah sakit lain. Justru akan memperluas pilihan layanan,” kata Fary.

MABIH juga diharapkan menarik pasien dari kawasan Asia Selatan, seperti India, Pakistan, dan Bangladesh, yang selama ini kerap mencari layanan kesehatan di Singapura atau Malaysia.

“Selama ini pasien dari tiga negara tersebut lebih memilih India untuk berobat. Hadirnya Apollo di Batam akan membuka opsi baru yang lebih dekat dan terjangkau,” katanya.

Lebih jauh, proyek ini diyakini akan mengurangi jumlah warga negara Indonesia (WNI) yang selama ini berobat ke luar negeri, khususnya Singapura dan Malaysia, karena keterbatasan fasilitas serupa di dalam negeri.

“Dengan rumah sakit berstandar internasional di Batam, warga Indonesia yang sebelumnya kesulitan biaya atau akses ke luar negeri kini bisa mendapatkan layanan setara di dalam negeri,” kata Fary. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel BP Batam Optimistis MABIH Beri Dampak Signifikan bagi Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Ponsel Korban Hilang, Polisi Kesulitan Menyimpulkan Motif Bunuh Diri Pekerja PT Epson

0

 

Jasad Farhan, seorang karyawan PT Epson yang mengakhiri hidup dengan melompat dari atas Jembatan I Barelang. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos — Pihak kepolisian masih terus mendalami motif di balik aksi bunuh diri yang dilakukan Farhan, karyawan PT Epson yang ditemukan tewas di bawah Jembatan I Barelang pada Jumat (6/6) pagi. Hingga kini, belum ada kepastian penyebab pasti aksi nekat pria muda itu.

Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Iptu Anwar Aris, mengatakan bahwa pihaknya masih mengumpulkan keterangan dari keluarga dan rekan-rekan dekat korban. Namun, dari hasil sementara, tidak ada tanda-tanda kekerasan yang mengarah pada dugaan lain selain bunuh diri.

Iptu Anwar juga mengungkapkan bahwa ponsel milik korban tidak ditemukan di lokasi kejadian. Diduga kuat, korban telah membuang ponselnya sebelum melompat dari jembatan. “Bisa jadi dibuang ke laut atau tempat lain sebelum dia melompat. Ini yang sedang kami telusuri,” tambahnya.

Sebelum aksi tragis itu, Farhan sempat mengirim pesan singkat kepada salah satu rekannya. Dalam pesan itu, ia meminta agar sepeda motornya diambil di atas Jembatan I. Rekannya yang merasa khawatir langsung menghubungi pacar dan keluarga Farhan. Mereka pun segera mendatangi lokasi tersebut.

Sayangnya, ketika keluarga dan pacar tiba di lokasi, Farhan telah lebih dulu melompat ke laut. Tim pengamanan Jembatan I yang tiba beberapa saat kemudian langsung mengevakuasi jasad korban ke tepi bawah jembatan. Video proses evakuasi yang viral di media sosial memperlihatkan suasana haru dengan tangisan histeris dari kerabat korban.

Keluarga korban pun masih dalam kondisi terpukul dan tidak bisa memberikan penjelasan terkait motif Farhan mengakhiri hidupnya. “Apakah karena faktor pekerjaan, asmara, atau masalah pribadi lainnya, kami belum bisa pastikan,” ujar salah satu anggota keluarga kepada petugas.

Polisi telah menyerahkan jasad korban kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. “Kita serahkan kembali ke keluarga untuk proses pemakaman,” ucap Iptu Anwar.

Peristiwa ini kembali membuka luka lama masyarakat Batam, khususnya terkait maraknya kasus bunuh diri di kawasan Jembatan Barelang. Banyak warga berharap adanya peningkatan pengamanan dan pengawasan di lokasi tersebut agar tragedi serupa tidak terulang.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tidak mengambil jalan pintas dalam menghadapi tekanan hidup. “Setiap masalah ada solusinya. Jangan ambil keputusan fatal. Kami mengajak masyarakat untuk peduli terhadap sesama dan mencari bantuan bila mengalami tekanan,” pesan Kapolsek Sagulung, Iptu Rohandi Tambunan. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Ponsel Korban Hilang, Polisi Kesulitan Menyimpulkan Motif Bunuh Diri Pekerja PT Epson pertama kali tampil pada Metropolis.

