Jumat, 17 April 2026
Beranda blog Halaman 1715

Rekonstruksi Ungkap Pembunuhan Honorer CKTR Batam Sudah Direncanakan Pelaku Sejak Pagi

0
Rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap Hafiz Rinanda, 29, pegawai honorer Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (CKTR) Kota Batam, Senin (5/5).

batampos – Rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap Hafiz Rinanda, 29, pegawai honorer Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (CKTR) Kota Batam, mengungkap fakta bahwa pelaku, Faras Kausar, 26, sudah merencanakan aksi sadis tersebut sejak pagi hari sebelum kejadian. Proses rekonstruksi yang digelar Satuan Reserse Kriminal Polsek Sekupang dan dipimpin langsung Kapolresta Barelang, Senin (5/5) sore memperlihatkan 38 adegan yang dilakukan tersangka.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin menyampaikan, rekonstruksi digelar untuk memperjelas kronologi kejadian dan memastikan unsur perencanaan pembunuhan benar-benar terpenuhi.

“Rekonstruksi ini bertujuan untuk memperjelas peristiwa dugaan pembunuhan berencana tersebut, dengan mengundang kejaksaan agar satu persepsi dalam proses penegakan hukum,” ujarnya.

Dari rangkaian adegan yang diperagakan, diketahui pelaku mulai menyimpan dendam dan niat membunuh sejak pukul 08.40 WIB saat korban diduga mengejeknya dengan tepuk tangan saat pengarahan dari atasan berlangsung. Dalam kondisi marah, tersangka kemudian meninggalkan kantor sekitar pukul 09.00 WIB dan pulang ke kosannya di Jalan Kartini, Sekupang.

Sesampainya di kos, tersangka mengganti pakaian dan berbaring sambil memikirkan secara detail lokasi pembelian pisau, jenis pisau yang akan digunakan, hingga cara dan tempat melakukan pembunuhan. Sekitar pukul 10.30 WIB, ia membeli pisau di Top 100 Tiban, kemudian menyembunyikan senjata tajam itu di pinggang sebelah kiri sebelum kembali ke kantor.

Puncak kejadian terjadi pukul 11.13 WIB. Saat tiba di kantor CKTR, tersangka disapa korban yang sedang duduk santai di teras rumah jaga. Korban memanggil pelaku dan berkata, “Ras, mohon maaf lahir dan batin,” sambil menyodorkan tangan untuk bersalaman. Tersangka menyambut uluran tangan itu, namun justru menarik pisau dari pinggang dan langsung menggorok leher korban sebanyak tiga kali dengan gerakan seperti menggergaji.

Saksi Habib yang berada di lokasi sempat mendorong pelaku ke arah besi pagar, tetapi korban sudah terkapar bersimbah darah. Ia sempat melangkah tiga langkah sambil memegangi leher, lalu jatuh tersungkur di lantai teras rumah jaga.

Korban sempat dilarikan ke RSBP Batam oleh tim medis, namun nyawanya tidak tertolong. Sementara pelaku membuang pisau ke luar pagar dan duduk termenung hingga diamankan oleh petugas Polsek Sekupang yang datang ke lokasi.

“Tersangka kami jerat dengan pasal pembunuhan berencana. Dari hasil penyelidikan dan rekonstruksi, sudah sangat jelas bahwa ini bukan tindakan spontan, melainkan aksi yang direncanakan dengan matang,” tegas Kapolresta Barelang.

Rekonstruksi kasus pembunuhan sadis yang menewaskan Hafiz Rinanda, 29, seorang pegawai honorer Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (CKTR) Kota Batam, berlangsung mencekam di tengah hujan dan sambaran petir, Senin (14/4) pagi. Proses rekonstruksi sempat dihentikan sementara saat memasuki adegan keempat karena kondisi cuaca ekstrem.

Rekonstruksi digelar di halaman dan area kantor Dinas CKTR Batam, serta menampilkan total 38 adegan. Adegan pertama dimulai saat tersangka Faras memasuki gerbang kantor menggunakan sepeda motor Vario, seperti rutinitas biasanya sebagai pegawai honorer. Ia kemudian memarkirkan kendaraannya dan menuju lantai dua rumah jaga tempat ia bekerja.

