Sabtu, 4 April 2026
Beranda blog Halaman 1731

Lubang Menganga Membahayakan Pengendara, Warga Tagih Janji Perbaikan Jalan Simpang Cikitsu

0
Jalan simpang Cikitsu, Batam Kota.

batampos – Kondisi Jalan Raja M. Saleh di depan Kompleks Cikitsu, Kecamatan Batamkota, semakin memprihatinkan, Rabu (16/4). Lubang besar dan dalam yang menganga di tengah badan jalan tak hanya menganggu kenyamanan, tetapi juga membahayakan keselamatan pengendara.

Parahnya, lubang tersebut kerap tergenang air, sehingga tak tampak jelas oleh pengemudi. Akibatnya, banyak kendaraan terperosok, bahkan kendaraan roda dua terjatuh.

Warga sekitar dan para pengendara yang melintasi jalur tersebut mengaku resah dengan kondisi yang tidak kunjung diperbaiki. Selain membahayakan, lubang jalan juga menjadi salah satu penyebab kemacetan panjang yang terjadi setiap hari, terutama pada jam sibuk.

“Saya sendiri pernah hampir jatuh karena roda motor masuk ke lubang. Untung tidak terlalu laju. Tapi sudah banyak yang celaka di situ,” ujar Andri seorang pengendara yang setiap hari melintasi jalan tersebut, Rabu (16/4).

Baca Juga: Polisi Bongkar Kos-Kosan Narkoba di Batam

Menurut Andri, kondisi jalan tersebut sudah rusak cukup lama. Bahkan, sejak pohon-pohon besar di sepanjang sisi jalan ditebang pada tahun lalu, belum ada satu pun tindak lanjut perbaikan. Ia menyayangkan, setelah pohon ditebang demi proyek pelebaran jalan, justru tidak ada pengerjaan lanjutan yang tampak.

“Dulu jalan ini memang sering macet, tapi setidaknya masih teduh karena banyak pohon. Sekarang pohonnya sudah ditebang, debu berterbangan, jalan berlubang, dan perbaikannya tidak kunjung dimulai,” keluhnya.

Dari pantauan di lapangan, kondisi lubang yang cukup dalam itu memaksa kendaraan roda empat untuk memperlambat laju. Para pengemudi kerap berpindah jalur secara mendadak untuk menghindari lubang, yang menyebabkan antrean panjang kendaraan di jam-jam tertentu.

Eko, warga lainnya mengaku untungnya setiap sore ada polisi lalu lintas yang berjaga. Mereka mengatur arus kendaraan, demi kurangi potensi kemacetan dan kecelakaan.

“Kalau tidak ada petugas di sini, kemacetannya bisa panjang. Belum lagi kalau ada pengendara yang jatuh, pasti makin kacau,” ujarnya.

Baca Juga: 151 Calon Jamaah Haji Batam Belum Lunasi BIPIH Tahap II, Pelunasan Ditutup 17 April

Dinas Bina Marga Kota Batam sebelumnya sempat menyampaikan bahwa proses lelang untuk proyek perbaikan jalan ini telah dilakukan pada Maret lalu. Saat itu, pihak dinas menjanjikan pengerjaan akan dimulai pada April 2025. Namun hingga pertengahan bulan ini, belum tampak adanya aktivitas di lokasi.

“Sesuai informasi dari dinas beberapa bulan lalu, katanya April sudah mulai pembangunan. Tapi sekarang sudah pertengahan bulan, belum terlihat ada alat berat ataupun tanda-tanda pengerjaan. Kami jadi bingung dan kecewa,” kata Eko lagi.

Warga pun mendesak pemerintah kota agar segera menepati janji dan memprioritaskan perbaikan jalan yang menjadi akses vital tersebut. Selain digunakan oleh warga sekitar, Jalan Raja M. Saleh juga menjadi salah satu jalur alternatif menuju pusat kota, rumah sakit, serta beberapa kawasan perumahan padat penduduk.

