Minggu, 3 Mei 2026
Beranda blog Halaman 1772

Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur Tinjau Titik Longsor di Kecamatan Bengkong

0
Mouris Limanto (kiri)

batampos – Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto, meninjau delapan titik longsor di Kecamatan Bengkong pada Kamis (8/5/2025).

Peninjauan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, pada rapat koordinasi yang diselenggarakan Selasa lalu.

Mouris menyampaikan bahwa kedelapan titik longsor tersebut telah menimbulkan keresahan warga, khususnya sejak curah hujan tinggi yang mengguyur Kota Batam pada Senin lalu dan menyebabkan banjir meluas di sejumlah kawasan padat penduduk.

Sebelumnya, ia bersama tim gabungan dari BP Batam dan Pemko Batam juga telah meninjau sembilan titik lokasi banjir di Kecamatan Bengkong.

Adapun penyebab banjir, menurut Mouris, antara lain karena saluran drainase yang terlalu kecil di area padat penduduk, penumpukan sampah, saluran air yang terputus sehingga air tidak mengalir ke hilir, serta minimnya daerah tangkapan air hujan (catchment area).

Usai peninjauan, Mouris menjabarkan beberapa langkah penanganan yang diperlukan, salah satunya adalah penyediaan area tampungan untuk pembangunan kolam retensi di beberapa lokasi.

“Untuk jangka pendek, Pemko Batam telah menyediakan alat berat guna membantu pengerukan di lokasi terdampak. Sedangkan untuk jangka panjang, kami akan bekerja sama dengan para pengusaha melalui program CSR untuk membangun saluran-saluran drainase,” terangnya.

Sebagai langkah konkret penanganan banjir dan longsor, peninjauan serupa akan dilaksanakan di 12 kecamatan di Kota Batam selama 18 hari ke depan. (*)

Artikel Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur Tinjau Titik Longsor di Kecamatan Bengkong pertama kali tampil pada Metropolis.

Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur Tinjau Titik Longsor di Kecamatan Bengkong

0
Mouris Limanto (kiri)

batampos – Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto, meninjau delapan titik longsor di Kecamatan Bengkong pada Kamis (8/5/2025).

Peninjauan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, pada rapat koordinasi yang diselenggarakan Selasa lalu.

Mouris menyampaikan bahwa kedelapan titik longsor tersebut telah menimbulkan keresahan warga, khususnya sejak curah hujan tinggi yang mengguyur Kota Batam pada Senin lalu dan menyebabkan banjir meluas di sejumlah kawasan padat penduduk.

Sebelumnya, ia bersama tim gabungan dari BP Batam dan Pemko Batam juga telah meninjau sembilan titik lokasi banjir di Kecamatan Bengkong.

Adapun penyebab banjir, menurut Mouris, antara lain karena saluran drainase yang terlalu kecil di area padat penduduk, penumpukan sampah, saluran air yang terputus sehingga air tidak mengalir ke hilir, serta minimnya daerah tangkapan air hujan (catchment area).

Usai peninjauan, Mouris menjabarkan beberapa langkah penanganan yang diperlukan, salah satunya adalah penyediaan area tampungan untuk pembangunan kolam retensi di beberapa lokasi.

“Untuk jangka pendek, Pemko Batam telah menyediakan alat berat guna membantu pengerukan di lokasi terdampak. Sedangkan untuk jangka panjang, kami akan bekerja sama dengan para pengusaha melalui program CSR untuk membangun saluran-saluran drainase,” terangnya.

Sebagai langkah konkret penanganan banjir dan longsor, peninjauan serupa akan dilaksanakan di 12 kecamatan di Kota Batam selama 18 hari ke depan. (*)

Artikel Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur Tinjau Titik Longsor di Kecamatan Bengkong pertama kali tampil pada Metropolis.

Semester Pertama Tak Ada Pembangunan, PUPR Anambas Tetap Usulkan 3 Perbaikan Infrastruktur di APBD Perubahan 2025

0
Jalan Tanjung Baruk di Desa Sri Tanjung yang rusak. Jalan ini salah satu yang diusulkan PUPR untuk diperbaiki di APBD-P 2025. f.ihsan

batampos– Semester pertama tahun 2025, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Anambas dipastikan tidak melaksanakan pembangunan infrastruktur.

Hal ini merupakan dampak dari efesiensi anggaran yang terjadi di Pemkab Anambas.

