Kamis, 2 April 2026
Beranda blog Halaman 1788

Lebaran Hari Kedua, Warga Batam Masih Bersilaturahmi ke Rumah Keluarga

0
Warga Batam memadati Pantai Elona, Galang, Minggu (14/4). Warga memanfaatkan liburan lebaran untik wisata ke pantai. F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos– Aktivitas warga di Batam pada hari kedua Lebaran masih didominasi oleh kegiatan silaturahmi. Masyarakat tampak sibuk berkunjung ke rumah keluarga dan kerabat untuk saling bersilaturahmi. Tradisi ini menjadi momen utama pada H+1 Lebaran, Selasa (1/4), yang terlihat dari ramainya rumah-rumah serta lalu lintas kendaraan yang cukup padat di beberapa wilayah.

Di kawasan Batuaji dan Sagulung, suasana ini sangat terasa. Banyak rumah yang menerima kunjungan dari sanak saudara, sementara jalanan juga dipenuhi kendaraan yang hilir mudik membawa warga yang bersilaturahmi. Situasi ini menjadi pemandangan umum setiap tahunnya saat momen Lebaran tiba.

Berbeda dengan aktivitas silaturahmi yang ramai, tempat wisata dan pusat perbelanjaan di Batam justru masih terpantau sepi. Banyak toko dan tenan di berbagai pusat perbelanjaan yang masih tutup karena libur Lebaran. Hal ini membuat suasana di beberapa mal dan tempat wisata kurang ramai dibandingkan hari-hari biasanya.

Menurut Andi, salah satu petugas keamanan di kawasan SP Plaza, kondisi ini diperkirakan akan kembali normal dalam satu atau dua hari ke depan. “Besok paling sudah aktif lagi. Hari ini masih banyak toko dan tenan yang tutup,” ujarnya.

Sementara itu, pihak kepolisian terus melakukan pengamanan untuk memastikan kenyamanan masyarakat selama libur Lebaran. Berbagai program dan kegiatan pengamanan telah diterapkan agar aktivitas warga berjalan lancar dan aman.

Pos-pos pengamanan Lebaran juga didirikan di berbagai titik strategis, terutama di pusat keramaian. Salah satunya adalah di kawasan Jembatan Barelang, yang menjadi salah satu destinasi favorit warga Batam saat liburan.

Dengan situasi yang masih dalam suasana Lebaran, aktivitas masyarakat di Batam diperkirakan akan kembali normal dalam beberapa hari mendatang, seiring dengan mulai beroperasinya kembali tempat-tempat usaha dan pusat perbelanjaan. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Lebaran Hari Kedua, Warga Batam Masih Bersilaturahmi ke Rumah Keluarga pertama kali tampil pada Metropolis.

Tradisi Lebaran di Tanjungpinang yang Kental dengan Momen Kebersamaan

0
Foto : Peri Irawan/Batam Pos
Wisatawan terus berdatangan ke Pulau Penyengat saat libur lebaran, beberapa waktu lalu.

batampos-Tradisi Lebaran masyarakat Melayu di Tanjungpinang, memiliki keunikan tersendiri yang masih kental dengan nuansa Islami, budaya dan adat istiadat.

Salah satu tradisi Lebaran di Tanjungpinang yakni masyarakat sering mengenakan pakaian adat Melayu yaitu baju kurung lengkap dengan songkok atau tanjak bagi laki-laki dan kerudung bagi perempuan.

Masyarakat juga melakukan tradisi mudik lokal dari Tanjungpinang ke Pulau Penyengat dan dari Bintan ke Tanjungpinang demi bertemu keluarga tercinta. Momen ini menjadi ajang melepas rindu dan mempererat hubungan keluarga yang terpisah karena kesibukan masing-masing.

BACA JUGA: Cerita Mahasiswa Mudik Lebaran, Pilih Transit Kapal Ketimbang Desak-desakan dengan Penumpang Lain

Kemudian masyarakat juga melakukan ziarah kubur. Usai salat Idulfitri, masyarakat Melayu Tanjungpinang biasanya melakukan ziarah ke makam keluarga dan leluhur. Ini sebagai bentuk penghormatan kepada kerabat yang telah meninggal dunia.

Tradisi ini juga telah menjadi bagian penting dari perayaan Lebaran bagi masyarakat Tanjungpinang. Ziarah kubur juga sebagai bentuk penghormatan kepada kerabat yang telah berpulang serta upaya mempererat silaturahmi antarkeluarga.

