Jumat, 17 April 2026
Beranda blog Halaman 1754

Banyak Didislike Netizen, Gibran Kembali Monolog di Kanal Youtube, Kali Ini Bicara Soal Hilirisasi Masa Depan Indonesia

0
Tangkapan layar video YouTube Wapres Gibran ramai dihujat netizen. (YouTube).

batampos – Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka kembali melakukan monolog atau berdialog sendiri bertajuk ‘Hilirisasi dan Masa Depan Indonesia’. Monolog itu diunggah Gibran dalam akun media sosial Youtube pribadinya.

Dalam monolog itu, Gibran menyatakan bahwa bangsa Indonesia harus bersyukur, karena dianugrahi sumber daya alam yang luar biasa. Gibran menyebut, Indonesia punya cadangan nikel terbesar di dunia dan cadangan timah terbesar kedua di dunia, serta penghasil rumput laut terbesar kedua dunia dan masih banyak lagi.

Namun, Gibran menyebut sekedar kaya saja tidak cukup. Karena yang menjadi tantangan justru bagaimana mengolah kekayaan alam.

“Agar punya nilai tambah maksimal bagi masyarakat. Coba bayangkan Indonesia sempat menjadi eksportir biji bauksit terbesar ketiga dunia,” kata Gibran saat menyampaikan monolog, dikutip Minggu (27/4).

Gibran menyayangkan, Indonesia hanya menempati urutan ke-31 sebagai pengekspor panel surya. Padahal, bauksit diolah menjadi panel surya yang nilainya bertambah 194 kali lipat.

Mantan Wali Kota Solo itu mengingatkan, hilirisasi tidak melulu hanya soal batubara atau minerba. Ia mengingatkan, hilirisasi bisa dilakukan di sektor lain, seperti pertanian, kelautan, perkebunan, bahkan digital.

Gibran akan menjelaskan hilirisasi digital pada kesempatan lain. Ia menyebut, hilirisasi adalah pengolahan yang menghasilkan nilai tambah.

“Contoh sederhananya harga teh saat masih berbentuk daun basah akan jauh berbeda dengan teh yang sudah dikeringkan, dipacking, dan sudah diolah menjadi teh dengan aroma tertentu,” papar Gibran.

Gibran berujar, pengolahan barang jadi akan mendapatkan keuntungan lebih besar daripada masih dalam berbentuk bahan baku. Ia meyakini, hilirisasi mampu membangkitkan lapangan kerja hingga memberdayakan UMKM.

“Selain mendapatkan keuntungan dari harga jual, dengan melakukan pengolahan, kita juga bisa membuka lapangan kerja, memberdayakan UMKM, menggeliatkan ekonomi, dan mendapatkan pemasukan negara dari pajak, royalti, PNPB, deviden, maupun bea ekspor,” tukasnya.

Dikutip dari Radar Magelang (Jawa Pos Goup), sebelumnya, sebuah video terbaru dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tengah menjadi sorotan tajam publik dunia maya.

Video yang diunggah di kanal YouTube pribadinya pada Sabtu (19/4/2025), dengan judul “Generasi Muda, Bonus Demografi & Masa Depan Indonesia” mendadak viral. (*)

Sumber: JP Group

Artikel Banyak Didislike Netizen, Gibran Kembali Monolog di Kanal Youtube, Kali Ini Bicara Soal Hilirisasi Masa Depan Indonesia pertama kali tampil pada News.

