Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 1746

Jurusan IPA, IPS, & Bahasa Dihidupkan Kembali

0
Mendikdasmen Abdul Mu’ti (kiri) saat halal bihalal dengan forum wartawan pendidikan, Jumat (11/4) malam.
F.Zalzilatul Hikmia/Jawa Pos

batampos – Dunia pendidikan di tingkat SMA akan mengalami perubahan signifikan. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengumumkan rencana pemerintah untuk mengembalikan sistem penjurusan IPA, IPS, dan Bahasa mulai tahun ajaran 2025/2026.

Pernyataan ini disampaikan Mu’ti saat acara Halalbihalal bersama Forum Wartawan Pendidikan (Fortadik) di Jakarta, Jumat malam (11/4). Ia mengungkapkan bahwa kebijakan penjurusan kembali diberlakukan untuk menyesuaikan dengan sistem baru dalam seleksi masuk perguruan tinggi, yakni Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Sebelumnya, sistem penjurusan dihapus melalui penerapan Kurikulum Merdeka oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim. Langkah tersebut bertujuan menghindari pengelompokan siswa secara kaku. Namun setelah tiga tahun berjalan, pendekatan ini dinilai kurang efektif dalam mendukung kesiapan akademik siswa menuju pendidikan tinggi.

“Ini sedikit bocoran, penjurusan akan kami hidupkan lagi. Jadi nanti siswa SMA kembali memiliki jurusan IPA, IPS, dan Bahasa,” ujar Mu’ti.

Ia menjelaskan bahwa TKA akan mulai diuji coba pada November 2025 untuk siswa kelas XII SMA, sementara jenjang SD dan SMP menyusul pada tahun berikutnya. Berbeda dari Ujian Nasional, TKA bersifat sukarela dan dirancang untuk siswa yang ingin memperkuat portofolio akademiknya.

Karena TKA mengacu pada materi mata pelajaran, maka sistem penjurusan dinilai penting untuk memberikan fokus pembelajaran. Setiap siswa akan mengikuti tes Bahasa Indonesia dan Matematika sebagai mata pelajaran wajib, ditambah Bahasa Inggris serta mata pelajaran khusus sesuai jurusan masing-masing.

Misalnya, siswa jurusan IPA dapat memilih ujian tambahan seperti Biologi, Kimia, atau Fisika. Sementara siswa IPS bisa mengambil mata pelajaran seperti Ekonomi, Geografi, atau Sejarah. Dengan sistem ini, Mu’ti berharap kemampuan akademik siswa lebih mudah dikenali dan sesuai dengan pilihan jurusan di perguruan tinggi.

Ia menambahkan, TKA dapat menjadi alat ukur yang lebih objektif dan terstandar bagi perguruan tinggi dalam menjaring calon mahasiswa. Kebijakan ini juga dinilai mampu memberikan acuan yang lebih jelas bagi lembaga pendidikan internasional dalam menilai kemampuan siswa Indonesia.

“Saat sistem Nadiem diterapkan, beberapa kampus luar negeri menolak pelamar dari Indonesia karena tidak ada tolok ukur kemampuan akademik yang pasti. Dengan TKA, kita memiliki instrumen yang bisa menunjukkan potensi siswa secara nyata,” ujar Mu’ti.

Rencana perubahan ini akan segera dituangkan dalam peraturan menteri yang baru, sekaligus mencabut Permendikbudristek Nomor 12 Tahun 2024 yang saat ini masih menjadi dasar kebijakan kurikulum. (*)

Artikel Jurusan IPA, IPS, & Bahasa Dihidupkan Kembali pertama kali tampil pada News.

Pelunasan Biaya Haji Tahap II Hampir Rampung, Indonesia Upayakan Tambahan Kuota Petugas

0
Arab Saudi memfasilitasi jamaah haji Indonesia yang belum pernah ke Masjidil Haram, untuk melihat dan berdoa di depan Kakbah. (IST)

batampos – Tahap kedua pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) 1446 H segera berakhir. Hingga Sabtu (12/4), tercatat sebanyak 203.088 calon jemaah haji (CJH) reguler telah menyelesaikan pelunasan biaya haji mereka.

