Kamis, 30 April 2026
Beranda blog Halaman 1774

Sebanyak 133 Kardinal Dunia Berkumpul di Vatikan, Konklaf Pemilihan Paus Baru Dimulai

0

Batampos – Sebanyak 133 kardinal dari seluruh dunia berkumpul di Vatikan untuk mengikuti konklaf. Pemilihan Paus, kepala gereja Katolik dimulai Rabu (7/5/2025) hari ini.

Pemandangan Kapel Sistina, di Vatikan, menjelang konklaf, pemilihan Paus baru diadakan. F Vatican Media

Konklaf untuk memilih penerus Paus Fransiskus resmi dimulai sore waktu Vatikan. Para kardinal dari seluruh dunia akan menjalani proses pemilihan rahasia yang selama berabad-abad digunakan guna menentukan pemimpin baru bagi 1,4 miliar umat Katolik di seluruh dunia.

Paus Fransiskus wafat sehari setelah Paskah, Senin, 21 April dalam usia 88 tahun. Kepergiannya memicu rangkaian prosesi dan ritus suci , termasuk sembilan hari masa berkabung dan berujung pada konklaf atau proses pemungutan suara tertutup  dan rahasia.

BACA JUGA:
Ini Deretan Kardinal Kuat Calon Paus Baru Pengganti Paus Fransiskus

Dari total 252 kardinal, hanya yang berusia di bawah 80 tahun yang diperbolehkan ikut serta dalam konklaf. Kali ini,  ada 133 kardinal yang memenuhi syarat untuk memilih. Meskipun ada batas usia, rata-rata usia peserta konklaf tahun ini tetap tinggi, yakni 70 tahun. Hanya 15 kardinal yang berusia di bawah 60 tahun, dan hanya satu orang yang usianya di bawah 50 tahun. Para kardinal ini berasal dari lebih dari 70 negara, termasuk 10 dari Amerika Serikat, dua dari Asia Tenggara, yakni Kardinal Tagle yang dicalonkan menjadi Paus dari Filipina, dan Kardinal Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo dari Indonesia.

Sebelum konklaf dimulai, seluruh kardinal mengucap sumpah kerahasiaan, menyerahkan ponsel mereka, dan masuk ke dalam penginapan resmi di Vatikan. Selama konklaf berlangsung, mereka tidak memiliki akses ke televisi, surat kabar, internet atau bahkan ke luar basilika St Petrus. Mereka akan terisolasi di bagian dalam dan berkumpul di kapel Sistina sampai konklaf selesai.

Bagaimana Proses Pemungutan Suara dalam Konklaf?

Pemungutan suara pertama dilakukan pada Rabu sore di Kapel Sistina, tepat di bawah lukisan terkenal “Pengadilan Terakhir” karya Michelangelo. Untuk memilih paus baru, dibutuhkan dua pertiga suara dari total peserta.

Melansir Yahoo News!, jika tidak ada kandidat yang mencapai ambang batas tersebut dalam pemungutan suara pertama, para kardinal akan berhenti untuk hari itu dan melanjutkan kembali keesokan harinya. Dalam satu hari, akan dilakukan hingga empat putaran pemungutan suara, yang terbagi dua di pagi hari dan dua di sore hari. Demikian seterusnya hingga paus baru terpilih.

Setelah setiap pemungutan suara, surat suara akan dibakar. Asap yang keluar dari cerobong Kapel Sistina menjadi sinyal bagi dunia:

  • Asap hitam berarti belum ada paus yang terpilih.
  • Asap putih menandakan telah terpilihnya paus baru.

Asap berwarna tersebut dihasilkan melalui campuran bahan kimia yang ditambahkan saat pembakaran surat suara.

Dalam pemilihan kepala gereja Katolik dan Kepala Negara Vatikan ini, tidak ada batas waktu resmi dalam konklaf. Namun, konklaf dalam tiga pemilihan paus terakhir berlangsung cepat:

  • Paus Fransiskus terpilih setelah lima putaran dalam dua hari.
  • Paus Benediktus XVI terpilih setelah empat putaran dalam dua hari.
  • Paus Yohanes Paulus II terpilih dalam delapan putaran selama tiga hari.