Sidang Dugaan Penggelapan Barang Bukti Narkotika Kembali Digelar di Batam

0
Mantan Kasatnarkoba Polrestra Barelang Kompol Satria Nanda menjalani sidang lanjutan kasus penggelapan barang bukti narkoba jenis sabu di PN Batam, Jumat (25/4) lalu.
F. Azis Maulana/Batam Pos

batampos – Pengadilan Negeri Batam kembali menggelar sidang lanjutan atas kasus dugaan penggelapan barang bukti narkoba yang melibatkan mantan Kepala Satuan Reserse Narkoba Polresta Barelang, Kompol Satria Nanda, pada Jumat (25/4). Persidangan tersebut dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Tiwik dengan dua hakim anggota, Douglas Napitupulu dan Andi Bayu, yang menghadirkan langsung terdakwa Satria untuk memberikan keterangan lebih rinci terkait aliran dana dan penanganan barang bukti sabu yang juga menyeret sembilan mantan bawahannya.

Dalam persidangan, Jaksa Penuntut Umum menyoroti keputusan penting yang diambil Satria saat mengungkap penyelundupan sabu asal Malaysia. Satria mengaku mendapat laporan dari Unit 1 mengenai rencana masuknya 100 kilogram sabu ke wilayah Batam. Namun, operasi penindakan batal dilakukan karena keterbatasan anggaran untuk membayar informan. Ia menjelaskan bahwa biaya informan ditetapkan Rp20 juta per kilogram, yang berarti diperlukan Rp2 miliar, sementara dana yang tersedia saat itu hanya Rp880 juta.

Keterangan tersebut langsung dipertanyakan oleh jaksa, yang menilai negara telah mengalokasikan dana operasional yang mencukupi. Jaksa pun mempertanyakan alasan Satria menunda penindakan. Menanggapi hal itu, Satria menyampaikan bahwa kekurangan dana seharusnya bisa diatasi melalui pembayaran bertahap atau bahkan dana pribadi. Ia juga menyebutkan bahwa sebagian anggaran telah digunakan untuk kebutuhan operasional satuan, termasuk bahan bakar dan perlengkapan kerja.

Masalah lain turut mencuat terkait ketidaksesuaian jumlah sabu yang diamankan. Dari perkiraan awal sebanyak 100 kilogram, jumlah tersebut menurun menjadi 50 kilogram, lalu hanya 35 kilogram yang benar-benar disita sebagai barang bukti. Ironisnya, hingga saat ini, informan yang dijanjikan pembayaran belum menerima dana apapun, meskipun permohonan pencairan telah diajukan sejak Juli 2024. Dana tersebut baru dicairkan pada Agustus, namun belum diteruskan kepada informan.

Kasus ini berawal dari informasi adanya rencana penyelundupan sabu seberat 300 kilogram dari Malaysia. Dalam praktiknya, hanya 100 kilogram yang diakui secara resmi. Dalam pertemuan yang berlangsung di One Spot Coffee, Batam, disepakati bahwa 90 kilogram akan dijadikan barang bukti resmi, sementara 10 kilogram digunakan sebagai dana operasional dan pembayaran informan. Meskipun pada awalnya menolak rencana tersebut, Satria akhirnya menyetujui pembagian itu.

Kini, ia bersama 11 terdakwa lainnya harus menghadapi proses hukum atas dugaan penggelapan barang bukti dan penyalahgunaan wewenang, yang terjadi antara 15 Juni hingga 8 September 2024. Mereka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) jo. Pasal 132 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya sangat berat, mulai dari penjara seumur hidup hingga hukuman mati.

Sidang lanjutan dijadwalkan pekan depan dengan agenda pemeriksaan saksi. Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan aparat penegak hukum yang seharusnya berada di garis depan dalam pemberantasan narkoba. (*)

Artikel Sidang Dugaan Penggelapan Barang Bukti Narkotika Kembali Digelar di Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Ibu Bimbim Slank Wafat, Para Musisi Ucapkan Duka

0
Bimbim Slank bersama Bunda Iffet di pemakaman sang ayahanda di TPU Karet Bivak, Jakarta./ Abdul Rahman

batampos – Kabar meninggalnya Bunda Iffet Veceha binti Abdul Azis St Besar, ibu dari Bimbim Slank sekaligus sosok sentral dalam perjalanan Slank, mengundang gelombang ucapan duka dari para musisi Indonesia.