“Kami usai salat Idulfitri, langsung mudik lokal ke Pulau Penyengat. Melakukan ziarah kubur ke makam abah (ayah) kami, mendoakan yang terbaik untuk ayah kami,” ungkap Raja Eny, 41, warga Batu 5 Tanjungpinang.

Ziarah kubur pada Hari Raya Idulfitri dilakukan dengan tujuan mengenang dan mendoakan keluarga yang telah berpulang. Selain itu, tradisi ini mengingatkan para peziarah akan kehidupan setelah kematian, sehingga memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah.

“Tradisi ini menunjukkan bagaimana nilai-nilai Islam dan budaya lokal tetap terjaga di tengah kemajuan zaman,” sebut Raja Eny.

Selanjutnya, melakukan tradisi bersalam-salaman dan bermaaf-maafan.
Seperti di banyak daerah lain di Indonesia, masyarakat Melayu Tanjungpinang juga memiliki tradisi saling bermaafan saat Idulfitri, baik di dalam keluarga maupun antartetangga.

Sebagian masyarakat juga melaksanakan kenduri Syawal. Beberapa keluarga mengadakan kenduri dengan mengundang tetangga dan kerabat untuk makan bersama sebagai bentuk syukur atas bulan suci yang telah dilalui.

“Usai ziarah kubur, kami langsung silaturahmi. Mengunjungi rumah sanak saudara yang ada di Penyengat dan saling bermaafan-maafan,” katanya.

Masyarakat juga menggelar Open House. Rumah-rumah terbuka untuk sanak saudara, tetangga dan sahabat. Tuan rumah menyajikan makanan khas seperti lontong sayur, ketupat lemak, rendang, dan aneka kue tradisional.

“Kadang ada juga keluarga kami yang menggelar kenduri Syawal dengan makan bersama masyarakat dan tetangga,” tutup Raja Eny. (*)

Reporter: Yusnadi Nazar

Artikel Tradisi Lebaran di Tanjungpinang yang Kental dengan Momen Kebersamaan pertama kali tampil pada Kepri.

Viral Polisi Bantu Pemudik yang Ditelantarkan di Pinggir Tol oleh PO Bus ALS

0
Viral polisi bantu pemudik yang ditelantarkan oleh PO ALS. (Instagram/Polres Subang).

batampos – Citra kepolisian beberapa tahun terakhir memang sedang buruk-buruknya. Segala bentuk kejahatan yang tak sewajarnya dilakukan, justru dilakukan oleh kepolisian itu sendiri.

Mau apa? Dari yang paling ringan seperti pungli, praktik beking, kekerasan, kekerasan seksual terhadap anak, narkoba, hingga pembunuhan, kepolisian sendiri yang banyak terlibat dalam kasus tersebut.

Hal itu membuat kepolisian tak lagi dipercaya oleh masyarakat. Sampai-sampai muncul jargon, oknum, jika dikumpulkan, akan jadi satu markas besar.

Walaupun demikian, ternyata masih ada polisi baik. Kelakuan polisi ternyata masih ada yang bisa diacungi jempol dan memang selayaknya demikian.

Seperti yang dilakukan petugas kepolisian dari Polres Subang, Jawa Barat. Di momen mudik Lebaran, anggota kepolisian dari Polres Subang yang bertugas sebagai PJR membantu pemudik yang ditelantarkan oleh PO ALS atau Antar Lintas Sumatera.

Pemudik tersebut diturunkan di pinggir jalan tol sementara tujuannya masih jauh. Parahnya lagi, dirinya memiliki anak berkebutuhan khusus, maksud hati mudik ke Cirebon dari Aceh, malah ditelantarkan di pinggir jalan tol saat baru sampai Subang.

“Tolong pak, saya ditelantarkan dari semalam. Sama ALS. Saya kan mau turun di Ciledug (Cirebon), malah diturunkannya disini. Saya dari Aceh pak, dari semalam jam 12,” kata seorang pemudik tersebut yang menceritakan kronologisnya kepada PJR yang melintas di jalan tol.

Petugas tersebut tampak langsung berhenti. Kemudian, petugas yang berjumlah dua orang tersebut menghampiri anak dari pemudik tersebut yang terlihat tidak bisa jalan. Ya, pemudik dari Aceh itu hanya berdua dengan anaknya, anak perempuan, dan bapaknya.

