Kamis, 2 April 2026
Beranda blog Halaman 1785

2025, Zakat, Infak, dan Sedekah Idul Fitri di Batam Terkumpul Rp42 Miliar

0

batampos – Pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) pada perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah di Kota Batam mencapai Rp42 miliar. Meski tergolong besar, jumlah tersebut mengalami penurunan Rp1 miliar dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp43 miliar.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam, Budi Dermawan, mengatakan bahwa dana yang terkumpul berasal dari zakat fitrah, zakat mal, infak, dan sedekah yang dihimpun melalui masjid dan musala di seluruh wilayah Batam.

“Terjadi penurunan hingga Rp1 miliar dibandingkan tahun lalu. Namun, Alhamdulillah, capaian zakat di Batam masih cukup tinggi. Meski turun, penyaluran tetap dilakukan kepada masyarakat yang berhak menerima,” ujar Budi, Kamis (3/4).

Ia menjelaskan bahwa zakat yang telah dihimpun segera disalurkan kepada mustahik atau penerima zakat, seperti fakir miskin, yatim piatu, serta masyarakat yang membutuhkan. Hal ini diharapkan dapat membantu mereka dalam memenuhi kebutuhan hidup setelah bulan Ramadan.

“Kami berharap zakat yang diberikan ini dapat memberikan manfaat bagi para penerima dan juga menjadi keberkahan bagi mereka yang telah menunaikan kewajibannya. Semoga Allah SWT memberikan ganjaran yang setimpal bagi para muzaki,” tambahnya.
Pelaksanaan Shalat Idul Fitri

Selain itu, Kemenag Kota Batam juga mencatat bahwa pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1446 Hijriah berlangsung di 889 lokasi di seluruh kota. Jumlah ini sama dengan tahun sebelumnya.

Untuk tingkat kota, terdapat tiga lokasi utama yang menjadi pusat pelaksanaan Shalat Id, yaitu:
✔ Dataran Engku Putri
✔ Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah
✔ Masjid Baiturrahman

Ketiga lokasi tersebut menjadi tempat yang paling banyak dihadiri oleh jamaah.
Apresiasi dan Harapan

Budi Dermawan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus masjid, panitia zakat, serta masyarakat yang telah berperan dalam pengumpulan dan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah.

Ia berharap di tahun-tahun mendatang, kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat terus meningkat, sehingga dana yang terkumpul semakin besar dan lebih banyak warga yang terbantu.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Batam untuk terus mendukung gerakan zakat dan sedekah. Dengan berbagi kepada sesama, kita dapat memperkuat solidaritas dan membantu mereka yang membutuhkan,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel 2025, Zakat, Infak, dan Sedekah Idul Fitri di Batam Terkumpul Rp42 Miliar pertama kali tampil pada Metropolis.

Penumpang dari Singapura Pingsan di Pelabuhan Batam, Meninggal Dunia di Rumah Sakit

0

batampos – Seorang penumpang yang baru tiba dari Singapura ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di Pelabuhan Batam Center pada Senin (1/4) siang.

“Ya, insiden itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB di depan pintu ATM kedatangan pelabuhan.
Petugas pelabuhan yang menemukan penumpang tersebut segera membawanya ke ruang karantina kesehatan untuk mendapatkan pertolongan pertama,” kata Petugas Kesyahbandaran Pelabuhan Batam Center, Mario, Rabu (3/4).

Namun, karena kondisi penumpang tidak kunjung membaik, pihak medis pelabuhan memutuskan untuk merujuknya ke Rumah Sakit Awal Bros guna penanganan lebih lanjut.

“Pada pukul 12.10 WIB, pihak kesehatan pelabuhan meminta agar penumpang tersebut segera dilarikan ke rumah sakit. Dia didampingi oleh dokter kesehatan pelabuhan serta petugas keamanan sebagai perwakilan pengelola pelabuhan,” ujarnya.

Pengelola pelabuhan segera menyiapkan ambulans untuk membawa pasien. Namun, sesampainya di Rumah Sakit Awal Bros, sekitar pukul 12.56 WIB, pihak rumah sakit menyatakan bahwa penumpang tersebut telah meninggal dunia.

