Polisi mengevakuasi pohon berukuran besar tumbang dan menutup seluruh badan jalan di kawasan Taman Sari, Tiban, Kecamatan Sekupang, Minggu (20/4).
batampos – Hujan deras disertai angin kencang melanda Kota Batam pada Minggu (20/4) sore. Cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan sebuah pohon berukuran besar tumbang dan menutup seluruh badan jalan di kawasan Taman Sari, Tiban, Kecamatan Sekupang.
Pohon tumbang tersebut tidak hanya menghalangi akses lalu lintas, tetapi juga sempat mengenai sejumlah kendaraan yang tengah melintas. Beberapa pengendara motor dan mobil sempat dilaporkan tertimpa ranting pohon. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, meski beberapa kendaraan mengalami gangguan akibat tertutup ranting dan batang kecil.
“Pas hujan deras, angin juga kencang sekali. Tiba-tiba pohonnya roboh begitu saja. Ada mobil dan motor yang (nyaris) tertimpa,” ujar Joni, salah satu warga yang berada di lokasi kejadian.
Kondisi jalan yang tertutup total membuat arus lalu lintas di kawasan tersebut mengalami kemacetan. Sejumlah pengendara terpaksa memutar balik atau menunggu hingga akses jalan dibuka kembali.
Petugas kepolisian dari Polsek Sekupang yang menerima laporan warga langsung bergerak ke lokasi. Bersama warga dan petugas lainnya, mereka berupaya mengevakuasi pohon dengan memotong batang dan ranting agar akses jalan bisa kembali dilalui.
“Kami langsung turun ke lokasi begitu menerima informasi dari warga. Saat ini, proses pemotongan pohon masih berlangsung. Kami juga mengatur lalu lintas agar tidak terjadi penumpukan kendaraan,” ujar Kapolsek Sekupang, Kompol Benhur Gultom.
Benhur juga membenarkan bahwa sempat ada kendaraan roda empat dan roda dua yang terdampak ranting pohon. Namun, setelah tim tiba di lokasi, kendaraan tersebut sudah tidak berada di tempat.
“Memang benar ada mobil dan motor tadi di lokasi, tapi bukan tertimpa batang pohon besar, hanya rantingnya saja. Sudah kami cek, dan kendaraan itu sudah pergi saat kami tiba. Tidak ada yang terkena langsung,” tegasnya.
Petugas juga mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan waspada, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.
“Kami imbau warga untuk tidak berteduh di bawah pohon saat hujan deras dan angin kencang. Utamakan keselamatan,” tambah Benhur.
Hingga Minggu malam, proses evakuasi pohon tumbang masih berlangsung. Petugas berupaya semaksimal mungkin agar arus lalu lintas segera kembali normal. (*)
batampos – Partai Golkar merespons surat pernyataan sikap sejumlah purnawirawan TNI yang salah satunya mengusulkan pergantian posisi wakil presiden.
Sekjen Partai Golkar Sarmuji mengatakan, penyampaian sikap apapun dibolehkan dalam sistem demokrasi yang dianut Indonesia. “Yang penting tidak memaksakan kehendak,” ujarnya kepada Jawa Pos, Minggu (20/4).
Namun Sarmuji menekankan, wakil presiden yang saat ini diduduki Gibran Rakabuming Raka sah secara hukum. Sebab dipilih berdasar hasil pemilihan presiden dan mendapatkan mandat rakyat.
“Majunya Mas Gibran juga dimungkinkan oleh keputusan MK,” tutur Sarmuji.
Oleh karena itu, Sarmuji menilai ruang konstitusional untuk mempermasalahkan posisi Wapres sudah tidak ada.
Wakil Ketua Umum DPP PSI Andy Budiman menambahkan, tuntutan mengganti Wakil Presiden yang dipilih melalui sebuah Pemilihan Umum yang sah akan merusak kepercayaan rakyat kepada demokrasi.
“Mandat rakyat, melalui Pemilu yang sah, harus dihormati hingga masa jabatan berakhir,” ujar Andy Budiman.
