Sabtu, 18 April 2026
Beranda blog Halaman 1699

Incar Motor Tanpa Kunci Ganda

0
Ilustrasi Curanmor.

batampos – Kejahatan berupa pencurian motor paling banyak ditangani Jajaran Polsek Polresta Barelang diawal tahun ini. Rata-rata polisi menangani 10-15 kasus pencurian.

Seperti di Polsek Bengkong dengan 6 kasus pencurian, dan 4 kasus penadahan motor curian. Dari seluruh kesus ini, polisi menangkap 13 orang pelaku.

“Curanmor ini salah satu kasus yang banyak kita tangani dan ungkap,” ujar Kanit Reskrim Polsek Bengkong, Iptu Marihot Pakpahan, Jumat (9/5).

Marrihot menjelaskan mayoritas pelaku mengincar motor yang tidak menggunakan kunci ganda. Dengan sasaran di perumahan dan kos-kosan.

“Hampir semua itu motor tidak kunci ganda,” katanya.

Modus pencuriannya, kata Marrihot, pelaku merusak kunci kontak motor dan mematahkan stang saat terparkir. Kemudian motor distut atau didotong menggunakan kaki.

“Ada juga pelaku yang coba-coba mencuri. Atau kunci motor yang tertinggal,” ungkapnya.

Dengan banyaknya pencurian motor ini, Marrihot mengimbau masyatakat untuk selalu menggunakan kunci ganda saat memarkirkan motor.

“Gunakan kunci ganda, walaupun parkir hanya sebentar,” tegasnya.

Hal senada dikatakan Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja, Iptu Noval Adimas. Ia juga mengimbau masyatakat untuk memarkirkan motor di tempat yang mudah diawasi.

“Ada beberapa kasus yang diungkap awal tahun ini. Modusnya mematahkan stang dan membobol kunci kontak,” tutupnya. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Artikel Incar Motor Tanpa Kunci Ganda pertama kali tampil pada Metropolis.

Indah Kirana: IKWI Harus Berwawasan dan Memiliki Skill agar Bermanfaat bagi Masyarakat

0
Plt. Ketua Umum IKWI, Indah Kirana, berfoto bersama pengurus IKWI Kepri di Planet Holiday Batam, Rabu (7/5/2025).

batampos – Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Kepri periode 2025–2028 resmi dilantik oleh Plt. Ketua IKWI Pusat, Indah Kirana. Pelantikan digelar di Ballroom Hotel Planet Holiday, Rabu (7/5/2025).

Dalam sambutannya, Indah Kirana menyampaikan bahwa tugas IKWI adalah membangun organisasi dan membina anggotanya dengan berpedoman pada AD/ART IKWI. Pengurus juga dituntut mampu menjalin hubungan kekeluargaan dan kesetiakawanan di lingkungan keluarga pers Indonesia, serta ikut serta dalam memperjuangkan hak dan peran perempuan.

“IKWI Kepri harus aktif dan banyak mengadakan kegiatan seperti seminar dan pelatihan untuk meningkatkan skill dan wawasan anggota, sehingga bisa bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat,” pesan Indah Kirana kepada seluruh pengurus IKWI Kepri.

Di tempat yang sama, Ketua IKWI Kepri, Rohimah, menyampaikan bahwa setelah pelantikan, IKWI Kepri akan segera menggelar rapat kerja untuk membahas program-program yang akan dilaksanakan selama masa kepengurusan. “Hasil dari rapat tersebut diharapkan dapat segera direalisasikan, agar IKWI Kepri terus berkembang bersama PWI Kepri, tentunya dengan kemampuan yang mumpuni,” harap Rohimah.

Ia juga menegaskan, “Tidak ada IKWI Batam. Yang ada adalah IKWI Kepri, yang terdiri dari wartawati serta istri pengurus PWI Kepri dan PWI wilayah.”

Ketua PWI Kepri, Saibansyah Dardani, turut menyampaikan harapannya, “Saya berharap, setelah pelantikan ini, IKWI Kepri makin sayang kepada para suami dan keluarganya—itu yang utama. Setelah itu, aktiflah dengan berbagai program positif untuk masyarakat dan pers di Kepri,” ujarnya sambil tersenyum.

Pelantikan ini juga dihadiri oleh Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat Sasongko Tedjo, Ketua Umum PWI Pusat Zulmansyah Sekedang, serta sejumlah pejabat daerah dan perwakilan organisasi media dan LSM lokal.

