Senin, 6 April 2026
Beranda blog Halaman 1727

Epson umumkan Pembukaan Pendaftaran untuk The 16th Epson International Pano Awards

0

batampos – Epson secara resmi mengumumkan pembukaan pendaftaran untuk edisi ke-16 dari kompetisi fotografi bergengsi, The Epson International Pano Awards. Setelah kesuksesan gelaran tahun 2024, Epson Asia Tenggara kembali bergabung dengan Epson Australia sebagai sponsor utama ajang ini. Epson telah berperan penting dalam menjadikan The Pano Awards sebagai salah satu kompetisi terbesar di dunia yang didedikasikan untuk seni fotografi panorama. Pada tahun 2024, kompetisi ini menerima 4.529 entri dari 1.105 fotografer yang berasal dari 95 negara.

“Saya dengan antusias mengumumkan bahwa fotografer profesional maupun amatir dari seluruh dunia kini sudah bisa mengirimkan karya mereka untuk ajang The 16th Epson International Pano Awards,” ujar David Evans, Kurator The Epson International Pano Awards. “Kami sangat menghargai dukungan luar biasa dari para sponsor, sehingga kami dapat menurunkan biaya pendaftaran untuk ajang 2025. Hal ini membuat kompetisi menjadi lebih terjangkau dan mudah diakses dibanding sebelumnya. Tahun ini, total hadiah yang diperebutkan kembali melampaui US$50.000, termasuk US$15.000 dalam bentuk uang tunai, serta hadiah senilai lebih dari US$11.000 untuk pemenang kategori Open.”

Jocelyn Tan, Deputy Director Regional untuk Produk Komersial, Epson Asia Tenggara, menyampaikan, “Kami merasa bangga dapat kembali mendukung penyelenggaraan The Epson International Pano Awards yang ke-16, dan bekerja sama dengan Epson Australia untuk menyoroti talenta-talenta luar biasa dari Asia Tenggara dan berbagai belahan dunia. Pencapaian ini menunjukkan bahwa ajang ini semakin relevan di mata komunitas fotografi global. Di Epson, kami terus berkomitmen untuk mendukung para fotografer melalui teknologi cetak mutakhir yang mampu mewujudkan visi kreatif mereka menjadi karya nyata.”

Dewan Juri The 2025 Pano Awards terdiri dari fotografer top dunia dan profesional industri, termasuk Merche Llobera (Amateur Photographer of the Year 2023), Kelvin Yuen (Open Photographer of the Year 2024), Matt Jackisch (Open Photographer of the Year 2020), dan lainnya.

Saksikan kisah para pemenang Pano Awards sebelumnya melalui tautan berikut:

1. Kompilasi: https://youtu.be/vJ0AkDxLUuY
2. David Evans: https://youtu.be/EjL4DoQIHwY
3. Paul Hoelen: https://youtu.be/ZruUuixGId4
4. Mieke Boynton: https://youtu.be/ygYmOTASl9Q
5. Tom Putt: https://youtu.be/MTt81uAfsls

Pendaftaran early-bird untuk Epson International Pano Awards 2025 dibuka hingga Senin, 30 Juni 2025, dan batas akhir pengumpulan karya adalah Senin, 21 Juli 2025.
Peserta dapat mengirimkan karya mereka melalui tautan berikut: https://thepanoawards.com/enter-awards/

Artikel Epson umumkan Pembukaan Pendaftaran untuk The 16th Epson International Pano Awards pertama kali tampil pada News.

Ujian Kenaikan Kelas SD dan SMP di Batam Dimulai 16 Juni, Libur Semester Selama Dua Pekan

0
Ilustrasi, Dinas Pendidikan Kota Batam menetapkan ujian kenaikan kelas bagi siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) akan dilaksanakan serentak pada 16 hingga 21 Juni 2025. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Dinas Pendidikan Kota Batam menetapkan ujian kenaikan kelas bagi siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) akan dilaksanakan serentak pada 16 hingga 21 Juni 2025. Ujian ini menjadi penentu kenaikan kelas siswa sekaligus menandai berakhirnya kegiatan belajar mengajar tahun ajaran 2024/2025.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto, mengatakan seluruh sekolah, baik negeri maupun swasta sudah diarahkan untuk mempersiapkan ujian secara maksimal.

“Ujian kenaikan kelas akan kita laksanakan mulai 16 hingga 21 Juni 2025. Ini berlaku untuk seluruh SD dan SMP di Kota Batam,” ujar Tri Wahyu, Senin (21/4).