Tuntutan tersebut, lanjut dia, akan mengabaikan lebih dari 96 juta suara rakyat yang memilih Prabowo-Gibran dalam Pemilihan Presiden 2024. “Jelas, tuntutan tersebut tidak menghargai kedaulatan rakyat,” kata dia.
Andy menambahkan, jika jika tuntutan para purnawirawan ini akan menjadi preseden buruk ke depan. Siapa pun tidak boleh menekan MPR untuk mencopot presiden atau wakil presiden hanya karena alasan suka dan tidak suka.
“MPR tidak boleh kembali menjadi lembaga tertinggi negara yang bisa mengganti Presiden atau Wakil Presiden sebagaimana era Orde Baru,” tutur Andy Budiman.
Menurut dia, tuntutan tersebut hanya menciptakan kebisingan dan mengganggu ketenteraman masyarakat.
“Perbedaan politik harus diselesaikan melalui mekanisme Pemilu, bukan melalui manuver politik jangka pendek. Sebagai purnawirawan prajurit TNI selayaknya mereka memberi teladan dengan menghormati pilihan rakyat,” tandas Andy.
Untuk diketahui, desakan pergantian Wapres Gibran muncul dalam kegiatan yang dilaksanakan purnawirawan TNI. Hal itu menjadi salah satu dari delapan poin tuntutan. Di antara purnawirawan yang hadir antara lain Jenderal (Purn) Fachrul Razi, Jenderal Purn Tyano Soedarto, hingga Marsekal Purn Hanafie Asnan. (*)
Ilustrasi: Mendung menyelimuti langit Batam. BMKG Hang Nadim Batam memperkirakan curah hujan disertai angin kencang akan melanda wilayah Batam dan Kepulauan Kepri dalam beberapa hari ke depan. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos
batampos – Cuaca di sejumlah wilayah di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) diperkirakan masih akan diguyur hujan pada Senin (21/4). Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Hang Nadim Batam menyampaikan peringatan dini potensi cuaca hujan disertai angin kencang dan petir.
Forecaster on duty BMKG Hang Nadim, Rizky W, menjelaskan kondisi ini disebabkan oleh pola siklonik di sekitar wilayah Kepri yang mendukung pertumbuhan awan-awan hujan.
“Secara umum kondisi cuaca hari ini diprakirakan berawan dan berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, yang dapat disertai dengan petir dan angin kencang di beberapa wilayah di Kepulauan Riau,” ujar Rizky, Minggu (20/4).
BMKG mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi hujan pada pagi hingga siang hari, terutama di wilayah pesisir. Suhu udara diperkirakan berkisar antara 25 hingga 31 derajat Celcius, dengan kecepatan angin bervariasi.
Berikut prakiraan cuaca detail di wilayah Kepri untuk Senin (21/4). Batam pagi hingga siang hujan ringan, malam hingga dini hari cerah berawan. Tanjungpinang/Bintan, pagi hingga siang hujan ringan, malam hingga dini hari cerah berawan.
Tanjung Balai Karimun, sepanjang hari hujan ringan, dari pagi hingga dini hari. Lingga, pagi hingga siang hujan ringan, malam berawan tebal, dini hari cerah berawan. Natuna, pagi hingga malam hujan ringan, dini hari berawan. Kecepatan angin 2–11 km/jam. Kabupaten Anambas, pagi hingga malam hujan ringan, dini hari berawan tebal.
Sementara itu, laporan BMKG Maritim menunjukkan kondisi gelombang laut masih tergolong tenang hingga rendah, mendukung aktivitas pelayaran. Namun, masyarakat diminta tetap mewaspadai perubahan cuaca, khususnya di wilayah perairan Natuna.
Untuk mendapatkan informasi cuaca terkini hingga ke level kecamatan dan desa, masyarakat dapat mengakses laman resmi BMKG di https://cuaca.bmkg.go.id. (*)
Ratusan perahu Jong meriahkan Bintan Jong Race Festival di Pantai Lagoi Bay, Kawasan Bintan Resorts, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Sabtu (19/4/2025). F.Kiriman Andy untuk Batam Pos.
batampos– Bintan Jong Race Festival digelar di Pantai Lagoi Bay, Kawasan Bintan Resorts, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Sabtu (19/4/2025).
