Senin, 11 Mei 2026
Beranda blog Halaman 1689

Usai Viral, Menteri ESDM Bahlil Hentikan Sementara Operasi Tambang Nikel di Raja Ampat

0
Penambangan di wilayah Raja Ampat, Papua. (Istimewa).

batampos – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengumumkan telah menghentikan sementara operasi tambang nikel milik PT GAG di Raja Ampat, Papua Barat Daya. Tambang ini sebelumnya sempat viral karena dianggap merusak lingkungan di kawasan wisata tersebut.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan Tim inspeksi Kementerian ESDM telah diturunkan untuk memastikan kepatuhan terhadap prosedur lingkungan.

“Untuk sementara, kami hentikan operasinya sampai dengan verifikasi lapangan. Kami akan cek,” kata Bahlil kepada awak media di kantornya, Kamis (5/6).

Bahlil menyebut, PT GAG Nikel telah memulai tahap produksi sejak tahun 2017 dan merupakan satu-satunya perusahaan yang berproduksi di wilayah Raja Ampat saat ini.

Lokasi tambang nikel tersebut berada kurang lebih 30-40 km dari destinasi pariwisata Raja Ampat. Untuk diketahui, langkah ini diambil pemerintah usai massifnya penolakan kegiatan pertambangan nikel di Raja Ampat oleh aktivis lingkungan dan aliansi masyarakat sipil karena mengancam ekosistem lingkungan.

“Langkah ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menyeimbangkan perlindungan lingkungan, penghormatan terhadap kearifan lokal, dan keberlanjutan agenda hilirisasi mineral,” jelasnya.

Sementara itu, Bahlil mengklaim bahwa PT GAG Nikel yang merupakan salah satu badan usaha milik negara (BUMN), yakni anak perusahaan PT Antam Tbk, telah memiliki Analisisi Mengenai Dampak Lingkungan atau Amdal sebelum beroperasi.

“Sebelum beroperasi kan ada Amdal (analisis mengenai dampak lingkungan). Amdal ini sudah ada,” pungkas Ketua Umum Partai Golkar ini.

Sebelumnya, gelombang penolakan tambang nikel di Raja Ampat, Papua terus membesar. Di media sosial hastag #SaveRajaAmpat dan #SavePapua terus disuarakan.

Dalam sejumlah foto dan video yang beredar, hutan di gugusan pulau Raja Ampat sudah mulai gundul akibat adanya tambang Nikel di sana. Sejumlah truk pengangkut pun terlihat beroperasi mengangkut bahan tambang.

Gelombang penolakan semakin membesar setelah sekelompok aktivis dari Greenpeace Indonesia bersama empat anak muda Papua dari Raja Ampat membentangkan banner besar bertuliskan “What’s the True Cost of Your Nickel?” di ruang konferensi Indonesia Critical Minerals Conference 2025.

Aksi itu dilakukan saat Wakil Menteri Luar Negeri, Arief Havas Oegroseno, sedang menyampaikan pidato. Selain itu, spanduk dengan pesan pedas seperti “Nickel Mines Destroy Lives” dan “Save Raja Ampat from Nickel Mining” juga dibentangkan. (*)

Sumber: JP Group

Artikel Usai Viral, Menteri ESDM Bahlil Hentikan Sementara Operasi Tambang Nikel di Raja Ampat pertama kali tampil pada News.

Tragis! Seorang Remaja Terjatuh Hingga Tewas Setelah Melepaskan Sabuk Pengaman Saat Bermain Paralayang

0
Video yang dipublikasikan oleh media lokal menunjukkan Radonjic yang panik melepaskan diri dari paralayan. (NX)

batampos – Seorang perempuan berusia 19 tahun, terjatuh hingga tewas setelah ia panik melepaskan sabuk pengamannya.

Tragedi mengerikan tersebut terekam oleh kamera, saat perempuan tersebut bermain paralayang di Montenegro, Balkan.

Perempuan yang bernama Tijana Radonjic saat itu sedang berlibur di Serbia, meninggal setelah jatuh lebih dari 160 kaki ke laut Adriatik di Budva (28/5).

Rekaman mengerikan yang dipublikasikan oleh media lokal menunjukkan, remaja tersebut dalam keadaan tertekan itu merobek jaket penyelamatnya.

Setelahnya Radonjic berusaha melepaskan sabuk pengamannya, beberapa detik sebelum kejadian mengerikan di udara itu terjadi.

Setelah ia berhasil melepaskan diri dari sabuk pengaman, klip tersebut memperlihatkan Radonjic yang berbikini berusaha melepaskan diri, sebelum ia terjatuh terbalik dan menghilang dari pandangan kamera.

Tidak jelas mengapa Radonjic mulai gelisah dan melepaskan sabuk pengamannya, atau berapa lama tragedi itu terjadi dalam penerbangannya.

Beberapa laporan lokal menunjukkan, Radonjic kemungkinan menderita serangan panik.

Dikutip dari New York Post, para saksi mata mengaku mendengar remaja yang panik itu berteriak, “Turunkan aku” beberapa saat sebelum dia terjatuh.

Tidak lama setelah kejadian mengenaskan tersebut, tubuh tidak bernyawanya dievakuasi dari air.