“Jangan tunggu sampai korban jiwa dulu baru diperbaiki. Ini soal keselamatan orang banyak,” tegas Eko.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi terbaru dari Dinas Bina Marga mengenai kelanjutan proyek perbaikan Jalan Raja M. Saleh. Masyarakat berharap pemerintah segera turun tangan dan mempercepat proses perbaikan demi keselamatan pengguna jalan dan kelancaran mobilitas warga Batam. Kadis Bina Marga dan Air Kota Batam juga belum bisa dikonfirmasi. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Lubang Menganga Membahayakan Pengendara, Warga Tagih Janji Perbaikan Jalan Simpang Cikitsu pertama kali tampil pada Metropolis.

Jay Idzes Kandidat Pemain ASEAN All Star vs Manchester United, Netizen Menolak

0
Pemain Timnas Sepak Bola Indonesia Jay Idzes dalam laga Grup C Babak Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat (15/11/2024). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos – Rencana laga persahabatan antara ASEAN All Star melawan Manchester United pada 28 Mei mendatang memunculkan euforia sekaligus perdebatan di kalangan pecinta sepak bola Tanah Air. Bukan tanpa sebab, nama bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, santer dikabarkan bakal memperkuat tim bintang Asia Tenggara tersebut.

Namun, alih-alih mendapat dukungan penuh, kabar keterlibatan Jay justru menuai gelombang penolakan dari netizen Indonesia, terutama di platform media sosial X (sebelumnya Twitter). Banyak yang menilai, Jay sebaiknya fokus pada agenda besar yang lebih penting: ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Sebelumnya, pelatih Timnas Vietnam, Kim Sang Sik, yang ditunjuk AFF untuk membesut tim ASEAN All Star, telah menetapkan tiga nama dari Vietnam: Nguyen Quang Hai, Nguyen Hoang Duc, dan Do Duy Manh. Ketiganya merupakan pilar penting saat The Golden Star menjuarai Piala AFF 2024 lalu.

“Informasi resmi dari Federasi Sepak Bola Vietnam, pelatih Kim Sang Sik memilih tiga pemain yaitu Quang Hai, Hoang Duc, dan Duy Manh untuk bergabung dengan skuad ASEAN All Star dalam laga persahabatan lawan Manchester United pada 28 Mei mendatang,” tulis Soha.

Kim diperkirakan akan menambahkan beberapa pemain lain dari Vietnam seperti Nguyen Tien Linh dan Nguyen Dinh Trieu. Di sisi lain, AFF memberikan ruang bagi 12 anggotanya, termasuk Indonesia dan Australia, untuk mengirimkan wakil ke dalam skuad.

Nama Jay Idzes pun muncul sebagai salah satu kandidat kuat perwakilan Indonesia. Bahkan, analis sepak bola Malaysia, Keesh Sundaresan, sempat menyebut Jay sebagai sosok ideal untuk menjadi kapten ASEAN All Star.

“Untuk menghadapi pemain seperti Rasmus Højlund dan Joshua Zirkzee, kita butuh bek kelas dunia. Jay dari Timnas Indonesia adalah pilihan tepat untuk menjadi kapten ASEAN All Star,” kata Keesh Sundaresan.

Namun, pernyataan tersebut langsung direspons sinis oleh warganet Indonesia. Mereka khawatir keikutsertaan Jay justru membahayakan performanya di ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia yang bakal dimulai awal Juni. Banyak yang meminta PSSI untuk tidak mengizinkan Jay tampil dalam laga non-kompetitif itu.

“Gak boleh ya gak boleh, pokoknya yang main buat WCQ R3 bulan Juni gak boleh ikut Aseal All Star, mana itu mepet deket2 WCQ. Tolong kita fokus berjuang untuk lolos R3 dan para pemain kita dijauhkan dari cedera,” tulis akun @noevascotia.

Komentar serupa juga dilontarkan oleh akun @entitasfana yang menilai pemain lain dari Liga 1 bisa menjadi wakil Indonesia. “Cukup Yance sama Yakob Sayuri perwakilan Indonesia, uda gacor,” katanya. Sedangkan akun @nrfz___ dengan nada bercanda menulis, “Yaelah lawan emyu doang, kasih pemain PSS Sleman aja gak bakal bisa menang.”

