Dikutip dari Soompi, Selasa (8/4), Dewan Film Korea telah mengonfirmasi perolehan jumlah penonton tersebut dalam rilisnya.
Disutradarai oleh sutradara film Parasite, Bong Joon Ho, Mickey 17 menjadi sebuah film komedi fiksi ilmiah yang dibintangi Robert Pattinson sebagai expendable.
Ia sendiri adalah pekerja kloning sekali pakai bernama Mickey Barnes, sebagai expendable dalam misi luar angkasa, Mickey diberi tugas berbahaya yang tidak diharapkan dapat ia jalani.
Menambah keseruan dan penasaran, dalam film ini, ia memiliki tubuh baru yang diregenerasi setiap kali ia meninggal.
Namun, ada yang salah selama satu regenerasi ketika salah satu kloningan, ‘Mickey 17’ secara keliru dianggap mati.
Robert Douglas Thomas Pattinson, sebagai pemeran utama, merupakan seorang aktor Inggris yang telah lama berkecimpung di dunia hiburan.
Dikenal karena membintangi berbagai produksi studio besar dan film independen, ia telah menduduki peringkat di antara aktor dengan bayaran tertinggi di dunia.
Pada tahun 2010, Time memasukkan Pattinson dalam daftar 100 orang paling berpengaruh di dunia, dan ia juga masuk dalam daftar Forbes Celebrity 100. (*)
batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus menunjukkan komitmennya dalam menjamin akses pendidikan yang merata bagi seluruh anak-anak, termasuk mereka yang tidak tertampung di sekolah negeri.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memastikan bahwa siswa yang masuk sekolah swasta juga akan menerima bantuan SPP dari pemerintah, khususnya bagi keluarga yang tidak mampu.
“Orang tua tidak perlu takut, bantuan SPP juga kita berikan bagi anak didik sekolah swasta. Rp300 ribu untuk SD dan Rp400 ribu untuk SMP,” ujarnya, Selasa (8/4).
Bantuan ini akan diberikan khusus untuk anak-anak dari keluarga tidak mampu yang tidak diterima di sekolah negeri. “Kalau keluarga tidak mampu, maka wajib dapat,” tambahnya.
Menurut Amsakar, bantuan ini akan disalurkan secara lebih spesifik dan selektif melalui koordinasi dengan satuan pendidikan swasta. Tujuannya adalah agar SPP yang dibayarkan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Dinas Pendidikan.
Adapun siswa penerima bantuan ini akan diseleksi berdasarkan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DT-SEN), yang menjadi rujukan untuk menentukan status sosial ekonomi keluarga penerima.
Berdasarkan alokasi yang telah ditetapkan, sebanyak 3.827 siswa SD dan 2.500 siswa SMP akan menerima bantuan SPP untuk sekolah swasta.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya Pemko Batam mengurai kepadatan pendaftaran di sekolah negeri yang setiap tahun kerap melebihi daya tampung.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto, menyatakan akan mulai menerapkan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026 pada pertengahan tahun ini. SPMB ini akan menggantikan sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang selama ini digunakan.
“Tahun ini Disdik Batam berkomitmen akan melakukan sejumlah langkah mitigasi persoalan daya tampung,” kata dia.
Langkah pertama yang dilakukan adalah pendataan total daya tampung sekolah. Tahun ini, pemerintah menargetkan daya tampung siswa sesuai dengan ketentuan rasio kelas yang telah ditetapkan.
Pada jenjang SD, rasio per kelas maksimal adalah 28 siswa, sementara untuk SMP ditetapkan maksimal 32 siswa per kelas. Tri mengakui bahwa selama ini jumlah siswa per kelas kerap melebihi kapasitas hingga mencapai 50 siswa.
Dalam sistem SPMB tahun 2025, terdapat empat jalur penerimaan, yakni jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi. Jalur domisili, yang sebelumnya dikenal sebagai zonasi, tetap menjadi jalur utama dengan kuota 70 persen untuk SD dan 40 persen untuk SMP.
Jalur afirmasi diperuntukkan bagi siswa dari keluarga tidak mampu serta penyandang disabilitas, dengan alokasi kuota 12 persen untuk SD dan 20 persen untuk SMP.