Kuirr melaporkan, Radonjic mengudara setelah seorang perwakilan perusahaan paralayang mendekatinya di pantai, dan menawarkan penerbangan gratis.

“Kami semua terkejut setelah kecelakaan yang terjadi… Saya tidak tahu persis apa yang terjadi,” kata Mirko Krdzic, pemilik perusahaan tersebut.

“Dia tidak menunjukkan rasa takut untuk terbang. Dia menjalani pelatihan yang kemudian diikuti oleh tragedi itu.”

“Pemeriksaan teknis semua peralatan sedang berlangsung, dan hasil otopsi masih ditunggu,” lanjutannya dan pihak berwenang masih menyelidiki kejadian tersebut. (*)

Sumber: JP Group

Artikel Tragis! Seorang Remaja Terjatuh Hingga Tewas Setelah Melepaskan Sabuk Pengaman Saat Bermain Paralayang pertama kali tampil pada News.

Komitmen BP Batam Tuntaskan Hal yang Menjadi Tantangan bagi Pelaku Usaha di Batam

0

batampos – Komitmen untuk menyelesaikan berbagai tantangan yang dihadapi pelaku usaha di Batam terus diupayakan oleh BP Batam.

Melalui agenda “Belanja Masalah” oleh Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan Badan Pengusahaan (BP) Batam, Fary Francis ke Kawasan Industri yang ada di Batam, ia bersama tim terus menyerap aspirasi pelaku usaha disana.

Pada hari Rabu (4/6/2025) Fary Francis mengunjungi Kawasan Industri Taiwan International Park dan Wasco Engineering sekaligus bertemu dengan Batam Shipyard and Offshore Association (BSOA) untuk berkenalan serta berdiskusi terkait tantangan berinvestasi di Batam.

“Saya sengaja kembali hadir di beberapa Kawasan Industri bersama tim untuk melihat perkembangan investasi serta mendengar langsung tantangan yang mungkin dihadapi para pelaku usaha di Batam,” ujar Fary.

“Setelah kita sambangi beberapa Kawasan Industri di Batam ini, kita sudah mulai mengidentifikasi bahwa kendala yang mereka hadapi rata-rata terkait perizinan serta kenaikan tarif gas dan listrik,” sambung Fary.

Untuk menjaga iklim investasi tetap kondusif, Fary Francis di bawah kepemimpinan Kepala – Wakil Kepala BP Batam, Amsakar Achmad – Li Claudia Chandra berkomitmen untuk menuntaskan berbagai kendala yang dirasakan para investor di Batam.

“Jika kendala perizinan yang dimaksud ada di BP Batam, akan segera kami selesaikan bersama tim, namun jika persoalan tersebut berada di luar BP Batam, saya akan suarakan hal-hal tersebut kepada stakeholder terkait,” tegas Fary.

“Tentu kami di BP Batam siap mendukung, memfasilitasi, sekaligus menjadi sahabat bagi para pelaku usaha di Batam agar semuanya nyaman berinvestasi di kawasan ini dan bisa terus bersinergi membawa kemajuan bagi peningkatan investasi di Batam,” pungkas pria yang juga mengabdi sebagai dosen di Universitas Pertahanan ini.

Selanjutnya, Fary Francis juga berkesempatan melihat langsung berbagai kegiatan operasional dan produksi di lapangan.

Dalam pertemuan di Kawasan Industri Taiwan International Park, Direktur Pengelola Kawasan Industri Taiwan International Park, Fiorence Angel berharap program “Belanja Masalah” investasi ini dapat memberikan dampak positif bagi semua pihak.

“Semoga program Pak Deputi melalui forum ini dapat menjadi wadah komunikasi yang baik bagi perusahaan disini dengan BP Batam untuk saling berkolaborasi memajukan Batam,” kata Fiorence.

Sementara itu, dalam pertemuan di Wasco Engineering, Executive Chairman of BSOA, Novi Hasni berharap BP Batam dapat membantu pihaknya untuk memberikan solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi oleh para perusahaan galangan di bawah organisasinya.

“Lewat pertemuan ini harapannya BP Batam dapat memfasilitasi kami dalam menyelesaikan beberapa tantangan dan kendala yang kami hadapi dalam proses bisnis kami di lapangan” pungkas Novi.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Pusat Pengembangan KPBPBB dan KEK, Irfan Syakir Widyasa; Direktur Evaluasi dan Pengendalian, Asep Lili Holilulloh; Staf Khusus Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan, Billy Mambrasar dan Auliya Ahmad Syauqi; serta beberapa Pejabat Tingkat III dan IV di lingkungan BP Batam. (MI)

Artikel Komitmen BP Batam Tuntaskan Hal yang Menjadi Tantangan bagi Pelaku Usaha di Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Komitmen BP Batam Tuntaskan Hal yang Menjadi Tantangan bagi Pelaku Usaha di Batam

0

batampos – Komitmen untuk menyelesaikan berbagai tantangan yang dihadapi pelaku usaha di Batam terus diupayakan oleh BP Batam.

Melalui agenda “Belanja Masalah” oleh Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan Badan Pengusahaan (BP) Batam, Fary Francis ke Kawasan Industri yang ada di Batam, ia bersama tim terus menyerap aspirasi pelaku usaha disana.