Sebagai informasi, tahun ini Indonesia memperoleh kuota haji sebanyak 221.000 orang. Kuota tersebut terbagi menjadi 203.320 jemaah haji reguler dan 17.680 jemaah haji khusus. Dari total kuota reguler, rinciannya mencakup 190.897 jemaah yang berhak lunas berdasarkan nomor porsi, 10.166 jemaah prioritas lansia, 685 pembimbing dari KBIHU, serta 1.572 petugas haji daerah (PHD).

Direktur Layanan Haji Dalam Negeri Kementerian Agama (Kemenag), Muhammad Zain, menyampaikan bahwa 99,89 persen kuota reguler telah terpenuhi. Ia merinci, dari jumlah tersebut, sebanyak 178.602 merupakan jemaah utama, baik yang melunasi pada tahap I maupun tahap II. Selain itu, 22.628 jemaah berasal dari daftar cadangan, 1.512 dari PHD, dan 346 orang merupakan pembimbing KBIHU.

Zain berharap agar jemaah yang belum melunasi bisa memanfaatkan sisa waktu hingga batas akhir pada 17 April 2025. Dengan demikian, seluruh kuota yang telah disediakan dapat terserap maksimal.

Selain proses pelunasan, pihaknya juga sedang menyelesaikan dokumen-dokumen yang diperlukan untuk pengurusan visa haji melalui sistem e-Hajj.

Di sisi lain, Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag telah mengeluarkan Rencana Perjalanan Haji (RPH) 1446 H. Jemaah haji Indonesia dijadwalkan mulai memasuki asrama haji pada 1 Mei 2025, dan sehari setelahnya mulai diberangkatkan secara bertahap dari embarkasi masing-masing menuju Tanah Suci.

Sementara itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan perkembangan positif terkait permintaan tambahan kuota petugas haji. Pemerintah Arab Saudi, kata dia, telah memberikan sinyal persetujuan atas permintaan Indonesia.

“Alhamdulillah, permintaan kita disambut positif oleh pihak Saudi,” ujar Nasaruddin.

Namun, ia menambahkan bahwa proses negosiasi masih berlangsung untuk menentukan jumlah pasti tambahan kuota petugas. Pemerintah juga tengah mengevaluasi kebutuhan riil agar jumlah petugas tidak berlebihan atau justru kurang.

Sebagai perbandingan, pada tahun 2025 ini, Arab Saudi awalnya hanya memberikan kuota 2.100 petugas untuk Indonesia, jumlah yang hanya separuh dari tahun sebelumnya. Padahal, jumlah jemaah lansia cukup tinggi sehingga memerlukan dukungan pelayanan yang lebih intensif.

“Dengan tambahan kuota petugas, kami berharap kualitas layanan haji bisa semakin optimal,” pungkas Menag. (*)

Artikel Pelunasan Biaya Haji Tahap II Hampir Rampung, Indonesia Upayakan Tambahan Kuota Petugas pertama kali tampil pada News.

Penyidik Sudah Periksa 80 Saksi

0

Dugaan Korupsi Proyek Gagal Dermaga Utara Batuampar

Prabowo Tawarkan Indonesia Sebagai Penjembatan Perang Dagang AS-Tiongkok

0
Presiden Prabowo saat Tiba di Kairo, Mesir.
F. Setpres

batampos – Ketegangan dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok masih terus berlanjut tanpa tanda-tanda mereda. Dalam situasi ini, Indonesia menyatakan kesiapan untuk mengambil peran strategis sebagai mediator. Hal ini disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri acara di Antalya, Turki, Jumat (11/4) waktu setempat.

Prabowo menegaskan bahwa Indonesia tidak akan berpihak kepada salah satu negara. Sebaliknya, Indonesia memilih untuk tetap menghormati kedaulatan dan posisi masing-masing negara dalam konflik tersebut.