Personel kepolisian tersebut kemudian mengevakuasi penumpang yang ditelantarkan oleh PO ALS itu untuk keluar ke pintu tol terdekat tepatnya di exit tol Cikedung, Indramayu. Sesampainya di exit tol tersebut, kedua pemudik bapak dan anak tersebut langsung dijemput oleh pihak keluarga.

Video tersebut mukanya dibagikan oleh akun Instagram Polres Subang. Kemudian, karena dinilai membantu masyarakat, video tersebut banyak diunggah ulang oleh netizen dan mendapatkan komentar positif. (*)

Artikel Viral Polisi Bantu Pemudik yang Ditelantarkan di Pinggir Tol oleh PO Bus ALS pertama kali tampil pada News.

Hasil Riset, Kue Kering Ini Masih Jadi Hidangan Nomor Satu Saat Lebaran Versi Gen-Z

0
Ilustrasi kue kering. (net)

batampos – Kue kering atau kukis menjadi salah satu hidangan yang wajib ada di setiap rumah saat hari raya Idul Fitri tiba. Seolah sudah jadi tradisi juga, kue kering seperti nastar, putri salju dan sejenisnya akan banyak dicari saat semakin dekat hari raya.

Buat yang bisa membuatnya, biasanya akan disibukkan dengan proses bikin kue menjelang Lebaran. Tradisi tersebut sudah berlangsung selama bertahun-tahun dan masih bisa dinikmati hingga kini, bahkan ke generasi Z atau Gen-Z.

Bahkan, riset terbaru Populix menemukan bahwa delapan dari sepuluh milenial dan Gen-Z memilih nastar sebagai kue kering khas Lebaran terfavorit. Selain itu Populix juga menemukan bahwa mayoritas masyarakat memilih membeli kue kering produksi rumahan (UMKM) juga kue kering kemasan bermerek, dan berencana membeli lebih dari tiga toples tahun ini.

Indah Tanip, VP of Research Populix, menjelaskan bahwa kue kering nastar menjadi favorit 82% responden, disusul oleh putri salju di angka 44%, kastengel dengan 35%, dan sagu keju oleh 27% responden. Selain empat kue kering tersebut, urutan berdasarkan popularitas selanjutnya adalah kukis cokelat/chocolate chips (19%), kukis kacang tanah (19%), kukis mentega/butter cookies (12%), lidah kucing (11%), kukis bawang (9%), lalu wafer (7%).

“Dasar penobatan nastar sebagai kue kering Lebaran terfavorit tahun 2025 adalah nilainya yang terpaut sangat jauh dibanding kue kering lainnya. Bahkan hampir dua kali lipat dari posisi kedua. Maka bersiaplah apabila kue kering yang gurih dan manis dengan isian selai nanas ini akan jadi yang pertama ludes di meja suguhan rumah Anda Lebaran nanti,” ungkap Indah melalui keterangannya.

Penelitian ini juga melihat preferensi konsumer terhadap produsen kue kering. Populix menemukan lebih dari separuh responden memilih membeli kue kering produksi rumahan (UMKM), diikuti kue kering kemasan bermerek buatan pabrikan besar.

Sedangkan sekitar sepertiganya berminat untuk membeli dari toko terkenal, yang cenderung dipilih oleh kalangan ekonomi atas. Meskipun begitu sebagian milenial dan Gen-Z juga mengaku akan membuat kue kering sendiri tahun ini.

Walaupun terpapar berbagai kemudahan digital setiap hari, milenial dan gen-Z cenderung masih memilih pembelian secara langsung, ketimbang secara online. Sebagian besar mengaku akan langsung membeli ke toko kue kering, memesan melalui teman atau kerabat, membeli di ritel kecil seperti mini market atau warung dekat rumah, juga ritel besar seperti supermarket dan hypermarket.

Sedangkan hanya sebagian kecil yang akan membeli melalui e-commerce maupun media sosial. Bahkan hanya 3% yang melirik pembelian melalui layanan online delivery.

“Asumsi kami masyarakat lebih nyaman untuk membeli secara langsung karena lebih terjamin keamanan sampai di tangan, dan sebagian besar melakukan pembelian kue kering kemasan buatan pabrik untuk kebutuhan hamper Lebaran. Menurut kami hal ini bisa jadi peluang baru bagi industri makanan kemasan untuk mengembangkan kategori kue kering. Tinggal bagaimana para pelaku industri makanan kemasan bisa menghadirkan produk sesuai dengan preferensi publik,” tambah Indah.