Pada hari Rabu (4/6/2025) Fary Francis mengunjungi Kawasan Industri Taiwan International Park dan Wasco Engineering sekaligus bertemu dengan Batam Shipyard and Offshore Association (BSOA) untuk berkenalan serta berdiskusi terkait tantangan berinvestasi di Batam.

“Saya sengaja kembali hadir di beberapa Kawasan Industri bersama tim untuk melihat perkembangan investasi serta mendengar langsung tantangan yang mungkin dihadapi para pelaku usaha di Batam,” ujar Fary.

“Setelah kita sambangi beberapa Kawasan Industri di Batam ini, kita sudah mulai mengidentifikasi bahwa kendala yang mereka hadapi rata-rata terkait perizinan serta kenaikan tarif gas dan listrik,” sambung Fary.

Untuk menjaga iklim investasi tetap kondusif, Fary Francis di bawah kepemimpinan Kepala – Wakil Kepala BP Batam, Amsakar Achmad – Li Claudia Chandra berkomitmen untuk menuntaskan berbagai kendala yang dirasakan para investor di Batam.

“Jika kendala perizinan yang dimaksud ada di BP Batam, akan segera kami selesaikan bersama tim, namun jika persoalan tersebut berada di luar BP Batam, saya akan suarakan hal-hal tersebut kepada stakeholder terkait,” tegas Fary.

“Tentu kami di BP Batam siap mendukung, memfasilitasi, sekaligus menjadi sahabat bagi para pelaku usaha di Batam agar semuanya nyaman berinvestasi di kawasan ini dan bisa terus bersinergi membawa kemajuan bagi peningkatan investasi di Batam,” pungkas pria yang juga mengabdi sebagai dosen di Universitas Pertahanan ini.

Selanjutnya, Fary Francis juga berkesempatan melihat langsung berbagai kegiatan operasional dan produksi di lapangan.

Dalam pertemuan di Kawasan Industri Taiwan International Park, Direktur Pengelola Kawasan Industri Taiwan International Park, Fiorence Angel berharap program “Belanja Masalah” investasi ini dapat memberikan dampak positif bagi semua pihak.

“Semoga program Pak Deputi melalui forum ini dapat menjadi wadah komunikasi yang baik bagi perusahaan disini dengan BP Batam untuk saling berkolaborasi memajukan Batam,” kata Fiorence.

Sementara itu, dalam pertemuan di Wasco Engineering, Executive Chairman of BSOA, Novi Hasni berharap BP Batam dapat membantu pihaknya untuk memberikan solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi oleh para perusahaan galangan di bawah organisasinya.

“Lewat pertemuan ini harapannya BP Batam dapat memfasilitasi kami dalam menyelesaikan beberapa tantangan dan kendala yang kami hadapi dalam proses bisnis kami di lapangan” pungkas Novi.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Pusat Pengembangan KPBPBB dan KEK, Irfan Syakir Widyasa; Direktur Evaluasi dan Pengendalian, Asep Lili Holilulloh; Staf Khusus Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan, Billy Mambrasar dan Auliya Ahmad Syauqi; serta beberapa Pejabat Tingkat III dan IV di lingkungan BP Batam. (MI)

Artikel Komitmen BP Batam Tuntaskan Hal yang Menjadi Tantangan bagi Pelaku Usaha di Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Langkah Konkret Sajikan Data Akurat, BP Batam-Pemko Batam Teken MoU dengan BPS RI

0
Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad (kanan) bersema Ketua BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti

batampos – Badan Pengusahaan Batam melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Badan Pusat Statistik BPS RI bersamaan dengan Penandatanganan Nota Kesepakatan Pemerintah Kota Batam dengan Badan Pusat Statistik BPS RI.

Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam Amsakar Achmad melaksanakan penandatanganan bersama dengan Ketua BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti, disaksikan oleh Wakil Kepala BP Batam sekaligus Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, Kamis (5/6/2025) di Ruang Balairungsari.

Amsakar Achmad mengatakan MoU ini merupakan komitmen dan sinergi bersama untuk membangun desain Batam dan Republik Indonesia dengan data yang akurat, valid dan berkualitas sebagai dasar pengambilan kebijakan.

“Seluruh kebijakan yang diambil, tidak akan tercapai kalau tidak didukung dengan data yang valid kuat dan sahih. Kami harapkan MoU ini betul-betul bisa memberikan hasil yang baik, dampak yang positif dan menggeliatkan roda investasi dan pertumbuhan ekonomi di Batam ini.” Kata Amsakar.

Lebih detil Amsakar berharap, kolaborasi ini akan meningkatkan hasil kualitas data yang sahih serta penguatan data investasi dan industri di Batam.

Hal ini mengingat Batam memiliki 31 kawasan industri dengan 631 industri besar dan menengah serta 135 industri galangan kapal, yang diyakini akan memberikan dampak signifikan terhadap data ekonomi Kota Batam.