Cegah Kecelakaan Jatuh ke Lubang, Warga Timbun Jalan di Depan SP Plaza

0
Jalan lubang di Batuaji ditimbun untuk menghindari kecelakaan lalulintas. F. Eusebius Sara/Batam Pos

batampos – Jalan berlubang yang tergenang air di bawah Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) depan SP Plaza, Sentosa Perdana, Sagulung, ditimbun warga dengan material bekas bangunan. Langkah ini diambil guna mencegah jatuhnya pengendara motor yang sering tidak menyadari adanya lubang tertutup genangan.

Menurut warga sekitar, kondisi jalan rusak tersebut sudah lama dikeluhkan. Namun hingga kini belum ada tindakan konkret dari pihak terkait. “Sudah pernah ada yang jatuh, karena lubangnya tertutup air. Tidak kelihatan. Makanya waktu ada lori bawa material bekas, kami minta sekalian ditimbunkan ke lubang itu,” kata Sulaiman, salah satu warga yang tinggal tak jauh dari lokasi, Minggu (8/6).

Kerusakan jalan tersebut berada di jalur padat kendaraan, terutama di jam sibuk. Lubang cukup dalam dan nyaris tak terlihat karena selalu digenangi air, terutama saat hujan. Hal ini membuat pengendara, terutama pemotor, sangat rentan mengalami kecelakaan.

Sulaiman mengungkapkan bahwa inisiatif penimbunan ini murni dari warga sekitar demi keselamatan bersama. “Kalau nunggu ditangani pemerintah, bisa tambah parah. Apalagi ini bukan lubang kecil, dalam dan panjang juga,” ujarnya.

Pemerintah Kota Batam sebenarnya telah memasukkan jalan ini dalam proyek pelebaran jalan yang sedang berjalan dari Simpang Puteri Hijau. Namun, hingga kini, proyek tersebut belum mencapai titik lokasi jalan rusak tersebut.

“Pelebaran jalan itu sudah hampir sampai ke Simpang TKT, tinggal beberapa meter lagi. Tapi lubang ini sudah terlalu parah. Harusnya ada tindakan sementara dulu sambil menunggu proyek besar rampung,” keluh warga lainnya.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam, Suhar, menyatakan bahwa jalan rusak di depan SP Plaza tersebut memang akan diakomodasi dalam proyek pelebaran jalan dari arah Simpang Puteri Hijau. Namun, ia tidak merinci kapan pengerjaan akan sampai ke titik kerusakan tersebut.

“Kami pastikan ini masuk dalam agenda pelebaran jalan. Tapi memang bertahap. Untuk sementara, kami akan koordinasikan upaya perbaikan sementara agar tidak membahayakan pengguna jalan,” ujar Suhar saat dikonfirmasi.

Warga berharap, meski proyek pelebaran belum mencapai lokasi, perbaikan sementara seperti penimbunan material atau pengecoran bisa dilakukan untuk menghindari jatuhnya korban lebih banyak. Terlebih, kondisi saat ini sangat rawan apalagi saat malam hari dan hujan. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Cegah Kecelakaan Jatuh ke Lubang, Warga Timbun Jalan di Depan SP Plaza pertama kali tampil pada Metropolis.

WNA Ditemukan Membusuk di Rumah, Dikenal Tertutup dan Jarang Berbaur dengan Warga

0
Lokasi penemuan WNA membusuk di Perumahan Masyeba Gading Mas, Sekupang.

batampos – Jarang terlihat dan nyaris tak bersosialisasi dengan tetangga, warga sekitar tak menyangka Kamal bin Ahmad, 71, warga negara Singapura, telah meninggal dunia di dalam rumahnya. Jasadnya ditemukan dalam kondisi telah membusuk di Perumahan Masyeba Gading Mas, Sekupang, Sabtu (7/6) sore.