Meski demikian, PUPR tetap mendorong 3 proyek perbaikan infrastruktur dapat dikerjakan pada semester kedua atau menunggu APBD Perubahan 2025.

“Ketiga proyek ini merupakan perbaikan infrastruktur yang sangat mendesak. Usulannya sudah kita usulkan, mudah-mudahan di APBD-P sudah bisa di akomodir,” ujar Kepala Dinas PUPR Anambas, Syarif Ahmad, Jum’at, (9/5).

BACA JUGA: PUPR Anambas Jolok ke Pusat Untuk Tingkatkan Kualitas Infrastruktur

Ketiga usulan perbaikan infrastruktur ini antara lain Jalan Tanjung Baruk di Desa Sri Tanjung, Jalan Penghubung Desa Air Asuk dengan Desa Liuk dan Jalan di Depan Puskesmas Siantan Timur.

“Semua sangat mendesak karena satu-satunya askes penghubung. Karena ini demi keselamatan dan untuk kemudahan masyarakat,” jelas Syarif.

Anggaran yang diusulkan ke Badan Anggaran (Banggar) untuk perbaikan infrastruktur ini sebesar Rp 1,3 Miliar dengan rincian Jalan Tanjung Baruk Rp 900 juta dan Jalan Puskesmas Siantan Timur Rp 200 juta.

“Kalau Jalan Air Asuk-Liuk lagi kita hitung. Yang jelas PL (Pekerjaan Langsung) Rp 200 juta. Karena ini jalan yang dilalui siswa mau ke sekolah, harus segera di perbaiki,” pungkas Syarif. (*)

Reporter: Ihsan

Artikel Semester Pertama Tak Ada Pembangunan, PUPR Anambas Tetap Usulkan 3 Perbaikan Infrastruktur di APBD Perubahan 2025 pertama kali tampil pada Kepri.

Li Claudia Chandra Serahkan Bantuan Tunai kepada Lansia

0

batampos – Wakil Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam sekaligus Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menyerahkan bantuan tunai kepada lansia pada Jumat (9/5). Bertempat di Lapangan Bola Legenda Malaka, sebanyak 531 lansia dari tiga kecamatan, yakni Batam Kota, Nongsa, dan Sungai Beduk, hadir memenuhi lokasi acara.

Li Claudia, alih-alih menyampaikan sambutan dari atas panggung, memilih turun langsung ke tengah barisan kursi para lansia. Ia menyapa satu per satu dengan hangat dan penuh empati.

“Saya ingin lebih dekat dengan emak dan bapak semua. Bantuan ini bukan soal angka, tapi bukti sayang kami. Bertemu langsung begini membuat saya bahagia,” ujarnya.

Selain menyerahkan bantuan, Li juga mengingatkan para lansia untuk menjaga kesehatan. Ia menekankan bahwa perhatian pemerintah tidak hanya berhenti pada pemberian materi, tetapi juga mencakup kesejahteraan fisik dan mental para orang tua.

“Kalau ada yang belum menerima bantuannya, segera laporkan. Cek rekening tiap bulan, beli vitamin, makan yang bergizi. Jaga kesehatan agar tetap kuat dan bisa terus menikmati manfaat program ini,” pesannya.

“Kami terus memantau dan memperbaiki. Kalau ada yang terlewat, segera beri tahu. Ini amanah,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Li juga berbagi cerita mengenai tugas-tugasnya selama sebulan terakhir, terutama terkait penanganan banjir. Ia menyebut hampir setiap hari turun ke lapangan bersama tim dan para camat untuk mencari solusi di titik-titik rawan.

“Dari pagi keliling, malam rapat. Kalau ada masalah banjir, langsung kita cari solusinya. Mohon doanya, semoga kami selalu diberi kesehatan dan pendapatan daerah meningkat, agar program seperti ini bisa berlanjut dan ditingkatkan,” tutupnya. (*)

Artikel Li Claudia Chandra Serahkan Bantuan Tunai kepada Lansia pertama kali tampil pada Metropolis.

Li Claudia Chandra Serahkan Bantuan Tunai kepada Lansia

0

batampos – Wakil Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam sekaligus Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menyerahkan bantuan tunai kepada lansia pada Jumat (9/5). Bertempat di Lapangan Bola Legenda Malaka, sebanyak 531 lansia dari tiga kecamatan, yakni Batam Kota, Nongsa, dan Sungai Beduk, hadir memenuhi lokasi acara.