“Batam menjadi kontributor terbesar penyumbang 66% PDRB Provinsi Kepulauan Riau, dengan didominasi oleh sektor industri dan investasi sebagai penggerak utama. Untuk itu penting rasanya, melibatkan industri di Batam ke dalam sensus, karena konstribusi industri merupakan penopang utama Batam. Dan kami BP Batam siap memberikan data yang diperlukan.” Terang Amsakar.

Sementara itu, Ketua BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti mengapresiasi respon positif BP Batam dalam sinergi bersama BPS.

Amalia menuturkan bahwa MoU ini, penanda sinergi dan kolaborasi yang sangat kuat antara BPS RI dengan BP Batam dan Pemerintah Kota Batam untuk menyajikan data yang berkualitas untuk Batam.

“Saya berterima kasih dapat bersinergi dengan BP Batam dan Pemko Batam. MoU ini merupakan upaya konkrit dalam rangka menyajikan data yang valid. Sehingga kita bisa menghasilkan data yang akurat untuk digunakan oleh Kota Batam mengambil kebijakan yang tepat.” Kata Amalia.

Amalia optimis dengan semangat dan sinergi yang baik antara BP Batam dan Pemko Batam, mampu menjadikan Batam sebagai Pilot Project percontohan bagi daerah lainnya.

“Sinergi yang kuat, Statistik yang berkualitas dan akurat. Langkah baik dan contoh baik bagi daerah lain. Kota Batam dapat menjadi Pilot Project untuk daerah lain.” Tutup Amalia.

Turut hadir Pejabat Anggota/Deputi Bidang BP Batam, Pejabat Pemerintah Kota Batam, Pejabat Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Pejabat Badan Pusat Statistik dan Provinsi Kepri, dan Pejabat Tingkat II BP Batam. (*)

Artikel Langkah Konkret Sajikan Data Akurat, BP Batam-Pemko Batam Teken MoU dengan BPS RI pertama kali tampil pada Metropolis.

Langkah Konkret Sajikan Data Akurat, BP Batam-Pemko Batam Teken MoU dengan BPS RI

0
Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad (kanan) bersema Ketua BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti

batampos – Badan Pengusahaan Batam melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Badan Pusat Statistik BPS RI bersamaan dengan Penandatanganan Nota Kesepakatan Pemerintah Kota Batam dengan Badan Pusat Statistik BPS RI.

Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam Amsakar Achmad melaksanakan penandatanganan bersama dengan Ketua BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti, disaksikan oleh Wakil Kepala BP Batam sekaligus Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, Kamis (5/6/2025) di Ruang Balairungsari.

Amsakar Achmad mengatakan MoU ini merupakan komitmen dan sinergi bersama untuk membangun desain Batam dan Republik Indonesia dengan data yang akurat, valid dan berkualitas sebagai dasar pengambilan kebijakan.

“Seluruh kebijakan yang diambil, tidak akan tercapai kalau tidak didukung dengan data yang valid kuat dan sahih. Kami harapkan MoU ini betul-betul bisa memberikan hasil yang baik, dampak yang positif dan menggeliatkan roda investasi dan pertumbuhan ekonomi di Batam ini.” Kata Amsakar.

Lebih detil Amsakar berharap, kolaborasi ini akan meningkatkan hasil kualitas data yang sahih serta penguatan data investasi dan industri di Batam.

Hal ini mengingat Batam memiliki 31 kawasan industri dengan 631 industri besar dan menengah serta 135 industri galangan kapal, yang diyakini akan memberikan dampak signifikan terhadap data ekonomi Kota Batam.

“Batam menjadi kontributor terbesar penyumbang 66% PDRB Provinsi Kepulauan Riau, dengan didominasi oleh sektor industri dan investasi sebagai penggerak utama. Untuk itu penting rasanya, melibatkan industri di Batam ke dalam sensus, karena konstribusi industri merupakan penopang utama Batam. Dan kami BP Batam siap memberikan data yang diperlukan.” Terang Amsakar.

Sementara itu, Ketua BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti mengapresiasi respon positif BP Batam dalam sinergi bersama BPS.

Amalia menuturkan bahwa MoU ini, penanda sinergi dan kolaborasi yang sangat kuat antara BPS RI dengan BP Batam dan Pemerintah Kota Batam untuk menyajikan data yang berkualitas untuk Batam.

“Saya berterima kasih dapat bersinergi dengan BP Batam dan Pemko Batam. MoU ini merupakan upaya konkrit dalam rangka menyajikan data yang valid. Sehingga kita bisa menghasilkan data yang akurat untuk digunakan oleh Kota Batam mengambil kebijakan yang tepat.” Kata Amalia.

Amalia optimis dengan semangat dan sinergi yang baik antara BP Batam dan Pemko Batam, mampu menjadikan Batam sebagai Pilot Project percontohan bagi daerah lainnya.

“Sinergi yang kuat, Statistik yang berkualitas dan akurat. Langkah baik dan contoh baik bagi daerah lain. Kota Batam dapat menjadi Pilot Project untuk daerah lain.” Tutup Amalia.

Turut hadir Pejabat Anggota/Deputi Bidang BP Batam, Pejabat Pemerintah Kota Batam, Pejabat Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Pejabat Badan Pusat Statistik dan Provinsi Kepri, dan Pejabat Tingkat II BP Batam. (*)

Artikel Langkah Konkret Sajikan Data Akurat, BP Batam-Pemko Batam Teken MoU dengan BPS RI pertama kali tampil pada Metropolis.