Secara hukum Gereja, siapa pun pria yang telah dibaptis sebagai Katolik Roma bisa menjadi paus. Namun, secara tradisi, paus selalu dipilih dari kalangan kardinal, terutama yang berasal dari Eropa.

Paus Fransiskus, yang berasal dari Argentina, merupakan paus pertama dari luar Eropa dalam lebih dari 1.200 tahun. Paus Fransiskus berdarah Italia. Meski pun begitu, hal ini memberi harapan bagi kandidat dari benua lain seperti Afrika dan Asia.

Konklaf dijalankan dengan kerahasiaan tinggi, prediksi siapa yang akan terpilih sangat sulit dilakukan. Namun, beberapa nama kardinal populer dari berbagai benua mulai disebut-sebut sebagai calon kuat penerus Paus Fransiskus, termasuk Kardinal Tagle dari Filipina. Siapa pun yang terpilih, pasti ada campur tangan Tuhan yang berkuasa. (*)

Reporter: CHAHAYA SIMANJUNTAK

Artikel Sebanyak 133 Kardinal Dunia Berkumpul di Vatikan, Konklaf Pemilihan Paus Baru Dimulai pertama kali tampil pada News.

Pencuri Ditangkap Polisi saat Asik Nongkrong di Taman Batu 10

0
Pencuri inisial EB diamankan polisi di Mapolsek Tanjungpinang Timur. F. Yusnadi Nazar

batampos– Unit Reskrim Polsek Tanjungpinang Timur menangkap pencuri yang sering beraksi siang hari di Tanjungpinang. Pencuri inisial EB, 34 ditangkap polisi saat tengah nongkrong di Taman Batu 10 Tanjungpinang.

Kapolsek Tanjungpinang AKP Sugiono, mengatakan penangkapan pelaku berdasarkan laporan dari korban pencurian. Pelaku dilaporkan membobol rumah di Gang Putri Balqis 3 Kijang Lama Batu 6 Tanjungpinang, April 2025 lalu.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Reskrim melakukan penyelidikan dan mendapatkan informasi, pelaku tengah berada di Taman Batu 10 Tanjungpinang.

BACA JUGA: Dua Orang Warga Bintan Ditetapkan Tersangka Pencurian Kabel Grounding di Lagoi

“Kami langsung melakukan penangkapan. Saat interogasi, pelaku mengakui perbuatanya,” jelas Sugiono, Selasa (6/5).

Kapolsek menerangkan, pembobolan itu dilakukan pelaku saat rumah dalam keadaan tidak ada penghuni, sebab saat itu korban tengah bekerja.

“Dari pencurian ini, korban kehilangan laptop, dan sepasang anting liontin, ponsel, jam tangan. Total kerugian lebih kurang Rp 36 juta,” katanya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 362 KUHP tentang Pencurian. Pelaku terancam hukuman pidana 7 tahun penjara.

“Pelaku ditahan guna proses hukum lebih lanjut,” tutup Kapolsek.(*)

Reporter: Yusnadi

Artikel Pencuri Ditangkap Polisi saat Asik Nongkrong di Taman Batu 10 pertama kali tampil pada Kepri.

Mercusuar Karang Singa Jadi Penanda Kedaulatan RI

0
Deputi Bidang Koordinasi Pertahanan Negara Kemenko Polhukam Mayjen TNI Purwito Hadi Wardhono dan jajaran pemerintahan saat peninjauan mercusuar Karang Singa di Kabupaten Bintan, Kepri, Rabu (7/5). (F.Arjuna/Batam Pos)

batampos – Pemerintah terus memacu penyelesaian pembangunan menara suar atau mercusuar di Pulau Karang Singa, Bintan, Kepri, yang terletak di perbatasan strategis Indonesia dengan Singapura dan Malaysia. Proyek ini ditargetkan rampung pada Juli 2025 dan telah mencapai progres 87 persen.

Peninjauan langsung dilakukan rombongan lintas lembaga yang bertolak dari Pelabuhan Batuampar, Batam, Rabu (7/5). Hadir dalam rombongan itu antara lain Deputi Bidang Koordinasi Pertahanan Negara Kemenko Polhukam Mayjen TNI Purwito Hadi Wardhono, perwakilan BIN, Bakamla, TNI AL, serta Dirjen Perhubungan Laut.