Festival ini diikuti 252 perahu jong dari 16 komunitas jong dari Kota Batam, Tanjungpinang dan Bintan.
Bupati Bintan, Roby Kurniawan secara resmi membuka kegiatan Bintan Jong Race Festival 2025.
Roby menyampaikan, event ini bertujuan untuk mengenalkan budaya melayu pesisir kepada para wisatawan yang berkunjung ke Lagoi.
Selain mengenalkan budaya melayu pesisir, event ini diharapkan menjadi daya tarik wisatawan ke Bintan dan dapat meningkatkan semangat serta motivasi bagi para komunitas jong.
Roby juga berharap, melalui event yang digelar dapat meningkatkan citra pariwisata Bintan sehingga Bintan dapat terus dikenal sebagai daerah pariwisata dengan event-event yang menarik.
Kadisbudpar Bintan, Arief Sumarsono menyebutkan bahwa kegiatan Bintan Jong Race Festival dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan Bintan Regatta 2025 yang digelar oleh Bintan Resorts sebagai agenda tahunan pariwisata Kabupaten Bintan.
Kegiatan Bintan Jong Race Festival dilaksanakan selama 2 hari sejak 19 hingga 20 April 2025.
Event ini memperlombakan 2 kategori jong terdiri dari 125 kategori jong besar dan 127 kategori jong sedang.
Diharapkan dari kegiatan ini dapat melestarikan permainan tradisional dan menjadi daya tarik bagi wisatawan khususnya wisatawan asing. (*)
HUJAN deras mengguyur Kota Batam selama hampir dua jam mulai sekitar pukul 16.00 WIB, Minggu (20/4). Hujan dengan intensitas tinggi ini disertai angin kencang yang melanda hampir seluruh penjuru kota.
batampos – Jelang penyelenggaraan ibadah haji, upaya berangkat haji melalui jalur non prosedural masih terus terjadi. Terakhir, 10 orang calon jemaah haji ilegal berhasil digagalkan keberangkatakannya ke Tanah Suci oleh Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandara Soekarno-Hatta dan Direktorat Imigrasi Kementerian Imigrasi.
Wakil Kepala Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) Dahnil Anzar Simanjuntak mengungkapkan, dari informasi yang diterima olehnya, 10 orang WNI tersebut diketahui berasal dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel). Rombongan hendak bertolak ke Arab Saudi melalui Malaysia menggunakan pesawat Malindo Air OD 315.
Petugas kepolisian dan imigrasi awalnya sempat terkecoh lantaran mereka menggunakan atribut layaknya jamaah umrah. Namun mereka menyadari bahwa ibadah umrah tengah ditutup lantaran tengah dilakukan persiapan jelang penyelenggaraan ibadah haji.
Kecurigaan petugas imigrasi kian besar tatkala jenis visa yang digunakan oleh mereka mengarah pada upaya pemberangkatan yang non prosedural. “Mereka menggunakan visa kerja,” ujarnya dalam keterangan resminya, Minggu (20/4).
Danhil mengungkapkan, langkah cepat dan tegas dari kepolisian dan imigrasi ini menunjukkan keseriusan negara dalam menjaga martabat penyelenggaraan haji Indonesia. Penertiban terhadap jemaah ilegal ini juga merupakan sebuah keharusan untuk menjamin kualitas layanan haji, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh jemaah resmi.
“Ini juga upaya melindungi para calon jemaah (jalur ilegal, red) dari potensi risiko yang ada,” ungkapnya. Misalnya, risiko hukum ataupun kendala lainnya.
Lebih lanjut dia menyampaikan, sejak dibentuknya BP Haji, pihaknya telah berkoordinasi erat dengan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi terkait penanganan persoalan jemaah haji ilegal. Khususnya, untuk penyelenggaraan haji 2026. Hal ini ditanggapi positif oleh pihak Saudi. Pada tahun 2025 ini, Saudi pun telah mulai menerapkan berbagai kebijakan pengetatan.
Diantaranya, larangan kunjungan ke Kota Makkah dengan visa selain visa haji resmi, yang mulai berlaku pada 23 April 2025.