“Jadi, ia meninggal dunia saat berada di rumah sakit. Dari hasil pemeriksaan awal, diketahui bahwa penumpang tersebut tiba di Batam menggunakan kapal MV Majestic Supreme pada pukul 11.45 WIB dari Singapura,” tambahnya. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

Artikel Penumpang dari Singapura Pingsan di Pelabuhan Batam, Meninggal Dunia di Rumah Sakit pertama kali tampil pada Metropolis.

Arus Balik di Pelabuhan Sekupang Diprediksi Meningkat, Operator Kapal Siaga

0
Pelabuhan Domestik Sekupang bersiap sambut arus balik lebaran 2025.
(f. Rengga Yuliandra / Batam Pos)

batampos – Setelah lonjakan arus mudik Lebaran mulai mereda, Pelabuhan Feri Domestik Sekupang kini bersiap menghadapi arus balik. Sejak Kamis (3/4), jumlah penumpang yang datang dari berbagai pulau menuju Batam terus meningkat, sementara jumlah penumpang yang berangkat dari Batam mulai menurun.

Humas Dumai Grup, Asmadi, mengungkapkan bahwa operator kapal telah menyiapkan langkah antisipasi menghadapi lonjakan arus balik. Beberapa kapal tambahan tetap disiagakan untuk mengangkut penumpang, khususnya yang kembali dari kampung halaman menuju Batam.

“Perkiraan kami, arus balik mulai ramai besok. Saat ini, penumpang yang berangkat dari Batam sudah mulai melandai,” ujar Asmadi.

Meskipun jumlah penumpang yang berangkat berkurang, operator kapal masih mengerahkan kapal tambahan untuk melayani perjalanan antarpulau. Dumai Grup, misalnya, tetap mengoperasikan dua kapal ekstra yang melayani rute menuju Dumai, dengan beberapa persinggahan di pulau-pulau sepanjang perjalanan.

Pada hari ini, tercatat sebanyak 27 kapal beroperasi di Pelabuhan Domestik Sekupang. Kapal-kapal tersebut melayani rute antarkota hingga lintas provinsi, dengan keberangkatan pertama dimulai pukul 07.00 WIB tujuan Buton, sementara trip terakhir pukul 17.00 WIB.

Jadwal Kapal yang Beroperasi Hari Ini

  • Dumai Line tujuan Buton – 07.00 WIB
  • Dumai Line tujuan Selat Panjang – Dumai – 07.30 WIB
  • Batam Jet tujuan Tanjung Balai – Dumai – 07.30 WIB
  • Joillyn tujuan Tanjung Batu – 08.00 WIB
  • Terra Joan tujuan Tanjung Batu – 08.15 WIB
  • Evelin Calissa tujuan Moro, Tembilahan – 09.30 WIB
  • Polewali Express tujuan Tanjung Berlian – 09.15 WIB
  • Mikonatalia tujuan Tanjung Balai – 09.15 WIB
  • Dumai Line tujuan Tanjung Balai Karimun, Selat Panjang – 14.15 WIB
  • Mikonatalia tujuan Tanjung Balai Karimun – 17.00 WIB

 

Imbauan bagi Calon Penumpang

Dengan prediksi lonjakan arus balik, calon penumpang diimbau untuk lebih cermat dalam merencanakan perjalanan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Mengecek jadwal keberangkatan dan memilih kapal sesuai kebutuhan, karena setiap kapal memiliki layanan serta jenis kursi berbeda, termasuk kapal dengan kapasitas besar maupun kecil.
  • Tiba di pelabuhan lebih awal untuk menghindari antrean panjang, terutama saat jam-jam sibuk.
  • Memastikan tiket sudah dibeli sesuai jadwal keberangkatan guna menghindari kendala saat naik kapal.

“Pastikan tiket telah dibeli sesuai jadwal keberangkatan untuk menghindari kendala saat naik kapal,” tambahnya.

Dengan meningkatnya jumlah penumpang arus balik, operator kapal berkomitmen untuk menjaga kelancaran dan kenyamanan perjalanan bagi seluruh penumpang. (*)

 

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Arus Balik di Pelabuhan Sekupang Diprediksi Meningkat, Operator Kapal Siaga pertama kali tampil pada Metropolis.