“Saya mewakili negara dari Menkopolhukam bersama BIN, Dirjenhubla, Bakamla, dan TNI AL meninjau menara suar Karang Singa yang pembangunannya sudah dimulai dan kini terus berlangsung,” kata Mayjen Purwito.

Proyek mercusuar ini merupakan pembangunan strategis negara sebagai simbol batas kedaulatan Indonesia di kawasan perairan yang sibuk dengan lalu lintas pelayaran internasional.

“Pembangunan ini sangat penting dari sisi pertahanan dan keselamatan pelayaran. Ini bukan hanya penanda batas negara, tapi juga menjamin keselamatan navigasi bagi kapal-kapal yang melintasi wilayah kita,” ujarnya.

Menurut Purwito, proyek tersebut telah berjalan selama dua tahun dengan skema pendanaan multi-years melalui Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), dan dirancang tuntas pada pertengahan tahun ini.

Pembangunan menara suar dipercayakan kepada PT Pasific Multindo Permai dengan anggaran sekitar Rp70 miliar. Lokasinya di Karang Singa dipilih karena titik itu merupakan bagian paling luar dari wilayah maritim Indonesia di Selat Singapura.

Dari data pemerintah, kawasan ini dilintasi hampir 100 ribu kapal setiap tahun. Maka, kehadiran mercusuar akan memperjelas navigasi serta memperkuat klaim yuridiksi maritim Indonesia di hadapan negara tetangga.

Dirjen Perhubungan Laut, Capt Antoni Arif Priadi, mengatakan bahwa secara teknis pembangunan berjalan lancar meski arus laut yang kuat sempat menghambat peninjauan langsung ke platform utama mercusuar.

“Kita belum bisa naik ke platform karena arus cukup kuat. Tapi pekerjaan sudah 87 persen, dan kita optimis selesai tepat waktu sesuai kontrak,” kata dia.

Ia menambahkan, fungsi utama mercusuar adalah memberi lampu suar dengan jangkauan minimal 6 mil laut untuk keselamatan navigasi. Saat ini pembangunan platform dan pengecoran sisi luar sedang berlangsung, sementara seluruh material konstruksi telah berada di lokasi.

Dari sisi pemerintah daerah, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kepri, Adi Prihantara, menyebut proyek ini telah dirancang sejak 2021. Meski sempat mengalami beberapa perubahan desain, Pemprov Kepri tetap mendukung penuh pelaksanaannya.

“Karena wilayahnya berada di Kepri, kami akan membersamai pembangunan kawasan maritimnya ke depan. Dulu dirancang untuk ada helipad dan tempat sandar kapal, tapi DED-nya diubah dan saat ini fokus dulu pada pembangunan suar,” katanya.

Ia menyakini target penyelesaian proyek akan tercapai sesuai tenggat waktu. Pemerintah daerah juga mendukung aspek pendukung lainnya seperti kawasan laut dan akses lingkungan sekitar.

Mercusuar ini nantinya akan menggunakan energi surya atau solar cell sebagai sumber daya utama, menjadikannya bangunan ramah lingkungan di tengah laut. Selain memperkuat kedaulatan, proyek ini juga menjadi bagian dari modernisasi sistem navigasi nasional. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Mercusuar Karang Singa Jadi Penanda Kedaulatan RI pertama kali tampil pada Metropolis.