Pernyataan-pernyataan ini menunjukkan kekhawatiran besar netizen terhadap kondisi fisik pemain andalan timnas. Apalagi, Jay merupakan tulang punggung pertahanan Garuda dan tampil solid bersama Venezia di Serie A Italia.

Secara teknis, Jay memang bisa tampil karena kompetisi Serie B berakhir pada 25 Mei 2025, sementara laga lawan MU digelar tiga hari setelahnya. Tapi banyak yang menilai, lebih baik Jay beristirahat atau langsung fokus ke pemusatan latihan Timnas Indonesia jelang laga kontra Tiongkok pada 6 Juni 2025. (*)

Artikel Jay Idzes Kandidat Pemain ASEAN All Star vs Manchester United, Netizen Menolak pertama kali tampil pada Olahraga.

Penyempitan Lajur di Jalan Yos Sudarso, Warga Berharap Ada Pembatas Jalan

0
Ilustrasi ruas Jalan Yos Sudarso(F. Rengga / Batam Pos)

batampos – Salah satu titik Jalan Yos Sudarso dari arah Batuampar menuju Baloi dinilai rawan kecelakaan. Jalan di atas terowongan Pelita tersebut berupa turunan dan terdapat penyempitan lajur.

Rizki, salah seorang pengendara mengatakan jalanan ini kerap terjadi kecelakaan. Pengendara yang melintas menabrak penyempitan lajur hingga masuk ke dalam taman.

“Beberapa kali kecelakaan itu korbannya pekerja Batuampar yang pulang kerja. Kelelahan dan hilang fokus,” ujarnya.

Baca Juga: Landmark “Welcome to Batam” akan Dipindah, Ini Sebabnya

Menurut dia, jalan tersebut harus diberi tanda penyempitan lajur atau pembatas jalan. Sehingga para pengendara dapat lebih waspada.

“Paling tidak ada rambu peringatan. Ini sama sekali tidak ada,” katanya.

Beberapa waktu lalu, seorang pekerja McDermott bernama Dedi Suryadi tergeletak di sekitar jalanan ini. Ia diduga sebagai korban kecelakaan tunggal saat pulang bekerja pada Sabtu (15/3) sekitar pukul 03.00 WIB

Dedi tergeletak di samping motor Yamaha Mio BP 4459 WA miliknya dengan menggunakan pakaian kerja atau wearpack.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Salim mengatakan pihaknya akan memasang rambu peringatan penyempitan lajur di lokasi tersebut.

“Memang jalanan itu turunan, dan rawan juga. Akan kita pasang rambu peringatan secepatnya,” ujarnya, Minggu (16/3).

Baca Juga: Jalan Rusak Menuju Kantor Kecamatan Sagulung Mulai Diperbaiki

Selain memasang rambu, kata Salim, pihaknya akan memasang pita penggaduh. Hal ini untuk mengurangi kecepatan para pengendara saat berada di turunan.

“Tapi pemasangan ini butuh anggaran. Kemungkinan tahun depan,” katanya.

Salim menambahkan pihaknya juga akan memasang pagar pengaman jalan. Pagar ini akan dicat berwarna terang agar pengendara mengetahui adanya penyempitan lajur.

“Pagar pengaman jalan ini juga bisa kita pasang. Kita segera turun ke lokasi, untuk mengeceknya,” tutupnya. (*)

 

 

Reporter: Yofi Yuhendri

 

Artikel Penyempitan Lajur di Jalan Yos Sudarso, Warga Berharap Ada Pembatas Jalan pertama kali tampil pada Metropolis.

Gaji Ribuan Kepala Dapur MBG Dikabarkan Belum Dibayar 3 Bulan, Ini Sanggahan Kepala BGN

0
Kepala Badan Gizi Nasiona (BGN) Dadan Hindayana. (Folly Akbar/Jawapos)

batampos – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana angkat bicara soal isu nasib para ahli gizi dan Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dikabarkan tertunggak tiga bulan. Diduga, terdapat 1.994 Sarjana Pembangunan Indonesia (SPPI) yang menjabat sebagai Kepala SPPG, ahli gizi, dan akuntan pendamping.