Namun, cuaca yang tidak bersahabat membuat rekonstruksi sempat dihentikan sementara. Petir yang terus menyambar dan hujan deras mulai mengguyur saat rekonstruksi memasuki adegan keempat, sehingga aparat kepolisian memutuskan untuk menunda sejenak demi keselamatan semua pihak.

Sementara itu suasana kantor Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (CKTR) Kota Batam mendadak riuh, Senin (5/5) siang. Para pegawai, baik PNS maupun honorer, keluar dari ruang kerja mereka, berkumpul di halaman kantor untuk menyaksikan rekonstruksi kasus pembunuhan rekan kerja mereka yang terjadi pada pertengahan April lalu.

Rekonstruksi ini menarik perhatian seluruh pegawai. Mereka tampak antusias, sekaligus menyimpan ketegangan, mengenang kembali insiden berdarah yang merenggut nyawa Hafiz Rinanda, 29, yang diduga dibunuh oleh rekan sesama honorer, Faras Kausar, 26.

Polisi menghadirkan langsung pelaku, alat peraga, dan sejumlah barang bukti dalam rekonstruksi yang dipimpin Kapolresta Barelang, Kombes Pol Zaenal. Puluhan personel dari Polsek Sekupang dan tim Inafis Polresta Barelang dikerahkan untuk mengamankan jalannya proses tersebut.

“Saya masih tidak percaya kejadian seperti ini bisa terjadi di kantor. Seram juga,” ucap Rini salah seorang pegawai CKTR yang ikut menyaksikan.

Hingga menjelang sore, pegawai masih memadati lokasi. Beberapa warga dan keluarga korban juga terlihat hadir, membuat suasana kantor CKTR terasa haru sekaligus mencekam.

“Tak menyangka juga pelaku senekat itu, saya kenal kedua orang ini, ” tambah Yogi rekan lainnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Rekonstruksi Ungkap Pembunuhan Honorer CKTR Batam Sudah Direncanakan Pelaku Sejak Pagi pertama kali tampil pada Metropolis.

Warga Keluhkan Bak Kontainer Penampung Sampah yang Rusak Parah

0
Kondisi Bak Kontainer Penampung Sampah yang rusak parah di Desa Tanjung Harapan, Minggu (4/5). F. Vatawari/BATAM POS

batampos– Di tengah semangat masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan, kenyataan pahit justru terlihat di Kabupaten Lingga, khususnya di Dabo Singkep.

Sejumlah bak kontainer penampungan sampah dalam kondisi rusak parah namun masih digunakan hingga kini, seolah menjadi “hiasan” tak sedap di ruang publik. Salah satu potret memprihatinkan itu tampak jelas di Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Singkep.

Bak sampah tersebut penuh dengan lubang disetiap sisi-sisinya. Kondisi ini membuat bak kontainer tidak mampu lagi menampung sampah dengan layak. Banyak sampah yang berserakan keluar dari lubang bak kontainer.

BACA JUGA: Peringati Hari Buruh, TKBM Anambas Gelar Aksi Damai Bersih-Bersih Sampah di Pelabuhan Tarempa

Akibatnya, tumpukan sampah kerap meluber keluar, berserakan di sekitar lokasi, dan menimbulkan aroma tidak sedap yang menyergap hidung setiap pengendara yang melintas menuju Pantai Nusantara.

“Bak ini sudah bertahun-tahun tak pernah diganti, cuma dipindah-pindah aja. Dulu di jalan Cross, sekarang di jalan ke pantai. Tapi kondisinya tetap sama—rusak dan memprihatinkan,” ungkap Rendi, warga setempat, saat ditemui pada Minggu (4/5).

Menurut Rendi, keberadaan bak sampah yang rusak tak hanya mengganggu estetika, tapi juga berpotensi menjadi sumber penyakit. Ia mengaku kecewa karena kondisi tersebut tak kunjung mendapat perhatian dari pemerintah daerah.

“Kalau hujan, sampahnya makin berserakan. Belum lagi baunya dan lalat yang banyak mengerumuni sampah yang berserakan. Ini jelas sangat merugikan masyarakat,” tambahnya.

