Kamis, 23 April 2026
Beranda blog Halaman 1777

Kurir Sabu Sekilo Divonis 14 Tahun Penjara

0

batampos – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Batam menjatuhkan vonis 14 tahun penjara kepada Rahmadani, terdakwa kasus peredaran narkotika jenis sabu seberat 1 kilogram. Putusan itu dibacakan dalam sidang terbuka pada Selasa (29/4), yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Welly, bersama dua anggotanya, Verdian dan Watimena.

Dalam amar putusannya, majelis hakim menyatakan terdakwa Rahmadani secara sah dan meyakinkan terbukti sebagai perantara dalam transaksi narkotika golongan I tanpa hak dan melawan hukum.

Perbuatan terdakwa dinilai bertentangan dengan upaya pemerintah dalam memberantas peredaran gelap narkotika, serta menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

“Dengan ini menyatakan terdakwa bersalah melanggar Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” kata Hakim Welly saat membacakan putusan.

Selain pidana penjara selama 14 tahun, Rahmadani juga dijatuhi denda sebesar Rp1 miliar. Apabila tidak mampu membayar denda tersebut, maka akan digantikan dengan pidana penjara tambahan selama enam bulan.

Vonis ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Arfian, yang sebelumnya menuntut hukuman 20 tahun penjara dan denda Rp5 miliar subsider satu tahun kurungan.

JPU juga meminta agar terdakwa tetap ditahan selama proses hukum berlangsung.

Dalam persidangan, Rahmadani menyatakan menerima putusan hakim dan tidak mengajukan banding. Sementara itu, jaksa menyatakan masih mempertimbangkan upaya hukum lanjutan atas vonis tersebut.

Kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas peredaran narkoba di kawasan Batam Center.

Berdasarkan informasi tersebut, aparat kepolisian melakukan pengintaian intensif terhadap Rahmadani yang kemudian berujung pada penangkapan di kawasan Jalan Top 100, Tembesi, Batam.

Saat ditangkap, Rahmadani tidak melakukan perlawanan. Dari tangan terdakwa, polisi menyita satu bungkus teh Cina yang berisi sabu dengan berat total 1 kilogram.

Dalam pemeriksaan, Rahmadani mengaku bahwa dirinya hanya disuruh oleh abang iparnya di Tanjung Balai Karimun untuk mengambil barang tersebut dengan imbalan sebesar Rp500 ribu.

Keterangan dari saksi pihak kepolisian menyebutkan bahwa narkotika tersebut rencananya akan dibawa keluar Batam untuk diperjualbelikan. Meski demikian, aparat berhasil menggagalkan rencana tersebut dengan penyergapan tepat waktu. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

Artikel Kurir Sabu Sekilo Divonis 14 Tahun Penjara pertama kali tampil pada Metropolis.

Sampah Tak Lagi Menumpuk, PT AGB Genjot Pengelolaan di Karimun

0

batampos – Pemerintah Daerah (Pemda) Karimun telah resmi menyerahkan pengelolaan sampah kepada pihak ketiga. Kini, setelah dua pekan dikelola oleh PT Anva Gemilang Bersama (AGB), progres penanganan sampah mulai terlihat. Salah satu kemajuan yang paling menonjol adalah terbukanya kembali akses jalan menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sememal bagi kendaraan pengangkut sampah.

Manager Operasional PT AGB, Siddiq Putra Yogi Sanjaya, saat dikonfirmasi Batam Pos mengatakan bahwa selama dua pekan terakhir, progres pengelolaan sampah baik di TPA, Tempat Pembuangan Sementara (TPS), maupun penanganan di lapangan sudah menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan.

“Alhamdulillah, ada perkembangan. Misalnya, di lokasi TPA, sebelumnya akses jalan bagi kendaraan pengangkut sampah tertutup. Kini sudah bisa dilalui kendaraan untuk langsung membuang sampah di area yang telah ditentukan,” jelasnya, Selasa (29/4).

Selain membuka akses jalan, PT AGB juga melakukan perbaikan kontainer sampah yang sudah rusak. Pengangkutan sampah oleh petugas dilakukan dalam tiga shift, yakni:

  • Shift pertama pukul 03.00 WIB – 06.00 WIB
  • Shift kedua pukul 10.00 WIB – 13.00 WIB
  • Shift ketiga pukul 16.00 WIB – 18.00 WIB

“Kalau sekarang masih terlihat tumpukan sampah di perkotaan, itu karena masyarakat belum tahu jadwal buang sampah. Maka dari itu, kami sudah mengusulkan kepada Bupati Karimun untuk mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang jam pembuangan sampah,” katanya.