Dadan mengklaim kewajiban BGN untuk membayarkan ribuan nasib ahli gizi dan Kepala SPPG telah terbayarkan. Ia menegaskan, permasalahan itu hanya terjadi pada mitra penyedia makan bergizi gratis (MBG).

“Masalah internal mitra, kewajiban BGN telah tuntas,” kata Dadan kepada JawaPos.com, Rabu (16/4).

Dadan memastikan, pihaknya telah memenuhi gaji para ahli gizi dan Kepala SPPG. Ia menekankan, uang itu telah dibayarkan BGN kepada para Yayasan, yang mitra dari BGN.

“Sudah dan uang masih di rekening Yayasan. Detilnya silahkan tanya kepada Yayasan dan yang melaporkan,” tegasnya.

Dugaan keterlambatan pembayaran terjadi karena masalah status administrasi. Seharusnya, SPPI dicatatkan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Namun, karena masalah administrasi, anggaran negara belum bisa dicairkan atas alasan status SPPI yang belum PPPK. (*)

Artikel Gaji Ribuan Kepala Dapur MBG Dikabarkan Belum Dibayar 3 Bulan, Ini Sanggahan Kepala BGN pertama kali tampil pada News.

Cegah Kenakalan Remaja, Polisi Patroli di Tempat Nongkrong hingga Warnet

0
Ilustrasi: Personel Polsek Bengkong memberikan pembinaan kepada kelompok remaja untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. F. Dokumentasi Batam Pos

batampos – Polsek Bengkong meningkatkan patroli khususnya pada malam hari. Hal ini untuk mencegah kenakalan remaja yang dikeluhkan masyarakat, seperti nongkrong dan balap liar.

Kapolsek Bengkong, Iptu Doddy Basyir mengatakan patroli tersebut dilakukan dengan menyambangi lokasi yang kerap didatangi kelompok remaja.

“Dalam patroli, jika ditemukan akan kita bubarkan. Dan anak-anak ini kita edukasi,” ujarnya.

Doddy menambahkan pada akhir pekan, pihaknya menggelar cipta kondisi (cipkon). Kegiatan ini berguna mengantisipasi aksi tawuran, minum- minuman keras ataupun menggunakan obat-obat terlarang.

Baca Juga: Viral Remaja Ajak Ayah Berkelahi, Erry Sebut Pengaruh Lingkungan dan Teman Sebaya

“Kami larang para remaja untuk minum minuman keras serta mengonsumsi obat terlarang. Sebab, jika sudah terpengaruh alkohol bisa menyebabkan mereka berani bertindak melanggar hukum,” katanya.

Adapun lokasi yang didatangi polisi untuk membubarkan tongkrongan remaja ini seperti di Pasir Putih, Golden Prawn, Kawasan Golden BCI, SPBU Jalan Yos Sudarso depan Kodim 0316/Batam, Bengkong Harapan, Sei Nayon hingga Bengkong Laut.

“Bahkan warnet-warnet dan tempat billiar juga kami datangi. Ada beberapa lokasi yang rutin kami datangi,” ungkapnya.

Baca Juga: Tindak Kendaraan yang Parkir di Trotoar dan Jalur Pedestrian, Dishub Gencarkan Patroli di Batam Centre dan Nagoya

Selain pembubaran tongkrongan ini, kata Doddy, pihaknya juga rutin menindak pembalap liar dan knalpot brong. Knalpot tersebut disita dan pengendaranya diberi edukasi.

“Kami juga memberikan teguran lisan. Setelah selesai, kami minta remaja inibubar dan pulang ke rumah masing-masing,” tutupnya. (*)

 

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Cegah Kenakalan Remaja, Polisi Patroli di Tempat Nongkrong hingga Warnet pertama kali tampil pada Metropolis.

Komisi I DPRD Lingga akan Gelar RDP dengan Dinas LH, Bahas Pertambangan dan Pengelolaan Sampah

0
Anggota Komisi I DPRD Lingga, Riono. F. Vatawari/BATAM POS

batampos– Komisi I DPRD Kabupaten Lingga berencana menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lingga untuk membahas beberapa persoalan yang krusial, mulai dari isu pertambangan hingga pengelolaan sampah di wilayah Kabupaten Lingga.