Populix menemukan ada dua faktor yang menjadi pertimbangan utama konsumen sebelum melakukan pembelian kue kering. Faktor pertama adalah rasa, yang diungkapkan oleh hampir seluruh responden. Selanjutnya adalah faktor harga yang dipertimbangkan oleh 72%.

“Populix melihat bahwa tahun ini tren kue kering viral sudah tidak terlalu relevan bagi para pembeli muda dalam pembelian kue kering. Selain rasa dan harga, mereka cenderung lebih mempertimbangkan kebersihan, tampilan dan kemasan, juga bahan baku,” jelas Indah.

Apabila ditelisik dari sisi harga, mayoritas milenial dan gen-Z merasa bahwa harga kue kering paling pas berada di rentang Rp 50.000 hingga Rp 75.000 setiap toples/kemasan. Meskipun begitu, sebagian tetap akan membeli apabila harga yang dipatok sampai dengan Rp 100.000.

Kemudian mayoritas milenial dan gen-Z mengaku akan membeli lebih dari tiga toples/kemasan tahun ini, dengan kecenderungan pembelian di atas lima toples/kemasan.

“Penobatannya menjadi yang terfavorit tidak menjamin kue kering nastar menjadi yang paling laris di pasaran. Pasalnya dengan proses pembuatan yang lebih rumit dan sulit, kue kering ini cenderung memiliki harga yang lebih tinggi. Karena itu kami menyarankan para produsen untuk lebih berfokus pada rasa dan memastikan harga yang terjangkau bagi mayoritas konsumen. Terlebih melihat peluang penjualan kue kering yang masih cukup stabil tahun ini,” akhir Indah Tanip.

Sebagai informasi, survei tentang “Kue Kering Lebaran Favorit Milenial dan Gen-Z” dilakukan pada 6-8 Maret 2025 melalui platform Poplite. Penelitian ini dilakukan kepada 979 orang milenial dan gen-Z. Mayoritas responden berasal dari tingkat ekonomi menengah ke atas. (*)

Artikel Hasil Riset, Kue Kering Ini Masih Jadi Hidangan Nomor Satu Saat Lebaran Versi Gen-Z pertama kali tampil pada Lifestyle.

Ancelotti Prediksi Kylian Mbappe Bisa Jadi Legenda Real Madrid

0
Cristiano Ronaldo yakin bahwa Kylian Mbappe bakal sukses bersama Real Madrid. (Instagram/@k.mbappe)

batampos – Real Madrid berhasil meraih kemenangan dalam pertandingan terakhirnya di pekan ke-29 menghadapi Leganes. Bertanding di Santiago Bernabeu pada Minggu (30/3) malam, El Real menang tipis 3-2 atas tim tamu.

Dua gol dari Kylian Mbappe dan satu gol dari Jude Bellingham hanya mampu dibalas dua gol dari Diego Garcia dan Dani Raba. Real Madrid sempat memimpin pucuk klasemen namun digeser Barcelona yang juga menang dengan skor 4-1 atas Girona.

Carlo Ancelotti memuji penampilan anak asuhnya, termasuk kepada pencetak dua gol yaitu Kylian Mbappe. Pelatih asal Italia tersebut mengatakan, kualitas Kylian Mbappe yang sering ditunjukkan sangat berarti untuk lini depan Real Madrid.

Tak tanggung-tanggung Carlo Ancelotti mengatakan bahwa kualitas Kylian Mbappe diharapkan bisa menyamai pencapaian legenda klub sekaligus idola masa kecilnya, Cristiano Ronaldo. Ancelotti percaya diri bahwa Kylian Mbappe akan terus bersinar apabila bertahan bersama Real Madrid.

“Saya sangat mengagumi sosok Kylian Mbappe. Tentu saja, dirinya akan sangat mungkin mencapai raihan prestasi yang pernah diraih oleh Cristiano Ronaldo disini. Dia butuh waktu yang lama bersama Real Madrid tetapi pasti dia akan mencapainya bersama kami. Dia sangat membantu kami di lini depan dan dia selalu haus akan mencetak gol,” ujar mantan pelatih AC Milan dan Chelsea itu.