Ia menjelaskan, SE tersebut penting agar masyarakat tahu kapan saja waktu yang diperbolehkan membuang sampah. Hal ini bertujuan agar petugas hanya mengambil sampah sesuai jadwal dan tidak perlu kembali berulang kali.

“Mudah-mudahan Bupati segera mengeluarkan SE tersebut. Intinya, kita semua harus bekerja sama menjaga kebersihan lingkungan. Jika daerah kita bersih, tentu akan menciptakan citra positif di mata wisatawan yang datang ke Karimun,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Yogi mengatakan bahwa jika persoalan sampah ini sudah tertangani dengan baik, ke depan sampah yang ada di TPA bisa dimanfaatkan menjadi produk yang bernilai ekonomis.

“Insya Allah, kita bisa seperti daerah lain—Karimun bersih dari sampah. Lahan kita masih cukup untuk menampung sampah, yang penting semua pihak saling mendukung,” tuturnya.

Reporter: Tri Haryono

Artikel Sampah Tak Lagi Menumpuk, PT AGB Genjot Pengelolaan di Karimun pertama kali tampil pada Kepri.

Taman Kota Kerap Dijadikan jadi Tempat Mesum

0
Kondisi Taman Batu 10 Kota Tanjungpinang yang kini kerap dijadikan tempat mesum, Selasa (29/4). F. Mohamad Ismail/BATAM POS

batampos– Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tanjungpinang, Kepri mengaku kekurangan personel, untuk mengawasi taman kota, yang kini kerap dijadikan tempat mesum. Perbutan yang tidak pantas itu, satu diantaranya terjadi di Taman Batu 10.

Satpol PP Tanjungpinang mengkalim telah rutin melakukan patroli di semua taman-taman kota. Kendati demikian, kegiatan pengawasan tidak bisa dilakukan intensif setiap malam di semua titik karena keterbatasan personel dan armada.

“Saat ini satu regu patroli maksimal berjumlah 11 orang. Sementara area yang harus diawasi cukup luas, dan tidak semua taman memiliki pencahayaan yang memadai,” kata Kabid Ketertiban Umum Satpol PP Tanjungpinang, Irwan Yacob, Selasa (29/4).

BACA JUGA: Revitalisasi Taman Kota di Bintan Jadi Perhatian Serius Gubernur Ansar

Menurutnya, peran masyarakat dalam ikut menjaga ketertiban di taman-taman kota tersebut juga sangat dibutuhkan. Terutama, di lokasi-lokasi yang dinilai rawan dijadikan tempat berbuat asusila.

Jika menemukan tindakan yang melanggar norma di ruang publik, kata dia warga diharapkan segera menegur pelaku dengan cara yang baik atau menghubungi Satpol PP untuk tindak lanjut.

“Viral-nya kejadian ini justru menjadi motivasi kami untuk terus meningkatkan pengawasan,” tambahnya.

Satpol PP juga akan berkoordinasi dengan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertamanan (Perkim) untuk memperbaiki fasilitas penerangan di taman-taman kota yang rawan dan minim cahaya.

“Menjaga ketertiban bukan hanya di tangan pemerintah, tapi perlu keterlibatan semua pihak, termasuk orang tua yang harus mengawasi aktivitas anak-anaknya di luar rumah,” ujarnya. (*)

Reporter: M Ismail

Artikel Taman Kota Kerap Dijadikan jadi Tempat Mesum pertama kali tampil pada Kepri.

MK: Kerusuhan di Medsos Tak Bisa Jadi Alasan Pidana dalam UU ITE

0
Ilustrasi palu hakim (JawaPos.com)

batampos – Mahkamah Konstitusi (MK) memberikan penafsiran baru terhadap Pasal 28 ayat (3) dan Pasal 45A ayat (3) dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). MK menegaskan bahwa kerusuhan yang terjadi di media sosial tidak memenuhi unsur tindak pidana.

Putusan tersebut ditetapkan MK dalam perkara Nomor 115/PUU-XXII/2024 yang diajukan oleh Jovi Andrea Bachtiar, seorang jaksa asal Ngawi, Jawa Timur. “Mengabulkan permohonan pemohon untuk sebagian,” ucap Ketua MK Suhartoyo saat membacakan amar putusan di Gedung MK, Jakarta, Selasa (29/4).