Kondisi ini mengundang pertanyaan besar: di mana kepedulian terhadap fasilitas publik yang mendasar? Lingkungan bersih bukan hanya soal citra, tapi juga hak warga untuk hidup sehat dan nyaman.

Masyarakat berharap agar pemerintah daerah segera turun tangan dan mengganti bak-bak sampah rusak dengan fasilitas yang lebih layak. Jangan sampai kelalaian kecil berdampak besar terhadap kualitas hidup dan wajah kota.

Disamping itu, Joko Wiyono menyampaikan, untuk perbaikan pada Bak Kontainer Penampung Sampah yang sudah rusak akan dilakukan pada tahun 2025 sesuai dengan yang sudah dianggarkan.

“Maaf kalau unuk tong drum sekarang pengadaan di Dinas perkim, tapi kalau yang Bak container di DLH tahun ini ada perbaikan,” ujar Joko Wiyono saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.

Kadis LH mengungkapkan, untuk perbaikan ini dilakukan secara bertahap karena saat ini dalam kondisi efesiensi. Untuk tahap pertama ini kita akan lakukan di Dabo Singkep.

“Perbaikan tahun ini kita anggaran hanya 2 Bak Kontainer Penampung Sampah dulu. Fokus perbaikan tahap pertama ini di wilayah Dabo Singkep,” jelas Joko Wiyono.

Saat ditanya terkait berapa anggaran yang di plot untuk perbaikan Bak Kontainer Penampung Sampah dan barapa jumlah Bak Kontainer tersebut yang rusak, Kadis LH mengatakan dirinya lupa dan akan berkoordinasi kapada Kepala Bidang yang memang menangani hal tersebut.

“Untuk jumlah pasti anggaran dan berapa unit Bak Kontainer Penampung Sampah yang rusak saya lupa berapa. Nanti akan saya tanyakan kepada Kepala Bidang yang memang menangani hal ini,” tutupnya. (*)

Reporter: Vatawari

Artikel Warga Keluhkan Bak Kontainer Penampung Sampah yang Rusak Parah pertama kali tampil pada Kepri.

Hujan dan Petir Hentikan Rekonstruksi Pembunuhan Honorer CKTR Batam

0

batampos– Rekonstruksi kasus pembunuhan sadis yang menewaskan Hafiz Rinanda, 29, seorang pegawai honorer Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (CKTR) Kota Batam, berlangsung mencekam di tengah hujan dan sambaran petir, Senin (5/5) sore. Proses rekonstruksi terpaksa dihentikan sementara saat memasuki adegan keempat karena kondisi cuaca ekstrem.

Korban tewas dengan luka parah di leher setelah digorok oleh rekan kerjanya sendiri yang juga masih kerabat, Faras Kausar, 26. Insiden berdarah itu terjadi di Jalan Kartini, Kelurahan Sungai Harapan, Sekupang.

Rekonstruksi digelar di halaman dan area kantor Dinas CKTR Batam, serta menampilkan total 38 adegan. Adegan pertama dimulai saat tersangka Faras memasuki gerbang kantor menggunakan sepeda motor Vario, seperti rutinitas biasanya sebagai pegawai honorer. Ia kemudian memarkirkan kendaraannya dan menuju lantai dua rumah jaga tempat ia bekerja.

BACA JUGA: Cuaca Didominasi Hujan Lebat, Warga Kepri Diminta Waspada Petir dan Angin Kencang

Namun, cuaca yang tidak bersahabat membuat rekonstruksi sempat dihentikan sementara. Petir yang terus menyambar dan hujan deras mulai mengguyur saat rekonstruksi memasuki adegan keempat, sehingga aparat kepolisian memutuskan untuk menunda sejenak demi keselamatan semua pihak.