“Saya tidak meragukan kualitas yang dia miliki selama ini. Itulah mengapa kami sangat berhasrat untuk mendatangkannya kesini. Saya juga yakin kalau dirinya bisa meraih titel legenda Real Madrid bila terus konsisten bermain untuk kami. Kylian Mbappe punya semua untuk bisa mewujudkannya,” tutur Don Carlo.

Selepas menghadapi Leganes, Real Madrid sudah ditunggu Real Sociedad pada lanjutan leg kedua Copa Del Rey musim 2024-25. El Real berhasil unggul 1-0 di leg pertama dan memiliki peluang untuk menyingkirkan Real Sociedad sekaligus mengunci satu tempat di partai final.

Real Madrid lebih diunggulkan untuk lolos sebab di Laliga, Real Madrid juga berhasil menang atas Real Sociedad dengan skor 2-0 di pertemuan pertama. Ujian sesungguhnya akan tersaji di babak final menanti calon lawannya antara Atletico Madrid atau Barcelona.

Dikutip dari Transfermarkt, musim perdana untuk Kylian Mbappe terbilang cukup menjanjikan. Mbappe sudah mencatatkan 44 penampilan di semua kompetisi. Bintang timnas Prancis itu sudah mengemas 32 gol dan 4 assist.

Posisinya sebagai ujung tombak Real Madrid membuatnya kerap jadi andalan dalam urusan mencetak gol. Termasuk ketika dirinya dipercaya untuk mengeksekusi penalti ke gawang Leganes. (*)

Artikel Ancelotti Prediksi Kylian Mbappe Bisa Jadi Legenda Real Madrid pertama kali tampil pada Olahraga.

Wakapolda Kepri Minta Personel Tingkatkan Patroli

0
Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Wakapolda Kepri) Brigjen Pol Anom Wibowo melakukan peninjauan ke sejumlah pos pengamanan di Kota Batam dalam rangka Operasi Ketupat Seligi 2025. F.Polda Kepri

batampos – Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Wakapolda Kepri) Brigjen Pol Anom Wibowo melakukan peninjauan ke sejumlah pos pengamanan di Kota Batam dalam rangka Operasi Ketupat Seligi 2025. Peninjauan ini bertujuan memastikan kesiapan personel dan kelancaran arus mudik dan momen Lebaran.

Wakapolda menekankan pentingnya koordinasi serta kesiapsiagaan petugas di lapangan. Ia menginstruksikan agar seluruh personel mengaktifkan alat komunikasi untuk memperlancar pelaporan situasi. Selain itu, ia meminta petugas untuk tetap waspada terhadap potensi gangguan keamanan dan sigap dalam mengatur lalu lintas, terutama di kawasan yang mengalami peningkatan volume kendaraan.

“Kita harus selalu siap siaga. Pantau pusat-pusat keramaian dan pastikan kelancaran arus lalu lintas,” ujarnya, Senin (31/3).

Baca Juga: Hujan Tak Menyurutkan Antusiasme Warga Batam Ikuti Salat Id

Usai meninjau Pos Pengamanan Batam Center, Wakapolda melanjutkan inspeksi ke Pos Pengamanan Nagoya Hill, salah satu kawasan perdagangan tersibuk di Batam.

Ia mengingatkan personel agar tidak hanya berjaga di pos, tetapi juga aktif melakukan patroli untuk meningkatkan rasa aman bagi masyarakat.

“Jangan hanya berjaga di pos, tapi juga lakukan patroli untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Brigjen Pol Anom Wibowo juga mengunjungi Markas Komando (Mako) Brimob Polda Kepri.

Ia menyoroti pentingnya kesiapsiagaan menghadapi berbagai ancaman, termasuk potensi aksi terorisme. Ia mengingatkan bahwa Mabes Polri telah mengeluarkan peringatan terkait kemungkinan masuknya terduga teroris melalui jalur ilegal di wilayah Kepri.

“Kita harus selalu siap menghadapi berbagai kemungkinan. Brimob harus lebih waspada,” ujarnya.

Baca Juga: Malam Takbiran Idulfitri 1446 H, Mobil Hias Bertema Pasak dari Disbudpar Batam Curi Perhatian

Dalam rangka meningkatkan efektivitas pengamanan, Wakapolda Kepri meminta setiap pos pengamanan untuk melibatkan satu personel Polisi Militer TNI. Langkah ini diambil guna memperkuat sinergi antara aparat kepolisian dan TNI dalam menjaga keamanan selama arus mudik Lebaran.