Jalur prestasi ditujukan untuk siswa SMP dan SMA, dengan seleksi berdasarkan nilai rapor dan prestasi akademik maupun non-akademik. Untuk jenjang SMP, kuota jalur ini ditetapkan sebesar 25 persen.
Adapun jalur mutasi, yang mendapat alokasi 5 persen kuota, ditujukan bagi siswa yang orang tuanya mengalami perpindahan tugas, termasuk anak guru yang mendaftar di sekolah tempat orang tuanya mengajar.
Sebagai upaya lanjutan, Disdik Batam juga mendorong penerimaan siswa di sekolah swasta dilakukan lebih awal, agar penyebaran siswa lebih merata dan tidak terfokus hanya pada sekolah negeri.
“Ini penting untuk memastikan pendidikan berjalan efektif dan merata. Kami tidak ingin lagi ada kelas yang isinya sampai 50 siswa,” katanya. (*)
Sungai Baloi Indah yang ditimbun. Foto. Aziz Maulana/ Batam Pos
batampos – Polemik penimbunan aliran Sungai Baloi kembali mencuat setelah jajaran Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan BP Batam meninjau kembali lokasi yang terdampak.
Wakil Wali Kota Batam yang juga menjabat sebagai Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, mengatakan pihaknya telah turun bersama sejumlah pejabat terkait untuk menindaklanjuti persoalan ini.
Li Claudia menyebut kunjungan tersebut dilakukan bersama Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Sekretaris Daerah (Sekda) Jefridin Hamid, serta Deputi IV BP Batam Bidang Infrastruktur dan Kawasan, Mouris Limanto. Mereka melihat langsung perkembangan kondisi di lapangan, termasuk penimbunan yang dilakukan di aliran Sungai Baloi.
“Dari apartemen itu mereka sudah membongkar PL dan sudah dirapikan,” ujar Li Claudia, Selasa (8/4).
Ia menambahkan, ke depan pemerintah berencana untuk menata kawasan tersebut menjadi ruang terbuka hijau (RTH) demi kepentingan umum. “Rencananya Sungai Baloi akan ditata jadi RTH,” tambahnya.
Rencana penataan RTH di kawasan Sungai Baloi dinilai sebagai langkah strategis untuk memulihkan fungsi kawasan sekaligus menambah kualitas lingkungan hidup di tengah kota Batam. Namun, langkah ini tetap bergantung pada kelanjutan proses hukum yang tengah berjalan.
Seperti diketahui, dugaan penimbunan aliran sungai Baloi kini tengah diproses oleh Polda Kepri. Pihak kepolisian dikabarkan sedang mendalami keterlibatan berbagai pihak dalam aktivitas penimbunan yang dapat mengganggu fungsi hidrologis sungai tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Li Claudia menghormati proses hukum yang sedang berjalan. “Proses hukum tetap berjalan. Yang proses tetap proses. Kami pun akan komunikasi dengan Polda apakah kami bisa rapikan karena lagi dalam masa proses,” lanjutnya.
Pernyataan ini membuka kemungkinan adanya koordinasi antara pemerintah dan aparat penegak hukum guna memastikan bahwa upaya pemulihan lingkungan tidak mengganggu jalannya proses penyelidikan. (*)
batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam memperluas cakupan peserta program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja sektor informal. Tidak hanya pengemudi ojek daring, kini para driver mobil online pun turut diakomodasi dalam program tersebut.
Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menjelaskan kebijakan ini merupakan respons atas aspirasi para pekerja transportasi online yang selama ini belum sepenuhnya terakomodasi dalam perlindungan jaminan sosial.
“Driver online hendaknya menjadi bagian dari anggota BPJS yang sedang diformulasikan oleh dinas. Sebelumnya memang hanya ojek online saja yang masuk pertimbangan, karena dianggap lebih rentan,” kata dia, Selasa (8/4).
Namun, setelah mendengar masukan dari berbagai pihak dan mempertimbangkan kondisi di lapangan, ia menilai bahwa perlindungan perlu diberikan pula kepada pengemudi kendaraan roda empat.
“Setelah kami lihat lagi ketersediaan anggaran tahun ini, kami putuskan untuk mengakomodasi penambahan driver online, tidak hanya ojek tapi juga pengemudi roda dua dan roda empat,” ujarnya.