Bunda Iffet wafat pada Sabtu, 26 April 2025, pukul 22.42 WIB, di usia 87 tahun.

Di media sosial, para sahabat dan rekan musisi menyampaikan rasa kehilangan mereka. Armand Maulana, vokalis GIGI, menulis di akun Instagram pribadinya.

“Innalillahi wa inna ilaihi roji’un. Bunda Iffet bukan hanya ibu bagi Slank, tapi juga ibu bagi banyak musisi. Terima kasih sudah menjadi pelindung dan penyemangat kami semua. Damailah di sisi-Nya, Bunda.”

David Bayu, eks vokalis Naif, juga mengungkapkan perasaannya melalui unggahan di X (dulu Twitter).

“Turut berdukacita atas kepergian Bunda Iffet. Sosok penuh kasih yang mendukung dunia musik Indonesia dari belakang layar. Semoga husnul khotimah.”

Tak ketinggalan, Cella Kotak mengunggah foto hitam putih Bunda Iffet sambil menuliskan,

“Selamat jalan, Bunda. Terima kasih atas semua cinta dan semangat yang selalu Bunda tebarkan.”

Selain itu, penyanyi solo Kikan Namara juga mengenang pertemuan-pertemuannya dengan Bunda Iffet. Dalam story Instagram-nya, Kikan menulis, “Setiap bertemu, Bunda selalu menyapa dengan senyum hangat. Bunda menginspirasi kami semua untuk tetap rendah hati. Semoga Bunda diberi tempat terindah di sisi Allah SWT.”

Komunitas Slankers dari berbagai daerah pun ramai-ramai mengirimkan doa dan kenangan tentang sosok Bunda Iffet. Bagi banyak orang, ia lebih dari sekadar ibu Bimbim; Bunda Iffet adalah simbol keteguhan, kesederhanaan, dan cinta tanpa syarat terhadap dunia musik.

Jenazah Bunda Iffet direncanakan dimakamkan di TPU Karet Bivak, blok AA1 blad 042, pada Minggu, 27 April 2025. Rumah duka beralamat di Jalan Potlot 3 No.14, Durentiga, Jakarta Selatan, yang selama ini menjadi pusat aktivitas Slank dan keluarga besar Potlot.

Kepergian Bunda Iffet meninggalkan jejak yang dalam, tidak hanya di hati keluarganya, tetapi juga di panggung musik Indonesia yang pernah ia selamatkan dengan penuh ketulusan. (*)

Sumber: JP Group

Artikel Ibu Bimbim Slank Wafat, Para Musisi Ucapkan Duka pertama kali tampil pada News.

Oknum ASN di Lingga Dua Tahun Lebih Tidak Masuk Kerja, Absen Full Hadir, Gaji dan TPP Tetap Diterima

0

batampos– Menyikapi pernyataan dari Bupati Lingga, Muhammad Nizar, beberapa waktu lalu terkait mendisiplinkan Aparatur Sipil Negera (ASN) di Lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga, insan pers yang ada di Kabupaten Lingga berkomitmen akan membantu Pemkab dalam mengawasi untuk menegakkan Disiplin bagi ASN.

Saat menjalankan pengawasan untuk menegakkan Disiplin bagi ASN, pihak Batampos mendapatkan laporan dari salah seorang yang tidak ingin disebutkan namanya bahwa ada salah satu Oknum ASN di salah satu OPD Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Barenlitbang) Kabupaten Lingga yng tidak disiplin.

“Sudah dua tahun lebih tidak bekerja, namun gaji tetap diterima, Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) juga diterima dan Absen kehadiran semuanya full masuk karena ada yang joki (diisikan),” ujar salah seorang yang tidak ingin disebutkan namanya kepada pihak Batampos, Jumat (25/4).