Selain kepada petugas, Wakapolda juga mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi aturan lalu lintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Hal ini penting untuk menjaga kelancaran perjalanan dan keselamatan pemudik selama perayaan Idul Fitri.

“Kami pastikan seluruh jajaran Polda Kepri siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Semoga seluruh pemudik dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan. Mari bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan selama perayaan Idul Fitri ini,” ujarnya (*)

Artikel Wakapolda Kepri Minta Personel Tingkatkan Patroli pertama kali tampil pada Metropolis.

Tips Cegah Berat Badan Naik saat Lebaran, Makan Tetap Puas

0
Salurahim saat lebaran sambil makan. (shutterstock)

batampos – Momen Lebaran identik dengan mengkonsumsi makanan yang berlemak tinggi, seperti opor ayam, rendang, semur daging, dan hidangan lainnya.

Namun, jika tidak dikontrol, konsumsi makanan berlebihan bisa membuat berat badan naik setelah Lebaran. Tapi tenang, kamu tetap bisa menikmati hidangan yang lezat tanpa khawatir timbangan naik.

Dilansir dari laman halodoc dan Kemenkes pada Selasa (1/4), berikut ini merupakan lima cara yang ampuh untuk mencegah berat badan naik saat Lebaran.

1. Mengatur Porsi Makan

Cara yang pertama untuk mencegah berat badan naik saat Lebaran, yaitu dengan mengatur porsi makan.

Kamu dapat memperhatikan asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh agar seimbang atau lebih kecil dari energi yang dikeluarkan.

2. Mengurangi Makanan Manis

Selanjutnya, yaitu dengan mengurangi konsumsi makanan yang tinggi gula atau manis. Kamu dapat mengkonsumsi makan-makanan manis secukupnya dan mengganti soft drink serta berbagai macam minuman lainnya dengan minuman air putih.

3. Perbanyak Konsumsi Buah dan Air Putih

Kamu dapat mengkonsumsi buah-buahan di sela-sela ngemil kue Lebaran dan makan ketupat. Kamu dapat konsumsi buah di pagi hari sebelum makan.

Selain mengkonsumsi buah, kamu dapat mengkonsumsi air putih, setidaknya 8 gelas hari. Mengkonsumsi air putih dipercaya dapat memenuhi kebutuhan cairan di dalam tubuh.

Air putih diketahui bisa membantu mengenyangkan perut dan melarutkan lemak yang membandel.

4. Rutin Berolahraga

Meski sedang libur, kamu jangan lupa untuk melakukan olahraga. Kamu tidak perlu melakukan olahraga yang berat.

Kamu bisa melakukannya dengan berjalan kaki atau olahraga ringan lainnya selama 15 menit. Sebaiknya lakukan olahraga secara rutin agar berat badan kamu bisa kembali seperti semula.

5. Sarapan Sebelum Berkunjung ke Rumah Saudara

Sebelum berkunjung ke rumah saudara, kamu disarankan untuk sarapan terlebih dahulu. Kamu bisa mengkonsumsi makanan yang mengandung serat tinggi dan kalori yang rendah, seperti oatmeal, buah, atau roti gandum.

Dengan mengkonsumsi makanan tersebut bisa membuat kamu merasa kenyang lebih lama, sehingga tidak akan makan berlebihan saat berkunjung ke rumah saudara.

Nah, itu dia informasi mengenai lima cara yang ampuh cegah berat badan naik saat Lebaran. (*)

Artikel Tips Cegah Berat Badan Naik saat Lebaran, Makan Tetap Puas pertama kali tampil pada Lifestyle.

Israel Jatuhkan Bom Saat Warga Palestina Rayakan Idul Fitri, Belasan Tewas

0
Muslim Palestina menghadiri shalat Idul Fitri menandai akhir bulan puasa suci Ramadhan, di Jabalia, Gaza utara. (Mahmoud Issa/Reuters)

batampos – Sukacita Idul Fitri 1446 Hijriah masih belum bisa dirasakan oleh masyarakat Palestina di Gaza. Mereka semua masih hidup di bawah bayang-bayang kekejaman Israel, yang sampai hari ini masih gencar melakukan serangan terhadap warga Gaza.

Sekalipun sedang merayakan hari yang suci bagi umat Islam di seluruh dunia, hal tersebut tetap tidak membuat api kebencian Israel padam terhadap warga Palestina. Hal tersebut dibuktikan dengan Israel yang menjatuhkan serangan udara tepat saat masyarakat Palestina tengah merayakan Idul Fitri.