Faras diketahui tinggal di sebuah rumah kos di kawasan Kartini 6, tak jauh dari lokasi kejadian. Ia kini ditahan dan dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, yang ancaman hukumannya maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup. (*)

Reporter: Rengga

Artikel Hujan dan Petir Hentikan Rekonstruksi Pembunuhan Honorer CKTR Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

46 Organisasi Masyarakat di Anambas Hilang Bagaikan Ditelan Bumi

0
Kepala Bakesbangpol Pemkab Anambas, Herry Fakhrizal. f.ihsan

batampos– Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Anambas masih menemukan organisasi masyrakat (ormas) yang belum melaporkan keberadaan ke pihaknya.

Padahal selama ini ormas-ormas diwajibkan melapor ke Bakesbangpol untuk memudahkan petugas melakukan pemantauan terlebih jika ormas yang bersangkutan memiliki paham radikalisme.

“Cara melapor ke kita gampang, nanti petugas kami yang membimbing. Tapi sejauh ini masih ada ormas yang belum melapor keberadaannya ke kami,” ujar Kepala Bakesbangpol Anambas, Herry Fakhrizal, Minggu, (4/5).

BACA JUGA: Polisi Dalami Informasi Uang Palsu Beredar di Masyarakat

Persyaratan terhadap ormas yang ingin melapor ke Bakesbangpol hanya memerlukan akta notaris atau surat keterangan terdaftar (SKT) per 5 tahun serta daftar susunan kepengurusan.

“Kalau ormas yang ada akta notaris cukup sekali saja melapor, kalau ormas yang punya SKT lapornya per 5 tahun,” kata Herry.

Selain itu, pihaknya juga menemukan ormas yang tidak memiliki kegiatan apapun sejak melapor ke Bakesbangpol. Kemudian keberadaannnya pun hilang bak di telan bumi.

“Setiap tahun kami ada verifikasi ormas. Nah petugas datang ke alamat yang terdaftar, eh tak ada lagi plang-nya. Bahkan pengurusnya juga tak ada,” tuturnya.

Saat ini, Bakesbangpol mencatat terdapat 30 organisasi yang masih aktif dan rutin melaksanakan kegiatan di Anambas. Jumlah ini menurun drastis sejak 3 tahun lalu.

“Awalnya ada 76 organisasi, tapi setelah verifikasi terakhir yang tersisa saat ini hanya 30. 46 ormas lagi tidak tahu kemana. Jauh drastis,” kata Herry. (*)

Reporter: Ihsan

Artikel 46 Organisasi Masyarakat di Anambas Hilang Bagaikan Ditelan Bumi pertama kali tampil pada Kepri.

Pengacara Korban Laporkan Mangihut ke BK DPRD Batam, Dugaan Penipuan Jual Beli Pasir

0
Ketua DPRD Kamaluddin

batampos– Polemik dugaan kasus penggelapan dan penipuan jual beli pasil dredging yang menyeret nama Anggota DPRD Batam dari Fraksi PDI-P, Mangihut Rajagukguk, terus jadi perbincangan hangat. Badan Kehormatan (BK) DPRD Batam juga telah menerima laporan oleh pihak pelapor melalui kuasa hukumnya.

Ketua DPRD Batam, Muhammad Kamaluddin, membenarkan bahwa polemik tersebut telah diketahui oleh pimpinan dewan. Menurutnya, informasi awal didapat dari pemberitaan media, sebelum akhirnya laporan resmi masuk ke BK.

“Kalau informasi dari media sudah (mengetahui polemik itu). Dari pihak pelapor melalui pengacaranya juga sudah mengajukan surat ke BK,” katanya, Senin (5/5).

Saat ini, proses pendalaman terhadap laporan tersebut masih dilakukan oleh jajaran dewan di BK. Pimpinan DPRD Batam belum dapat mengambil kesimpulan sebelum hasil kajian resmi diterima dari BK.

BACA JUGA: Untuk Menjaga Martabat Partai, Mangihut harus Lapor Balik, Dugaan Penipuan Jual Beli Pasir

“Belum tahu, apakah hari Selasa atau Rabu hasilnya baru disampaikan ke kami (pimpinan DPRD),” kata Kamal.

Dia mengakui belum mengetahui secara pasti duduk persoalan dalam kasus ini. Sejauh ini, ia hanya menerima informasi dari bebebapa sumber saja, termasuk media massa, tanpa kejelasan titik permasalahan utama.