ASUS Luncurkan Expert Series

0

batampos – ASUS Indonesia memperkenalkan lini produk terbaru di segmen komersial yaitu ASUS Expert P Series: ExpertBook P3405CVA, Desktop ExpertCenter P500MV, dan All-in-One ExpertCenter P440VA. Rangkaian produk ini dirancang khusus untuk mendukung transformasi digital di dunia bisnis modern dengan durabilitas tinggi, performa stabil, efisien, dan fitur AI terintegrasi dengan sistem keamanan kelas enterprise. ASUS memperkuat posisinya sebagai mitra teknologi andal bagi profesional, pebisnis, hingga institusi pelayanan publik di Indonesia. Hadir dengan garansi 3 tahun dan layanan purna jual yang profesional, serta dilengkapi fitur AI ExpertMeet on-device yang mempermudah kolaborasi dengan lebih cerdas dan efisien.

“Di ASUS, kami tidak sekadar menghadirkan perangkat, tapi solusi komputasi yang menyatu dengan gaya kerja profesional masa kini—terutama dalam era kerja hybrid yang menuntut mobilitas tinggi dan kondisi kerja yang terus berubah. Expert P Series bukan sekadar perangkat kerja, tetapi partner produktivitas yang tangguh dan ringan, dengan dukungan fitur AI on-device yang efisien dan keamanan enterprise. Dengan dukungan fitur AI on-device yang efisien dan keamanan enterprise, ASUS ingin memastikan pengguna dapat bekerja dengan nyaman dan worry-free—baik ketika berada di kantor, meja layanan publik, maupun di berbagai lokasi yang terus berpindah,” ujar Yulianto Hasan, Director Commercial Products ASUS Indonesia.

Tren kerja hybrid semakin menjadi norma di berbagai sektor. Menurut laporan Gallup, 60% karyawan dengan pekerjaan yang memungkinkan kerja jarak jauh memilih model kerja hybrid , yang menggabungkan kerja dari kantor dan lokasi lain seperti rumah atau tempat umum. Kondisi ini menuntut perangkat kerja yang tidak hanya portabel, tetapi juga tahan terhadap berbagai kondisi lingkungan kerja yang beragam.

Di sisi lain, adopsi teknologi AI di tempat kerja menunjukkan peningkatan signifikan. Survei McKinsey pada 2024 menunjukkan bahwa 78% organisasi telah menggunakan AI dalam setidaknya satu fungsi bisnis , dengan penggunaan paling umum dalam IT, pemasaran, dan operasi layanan. Teknologi AI membantu meningkatkan efisiensi, memungkinkan kolaborasi yang lebih cerdas, dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat.

ASUS menjawab tantangan ini melalui Expert P Series—ekosistem perangkat bisnis yang dirancang dengan prinsip daya tahan tinggi, performa responsif, dan fitur cerdas yang langsung relevan dengan kebutuhan kerja harian. Mulai dari ExpertBook P3405CVA sebagai laptop bisnis yang ringan dan fleksibel, ExpertCenter P500MV sebagai desktop kompak yang mudah di-upgrade, hingga All-in-One PC ExpertCenter AiO P440VA yang tampil stylish di meja kerja, ASUS menghadirkan solusi menyeluruh untuk mendukung produktivitas modern yang cepat, aman, dan konsisten. Masing-masing dirancang dengan daya tahan, efisiensi performa, serta fitur keamanan dan produktivitas berbasis AI, menjadikannya relevan untuk sektor bisnis hingga pemerintahan.

Tangguh untuk Realita Kerja Modern: Durabilitas Berstandar Militer

Dalam lingkungan kerja profesional yang dinamis—dari ruang meeting, area layanan publik, hingga perjalanan dinas—perangkat kerja seringkali menghadapi situasi yang jauh dari ideal. ASUS memahami hal ini dan membekali seluruh lini Expert P Series—termasuk ExpertBook P3405CVA, Desktop ExpertCenter P500MV, dan AiO ExpertCenter P440VA—dengan daya tahan berstandar militer MIL-STD-810H. Uji ketahanan mencakup benturan, getaran, suhu ekstrem, hingga tekanan port dan engsel yang sering digunakan. Tidak hanya itu, fitur seperti keyboard tahan tumpahan cairan, chassis metal yang ringan namun kuat, dan struktur internal yang diperkuat, dirancang untuk mendukung mobilitas maupun pemakaian intensif harian di meja kerja.

“Bagi saya, durabilitas bukan sekadar fitur, tapi kebutuhan nyata agar pekerjaan tetap berjalan tanpa hambatan. Sebagai profesional yang sering bepergian dan menggunakan transportasi publik setiap hari, saya butuh perangkat kerja yang tidak hanya ringan tapi juga tahan terhadap benturan, getaran, dan kondisi tak terduga. ASUS ExpertBook ini membuat saya merasa tenang, bahkan saat bekerja di luar ruang atau dalam perjalanan,” ujar Adrian Maulana, CFP, Investment Strategist & Public Educator

Durabilitas seperti ini bukan hanya melindungi perangkat, tetapi juga menjaga produktivitas tim dan menekan potensi kerugian akibat downtime, servis mendadak, atau penggantian unit yang terlalu cepat. Baik digunakan secara bergantian oleh tim frontliner, sebagai workstation kantor yang aktif setiap hari, maupun perangkat mobile yang dibawa ke lapangan, ASUS Expert P Series memberikan kepercayaan penuh untuk terus bekerja, di mana pun dan kapan pun.