Li Claudia, alih-alih menyampaikan sambutan dari atas panggung, memilih turun langsung ke tengah barisan kursi para lansia. Ia menyapa satu per satu dengan hangat dan penuh empati.

“Saya ingin lebih dekat dengan emak dan bapak semua. Bantuan ini bukan soal angka, tapi bukti sayang kami. Bertemu langsung begini membuat saya bahagia,” ujarnya.

Selain menyerahkan bantuan, Li juga mengingatkan para lansia untuk menjaga kesehatan. Ia menekankan bahwa perhatian pemerintah tidak hanya berhenti pada pemberian materi, tetapi juga mencakup kesejahteraan fisik dan mental para orang tua.

“Kalau ada yang belum menerima bantuannya, segera laporkan. Cek rekening tiap bulan, beli vitamin, makan yang bergizi. Jaga kesehatan agar tetap kuat dan bisa terus menikmati manfaat program ini,” pesannya.

“Kami terus memantau dan memperbaiki. Kalau ada yang terlewat, segera beri tahu. Ini amanah,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Li juga berbagi cerita mengenai tugas-tugasnya selama sebulan terakhir, terutama terkait penanganan banjir. Ia menyebut hampir setiap hari turun ke lapangan bersama tim dan para camat untuk mencari solusi di titik-titik rawan.

“Dari pagi keliling, malam rapat. Kalau ada masalah banjir, langsung kita cari solusinya. Mohon doanya, semoga kami selalu diberi kesehatan dan pendapatan daerah meningkat, agar program seperti ini bisa berlanjut dan ditingkatkan,” tutupnya. (*)

Artikel Li Claudia Chandra Serahkan Bantuan Tunai kepada Lansia pertama kali tampil pada Metropolis.

Kisah Pilu Joni, Warga Desa Marok Tua Hidup di Rumah yang Nyaris Roboh

0
Joni

batampos– Fenomena memilukan terjadi di Desa Marok Tua, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga.

Di tengah percaya dirinya Pemerintah Daerah menyatakan keberhasilanya dalam pembangunan dan penyaluran bantuan sosial untuk mensejahterakan masyarakat, kenyataan yang memilukan datang dari Joni, warga Desa Marok Tua ini membuktikan bahwa keberhasilan itu tidak 100% nyata.

Sejak tahun 2020, Joni hidup dalam kondisi mengenaskan di rumah yang nyaris roboh. Dinding papan sudah keropos, atap penuh lubang, dan bangunan itu tak lagi layak disebut tempat tinggal.

BACA JUGA: 1 Rumah di Kampung Baru Roboh, Kapolsek Dabo dan Warga Gotong Royong Bersihkan Puing Bangunan

Ironisnya, hingga hari ini, tak ada satu pun bentuk bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga yang didapatkannya.

Kondisi rumah Joni, warga Desa Marok Tua yang sudah tak layak huni namun belum mendapatkan perhatian dari Pemerintah, Jum’at (9/5). F. Zulfikar/BATAM POS

Joni kini terpaksa menumpang bersama istri dan anaknya di rumah tetangga. Anaknya bahkan harus putus sekolah karena kondisi ekonomi yang sangat memprihatinkan.

“Sudah berkali-kali saya ajukan bantuan untuk perbaikan rumah, tapi tak kunjung kami dapatkan. Dari pemerintah Desa tak ada kabar, bahkan dari pemerintah kabupaten pun seolah kami ini tidak ada,” ujar Joni, Jumat (9/5).

Ia mengaku bekerja serabutan demi menghidupi keluarga. Kadang menjadi buruh harian, kadang mengais sisa-sisa pekerjaan lain.

“Yang penting anak dan istri bisa makan,” katanya lirih. Yang lebih memprihatinkan lagi, menurut Joni, pemerintah desa setempat tidak pernah meninjau langsung kondisi rumahnya. Tidak ada survei, tidak ada data, apalagi aksi nyata.

“Kami cuma ingin rumah itu bisa diperbaiki agar kami tidak lagi menumpang di rumah tetangga dan bisa istirahat dengan nyaman. Tidak usah bagus, yang penting tidak bocor saat hujan, dan kami bisa tidur dengan tenang,” tambahnya.