“Nanti jika sudah tahu titik persoalan yang sesungguhnya, apakah ada pelanggaran etik atau pelanggaran lain, itu kan belum diketahui. Kalau itu sudah diketahui baru bisa kami simpulkan,” ujarnya.

Pimpinan DPRD, lanjutnya, akan bersikap objektif dan menunggu hasil resmi dari BK sebelum mengambil langkah lebih lanjut. Proses internal dewan juga bakal memberikan kejelasan atas dugaan pelanggaran yang menyeret nama Mangihut.

“Jadi tunggu saja dalam dua atau tiga hari ini. Kita akan sampaikan hasilnya setelah menerima laporan dari BK,” katanya.

Pada Minggu (4/5) sore, Mangihut memenuhi panggilan klarifikasi kedua dari DPC PDI-P Batam. Pemeriksaan berlangsung tertutup di Kantor DPC sekitar pukul 16.00 WIB. Mangihut baru keluar dari kantor sekitar pukul 20.48 WIB.

Usai diperiksa, Mangihut memberikan keterangan singkat. Ia menyebut, klarifikasi telah disampaikan langsung kepada Ketua DPC PDI-P Batam, Nuryanto.

“Kita sudah memberikan klarifikasi tentang masalah yang lagi viral,” ujarnya sembari meninggalkan lokasi pemeriksaan.

Dia menampik seluruh tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Katanya, isu tersebut tidak berdasar dan menyatakan akan mengikuti arahan partai untuk menentukan langkah hukum berikutnya.

“Itu (tuduhan) tidak benar. Nanti tunggu arahan dari ketua (terkait pelaporan balik),” katanya. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Pengacara Korban Laporkan Mangihut ke BK DPRD Batam, Dugaan Penipuan Jual Beli Pasirbk pertama kali tampil pada Metropolis.

Kloter 4 Embarkasi Batam Bertolak ke Tanah Suci

0

batampos– Jemaah calon haji (JCH) yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 4 embarkasi Batam (BTH) telah diberangkatkan ke Tanah Suci, Senin (5/5/2025) puku 09:14 WIB melalui bandara Hang Nadim Batam. Kloter 4 BTH yang dijadwalkan mendarat di Madinah pukul 14:40 WAS (Waktu Arab Saudi) ini berjumlah sebanyak 443 jemaah asal Pekanbaru.

Sebelum keberangkatan, Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) embarkasi Batam, Zoztafia, menyampaikan pesan penting kepada para ketua regu (karu) dan ketua rombongan (karom) yang bertugas mendampingi jemaah kloter 4 BTH.

Dalam arahannya, Zoztafia menekankan peran krusial karu dan karom sebagai perpanjangan tangan ketua kloter dalam melayani dan membantu jemaah selama berada di Tanah Suci.

BACA JUGA: Suasana Haru Iringi Keberangkatan Calon Jemaah Haji Bintan di Tanjunguban

“Nanti ketua kloter akan memimpin secara keseluruhan. Ketua kloter tidak mungkin menyapa satu per satu secara personal bapak ibu selama 40 hari,” ujarnya dalam kegiatan Pembinaan Karu dan Karom.

Beliau menjelaskan bahwa ketua kloter memiliki berbagai tanggung jawab kenegaraan, administrasi, dan manajerial. Oleh karena itu, struktur di bawahnya, yaitu ketua rombongan dan ketua regu, memiliki peran penting dalam membantu kelancaran ibadah jemaah.

Zoztafia secara khusus meminta para karu dan karom untuk memastikan seluruh anggota regunya memahami dan melaksanakan rukun serta wajib haji dengan benar sejak kedatangan (tawah qudum).

“Saya berharap mulai dari kloter 1 sampai dengan kloter 27 embarkasi BTH ini tidak ada satu pun jemaah yang tidak melaksanakan rukun dan wajib haji,” tegasnya.

Lebih lanjut, Zoztafia menyampaikan pesan yang menyentuh hati mengenai pentingnya kepedulian dan saling membantu antarjemaah. “Perbanyaklah membantu orang karena itu bagian dari proses ibadah kita. Tingkatkan kepedulian antarsesama jemaah, ini juga bagian integral dari ibadah kita, yang harus ditanamkan adalah semangat untuk meraih haji yang makbul dan mabrur bersama-sama,” pesannya.