Hari ke 4 Lebaran, Wisata Pemandian Air Panas Ramai Dikunjungi Masyarakat

0
Suasana Wisata Pemandian Air Panas Desa Berindat Kabupaten Lingga pada hari ke empat lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah yang ramai dikunjungi wisatawan lokal, Kamis (3/4). F. Vatawari/BATAM POS

batampos– Perayaan Lebaran Idul Fitri meruapakan salah satu momentum bagi masyarakat Dabo Singkep Kabupaten Lingga untuk bersilaturahmi dengan keluarga dan kerabat dengan berkunjung dari rumah kerumah masing-masing. Selain berkunjung ke rumah-rumah, masyarakat Dabo Singkep juga mengunjungi berbagai tempat wisata yang ada untuk bersantai dan melepaskan rasa lelah.

Wisata Pemandian Air Panas yang berlokasi di Desa Berindat, Kecamatan Singkep Pesisir Kabupaten Lingga menjadi salah satu tempat favorit bagi masyarakat untuk bersantai dan memanjakan diri dengan merendamkan tubuh di sumber air panas yang terdapat kandungan belerang yang diyakini dapat memberikan terapi untuk kesehatan tubuh.

BACA JUGA: Pemandian Air Panas di Kaki Gunung Lanjut, Jadi Tempat Wisata Favorit di Lingga

Pantauan Batampos, pada hari ke empat perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah bertepatan dengan 3 April 2025, tempat wisata pemandian air panas ramai dikunjungi oleh wisatawan lokal.

Hendy, salah seorang pengunjung yang sempat diwawancarai oleh pihak Batampos mengatakan, dirinya bersama keluarga setiap tahunnya selalu menyempatkan diri untuk datang berkunjung di tempat wisata pemandian air panas ini.

“Saya bersama keluarga memang setiap tahunnya selalu menyempatkan diri untuk datang ke pemandian air panas ini. Karena kami bekerja di luar Daerah, jadi setiap mudik lebaran kami selalu berkunjung ke sini,” ujar Hendry pada Kamis (3/4).

Hendy mengatakan, selain pemandian air panas mereka juga berkunjung ke air terjun Batu Ampar dan beberapa tempat wisata lainnya yang ada di Dabo maupun Di Daik Lingga.

“Selain di Pemandian Air Panas ini, kami juga pergi berkunjung ke beberapa tempat wisata lainnya seperti Air Terjun Batu Ampar yang ada di Dabo Singkep dan beberapa tempat wisata lainnya yang ada di Daik Lingga,” ungkapnya.

Selanjutnya, Rendi yang juga salah seorang pengunjung pemandian Air Panas mengungkapkan mereka berkunjung ke pemandian air panas ini bukan sekedar untuk berekreasi saja, namun mereka juga sengaja datang ke sini untuk memanjakan diri dengan suguhan kolam Air Panas yang memiliki kandungan Belerang yang diyakini baik untuk terapi bagi kesehatan tubuh.

“Tidak hanya sekedar berekreasi, kami datang kesini juga untuk memanjakan diri dengan suguhan Kolam Air Panas yang terkandung Bekereng untuk terapi kesehatan tubuh,” tambah Rendi. (*)

Reporter: Vatawari

 

Artikel Hari ke 4 Lebaran, Wisata Pemandian Air Panas Ramai Dikunjungi Masyarakat pertama kali tampil pada Kepri.

Mudik Lebaran 2025: Penumpang Meningkat, Kendaraan Menurun di ASDP Batam

0
Suasana pelabuhan ASDP Batam saat musim Lebaran 2025.
(f. AZIS MAULANA / Batam Pos)

batampos – PT ASDP Batam mencatat peningkatan jumlah penumpang selama periode mudik Lebaran 2025, meski terjadi penurunan jumlah kendaraan yang menyeberang dibandingkan tahun sebelumnya. Pantauan di dermaga Pelabuhan Roro Telaga Punggur menunjukkan aktivitas penumpang pejalan kaki dan kendaraan tetap padat serta kondusif hingga H+3 Lebaran.

General Manager PT ASDP Batam, Hermin Welkis, menyampaikan bahwa hasil evaluasi dari H-10 hingga H+2 Lebaran menunjukkan tren ini.

