Batampos – Delegasi profesional kehutanan Indonesia, pejabat pemerintah, dan jurnalis mengunjungi Amerika Serikat untuk mengikuti program International Visitor Leadership Program (IVLP) dari Departemen Luar Negeri AS bertema “Improving Forest Management.”

Program yang berlangsung hingga 10 Mei 2025 mendatang dan bertujuan mempromosikan tata kelola hutan yang berkelanjutan serta praktik konservasi berbasis komunitas yang berkontribusi pada kemakmuran ekonomi.
Program yang diselenggarakan oleh Mississippi Consortium for International Development ini berlangsung di Washington, D.C.; Portland, dan Bangor di Maine; San Juan, Puerto Riko; serta Sacramento, California.
BACA JUGA:
Hollywood Kaget, Donald Trump Terapkan Tarif 100 Persen untuk Film Produksi Luar Negeri
Selama program, para peserta akan bertemu dengan para ahli dan berbagai mitra dari pemerintah, masyarakat sipil, akademisi, dan sektor swasta untuk mempelajari kebijakan inovatif dalam pengelolaan hutan, strategi penggunaan lahan, serta upaya menyeimbangkan perlindungan lingkungan dengan pembangunan ekonomi.
“Amerika Serikat bangga dapat bermitra dengan Indonesia dalam memajukan praktik kehutanan berkelanjutan yang memberdayakan masyarakat dan mendorong kemakmuran bersama,” ujar Juru Bicara Kedutaan Besar AS di Jakarta, Jamie Ravetz lewat siaran persnya, Senin (5/5/2025).
Dia menyebutkan, pertukaran ini memberikan kesempatan unik bagi para pemimpin Indonesia untuk berkolaborasi dengan para ahli Amerika, saling berbagi praktik terbaik, dan mengembangkan solusi inovatif berbasis komunitas untuk menjaga kelestarian hutan dunia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.
Program ini mencakup kunjungan lapangan ke kawasan hutan, operasi penebangan kayu, institusi akademik, dan program konservasi. Para peserta akan mempelajari bagaimana pemerintah di berbagai tingkat serta komunitas di AS menerapkan regulasi lingkungan, mendukung keanekaragaman hayati, dan menyusun strategi untuk memastikan kesehatan hutan jangka panjang.
Ada pun delegasi Indonesia yang turut dalam program ini terdiri dari perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, badan perencanaan daerah, LSM lingkungan hidup, serta jurnalis senior yang fokus di bidang kehutanan.
“Saya bersyukur diberi kesempatan dapat mengunjungi Amerika Serikat dan bertemu dengan para ahli dalam pengelolaan hutan sehingga memperluas wawasan dan pengetahuan saya tentang pengelolaan hutan modern,” ujar Fachriany Hasan, penyuluh kehutanan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Sulawesi Utara.
Ia mengatakan kunjungan ke Portland, Maine menjadi favoritnya karena ia belajar tentang penanaman kembali, produk non-kayu, keanekaragaman hayati, perlindungan satwa liar, dan limbah industri pengolahan kayu. (*)
Reporter: CHAHAYA SIMANJUNTAK
Artikel Pakar Kehutanan Indonesia Kunjungi Amerika Serikat untuk Pengelolaan Hutan Berkelanjutan pertama kali tampil pada News.





batampos– Insiden pemukulan yang dilakukan oleh Andi Cori terhadap Nasrullah yang terjadi di lokasi Terminal khusus (Tersus) untuk aktivitas loading Stock Bauksit oleh PT Hermina Jaya di Desa Tanjung Irat, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga Polres Lingga sudah masuk ke tahap penyidikan oleh Sat Reskrim Polres Lingga.