Anggota Komisi I DPRD Lingga, Riono, menyampaikan bahwa agenda pemanggilan Dinas LH dalam RDP akan segera dilaksanakan setelah pihaknya menyelesaikan kegiatan pansus yang sedang berjalan.

“Kita akan panggil Dinas Lingkungan Hidup untuk melakukan RDP terkait beberapa hal yang ada di Kabupaten Lingga,” kata Riono, Senin (14/4).

BACA JUGA: Terkait Tumpukan Sampah di Jalan Tempat Wisata Pemandian Air Panas, DPRD Lingga Segera Koordinasi dengn DLH

Menurut Riono, isu lingkungan yang ada di Lingga, khususnya soal aktivitas tambang dan penanganan sampah, memerlukan perhatian yang sangat serius dan transparansi dari instansi teknis terkait.

“RDP ini diharapkan menjadi ruang klarifikasi dan evaluasi terhadap kebijakan maupun implementasi di lapangan,” ujarnya.

Komisi I berkomitmen akan terus mengawal isu lingkungan yang menjadi keresahan masyarakat, dan akan menindak lanjuti hasil RDP dengan langkah-langkah konkret sesuai fungsi pengawasan dari DPRD Lingga.

Semoga permasalahan yang ada di lingkup masyarakat Kabupaten Lingga yang bersinggungan dengan lingkungan hidup dapat segera terselesaikan sesegera mungkin. (*)

Reporter: Vatawari

Artikel Komisi I DPRD Lingga akan Gelar RDP dengan Dinas LH, Bahas Pertambangan dan Pengelolaan Sampah pertama kali tampil pada Kepri.

TPUA Geruduk Rumah Jokowi Tuntut Perlihatkan Ijazah Asli

0
TPUA menggeruduk kediaman Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Kelurahan Sumber, Banjarsari, Solo, Jawa Timur, Rabu (16/4). (Radar Solo)

batampos – Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) menggeruduk kediaman Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Kelurahan Sumber, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Rabu (16/4). Mereka menuntut agar Jokowi bisa menunjukkan ijazah asli yang diklaim alumni Universitas Gadjah Mada (UGM).

Sayangnya, harapan untuk bisa melihat ijazah yang disimpan Jokowi, tidak terkabul. Meski Jokowi sempat menghampiri sekelompok massa yang menamakan TPUA itu.

Wakil Ketua TPUA, Rizal Fadila menjelaskan, kedatangannya ke kediaman Jokowi untuk bersilaturahmi dan mendapat informasi hingga verifikasi yang berhubungan dengan keabsahan ijazah Jokowi.

“Tapi tampaknya beliau (Jokowi) tak berkenan tunjukkan ijazah dan mengembalikan pada proses hukum. Kalau diperintah pengadilan, akan ditunjukkan,” kata Rizal dikutip dari Radar Solo JawaPos Group, Rabu (16/4).

Sebelum menggeruduk rumah Jokowi, TPUA juga pada Selasa (15/4) telah mendatangi Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk menunjukkan bukti-bukti keaslian ijazah Jokowi. Namun kata Rizal, UGM tidak bisa menunjukkan ijazah asli Jokowi.

Sebab, ijazah asli disimpan dan hanya bisa ditunjukkan oleh pemilik. Karena itu, TPUA mendatangi Jokowi untuk melihat secara langsung ijazah Jokowi yang dikeluarkan kampus UGM.

“Kemudian kita datang ke pemilik (Jokowi). Tapi pemilik itu sendiri tidak menunjukkan (ijazah). Bahkan mengembalikan ke proses pengadilan,” ucap Rizal.

Rizal mengaku, pihaknya sempat menggugat keabsahan ijazah Jokowi. Namun, Pengadilan justru tidak memerintahkan Jokowi untuk memperlihatkan ijazah tersebut.

“Lalu kita sampaikan bahwa (konfirmasi) ke pengadilan sudah pernah kita lakukan. Ternyata pengadilan tidak pernah memerintahkan (Jokowi tunjukkan ijazahnya),” tegasnya.

Di sisi lain, Jokowi justru menunjukkan ijazah miliknya kepada awak media yang menunggu di depan rumahnya. Hal itu diperlihatkan Jokowi, saat kediamannya hendak digereduk sekelompok massa yang menamakan TPUA.