Pasal 28 ayat (3) UU ITE menyebutkan bahwa siapa pun yang dengan sengaja menyebarkan informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang berisi berita bohong dan menimbulkan kerusuhan di masyarakat, dapat dikenai sanksi hukum. Namun, MK menyatakan bahwa frasa “kerusuhan” dalam pasal tersebut, serta pada Pasal 45A ayat (3), bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak memiliki kekuatan hukum mengikat, kecuali dimaknai sebagai kerusuhan yang terjadi di ruang fisik, bukan di ruang digital.

“Selama tidak dimaknai sebagai gangguan terhadap ketertiban umum di dunia nyata, frasa kerusuhan tidak bisa dijadikan dasar pemidanaan,” jelas Suhartoyo.

Hakim MK Arsul Sani menambahkan bahwa bentuk kerusuhan atau keonaran dalam UU ITE tidak memiliki batasan yang jelas, sehingga berpotensi menimbulkan tafsir yang terlalu luas dan lentur.

Ia juga menyatakan bahwa bentuk kerusuhan tersebut sudah tidak sesuai dengan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi. Oleh karena itu, ekspresi pendapat dan kritik terhadap kebijakan pemerintah di ruang digital seharusnya dilihat sebagai bagian dari proses demokrasi.

“Tidak serta-merta bisa dianggap sebagai unsur keonaran yang menjadi dasar untuk dikenai proses hukum pidana oleh aparat penegak hukum,” ungkapnya. (*)

Artikel MK: Kerusuhan di Medsos Tak Bisa Jadi Alasan Pidana dalam UU ITE pertama kali tampil pada News.

Mendikdasmen: 75 Persen Siswa Indonesia Masih Kesulitan Pahami Bacaan dan Matematika

0
Seorang guru membimbing siswa SDN Bendilwungu 1 yang tetap semangat beraktivitas di sekolah meskipun jumlah siswanya minim. (SATRIA CAHYONO/JAWA POS RADAR TULUNGAGUNG)

batampos – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, mengungkapkan bahwa kemampuan literasi dan numerasi anak-anak Indonesia usia 15 tahun masih tergolong rendah. Ia menyebutkan bahwa meskipun anak-anak mampu membaca, mereka belum mampu memahami isi dari bacaan tersebut. Selain itu, banyak dari mereka yang mengalami kesulitan dalam menerapkan konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari.

Mu’ti menjelaskan bahwa sebanyak 75 persen anak memiliki kemampuan literasi di bawah level 2 dalam penilaian PISA (Programme for International Student Assessment). “Mereka kesulitan memahami ide pokok dari teks yang panjang,” ujarnya dalam acara Konsolidasi Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah yang digelar di kantor PPSDM Kemendikdasmen, Depok, Selasa (29/4).

Kondisi kemampuan numerasi anak juga mengkhawatirkan. Mu’ti menyebutkan bahwa 82 persen siswa usia 15 tahun masih berada di bawah level 2 PISA dalam hal matematika. “Mereka kesulitan memahami penerapan matematika dalam konteks kehidupan nyata,” tambahnya.

Wilayah dengan persentase siswa yang telah mencapai kompetensi minimum dalam literasi didominasi oleh daerah di Pulau Jawa, serta sebagian wilayah Kalimantan seperti Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan, juga Riau. Sementara itu, daerah dengan tingkat kemampuan numerasi di bawah 40 persen sebagian besar berada di kawasan Indonesia Timur, termasuk Papua dan Maluku. (*)

Artikel Mendikdasmen: 75 Persen Siswa Indonesia Masih Kesulitan Pahami Bacaan dan Matematika pertama kali tampil pada News.

Bank Mandiri Awali 2025 dengan Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan

0

batampos – Bank Mandiri terus memperkuat komitmen untuk menjaga pertumbuhan bisnis yang sehat di sepanjang awal 2025. Akselerasi dalam memperkuat ekosistem wholesale dan perluasan penyaluran kredit berkelanjutan menjadi langkah utama perseroan dalam menjaga kontribusi yang merata terhadap pertumbuhan ekonomi regional di seluruh wilayah Indonesia.

Strategi tersebut berhasil mendorong capaian kinerja yang solid sekaligus mempercepat transformasi digital guna memperluas akses layanan keuangan. Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi menegaskan, sinergi dengan berbagai mitra serta partisipasi dalam program pemerintah menjadi langkah strategis untuk memperluas akses layanan keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Darmawan juga menilai, penguatan pembiayaan pada sektor-sektor prospektif sesuai dengan potensi kewilayahan serta digitalisasi layanan finansial, menjadi kunci dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. “Sebagai bagian dari BUMN, Bank Mandiri memiliki peran strategis dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional. Kami berkomitmen untuk menjaga kinerja tetap sehat, memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak, dan mengoptimalkan ekspansi bisnis di seluruh wilayah,” ujar Darmawan dalam Paparan Kinerja Triwulan I 2025 di Jakarta, Selasa (29/4).