“Kami menganggap Tiongkok sebagai sahabat, begitu juga dengan Amerika Serikat,” ungkap Prabowo. Ia menambahkan bahwa Indonesia ingin memainkan peran sebagai jembatan dialog antara dua kekuatan besar dunia itu.

Sebagai langkah awal, Prabowo mengaku telah meminta kepada pihak pemerintah Amerika untuk dapat bertemu dengan Presiden Donald Trump, dengan harapan komunikasi langsung dapat terjalin. “Saya sudah meminta waktu, semoga segera mendapat jadwal,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan harapannya agar Amerika dan Tiongkok bisa mencapai kesepakatan damai dalam waktu dekat. “Saya berharap mereka bisa menemukan titik temu,” ucap Prabowo.

Di tengah perang tarif ini, kedua negara terus saling menaikkan bea masuk produk satu sama lain. Terbaru, Tiongkok mengenakan tarif impor hingga 125 persen terhadap produk dari AS, sebagai respons terhadap kebijakan Amerika yang lebih dulu menaikkan tarif hingga 145 persen.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPR RI, Jazuli Juwaini, mendorong percepatan pengisian posisi Duta Besar RI untuk Amerika Serikat, yang telah kosong selama hampir dua tahun. Menurutnya, kekosongan ini berpotensi melemahkan upaya diplomatik Indonesia.

“Posisi Dubes harus segera diisi,” tegas Jazuli. Namun demikian, ia menekankan agar diplomasi tetap berjalan aktif meski belum ada duta besar.

Ia juga mendesak pemerintah agar mulai menyiapkan strategi jangka panjang, termasuk mengurangi ketergantungan ekonomi terhadap Amerika Serikat dan membuka peluang di pasar-pasar baru.

“Yang penting adalah bagaimana kita tetap bisa meraih keuntungan ekonomi maksimal dari situasi yang tidak menguntungkan ini,” tutup politisi PKS tersebut. (*)

Artikel Prabowo Tawarkan Indonesia Sebagai Penjembatan Perang Dagang AS-Tiongkok pertama kali tampil pada News.

Suherman, Napi Narkotika Meninggal di Lapas Tanjungpinang 

0

batampos– Seorang narapidana (napi) atau warga binaan Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang, Suherman, 41, meninggal, Kamis (10/4/2025) siang.

Humas RSUD Bintan, Supatmi membenarkan kabar tersebut.

Menurutnya, Suherman memiliki riwayat sakit jantung. Suherman masuk ke rumah sakit pada Selasa (8/4/2025) setelah diantar oleh petugas Lapas.

Selama menjalani perawatan medis selama dua hari di rumah sakit, Suherman akhirnya menghembuskan nafas terakhir pada Kamis (10/4/2025) siang.

BACA JUGA: Subsidi Pengiriman Cabai Batal, Anggaran Masuk Silpa

Sementara itu, Humas Lapas Narkotika Kelas II A Tanjungpinang, Kurniadi membenarkan, Suherman merupakan warga binaan Lapas Narkotika.

Suherman merupakan warga binaan kasus narkotika yang divonis 14 tahun, namun baru satu tahun lebih menjalani masa tahanan.

Suherman merupakan pindahan dari Rutan Tanjungpinang. Ia baru satu bulan menempati Lapas Narkotika Tanjungpinang.

Menurutnya, Suherman memiliki riwayat sakit jantung dan sudah dua minggu terakhir sering kambuh.

Petugas sempat membawa Suherman ke klinik. Namun karena kondisinya semakin memburuk, Suherman dibawa ke rumah sakit.

Petugas telah berkomunikasi dengan pihak keluarga. Atas keputusan keluarga, jenazah Suherman diberangkatkan ke kampungnya di Kendari. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Suherman, Napi Narkotika Meninggal di Lapas Tanjungpinang  pertama kali tampil pada Kepri.