BACA JUGA: Hampir 2 Tahun Absen, Oknum Guru PNS SD Negeri 020 Senayang Tetap Terima Gaji

Dirinya mengatakan bahwa oknum tersebut sudah dua tahun lebih tidak pernah masuk ke kantor, namun saat direkap absennya semua terisi dengan keterangan hadir bekerja.

“Ada yang menjadi joki (tukang isi Absen) terhadapt Oknum ASN ini, setiap rekap Absen bulanan kehadiran Oknum tersebut terisi dengan keterangan hadir padahal tidak masuk ke kantor,” ungkapnya dengan wajah kesal.

Kejadian ini menjadi tamparan keras bagi Pemkab Lingga, khususnya bagi BKPSDM Lingga. Mengapa tidak, disaat Bupati Lingga ingin menegaskan tentang Disiplin bagi seluruh ASN yang ada di lingkup Pemkab Lingga, namun malah ada oknum ASN yang ternyata sudah dua tahun lebih tidak masuk namun masih menerima secara penuh Gaji dan TPP. (*)

Reporter: Vatawari

Artikel Oknum ASN di Lingga Dua Tahun Lebih Tidak Masuk Kerja, Absen Full Hadir, Gaji dan TPP Tetap Diterima pertama kali tampil pada Kepri.

Razia Malam di Batam, Puluhan Botol Miras Ilegal Disita, Hasil Tes Urine Negatif

0
Polisi melakukan pemeriksaan di salah satu Tempat Hiburan Malam. Razia ini dalam upaya menciptakan lingkungan bebas narkoba dan memberantas peredaran minuman keras ilegal.
F. Humas Polda Kepri untuk Batam Pos

batampos – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kepulauan Riau menggelar razia besar-besaran di sepuluh tempat hiburan malam (THM) di Batam pada Jumat (25/4) malam. Kegiatan ini bertujuan untuk menekan peredaran narkoba dan minuman beralkohol ilegal di wilayah tersebut.

Razia yang dimulai pada pukul 23.00 WIB tersebut dipusatkan di area Imperium Batam. Sebanyak 91 petugas dilibatkan, termasuk personel dari Propam, Dokkes, dan Humas Polda Kepri, selain mayoritas anggota dari Ditresnarkoba.

Adapun lokasi yang disasar dalam operasi ini meliputi Panda Club, Redfox, Barfly, Daddy’s Bar, Fat Willy’s Bar, Dragon KTV & Pub, Square, Bigbros, Atmos Club, serta area Kampung Bule. Petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh, termasuk tes urine kepada sejumlah pengunjung yang dicurigai.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Zahwani Pandra Arsyad, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan narkotika.
“Razia ini kami lakukan sebagai bagian dari upaya menciptakan suasana aman dari narkoba di tempat hiburan malam,” ujarnya.

Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak adanya indikasi penggunaan narkoba di Panda Club, Barfly, Daddy’s Bar, dan Fat Willy’s Bar. Sedangkan di Redfox, Dragon KTV & Pub, Square, Bigbros, Atmos Club, dan Kampung Bule, petugas melakukan tes urine dan hasilnya negatif seluruhnya.

Namun, di Atmos Club, ditemukan 60 botol minuman keras tanpa izin edar. Di Kampung Bule, satu botol miras ilegal juga berhasil diamankan.

“Puluhan botol miras tanpa izin berhasil disita,” kata Pandra.

Pandra menambahkan bahwa operasi ini merupakan bagian dari program prioritas Polda Kepri dalam Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Ia memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara rutin dan menyeluruh sebagai bentuk pencegahan dan penindakan.

“Ini langkah nyata untuk melindungi masyarakat dari ancaman narkoba dan barang ilegal,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam melaporkan segala bentuk pelanggaran hukum, terutama yang berkaitan dengan narkotika.

“Kita harus bekerja sama dalam memerangi narkoba, terutama di wilayah Kepri,” tutupnya. (*)

 

Reporter : YASHINTA

Artikel Razia Malam di Batam, Puluhan Botol Miras Ilegal Disita, Hasil Tes Urine Negatif pertama kali tampil pada Metropolis.