Susunan Pengurus Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Provinsi Kepulauan Riau
Masa Bakti 2025–2028

Pembina: Ketua PWI Provinsi Kepri

Ketua Dewan Penasehat PWI Kepri: Ketua Dewan Kehormatan PWI Kepri

Penasehat: 

  • Ketua: Evy Samsir
  • Anggota: Nurlelawati
  • Anggota: Henty Wahyuyanti

Pengurus Harian:

Ketua: Rohimah

  • Sekretaris: Baiq Tri Astuty Hudayani
  • Wakil Sekretaris: Aini Lestari Ernawati
  • Bendahara: Parange Humisar
  • Wakil Bendahara: Farisa Febriane

Wakil Ketua:

  • Bidang Organisasi, Komunikasi & Informasi: Agnes Dhamayanti Edy
  • Bidang Pendidikan, Budaya & Agama: Vika Yulindasari
  • Bidang Sosial Kemasyarakatan & Kesehatan: Wisyunani
  • Bidang Ekonomi dan Koperasi: Kurniawati

Bidang-Bidang:

1. Organisasi, Komunikasi & Informasi

  • Umi Kalsum
  • Chalima Chalik
  • Deka Hartati
  • Yufefina Lisa

2. Pendidikan, Budaya & Agama

  • Heti Kusendang

3. Sosial Kemasyarakatan & Kesehatan

  • Magdalena

4. Ekonomi dan Koperasi

  • Jasniwati

(*)

 

Reporter: Agnes Dhamayanti

 

Artikel Indah Kirana: IKWI Harus Berwawasan dan Memiliki Skill agar Bermanfaat bagi Masyarakat pertama kali tampil pada Metropolis.

KAHMI-SKK Migas Bersinergi Dalam Bangun Iklim Positif Industri Migas di Anambas

0
Pengurus KAHMI Anambas foto bersama usai diskusi bersama SKK Migas. f.firmansyah

batampos– Pengurus Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Kepulauan Anambas menggelar diskusi bersama Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Sumbagut, Yanin Kholison, Rabu, (7/5).

Diskusi dipimpin langsung oleh Sekretaris Umum KAHMI Anambas, Syafaruddin. Salah satu anggota KAHMI, Firmansyah, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Yanin dan langsung membuka pembahasan dengan menyoroti kondisi aktual di Anambas.

Ia menanyakan sejumlah isu krusial seperti tantangan industri hulu migas, distribusi Dana Bagi Hasil (DBH), Participating Interest (PI) 10 persen, hingga kontribusi Corporate Social Responsibility (CSR).

BACA JUGA: Dapat Saham Kosong dari Perusahaan Migas, Pemkab Anambas Bakal Berusaha untuk Tanam Modal

Ketua MD KAHMI Anambas, Abu Hanifah, menyampaikan bahwa meski pertemuan berlangsung secara spontan, antusiasme anggota sangat tinggi.

“Diskusi seperti ini harus terus menjadi tradisi KAHMI sebagai wadah silaturahmi dan pertukaran pemikiran strategis, terutama dalam isu-isu penting seperti industri migas,” ujarnya.

Yanin Kholison membuka paparannya dengan membacakan kutipan dari novel Laskar Pelangi yang menggambarkan tantangan kultur Melayu dalam berorganisasi.

Kutipan tersebut, menurutnya, relevan untuk merefleksikan semangat kolektif yang dibutuhkan dalam menghadapi tantangan industri migas.

“Saya merasa Anambas adalah kampung halaman saya. Sudah puluhan tahun saya berkecimpung di sektor ini, dan saya berharap KAHMI bisa turut membangun suasana industri migas yang sehat dan dinamis,” tutur Yanin.

Diskusi berlangsung hangat dalam suasana kekeluargaan. Menutup sesi, Abu Hanifah mengajak seluruh anggota KAHMI untuk ikut menjaga keberlangsungan objek vital nasional tersebut.

Ia menegaskan bahwa industri migas telah memberi kontribusi besar bagi negara, Provinsi Kepri, Kabupaten Natuna, serta Kabupaten Kepulauan Anambas. (*)

Reporter: Ihsan

Artikel KAHMI-SKK Migas Bersinergi Dalam Bangun Iklim Positif Industri Migas di Anambas pertama kali tampil pada Kepri.