Setelah ujian berakhir, rapor hasil belajar siswa akan dibagikan pada 28 Juni 2025. Pembagian rapor menjadi momen penting bagi siswa dan orang tua untuk mengetahui capaian akademik selama satu tahun pelajaran.

“Rapor akan dibagikan pada 28 Juni 2025. Setelah itu, peserta didik akan memasuki masa libur semester,” sambung Tri Wahyu.

Libur semester akan berlangsung selama dua pekan, dimulai dari 30 Juni hingga 12 Juli 2025. Masa libur ini dimanfaatkan siswa untuk beristirahat dan berkumpul bersama keluarga sebelum memulai tahun ajaran baru.

Dinas Pendidikan menetapkan hari pertama masuk sekolah tahun ajaran 2025/2026 jatuh pada 14 Juli 2025. Pada hari itu, seluruh siswa akan kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar seperti biasa.

“Kita berharap seluruh proses berjalan lancar, mulai dari ujian, pembagian rapor, hingga libur semester dan awal masuk sekolah kembali. Sekolah juga kita imbau untuk menjaga suasana yang kondusif dan mempersiapkan kebutuhan administrasi akademik dengan baik,” tambahnya.

Tri Wahyu juga mengingatkan kepada sekolah agar memberikan motivasi kepada siswa, khususnya mereka yang akan menjalani ujian, agar tetap semangat dan fokus belajar. Orang tua juga diharapkan turut mendampingi anak selama masa persiapan ujian di rumah.

Salah seorang orang tua siswa, Rina, mengaku sudah mulai mempersiapkan anaknya yang duduk di kelas 5 SD untuk menghadapi ujian. Ia rutin mendampingi anak belajar setiap malam agar lebih siap.

“Anak saya sudah mulai belajar dari sekarang. Kami bantu sebisanya di rumah, terutama pelajaran yang dirasa sulit seperti matematika. Semoga hasil ujiannya nanti bagus dan bisa naik kelas,” ujarnya.

Rina juga menyambut baik adanya libur semester selama dua pekan setelah ujian. Menurutnya, waktu tersebut cukup ideal untuk memberi ruang istirahat dan quality time bersama keluarga.

“Kalau libur dua minggu sih cukup ya, anak-anak juga butuh refreshing setelah ujian. Nanti rencananya mau ajak jalan-jalan ke luar kota sebentar sebelum masuk sekolah lagi,” tambahnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Ujian Kenaikan Kelas SD dan SMP di Batam Dimulai 16 Juni, Libur Semester Selama Dua Pekan pertama kali tampil pada Metropolis.

Kades di Lingga Resah, Dana ADD Belum Bisa Dicairkan

0
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Lingga, Yulizar Resmedi. F. Vatawari/BATAM POS

batampos– Seluruh Kepala Desa yang ada di Kabupaten Lingga saat ini tengah diliputi keresahan. Pasalnya, hingga pertengahan April 2025, pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) tak kunjung bisa diajukan.

Situasi ini menambah tekanan di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang semangkin sulit, minimnya lapangan pekerjaan, dan angka kemiskinansemangkin hati kian meningkat.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Lingga, Yulizar Resmedi, angkat bicara terkait keluhan para kepala desa.

BACA JUGA: ADD Alami Penurunan Hampir Rp 5 Miliar, PMD Minta Desa Optimalkan Peran BUMDes

Ia menegaskan bahwa persoalan ini bukan berada di DPMD, melainkan di proses transfer dana dari pusat yang belum diterima oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Lingga.

“DPMD hanya bertugas memverifikasi kelengkapan dokumen pencairan, apapun itu. Yang membayar adalah BPKAD. Kami sudah usulkan dan sudah tanyakan ke BPKAD terkait gaji dan dana ADD, dan mereka sampaikan sedang menunggu transfer dari pusat,” jelas Yulizar, jumat (18/4).

Yulizar juga menambahkan bahwa selama dokumen dari desa lengkap, DPMD tidak pernah memperlambat proses administrasi pencairan dana.

Kondisi ini memperburuk situasi di lapangan. Sejumlah desa tidak bisa menjalankan kegiatan pemerintahan dan pelayanan masyarakat dengan optimal karena belum bisa mengakses dana ADD.

“Kami kecewa. Lingga bukannya semakin maju, justru makin mundur. Untuk makan saja kami harus berutang,” ungkap salah seorang aparatur desa dengan nada putus asa, jum’at (18/4).

Bahkan lebih parahnya lagi, hingga kini sejumlah besar guru PNS di Lingga belum juga menerima gaji mereka.