Berdasarkan data yang diterima Pemko Batam, terdapat sekitar 3.500 orang driver online yang berharap bisa masuk ke dalam skema perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Selain itu, ada sekitar 1.371 pengemudi yang selama ini mendaftar secara mandiri.
Pemko Batam pun menginstruksikan dinas terkait dan BPJS Ketenagakerjaan untuk segera melakukan verifikasi terhadap ribuan driver tersebut. Salah satu syarat utama adalah memiliki KTP Batam serta terdaftar aktif di aplikator ojek atau transportasi online.
“Verifikasi penting agar bantuan tepat sasaran. Prinsipnya kami akomodir aspirasi mereka selama memenuhi prasyarat yang telah ditetapkan dalam Perwako,” ujar Amsakar.
Tak hanya perlindungan kecelakaan kerja, Pemko Batam juga akan menanggung iuran jaminan kesehatan bagi para pekerja ini. Sementara untuk perlindungan hari tua, Pemko masih akan mendalami lebih lanjut.
“Untuk perlindungan hari tua, kami minta dinas teknis dan BPJS berbicara langsung dengan para driver. Jika mereka sepakat, maka bisa kami biayai juga. Tapi saat ini, hari tua belum kami masukkan dalam skema,” katanya.
Meski demikian, Amsakar menyarankan agar perlindungan hari tua tetap dipertimbangkan. “Kalau saran saya, program hari tua ini sebaiknya dilanjutkan, karena manfaatnya juga besar,” tambahnya.
Percepatan dalam proses administrasi juga dianggap penting. Amsakar minta kepada Bagian hukum Pemko Batam untuk segera menindaklanjuti agar proses keanggotaan BPJS para driver bisa segera terealisasi.
“Semua harus terkirim dan terdata. Fokus kami adalah memastikan hanya mereka yang memenuhi kualifikasi yang menerima bantuan ini,” katanya. (*)
batampos– Halaman belakang Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tanjungpinang, Kepri menjadi lahan parkir dadakan, saat libur lebaran Idulfitri 2025. Tarif parkir yang dikenakan ditempat itu pun diatas dari ketentuan yang berlalu.
Halaman belakang Kantor Disbudpar Tanjungpinang menjadi lahan parkir saat lebaran, dengan tarif diatas ketentuan, Senin (7/4). F. Mohamad Ismail/BATAM POS
Para pengendara yang memarkirkan kendaraan di kantor Disbudpar bagian halaman belakang itu merupakan warga yang hendak mengunjungi Pulau Penyengat, melalui Dermaga Pelantar Kuning. Mereka yang memarkirkan kendaraan ditempat itu, wajib membayar tarif parkir senilai Rp3 ribu per motor.
Kendati demikian, tarif parkir yang dinilai lebih tinggi dari ketentuan tersebut tetap membuat warga mengeluh. Hal ini disampaikan oleh salah satu pengunjung, Retno. Ia mengaku kaget saat dimintai uang parkir senilai Rp3 ribu.
“Bahkan tukang parkir disana minta dibayar dulu. Kemaren itu satu motor dipatok Rp3 ribu,” kata Retno, Senin (7/4).
Sebagai masyarakat, ia menduga bahwa pemungutan tarif parkir di Kantor Disbudpar tersebut merupakan aktivitas ilegal. Terlebih lagi, juru parkir sama sekali tidak memberikan karcis.
“Sama sekali tidak diberikan karcis (parkir). Ada 100 motor aja, udah Rp3 juta. Tapi kayaknya ini anak-anak sini,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala UPTD Perparkiran Dinas Perhubungan Tanjungpinang, Abdurrachman Djou mengatakan bahwa lokasi kantor Dispar Tanjungpinang memang digunakan sebagai lokasi parkir tambahan saat lebaran Idulfitri.
Hal ini dilakukan, karena lahan parkir di dalam dermaga Pelantar Kuning tidak cukup untuk memuat kendaraan para pengunjung. “Buka cuman disana, jalan pos juga dipakai untuk lokasi parkir,” tambahnya.
Sementara untuk tarif diluar ketentuan di Kantor Disbudpar, kata Djou pihaknya memang belum menerima laporan. Sementara ditempat lain, pihaknya telah menegur dan menindak masyarakat yang menaikan harga parkir tersebut.