Jokowi menunjukkan ijazah mulai dari SD hingga lulus kuliah di Fakultas Kehutanan UGM. Jokowi menegaskan, ijazah tersebut asli dan bisa dipertanggungjawabkan.

Mantan Kepala Negara itu memastikan, ijazah SD sampai kuliah tersimpan rapi dan terawat di rumahnya. Terkait gugatan terkait keabsahan ijazah, Jokowi menyebut bukan kali ini saja terjadi.

“Sudah tiga kali (digugat dan disidangkan) di tiga pengadilan berbeda. Semua kita menangkan. Soal gugatan yang baru (di PN Solo) sudah ada kuasa hukum yang menangani,” ucap Jokowi di kediamannya.

Jokowi menyatakan, tidak ada kewenangan bagi pihak-pihak lain untuk menuntutnya menunjukkan ijazah asli. Sebab, pihak Universitas Gadjah Mada (UGM) secara tegas telah menyatakan bahwa Jokowi merupakan alumni UGM.

“Dan juga tidak ada kewenangan mereka untuk mengatur saya, untuk menunjukkan ijazah asli yang saya miliki. Jadi, sudah sangat jelas, kemarin di UGM juga sudah memberikan penjelasan yang gamblang dan jelas,” tegas Jokowi.

Jokowi menyesalkan adanya fitnah yang saat ini secara terus-menerus menyasar dirinya. Karena itu, Jokowi mengaku tengah mempertimbangkan untuk membawanya ke ranah hukum.

“Saya mempertimbangkan karena sudah menjadi fitnah dimana-mana, pencemaran nama baik, saya mempertimbangkan ini, membawa ini ke ranah hukum,” pungkasnya. (*)

Artikel TPUA Geruduk Rumah Jokowi Tuntut Perlihatkan Ijazah Asli pertama kali tampil pada News.

Pernah Melanggar Kode Etik KPK, Nurul Ghufron Ikut Seleksi Calon Hakim Agung

0
Nurul Ghufron usai menjalani sidang dugaan pelanggaran etik oleh Dewas KPK di gedung ACLC KPK, Jakarta, Selasa (14/5/2024). (DERY RIDWANSAH/ JAWAPOS.COM)

batampos – Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron mengungkapkan alasan dirinya ikut serta mendaftarkan diri menjadi Calon Hakim Agung (CHA) ke Komisi Yudisial (KY). Ghufron menyatakan, dirinya merasa terpanggil atas undangan seleksi CHA yang dilakukan KY.

“Saya merasa terpanggil atas undangan KY yang memanggil putera terbaik dan memiliki kapasitas serta komitmen untuk menegakkan hukum,” kata Ghufron dikonfirmasi, Rabu (16/4).

Ghufron tidak berbicara banyak soal pihak-pihak yang mengkritik dirinya lolos seleksi administrasi CHA. Ia hanya berharap, proses seleksi CHA mampu menemukan Hakim Agung yang terbaik untuk lembaga peradilan Indonesia.

“Semoga proses seleksi ini mampu menemukan calon Hakim terbaik bagi kebutuhan hukum Indonesia,” tegasnya.

Tak dipungkiri, Nurul Ghufron lolos seleksi administrasi CHA. Hal ini setelah Komisi Yudisial (KY) melakukan seleksi administrasi Seleksi Calon Hakim Agung dan Calon Hakim ad hoc Hak Asasi Manusia (HAM) di Mahkamah Agung (MA) Tahun 2025.

Berdasarkan draf yang diterima JawaPos.com, Nurul Ghufron tercatat mendaftar CHA Kamar Pidana. Dosen Fakultas Hukum Universitas Jember itu tercatat berada pada urut 43 dari 69 CHA yang lolos pada kamar pidana. Total terdapat 161 orang calon hakim agung yang berada pada kamar pidana dan kamar perdata, serta 18 orang calon hakim ad hoc HAM di MA yang lolos seleksi administrasi.