Di tengah kondisi ekonomi daerah yang tidak stabil, keterlambatan pencairan dana ini menjadi pukulan berat bagi masyarakat desa di Kabupaten Lingga. (*)

Reporter: Vatawari

Artikel Kades di Lingga Resah, Dana ADD Belum Bisa Dicairkan pertama kali tampil pada Kepri.

BMKG: Waspada Banjir Rob di Kepri, Berpotensi Terjadi hingga Akhir April

0
Ilustrasi. Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Rakyat Sagulung. BMKG Stasiun Meteorologi Hang Nadim Batam mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir pesisir atau rob yang berpotensi terjadi mulai 10 hingga 30 April 2025. Foto. Iman Wachyudi/ Batam Pos

batampos – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Hang Nadim Batam mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir pesisir atau rob yang diperkirakan melanda sejumlah wilayah di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Fenomena ini berpotensi terjadi mulai 10 hingga 30 April 2025.

Kondisi tersebut dipicu oleh dua fenomena astronomi yang terjadi pada bulan ini, yakni Bulan Purnama pada 13 April dan Super New Moon pada 27 April 2025. Kedua fenomena ini diprediksi akan meningkatkan ketinggian pasang air laut secara signifikan dan memicu terjadinya banjir rob di sejumlah wilayah pesisir.

“Kondisi pasang maksimum akibat Bulan Purnama dan Super New Moon berpotensi menyebabkan banjir rob di sepanjang pesisir Kepri. Kami imbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan,” kata Kepala Stasiun Meteorologi Hang Nadim Batam, Ramlan, Senin (21/4).

BMKG mencatat sejumlah wilayah yang rawan terdampak banjir rob, antara lain pesisir Batuaji, Batuampar, Sekupang, dan Nongsa. Kabupaten Lingga, Pesisir Singkep Barat, Singkep Pesisir, dan Senayang. Kabupaten Karimun, Pesisir Kundur Barat, Karimun, dan Meral. Kabupaten Bintan, Pesisir Bintan Utara, Teluk Sebong, dan Bintan Timur. Kota Tanjungpinang, Pesisir Tanjungpinang Barat, Tanjungpinang Kota, dan Bukit Bestari.

Banjir rob ini diperkirakan akan berdampak pada berbagai aktivitas masyarakat, terutama di kawasan pesisir. Aktivitas bongkar muat di pelabuhan, akses transportasi, hingga roda perekonomian warga pesisir seperti tambak garam dan perikanan darat, berpotensi terganggu akibat genangan rob yang cukup tinggi.

“Kami minta warga yang bermukim di wilayah pesisir untuk tetap siaga, menjaga barang-barang berharga, serta terus memantau informasi cuaca dan peringatan dini dari BMKG,” ujar Ramlan.

Ia menambahkan, potensi pasang maksimum bisa terjadi sewaktu-waktu, terutama saat cuaca buruk disertai angin kencang dan hujan lebat. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak lengah dan mengambil langkah antisipasi sejak dini demi keselamatan bersama.

BMKG juga menyarankan agar instansi terkait melakukan langkah-langkah mitigasi dan pengawasan di titik-titik rawan genangan, serta memastikan jalur transportasi dan aktivitas vital lainnya tetap berjalan aman selama periode potensi rob ini berlangsung. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel BMKG: Waspada Banjir Rob di Kepri, Berpotensi Terjadi hingga Akhir April pertama kali tampil pada Metropolis.

Harga Hewan Kurban di Batam Stabil, Pedagang Optimistis Penjualan Meningkat

0
Hewan kurban di kawasan Temiang. Foto. Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Menjelang Hari Raya Idul Adha, aktivitas jual beli hewan kurban di Batam mulai menggeliat. Sejumlah pedagang hewan kurban, baik kambing maupun sapi, telah membuka lapak di berbagai titik. Harga hewan kurban tahun ini relatif stabil dibandingkan tahun sebelumnya. Para pedagang pun optimistis penjualan akan meningkat seiring membaiknya daya beli masyarakat.

Salah seorang pedagang di kawasan Temiang, Musofa, mengatakan harga sapi Bali dibanderol antara Rp22 juta hingga Rp26 juta per ekor. Sementara itu, sapi jenis Simental dijual dengan harga mulai dari Rp30 juta hingga Rp55 juta, tergantung bobot dan kualitas hewan.

“Untuk harga tidak ada perubahan, masih sama seperti tahun lalu,” ujar Musofa, Senin (21/4).