PWI Kepri dan Batam Resmi Dilantik, Ketua Umum PWI Ajak Jurnalis Patuh Kode Etik

0
Pelantikan Pengurus PWI Kepri, PWI Batam dan IKWI Kepri di Ballroom Lantai 3, Planet Holiday Hotel Batam, Rabu (7/5).
batampos – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, secara langsung melantik jajaran pengurus PWI Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), PWI Kota Batam, dan Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Kepri dalam sebuah seremoni resmi yang digelar di Ballroom Planet Holiday Hotel Batam, Rabu (7/5).
Acara pelantikan tersebut turut dihadiri oleh Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat Sasongko Tedjo, Plt Ketua IKWI Pusat Indah Kirana, serta sejumlah pejabat penting dari Provinsi Kepri, perwakilan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan organisasi media lainnya.
Kegiatan dimulai pukul 09.30 WIB, diawali dengan tarian Sekapur Sirih sebagai bentuk penyambutan tamu kehormatan. Usai pertunjukan pembuka, panitia memberikan penghargaan kepada sejumlah tokoh dan pejabat yang dinilai berkontribusi dalam mendukung kemitraan dengan media, termasuk Gubernur Kepri yang diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kepri.
Pelantikan dilakukan secara bertahap. Pengurus PWI Kepri dilantik langsung oleh Ketua PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang. Kemudian dilanjutkan dengan pelantikan Pengurus PWI Kota Batam oleh Ketua PWI Kepri, Saibansyah Dardani, dan terakhir pelantikan IKWI Kepri oleh Plt Ketua IKWI Pusat, Indah Kirana.
Prosesi pelantikan PWI Kota Batam periode 2025-2028.

Usai pelantikan, dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PWI dengan sejumlah pihak sebagai bentuk komitmen kerja sama ke depan.

Zulmansyah dalam sambutannya menyebutkan bahwa pelantikan kali ini merupakan pelantikan terpanjang dalam sejarah PWI. Ia juga memberikan pesan khusus kepada seluruh anggota PWI untuk tetap menjunjung tinggi kode etik jurnalistik serta menjaga sinergi dengan pemerintah.
“Ini pelantikan terpanjang dalam sejarah pelantikan PWI. Selamat kepada semuanya yang telah dilantik. Mudah-mudahan amanah dalam mengemban tugas,” ujarnya.
Zulmansyah juga menekankan pentingnya peran wartawan dalam menjaga marwah organisasi serta mendorong pembangunan melalui pemberitaan yang berimbang dan bertanggung jawab.
“DNA PWI adalah pemerintah. Jangan dihajar dalam pemberitaan, kecuali ada penyalahgunaan wewenang. Kita boleh mengkritik, tapi harus sesuai kode etik jurnalistik. Jangan sampai membunuh karakter seseorang,” tegasnya.
Kepala Diskominfo Kepri, Hasan, yang mewakili Gubernur Kepri, menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan. Ia berharap PWI terus menjadi mitra strategis dalam menyebarkan informasi pembangunan di Kepri.
“Selamat kepada pengurus PWI dan IKWI yang sudah dilantik. Kami di Kepri sangat nyaman bergaul dengan insan pers. Semoga ke depan PWI semakin besar dan bersinergi,” ucap Hasan.
Ucapan selamat juga datang dari BP Batam, yang diwakili oleh Ariastuti Sirait. Ia berharap PWI Batam dapat terus menjadi mitra dalam mendukung iklim investasi melalui pemberitaan yang konstruktif.
“Media sangat berperan penting dalam menciptakan suasana kondusif bagi investasi. Mari kita terus bersinergi untuk menyampaikan informasi yang membangun,” katanya.
Sementara itu, Ketua PWI Kota Batam, Muhammad Kavi Ansari, menyampaikan optimismenya dalam membawa PWI Batam ke arah yang lebih progresif.
“Ke depan akan ada kejutan besar dari PWI Batam. Kami akan menghadirkan program-program untuk masyarakat dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai jurnalistik,” ujarnya. (*)
Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel PWI Kepri dan Batam Resmi Dilantik, Ketua Umum PWI Ajak Jurnalis Patuh Kode Etik pertama kali tampil pada Metropolis.

Terkait Tekanan ke Ukraina, Biden Sebut Trump Penjilat Gaya Baru Karena Tunduk Pada Putin

0

Batampos – Mantan Presiden AS Joe Biden mengecam kebijakan suksesornya, Presiden Donald Trump terkait perang Ukraina. Dia menilai tekanan Trump ke Ukraina untuk menyerahkan wilayah itu ke Rusia sebagai bentuk ‘penjilat gaya baru’ terhadap Vladimir Putin, yang tak lain adalah Presiden Rusia.