Proyek Halte yang Dinilai Bermasalah, Dishub Lingga Dilaporkan ke Kejati

0
Ketua Jaringan Pengawas Kebijakan Publik (JPKP) Tanjungpinang, Budi Prasetyo, Jumat (11/4). F. Budi Prasetyo

batampos– Komitmen untuk mengawal transparansi anggaran publik kembali diuji. Kali ini Ketua Jaringan Pengawas Kebijakan Publik (JPKP) Tanjungpinang, Budi Prasetyo, menyatakan kesiapannya melaporkan dugaan pelanggaran hukum dan pemborosan anggaran dalam proyek pembangunan halte oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lingga.

Proyek senilai Rp 348 Juta dari APBD 2024 ini dinilai bermasalah secara teknis, berpotensi membahayakan keselamatan publik, dan dianggap tidak sesuai kebutuhan riil masyarakat.

“Kami pastikan akan melaporkan kasus ini ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau dalam waktu dekat. Proyek ini tidak hanya cacat prosedur, tetapi juga membuang uang negara,” tegas Budi, yang juga merupakan putra asli Lingga, saat dikonfirmasi Batampos, Jumat (11/4).

BACA JUGA: Warga Buka Paksa, Dishub Tanjungpinang Kembali Tutup Persimpangan Kota Piring

Hasil pantauan Batampos di lapangan, terlihat bahwa dua halte yang dibangun di depan SMA Negeri 1 Dabo Singkep dan SMP Negeri 1 Dabo Singkep justru menyerobot bahu jalan. Struktur atapnya yang menjorok ke badan jalan berisiko tertabrak kendaraan besar seperti bus saat melintasi jalan.

Kondisi ini melanggar Pasal 45 ayat (1) dan Pasal 28 ayat (2) UU No. 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), yang melarang pengurangan fungsi trotoar dan bahu jalan.

Pelaku proyek terancam hukuman pidana kurungan 1 tahun atau denda Rp250 juta berdasarkan Pasal 274-275 UU LLAJ.

“Pembangunan halte ini jelas membahayakan pengguna jalan. Ini bukan kesalahan teknis kecil, tapi kelalaian yang mengancam nyawa,” tambah Budi.

Selain masalah lokasi, kualitas konstruksi halte juga dipertanyakan. Lantai halte yang dibangun pada musim hujan dilaporkan sudah retak hanya dalam beberapa pekan.

Padahal, sejumlah sekolah di lokasi proyek masih memiliki halte lama yang layak pakai. Masyarakat menilai proyek ini sekadar “pemuas target” tanpa mempertimbangkan urgensi.

Data Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (Sirup) menyebut anggaran Rp 348 juta dialokasikan untuk konsultan perencanaan, pembangunan, dan pengawasan halte. Namun, proyek molor dari jadwal dan hasilnya jauh dari spesifikasi teknis.

Publik Lingga mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) segera menyelidiki indikasi penyimpangan dan inefisiensi anggaran.

“Kami minta Kejati dan BPKP turun langsung ke lapangan. Jangan sampai uang rakyat habis untuk proyek abal-abal,” ujar Budi.

Budi menegaskan, JPKP akan terus mendorong proses hukum hingga tuntas.

“Jika terbukti merugikan negara, kami tak akan berhenti di sini. Ini soal akuntabilitas pejabat publik,” pungkasnya.

Dugaan pemborosan APBD 2024 ini kembali memantik pertanyaan: sejauh mana pemerintah daerah memprioritaskan kebijakan yang pro-keselamatan dan tepat sasaran? (*)

Reporter: Vatawari

Artikel Proyek Halte yang Dinilai Bermasalah, Dishub Lingga Dilaporkan ke Kejati pertama kali tampil pada Kepri.

Tukang Bangunan Ditemukan Meninggal di Belakang Kafe, Diduga Akibat Hipertensi

0
Pihak keluarga menjenguk Ilham Abadi yang ditemukan meninggal dunia di ruang pemulasaraan RSUD Muhammad Sani, Tanjungbalai Karimun.
f. SANDI PRAMOSINTO

batampos – Seorang pekerja bangunan bernama Ilham Abadi ditemukan meninggal dunia di tempat tinggal sementaranya yang terletak di belakang Cafe Janji Jiwa (JJ), Jalan Poros, Kecamatan Meral, pada Sabtu (12/4).