Hasilnya, sampai dengan Maret 2025, kredit konsolidasi Bank Mandiri tercatat sebesar Rp1.672 triliun atau tumbuh 16,5% secara year-on-year (YoY), didorong oleh pertumbuhan positif baik di segmen wholesale maupun retail. Selain menjadi pendorong utama kinerja kredit, segmen wholesale juga menjadi bahan baku pertumbuhan segmen retail melalui ekosistemnya.

Darmawan menuturkan, pertumbuhan kredit Bank Mandiri tersebar merata di seluruh Indonesia, menunjukkan efektivitas dari strategi ekspansi yang inklusif. “Selama kuartal pertama 2025, pertumbuhan Bank Mandiri tersebar merata di seluruh wilayah Tanah Air dan juga mencatatkan pertumbuhan kredit dan DPK di atas rata-rata pertumbuhan industri,” tambahnya.

Dalam penyaluran kredit, Bank Mandiri fokus membidik sektor-sektor prospektif dan resilien seperti konstruksi dan infrastruktur, energi, makanan dan minuman, serta sektor padat karya lainnya. Adapun, kredit corporate tumbuh sebesar 20% YoY atau bertambah Rp 102 triliun menjadi Rp608 triliun. Selain itu, kredit commercial tumbuh baik sepanjang kuartal I 2025 mencapai 21,4% yoy atau sebesar Rp296 triliun. Di sisi lain, kredit kepada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) secara tahunan naik sebesar Rp11 triliun menjadi Rp136 triliun pada tiga bulan pertama 2025, realisasi ini mempertegas komitmen Bank Mandiri dalam memperkuat ekonomi berbasis kerakyatan.

Kinerja yang baik tersebut, juga diikuti oleh pertumbuhan yang berkualitas. Hal ini tercermin dari rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) secara bank only dapat dijaga di level 1,01% pada Maret 2025. Hal ini juga berdampak pada perbaikan dari sisi biaya kredit atau Cost of Credit (CoC) yang membaik ke level 0,71% per Maret 2025, dari periode tahun sebelumnya 0,99%.

“Kami terus memperkuat penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan kredit, sekaligus mengoptimalkan pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan seiring dengan percepatan ekspansi di berbagai sektor,” tegas Darmawan.

Selanjutnya, penguatan manajemen risiko juga merupakan bagian penting dari strategi ekspansi, tercatat NPL coverage ratio Bank Mandiri secara bank only terjaga di level 299%, mencerminkan ketahanan finansial yang kuat dalam mengantisipasi risiko kredit. “Penguatan manajemen risiko menjadi fondasi utama kami untuk memastikan pertumbuhan Bank Mandiri tetap berkelanjutan dalam jangka panjang. Kami optimis, dengan manajemen risiko yang kuat, Bank Mandiri tidak hanya mampu menjaga ketahanan bisnis di tengah berbagai dinamika, sekaligus membuka banyak peluang untuk tumbuh lebih optimal dalam mendukung kemajuan ekonomi Indonesia ke depan,” ujar Darmawan.

Percepat Inklusi Keuangan melalui Transformasi Digital

Sebagai bagian dari strategi akselerasi pertumbuhan, Bank Mandiri terus mempercepat transformasi digital melalui penguatan platform Livin’ by Mandiri dan Kopra by Mandiri. Sampai dengan Maret 2025, pengguna Livin’ by Mandiri mencapai 30,7 juta pengguna. Pada periode kuartal I 2025, Frekuensi transaksi Livin’ by Mandiri telah mencapai 1,1 miliar transaksi, naik 30% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan nilai transaksi menembus Rp1.070 triliun, meningkat 16% secara YoY.

Adapun, Kopra by Mandiri mencatatkan volume transaksi sebesar 349 juta hingga per kuartal I 2025 dengan nilai transaksi yang dikelola Kopra by Mandiri tumbuh 23% secara YoY mencapai Rp6.000 triliun. Darmawan menyatakan, digitalisasi menjadi pilar penting dalam meningkatkan daya saing Bank Mandiri sekaligus memperluas akses keuangan nasional.