Selain fokus pada pelaksanaan ibadah, Zoztafia juga mengingatkan para karu dan karom untuk memberikan perhatian pada etika selama berada di Tanah Suci. Dirinya secara khusus berpesan agar jemaah dapat menahan diri dari kebiasaan bermain ponsel (gadget) selama berada di Masjidil Haram.

“Tolong sampaikan pesan kepada jemaah agar menahan diri dari main hape selama menjalankan ibadah,” mintanya.

Selain itu, Zoztafia juga mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama dengan mengurangi kebiasaan merokok di tempat umum. “Untuk yang perokok, kurangi keinginan untuk merokok di tempat umum dan di dalam kamar hotel,” imbuhnya menutup pengarahan. (*)’

Reporter: Jailani

Artikel Kloter 4 Embarkasi Batam Bertolak ke Tanah Suci pertama kali tampil pada Kepri.

M Kamal Yusuf Nahkodai GP Ansor Batam 2025–2029

0

batampos – Muhammad Kamal Yusuf resmi terpilih sebagai Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kota Batam untuk masa bakti 2025 hingga 2029. Ia terpilih melalui Konferensi Cabang ke-VI yang digelar pada Ahad (4/5/2025) di Restoran Golden Prawn, Batam.

Konfercab tersebut mengusung tema “Meneguhkan Gerakan, Melanjutkan Khidmat Perjuangan Ansor Masa Depan”. Kamal menggantikan Ahmad Firmansyah sebagai ketua sebelumnya dan kini memimpin roda organisasi GP Ansor Batam.

Dalam keterangannya kepada media, Kamal—yang juga pernah menjabat Ketua PC PMII Batam—menyatakan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program unggulan dari kepengurusan sebelumnya, terutama dalam hal penguatan kaderisasi.

“Kami akan memperkuat proses kaderisasi hingga ke tingkat PAC. Ini menjadi bagian penting dari strategi pergerakan kami. Tanpa kaderisasi yang kuat, organisasi akan kehilangan arah,” ujar Kamal.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pemberdayaan ekonomi kader Ansor dan Banser. Kamal berharap kader-kader GP Ansor tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga bisa mandiri secara finansial dan mampu membuka peluang usaha.

“Ke depan, kami akan dorong agar setiap kader memiliki usaha yang bisa menopang ekonomi pribadi dan organisasi. Tidak boleh ada kader yang menganggur. Justru harus mampu menjadi pencipta lapangan kerja,” tegasnya.

Konfercab ini turut dihadiri sejumlah tokoh dan pimpinan, seperti Sekretaris Jenderal PP GP Ansor, jajaran Pimpinan Pusat, PWNU Kepri, BAZNAS Kepri, Katib Syuriah PCNU Batam, Kasatkorwil Banser Kepri, serta perwakilan Pemko Batam dan para undangan lainnya.

Dalam pemilihan yang dilakukan secara voting, Kamal Yusuf unggul atas kandidat lain dan dinyatakan terpilih sebagai ketua baru GP Ansor Batam. (*)

Artikel M Kamal Yusuf Nahkodai GP Ansor Batam 2025–2029 pertama kali tampil pada Metropolis.

22 Pejabat Eselon IIb Pemkab Kaimun Ikut Asesmen

0
Iskandarsyah. f. tri

batampos– Pemerintah Kabupaten Karimun, Senin (5/5) mulai melaksanakan asesmen atau uji potensi dan kompetensi untuk pejabat pimpinan tinggi pratama eselon IIb. Hal ini sesuai dengan surat dengan nomor 002/Pansel-JobFit/2025 tentang evaluasi kinerja dan uji kompetensi bagi pejabat pimpinan tinggi pratama eselon IIb.