Sejalan dengan itu, lanjut dia, pihaknya juga berkoordinasi dengan Kepolisian RI dan kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Dia berharap, agar pihak berwajib bisa bertindak tegas terhadap pihak-pihak yang menawarkan dan menyelenggarakan paket haji ilegal.
“Masyarakat harus waspada dan tidak mudah tergoda dengan tawaran haji murah atau cepat tanpa antrean namun tidak resmi. Haji adalah ibadah suci, maka harus dijalani secara sah dan sesuai prosedur,” jelasnya.
Kapolresta Bandara Soetta, Kombes Pol. Ronald Sipayung meyebut, para calon jemaah tengah menjalani pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut untuk menelusuri pihak-pihak yang terlibat dalam upaya keberangkatan ilegal ini. Mereka diketahui telah membayar sejumlah uang kepada pihak travel agar bisa berangkat haji tanpa antri. Nilainya bervariasi antara Rp100-200 juta per orang.
Imbauan agar WNI tidak berupaya pergi haji melalui jalur ilegal ini pun disampaikan KJRI Jeddah sejak awal April. KJRI mengimbau seluruh WNI bijak dan mengikuti penyelenggara haji yang resmi, sah, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Arab Saudi demi memastikan pelaksanaan ibadah haji dengan nyaman dan aman.
KJRI pun menyampaikan jenis-jenis praktik haji berdasarkan visa yang diakui Pemerintah Saudi. Pertama, ada Haji Reguler atau Haji Khusus. Yakni, jenis haji yang dikelola oleh Pemerintah Indonesia berdasarkan kuota resmi yang diberikan oleh Pemerintah Saudi.
Kedua, Haji Mujamalah. Yaitu, haji undangan khusus dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi kepada individu-individu tertentu. Pada praktik ini, seluruh biaya pelaksanaan haji menjadi tanggungan Pemerintah Saudi.
Ketiga, Haji Furoda, yang merupakan undangan pemberian visa dari Pemerintah Arab Saudi. Visa ini baru dapat diterbitkan setelah yang bersangkutan membeli paket haji melalui aplikasi Nusuk.
Keempat, Haji Dakhili. Haji ini agak berbeda dari yang lain. Ini adalah fasilitas haji yang diberikan kepada penduduk dalam negeri Arab Saudi, baik Warga Negara asli Arab Saudi ataupun Warga Negara Asing di sana.
Diakui Konjen RI di Jeddah Yusron Bahauddin Ambary, saat ini, marak terjadi praktik jual-beli paket haji dakhili tersebut kepada WNI dari luar Arab Saudi. Praktik ini dilakukan dengan cara WNI datang ke Arab Saudi beberapa bulan sebelum musim haji, kemudian WNI tersebut diberikan visa kerja di Arab Saudi. Setelahnya, WNI tersebut kembali ke Indonesia dan membeli paket haji melalui aplikasi Nusuk.
“Secara aturan di Arab Saudi, praktik haji dakhili sah, namun dalam praktiknya terjadi beberapa kasus di mana para sponsor melakukan ingkar janji, sehingga jemaah mengalami kesulitan untuk kembali ke Indonesia,” jelasnya.
Kelima, Haji Menggunakan Visa Pekerja Musiman. Dalam setiap penyelenggaraan ibadah haji, kata dia, Pemerintah Saudi mengundang para pekerja dari berbagai negara untuk menjadi pekerja musiman membantu pelaksanaan ibadah haji.
Sayangnya, beberapa pihak menyalahgunakan visa ini dan menawarkan paket haji dengan visa kerja musiman. Paket haji ini tidak sah menurut hukum dan aturan Pemerintah Saudi.
Terakhir, Haji Menggunakan Visa Ziarah dan Visa Umrah. Kedua visa ini sepertinya paling banyak digunakan dalam modus pemberangkatan calon jemaah haji ilegal.
Padahal, menurut Yusron, Pemerintah Arab Saudi melarang keras penggunaan visa jenis ini untuk pelaksanaan ibadah haji. “Prinsip “La Hajj Bila Tasrih” atau “Tidak boleh berhaji tanpa izin untuk berhaji” berlaku ketat. Tahun lalu, banyak kasus jemaah haji Indonesia yang tertipu dan gagal berhaji karena menggunakan visa ini,” jelasnya.