“Berdasarkan pantauan kami dari hasil evaluasi data yang terkumpul, ada peningkatan pada penumpang pejalan kaki. Namun, kendaraan seperti sepeda motor dan roda empat justru mengalami penurunan dibandingkan tahun 2024. Kendaraan roda empat turun sekitar 14 persen,” ujarnya, Rabu (3/4).

Rute Favorit Pemudik dan Antisipasi ASDP

Data menunjukkan bahwa rute favorit pemudik masih didominasi oleh jalur Telaga Punggur – Tanjung Uban, Bintan. Sementara itu, untuk lintasan jarak jauh seperti Tanjung Buton, Riau, dan Kuala Tungkal, Jambi, lonjakan penumpang paling tinggi terjadi pada H-3 Lebaran.

“Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, PT ASDP Batam telah menyiapkan dua armada kapal roro yang dioperasikan khusus untuk rute Tanjung Buton,” kata dia.

 

Prediksi Arus Balik 5–7 April 2025

Hermin juga memprediksi bahwa puncak arus balik akan terjadi pada 5, 6, dan 7 April 2025.

Perbedaan pola mudik tahun ini dibandingkan 2024 disebabkan oleh durasi libur yang lebih panjang, sehingga pemudik memiliki fleksibilitas dalam menentukan waktu perjalanan mereka.

“Karena hari liburnya lebih panjang, pemudik bisa membagi waktu kapan mereka akan kembali. Akibatnya, peningkatan arus balik tidak begitu signifikan karena pergerakan pemudik lebih terurai,” ujarnya.

Salah satu penumpang, Fajar, mengatakan bahwa ia memilih pulang ke daerah asalnya setelah momen Lebaran, karena keluarganya lebih dulu datang ke Batam untuk merayakan Hari Raya. Saat ini, ia kembali ke Tanjung Uban, Bintan, bersama keluarganya sembari berlibur.

“Karena momen liburnya panjang, kami memilih untuk berlibur ke Bintan sekaligus merayakan Lebaran di sana,” ujarnya.

Ia juga menilai bahwa pelayanan ASDP Batam sudah membaik, terutama dalam mengantisipasi kepadatan penumpang. Jika terjadi penumpukan, armada kapal segera ditambah untuk memastikan kelancaran perjalanan.

Dengan sistem pemantauan yang baik dan persiapan armada yang matang, PT ASDP Batam memastikan kelancaran arus mudik dan balik tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman. (*)

 

Reporter: AZIS MAULANA

Artikel Mudik Lebaran 2025: Penumpang Meningkat, Kendaraan Menurun di ASDP Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

WN Tiongkok Dideportasi Usai Sebar Konten Porno di Bintan

0
Warga negara Tiongkok, Jia Haiyang, saat proses deportasi dari Indonesia menuju Tiongkok. F.Imigrasi Tanjunguban untuk Batam Pos.

batampos– Seorang warga negara Tiongkok, Jia Haiyang, 37, dideportasi dari Indonesia karena menyebar konten video dan foto berbau pornografi melalui media elektroniknya.

Jia berulah setelah seorang wanita berinisial R, warga negara Indonesia yang berdomisili di Kijang, Bintan, mengakhiri hubungan asmara.

Jia tidak menerima perpisahan itu dan berharap R akan menjalin kembali hubungan dengannya dengan cara menyebar konten pornografi tersebut.

BACA JUGA: 133 PMI Ilegal Dideportasi dari Malaysia ke Tanjungpinang

Namun R merasa terganggu dan melaporkan tindakan Jia ke kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Uban.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Uban, Adi Hari Pianto membenarkan adanya laporan pelanggaran yang dilakukan oleh Jia Haiyang.

Petugas dari Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian kemudian melakukan pemeriksaan dan menemukan bahwa Jia melanggar Pasal 76 ayat (1) Undang-undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

“Sanksi yang kita jatuhkan berupa deportasi,” ujar Adi Hari Pianto.

Setelah ditetapkan sebagai pelanggar keimigrasian, Jia Haiyang kemudian diawasi dalam proses keberangkatannya dari Tanjunguban, Bintan ke Batam pada Selasa (1/4/2025) sekitar pukul 14.00 WIB.

Selanjutnya, Jia diterbangkan dari Bandara Hang Nadim, Batam menuju ke Bandara Soekarno Hatta, Jakarta sekitar pukul 16.00 WIB.