Kamal selama ini tinggal seorang diri di rumah Blok B1 Nomor 40. Menurut pengakuan tetangga, korban sangat jarang keluar rumah. Jika pun terlihat, biasanya hanya saat ada yang datang mengantar makanan.

“Jarang sih ke luar rumah. Jadi kami tidak terlalu mengenal,” ujar Usman, tetangga korban, Minggu (8/6).

Usman menambahkan bahwa korban sudah lanjut usia dan terlihat lemah secara fisik. “Jalannya agak tertunduk, kelihatan memang sudah tua. Terakhir saya lihat dua minggu lalu saat dia turun dari mobil, diantar oleh taksi,” tambahnya.

Selama beberapa hari terakhir, warga sempat mengira korban sedang berada di luar kota atau kembali ke Singapura. Alasannya, AC rumah tidak menyala seperti biasanya, sementara lampu luar rumah tetap hidup.

“Makanya kami pikir dia pulang ke Singapura. Soalnya kalau dia di rumah, AC biasanya nyala terus,” kata Wandi.

Kecurigaan muncul setelah supir korban yang biasa membawa korban berobat datang dan mendapati rumah dalam keadaan terkunci. Saat berhasil masuk, sopir tersebut menemukan korban sudah tidak bernyawa di dalam rumah.

“Awalnya saya datang seperti biasa karena beliau rutin periksa ke rumah sakit. Tapi waktu saya masuk, rumah sepi. Setelah saya lihat ke dalam, ternyata beliau sudah tergeletak dan tidak bergerak. Saya langsung hubungi keamanan,” kata Rian, sopir pribadi korban.

Petugas keamanan perumahan segera menghubungi Polsek Sekupang. Tak lama, tim identifikasi tiba di lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kanit Reskrim Polsek Sekupang, Iptu Ridho, membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

“kita masih menunggu hasil visum dan pemeriksaan medis lebih lanjut,” ujar Ridho.

Pihak keluarga juga menyebut Kamal memiliki riwayat penyakit kanker dan jantung. Ia terakhir berkomunikasi dengan keluarga di Singapura pada Senin sebelumnya.

“Jenazah sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kami masih menunggu hasil visum guna memastikan penyebab kematian secara pasti,” tambah Ridho. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel WNA Ditemukan Membusuk di Rumah, Dikenal Tertutup dan Jarang Berbaur dengan Warga pertama kali tampil pada Metropolis.

Kecam Video Editan AI soal Hari Pertama di Neraka, MUI Minta Dihapus dan Pembuatnya Dihukum Pidana

0
Video AI hari pertama di neraka (dok screenshoot Youtube KS JJ CHANNEL)

batampos – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengecam soal beredarnya video editan berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), yang menggambarkan ‘hari pertama di neraka’ dalam bentuk konten humor. Video tersebut dianggap menyesatkan dan merendahkan ajaran Islam, serta berpotensi menodai akidah umat beragama.

Ketua MUI Bidang Pengkajian, Penelitian, dan Pengembangan, Utang Ranuwijaya, menilai isi cerita dalam video itu merupakan bentuk pendangkalan akidah. Ia menegaskan, video tersebut secara jelas telah menyederhanakan gambaran neraka dan memperlihatkan adegan bercanda di dalamnya, seolah-olah neraka adalah tempat yang bisa dijadikan bahan hiburan.

“Isi cerita dalam video itu merupakan upaya pendangkalan akidah Islam, dengan terlalu menyederhanakan gambaran api neraka, sehingga mereka bisa bercandaria ketika berada di neraka. Dari sisi ajaran Islam, ini bisa termasuk kategori perbuatan yang menyesatkan umat dan menodai ajaran agama,” kata Utang Ranuwijaya kepada wartawan, Minggu (8/6).