Tahun lalu, ada sekitar 37 WNI ditahan oleh aparat keamaan (Apkam) Saudi di Madinah. Mereka terdiri dari 16 orang perempuan dan 21 orang laki-laki. Mereka ditahan karena kedapatan akan pergi haji dengan visa ziarah. WNI yang diketahui berasal dari Makassar ini juga terdeteksi mengenakan tanda pengenal serta gelang haji palsu.
Mereka akhirnya pun dideportasi. Sebanyak 34 orang dipulangkan ke Tanah Air, sementara 3 orang yang diduga agen travel ditahan untuk diproses hukum lebih lanjut.
Yusron mewanti-wanti agar masyarakat tidak pergi haji tanpa tasreh. Sebab, hukumannya pun sangat serius. Pelaku akan terkena hukuman denda SAR 10 ribu dan juga deportasi. Tak hanya itu, mereka akan dibanned 10 tahun tidak boleh masuk Arab Saudi.
Sementara bagi penyelenggara atau organizer yang mengajak jemaah tanpa visa haji hukumannya denda senilai SAR 50 ribu, kurungan selama enam bulan, deportasi, serta dibanned. “Dan bagi pelaku yang melakukan secara berulang, dia akan mendapat hukuman double, lipat ganda,” pungkasnya. (*)
batampos-Gubernur Kepri, Ansar Ahmad menghadiri acara Halalbihalal Idulfitri 1446 Hijriah yang diselenggarakan oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepri di Gedung LAM Kepri, Tanjungpinang, Sabtu (19/4) lalu.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad bersama Wakil Gubernur Kepri memenuhi undangan Halal Bihalal yang digelar LAM Provinsi Kepri, Sabtu (19/4) lalu. F. Diskominfo Kepri.
Turut hadir mendampingi Gubernur Ansar, Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura, Ketua TP-PKK Kepri Hj. Dewi Kumalasari Ansar, serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri. Acara ini juga diisi dengan tausiah keagamaan oleh Ustaz Rizaldi Siregar.
Halalbihalal tersebut juga menjadi momen penting bagi Gubernur dan Wakil Gubernur untuk bersua dan mempererat tali silaturahmi dengan para tokoh adat, Dato’ dan Datin, yang selama ini turut berkontribusi dalam mendukung pembangunan dan jalannya pemerintahan di Kepri.
“Halalbihalal adalah bagian dari nilai keislaman yang mulia. Ini bukan sekadar seremoni, melainkan momen untuk saling menghalalkan kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak, serta memperkuat hubungan kemasyarakatan yang harmonis,” ujar Gubernur Ansar.
Ia juga mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan momen ini sebagai sarana introspeksi diri serta memperkuat semangat gotong royong dalam membangun daerah.
“Semakin kuat ikatan silaturahmi kita, maka akan semakin kokoh pula kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Mari jadikan halalbihalal ini sebagai semangat kolektif dalam mewujudkan Kepri yang lebih baik,” tambahnya.
Gubernur Ansar juga menyebutkan bahwa momen kebersamaan yang terajut dalam halalbihalal menjadi modal penting bagi pembangunan Provinsi Kepulauan Riau ke depan. Untuk itu, ia menekankan pentingnya peran serta dan nasihat dari seluruh pengurus LAM Kepri agar pembangunan tetap selaras dengan nilai-nilai adat dan budaya Melayu.
“Kami ini pemimpin daerah, tapi kami juga anak-anak Dato’ dan Datin semua. Kami akan berjalan dengan baik kalau semua Dato’ dan Datin memberikan masukan dan nasihat bagi kami yang sedang diberikan amanah oleh masyarakat,” kata Gubernur Ansar.
Sementara itu, Ketua Umum LAM Kepri Raja Al Hafiz menegaskan pentingnya bulan Syawal sebagai waktu yang tepat untuk memperkuat ukhuwah melalui tradisi halalbihalal.