Mantan Presiden AS, Joe Biden. F nytimes.com

Mengutip wawancara eksklusifnya dengan BBC untuk pertama sekali setelah keluar dari gedung putih, Biden mengatakan, Putin tidak akan berhenti jika Ukraina menyerahkan sebagian wilayahnya demi perdamaian. “Siapa pun yang berpikir dia akan berhenti hanya karena diberikan sebagian wilayah. Sungguh tidak masuk akal,” ujar Biden di Delaware, Selasa (6/5/2025) waktu setempat.

Pernyataan keras Biden ini, disampaikan saat negara-negara Sekutu (NATO) memperingati 80 tahun berakhirnya Perang Dunia II di Eropa. Dia juga mengungkapkan kekhawatirannya terhadap potensi renggangnya hubungan AS-Eropa di bawah kepemimpinan Trump. “Itu bisa mengubah sejarah modern dunia,” tegasnya.

BACA JUGA:
Begini Alasan Joe Biden Mundur dari Kandidat Calon Presiden Amerika Serikat

Pemerintahan Trump melalui Wakil Presiden JD Vance sebelumnya menyampaikan, Ukraina perlu menyerahkan sebagian wilayah sebagai syarat kesepakatan damai dengan Rusia. Bahkan, Menteri Pertahanan Pete Hegseth, menyebutkan, kembalinya Ukraina ke perbatasan sebelum 2014 sebagai hal yang tidak masuk akal.

Biden pun menanggapinya secara tegas. “Itu bentuk penjilat gaya baru,” ujarnya merujuk pada kebijakan gagal Neville Chamberlain, mantan PM Inggris, yang berusaha menyenangkan Hitler pada 1930-an dengan menyerahkan wilayah demi menghindari perang besar.

Dia menambahkan, para pemimpin Eropa kini ragu apakah mereka bisa terus bergantung pada Amerika Serikat. “Apa yang harus saya lakukan sekarang?… Apakah saya bisa percaya pada AS? Apakah mereka akan tetap bersama kami?” kata Biden, menirukan keresahan pemimpin Eropa.

Trump Dituding Ingin Kembali Kuasai Teritori Luar Negeri

Dalam kesempatan ini, Biden juga mengkritik wacana Trump soal merebut kembali Terusan Panama, membeli Greenland, dan menjadikan Kanada sebagai negara bagian AS ke-51. “Apa-apaan itu? Presiden macam apa yang bicara seperti itu?” ucap Biden.

“Itu bukan siapa kita. Kita ini soal kebebasan dan demokrasi. Bukan perampasan,” tambah Biden.

Dalam wawancara tersebut, Biden juga menanggapi kritik atas keputusannya mundur dari pencalonan presiden 2024. “Itu keputusan yang sulit tapi tepat,” ucapnya.

Ia juga menyindir pertemuan di ruang oval, yang memperlihatkan Trump dan JD Vance mengecam Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky secara terbuka. “Saya rasa itu memalukan bagi Amerika,” tegas Biden.

Biden membandingkan masa kepemimpinannya dengan 100 hari pertama Trump di Gedung Putih. “Saat saya meninggalkan jabatan, ekonomi kita tumbuh, pengaruh kita meningkat secara positif. Sekarang? Saya biarkan sejarah yang menilai,” tutupnya. (*)

Reporter: CHAHAYA SIMANJUNTAK

Artikel Terkait Tekanan ke Ukraina, Biden Sebut Trump Penjilat Gaya Baru Karena Tunduk Pada Putin pertama kali tampil pada News.

Salurkan Bansos, Li Claudia Chandra Hibur Lansia di Sagulung

0
Pemko Batam salurkan bansos kepada Lansia lima kecamatan yang berpusat di Sagulung, Rabu (7/5). Pemberian bantuan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra. Foto: Eusebius Sara/Batam Pos

batampos – Pemerintah Kota Batam kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) bagi lanjut usia (lansia) di lima kecamatan, sebagai bentuk perhatian dan kepedulian terhadap warga senior. Penyaluran tahap kedua ini digelar di Lapangan Sentosa Perdana (SP) Plaza, Sagulung, Rabu (7/5), dan turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra.

Lima kecamatan yang menerima bantuan kali ini adalah Kecamatan Sekupang, Sagulung, Batuaji, Bulang, dan Galang. Sebanyak 796 lansia menerima bantuan berupa buku tabungan dari Bank Riau Kepri yang telah berisi saldo senilai Rp300 ribu. Bantuan ini akan diberikan rutin setiap bulan dari April hingga Desember 2025.

Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, secara simbolis menyerahkan bantuan tersebut kepada sejumlah perwakilan lansia. Dalam sambutannya, ia menyampaikan harapannya agar para lansia senantiasa menjaga kesehatan dan terus menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing. “Semoga bantuan ini bermanfaat. Pemko Batam akan terus memberikan perhatian dan dukungan kepada bapak dan ibu sekalian,” ujarnya.

Selain memberikan sambutan, Li Claudia juga menciptakan suasana hangat dan penuh keakraban dengan para lansia. Ia menyempatkan diri untuk bercanda, berinteraksi langsung, bahkan menyanyikan lagu “Semua Karena Cinta” yang membuat para lansia tampak terhibur dan bahagia. Momen tersebut disambut meriah dengan tepuk tangan dan senyum lebar dari para penerima bantuan.

Kepala Dinas Sosial Kota Batam, Leo Putra, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan kali ini adalah bagian dari rangkaian program bantuan lansia yang ditujukan kepada warga tidak mampu berusia di atas 60 tahun. “Total penerima bantuan di tahap ini adalah 796 lansia. Bantuan senilai Rp300 ribu ini diberikan setiap bulan hingga akhir tahun nanti,” katanya.

Menurut Leo, bantuan sosial lansia ini mengacu pada Peraturan Wali Kota (Perwako) Nomor 41 Tahun 2025 tentang bantuan sosial bagi lansia. Program ini menyasar mereka yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan belum menerima bantuan serupa dari program lain.

Tahap selanjutnya dari penyaluran bansos akan dilakukan di tiga kecamatan lainnya, yaitu Batam Kota, Nongsa, dan Sei Beduk, dengan jumlah penerima sekitar 500-an lansia. Penyaluran ini menjadi bagian dari upaya Pemko Batam untuk menjangkau seluruh lansia yang terdata di wilayahnya.

Secara keseluruhan, Pemko Batam menargetkan bantuan ini akan menjangkau 2.000 lansia. Namun, berdasarkan proses verifikasi dan kendala di lapangan seperti adanya lansia yang meninggal dunia, jumlah penerima akhir menyusut menjadi 1.930 orang.

Dengan adanya program ini, pemerintah berharap dapat meringankan beban ekonomi para lansia yang hidup dalam keterbatasan. Tak hanya itu, momen kebersamaan seperti yang diciptakan oleh Li Claudia diharapkan dapat memberikan semangat dan kebahagiaan bagi para lansia yang sering kali merasa kesepian dan terpinggirkan.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang penyaluran bantuan, tetapi juga sarana mempererat hubungan emosional antara pemerintah dan warganya. Kehadiran langsung pejabat kota dan interaksi hangat yang ditunjukkan menjadi bukti nyata bahwa perhatian terhadap lansia bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk kasih dan penghormatan yang tulus. (*)

Reporter: Eusebius Sara

 

Artikel Salurkan Bansos, Li Claudia Chandra Hibur Lansia di Sagulung pertama kali tampil pada Metropolis.

Warga Kawal dan Teluk Bakau di Bintan Usulkan Pembangunan SMA

0
Anggota DPRD Bintan, Elyza Riani menemui warga di Kecamatan Teluk Bintan, Selasa (6/5/2025). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Warga Kawal dan Teluk Bakau di Kecamatan Gunung Kijang, Bintan mengusulkan pembangunan sekolah menengah atas (SMA) di wilayahnya.

Usulan tersebut disampaikan warga saat anggota DPRD Bintan, Elyza Riani menemui warga di Kecamatan Teluk Bintan, Selasa (6/5/2025).

Politisi Partai Golkar ini mengatakan, alasan warga minta dibangunkan SMA di daerah Kawal atau Teluk Bakau, Kecamatan Gunung Kijang karena SMA yang terdekat berada di Toapaya, Kecamatan Toapaya dan Sri Bintan, Kecamatan Teluk Sebong.