Ia merinci, sapi dengan bobot 200–300 kilogram dijual seharga Rp22 juta hingga Rp26 juta. Sedangkan sapi berbobot 450–750 kilogram dipasarkan mulai Rp35 juta hingga Rp55 juta per ekor.

Musofa menambahkan, saat ini dirinya sudah memiliki stok sapi Bali sebanyak 100 ekor dan Simental 20 ekor. Ia juga menunggu kedatangan sekitar 30 ekor sapi tambahan dalam waktu dekat.

“Alhamdulillah, sudah 30 ekor yang terjual. Total nanti sekitar 160 sampai 200 ekor sapi yang akan kami siapkan,” jelasnya.

Menurutnya, kualitas sapi tahun ini jauh lebih baik dibandingkan tahun lalu. “Untuk sapi tahun ini jauh lebih baik dari tahun kemarin, lebih gemuk dan sehat,” ucapnya.

Musofa juga memastikan seluruh hewan yang dijual telah memenuhi syarat kesehatan, termasuk vaksinasi dan pemeriksaan PMK (penyakit mulut dan kuku).

“Kita pastikan hewan kita aman semua. Syarat PMK masih tetap berlaku,” tegasnya.

Ia menambahkan, untuk kebutuhan kambing, pihaknya juga menyiapkan stok dalam jumlah besar. “Minggu depan kambing akan datang sekitar 400 ekor,” tuturnya.

Hal senada disampaikan pedagang lainnya, Amin, yang juga berjualan di kawasan Temiang. Menurutnya, harga kambing kurban berkisar Rp3 juta hingga Rp4,5 juta, tergantung ukuran.

“Kambing ukuran 27 sampai 45 kilogram, harganya paling rendah Rp3 juta. Kalau yang besar bisa sampai Rp4,5 juta,” jelasnya.

Amin menyebutkan, meskipun belum memasuki masa puncak permintaan, sejumlah pembeli sudah mulai memesan hewan kurban lebih awal.

“Sekarang masyarakat sudah mulai mencari dan menanyakan harga. Sudah ada juga yang booking,” ujarnya.

Pedagang lain, Ardi, juga optimistis penjualan tahun ini akan lebih baik. Ia bahkan menambah stok hewan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Tahun kemarin saya bawa 30 ekor sapi, tahun ini saya tambah jadi 45 ekor. Soalnya tahun lalu habis semua,” katanya.

Menurut Ardi, mayoritas sapi yang dijual di Batam didatangkan dari luar daerah seperti Lampung dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia memastikan seluruh hewan yang dijual telah melalui proses pemeriksaan kesehatan.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Batam, Mardanis. Ia menegaskan bahwa seluruh hewan kurban yang masuk ke Batam wajib divaksin dan dinyatakan sehat sebelum diperjualbelikan.

“Hewan kurban yang masuk ke Batam wajib vaksin dan dinyatakan sehat. Ini sudah menjadi ketentuan,” jelasnya.

Mardanis menambahkan, setelah tiba di Batam, hewan-hewan tersebut akan kembali diperiksa kesehatannya, termasuk untuk penyakit mulut dan kuku (PMK).

“Pemeriksaan ini penting agar hewan kurban yang disembelih benar-benar sehat dan aman dikonsumsi,” tuturnya.

Untuk pengajuan izin pemasukan hewan kurban ke Batam, pelaku usaha diwajibkan menggunakan aplikasi lintas.isikhnas.pertanian.go.id. Verifikasi akan dilakukan oleh pihak provinsi.

Beberapa persyaratan wajib untuk pengiriman sapi antara lain, telah divaksin PMK dosis kedua, hasil uji laboratorium PMK, uji LSD (Lumpy Skin Disease), Uji brucellosis, Uji anthrax, Uji Jembrana (khusus untuk sapi Bali).

“Pelaku usaha diwajibkan memiliki akun untuk mengakses dan mengajukan permohonan melalui aplikasi tersebut, ” tutupnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Harga Hewan Kurban di Batam Stabil, Pedagang Optimistis Penjualan Meningkat pertama kali tampil pada Metropolis.

Disnaker Batam Beri Teguran ke PT Letsolar Energi Indonesia, Imbas Kericuhan Walk Interview

0
Suasana di lingkungan PT Letsolar Energy Indonesia. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Batam memberikan surat teguran kepada PT Letsolar Energi Indonesia, perusahaan yang baru berdiri di Kawasan Industri Horizon, Sagulung, usai terjadinya insiden kericuhan dalam proses rekrutmen tenaga kerja yang viral di media sosial, Sabtu (19/4). Kericuhan dipicu oleh membludaknya ribuan pencari kerja yang datang untuk mengikuti walk interview yang diumumkan melalui media sosial.