Melalui optimalisasi layanan digital Livin’ by Mandiri dan Kopra by Mandiri, volume transaksi digital Bank Mandiri mencapai Rp7.066 triliun hingga akhir Maret 2025, tumbuh 21,9% secara tahunan. Kinerja positif ini turut mendorong efisiensi operasional, tercermin dari rasio biaya terhadap pendapatan (Cost to Income Ratio/CIR) bank only yang terjaga di level 38,2% di akhir Kuartal I 2025.

Lebih lanjut Darmawan menambahkan, sejalan dengan upaya memperluas layanan digital, Livin’ Merchant yang diluncurkan pada Juni 2023 telah mencatat sekitar 2,6 juta pengguna terdaftar hingga Maret 2025, tumbuh 35% dibandingkan tahun sebelumnya. Didukung pertumbuhan pengguna aktif bulanan yang naik hingga 3 kali lipat dibandingkan periode Maret 2024, platform ini menjadi motor baru Bank Mandiri dalam mempercepat digitalisasi UMKM secara inklusif di seluruh Indonesia termasuk area Non-Urban.

“Kami terus mengakselerasi inovasi digital agar dapat menghadirkan layanan perbankan yang semakin relevan dan adaptif terhadap kebutuhan nasabah di era yang dinamis ini. Kami berharap, dengan transformasi berkelanjutan, Bank Mandiri dapat memberikan nilai tambah nyata dan memperkuat hubungan jangka panjang dengan masyarakat dan nasabah,” jelas Darmawan.

Digitalisasi ini juga berkontribusi pada peningkatan pendapatan non bunga konsolidasi yang mencapai 17,3% secara YoY per Maret 2025 menjadi sebesar Rp11,24 triliun. Peningkatan tersebut, turut didukung oleh pertumbuhan transaksi digital, layanan trade finance, treasury, dan pengelolaan dana, yang memperkuat diversifikasi pendapatan perseroan.

Sejalan dengan itu, Bank Mandiri mencatat laba bersih konsolidasi sebesar Rp13,2 triliun hingga Maret 2025, tumbuh 3,9% YoY, hal ini menunjukkan efektivitas strategi transformasi digital dan efisiensi operasional. Pada sisi rasio profitabilitas, Return on Equity (ROE) Bank Mandiri juga mampu terjaga solid di level 20,8% secara bank only.

“Ke depan, kami akan konsisten melanjutkan strategi pertumbuhan yang berkelanjutan melalui akselerasi segmen wholesale dan penguatan ekosistem ritel, sambil tetap mengedepankan manajemen risiko secara disiplin. Dengan fokus pada peningkatan dana murah berbasis transaksi serta pembiayaan ke sektor-sektor unggulan, kami optimistis dapat menjaga efisiensi biaya dana dan mendukung ekspansi bisnis secara sehat dan berkesinambungan,” tegas Darmawan.

Akselerasi Dana Murah dan Komitmen Berkelanjutan

Bank Mandiri juga mencatatkan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang solid. Hingga akhir Maret 2025, total DPK secara konsolidasi tercatat Rp1.748 triliun, meningkat 11,2% secara YoY. Pertumbuhan DPK didorong oleh peningkatan dana murah mencapai 8,89% YoY dengan komposisi dana murah secara bank only mencapai 77,1%.

Optimalisasi platform digital Livin’ dan Kopra mempercepat pertumbuhan CASA, memperkuat pondasi pendanaan berbasis dana murah yang efisien dan berkelanjutan. “Kami memanfaatkan digitalisasi untuk mengoptimalkan akuisisi dana murah dan meningkatkan efisiensi biaya dana,” ujar Darmawan.

Untuk menjaga likuiditas dan memperkuat struktur pendanaan, bank berkode emiten BMRI ini, pada Maret 2025 lalu telah menerbitkan Global Bond senilai USD 800 juta dan Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan Tahap II senilai Rp5 triliun. Penerbitan ini menjadi bagian dari strategi diversifikasi pendanaan perseroan, sekaligus mencerminkan kepercayaan kuat investor terhadap kinerja dan prospek jangka panjang Bank Mandiri.

Bank Mandiri terus menjalankan komitmennya terhadap keuangan berkelanjutan secara konsisten. Pada triwulan pertama tahun 2025, portofolio pembiayaan berkelanjutan kami mencatat pertumbuhan sebesar 11,1% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan total mencapai Rp294 triliun. Dari jumlah tersebut, portofolio hijau tumbuh sebesar 13,4% menjadi Rp148 triliun dan portofolio sosial tumbuh 9% menjadi Rp146 triliun.