Ia menjelaskan, dalam ajaran agama Islam gambaran neraka sangatlah berat dan mengerikan. Menurutnya, menggambarkan neraka sebagai tempat candaan telah menghilangkan makna gaib yang sakral dari kehidupan akhirat. Hal ini, bertentangan dengan ajaran hadis Qudsi.

“Sebagaimana ditegaskan dalam sebuah hadis Qudsi sebagai berikut: maa laa ‘ainun ra-at walaa udzunun sami’at walas khathara ‘ala qalbi basyarin,” ucapnya, mengutip dalil hadiz Qudsi.

Utang menambahkan, dalam hadis lainnya disebutkan bahwa panasnya api neraka 70 kali lipat panas api dunia, bahkan lebih. Ada pula banyak jenis neraka, seperti Jahannam, yang memiliki tingkat azab berbeda-beda, yang semuanya tidak bisa dijadikan bahan lelucon.

“Kehidupan akhirat di neraka, sebagaimana yang tergambar dalam video itu bisa mendegradasi kesakralan dan kedalaman akidah, yakni keimanan kepada yang gaib. Jika ini dibiarkan, secara pelan-pelan akan merusak akidah umat, khususnya generasi muda yang kadar imannya kurang kuat atau bahkan lemah atau sangat lemah,” ujarnya.

MUI menegaskan, menjadikan agama sebagai bahan candaan, lawakan, atau humor untuk hiburan adalah perbuatan yang tidak dibenarkan. Hal itu bertentangan dengan nilai Pancasila dan dapat menimbulkan pelanggaran hukum.

“Sebagai umat beragama yang hidup di negara Indonesia yang berdasarkan Pancasila, adalah kewajiban setiap warga negara untuk menjaga kehormatan dan kemuliaan agama. Agama tidak boleh dijadikan bahan candaan, lawakan dan humor untuk tontonan, karena itu bisa termasuk ke dalam kategori menodai agama,” tegas Utang.

Baca Juga: Viral! Video AI Hari Pertama di Neraka Jadi Sorotan di Medsos, Netizen hingga Tokoh Agama Beri Kecam Keras

Ia pun meminta agar video tersebut segera ditarik dari peredaran. Selain itu, ia mendorong penegak hukum untuk memproses pembuat video sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Pelakunya bisa dikenai UU ITE, UU PNPS No 1 Tahun 1965 dan KUHP pasal 156a,” jelasnya.

Lebih lanjut, Utang mengimbau agar umat Islam untuk meninggalkan tontonan tersebut. Sebab, neraka yang merupakan hari akhir bukan bahan lelucon maupun candaan.

Video itu disamping sangat merendahkan nilai akidah, menyesatkan dan melakukan pelecehan terhadap ajaran Islam yang terkait dengan akidah,” pungkasnya.

Artikel Kecam Video Editan AI soal Hari Pertama di Neraka, MUI Minta Dihapus dan Pembuatnya Dihukum Pidana pertama kali tampil pada News.

Proses SPMB Batam 2025 Berjalan Lancar, Disdik Fokus Kolaborasi dan Ketepatan Data

0
Hari pertama pendaftaran jalur afirmasi dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SD Kota Batam. F.Rengga Yuliandra

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto, menyatakan proses pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2025 berjalan sesuai jadwal. Saat ini, proses masih berada pada tahap jalur afirmasi untuk tingkat SD, yang akan berlangsung hingga 10 Juni mendatang.

Setelah tahapan afirmasi tingkat SD selesai, pengumuman hasil seleksi akan dilakukan pada 11 Juni. Disdik Batam kemudian akan melanjutkan dengan jalur domisili untuk SD hingga 16 Juni, yang pengumumannya dijadwalkan pada 17 Juni.

Tahapan selanjutnya akan berfokus pada seleksi jalur afirmasi untuk tingkat Sekolah SMP dan seterusnya. Tri menyebut, hingga saat ini, terdapat 2.215 pendaftar pada jalur afirmasi tingkat SD.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 365 pendaftar telah mengonfirmasi kelengkapan dokumen, sementara 320 orang dinyatakan lulus verifikasi awal.