”Pelaksanaan seleksi uji potensi dan kompetensi sesuai dengan Surat Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 100.2.2.6/2539 /OTDA pada 22 April 2025. Surat ini menyatakan persetujuan untuk Pemerintah Kabupaten Karimun melaksanakan evaluasi kinerja dan uji kompetensi pejabat pimpinan tinggi pratama IIb,” ujar Bupati Karimun, Iskandarsyah kepada Batam Pos, Minggu (4/5).

BACA JUGA: Ujian Nasional SD dan SMP Ditiadakan, Diganti dengan Asesmen Nasional

Evaluasi kinerja uji potensi dan kompetensi ini, kata Bupati, akan dilaksanakan Senin (5/5) yang akan diikuti sebanyak 22 orang pejabat eselon IIb. Tidak hanya di untuk pejabat yang menjabat sebagai kepala badan dan dinas saja. Tapi, juga diikuti inspektorat, para asisten, staf ahli dan sekretaris DPRD Kabupaten Karimun.

”Melalui evaluasi kinerja ini, kita berharap pejabat yang mengikuti agar benar-benar mempersiapkan diri. Karena, kita ingin melihat kemampuan dan potensi pejabat yang akan menempati posisi jabatan eselon IIb. Selain itu, pelaksanaan asesmen juga dalam rangka kita melakukan penyegaran di organisasi perangkat daerah (OPD),” jelasnya.

Untuk itu, tambahnya, kepada para pejabat yang mengikuti evaluasi kinerja diharapkan benar- benar mengikuti uji potensi dan kompetensi ini dengan serius. Karena, tim penguji akan menilai kemampuan dan potensi yang anda miliki dalam memimpin suatu OPD. Termasuk dalam menyampaikan makalah ilmiah.

”Para pejabat eselon IIb yang mengikuti asesmen ini akan melalui berbagai ujian. Mulai dari tes psikometri yang bertujuan mengukur berbagai aspek psikologis individu. Seperti kemampuan kognitif, bakat khusus, kepribadian, nilai-nilai dan minat. Tes ini dilakukan untuk memberikan penilaian yang objektif dan terukur mengenai karakteristik psikologis seseorang. Kemudian, juga akan ada wawancara berbasis kompetensi serta leaderless group discussion (LGD). Makanya, saya ingatkan asesmen ini harus benar-benar diikuti dengan serius oleh semua peserta,” terang Iskandarsyah.

Pj Sekda Kabupaten Karimun, Djunaidy secara terpisah menyebutkan, pelaksanaan asesmen pada tahap pertama ini dilaksanakan selama dua hari. ”Yakni, pada Senin (5/5) dan Selasa (6/5). Bertindak sebagai penguji ada 5 orang Mereka (Penguji) berasal dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Riau,” paparnya.

Dilanjutkan Djunaidy, setelah itu uji potensi dan kompetensi tahap dua ini akan dilanjutkan Rabu (14/5) dan Kamis (15/5). Untuk ujian tahap ini Ketua Tim Pansel dipimpin oleh Iip Ilham Firman sekaligus sebagai asesor yang merupakan salah satu deputi dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan Republik Indonesia. Ada juga asesor dari akademik dan juga pejabat Provinsi Kepri.

Data yang dihimpun Batam Pos, 22 pejabat eselon IIb yang mengikuti asesmen ini terdiri dari Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan. Kemudian, ada Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan. Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan, dan SDM, Inspektorat Daerah serta Sekretaris DPRD Kabupaten Karimun.

Selanjutnya, Kepala Badan (Kaban) Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Kaban Pendapatan Daerah, Kaban Kesatuan Bangsa dan Politik, serta Kepala Baperlitbang . Di lingkungan jabatan kepala dinas (Kadis) ada Kadis Kepemudaan dan Olahraga, Kadis Kependudukan dan Capil, Kadis Naker dan Perindustrian, Kadis PMD, Kadis Perikanan, Kadis PUPR, Kadis Perkim, Kadis Kominfo Tiksan,.Kadis Perpustakaan dan Kearsipan, Kadis Koperasi, UMP dan ESDM serta Kasat Pol PP.

Kemudian, jika dilihat dari OPD yang masuk dalam evaluasi kinerja, masih ada 9 OPD yang tidak masuk. Terdiri dari 4 OPD dengan status kepala dinasnya sebagai pelaksana tugas (plt). Yakni, Dinas Sosial, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pendidikan dan
Kebudayaan.