Kepala Disnaker Kota Batam, Rudi Sakyakirti, mengatakan pihaknya telah mengambil langkah cepat dengan mendatangi perusahaan dan memberikan peringatan resmi agar kejadian serupa tidak terulang. Ia menegaskan bahwa perusahaan wajib memberitahukan rencana rekrutmen ke Disnaker terlebih dahulu.

“Itu perusahaan baru dan memang kemarin informasi lowongannya dishare ke media sosial. Akhirnya terjadi kerumunan besar yang tidak terkendali. Kita sudah beri teguran, supaya ke depan lebih teratur dan sesuai prosedur,” ujar Rudi, Senin (21/4).

Baca Juga: Tak Ada Lowongan Kerja Lagi, Kawasan Industri Horizon Sagulung Kembali Sepi

Menurut Rudi, perusahaan yang ingin merekrut tenaga kerja seharusnya melibatkan Disnaker, bukan hanya untuk kepentingan pendataan tenaga kerja, tapi juga demi ketertiban, keamanan, dan keadilan selama proses seleksi. Hal ini juga menghindari potensi kecurangan atau pelanggaran aturan dalam perekrutan.

Dalam insiden tersebut, lebih dari 400 pencari kerja hadir memadati kawasan industri, sementara lowongan yang tersedia hanya untuk 100 orang, itupun 10 posisi sudah dialokasikan untuk warga tempatan. Ketidakseimbangan jumlah pelamar dan kuota membuat situasi tidak terkendali dan menyebabkan aksi saling dorong antar pencari kerja.

Diberitakan sebelumnya, proses rekrutmen yang dijadwalkan berlangsung dari pukul 08.00 hingga 11.00 WIB, berubah menjadi lautan manusia sejak subuh. Sejumlah pelamar sudah tiba sejak pukul 05.00 WIB demi mendapatkan antrean lebih awal. Namun, karena membludaknya peserta, banyak di antaranya tidak berhasil masuk ke area wawancara.

Baca Juga: Ribuan Pelamar Serbu Walk Interview PT Letsolar Energi Indonesia

“Saya datang jam 06.10, tapi pelamar sudah ribuan. Saya lihat ada yang baru lulus sekolah sampai yang usia 30-an. Padahal syaratnya harus yang berpengalaman,” kata Bakti, salah satu pelamar yang turut hadir saat itu.

Kondisi makin kacau ketika pelamar yang datang dengan sepeda motor dilarang masuk ke kawasan industri. Mereka diminta memarkirkan kendaraan di luar, menyebabkan kemacetan parah di sekitar lokasi. Dalam situasi yang padat dan tidak terorganisir, seorang pelamar bahkan dilaporkan mengalami luka di kepala setelah terjatuh ke parit.

Rudi menambahkan, setiap perusahaan wajib mematuhi regulasi rekrutmen yang berlaku. “Kita punya aturan. Jangan asal share lowongan di medsos tanpa koordinasi. Ini untuk mencegah kerugian semua pihak, termasuk para pencari kerja yang sudah capek-capek datang,” tutupnya. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Disnaker Batam Beri Teguran ke PT Letsolar Energi Indonesia, Imbas Kericuhan Walk Interview pertama kali tampil pada Metropolis.

Koperasi Merah Putih Jadi Andalan Penggerak Ekonomi Desa, Batam Siap Menyambut

0
Amsakar Achmad. Foto. Humas BP Batam

batampos – Pemerintah pusat menetapkan kebijakan strategis untuk memperkuat perekonomian desa melalui pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (Kop Des Merah Putih). Program ini ditargetkan terbentuk di 70 ribu hingga 80 ribu desa di seluruh Indonesia sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

Menanggapi kebijakan tersebut, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan dukungan penuhnya terhadap inisiatif ini. Ia menilai koperasi merupakan salah satu instrumen penting dalam mengembangkan ekonomi masyarakat, khususnya di sektor usaha mikro.

“Prinsip kita untuk koperasi ini mesti didorong. Saya selaku mantan Kadis Koperasi dan UMK melihat usaha ekonomi kerakyatan ini memang harus didukung, didorong oleh pemerintah,” katanya, Senin (21/4).

Pemerintah Kota (Pemko) Batam juga tengah menyiapkan berbagai skema pembiayaan bagi pelaku usaha mikro dan koperasi, termasuk pinjaman tanpa bunga yang akan segera diluncurkan.