Yunus, pemilik Cafe JJ, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa jasad Ilham pertama kali ditemukan oleh salah satu karyawan kafe sekitar pukul 11.00 WIB, setelah dihubungi oleh istri Ilham yang merasa khawatir karena tak bisa menghubunginya.

“Saat karyawan saya membuka pintu, tak lama kemudian istri Ilham menelepon dan meminta agar dicek keadaannya karena tinggal di bangunan belakang kafe,” ujar Yunus kepada Batam Pos.

Setelah mencoba mengetuk namun tidak ada jawaban, karyawan masuk lewat pintu belakang dan membuka pintu kamar Ilham. Saat itu, Ilham ditemukan dalam posisi tertelungkup dan sudah tidak bernyawa.

Karyawan langsung melaporkan hal itu kepada Yunus, yang kemudian menginstruksikan agar tidak menyentuh apa pun dan segera menghubungi pihak kepolisian. Tidak lama berselang, polisi tiba dan membawa jenazah ke RSUD Muhammad Sani untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Menurut keterangan istrinya, Ilham diketahui memiliki riwayat tekanan darah tinggi dengan tekanan yang sempat mencapai 200 mmHg. Namun, ia dikabarkan enggan mengonsumsi obat untuk mengendalikan kondisi tersebut.

Yunus juga menyebut bahwa Ilham baru beberapa hari menempati tempat tinggal di belakang kafe. Ia seharusnya pulang ke kampung halamannya di Urung, Kecamatan Kundur Utara, pada Jumat (11/4), namun rencananya tertunda karena masih menyelesaikan pekerjaan konstruksi di rumah warga.

“Jenazah Ilham hari ini akan dibawa oleh pihak keluarga ke Urung dan akan dimakamkan di sana,” tambah Yunus. (*)

 

Reporter : SANDI PRAMOSINTO

Artikel Tukang Bangunan Ditemukan Meninggal di Belakang Kafe, Diduga Akibat Hipertensi pertama kali tampil pada Kepri.

Kucing Terjepit Jari-jari Ban Kursi Roda di Bintan

0
Petugas Damkar menyelamatkan kucing yang terjepit di jari-jari ban kursi roda di Kampung Jeruk, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Jumat (11/4/2025) siang. F.Damkar Tanjunguban untuk Batam Pos.

batampos– Seekor kucing terjepit jari-jari ban kursi roda di Kampung Jeruk, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Jumat (11/4/2025) siang.

Peristiwa ini bermula saat seorang warga bermain dengan kucing kesayangannya di atas kursi roda.

Setelah kucing turun, pria tersebut tanpa sengaja mengerakkan kursi rodanya mundur.

Sehingga, kucing terjepit di jari-jari kursi roda.

Anaknya yang mendengar suara kucing mengeong kesakitan, berusaha menyelamatkannya.

BACA JUGA: Tim Damkar Selamatkan Kucing Terjebak di Selokan

Namun, setelah 10 hingga 15 menit berusaha, mereka tidak berhasil mengeluarkan kucing yang terjerat.

Karena khawatir kucingnya mati, mereka meminta bantuan ke petugas Damkar.

Kepala UPT Damkar Tanjunguban, Panyodi mengatakan bahwa petugas yang menerima laporan segera menuju ke lokasi dan terpaksa membongkar baut kursi roda untuk menyelamatkan kucing.

Setelah itu, kucing berhasil diselamatkan, meski kondisinya sudah lemas karena lama terjepit.

“Saat kami serahkan ke pemiliknya, kucing masih hidup, meskipun kondisinya lemas,” kata Panyodi. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Kucing Terjepit Jari-jari Ban Kursi Roda di Bintan pertama kali tampil pada Kepri.