Setelah melalui proses keimigrasian, Jia Haiyang akhirnya dideportasi dari Indonesia menuju Tiongkok.

Adi menegaskan bahwa langkah tegas seperti deportasi akan diterapkan untuk menjaga
ketertiban dan keamanan masyarakat.

Dengan deportasi ini, ia berharap dapat memberikan efek jera dan mengingatkan seluruh warga negara asing agar mematuhi peraturan yang berlaku selama berada di Indonesia. (*)

Reporter: Slamet

Artikel WN Tiongkok Dideportasi Usai Sebar Konten Porno di Bintan pertama kali tampil pada Kepri.

Kakanwil Ditjenpas Kepri Pastikan Kunjungan Terbuka di Lapas dan Rutan Berjalan Aman dan Tertib

0

batampos – Sepanjang perayaan Lebaran, lembaga pemasyarakatan (lapas) di Kepulauan Riau (Kepri) umumnya membuka kunjungan terbuka selama tiga hari, dimulai pada Hari Raya Idulfitri. Kebijakan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antara warga binaan dengan keluarga dan kerabat mereka.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Kepri, Aris Munandar, menyampaikan bahwa kunjungan terbuka ini merupakan bagian dari upaya memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk bertemu langsung dengan orang-orang terdekat mereka.

“Hampir semua lapas dan rutan di Kepri membuka kunjungan terbuka. Alhamdulillah, semua berjalan dengan aman dan tertib,” ujarnya.

Pelaksanaan kunjungan terbuka ini berlangsung dengan pengawasan ketat dari petugas lapas dan rumah tahanan negara (rutan). Selain itu, aparat dari TNI dan Polri juga turut membantu menjaga keamanan dan ketertiban selama proses kunjungan berlangsung.

Meski kunjungan dibuka lebih leluasa, aturan pengamanan di lingkungan pemasyarakatan tetap diperketat. Barang bawaan pengunjung dibatasi, di mana hanya makanan dan minuman yang telah melalui pemeriksaan petugas yang diperbolehkan dibawa masuk. Barang-barang seperti ponsel dan benda lainnya tetap dilarang masuk ke dalam lapas.

Antusiasme masyarakat terhadap program kunjungan terbuka ini cukup tinggi. Di Lapas dan Rutan Kelas II Batam, misalnya, ribuan pengunjung memanfaatkan kesempatan ini untuk bertemu dengan anggota keluarga mereka yang sedang menjalani masa hukuman.

Kepala Rumah Tahanan (Karutan) Batam, Fajar Teguh Wibowo, melaporkan bahwa jumlah pembesuk selama tiga hari kunjungan terbuka cukup ramai di Rutan Batam. Pada hari pertama, tercatat sebanyak 1.417 orang mengunjungi warga binaan. Sementara itu, pada hari kedua jumlah pengunjung mencapai 1.173 orang, dan pada hari ketiga sebanyak 1.242 orang datang untuk menjenguk keluarga mereka di dalam rutan.

Situasi di dalam lapas dan rutan selama kunjungan terbuka berlangsung tetap terkendali. Petugas memastikan tidak ada insiden yang mengganggu ketertiban, sehingga warga binaan dan keluarga mereka dapat memanfaatkan waktu pertemuan dengan baik. (*)

Artikel Kakanwil Ditjenpas Kepri Pastikan Kunjungan Terbuka di Lapas dan Rutan Berjalan Aman dan Tertib pertama kali tampil pada Metropolis.

Lagi, Mayat Ditemukan Mengapung di Perairan Batu Ampar

0

batampos – Penemuan mayat mengapung kembali menggemparkan perairan Batu Ampar, Batam. Kali ini, sesosok jasad pria ditemukan terapung di laut pada Kamis (3/4) pagi oleh kapal feri Queen Star 5, yang tengah berlayar menuju Singapura.

Jasad pria tersebut ditemukan mengenakan kaus merah dan celana bokser hitam. Kejadian itu sontak mengejutkan awak kapal dan penumpang. Nakhoda segera melaporkan temuan tersebut melalui sistem komunikasi Vessel Traffic Service (VTS) agar pihak berwenang segera menindaklanjuti.