“Syawal menjadi momentum spiritual bagi umat Islam untuk saling membersihkan diri dari kesalahan antarsesama. Tradisi ini memperkuat nilai-nilai sosial seperti silaturahmi, saling berkunjung, serta memuliakan tamu,” jelas Raja Al Hafiz.
Ia juga menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Gubernur, Wakil Gubernur, dan jajaran Pemerintah Provinsi Kepri dalam kegiatan ini, yang menurutnya merupakan bukti nyata sinergi antara pemerintah dan lembaga adat.
“Saya berharap hubungan harmonis ini terus terjaga agar adat dan budaya Melayu tetap menjadi landasan moral dalam pembangunan daerah,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua Pengadilan Kepri Ahmad Shalihin, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Kepri Suhadak, Danlanud RHF Kolonel Pnb. Rony Widodo, Ketua BAZNAS Kepri Arusman Yusuf, Ketua LAM Tanjungpinang Juramadi Esram, perwakilan Wali Kota Tanjungpinang, para pimpinan instansi vertikal, serta para pengurus LAM Kepri, Dato’ dan Datin lainnya. (*)
Gerai Matahari yang ada di Mall TCC Tanjungpinang telah mengumumkan akan menutup operasionalnya, Minggu (20/4). F. Mohamad Ismail/BATAM POS
batampos– Gerai Matahari yang ada di Tanjungpinang City Center (TCC) dilaporkan akan menutup operasionalnya, tertanggal 1 Mei 2025 mendatang. Matahari Mall TCC tersebut diketahui sudah ada di Kota Gurindam sejak Mei 2016 atau sejak sembilan tahun yang lalu.
Pengumuman penutupan Matahari TCC tersebut menjadi kabar pilu, bagi karyawan maupun warga Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri. Terlebih, Matahari TCC dinilai termasuk tempat produk ritel feshon berkualitas.
Penutupan ini tidak hanya berdampak pada pelanggan, namun juga pada nasib para karyawan yang selama ini memang menggantungkan hidup mereka dari gerai tersebut. Bahakan, karyawan menilai, Matahari bukan sekadar tempat bekerja, melainkan ruang tumbuh yang penuh kehangatan.
“Saya merasa sangat nyaman berada di lingkungan ini. Teman-teman (karyawan lain) di sini luar biasa, penuh semangat dan saling mendukung,” kata Tania, seorang karyawan Matahari yang sudah mengabdi selama lebih kurang dua tahun, Minggu (20/4).
Tania menganggap, bahwa Matahari tidak hanya tempat ia mencari nafkah saja. Melainkan, tempat rumah keduanya yang penuh dengan kehangatan. Terlebih, manajemen sangat rutin mengadakan kegiatan internal, guna mempererat solidaritas tim.
Kendati demikian, Tania dan para karyawan Matahari TCC lainnya masih menanti kejelasan dari manajemen, soal nasib mereka jika gerai ritel tersebut ditutup. “Kita masih menunggu arahan resmi soal nasib kami berikutnya,” sebutnya.
Sementara menurut karyawan lainnya, Pia menyatakan tidak mengetahui secara pasti penyebab gerai Matahari TCC yang sudah beroperasi selama sembilan tahun akan tutup. Sejauh ini, kata dia belum ada penjelasan resmi yang diberikan oleh pihak manajemen.
“Pak Manajer baru saja pergi ke Batam dan saat ini tidak berada di lokasi,” sebutnya.
Saat ini, kata dia seluruh karyawan sudah mengetahui kabar tersebut. Semua karyawan, kata dia mempertanyakan nasib mereka, ketika gerai Matahari TCC resmi ditutup. “Semuanya udah tau, dan udah pada sedih semua,” tambahnya.
Informasi penutupan operasional yang ditempel di papan pengumuman Matahari TCC juga membuat kaget para pengunjung. Juan, seorang pengunjung Mall TCC mengakui bahwa saat ini Matahari merupakan tempat langganan dirinya dan keluarga dalam membeli pakaian.
“Saya memang sering berbelanja di sini, secara pribadi cukup kecewa karena saya dan keluarga sering ke sini,” sebutnya.