Skema Penggelapan Sabu Terungkap

0

Di Sidang Eks Kasatnarkoba Polrestra Barelang

Tahun 2026, Ada 118 Program dan 196 Kegiatan Tercetus Dalam Musrenbang Anambas

0
Kepala Bappeda Anambas, Andyguna Hasibuan. f.ihsan

batampos– Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kabupaten Anambas telah dilaksanakan.

Dalam Musrenbang kali ini membahas program dan perencanaan yang bakal dijalankan pada tahun 2026 mendatang.

“Semua terlibat dalam merumuskan perencanaan pembangunan, baik tokoh masyarakat, Kades, Camat bahkan anggota DPRD turut sumbangsih memberikan masukan,” ujar Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Anambas, Andyguna Hasibuan, Jum’at, (25/4).

BACA JUGA: Buka Musrenbang Karimun Tahun 2022, Gubkepri Berpesan Musrembang harus Menyerap Aspirasi Semua Lini demi Kemajuan Karimun

Pada Musrenbang kali ini, disepakati untuk tahun depan terdapat 118 program dan 196 kegiatan yang akan direalisasikan.

“Termasuk janji-janji kampanye dan visi misi kepala daerah ada disitu,” sebut Andyguna.

Setelah itu pihaknya akan segera menyusun RKPD lalu mengirimkan ke APIP untuk dilakukan review.

“Kemudian Kabupaten wajib fasilitasi RKPD dengan Barelitbang Provinsi Kepri. Setelah difasilitasi akan ditetapkan RKPD yang ditetapkan pada Agustus, setelah RPJMD Anambas 2025-2029 di perdakan,” terang Andyguna.

Andyguna berharap seluruh perencanaan Anambas sesuai dengan visi dan misi Kepala Daerah yang mengusung Energi Baru Anambas Maju dan seluruh pembangunan nantinya dapat meningkatkan taraf hidup dan kesetaraan masyarakat di Anambas. (*)

Reporter: Ihsan

Artikel Tahun 2026, Ada 118 Program dan 196 Kegiatan Tercetus Dalam Musrenbang Anambas pertama kali tampil pada Kepri.

Jalan Rusak di Depan Komplek Cikitsu, Warga Trauma

0
Jalan simpang Cikitsu, Batam Kota.

batampos – Kondisi ruas Jalan M. Saleh yang berada di depan Komplek Cikitsu, Kecamatan Batam Kota, terus mengalami kerusakan yang cukup serius. Hingga akhir April 2025, belum terlihat adanya perbaikan signifikan, membuat para pengguna jalan semakin khawatir.

Dari hasil pemantauan di lokasi, tampak lubang-lubang besar menghiasi badan jalan. Selain menyebabkan arus lalu lintas terhambat, kondisi tersebut turut meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengendara.

Anis, warga yang kerap melintasi jalan tersebut, menceritakan bahwa mobilnya pernah terperosok ke dalam salah satu lubang. Pengalaman tersebut membuatnya enggan kembali melewati jalur itu.

“Lubangnya dalam sekali, saya jadi kapok lewat situ,” ungkap Anis pada Jumat (25/4).
Kini, untuk alasan keamanan, ia memilih jalur alternatif meskipun jaraknya lebih jauh.

“Memang muter, tapi lebih aman dan tidak macet,” tambahnya.

Novi, pengendara lain yang juga sering melintas di sana, mengungkapkan hal serupa. Ia terpaksa memperlambat laju kendaraannya secara drastis demi menghindari kerusakan.

“Kalau lewat sana harus pelan banget, karena lubangnya parah,” ucap Novi.
Dia berharap Pemerintah Kota Batam segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki jalan yang telah lama rusak itu.

“Sudah akhir April, tapi belum ada aksi perbaikan. Padahal jalan ini penting sekali,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Air Kota Batam, Suhar, menyatakan bahwa proses tender perbaikan jalan telah rampung dan pemenangnya telah ditetapkan.