Komandan Pos Basarnas Batam, Dedius, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Menurutnya, tim gabungan dari Badan SAR Nasional (Basarnas) dan Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) langsung bergerak ke lokasi untuk proses evakuasi.

“Iya, benar. Tadi kami menerima laporan dari VTS kapal feri Queen Star 5. Mayat tersebut sudah dievakuasi oleh RIB KN Rantos,” ujar Dedius.

Penemuan mayat di perairan Batu Ampar bukanlah peristiwa baru. Sebulan sebelumnya, tepatnya pada 18 Maret, jasad seorang wanita juga ditemukan mengapung di perairan yang sama.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat dan pelaku pelayaran. Beberapa dugaan pun muncul, mulai dari kecelakaan laut, korban tindak kejahatan, hingga kemungkinan adanya pekerja migran ilegal yang mengalami musibah saat mencoba menyeberang ke negara tetangga.

Sejumlah pihak meminta peningkatan pengawasan di perairan Batam, terutama di jalur yang kerap dilewati kapal penumpang dan kargo internasional. Penguatan patroli laut dan koordinasi antarinstansi diharapkan dapat mengantisipasi insiden serupa di masa mendatang.

Hingga berita ini diturunkan, identitas mayat pria tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang. (*)

Artikel Lagi, Mayat Ditemukan Mengapung di Perairan Batu Ampar pertama kali tampil pada Metropolis.

Habis Lebaran, Gelombang Pencari Kerja Diprediksi Serbu Batam

0
Kepala Disnaker Rudi Sakyakirti
Kepala Disnaker Batam Rudi Sakyakirti.

batampos– Arus balik Lebaran 2025 diperkirakan akan membawa gelombang baru pencari kerja ke Kota Batam. Sebagai kota industri yang menjadi tujuan utama perantau, Batam kembali bersiap menghadapi persaingan tenaga kerja yang semakin ketat.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Batam, Rudi Sakyakirti, menyebut fenomena ini bukan hal baru dan sulit untuk dihindari. Setiap tahun, momen pasca-lebaran selalu menjadi titik masuk bagi pendatang yang ingin mengadu nasib di Batam.

“Untuk Pulau Sumatera, Batam jadi kota paling favorit. Hal itu karena Batam sebagai kota industri,” katanya, Kamis (3/4).

BACA JUGA: Pencari Kerja di Batam Berharap Ada Lebih Banyak Lowongan Kerja yang Dibuka

Selain statusnya sebagai kawasan industri, daya tarik Batam juga terletak pada Upah Minimum Kota (UMK) yang saat ini mencapai Rp5 juta. Angka ini lebih tinggi dibandingkan beberapa daerah lain di Indonesia, sehingga semakin banyak pencari kerja yang tertarik datang ke Batam.

Namun, Rudi menegaskan bahwa pendatang yang ingin bekerja di Batam harus memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri di kota tersebut. Tanpa keahlian, mereka akan kesulitan bersaing di pasar kerja yang sudah kompetitif.

“Keahlian ini jadi tantangan bagi pendatang. Kami tidak bisa melarang mobilisasi penduduk, tapi kami imbau agar yang datang sudah membekali diri dengan keterampilan sesuai dengan karakteristik industri di Batam,” katanya.

Fenomena meningkatnya jumlah pendatang di Batam bukan hanya terjadi karena faktor ekonomi, tetapi juga didukung oleh kemudahan akses transportasi. Selain memiliki jalur penerbangan, Batam juga terhubung dengan berbagai daerah melalui transportasi laut.

“Batam ini selain ada transportasi udara, juga ada transportasi laut. Ini faktor yang juga mendorong gelombang pendatang,” kata dia.

Pemerintah Kota (Pemko) Batam sendiri telah menjalin kesepakatan dengan perusahaan-perusahaan di Batam untuk memprioritaskan pencari kerja yang berasal dari Batam. Langkah ini kemungkinan dapat memberikan kesempatan lebih besar bagi warga lokal.

Namun, dengan meningkatnya jumlah pencari kerja dari luar daerah, persaingan di dunia kerja akan semakin ketat. Tanpa keterampilan yang memadai, para pendatang akan kesulitan mendapatkan pekerjaan.