3.550 Jemaah Haji Embarkasi Batam Telah Diberangkatkan, Satu Jemaah Asal Karimun Wafat

0
Keberangkatan Kloter Pertama Calon Jemaah Haji (CJH) Embarkasi Batam yang dilayani melalui Bandara Internasional Hang Nadim. Foto. PT BIB untuk Batam Pos.

batampos – Sebanyak 3.550 jemaah calon haji dari Embarkasi Batam telah diberangkatkan hingga kelompok terbang (kloter) ke-8 pada musim haji 1445 Hijriah/2024 Masehi. Angka ini merupakan bagian dari total 11.874 jemaah yang direncanakan akan berangkat melalui embarkasi tersebut tahun ini.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Kepulauan Riau, Zoztafia, menjelaskan bahwa jemaah yang telah diberangkatkan terdiri atas 1.627 laki-laki dan 1.923 perempuan dari berbagai provinsi, seperti Kepulauan Riau, Riau, Jambi, dan Kalimantan Barat.

“Untuk sementara, jemaah yang sudah diberangkatkan dari kloter 1 hingga 8 berjumlah 3.550 orang. Artinya masih ada 8.324 jemaah lagi yang akan diberangkatkan dalam 19 kloter berikutnya,” ujar Zoztafia, Jumat (9/5).

Ia menambahkan, setiap kloter membawa sekitar 445 hingga 446 jemaah, termasuk petugas haji seperti Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI), Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI), Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI), serta tenaga medis.

Menurut Zoztafia, proses pemberangkatan jemaah sejauh ini berlangsung tertib dan lancar. “Kami memastikan semua layanan mulai dari asrama haji hingga bandara berjalan optimal. Semoga seluruh jemaah diberi kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan rangkaian ibadah haji,” katanya.

Namun, di tengah proses pemberangkatan yang berjalan lancar, kabar duka datang dari Tanah Suci. Seorang jemaah dari kloter pertama, Abdul Kadir bin Abdul Salam, meninggal dunia di Madinah pada Rabu (8/5) pukul 09.40 waktu Arab Saudi. Pria berusia 84 tahun asal Kabupaten Karimun, Kepri, itu wafat setelah menjalani perawatan medis intensif di Rumah Sakit King Fadh.

“Benar, satu orang jemaah haji asal Kepri meninggal dunia di Madinah. Kami turut berduka cita dan mendoakan almarhum husnul khatimah,” ucap Zoztafia.

Menurut penjelasan resmi, Abdul Kadir sempat menjalani tindakan medis . Jenazahnya dimakamkan di kompleks pemakaman Baqi, salah satu tempat pemakaman utama di Madinah yang memiliki nilai sejarah tinggi dalam Islam.

Sebagai langkah antisipasi, Kemenag Kepri mengimbau seluruh jemaah agar menjaga kesehatan, mengingat suhu ekstrem dan padatnya aktivitas ibadah selama musim haji. “Kami terus mengingatkan jemaah untuk menjaga kebugaran dan tidak memaksakan diri, agar dapat menjalani seluruh rangkaian ibadah dengan lancar dan aman,” tutup Zoztafia. (*)

Reporter: AZIS MAULANA

Artikel 3.550 Jemaah Haji Embarkasi Batam Telah Diberangkatkan, Satu Jemaah Asal Karimun Wafat pertama kali tampil pada Metropolis.

Rancang Program Strategis 2026 Bersama Kabupaten/Kota, Perkim Kepri Gelar Rapat Koordinasi

0
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Provinsi Kepri, Said Nursyahdu memberikan pemaparan secara daring dalam Rapat Koordinasi Bidang Perumahan dan Kawasan Pemukiman bersama Kabupaten/Kota, Rabu (7/5). F. DPKP Provinsi Kepri.

batampos–Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Provinsi Kepri mulai merancang rencana pembangunan strategis bersama Kabupaten/Kota untuk tahun 2026 mendatang.

Upaya ini dilakukan melalui Rapat Koordinasi Urusan Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman ini merupakan rangkaian dari Forum Perangkat Daerah, Rabu (9/5) melalui sistem dalam jaringan (daring).

“Terobosan ini yang merupakan amanat dari Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017,” ujar Kepala DPKP Provinsi Kepri, Said Nur.

BACA JUGA: Gelar Aksi di DPRD, Warga Ranggam Tuntut Pengembang Ganti Rugi Akibat Pemukiman Banjir

2. Bidang Perumahan dan Kawasan Pemukiman DPKP Provinsi Kepri mengikuti Rapat Koordinasi secara daring dari Kantor DPKP Provinsi Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Rabu (7/5). F. DPKP Provinsi Kepri.

Mantan Penjabat Bupati Lingga ini menjelaskan, dalam Permendagri tersebut, khusus pada pasal 136 menerangkan beberapa hal.