Kinerja Tinggi untuk Menjawab Kebutuhan Operasional Sehari-hari
Kecepatan dan stabilitas kinerja bukan lagi keunggulan tambahan—melainkan kebutuhan utama dalam dunia kerja modern yang multitasking dan serba digital. ASUS Expert P Series menghadirkan perangkat dengan performa tinggi berkat dukungan prosesor Intel® Core™ generasi ke-13, RAM DDR5 hingga 64GB, dan penyimpanan dual SSD PCIe Gen 4 yang memastikan proses kerja tetap lancar, bahkan saat menjalankan banyak aplikasi atau mengolah file besar sekaligus.

Baik digunakan sebagai laptop utama untuk presentasi dan analisis data (ExpertBook P3405CVA), desktop kerja untuk tim internal dengan kebutuhan berat (ExpertCenter P500MV), atau perangkat frontliner di ruang layanan publik (AiO P440VA), seluruh lini Expert Series dirancang untuk menjaga kelancaran ritme kerja—tanpa lag, tanpa gangguan teknis. Sistem pendingin pintar memastikan performa tetap stabil bahkan saat perangkat digunakan dalam durasi panjang atau kondisi ruangan yang kurang ideal.

Efisiensi juga menjadi perhatian utama: fitur tool-less design untuk upgrade mandiri di desktop, baterai tahan lama di ExpertBook, serta setup All-in-One yang hemat tempat namun tetap bertenaga—semua menunjang produktivitas tanpa membebani tim IT atau operasional. Dengan kombinasi performa dan efisiensi ini, ASUS memastikan setiap perangkat dalam Expert Series siap digunakan langsung sejak hari pertama, dan tetap dapat diandalkan dalam siklus kerja yang panjang.

 

Kolaborasi Cerdas dengan Fitur AI Terintegrasi
Di era kerja hybrid, kolaborasi daring bukan lagi pelengkap, melainkan bagian inti dari produktivitas. ASUS Expert P Series hadir dengan AI ExpertMeet, platform kolaborasi berbasis kecerdasan buatan yang terintegrasi langsung dalam perangkat, tanpa perlu menginstal aplikasi pihak ketiga. Pengguna dapat menikmati fitur seperti transkripsi otomatis, ringkasan rapat berbasis AI, dan terjemahan real-time—meningkatkan efisiensi meeting dan dokumentasi dalam satu klik.

Didukung juga dengan AI Camera yang mampu melakukan auto-framing, eye contact correction, hingga latar blur pintar, perangkat ini membantu pengguna tampil profesional di setiap sesi video call, bahkan dalam kondisi kerja yang serba dinamis. Baik itu di ruang rapat, area publik, atau saat bekerja dari rumah, fitur ini memberikan kesan terorganisir dan siap menghadapi audiens digital.

Dengan AI yang berjalan langsung dari perangkat (on-device), pengguna mendapatkan manfaat efisiensi dan keamanan sekaligus—tanpa ketergantungan pada koneksi cloud atau risiko kebocoran data sensitif. Inilah bentuk dukungan ASUS terhadap ekosistem kerja yang makin cepat, serba digital, dan tetap mengedepankan keamanan saat bekerja.

Dukungan 5 Tahun dan Ekosistem Komersial ASUS untuk Ketahanan Operasional
Sebagai bagian dari lini perangkat komersial ASUS, Expert P Series—terdiri dari ExpertBook, ExpertCenter Desktop, dan AiO—didukung oleh ekosistem layanan enterprise yang dirancang untuk jangka panjang. Mulai dari garansi hingga 3 tahun, pembaruan BIOS/driver berkala, hingga ketersediaan suku cadang, ASUS memastikan setiap perangkat siap mendukung produktivitas bisnis hari ini dan tetap andal di tahun-tahun mendatang.

“Kami percaya bahwa perangkat kerja bukan sekadar alat, tapi mitra produktivitas jangka panjang. Expert Series dirancang agar bisnis—dari kelas menengah hingga institusi besar—memiliki fondasi teknologi yang kuat dan relevan untuk menghadapi tantangan kerja modern. Dengan dukungan layanan purna jual seperti garansi hingga tiga tahun dan pembaruan sistem yang berkelanjutan, kami ingin memastikan pengguna bekerja dengan nyaman dan worry-free di setiap fase penggunaan perangkat,” ujar Yulianto Hasan, Director Commercial ASUS Indonesia.

ASUS terus berinovasi menghadirkan solusi perangkat komersial yang tidak hanya kuat secara teknis, tetapi juga dirancang untuk kebutuhan nyata bisnis masa kini. Ketiga lini—ExpertBook P3405CVA, ExpertCenter P500MV, dan AiO P440VA—merupakan representasi ekosistem komputasi yang tangguh, efisien, dan siap pakai bagi profesional dan institusi yang membutuhkan lebih dari sekadar perangkat—yakni investasi jangka panjang untuk pertumbuhan bisnis.