Tak hanya itu, Juan juga sempat berbincang dengan salah satu karyawan dan mendengar kabar bahwa seluruh karyawan akan terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
“Tadi sempat berbincang sih sama karyawan di kasir, saya tanya apakah ada PHK mereka bilang semuanya di PHK,” pungkasnya. (*)
Muhammad Nizar, Bupati Lingga saat diwawancarai Batampos di Pantai Tiga Berlian Dabo Singkep, Minggu (20/4). F. Vatawari/BATAM POS
batampos– Permasalahan Program Aplikasi SIAP-E yang diluncurkan pada tahun 2022 yang hingga hari ini tidak dapat digunakan kembali menjadi sorotan publik. Hal ini menjadi perhatian Bupati Lingga, Muhammad Nizar. Saat ditemui oleh pihak Batampos di Pantai Tiga Berlian Dabo Singkep pada Minggu (20/4), Bupati Lingga meminta kepada Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Lingga untuk segera mengaktifkan kembali Aplikasi SIAP-E ini jika memang tidak ada permasalahan.
Sebuah aplikasi bernama Sistem Informasi Absensi Pegawai Elektronik (SIAP-E), yang sempat diluncurkan dengan gegap gempita dan menyedot anggaran daerah hingga Rp177,6 juta, kini menjadi teka-teki sunyi. Aplikasi yang digadang-gadang bakal menjadi tulang punggung pelayanan ASN itu hanya berfungsi selama satu bulan, setelah itu lenyap begitu saja.
SIAP-E bersamaan dengan lima aplikasi lainnya resmi diluncurkan pada 24 Juni 2022 dalam sebuah seremoni penuh harapan. Muhammad Nizar, selaku Bupati Lingga memimpin secara langsung peluncuran aplikasi ini di hadapan para pejabat tinggi Daerah, termasuk Ketua DPRD dan Kepala Ombudsman Kepri. Di atas panggung, janji digitalisasi pelayanan publik menggema. Tapi di balik layar, bencana digital perlahan mendekat.
Namun, hingga hari ini, Aplikasi SIAP-E ini tak kunjung bisa digunakan oleh ASN Pemerintah Kabupaten Lingga. Berangkat dari latarbelakang ini mengakibatkan tandanya besar bagi Insan Pers dan masyarakat Kabupaten Lingga ada apa sebenarnya permasalahan pada aplikasi ini hingga kini tidak bisa dimanfaatkan.
Dengan pemberitaan yang beredar akhir-akhir ini, hal ini juga menjadi atensi bagi Bupati Lingga, Muhammad Nizar. Saat diwawancarai pihak Batampos, Muhammad Nizar meminta agar Diskominfo Kabupaten Lingga segera mengaktifkan kembali Aplikasi SIAP-E ini.
“Sebenarnya permasalahan ini disampaikan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau instansi teknis terkait. Namun, karena hal ini juga menyangkut nama baik Pemkab Lingga, maka saya meminta kepada Diskominfo Lingga untuk segera mengaktifkan kembali Aplikasi SIAP-E ini,” ujar Bupati Lingga saat diwawancarai pihak Batampos, Minggu (20/4).
Muhammad Nizar menjelaskan, dari Aplikasi SIAP-E ini, Pemkab Lingga berharap dapat meningkatkan Disiplin dan rasa memiliki terhadap ASN dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
“Kami melihat saat ini dari ASN sendiri masih ada yang tidak memiliki rasa tanggung jawab dalam menjalankan tugas. Ada yang tidak masuk bekerja namun gaji tetap diterima. Jadi dengan aplikasi SIAP-E ini diharapkan mampu mendisiplinkan para ASN untuk lebih memiliki rasa tanggung jawab,” tambahan Bupati Lingga.
Bupati Lingga mengungkapkan jika memang dalam program Aplikasi SIAP-E ini masih terdapat banyak kekurangan, maka dari pihak Diskominfo Lingga agar melakukan penyempurnaan, jika memang merasa sulit harus mencari alternatif lain.