“Persaingan akan semakin tinggi jika jumlah pencaker meningkat pasca-Lebaran. Kalau pendatang tidak punya keahlian, mereka akan kesulitan mendapatkan pekerjaan. Jadi saya imbau miliki keahlian sebelum memutuskan untuk datang ke Batam,” ujar Rudi. (*)

Reporter: Arjuna

 

Artikel Habis Lebaran, Gelombang Pencari Kerja Diprediksi Serbu Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Rampas Dompet Pelajar, Pelaku Akhirnya Ditangkap Polisi

0
Kapolsek Balai Karimun, AKP Andri Yusri menunjukkan tersangka tindak pidana Curas berinisial Zr alias Ij (kaos merah). f. ist

batampos– Unit Reskrim Polsek Balai Karimun berhasil mengungkap pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas) terhadap seorang pelajar atau anak di bawah umur. Kejadian ini terungkap setelah sehari peristiwa tersebut dilaporkan ke pihak kepolisian.

”Tindak pidana Curas ini terjadi pada hari pertama raya pertama Idul Fitri 1446 Hijriah (31/3) pukul 16.00 WIB. Tempat kejadian perkara berawal di sekitar Masjid Baiturrahman, Kelurahan Teluk Air, Kecamatan Karimun. Saat itu, korban berinisial Rmd, 13, sedang berjalan dan tiba-tiba didatangi pelaku berinisial Zr alias Ij, 22 yang menggunakan sepeda motor. Pelaku langsung memegang tangan dan memerintahkan kepada korban untuk naik ke sepeda motornya,” ujar Kapolres Karimun, AKBP Robby Topan Manusiwa melalui Kapolsek Balai Karimun, AKP Andri Yusri kepada Batam Pos, Kamis (3/4).

Setelah korban naik ke sepeda motor, lanjutnya, pelaku membawa korban ke parkiran SMA Negeri 1. Sesampainya di lokasi ini, pelaku menyatakan mau tukar uang. Korban yang percaya lantas mengeluarkan dompet. Saat korban mengeluarkan dompet, pelaku berusaha merampas, namun tidak berhasil. Bahkan, pelaku sempat bilang membawa pisau.

BACA JUGA: Pelaku Tergiur Perhiasan Korban, Ternyata Imitasi, Pelaku Curas Ditangkap Polisi

”Sempat terjadi tarik menarik dompet antara pelaku dengan korban. Korban yang mendengar pelaku membawa pisau tetap tak gentar dan mempertahankan dompetnya. Namun, upaya tersebut gagal dan akhirnya dompet berhasil dirampas pelaku. Korban sempat memukul dan menendang motor korban, namun korban tetap berhasil melarikan diri,” paparnya.

Dikatakannya, orng tua korban, RM Zahid akhirnya melaporkan kejadian ini pada Selasa (1/4) pukul 16.00 ke Mapolsek Balai Karimun. Antara korban dengan pelaku tidak saling kenal. Setelah laporan diterima, Unit Reskrim yang dipimpin Iptu Rizky langsung melakukan penyelidikan. Dan, akhirnya kurang dari 24 jam setelah menerima laporan dari orang tua korban pelaku berhasil ditangkap di Kalibaru, Kelurahan Sei Lakam Timur, Kecamatan Karimun berhasil ditangkap.

”Hasil Lidik yang dilakukan Unit Reskrim akhirnya pelaku Curas berinisial Zr alias Ij berhasil ditangkap tanpa perlawanan. Dengan bukti-bukti yang sudah kita miliki pelaku tidak bisa mengelak dan mengakui perbuatannya. Pelaku saat bersaksi menggunakan sepeda motor Honda dengan nomor polisi BP 2572 LK. Kemudian menggunakan baju lengan panjang warna abu-abu dan menggunakan helm,” terangnya.

Hasil dari pemeriksaan yang dilakukan, kata Kapolsek, diketahui pelaku merupakan residivis kasus pencurian beberapa waktu lalu. Dan saat ini pelaku beserta barang bukti sudah diamankan di Mapolsek Balai Karimun untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut. Motif pelaku melakukan tindak pidana Curas karena ekonomi. (*)

Reporter: Sandi

Artikel Rampas Dompet Pelajar, Pelaku Akhirnya Ditangkap Polisi pertama kali tampil pada Kepri.