Padahal, Nurul Ghufron pernah mempunyai catatan kelam, terbukti melanggar kode etik saat masih menjadi Pimpinan KPK. Ghufron terbukti menyalahgunakan kewenangannya, lantaran membantu pengurusan mutasi aparatur negeri sipil (ASN) di Kementerian Pertanian (Kementan).

Juru Bicara KY, Mukti Fajar Nur Dewata menjelaskan, seleksi CHA dan Calon Hakim ad hoc HAM di MA itu dilakukan untuk memenuhi 5 hakim agung Kamar Pidana, 3 hakim agung Kamar Perdata, 2 hakim agung Kamar Agama, 1 hakim agung Kamar Militer, 1 hakim agung Kamar Tata Usaha Negara (TUN), 5 hakim agung Kamar TUN khusus pajak, serta 3 hakim ad hoc HAM di MA.

Hingga pendaftaran ditutup pada Kamis (27/3) dan kemudian diperpanjang hingga Kamis (10/4), KY telah menerima 183 pendaftar calon hakim agung konfirmasi dan 24 pendaftar calon hakim ad hoc HAM di MA konfirmasi.

“Namun, KY menyatakan calon yang memenuhi syarat administrasi hanya 161 orang calon hakim agung dan 18 orang calon hakim ad hoc HAM di MA. Seleksi administrasi ini diukur berdasarkan indikator kelengkapan berkas dan kesesuaian persyaratan,” kata Mukti Fajar dalam konferensi pers secara daring, Selasa (15/4).

“Selamat kepada calon peserta seleksi calon hakim agung dan calon hakim ad hoc HAM di MA yang lulus seleksi administrasi,” sambungnya.

Sementara, Anggota KY selaku Ketua Bidang Rekrutmen Hakim KY M. Taufiq HZ menyampaikan, 161 orang calon hakim agung dan 18 orang calon hakim ad hoc HAM di MA yang dinyatakan lulus administrasi terdiri dari 68 calon hakim agung Kamar Pidana, 33 calon hakim agung Kamar Perdata, 40 calon hakim agung Kamar Agama, 7 calon hakim agung Kamar Militer, 4 calon hakim agung Kamar Tata Usaha Negara (TUN), 9 calon hakim agung Kamar TUN khusus pajak, serta 18 calon hakim ad hoc HAM di MA.

“Bagi calon yang memenuhi syarat administrasi berhak mengikuti seleksi kualitas pada Selasa s.d. Rabu, 29 s.d. 30 April 2025,” ujar Taufiq.

Menurutnya, materi seleksi kualitas meliputi, menulis makalah di tempat, studi kasus hukum, studi kasus KEPPH, dan tes objektif. Para calon hakim agung yang mengikuti seleksi kualitas wajib menyerahkan karya profesi berupa soft copy dalam format PDF dan surat rekomendasi dari 3 orang yang mengetahui dengan baik integritas, kualitas (kapasitas) dan kinerja calon hakim agung.

Persyaratan tersebut paling lambat dikirim pada 17 April 2025 ke alamat email: [email protected] menggunakan format PDF.

“Para calon hakim agung dirinci berdasarkan jenis kelamin yang terdiri dari 132 orang laki-laki dan 29 orang perempuan. Sementara calon hakim ad hoc HAM di MA terdiri dari 17 orang laki-laki dan 1 orang perempuan,” jelas Taufiq.

Selain itu, para calon hakim agung yang lolos seleksi administrasi didominasi hakim karier 125 orang. Ada juga yang berprofesi akademisi 12 orang, advokat 7 orang, hakim ad hoc 5 orang, dan lainnya 12 orang. Sedangkan, calon hakim ad hoc HAM di MA, berprofesi sebagai advokat 6 orang, akademisi 5 orang, hakim ad hoc 4 orang, hakim 1 orang, dan lainnya 2 orang.

Sementara, berdasarkan tingkat pendidikan, untuk calon hakim agung, sebanyak 63 orang bergelar magister dan 98 orang bergelar doktor. Sementara calon hakim ad hoc HAM di MA sebanyak 1 orang bergelar sarjana, 8 orang bergelar magister dan 9 orang bergelar doktor.