“Kegiatan ini harus merlibatkan pemangku kepentingan dalam rangka penajaman kinerja sasaran, program dan kegiatan, lokasi dan kelompok sasaran dalam Rencana Kerja (Renja) Perangkat Daerah,” jelasnya.

Pria yang pernah duduk sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Lingga ini juga memaparkan, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menyelaraskan program dan kegiatan perangkat daerah provinsi dengan usulan program dan kegiatan Kabupaten/Kota tahun 2026 se Provinsi Kepri.

“Kedua mempertajam indikator serta target kinerja program dan kegiatan Perangkat Daerah Provinsi sesuai dengan Tugas dan Fungsi Perangkat Daerah,” paparnya.

Berikutnya adalah menyelaraskan program dan kegiatan antar Perangkat Daerah Provinsi dalam rangka optimalisasi pencapaian sasaran sesuai dengan kewenangan dan sinergitas pelaksanaan prioritas pembangunan daerah.

BACA JUGA: Kerap Jadi Langganan Banjir, Drainase di Kawasan Pemukiman Warga Kampung Bukit Batu Dinormalisasi

“Sedangkan yang keempat adalah menyesuaikan pendanaan program dan kegiatan prioritas tahun 2026 berdasarkan kebutuhan dana hasil pembahasan prioritas tahun 2026 untuk masing-masing Perangkat Daerah Provinsi Kepri,” tegasnya.

Lebih lanjut katanya, ada kabupaten/kota yang terlibat adalah dari unsur Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, baik itu Provinsi Kepri maupun Kabupaten/Kota.

“Selain itu, kami juga melibatkan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan Provinsi Kepri, Kabupaten dan Kota. Kemudian ada juga dari Badan Penanggulangan Bencana Provinsi Kepri,” ungkapnya.

Narasumber Rapat Koordinasi

1. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Said Nursyahdu, S.IP, MT

2. Bapelitbang Provinsi Kepri, Udi Harbian, ST, MM

3. Direktur Sistem & Strategi Pembangunan Perumahan Perdesaan Direktorat Jenderal Perumahan Perdesaan Kementerian Perumahan & Kawasan Permukiman, Hari Rubiayanto, S.STP, M.Si.

BACA JUGA: Dinas Perkim Kepri Review Proyek Penataan Akau Potong Lembu

Rencana Kegiatan

1. Merumuskan Program/Kegiatan yang mendukung:

a. Sasaran Perangkat Daerah berupa Rumah Tangga dengan Akses Hunian Layak, Terjangkau dan Berkelanjutan,

b. Program Unggulan Kepala Daerah dan Wakil Daerah Provinsi Kepulauan Riau Masa Jabatan 2025-2030 dan

c. Mendukung Program Tiga Juta Rumah yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Pusat

2. Pemerintah Kabupaten/Kota agar melakukan pendataan terkait keluarga/Rumah Tangga yang membutuhkan rumah dan jumlah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) by name by address.

3. Mengidentifikasi dukungan Pemerintah Daerah terhadap Program Tiga Juta Rumah.

4. Pemerintah Kabupaten/Kota agar menetapkan Peraturan Kepala Daerah tentang Pembebasan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), Pembebasan Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), serta Percepatan Penerbitan PBG.

5. Pemerintah Kabupaten/Kota agar menyampaikan Laporan Serah Terima PSU dari developer ke Pemerintah Kabupaten/Kota kepada Gubernur melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Kepri. (adv)

Reporter: Jailani

Artikel Rancang Program Strategis 2026 Bersama Kabupaten/Kota, Perkim Kepri Gelar Rapat Koordinasi pertama kali tampil pada Kepri.

PGN Dukung Kemandirian Energi Desa Lewat Festival Suadesa 2025, Libatkan UMKM dan Seni Budaya Lokal

0

batampos – Dalam rangka merayakan HUT ke-60 pada 13 Mei 2025, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menggelar Festival Suadesa 2025 pada 10–11 Mei 2025 di Gasblock PGN Karangrejo, Magelang. Kegiatan ini merupakan bagian dari program “Desa Energi Berdikari Pertamina,” di mana Desa Karangrejo, Borobudur menjadi salah satu desa binaan PGN. Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), PGN berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi desa dengan mengangkat pelaku UMKM dan potensi lokal seperti pariwisata, seni, dan budaya.