“Kita menyiapkan skema-skema pembiayaan untuk mereka yang disebut pinjaman sampai Rp20 juta bunga nol persen,” katanya.

Menurut Amsakar, Koperasi Desa Merah Putih maupun bentuk koperasi lainnya berpotensi besar dalam mendukung pengembangan ekonomi masyarakat dan menciptakan lapangan kerja baru. Karena itu, Pemko Batam siap memberikan dorongan penuh terhadap pembentukannya di wilayah setempat.

“Koperasi ini menjadi badan usaha yang bisa menekan angka pengangguran, bisa mengembangkan kapasitas bisnis usaha masing-masing, dan bisa juga menjadi pengembangan ekonomi yang baik bagi warga,” ujar dia.

Lebih lanjut, dia menyebut bahwa keberadaan koperasi secara otomatis akan memberikan kontribusi nyata terhadap penurunan angka pengangguran dan peningkatan kesempatan kerja bagi masyarakat Batam.

Program pinjaman nol persen ini dijadwalkan akan mulai diluncurkan pada akhir bulan April. Pemerintah menetapkan dua syarat utama untuk mengakses program ini, yakni penerima manfaat harus ber-KTP Batam dan memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).

“Kalau APBD, kan, tidak mungkin buat yang ber-KTP luar Batam. Yang kedua, dia punya NIB. Skema lain, syarat lain, itu pihak perbankan yang mengaturnya,” ujar dia. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Koperasi Merah Putih Jadi Andalan Penggerak Ekonomi Desa, Batam Siap Menyambut pertama kali tampil pada Metropolis.

Tak Diberi Uang, Pengamen Ancam Pedagang Pasar Pakai Sajam

0
pengamen berinisial DH diamankan polisi usai diduga mengancam pedagang menggunakan sajam, Senin (21/4). F. Mohamad Ismail/BATAM POS

batampos– Seorang pengamen nyaris diamuk masa oleh para Pedagang Pasar Bintan Center Kota Tanjungpinang, Kepri usai membuat keributan. Pengamen berinisial DH (22) tersebut juga diduga sempat mengancam pedagang dengan menggunakan senjata tajam (sajam).

Menurut Soleh, satu diantara pedagang mengatakan bahwa DH sempat mengamen dan membuat keributan di tengah keramaian Pasar Bintan Center. Saat ditegur oleh pedagang, DH tidak terima dan sempat terlibat cekcok.

“Pelaku juga ngeluarin sajam dari pinggangnya. Saya juga kaget karena memang kelihatan mereka mabuk,” kata Soleh, Senin (21/4).

BACA JUGA: Satpol PP Amankan 29 Gelandangan dan Pengamen

Setalah itu, para pedagang langsung mengejar DH yang melarikan diri usai melihat pedagang berang. DH juga melarikan diri ke Kantor Polsek Tanjungpinang Timur dan langsung diamankan oleh petugas kepolisian.

Menurutnya, para pengamen memang sering memaksa pengunjung untuk memberikan uang dan kerap menunjukkan sikap tak terpuji jika tidak diberi.

“Memang baru kali ini mereka membuat onar, tapi dari dulu memang suka maksa dan tengil. Ditegur juga gak pernah terima,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek Tanjungpinang Timur, Sugiono mengatakan bahwa saat ini pelaku DH masih menjalani pemeriksaan. Kata dia, pelaku memang sempat terlibat cekcok, berujung dikejar oleh para pedagang.

Ia memastikan bahwa pelaku DH diduga terpengaruh minuman beralkohol saat datang ke Mapolsek. Namun, ia tidak bisa memastikan apakah DH sempat mengancam pedagang menggunakan senjata tajam atau tidak.

“Belum kita temukan (senjata tajam). Namun dia memang terlihat cek cok dan sempat oleng (mabuk). Saat ini masih diperiksa,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

Artikel Tak Diberi Uang, Pengamen Ancam Pedagang Pasar Pakai Sajam pertama kali tampil pada Kepri.

Memperingati Hari Kartini, ibis Styles Batam Nagoya Hadirkan Nuansa Budaya Lewat Balutan Kebaya & Batik

0

batampos – Dalam semangat memperingati Hari Kartini, ibis Styles Batam Nagoya (ISBN) menghadirkan nuansa penuh warna dan budaya dengan cara yang istimewa. Para karyawati hotel tampil anggun mengenakan kebaya, sementara para karyawan pria mengenakan batik sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan dan semangat emansipasi yang telah diwariskan oleh Raden Ajeng Kartini.