Palestina, dan beberapa negara Arab diketahui merayakan Idul Fitri 1 Syawal 1446 Hijriah lebih dulu. Pada Minggu (30/3), negara-negara Arab telah merayakan Idul Fitri.

Melansir Times of Israel, setidaknya 16 orang, termasuk sembilan anak-anak dan tiga wanita, dilaporkan tewas dalam serangan udara Israel di Khan Younis, Gaza selatan pada hari Minggu, kata Rumah Sakit Nasser di kota tersebut, saat warga Palestina merayakan hari pertama Idul Fitri, hari raya Muslim yang biasanya menggembirakan yang menandai berakhirnya puasa Ramadhan selama sebulan.

Badan pertahanan sipil Hamas mengklaim bahwa serangan sebelum fajar menghantam sebuah rumah dan tenda yang menampung para pengungsi. Tiga orang lainnya tewas dalam serangan di Deir al-Balah, Gaza tengah, Sabtu malam, menurut Rumah Sakit Martir Al-Aqsa.

WAFA, kantor berita resmi Otoritas Palestina, juga melaporkan dua orang tewas dalam serangan terhadap sebuah rumah di Jabalia, di utara Jalur Gaza, dan beberapa orang terluka dalam serangan pesawat tak berawak di utara Rafah.

Pasukan Pertahanan Israel tidak memberikan rincian spesifik mengenai serangan tersebut.

Diketahui, sejak melanjutkan operasi di Jalur Gaza pada 18 Maret, IDF menyatakan bahwa mereka menargetkan pejabat politik senior Hamas dan komandan militer tingkat menengah, beserta infrastruktur kelompok teror tersebut, termasuk depot senjata dan peluncur roket. Anggota Jihad Islam Palestina dan kelompok teror lainnya juga menjadi sasaran.

“Ini adalah Idulfitri yang penuh kesedihan,” kata Adel al-Shaer, warga Palestina di Gaza setelah menghadiri salat di luar ruangan di pusat kota Deir al-Balah.

“Kami kehilangan orang-orang yang kami cintai, anak-anak kami, kehidupan kami, dan masa depan kami. Kami kehilangan siswa-siswa kami, sekolah-sekolah kami, dan lembaga-lembaga kami. Kami kehilangan segalanya,” ungkapnya.

Sambil menangis, Al-Shaer mengatakan 20 anggota keluarga besarnya telah tewas, termasuk empat keponakan muda beberapa hari yang lalu, dalam serangan Israel sejak perang Gaza dimulai pada 7 Oktober 2023, ketika ribuan teroris yang dipimpin Hamas menyerbu Israel selatan untuk menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyandera 251 orang. (*)

Artikel Israel Jatuhkan Bom Saat Warga Palestina Rayakan Idul Fitri, Belasan Tewas pertama kali tampil pada News.

Jemaah dari Daerah Rela Datang Jauh-Jauh untuk Salat Id di Masjid Istiqlal, Ini Alasannya

0
Masyarakat muslim di Masjid Istiqlal Jakarta. (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com

batampos – Ribuan jemaah memadati Masjid Istiqlal pada hari raya Idul Fitri 1446 H, Senin (31/3). Seluruh lantai penuh, diisi oleh para jemaah.

Tak hanya warga Jakarta, jemaah datang dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk dari luar Pulau Jawa. Mereka rela menempuh perjalanan jauh demi merasakan pengalaman salat di masjid terbesar di Asia Tenggara ini.

Salah satunya adalah Citra. Ia bersama keluarganya datang jauh-jauh dari Jambi dan baru tiba di Jakarta Pada Minggu (30/3) malam. Semua itu ia lakukan demi bisa salat Idul Fitri di Istiqlal.

“Saya dari Kerinci, Jambi. Tadi malam sampainya,” ujar Citra saat ditemui di masjid Istiqlal.

Citra mengungkapkan, usai salat Idul Fitri, ia bersama delapan orang lainnya akan melanjutkan perjalanan untuk berlibur ke Bandung, Jawa Barat.

“Memang salatnya niatnya maunya di sini. Soalnya kan Jakarta ini ikonnya,” ucapnya.

Citra berharap Idul Fitri kali ini bisa menjadi momentum untuk memperbaiki ibadah.