“Kemarin ada yang menginformasikan kepada kami kalau memang terlalu diikuti aplikasi SIAP-E ini terlalu menjelelumit, harus mencari upaya agar aplikasi ini harus berjalan secepatnya,” tutup Muhammad Nizar. (*)
Menteri Agama (Menag) Nasruddin Umar membuka kegiatan Bimbingan Manasik Haji Nasional di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Sabtu (19/4) lalu. F. Humas Kemenag RI.
batampos-Kementerian Agama (Kemenag) meraih penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) atas terselenggaranya Bimbingan Manasik Haji Nasional secara hybrid, yang digelar secara luring di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Sabtu (19/4) lalu. Kegiatan ini diikuti secara daring lebih dari 500 titik lokasi di seluruh Indonesia.
Kegiatan monumental ini diikuti oleh 1.500 peserta secara langsung (offline) di Jakarta, dan 141.139 peserta secara daring (online) dari seluruh penjuru Tanah Air. Angka ini menjadi bukti kuat bahwa antusiasme dan komitmen dalam pembinaan jemaah haji semakin meningkat dari tahun ke tahun, terutama menjelang penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
Dalam arahannya, Menteri Agama, Nasaruddin Umar menegaskan pentingnya mengubah pendekatan bimbingan manasik haji agar tidak semata-mata fiqh-oriented, namun juga sarat dengan pemaknaan ruhani dan transformasi diri. Menurutnya, tidak semua yang maqbul itu mabrur, tapi semua yang mabrur pasti maqbul.
“Ini menjadi pengingat bahwa ibadah haji yang diterima (maqbul) belum tentu membawa perubahan hidup yang sejati, sedangkan haji yang mabrur—yang menumbuhkan akhlak, ketulusan, dan kepekaan sosial—pasti diterima oleh Allah SWT,” ujar Menag.
Tahun ini menjadi istimewa karena pelaksanaan ibadah haji bertepatan dengan Haji Akbar—yakni wukuf di Arafah diperkirakan jatuh pada hari Jumat. Keutamaannya diyakini setara dengan 70 kali haji biasa, dan pada hari itu doa-doa diijabah, ampunan dilimpahkan, serta rahmat Allah turun tanpa batas.
“Gunakan momen Haji Akbar ini untuk memperbanyak doa, bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk keluarga, bangsa, umat, dan seluruh manusia,” pesan Menag.
Mengutip hadits Qudsi dan Surat Al-Baqarah ayat 30, Nasaruddin Umar membingkai haji sebagai bagian dari misi kekhalifahan manusia dan dialog ilahi. Bahkan iblis pun berdialog dengan Allah saat menolak bersujud kepada Adam, merasa lebih mulia karena diciptakan dari api. Tapi Allah menunjukkan bahwa keagungan manusia bukan pada asalnya, melainkan pada kemampuannya bertobat dan kembali kepada Tuhan.
“Allah mencintai dialog. Setelah pulang haji, jangan takut berdialog dengan siapapun, karena itu adalah tradisi Tuhan,” tegas Nasaruddin.
Ia juga mengangkat kisah Kakbah sebagai rumah pertaubatan pertama di bumi, yang dibangun di Bakkah. Kakbah merupakan replika dari Baitul Ma’mur, tempat para malaikat bertawaf di langit ketujuh. Ritual tawaf oleh jemaah haji sejatinya adalah gerakan spiritual yang meniru malaikat, menggugurkan dosa, dan menyatukan diri dengan poros ilahi.
“Hajar Aswad dulunya batu putih, berubah karena dosa manusia. Kini hanya tersisa tujuh butir seukuran kemiri karena pernah dicuri, namun maknanya tetap suci,” tambahnya.
Ia juga menyinggung pemikiran Ibnu Arabi dalam Futuhat al-Makkiyah bahwa pahala 100.000 kali lipat tak hanya di pelataran Kakbah, tapi mencakup seluruh wilayah Tanah Haram.
Dengan terselenggaranya bimbingan manasik haji nasional ini, diharapkan para calon jemaah haji Indonesia tidak hanya siap secara syar’i, tetapi juga mampu memaknai haji sebagai perjalanan transformasi diri menuju maqam tertinggi sebagai insan yang mabrur—terlebih dalam keberkahan tahun Haji Akbar yang penuh keutamaan dan rahmat ini. (*)