Kisah Joni ini mencerminkan betapa jelas ketimpangan oleh pemerintah dalam menyalurkan bantuan untuk mensejahterakan masyarakat yang diucapkan dalam janji setiap kampanye pemerintah soal “pemerataan kesejahteraan”. (*)

Reporter: Vatawari

Artikel Kisah Pilu Joni, Warga Desa Marok Tua Hidup di Rumah yang Nyaris Roboh pertama kali tampil pada Kepri.

JPU Pertanyakan Penjualan 9 Kg Sabu

0

Mantan Kasat Narkoba Polresta Barelang, Satria Nanda Emosi di Persidangan

Deputi Bidang Pelayanan Umum Tinjau Klinik Baloi, Harapkan Peningkatan Mutu Pelayanan dan Fasilitas

0

batampos – Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait, meninjau Klinik Baloi yang terletak di salah satu titik tersibuk di Kota Batam, tepatnya di Jl. Bunga Raya No.1, Baloi Indah, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, pada Jumat sore (9/5/2025).

Kunjungan ini merupakan upaya untuk mengevaluasi program, pelayanan, dan fasilitas Klinik Pratama Baloi agar dapat menjadi pusat layanan kesehatan yang unggul, berkualitas, dan profesional.

Klinik Baloi merupakan Klinik Pratama yang berdiri sejak tahun 1985 dan berstatus sebagai klinik satelit dari RS BP Batam (sebelumnya RSOB BP Batam).

“Klinik Baloi berada di wilayah yang sangat strategis dan merupakan Klinik Pratama. Oleh karena itu, penting untuk terus melakukan evaluasi dan peningkatan mutu pelayanan,” ujar Tuty.

Klinik Baloi yang melayani pasien BPJS dan non-BPJS saat ini memiliki tiga layanan, yaitu Poli Umum dengan dua shift pelayanan (pagi dan sore), Poli Kebidanan, serta Poli Gigi.

“Poli Umum melayani masyarakat tidak hanya di pagi hari, tetapi juga pada sore hari. Silakan masyarakat yang ingin berobat setelah jam kerja memanfaatkan layanan ini,” tambahnya.

Selain itu, Klinik Baloi dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan karena lokasinya yang berada di pusat kota dan dikelilingi oleh beberapa perusahaan, salah satunya bahkan telah menjadi pasien utama klinik ini.

“Melihat potensi dari sisi infrastruktur gedung, luas area, lokasi strategis, dan SDM yang kita miliki, kita memiliki peluang untuk menambah sejumlah layanan. Tentu potensi ini akan kami sampaikan kepada Bapak Kepala BP Batam dan Ibu Wakil Kepala,” ujar Tuty.

Ia juga menekankan bahwa Klinik Baloi perlu melakukan inovasi dengan menambah fasilitas khusus seperti klinik estetika, klinik anak, layanan USG di Poli Kebidanan, penambahan jam operasional Poli Gigi, hingga peremajaan area klinik untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung.

“Harapan besar kami tentu agar Klinik Baloi dapat memberikan pelayanan yang lebih bermutu, manfaat yang lebih luas, dan pelayanan maksimal bagi masyarakat Kota Batam,” pungkasnya.

Deputi Ariastuty Sirait didampingi oleh dr. Riyo Firsan dan Manajer SDM dan Umum RS BP Batam, Eva Rosalina Nababan, melanjutkan peninjauan secara menyeluruh ke seluruh ruangan pelayanan, ruang tindakan, hingga area parkir pengunjung. (*)

Artikel Deputi Bidang Pelayanan Umum Tinjau Klinik Baloi, Harapkan Peningkatan Mutu Pelayanan dan Fasilitas pertama kali tampil pada Metropolis.

Deputi Bidang Pelayanan Umum Tinjau Klinik Baloi, Harapkan Peningkatan Mutu Pelayanan dan Fasilitas

0

batampos – Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait, meninjau Klinik Baloi yang terletak di salah satu titik tersibuk di Kota Batam, tepatnya di Jl. Bunga Raya No.1, Baloi Indah, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, pada Jumat sore (9/5/2025).

Kunjungan ini merupakan upaya untuk mengevaluasi program, pelayanan, dan fasilitas Klinik Pratama Baloi agar dapat menjadi pusat layanan kesehatan yang unggul, berkualitas, dan profesional.