Untuk memudahkan bisnis, konsumen sudah bisa mendapatkan perangkat ASUS Expert P Series yang tangguh dan siap pakai untuk seluruh lini produk—ExpertBook P3405CVA (mulai dari Rp12.199.000), ExpertCenter AiO P440VA (mulai dari Rp8.451.000), dan ExpertCenter P500MV (mulai dari Rp9.486.000)—sudah tersedia www.asus.com/id, toko resmi ASUS Expert Indonesia di e-commerce dan 107 mitra distribusi terpercaya di seluruh Indonesia. Dapatkan perangkat terbaik yang mendukung produktivitas dan ketenangan bisnis hari ini juga! (*)

Artikel ASUS Luncurkan Expert Series pertama kali tampil pada Lifestyle.

Ada Mobil yang Jadi Barang Bukti di Kasus Pemerasan dengan Tersangka Nikita Mirzani

0
Nikita Mirzani menjalani pelimpahan tahap II dalam kasus dugaan pemerasan. (Sabik Aji Taufan/JawaPos.com).

batampos – Barang bukti yang diserahkan penyidik Polda Metro Jaya kepada Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan dalam pelimpahan tahap dua atas kasus dugaan pemerasan tersangka Nikita Mirzani dan Ismail Syahputra berupa sejumlah uang dan mobil.

Fahmi Bachmid selaku kuasa hukum Nikita Mirzani mengaku tidak tahu terkait barang bukti berupa mobil yang menjadi barang bukti. Namun yang pasti, Fahmi menegaskan bahwa mobil tersebut bukan milik Nikita.

“Saya nggak tahu itu kendaraan siapa. Yang jelas mobil Niki Alphard. Saya nggak tahu itu mobil siapa dan apa kaitannya. Saya nggak paham,” kata Fahmi Bachmid kepada wartawan, Kamis (5/6).

Fahmi menyebut, Nikita Mirzani merasa tidak bersalah dalam kasus dugaan pemerasan ini. Oleh sebab itu, ibu tiga anak tersebut cukup siap untuk menghadapi persidangan. Dia juga cukup tegar menghadapi masalah ini.

“Niki itu merasa yakin bahwa dia tidak pernah melakukan sesuatu yang menurut dia bahwa itu adalah tidak melakukan sebuah perbuatan yang melanggar hukum atau melakukan dugaan pemerasan. Niki yakin bahwa dia tidak merasa melakukan pemerasan,” tuturnya.

Menurut Fahmi Bachmid, Nikita Mirzani tidak kenal dengan Reza Gladys. “Bagaimana mungkin dia (melakukan pemerasan), nggak kenal dia. Dia justru dimintain tolong,” paparnya.

Untuk diketahui, Reza Gladys melaporkan Nikita Mirzani dan beberapa temannya ke Polda Metro Jaya pada 3 Desember 2024. Nikita dilaporkan dengan Pasal 27B Ayat 2 Undang Undang Nomor 1 Tahun 2024 Tentang ITE, Pasal 368 KUHP Terkait Pemerasan, dan Pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TTPU) sebagaimana diatur dalam Pasal 3, 4, dan 5 UU No. 8 Tahun 2010. Ancaman hukumannya 20 tahun penjara.

Berdasarkan laporan polisi yang dibuat di Polda Metro Jaya, Reza Gladys diduga memberikan uang sebesar Rp 4 miliar kepada Nikita Mirzani setelah merasa produknya dijelek-jelekkan oleh Nikita di akun media sosial TikTok. Uang itu diberikan Reza Gladys setelah adanya pertemuan pada tanggal 13 November 2024.

Dalam pertemuan tersebut, Nikita Mirzani diduga melakukan pemerasan dengan meminta uang sebesar Rp 5 miliar supaya tidak lagi menjelek-jelekkan produk Reza di media sosial. Reza Gladys kabarnya menyanggupi permintaan uang sebesar Rp 4 miliar dan melakukan transfer sebanyak dua kali, masing-masing Rp 2 miliar pada tanggal 14 dan 15 November 2024. (*)

Sumber: JP Group

Artikel Ada Mobil yang Jadi Barang Bukti di Kasus Pemerasan dengan Tersangka Nikita Mirzani pertama kali tampil pada News.

Tiga Ekor Anjing Milik Meson Diembat Pencuri

0
Pencuri terekam CCTV saat beraksi mencuri hewan peliharaan. F. Tangkapan layar

batampos– Aksi pencurian di Tanjungpinang semakin menjadi-jadi. Pencuri tidak hanya mengincar barang berharga, hewan peliharaan turut menjadi sasaran. Pencurian hewan peliharaan dialami warga Perumahan Sei Jang Tanjungpinang, Pada Minggu (1/6) lalu.

Pemilik hewan peliharaan yakni Meson mengatakan, hewan peliharaan atau anjing miliknya dicuri saat dinihari.