“Festival Suadesa kami harapkan menjadi ajang pesta rakyat yang dapat membuka peluang ekonomi baru dengan memanfaatkan potensi lokal secara optimal. Partisipasi aktif masyarakat juga diharapkan dapat mempererat hubungan antara PGN dan komunitas budaya setempat,” ungkap Fajriyah Usman, Sekretaris Perusahaan PGN.

Pelibatan masyarakat lokal menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan festival ini, dengan harapan mereka mampu menggelar acara serupa secara mandiri di masa mendatang.

“Kemandirian desa berarti semangat untuk berdiri sendiri dan memperoleh hasil dari upaya yang dilakukan secara mandiri,” ujar Kepala Desa Karangrejo, M. Hely Rofikun, saat konferensi pers pada Jumat (9/5/2025).

Salah satu daya tarik festival adalah Pasar Suadesa, tempat puluhan pelaku UMKM dari Desa Karangrejo dan Desa Wringin Putih Borobudur menawarkan produk unggulan mereka. Sebanyak 40 tenant UMKM akan memamerkan aneka produk kuliner dan kerajinan seperti makanan tradisional, jajanan pasar, kerajinan kayu, pahatan batu, anyaman, batik, aksesori khas Borobudur, pecel, angkringan, jetkolet, jamu, dan lainnya.

“Festival Suadesa juga menjadi media promosi untuk mengenalkan destinasi wisata Balkondes di Borobudur kepada khalayak yang lebih luas,” tambahnya.

Selain itu, acara ini juga menjadi ajang perkenalan komitmen PGN sebagai Subholding Gas Pertamina dalam mendorong pemanfaatan energi bersih, termasuk transportasi gas berbentuk Cylinder CNG dengan merek Gaslink C-Cyl, yang akan digunakan oleh pelaku kuliner di festival. Kolaborasi Balkondes PGN dan Desa Karangrejo juga mencerminkan ekosistem energi ramah lingkungan dengan pemanfaatan gas bumi dan panel surya untuk operasional penginapan, UMKM, dapur, listrik, serta kebutuhan masyarakat dan Gasblock.

Pasar Suadesa pun mengusung kepedulian terhadap lingkungan. Tidak disediakan kantong plastik, dan pengunjung diimbau membawa tas belanja sendiri dari bahan ramah lingkungan. Langkah ini sebagai kontribusi nyata dalam mengurangi limbah plastik serta menumbuhkan kesadaran lingkungan.

Untuk memeriahkan suasana, disiapkan panggung pertunjukan seni dan budaya yang akan diisi oleh berbagai komunitas dan seniman lokal, seperti Shaggydog, Irta Amalia, Om Janema, dan lainnya.

Tak hanya itu, kegiatan Workshop Suadesa juga digelar dengan menawarkan pelatihan keterampilan membuat kerajinan khas desa seperti anyaman, tenun, ukiran, dan keramik. Semua menggunakan bahan alami dan menerapkan teknik tradisional, sehingga mendukung kelestarian budaya sekaligus ramah lingkungan.

Kerajinan hasil workshop merupakan perwujudan nilai budaya lokal dan memberikan pemahaman penting kepada peserta untuk terus melestarikan warisan budaya dalam konteks kekinian.

“Melalui program CSR, PGN konsisten menjalankan peran sosialnya. Festival Suadesa menjadi salah satu bentuk kontribusi PGN dalam mendukung pengembangan ekonomi desa dengan menggali potensi lokal. Desa Karangrejo memiliki potensi besar di bidang UMKM, pariwisata, dan ekonomi kreatif. Harapan kami, Festival Suadesa dapat terus memberi manfaat dan menjadi ajang tahunan yang ditunggu-tunggu,” pungkas Fajriyah. (*)

Artikel PGN Dukung Kemandirian Energi Desa Lewat Festival Suadesa 2025, Libatkan UMKM dan Seni Budaya Lokal pertama kali tampil pada News.

Peduli Lansia, Li Claudia: Ini Bukan Soal Angka, Tapi Bukti Sayang Kami

0
Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menyerahkan bantuan sosial untuk masyarakat lansia di Lapangan Bola Legenda Malaka, Baloi Permai, Kecamatan Batam Kota, Jumat (9/5).

batampos– Sebanyak 531 lanjut usia (lansia) dari tiga kecamatan di Kota Batam menerima bantuan sosial tunai sebesar Rp300.000 per bulan. Penyaluran bantuan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, di Lapangan Bola Legenda Malaka, Baloi Permai, Kecamatan Batam Kota, Jumat (9/5).