Dalam upaya memperluas cakupan portofolio berkelanjutan, Bank Mandiri juga memperluas sinergi dengan mitra bisnis untuk mengembangkan produk dan layanan berbasis ESG, sejalan dengan tren global. Inisiatif ini tidak hanya fokus pada pembiayaan, tetapi juga penerapan Good Corporate Governance (GCG), efisiensi energi di operasional, serta peningkatan literasi keuangan masyarakat.

Dengan berbagai langkah nyata ini, Bank Mandiri optimistis dapat menjadi pionir dalam mendukung pertumbuhan ekonomi hijau yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan di Indonesia. “Kami berkomitmen mendorong akselerasi transisi ekonomi Indonesia menuju ekonomi hijau dan berkelanjutan, sejalan dengan target pemerintah menuju Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060, “ tambah Darmawan.

Di sisi lain, sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Strategis Nasional, Bank Mandiri berperan aktif dalam berbagai inisiatif pemerintah, mulai dari program pembangunan 3 juta rumah, penyediaan makanan bergizi gratis, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga penuntasan tuberkulosis dan penguatan lumbung pangan daerah serta nasional. Di bidang pendidikan dan kesehatan, Bank Mandiri juga mendukung pembangunan rumah sakit di daerah serta pengembangan sekolah unggulan dan renovasi fasilitas pendidikan, sejalan dengan visi mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

“Di tengah ketidakpastian global, Bank Mandiri tetap mampu menjaga kinerja yang solid dan terjaga dengan baik, sejalan dengan komitmen kami untuk terus tumbuh secara sehat dan berkelanjutan,” tutup Darmawan. (*)

Artikel Bank Mandiri Awali 2025 dengan Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan pertama kali tampil pada News.

Pemerintah Pusat Pacu Investasi Kota Batam Lewat Penguatan Kawasan Strategis

0
Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi RI/ Wakil Kepala BKPM RI, Todotua Pasaribu

batampos – Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra menerima kunjungan kerja Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi RI/ Wakil Kepala BKPM RI, Todotua Pasaribu di BP Batam.

Todotua beserta rombongan disambut oleh Li Claudia dan jajaran pada Selasa (29/4/2025) siang di Marketing Center BP Batam.

Dalam sambutannya, Todotua mengatakan, tujuan kunjungannya dan tim adalah untuk melajukan konsolidasi dan memperkuat komunikasi terkait langkah-langkah strategis untuk mempercepat pertumbuhan investasi di Kota Batam.

Selain itu, ia juga menyebutkan target realisasi investasi yang ditetapkan oleh Kementerian Investasi dan Hilirisasi RI/BKPM RI tahun 2025 adalah sebesar Rp 1.900 T, dimana pada Triwulan 1 telah mencapai realisasi sebesar Rp 465 T.

“Salah satu strategi yang kami mitigasi untuk mencapai target realisasi pertumbuhan investasi tahun 2025 adalah melalui penguatan kawasan, baik kawasan industri, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), maupun Free Trade Zone (FTZ),” ujar Todotua.

Ia juga menyoroti dinamika ekonomi global, yakni perang tarif dagang antara Amerika Serikat dan China sebagai dampak dari pemberlakuan Tarif Resiprokal.

“Atas tantangan tersebut, kita harus melihat potensi dan peluang yang muncul. Kami sudah putuskan dalam waktu dekat akan mematangkan pelaksanaan task force antara Kementerian Investasi dan BP Batam,” jelas Todotua.

Selain itu, untuk memudahkan koordinasi dan proses konsolidasi, Kementerian Investasi dan Hilirisasi RI/BKPM RI akan menempatkan kembali desk layanan di PTSP BP Batam, sebagai langkah progresif untuk mempercepat perizinan dan komunikasi dengan Kementerian/Lembaga.

“Kami ingin prosesnya taktis, karena kendala investasi meliputi perizinan, iklim usaha, dan daya saing. Adanya task force dan desk layanan diharapkan dapat mempercepat penyelesaian hambatan investasi di Kota Batam,” pungkas Todotua.

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra BP Batam menyambut baik langkah strategis tersebut dan menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi serta memberikan dukungan penuh agar hambatan-hambatan investasi dapat diminimalkan, dan peluang pertumbuhan ekonomi bisa dimaksimalkan untuk masyarakat Kota Batam.

“Kami menyambut baik hadirnya task force dan desk Kementerian Investasi di BP Batam. Ini adalah langkah strategis yang menunjukkan komitmen bersama dalam menciptakan iklim investasi yang lebih ramah dan kompetitif,” tutupnya. (RUD)

Artikel Pemerintah Pusat Pacu Investasi Kota Batam Lewat Penguatan Kawasan Strategis pertama kali tampil pada Metropolis.