BACA JUGA: Oknum Nakes di Puskesmas Palmatak Diduga Salah Kasih Obat ke Pasien 

Sebagaimana diketahui, jarak antara Kawal atau Teluk Bakau ke dua sekolah tersebut baik di Toapaya dan Sri Bintan, lumayan jauh.

Meskipun SMA dibawah kewenangan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melalui Dinas Pendidikan Kepri, namun usulan tersebut tetap ditampung untuk selanjutnya diteruskan ke tingkat provinsi.

“Kita akan coba sampaikan ke tingkat provinsi,” ujar Elyza.

Tidak hanya itu, ia juga menerima usulan dari warga Teluk Bintan tentang pembangunan sekolah untuk anak-anak berkebutuhan khusus.

Hal ini dikarenakan sekolah untuk anak-anak berkebutuhan khusus belum ada di wilayah Bintan bagian tengah.

Sekolah anak berkebutuhan khusus baru ada di Bintan bagian Utara dan Bintan bagian Timur.

Menurut anggota Komisi 3 membidangi pendidikan ini, perlu dibangun sekolah anak berkebutuhan khusus di wilayah Bintan bagian tengah agar orangtua yang mempunyai anak-anak berkebutuhan khusus tidak jauh menyekolahkan anaknya.

“Kita pandang perlu untuk disampaikan untuk pengembangan dunia pendidikan ke depan,” ujarnya.

Dia juga menerima usulan dari warga terkait penambahan sarana sekolah hingga permintaan penambahan guru, khususnya guru olahraga.

Ia menyampaikan, usulan dari masyarakat itu akan diteruskan ke pemerintah daerah sehingga menjadi bahan pertimbangan kepada pemerintah daerah melalui organisasi perangkat daerah terkait, sebagai bahan usulan program kegiatan ke depan. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Warga Kawal dan Teluk Bakau di Bintan Usulkan Pembangunan SMA pertama kali tampil pada Kepri.

Disenggol Pikap, Pemotor Wanita Sekarat

0
Pengendara motor tergeletak di jalan usai senggolan dengan pikap di Simpang Barelang. f. eusebius sara

batampos– Seorang pemotor wanita yang diketahui merupakan seorang ibu, mengalami kecelakaan di Simpang Barelang, Rabu (7/5) pagi. Ia mengendarai motor Honda Scoopy dan melaju dari arah Marina menuju Mukakuning sebelum akhirnya tersenggol sebuah mobil pikap.

Kecelakaan terjadi tepat di tengah persimpangan jalan yang dikenal rawan karena tidak memiliki lampu pengatur arus lalu lintas. Di lokasi tersebut hanya tersedia lampu peringatan atau kewaspadaan, sehingga kendaraan dari berbagai arah kerap melintas tanpa kendali yang teratur.

Menurut keterangan warga sekitar, Denis, pemotor tersebut terjatuh cukup keras dan mengalami luka parah. Ia langsung dilarikan ke rumah sakit oleh pengemudi mobil pikap yang terlibat dalam kecelakaan itu.

BACA JUGA: Lawan Arus, Pemotor Terkapar Ditabrak Bimbar di Batamcenter

Insiden ini sempat membuat arus lalu lintas tersendat di simpang tiga tersebut. Namun, kemacetan tidak berlangsung lama karena korban segera dievakuasi dari lokasi kejadian.

Warga pengguna jalan menyebut kejadian serupa kerap terjadi di persimpangan itu. Ketidakhadiran lampu pengatur lalu lintas membuat pengendara dari arah Batuaji, Trans Barelang, dan Mukakuning saling bertemu tanpa aturan yang jelas.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Salim, menyatakan bahwa Simpang Barelang dan Simpang Basecamp memang belum dilengkapi lampu pengatur lalu lintas karena masih dalam proses penataan. “Itu memang seperti itu. Lampu kewaspadaan saja karena itu ada bundaran,” ujarnya. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Disenggol Pikap, Pemotor Wanita Sekarat pertama kali tampil pada Metropolis.

Kepala BP Batam Diberikan Kewenangan untuk Pengajuan Pelepasan Kawasan Hutan

0
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad

batampos – Presiden Prabowo Subianto telah memberikan kewenangan kepada Kepala BP Batam untuk mengajukan permohonan pelepasan kawasan hutan, dalam rangka penataan kawasan hutan.