Meski hujan turun lumayan deras, ternyata tak menyurutkan antuasia para lansia untuk datang ke lokasi. Mereka terlihat bersemangat datang, diantarakan oleh keluarga hingga tetangga.

Ratusan lansia penerima bantuan berasal dari Kecamatan Batam Kota sebanyak 158 orang, Kecamatan Nongsa sebanyak 150 orang, dan Kecamatan Sungai Beduk sebanyak 223 orang. Bantuan disalurkan melalui rekening Bank Riau Kepri (BRK) Syariah dan akan berlangsung selama sembilan bulan, terhitung mulai April hingga Desember 2025.

Di tengah acara, suasana sempat haru ketika Li Claudia memeluk beberapa lansia dan meneteskan air mata. “Ini bukti sayang kami. Semoga bantuan ini membuat ibu dan bapak bahagia. Saya senang sekali bisa membantu,” ucapnya terbata.

Lebih dari sekadar bantuan materi, Claudia menekankan bahwa program ini adalah bentuk perhatian dan kasih sayang dari pemerintah kepada para orang tua yang telah berjasa dalam membangun keluarga dan lingkungan.

“Kalau bantuannya belum masuk, tolong beri tahu kami. Tiap bulan dicek, ya. Pakai untuk beli vitamin, jaga kesehatan, supaya tetap kuat dan bisa terus menerima manfaat ini,” pesannya kepada para penerima.

Claudia juga menyampaikan apresiasi kepada Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) yang telah bekerja keras mendata dan memastikan distribusi bantuan tepat sasaran. Ia pun membuka ruang perbaikan data ke depan.

“Kalau ada yang belum terdata atau belum menerima, sampaikan. Kami akan perbaiki. Yang penting, jangan sampai ada orang tua yang terlewat,” katanya.

Menatap masa depan, Claudia menyatakan keinginan untuk memperluas dan meningkatkan jumlah bantuan bagi lansia pada tahun anggaran mendatang. “Kami akan mengajukan kembali bantuan untuk tahun depan. Mudah-mudahan bisa lebih besar lagi. Untuk tahun ini, total penerima sekitar 2.000 orang,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Batam, Leo Putra, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan tahap akhir untuk tahun anggaran 2025 di wilayah Kota Batam.

“Total yang telah dikonfirmasi menerima bantuan sebanyak 1.930 orang dari target 2.000. Sisanya ada yang meninggal atau pindah domisili,” jelas Leo. Ia juga menambahkan bahwa proses distribusi dilakukan di empat titik berbeda di 12 kecamatan.

“Kami berharap para lansia dapat merasakan manfaat dan kebahagiaan dari bantuan ini,” pungkasnya. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Peduli Lansia, Li Claudia: Ini Bukan Soal Angka, Tapi Bukti Sayang Kami pertama kali tampil pada Metropolis.

Begini Jejak Kedekatan Paus Leo XIV dengan Paus Fransiskus dan Paus Benediktus XVI: Dari Kepercayaan hingga Kepemimpinan

0
Paus Leo XIV muncul di loggia tengah Basilika Santo Petrus setelah terpilih sebagai paus ke-267 Gereja Katolik Roma, di Vatikan, Kamis, 8 Mei 2025. (Foto AP/Alessandra Tarantino)

batampos – Terpilihnya Paus Leo XIV sebagai pemimpin tertinggi Gereja Katolik menandai babak baru dalam sejarah Vatikan. Namun, jauh sebelum menduduki tahta St. Petrus, Leo XIV sudah menjalin hubungan erat dengan dua pendahulunya, Paus Fransiskus dan Paus Benediktus XVI. Kedekatan tersebut tak hanya terlihat dalam kolaborasi pastoral, tetapi juga dalam berbagai penugasan penting di Vatikan.

Kedekatan dengan Paus Fransiskus

Paus Leo XIV, yang sebelumnya dikenal sebagai Kardinal Robert Francis Prevost, merupakan sosok kepercayaan Paus Fransiskus. Pada Januari 2023, Paus Fransiskus menunjuknya sebagai Prefek Dikasteri untuk Para Uskup, menggantikan Kardinal Marc Ouellet. Jabatan ini memberinya tanggung jawab besar dalam proses seleksi dan pengangkatan uskup di seluruh dunia.

Penunjukan tersebut menandai tingginya kepercayaan Paus Fransiskus terhadap kompetensi dan dedikasi Prevost dalam membangun struktur gereja yang lebih inklusif dan transparan. Tidak berselang lama, pada Juli 2023, Paus Fransiskus mengumumkan pengangkatannya sebagai kardinal dalam konsistori yang dijadwalkan pada September 2023, membuka jalannya menuju posisi strategis di Vatikan.