Li Claudia Hadiri Peresmian Fasilitas Perakitan Laptop Pertama di Indonesia

0

batampos – Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra menghadiri peresmian fasilitas perakitan Laptop dan Personal Computer (PC) Lenovo di PT. Sat Nusapersada, Selasa (29/4/2025).

Peresmian Laptop dan PC yang telah memenuhi regulasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) tersebut, dilakukan langsung oleh Wakil Menteri (Wamen) Investasi dan Hilirisasi RI/Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu.

Dalam kesempatan tersebut, Li Claudia menyampaikan bahwa peresmian pabrik atau fasilitas perakitan Laptop ini merupakan suatu yang sangat membanggakan bagi masyarakat Kota Batam.

Sebab, peluncuran ini menandakan kepercayaan industri teknologi terhadap Batam untuk melaksanakan kegiatan besar dan berkelas internasional.

“Sebagai kota industri dan salah satu motor penggerak ekonomi nasional, Kota Batam akan terus membuka diri terhadap perkembangan teknologi dan inovasi,” tegasnya.

Ia meyakini kehadiran Lenovo yang sekaligus meluncurkan produk unggulannya ini, akan menjadi sinyal positif untuk pertumbuhan industri sektor teknologi di Kota Batam. Baik dari sisi investasi, pembukaan lapangan kerja hingga pengembangan sumber daya manusia.

“Kami berharap, kedepannya akan ada lebih banyak kolaborasi strategis antara Lenovo dengan ekosistem yang ada di Batam. Baik dunia usaha, pendidikan hingga pemerintah untuk bersama-sama mendorong digitalisasi dan transformasi ekonomi daerah,” tutupnya.

Wakil Menteri (Wamen) Investasi dan Hilirisasi RI/Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu menyambut baik peresmian ini. Ia mengatakan, hal ini sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen. Untuk mengejar target tersebut, investasi harus berperan sebagai motor utama.

“Karena ketika investasi ini tumbuh, pasti multiplier effect nya akan banyak. Jadi diharapkan investasi yang sudah berjalan ini akan kita dukung untuk bisa terus tumbuh,” katanya.

Sementara itu Direktur Operasional PT. Sat Nusapersada Tbk, Bidin Yusuf menyampaikan terima kasih kepada BP Batam dan Pemerintah Kota Batam yang telah memberikan dukungan penuh, sehingga kerjasama dengan Lenovo ini bisa terlaksana.

Kerjasama ini, tentunya akan berdampak pada penciptaan ribuan lapangan kerja baru hingga transfer pengalaman teknologi tinggi yang masuk ke Indonesia khususnya ke Kota Batam.

“Sat Nusapersada ada sampai dengan hari ini, itu karena ada dukungan dari pemerintah. Kami juga kedepan mempunyai mimpi untuk memproduksi produk global kedepannya,” tutupnya. (*)

Artikel Li Claudia Hadiri Peresmian Fasilitas Perakitan Laptop Pertama di Indonesia pertama kali tampil pada Metropolis.

Terminal Kolong Akan Dialihfungsikan Jadi Kantor Lurah Sungai Lakam Barat

0

batampos – Terminal Kolong sudah tidak difungsikan sebagai terminal angkutan umum selama kurang lebih 10 tahun. Kepala Bidang Angkutan Darat Dinas Perhubungan Karimun, Afrizal, saat dikonfirmasi Batam Pos, mengatakan bahwa pihaknya beberapa waktu lalu telah menggelar rapat bersama pihak Kecamatan Karimun, Bagian Hukum, dan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Karimun. Dari hasil rapat tersebut, disepakati bahwa Terminal Kolong akan dialihfungsikan menjadi kantor Lurah Sungai Lakam Barat.

“Katanya, dulu terminal ini berada di bawah Dinas Perhubungan. Karena saya baru di sini, sekarang hasil rapat kemarin sudah diserahkan ke bagian aset untuk ditindaklanjuti,” terangnya, Senin (28/4).

Dengan demikian, Terminal Kolong sudah tidak menjadi tanggung jawab Dinas Perhubungan Karimun. Saat ditanya mengapa terminal tersebut tidak berfungsi selama ini, Afrizal mengaku belum sempat ada pembahasan internal terkait rencana pemanfaatannya.

“Oh, itu belum sempat dibahas. Anda bisa lihat sendiri kondisi keuangan daerah. Tapi sekarang sudah diputuskan, Terminal Kolong akan dialihfungsikan,” jelasnya.