Kewenangan itu, diberikan oleh Presiden melalui Peraturan Presiden Republik Indonesia nomor 21 tahun 2025, tentang Penataan Penyediaan Lahan di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas.

“Tentunya peraturan ini menjadi semangat baru bagi kami di BP Batam, dalam memberikan kontribusi peningkatan investasi di Kota Batam,” ujar Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, Selasa (6/5/2025).

Sebelum dikeluarkannya Peraturan Presiden itu, permohonan persetujuan pelepasan kawasan hutan di KPBPB Batam, diajukan oleh menteri atau pimpinan lembaga, pejabat pimpinan tinggi madya Kementerian, gubernur atau bupati/wali kota, badan otorita, pimpinan badan hukum atau perseorangan, kelompok orang, dan/atau Masyarakat.

Hal ini sebagaimana yang tertuang di Peraturan Menteri LHK nomor 7 tahun 2021.

Sementara dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia nomor 21 tahun 2025, Kepala BP Batam menjadi salah satu pihak yang dapat mengajukan permohonan persetujuan pelepasan kawasan hutan di KPBPB Batam secara langsung ke Menteri LHK. Selain menteri atau pimpinan lembaga, pejabat pimpinan tinggi madya Kementerian, atau Gubernur.

Sedangkan pimpinan badan hukum atau perseorangan, kelompok orang, dan/atau masyarakat, permohonan dapat diajukan kepada Menteri LHK melalui Kepala KPBPB (Kepala BP Batam). Tidak lagi diajukan secara langsung sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri LHK 7/2021.

“Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat yang telah memberikan perhatian besar untuk Kota Batam. Kewenangan ini tentunya memberikan kemudahan berinvestasi yang ujungnya dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat,” tutup Amsakar. (*)

Artikel Kepala BP Batam Diberikan Kewenangan untuk Pengajuan Pelepasan Kawasan Hutan pertama kali tampil pada Metropolis.

Kepala BP Batam Diberikan Kewenangan untuk Pengajuan Pelepasan Kawasan Hutan

0
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad

batampos – Presiden Prabowo Subianto telah memberikan kewenangan kepada Kepala BP Batam untuk mengajukan permohonan pelepasan kawasan hutan, dalam rangka penataan kawasan hutan.

Kewenangan itu, diberikan oleh Presiden melalui Peraturan Presiden Republik Indonesia nomor 21 tahun 2025, tentang Penataan Penyediaan Lahan di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas.

“Tentunya peraturan ini menjadi semangat baru bagi kami di BP Batam, dalam memberikan kontribusi peningkatan investasi di Kota Batam,” ujar Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, Selasa (6/5/2025).

Sebelum dikeluarkannya Peraturan Presiden itu, permohonan persetujuan pelepasan kawasan hutan di KPBPB Batam, diajukan oleh menteri atau pimpinan lembaga, pejabat pimpinan tinggi madya Kementerian, gubernur atau bupati/wali kota, badan otorita, pimpinan badan hukum atau perseorangan, kelompok orang, dan/atau Masyarakat.

Hal ini sebagaimana yang tertuang di Peraturan Menteri LHK nomor 7 tahun 2021.

Sementara dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia nomor 21 tahun 2025, Kepala BP Batam menjadi salah satu pihak yang dapat mengajukan permohonan persetujuan pelepasan kawasan hutan di KPBPB Batam secara langsung ke Menteri LHK. Selain menteri atau pimpinan lembaga, pejabat pimpinan tinggi madya Kementerian, atau Gubernur.

Sedangkan pimpinan badan hukum atau perseorangan, kelompok orang, dan/atau masyarakat, permohonan dapat diajukan kepada Menteri LHK melalui Kepala KPBPB (Kepala BP Batam). Tidak lagi diajukan secara langsung sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri LHK 7/2021.

“Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat yang telah memberikan perhatian besar untuk Kota Batam. Kewenangan ini tentunya memberikan kemudahan berinvestasi yang ujungnya dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat,” tutup Amsakar. (*)

Artikel Kepala BP Batam Diberikan Kewenangan untuk Pengajuan Pelepasan Kawasan Hutan pertama kali tampil pada Metropolis.