Perayaan ini tidak hanya menjadi ajang untuk mengenang sosok pahlawan nasional perempuan tersebut, tetapi juga menjadi simbol bahwa perempuan masa kini—terutama dalam dunia kerja perhotelan—memiliki peran strategis yang tak terpisahkan dalam kemajuan industri dan pelayanan berkualitas.

Ardi Malik, General Manager ibis Styles Batam Nagoya, menyampaikan bahwa peringatan Hari Kartini tahun ini menjadi momen penting untuk memperkuat nilai-nilai inklusivitas dan pemberdayaan di lingkungan kerja.

“Kami percaya bahwa semangat Kartini bukan hanya tentang pakaian tradisional, tetapi tentang bagaimana perempuan mengambil peran dan bersuara dalam setiap aspek pekerjaan. Di ibis Styles Batam Nagoya, kami bangga memiliki banyak karyawati tangguh yang berkontribusi secara profesional dan penuh semangat,” ujar Ardi.

Kegiatan ini turut didukung oleh tim Marketing Communication yang turut menyiapkan berbagai materi visual dan publikasi digital untuk menambah keseruan perayaan. Arhie Danarta, Assistant Marketing Communication Manager ibis Styles Batam Nagoya, menambahkan:

“Perayaan ini bukan hanya bentuk apresiasi terhadap karyawati kami, tetapi juga bagian dari strategi komunikasi yang menyentuh sisi emosional tamu. Melalui visual yang kuat dan pesan-pesan inspiratif, kami ingin membagikan semangat Kartini ke seluruh audiens kami, baik tamu yang datang langsung maupun yang mengikuti kami secara digital.”

Peringatan Hari Kartini ini menjadi bagian dari komitmen ibis Styles Batam Nagoya dalam merayakan keberagaman dan budaya lokal, sekaligus membangun suasana kerja yang suportif dan menyenangkan bagi seluruh tim.

Terletak di jantung kawasan bisnis Batam, ibis Styles Batam Nagoya hadir sebagai oase penuh gaya bagi para pelancong modern yang mencari kenyamanan, kreativitas, dan koneksi yang tak terputus. Dengan tagline “Stay Stylish, live creatively”, hotel ini menawarkan pengalaman menginap yang berbeda dari hotel ekonomi pada umumnya, memadukan desain yang dinamis, pelayanan yang hangat, serta fasilitas lengkap untuk menunjang kebutuhan perjalanan bisnis maupun liburan keluarga.

Hotel ini memiliki 186 kamar kontemporer yang dirancang dengan sentuhan warna-warna ceria khas brand ibis Styles. Setiap kamar dilengkapi dengan fasilitas modern seperti smart TV, WiFi gratis, serta tempat tidur nyaman dan ergonomis—membuat setiap malam istirahat terasa maksimal.

Salah satu keunggulan utama ibis Styles Batam Nagoya adalah lokasinya yang strategis, hanya sekitar 5 km dari Terminal Feri Harbour Bay dan dekat dengan pusat perbelanjaan, area kuliner, serta hiburan malam. Aksesibilitas ini menjadikan hotel sebagai pilihan tepat bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Fasilitas hotel pun sangat lengkap untuk kelas hotel ekonomi. Para tamu dapat menikmati:
Kolam renang outdoor untuk bersantai, Pusat kebugaran (gym) yang buka sepanjang hari, Layanan spa dan pijat untuk relaksasi, Serta taman bermain anak-anak yang membuat keluarga dengan anak kecil tetap merasa nyaman dan terhibur.

Untuk keperluan bisnis, hotel menyediakan ruang meeting multifungsi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan acara seperti rapat perusahaan, pelatihan, hingga seminar skala menengah. Tim banquet dan event dari ibis Styles Batam Nagoya siap membantu menyukseskan setiap acara dengan pelayanan yang profesional dan fleksibel.

Tak hanya soal fasilitas, ibis Styles Batam Nagoya juga dikenal akan keramahtamahan timnya yang penuh semangat dan dedikasi dalam memberikan layanan terbaik. Dalam setiap interaksi, tim hotel berusaha menciptakan suasana yang ramah dan menyenangkan, sejalan dengan filosofi brand ibis Styles yang selalu mengedepankan “open-minded service with a smile.”

Hotel ini juga aktif berkolaborasi dengan komunitas lokal dan menjadi bagian dari berbagai perayaan budaya serta kegiatan CSR, mencerminkan nilai-nilai keberlanjutan dan keberagaman yang dijunjung oleh Accor Group.