Saat itu, ia sempat mendengar gonggongan anjing dengan keras dan keluar rumah untuk melihat keadaan. Korban mengaku sempat mengejar pencuri tersebut hingga ke jalan di kawasan perumahan. Namun pencuri telah kabur.

BACA JUGA: Petugas Gabungan Evakuasi Buaya Peliharaan Sepanjang 2 Meter di Bintan

“Pas keluar rumah, saya lihat anjing peliharaan sudah dijerat dan diseret keluar gang oleh pencuri,” ungkapnya.

Aksi pencurian hewan peliharaan ini juga terekam kamera pengawas (CCTV) perumahan. Dalam rekaman, pencuri yaitu dua orang laki-laki, berbadan gempal dan menggunakan sepeda motor.

Korban menambahkan aksi pencurian ini telah terjadi sebanyak tiga kali. Tiga hewan peliharaan merupakan merupakan anjing jantan.

“Kami akan membuat laporan ke polisi,” tutupnya. (*)

Reporter: Yusnadi

 

Artikel Tiga Ekor Anjing Milik Meson Diembat Pencuri pertama kali tampil pada Kepri.

Kejari Batam Musnahkan BB 87 Perkara, Ada Ribuan Ball Balpres hingga Sisik Trenggiling

0
Kepala Kejari Batam, I Ketut Kasna Dedi memperlihatkan barang bukti balpres yang dimusnahkan.

batampos – Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam memusnahkan barang bukti dari 87 perkara tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap. Pemusnahan berlangsung di Kawasan Industri, Desa Air Cargo, Nongsa, Kamis (5/6). Diantara barang bukti yang dimusnahkan ada ribuan ball balpres, rokok ilegal, obat-obatan, aksesoris, suplemen, kosmetik hingga sisik satwa dilindungi.

Kepala Kejari Batam, I Ketut Kasna Dedi, mengatakan barang bukti yang dimusnahkan berasal dari 87 perkara yang sudah inkrah atau berkekuatan tetap berdasarkan putusan pengadilan. Sebagian besar perkara berasal dari pelanggaran kepabeanan dan peredaran barang tanpa izin edar.

“Hari ini kami musnahkan barang bukti dari 87 perkara. Sebagian besar berkaitan dengan penyelundupan barang ilegal yang masuk ke Batam, termasuk ballpress dan sisik trenggiling,” ujar Kasna di sela kegiatan.

Ia menyebutkan dari 87 perkara tersebut, 5 merupakan tindak pidana khusus, 58 pidana umum, dan 24 pidana ringan. Batam disebut sebagai wilayah rawan karena kerap menjadi jalur masuk barang-barang ilegal dari luar negeri.

Barang bukti yang dihancurkan diantaranya ribuan ballpress (berupa sepatu, pakaian bekas, baju baru) yang diantaranya berasal dari Kapal KM Karya Wafo,1.217.108 batang rokok dan 15.063 slop rokok tanpa cukai, 17.234 item obat-obatan, kosmetik, suplemen, dan makanan olahan tanpa izin BPOM. Produk-produk ini disita dari distributor ilegal yang memasarkan barang tanpa sertifikasi resmi.

“Banyak dari barang ini tidak hanya melanggar aturan, tapi juga berisiko bagi keselamatan masyarakat karena tidak memenuhi standar kesehatan,” tegas Kasna.

Tak hanya itu, kegiatan tersebut juga memusnahkan 10,9 kilogram sisik trenggiling (Manis javanica), salah satu satwa dilindungi yang kerap diburu untuk kebutuhan pasar gelap Asia.

“Trenggiling sekarang seperti emas baru di perdagangan ilegal. Permintaan tinggi membuat kasus penyelundupan makin sering terjadi, terutama lewat jalur laut,” jelasnya.

Selain barang bukti dari kasus besar, Kejari juga memusnahkan barang dari perkara ringan, seperti dokumen palsu, karcis parkir ilegal, ATM dan buku tabungan bodong, hingga senjata tajam. Sejumlah ponsel yang digunakan dalam kejahatan seperti perdagangan orang, pencurian, dan pelanggaran UU ITE turut dihancurkan.

Proses pemusnahan dilakukan terbuka dengan pengawasan ketat oleh aparat kejaksaan dan kepolisian. Barang-barang dibakar dan dihancurkan menggunakan alat berat di lokasi.

“Kami pastikan seluruh barang bukti dihancurkan secara menyeluruh agar tidak kembali masuk ke pasar gelap. Tentunya pemusnahan dilakukan dengan proses ramah lingkungan yang tidak menimbulkan polusi,” sebut Kasna.

Kepala BPOM Batam, Ully Manda mengatakan barang bukti yang dimusnahkan berasal dari 4 perkara yang ditangani BPOM. Dimana saat ini ia juga tengah menangani perkara lainnya.

“Imbauan untuk masyarakat agar menjadi konsumen yang pintar dalam membeli barang yang sudah terdaftar. Untuk penjual kami harap juga tidak memperjualbelikan barang-barang yang belum terdaftara,” pungkasnya. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Kejari Batam Musnahkan BB 87 Perkara, Ada Ribuan Ball Balpres hingga Sisik Trenggiling pertama kali tampil pada Metropolis.