Sebagai Prefek Dikasteri untuk Para Uskup, Prevost terlibat dalam reformasi struktural yang diinisiasi oleh Paus Fransiskus, termasuk memperkuat transparansi dalam penanganan kasus sensitif di Gereja. Keterlibatannya mencerminkan visi yang sejalan dengan reformasi yang diusung oleh Paus Fransiskus.

Jejak Bersama Paus Benediktus XVI

Sebelum dikenal sebagai tangan kanan Paus Fransiskus, Paus Leo XIV telah lebih dulu memiliki hubungan profesional dengan Paus Benediktus XVI. Ketika Benediktus XVI memimpin Vatikan, Prevost menjabat sebagai Prior Jenderal Ordo Santo Agustinus dari 2001 hingga 2013. Dalam peran tersebut, ia memimpin ordo religius yang tersebar di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia, ketika ia melakukan kunjungan ke Papua pada tahun 2003.

Selama era Benediktus XVI, Prevost berperan dalam memperkuat misi pastoral dan struktur ordo, memimpin komunitas religius untuk lebih aktif melayani masyarakat. Dari pengalaman ini, ia mendapatkan fondasi teologis yang kuat dan pemahaman yang mendalam akan ajaran Gereja Katolik.

Kini, sebagai Paus Leo XIV, ia membawa jejak warisan dari dua pendahulunya. Dari Paus Benediktus XVI, ia mendapatkan keteguhan dalam menjaga ajaran Gereja yang ortodoks dan doktrin yang solid. Sementara dari Paus Fransiskus, ia mewarisi semangat reformasi, inklusivitas, dan kepedulian terhadap kaum marginal.

Dalam pidato perdananya sebagai Paus, Leo XIV menegaskan pentingnya perdamaian, dialog lintas agama, dan solidaritas terhadap mereka yang terpinggirkan. Sikap ini menunjukkan kesinambungan antara ajaran Benediktus XVI dan visi progresif Fransiskus yang kini ia emban sebagai penerus. (*)

Sumber: JP Group

 

Artikel Begini Jejak Kedekatan Paus Leo XIV dengan Paus Fransiskus dan Paus Benediktus XVI: Dari Kepercayaan hingga Kepemimpinan pertama kali tampil pada News.

Agusnawarman Terpilih Sebagai Kepala Kawasan FTZ Karimun

0

batampos– Panitia seleksi (Pansel) calon kepala, wakil kepala dan anggota badan pengusahaan kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas (BP KBPBPB) atau FTZ Karimun telah memilih Agusnawarman untuk menduduki posisi sebagai Kepala BP FTZ Karimun.Hal ini sesuai dengan surat nomor 3/PANSEL/BP-KRM/V/2025 yang diterbitkan Jumat (9/5).

Ketua Pansel sekaligus Sekda Provinsi Kepri, Drs Adi Prihantara yang dikonfirmasi Batam Pos, membenarkan bahwa surat yang beredar tersebut memang benar adanya dan merupakan hasil seleksi dari panitia.

”Seperti diketahui, Pansel tidak hanya memilih Ketua BP KPBPB Karimun saja,. Tapi, juga satu orang wakil ketua dan ditambah 3 orang anggota sekaligus direktur,” ujarnya.

BACA JUGA: BP Karimun Tawarkan Investasi ke Pengusaha Medan

Nama-nama yang sudah terpilih pada tingkat Pansel Provinsi Kepri ini, katanya, akan ditindaklanjuti dengan mengirimkan ke Dewan Kawasan (DK) yang ada di Jakarta. Setelah mendapatkan persetujuan, maka baru akan dilakukan proses pelantikan terhadap pejabat yang duduk di BP KPBPB Karimun.

Data yang dihimpun Batam Pos, selain Agusnawarman yang terpilih sebagai Kepala BP KPBPB Karimun, ada Iwan Kurniawan yang terpilih sebagai wakil kepala. Kemudian, M Yunus sebagai anggota satu sekaligus direktur administrasi dan umum. Anggota dua adalah Henry Aris Bawole sekaligus sebagai direktur perizinan dan pemasaran. Terakhir, anggota tiga Budi Sufian sekaligus sebagai direktur bisa sarana dan prasarana.

Dari lima orang yang terpilih menduduki jabatan di BP KPBPB Karimun, hanya satu orang yang merupakan orang pegawai lama di BP KPBPB Karimun.