Pasca Lebaran, Warga Berbondong-bondong Berobat Diabetes dan Hipertensi di Puskesmas Tarempa

0
Petugas medis sedang melayani pasien yang periksa kesehatan di Puskesmas Tarempa. f.ihsan

batampos– Puskesmas Tarempa menerima banyak kunjungan dari masyarakat yang hendak berobat pasca lebaran Idul Fitri 2025.

Kepala Puskesmas Tarempa, Apriyanti mengatakan masyarakat yang datang didominasi oleh pasien rutin menjalankan pemeriksaan

Ramainya pasien ini terjadi sejak Selasa, (8/4) kemarin. Padahal, pihaknya selama libur lebaran tetap membuka pelayanan.

“Mungkin kemarin tidak banyak yang tahu informasi ini, makanya Selasa kemarin langsung ramai pasien. Sampai hari ini, petugas kami kewalahan,” jelas Apriyanti.

BACA JUGA: Petugas Puskesmas Dabo Lama Melakukan Pengecekan dan Pengambilan Sample di Sejumlah Tempat Penjualann Takjil

Apriyanti mengungkapkan rata-rata pasien yang datang ke Puskesmas mengidap penyakit diabetes dan hipertensi.

“Terus ada juga yang minta rujukan untuk ke dokter penyakit dalam di RSUD Tarempa. Semua kita layani,” kata dia.

Petugas medis telah mengantisipasi lonjakan pasien dengan menyiapkan obat-obatan. Karena, sebagian pasien yang datang ke Puskesmas hanya ingin meminta obat untuk meredakan rasa sakit.

“Alhamdulillah lonjakan pasien ini bisa kita atasi dan pelayanan kita optimal. Ini membuktikan masyarakat kita peduli akan kesehatan,” pungkas Apriyanti. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Artikel Pasca Lebaran, Warga Berbondong-bondong Berobat Diabetes dan Hipertensi di Puskesmas Tarempa pertama kali tampil pada Kepri.

Percepatan Pembangunan Infrastruktur dan Pelayanan Publik Jadi Fokus BP Batam

0
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad. (F.Arjuna)

batampos – Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa proyek strategis pembangunan jalan di Kota Batam akan terus dilaksanakan sesuai jadwal. Salah satu proyek prioritas yang tengah dikerjakan adalah pelebaran jalan sepanjang 3,8 kilometer dari Simpang Kepri Mall menuju Kawasan Industri Batamindo.

“Percepatan pembangunan infrastruktur menjadi prioritas. Saat ini, pekerjaan jalan dari Kepri Mall ke Muka Kuning sudah dimulai,” ungkap Amsakar dalam arahannya pada Rabu (9/4/2025).

Ia menjelaskan bahwa infrastruktur yang memadai sangat krusial dalam menciptakan lingkungan yang mendukung investasi di Batam. Untuk itu, Amsakar menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor guna menjamin keberhasilan proyek-proyek tersebut.

“Kemajuan Batam hanya bisa tercapai lewat sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Infrastruktur yang baik akan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” jelasnya lebih lanjut.

Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi dalam kepemimpinan yang efektif.

“Diperlukan langkah nyata dan strategi yang tepat agar Batam bisa berkembang lebih cepat,” tambah Amsakar.

Pelayanan Publik Jadi Sorotan

Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, Amsakar juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik. Ia meminta seluruh aparatur di Pemerintah Kota Batam dan BP Batam untuk selalu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Kita harus cepat tanggap terhadap keluhan warga, khususnya yang berkaitan dengan kebutuhan dasar,” tegasnya.

Masalah banjir pun menjadi perhatian utama. Ia menyatakan bahwa penanganan banjir harus menjadi prioritas demi kenyamanan dan keselamatan warga.

“Pembangunan harus berjalan seimbang dengan penanganan isu lingkungan. Kepentingan masyarakat harus tetap menjadi yang utama,” tutupnya. (*)

Artikel Percepatan Pembangunan Infrastruktur dan Pelayanan Publik Jadi Fokus BP Batam pertama kali tampil pada Metropolis.