“Para calon yang lulus seleksi administrasi, tetapi tidak mengikuti kualitas akan dinyatakan gugur. Kepada peserta seleksi untuk mengabaikan pihak-pihak yang menjanjikan dapat membantu keberhasilan/kelulusan dalam proses seleksi,” pungkasnya. (*)

Artikel Pernah Melanggar Kode Etik KPK, Nurul Ghufron Ikut Seleksi Calon Hakim Agung pertama kali tampil pada News.

Garuda Indonesia Pastikan Pesawat PK-GUD Laik Terbang Usai Insiden Ban Lepas di Tanjung Pinang

0
Pesawat Garuda yang mengalami kerusakan bagian ban di Bandara RHF Tanjungpinang, Rabu (16/4).
F. Mohamad Ismail/BATAM POS

batampos – Garuda Indonesia pastikan pesawat PK-GUD yang melayani penerbangan GA-288 telah memenuhi standar operasional dan keselamatan penerbangan. Proses penggantian ban pesawat telah dilakukan melalui inspeksi menyeluruh guna memastikan pesawat laik operasi.

Seperti telah Batam Pos beritakan terjadi tire detachment pada pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA-288 rute Jakarta – Tanjung Pinang, yang menggunakan armada Boeing 737-800 registrasi PK-GUD, pada Rabu, 16 April 2025. Garuda Indonesia menyampaikan bahwa insiden tersebut terjadi setelah pesawat mendarat secara normal dan selamat di Bandara Raja Haji Fisabilillah – Tanjung Pinang.

Seluruh 161 penumpang dan awak pesawat berada dalam kondisi selamat dan penerbangan berlangsung sesuai prosedur hingga proses pendaratan selesai. Kesiapsiagaan awak pesawat yang sedang bertugas dalam menangani kondisi tersebut turut andil dalam memastikan proses pendaratan dilakukan secara aman dan terkendali.

Direktur Operasi Garuda Indonesia, Capt. Tumpal M. Hutapea menegaskan bahwa seluruh prosedur pemeriksaan sebelum penerbangan (pre-flight check) telah dilaksanakan secara menyeluruh oleh tim teknis yang berwenang, sesuai dengan standar manual operasional dan keselamatan penerbangan yang berlaku.

Sesaat setelah pendaratan, inspeksi lanjutan segera dilakukan oleh tim teknis Garuda Indonesia yang berkoordinasi dengan otoritas penerbangan terkait. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa insiden lepasnya salah satu ban setelah pesawat mendarat tersebut, tidak menyebabkan gangguan lebih lanjut pada sistem pesawat secara keseluruhan.

Komponen ban yang mengalami kendala telah diganti dengan suku cadang baru sesuai standar kelaiakan operasi. Pesawat juga telah melalui serangkaian uji kelaiakan dan inspeksi keselamatan tambahan sebelum dinyatakan laik terbang. Pesawat tersebut kini telah kembali beroperasi dan mendarat dengan normal di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Otoritas penerbangan telah merekomendasikan pelaksanaan asesmen internal menyeluruh untuk mengidentifikasi penyebab insiden dan menyempurnakan langkah-langkah mitigasi risiko, guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang. Garuda Indonesia akan secara aktif melaporkan hasil evaluasi tersebut kepada pemangku kepentingan dan otoritas terkait.

Garuda Indonesia senantiasa menjunjung tinggi komitmen terhadap keselamatan dan kenyamanan penumpang sebagai prioritas utama dalam seluruh aktivitas operasional penerbangan. Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang atas ketidaknyamanan yang timbul dan terus berkomitmen untuk memperkuat tata kelola keselamatan penerbangan.

Sebagai informasi tambahan, sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan kondisi lepasnya salah satu ban pesawat sesaat setelah pendaratan normal di Bandara Raja Haji Fisabilillah pada pukul 08.35 waktu setempat. Pesawat diberangkatkan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta, pada pukul 07.20 WIB. (*)

Artikel Garuda Indonesia Pastikan Pesawat PK-GUD Laik Terbang Usai Insiden Ban Lepas di Tanjung Pinang pertama kali tampil pada Kepri.

Kaburkan Fungsi Pengawasan

0

Ketua DPRD Batam Tegur Legislator yang Terlalu Dekat dengan Kepala Daerah