Yakni, Budi Sufian yang sebelumnya menjabat sebagai Kabid Lahan dan Pemasaran. Sisanya merupakan wajah-wajah baru. Seperti Agusnawarman merupakan pensiunan PNS Provinsi Kepri dengan jabatan ketika itu sebagai Kepala Dinas Koperasi.

Iwan Kurniawan, puluhan tahun lalu pernah bekerja di Perusda Karimun. Kemudian, M Yunus yang saat ini masih menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata. Terakhir, ada Henry Aris Bawole salah satu penggiat anti korupsi di Kabupaten Karimun. (*)

Reporter: Sandi

Artikel Agusnawarman Terpilih Sebagai Kepala Kawasan FTZ Karimun pertama kali tampil pada Kepri.

Gereja Katolik Miliki Paus Baru, Kardinal Kelahiran Chicago yang Pernah Berkunjung ke Indonesia itu Pilih Nama Paus Leo XIV

0

Batampos – Gereja Katolik kini memiliki pemimpin baru. Kardinal asal Amerika Serikat, Robert Prevost, telah terpilih sebagai Paus ke-267 dan memilih nama Leo XIV, sebagaimana diumumkan camerlengo di balkon Basilika Santo Petrus, Vatikan, Kamis (8/5/2025).

Paus Leo ke-14 menyapa umat dari balkon Basilika Santo Petrus. FGuglielmo Mangiapane/Reuters

Pemilihan Paus atau konklaf ini sangat cepat dari yang diprediksikan. Hanya tiga sesi dan hanya dua hari. Pemilihan ini dilakukan menyusul wafatnya Paus Fransiskus, Senin (21/5/2025) lalu sehari setelah Paskah. Sebanyak 133 kardinal berkumpul dalam konklaf rahasia pun untuk memilih paus baru.

Pria berusia 69 tahun asal Chicago ini pun terpilih dan menjadi paus pertama kelahiran Chicago dari Amerika Serikat dan dikenal sebagai sosok diplomat di dalam tubuh Gereja.

Kemenangannya ditandai dengan asap putih mengepul dari cerobong Kapel Sistina, diiringi dentang lonceng Basilika Santo Petrus, menandakan bahwa seorang paus baru telah terpilih. Kardinal harus mendapatkan setidaknya dua pertiga suara dalam pemungutan suara di Vatikan.

BACA JUGA:
Kardinal Prevost Terpilih menjadi Paus, Pakai Nama Paus Leo XIV

Lebih dari satu jam setelah asap putih muncul, paus baru itu, mengenakan jubah kepausan berwarna merah tampil di balkon Basilika Santo Petrus dan menyapa dunia.

Dalam pidatonya yang disampaikan dalam bahasa Italia, Leo XIV menyebut nama Paus Fransiskus dua kali dan menyatakan ingin melanjutkan warisan pendahulunya itu. Ia mengakhiri sambutannya dengan memberikan berkat Urbi et Orbi untuk kota dan dunia.

“Kita harus menjadi gereja yang membangun jembatan dan merangkul, seperti piazza ini, yang terbuka dan menyambut,” ucap Leo kepada ratusan ribu umat yang hadir langsung di sana.

Ternyata, dalam masa tugasnya sebagai pelayan umat Katolik, Paus Leo ke-14 pernah menginjakkan kaki di Indonesia, tepatnya di Kota Sorong, Papua, 2003 lalu. Melansir dari Teras Katolik Official yang membagikan foto Papa Robert Prevost kala di Papua. Kala itu paus masih menjabat pastor dan sebagai pimpinan Ordo Santa Agustinus. “Siapa yang tahu, 22 tahun kemudian, beliau yang rendah hati terpilih menjadi Paus,” ujar @teraskatolik.official.

Kewenangan dan yurisdiksi penuh Paus dimulai segera setelah ia menerima jabatan, bahkan sebelum pengumuman publik dilakukan. Tidak hanya sebagai kepala bagi 1,4 miliar umat Katolik di dunia, Paus Leo ke-14 juga akan bertugas menjalankan tugas sebagai kepala negara Vatican yang menjadi contoh bagi seluruh umat di dunia. (*)

Reporter: CHAHAYA SIMANJUNTAK

Artikel Gereja Katolik Miliki Paus Baru, Kardinal Kelahiran Chicago yang Pernah Berkunjung ke Indonesia itu Pilih Nama Paus Leo XIV pertama kali tampil pada News.