“Lelang sudah selesai, saat ini tinggal menunggu masa sanggah,” ujar Suhar.

Jika tidak ada kendala selama masa sanggah, penandatanganan kontrak dan penerbitan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) akan segera dilakukan.

“Kalau semua lancar, kontrak ditandatangani awal Mei dan pekerjaan dimulai paling lambat minggu kedua Mei,” jelasnya. (*)

Reporter : YASHINTA

Artikel Jalan Rusak di Depan Komplek Cikitsu, Warga Trauma pertama kali tampil pada Metropolis.

Seorang Warga Bintan Digigit Monyet

0
Petugas Damkar Tanjunguban mengevakuasi monyet yang mengigit warga di Kampung Baru, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara pada Jumat (25/4/2025). F.Damkar Tanjunguban untuk Batam Pos.

batampos– Seorang warga digigit monyet saat berkunjung ke rumah saudaranya di Kampung Baru, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara pada Jumat (25/4/2025).

Damkar pun turun tangan mengevakuasi monyet itu.

Kepala UPT Damkar Tanjunguban, Panyodi mengatakan, monyet itu merupakan monyet yang dipelihara saudara dari korban.

BACA JUGA: Jadi Ganas karena Sering Diganggu, Petugas Damkar Tangkap Monyet di Desa Teluk Sasah

Diduga, sebelumnya monyet adalah peliharaan orang lain yang lepas lantaran ada tali di kakinya.

Kejadiannya, saat korban berkunjung ke rumah saudaranya. Saat memberi makan monyet, korban digigit monyet.

Saat itu, pemilik rumah resah karena belakangan tingkah monyet liar. Akhirnya, mereka melaporkan kejadian itu ke petugas pemadam kebakaran (damkar).

Setelah menerima laporan, tim damkar turun ke lokasi untuk memgevakuasi monyet.

Proses evakuasi monyet berjalan lancar, karena monyet masih di dalam kandang.

“Tidak ada kendala, karena monyet di dalam kandang, dan yang pertama kali kita amankan kepalanya dulu,” kata Panyodi.

Monyet itu akhirnya dilepas ke habitatnya. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Seorang Warga Bintan Digigit Monyet pertama kali tampil pada Kepri.

Warung Makan di Lintas Timur Dibobol Maling, Kompor hingga Tabung Gas Raib

0
Warung makan Dapoer Bu Novi yang dibobol maling di jalan Lintas Timur, Kampung Jawa, Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur, Jumat (25/4/2025) dini hari. F.Sisno untuk Batam Pos.

batampos– Warung makan Dapoer Bu Novi di jalan Lintas Timur, Kampung Jawa, Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur, dibobol maling.

Pelaku mengambil kompor gas, 5 tabung gas ukuran 3 kilogram, 2 unit rice cooker,  blender dan kipas angin.

Ketua RT04 / RW02 Kelurahan Sei Lekop, Sisno membenarkan peristiwa pembobolan yang terjadi pada Jumat (25/4/2025) dini hari.

BACA JUGA: Banjir di Jalan Nusantara Redam Warung hingga Rumah Warga

Pencurian pertama kali diketahui oleh pekerja warung makan tersebut saat hendak memasak dan melihat jendela dapur terbuka.

Setelah dicek, beberapa barang dapur telah raib dicuri maling seperti kompor gas, tabung gas, rice cooker,  blender dan kipas angin.

Sisno mengatakan, diduga pelaku masuk melalui jendela yang ada di dapur dengan menggunakan tangga.

Terkait kejadian ini, dia bersama ketua keamanan Kelurahan Sei Lekop akan melapor ke Polsek Bintan Timur. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Warung Makan di Lintas Timur Dibobol Maling, Kompor hingga Tabung Gas Raib pertama kali tampil pada Kepri.