Dengan semua keunggulan ini, ibis Styles Batam Nagoya bukan sekadar tempat menginap, tetapi sebuah pengalaman yang menyatu dengan gaya hidup modern: praktis, stylish, dan penuh warna. (*)

 

Artikel Memperingati Hari Kartini, ibis Styles Batam Nagoya Hadirkan Nuansa Budaya Lewat Balutan Kebaya & Batik pertama kali tampil pada Lifestyle.

BP Batam Tegaskan Tak Terlibat Relokasi Warga Baloi Kolam

0
Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastury Sirait.

batampos – BP Batam menegaskan tidak terlibat dalam kegiatan sosialisasi relokasi warga di kawasan Baloi Kolam yang direncanakan oleh PT Alvinky Multi Berkat. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Biro Humas, Promosi, dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, saat dikonfirmasi terkait dinamika pembebasan lahan di wilayah tersebut.

Katanya, perwakilan PT Alvinky memang telah menyampaikan secara lisan kepada BP Batam mengenai rencana sosialisasi kepada warga. Namun demikian, BP Batam tidak pernah dilibatkan dalam proses tersebut.

“BP Batam tidak terlibat dalam hal sosialisasi tersebut dan tidak terlibat dalam proyek di kawasan Baloi Kolam,” katanya, 15 April kemarin.

Baca Juga: Polemik Lahan di Baloi Kolam, Sudah 40 Rumah Pindah

Ia mengungkapkan, sejauh ini PT Alvinky belum menjalin kerja sama resmi dengan BP Batam terkait kegiatan relokasi tersebut. Pihaknya justru mendapat pengaduan dari warga yang mempertanyakan keabsahan dokumen milik PT Alvinky.

“Sampai saat ini PT Alvinky tidak melibatkan BP Batam terkait kegiatan sosialisasi guna relokasi warga. Kami telah memfasilitasi warga guna mengetahui keabsahan dokumen tersebut,” ujar dia.

Terkait apakah BP Batam pernah melakukan sosialisasi kepada warga Baloi Kolam, Tuty menjawab bahwa hal itu belum pernah dilakukan. Menurutnya, tanggung jawab sosialisasi berada di tangan perusahaan penerima alokasi lahan. Akan tetapi, jika terjadi permintaan dari kedua belah pihak, BP Batam siap memfasilitasi mediasi untuk menyelesaikan persoalan.

“Penerima alokasi yang mempunyai kewajiban untuk melakukan sosialisasi terhadap warga Baloi Kolam,” katanya.

Baca Juga: Tak Ada Lowongan Kerja Lagi, Kawasan Industri Horizon Sagulung Kembali Sepi

Ia menambahkan, BP Batam terbuka untuk menjadi mediator jika ada permintaan dari pihak perusahaan maupun warga. BP Batam akan membantu mempertemukan kedua belah pihak untuk mediasi.

Soal potensi konflik sosial yang muncul akibat proyek relokasi tersebut, BP Batam berharap pendekatan yang diambil oleh PT Alvinky dilakukan secara persuasif.

Ketika ditanya soal mekanisme pengawasan terhadap tindakan pengembang, Tuty mengakui bahwa BP Batam tidak memiliki sistem khusus untuk itu.

Ia menyebut, dalam perjanjian pengalokasian lahan, memang terdapat ketentuan bahwa perusahaan bertanggung jawab merelokasi warga secara mandiri. Pihaknya pun menyatakan siap membuka ruang dialog jika semua pihak memiliki tujuan yang sama dan menginginkan penyelesaian secara damai.

“Salah satu pasal dalam perjanjian itu meminta perusahaan merelokasikan warga dengan menggunakan anggaran sendiri,” katanya.

Mengenai informasi bahwa lahan di Baloi Kolam dialokasikan tidak hanya kepada PT Alvinky, Tuty membenarkannya. “Dalam kawasan Baloi Kolam terdiri beberapa perusahaan yang menerima alokasi lahan dari BP Batam,” tambahnya.

Meski begitu, ia tidak merinci secara pasti berapa jumlah perusahaan yang mendapat alokasi di kawasan tersebut. Namun, satu hal yang dipastikan adalah PT Alvinky memperoleh alokasi lahan seluas 9,2 hektare. Terkait peruntukan lahan itu sendiri, berdasarkan tata ruang, kawasan tersebut diperuntukkan untuk jasa, tetapi belum jelas jasa apa yang dimaksud. (*)

 

 

Reporter: Arjuna

Artikel BP Batam Tegaskan Tak Terlibat Relokasi Warga Baloi Kolam pertama kali tampil pada Metropolis.