Sementara itu, pantauan di lapangan menunjukkan kondisi Terminal Kolong saat ini sangat memprihatinkan. Area terminal tampak tidak terurus, dengan rumput liar yang tumbuh tinggi. Beberapa bangunan, termasuk kantor Dinas Perhubungan yang berada di area tersebut, terlihat rusak parah. Papan plang dari beton pun tampak hancur.

Kini hanya tersisa papan plang bertuliskan “TANAH MILIK PEMERINTAH KABUPATEN KARIMUN” dengan kode lokasi: 12.32.04.05.01.00.00, kode barang: 01.01.11.02.07, dan luas 3.050 meter persegi, namun tanpa nomor surat dan tahun, hanya mencantumkan tahun 1999.

“Sudah lebih dari 10 tahun terminal ini tidak berfungsi. Sekarang malah jadi tempat pembuangan sampah sementara dengan dua kontainer. Kemarin baunya sangat menyengat, semua orang buang sampah ke sini. Saya berharap Pemda Karimun bisa memanfaatkan kembali terminal ini,” ujar Ayu, warga sekitar terminal.

Secara terpisah, Kepala Bidang Aset BPKAD Karimun, Agus, belum dapat dihubungi, termasuk Camat Karimun, Agung Jatikusuma, terkait rencana alih fungsi Terminal Kolong yang berada di wilayah Kecamatan Karimun.

Reporter: Tri Haryono

Artikel Terminal Kolong Akan Dialihfungsikan Jadi Kantor Lurah Sungai Lakam Barat pertama kali tampil pada Kepri.

Investasi Kuartal I 2025 Tembus Rp465 Triliun, Serap Lebih dari 590 Ribu Tenaga Kerja

0
Ilustrasi buruh memproduksi pakaian jadi di salah satu pabrik garmen. (Antara)

batampos – Investasi yang terealisasi pada kuartal pertama tahun 2025 mencapai Rp465,2 triliun. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Perkasa Roeslani, menyampaikan bahwa capaian tersebut setara dengan 24,4 persen dari target investasi tahunan sebesar Rp1.905,6 triliun.

“Realisasi tersebut berhasil menyerap 594.104 tenaga kerja, atau meningkat 8,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” ungkap Rosan dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (29/4).

Menurut Rosan, pencapaian ini menunjukkan bahwa kepercayaan investor terhadap Indonesia masih tinggi, meskipun situasi global penuh ketidakpastian. “Minat investor untuk berinvestasi di Indonesia tetap besar,” katanya.

Dari total investasi tersebut, kontribusi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) tercatat sebesar Rp234,8 triliun, sedangkan Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai Rp230,4 triliun. Rosan menekankan bahwa biasanya PMA lebih tinggi, namun kali ini kenaikan PMDN sangat signifikan.

“PMDN mengalami peningkatan sebesar 19,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sementara PMA juga tumbuh 12,7 persen. Keduanya naik, tapi PMDN tumbuh lebih pesat,” jelasnya.

Rosan menyebutkan bahwa peningkatan ini didorong oleh percepatan pembangunan infrastruktur, khususnya pembangunan jalan tol di Sumatera dan Riau, serta membaiknya kinerja sektor properti.

Ia optimistis bahwa meski tekanan ekonomi global masih berlangsung, investasi di kuartal-kuartal berikutnya tetap memiliki prospek cerah. Ia juga menekankan pentingnya realisasi komitmen investasi agar berjalan sesuai rencana.

Mantan Duta Besar RI untuk Amerika Serikat itu yakin bahwa realisasi investasi dan hilirisasi bisa meningkat hingga 30 persen, seiring dengan terus berkembangnya sektor hilirisasi yang sejalan dengan program pemerintah.

Di sisi lain, Rosan mengungkapkan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan aparat penegak hukum terkait isu premanisme yang dikeluhkan para pelaku usaha. Premanisme yang melibatkan oknum ormas telah menyebabkan batalnya investasi bernilai ratusan triliun di sektor manufaktur.

Ia menambahkan bahwa Kementerian Perindustrian (Kemenperin) juga tengah mendorong agar sejumlah industri strategis dapat dikategorikan sebagai objek vital nasional untuk memperoleh perlindungan dari kepolisian.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Kapolri dan pemerintah daerah untuk memastikan kejadian seperti ini tidak terulang, karena sangat berdampak negatif terhadap masuknya investasi,” tutupnya. (*)

Artikel Investasi Kuartal I 2025 Tembus Rp465 Triliun, Serap Lebih dari 590 Ribu Tenaga Kerja pertama kali tampil pada News.