Klinik Baloi merupakan Klinik Pratama yang berdiri sejak tahun 1985 dan berstatus sebagai klinik satelit dari RS BP Batam (sebelumnya RSOB BP Batam).

“Klinik Baloi berada di wilayah yang sangat strategis dan merupakan Klinik Pratama. Oleh karena itu, penting untuk terus melakukan evaluasi dan peningkatan mutu pelayanan,” ujar Tuty.

Klinik Baloi yang melayani pasien BPJS dan non-BPJS saat ini memiliki tiga layanan, yaitu Poli Umum dengan dua shift pelayanan (pagi dan sore), Poli Kebidanan, serta Poli Gigi.

“Poli Umum melayani masyarakat tidak hanya di pagi hari, tetapi juga pada sore hari. Silakan masyarakat yang ingin berobat setelah jam kerja memanfaatkan layanan ini,” tambahnya.

Selain itu, Klinik Baloi dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan karena lokasinya yang berada di pusat kota dan dikelilingi oleh beberapa perusahaan, salah satunya bahkan telah menjadi pasien utama klinik ini.

“Melihat potensi dari sisi infrastruktur gedung, luas area, lokasi strategis, dan SDM yang kita miliki, kita memiliki peluang untuk menambah sejumlah layanan. Tentu potensi ini akan kami sampaikan kepada Bapak Kepala BP Batam dan Ibu Wakil Kepala,” ujar Tuty.

Ia juga menekankan bahwa Klinik Baloi perlu melakukan inovasi dengan menambah fasilitas khusus seperti klinik estetika, klinik anak, layanan USG di Poli Kebidanan, penambahan jam operasional Poli Gigi, hingga peremajaan area klinik untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung.

“Harapan besar kami tentu agar Klinik Baloi dapat memberikan pelayanan yang lebih bermutu, manfaat yang lebih luas, dan pelayanan maksimal bagi masyarakat Kota Batam,” pungkasnya.

Deputi Ariastuty Sirait didampingi oleh dr. Riyo Firsan dan Manajer SDM dan Umum RS BP Batam, Eva Rosalina Nababan, melanjutkan peninjauan secara menyeluruh ke seluruh ruangan pelayanan, ruang tindakan, hingga area parkir pengunjung. (*)

Artikel Deputi Bidang Pelayanan Umum Tinjau Klinik Baloi, Harapkan Peningkatan Mutu Pelayanan dan Fasilitas pertama kali tampil pada Metropolis.

Kedapatan Bersarang di Plapon Rumah Warga, Pemadam Eksekusi Sarang Lebah Madu di Bintan

0
Pemadam mengeksekusi sarang lebah madu yang berada di plapon teras rumah warga di jalan Datuk Syahbandar, Kampung Kamboja, Tanjumguban, Kecamatan Bintan Utara pada Kamis (8/5/2025). F.Damkar Tanjunguban untuk Batam Pos.

batampos– Kedapatan bersarang di plapon rumah warga, pemadam eksekusi kawanan lebah madu dengan menggunakan pertalite.

Kejadian ini terjadi di salah satu rumah warga di jalan Datuk Syahbandar, Kampung Kamboja, Tanjumguban, Kecamatan Bintan Utara pada Kamis (8/5/2025).

Kepala UPT Damkar Tanjunguban, Panyodi mengatakan, proses eksekusi sarang lebah madu dilakukan setelah tukang yang sedang mengerjakan pemasangan spandek mendapati kawanan lebah madu di plapon teras rumah.

BACA JUGA: Lebah Madu Bersarang di Rumah Warga di Kampung Mentigi, Petugas Damkar Diturunkan

Peristiwa ini membuat tukang menghentikan pekerjaannya.

Tukang kemudian memberitahukan pemilik rumah dan menghubungi regu piket damkar untuk meminta bantuan eksekusi.

Regu piket damkar mengutus seorang pemadam untuk melakukan pengecekan awal terhadap sarang lebah madu sebelum akhirnya melakukan eksekusi.

Karena ruang gerak yang terbatas, pemadam terpaksa mengeksekusi kawanan lebah madu dengan menggunakan pertalite. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Kedapatan Bersarang di Plapon Rumah Warga, Pemadam Eksekusi Sarang Lebah Madu di Bintan pertama kali tampil pada Kepri.