“Selanjutnya masih ada proses validasi data oleh tim verifikator,” katanya, Minggu (8/6).

Ia juga memperkirakan jumlah pendaftar yang lolos verifikasi akan terus bertambah seiring pendaftar yang masih mengurus Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di Dinas Sosial (Dinsos) Batam.

Pelaksanaan SPMB tahun ini benar-benar mengedepankan kolaborasi lintas instansi. Disdik Batam bekerja sama erat dengan Dinsos dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) setempat guna memastikan keakuratan data dan kelancaran proses seleksi.

“Alhamdulillah, sejauh ini kami tidak mengalami kesulitan berarti. Semua tahapan panjang sudah kami persiapkan secara matang,” kata Tri.

Dia menambahkan, sistem pendaftaran telah disiapkan dengan dukungan tiga server utama agar proses daring berjalan stabil dan aman. Meski demikian, ia tidak menampik potensi dinamika saat pengumuman hasil seleksi.

“Biasanya gejolaknya muncul saat pengumuman. Ada yang tidak terima dan sebagainya, ya wajar,” katanya.

Namun, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, tahun ini Disdik Batam tidak akan membuka tahap tambahan atau perpanjangan pendaftaran. “Kita ingin semua proses langsung masuk ke Dapodik dan setelah itu kita tutup. Sekali jalan,” tambah Tri.

Ia juga memastikan tim Disdik tetap solid dan siap menyelesaikan seluruh tahapan SPMB secara transparan dan akuntabel. (*) 

Reporter: Arjuna

Artikel Proses SPMB Batam 2025 Berjalan Lancar, Disdik Fokus Kolaborasi dan Ketepatan Data pertama kali tampil pada Metropolis.

Pantai Barelang Diserbu Wisatawan Saat Libur Idul Adha

0
Wisata pantai Barelang ramai pengunjung. F. Eusebius Sara

batampos – Akhir pekan panjang bertepatan dengan libur Idul Adha dimanfaatkan masyarakat Batam dan sekitarnya untuk mengunjungi berbagai destinasi wisata, terutama pantai-pantai indah yang tersebar di sepanjang jalan Trans Barelang. Sejak Jumat (6/6), keramaian sudah tampak di berbagai titik pantai, dan memuncak hingga Minggu (8/6) sore.

Ribuan pengunjung memadati lokasi wisata pantai dengan berbagai latar belakang—mulai dari rombongan keluarga besar, kelompok teman, hingga pasangan muda-mudi. Kehadiran mereka menciptakan suasana yang semarak dan penuh kebersamaan di area wisata.

Pantai Mirota menjadi salah satu destinasi favorit yang paling ramai dikunjungi. “Mumpung liburan panjang, jadi kami datang bersama keluarga besar. Kebetulan ada saudara dari kampung juga datang ke Batam,” ujar Yono, salah satu pengunjung yang datang bersama keluarganya.

Melihat tingginya antusiasme masyarakat, pihak keamanan mengaktifkan kembali pos pengamanan di sekitar Jembatan I Barelang. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas serta menjaga keselamatan para pengunjung yang melintas menuju lokasi-lokasi wisata pantai.

Kapolsek Sagulung, Iptu Rohandi Tambunan, mengatakan bahwa pengawasan memang ditingkatkan selama libur Idul Adha hingga akhir pekan. “Secara umum situasi aman dan terkendali, meskipun sempat terjadi insiden bunuh diri seorang pekerja PT Epson di Jembatan I pada Jumat (6/6),” jelasnya.

Pihak pengelola pantai juga turut berperan aktif dalam menjaga kenyamanan pengunjung. Mereka telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung seperti tempat parkir, area istirahat, dan petugas keamanan pantai yang siaga sepanjang hari.