“Semoga Idul Fitri ini lebih baik lagi ibadahnya, lebih diperbaiki lagi,” harapnya.

Tak hanya Citra, Cindy, 19, wanita asal Padang, Sumatera Barat juga merasakan pengalaman pertama salat di Masjid Istiqlal. Ia mengaku terkesan dengan suasana Lebaran di masjid Istiqlal.

“Karena first time kesini. Saya dari Padang. Iya biasanya cuma lihat di TV, sekarang pengen ngerasain (salat di Istiqlal),” katanya.

Ia mengaku terkesan dengan kemegahan dan keramaian Masjid Istiqlal saat momen Idul Fitri ini.

“Kesannya wah gitu ya, ramai,” ucapnya.

Diketahui, Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka turut melaksanakan sholat Idul Fitri 1446 H di masjid Masjid Istiqlal pada Senin (31/3). Selain itu, sejumlah Kepala Daerah maupun tokoh dunia juga melaksanakan sholat Ied di masjid terbesar di Asia Tenggara itu.

Kehadiran para pemimpin negara ini diharapkan dapat memberikan suasana yang lebih istimewa dalam penyelenggaraan sholat Idul Fitri 1446 H. Masjid Istiqlal telah mempersiapkan diri agar bisa menampung 150 ribu jemaah, namun tetap menjaga kekhusyukan ibadah. (*)

Artikel Jemaah dari Daerah Rela Datang Jauh-Jauh untuk Salat Id di Masjid Istiqlal, Ini Alasannya pertama kali tampil pada News.

Puncak Arus Mudik di Bandara Hang Nadim Capai 19.900 Penumpang

0
Penumpang melakukan check-in di salah satu maskapai penerbangan Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Foto. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Bandara Internasional Hang Nadim Batam mencatat lonjakan signifikan jumlah penumpang pada puncak arus mudik Lebaran 2025. Pada Sabtu (30/3), tercatat sebanyak 19.900 orang menggunakan layanan bandara ini, meningkat 7 persen dibandingkan periode Lebaran tahun lalu.

Pantauan terkini di Bandara Hang Nadim menunjukkan kondisi ramai namun tetap kondusif, tanpa antrean panjang maupun kepadatan yang berlebihan, berbeda dengan akhir pekan sebelumnya.

Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam (BIB), Pikri Ilham Kurniansyah, mengonfirmasi bahwa peningkatan jumlah penumpang ini telah diperkirakan dan diantisipasi dengan berbagai langkah strategis.

“Sejak dibukanya posko angkutan mudik Lebaran, puncak arus mudik di Bandara Hang Nadim terjadi pada Sabtu kemarin dengan lebih dari 19 ribu penumpang,” ujar Pikri, Senin (31/3).

Meskipun terjadi lonjakan signifikan, kelancaran operasional dan keamanan di Bandara Hang Nadim tetap terjaga. Pihak bandara telah melakukan berbagai upaya untuk memastikan kenyamanan penumpang, termasuk optimalisasi jadwal penerbangan dan peningkatan kapasitas layanan di terminal.

Selain itu, Bandara Hang Nadim juga mendukung kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas harga tiket pesawat. Untuk meningkatkan transparansi, pihak bandara telah memasang layar informasi harga tiket di area keberangkatan dan kedatangan.

“Kami mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas harga tiket pesawat. Kami juga telah memasang layar informasi harga tiket di area keberangkatan dan kedatangan agar lebih transparan bagi penumpang,” jelas Pikri.

Dari segi ketepatan waktu penerbangan, Bandara Hang Nadim mencatat tingkat ketepatan waktu sebesar 79 persen.

Jam sibuk di bandara ini terjadi pada pukul 06.00–09.00 pagi dan 17.00–19.00 sore. Lonjakan penumpang juga terlihat pada siang hari, khususnya pukul 11.00–13.00.

Adapun destinasi penerbangan yang paling diminati oleh para pemudik dari Bandara Hang Nadim adalah Jakarta, Padang, Pekanbaru, Palembang, dan Surabaya.

Dengan meningkatnya jumlah pemudik tahun ini, pengelola Bandara Hang Nadim berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan demi kelancaran perjalanan masyarakat selama musim mudik Lebaran. (*)

Reporter: AZIS MAULANA

Artikel Puncak Arus Mudik di Bandara Hang Nadim Capai 19.900 Penumpang pertama kali tampil pada Metropolis.