5 OPD lainnya yang tidak masuk evaluasi seperti Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Dinas Pangan dan Pertanian, Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu, Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah. (*)

Reporter: Sandi

Artikel 22 Pejabat Eselon IIb Pemkab Kaimun Ikut Asesmen pertama kali tampil pada Kepri.

Perbaikan Jalan Rusak di Depan Komplek Cikitsu Segera Dimulai, Alat Berat Mulai Dikerahkan

0
Perbaikan jalan di sekitar Cikitsu sudah dimulai saudara-saudara …… semoga lekas selesai ya ….

batampos – Jalan rusak di Jalan Raja M. Saleh, tepatnya di depan Komplek Cikitsu, Kota Batam, akan segera diperbaiki. Dinas Bina Marga Kota Batam telah mengerahkan alat berat ke lokasi mulai hari ini sebagai langkah awal dalam proses perbaikan jalan yang selama ini dikeluhkan warga.

“Kami sudah menurunkan alat berat. Saat ini masih dalam perjalanan ke lokasi. Kemungkinan siang sudah sampai,” ujar Kepala Bidang Dinas Bina Marga Kota Batam, Dohar, Senin (5/5).

Menurut Dohar, proses perbaikan jalan akan segera dimulai begitu alat berat tiba. Langkah ini diambil untuk memperbaiki kerusakan jalan yang dinilai cukup parah dan berisiko bagi pengguna jalan.

“Kalau alat berat sampai, akan langsung dikerjakan,” kata Dohar.

Meski jalan akan dibangun ulang, pada Sabtu lalu Dinas Bina Marga dan Air Kora Batam telah melakukan penambalan sementara dengan batu kerikil dan beton. Tujuannya adalah untuk memudahkan pengendara yang melintas agar tidak terganggu oleh lubang-lubang besar.

“Kami tambal dengan kerikil, untuk sementara saja, agar arus lalu lintas di sana lancar,” tegas Dohar.

Kondisi Jalan Raja M. Saleh memang sudah lama dikeluhkan warga. Lubang besar yang menganga di tengah badan jalan kerap kali tergenang air, membuatnya sulit terlihat oleh pengendara. Tak sedikit pengendara, khususnya roda dua, yang terperosok hingga terjatuh saat melintasi jalan tersebut.

“Semoga jalan ini segera diperbaiki, karena menjadi akses penting bagi pengendara menuju beberapa tujuan,” ujar Novi, salah satu warga.

Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Bina Marga berharap, perbaikan ini akan memberikan kenyamanan dan keamanan lebih bagi masyarakat yang melintas di ruas jalan tersebut. (*)

Artikel Perbaikan Jalan Rusak di Depan Komplek Cikitsu Segera Dimulai, Alat Berat Mulai Dikerahkan pertama kali tampil pada Metropolis.

Hujan, Depan Kantor Wali Kota Batam Tergenang, Pegawai Pemko Harus Nyeker

0

batampos – Genangan air setinggi mata kaki orang dewasa terlihat menggenangi badan jalan tepat di depan kantor Wali Kota Batam, Senin (5/5). Akibatnya, warga hingga pegawai Pemko Batam kesulitan menyeberang dan terpaksa basah-basahan.

Ironisnya, genangan ini terjadi hanya beberapa meter dari pusat pemerintahan. Parahnya lagi, saluran drainase di sudut perempatan tampak tak berfungsi. Air tak mengalir, menyisakan genangan yang kerap menjadi pemandangan saat hujan.

Seorang pegawai Pemko bahkan terlihat melepas sepatunya dan menentengnya sambil menyeberang. Kondisi ini juga dikeluhkan warga.

Warga berharap Pemko Batam segera bertindak. Saluran air yang tersumbat ini sudah lama dibiarkan, dan genangan air di depan kantor pemerintahan bukan hanya mengganggu, tapi juga mencoreng wajah kota. (*)

Artikel Hujan, Depan Kantor Wali Kota Batam Tergenang, Pegawai Pemko Harus Nyeker pertama kali tampil pada Metropolis.