Setiap lokasi wisata pantai kini dilengkapi dengan petugas penjaga pantai (life guard) yang bertugas memantau pengunjung yang berenang, terutama anak-anak yang bermain di tepi air. Kehadiran mereka sangat membantu menjaga keselamatan para wisatawan.

Meski demikian, pihak pengelola tetap mengimbau orang tua untuk tidak lengah. “Kami minta para orang tua tetap mengawasi anak-anak mereka dengan serius. Kami bantu pantau secara menyeluruh, tapi tanggung jawab utama tetap di tangan orang tua,” ujar Aldi, petugas di Pantai Mirota.

Liburan panjang kali ini menjadi momen yang dimanfaatkan warga untuk bersantai dan menjalin kehangatan keluarga. Meski ramai, situasi tetap kondusif dan penuh keceriaan, menjadi bukti bahwa pariwisata pantai di Batam semakin diminati dan terus berkembang. (*) 

Reporter: Eusebius Sara 

Artikel Pantai Barelang Diserbu Wisatawan Saat Libur Idul Adha pertama kali tampil pada Metropolis.

Sambut Libur Sekolah, PELNI Diskon Harga Tiket 50 Persen Hingga Akhir Juli

0
Kapal Pelni saat bersandar di Pelabuhan Bintang 99 Batuampar. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) resmi memberikan potongan harga tiket kapal penumpang sebesar 50 persen untuk periode keberangkatan mulai 5 Juni hingga 31 Juli 2025. Kebijakan ini diambil sebagai bagian dari stimulus ekonomi untuk mendukung mobilitas masyarakat selama libur Idul Adha, libur sekolah, serta awal tahun ajaran baru.

Kepala Cabang PELNI Batam, Edwin Kurniansyah, mengatakan bahwa kebijakan ini tidak hanya meringankan beban biaya transportasi masyarakat, tetapi juga diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi di wilayah-wilayah yang disinggahi kapal PELNI, khususnya Kota Batam.
“Diskon ini merupakan bagian dari stimulus ekonomi yang sangat strategis. Selain memberi kemudahan bagi masyarakat, ini juga mendorong pergerakan sektor pariwisata dan UMKM,” ujarnya, Minggu (8/6).
Hal senada disampaikan Direktur Usaha Angkutan Penumpang PELNI, Nuraini Dessy. Ia meyakini bahwa potongan tarif ini akan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal serta memperkuat konektivitas antardaerah di Indonesia.
“Stimulus potongan diskon 50 persen dari tarif dasar akan berlaku efektif mulai 5 Juni untuk pembelian tiket 25 kapal penumpang ke seluruh rute,” ujar Dessy.
Meski demikian, Dessy menegaskan bahwa aspek keselamatan pelayaran tetap menjadi prioritas. PELNI akan terus berkoordinasi dengan otoritas pelabuhan untuk memastikan kapasitas maksimal kapal tidak terlampaui.
Diskon ini berlaku untuk pembelian tiket kelas ekonomi dan kelas lainnya di semua trayek kapal penumpang milik PELNI. Tiket dapat dibeli melalui berbagai saluran resmi, seperti aplikasi PELNI Mobile, website PELNI, contact center 162, loket cabang, hingga berbagai platform digital dan jaringan retail seperti BCA Mobile, Livin Mandiri, BRImo, Indomaret, Alfamart, dan lainnya.
Adapun ketentuan diskon 50 persen ini meliputi, potongan tarif hanya berlaku untuk tiket kelas ekonomi dan kelas lainnya pada semua rute kapal penumpang. Diskon dihitung dari tarif dasar, tidak termasuk biaya asuransi dan pass masuk pelabuhan. Berlaku di seluruh channel pembelian resmi PELNI.
“Penumpang wajib melakukan perjalanan sesuai dengan identitas pada tiket dan jika kuota tiket diskon habis sebelum 31 Juli, maka tiket berikutnya akan dijual dengan tarif normal, ” terangnya. (*)
Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Sambut Libur Sekolah, PELNI Diskon Harga Tiket 50 Persen Hingga Akhir Juli pertama kali tampil pada Metropolis.