“Kalau di dalam dispar kami belum menerima laporan. Tapi untuk titik lain, kami sudah tegur agar tidak mematok harga parkir diluar ketentuan,” pungkasnya. (*)
Ilustrasi pengobatan rumahan untuk migrain. (Freepik)
batampos – Migrain bisa menyerang kapan saja. Sakit kepala sebelah ini terkadang bisa sangat mengganggu aktivitas.
Jika Anda sering mengalami migrain berulang, cara-cara mengelola migrain tanpa pengobatan medis bisa dicoba di rumah.
Mengelola migrain dengan pengobatan rumahan lebih banyak dilakukan secara alami untuk meringankan gejala sakit kepala yang berdenyut ini. Tujuan lainnya membantu mempercepat pemulihan dan meningkatkan kenyamanan hidup sehari-hari.
Dilansir dari laman Healthcentral, berikut cara mengobati gejala migrain di rumah:
1. Gunakan Minyak Peppermint untuk Mengurangi Nyeri
Minyak esensial dari peppermint mengandung mentol yang memberikan sensasi dingin dan dapat mengurangi rasa sakit. Penggunaan topikal di pangkal tengkorak membantu meredakan tekanan kepala.
Menghirup aromanya juga memberikan efek menenangkan bagi sistem saraf. Penelitian menunjukkan efek maksimal dicapai sekitar 2 jam setelah penggunaan.
2. Kompres Dingin Bantu Meredakan Peradangan
Suhu dingin menyempitkan pembuluh darah dan menekan peradangan di area kepala yang terkena migrain. Kompres es dibungkus kain diletakkan pada pelipis, dahi, atau belakang leher untuk hasil optimal.
Durasi sekitar 30 menit dapat mengurangi nyeri secara nyata. Pilihan ini cocok digunakan kapan saja saat serangan terjadi.
3. Kafein Bantu Meringankan Gejala Ringan
Minuman seperti kopi atau teh membantu menyempitkan pembuluh darah yang membesar saat migrain. Konsumsi 200–400 mg per hari dapat memberikan efek positif.
Perlu diingat agar tidak dikonsumsi terlalu sering untuk menghindari ketergantungan. Pastikan tubuh tetap terhidrasi untuk mencegah efek samping.
4. Ruang Gelap Tenangkan Rangsangan Otak
Cahaya dan suara dapat memperburuk gejala migrain karena aktivitas listrik otak meningkat. Menarik tirai dan menonaktifkan sumber suara membantu mengurangi beban sensorik.
Kondisi gelap dan tenang memungkinkan otak lebih rileks dan cepat pulih. Ini menjadi pilihan alami saat migrain menyerang tiba-tiba.
5. Meditasi Bantu Jaga Kestabilan Mental
Latihan pernapasan dan fokus pikiran menurunkan tingkat stres pemicu migrain. Melakukan meditasi rutin terbukti mengurangi frekuensi serangan dan meningkatkan toleransi nyeri.
Teknik ini juga meningkatkan kualitas tidur dan konsentrasi. Pilihan waktu ideal adalah pagi hari atau sebelum tidur.
Paparan cahaya biru dari layar mempercepat kelelahan mata dan memicu migrain. Terapkan aturan 20-20-20 setiap 20 menit untuk menjaga kenyamanan mata.
Mengalihkan pandangan ke objek sejauh 600 cm selama 20 detik memberikan jeda penting. Hindari penggunaan layar mendekati waktu tidur untuk kualitas istirahat lebih baik.
7. Latihan Aerobik Meningkatkan Kebugaran Otak
Aktivitas fisik ringan seperti jalan cepat membantu melancarkan sirkulasi darah. Latihan teratur dapat menyeimbangkan kadar neurotransmitter dalam otak.
Pilihan terbaik dilakukan saat tubuh dalam kondisi sehat dan tidak sedang mengalami migrain. Disarankan berolahraga minimal 150 menit per minggu secara konsisten.
Langkah-langkah alami melalui pengobatan rumahan dapat menjadi solusi praktis untuk meredakan migrain dan mencegahnya datang kembali. (*)
batampos – Kapal penumpang jenis roro KMP Citra Mandala Abadi mengalami gangguan mesin saat berlayar menuju Mengkapan Tanjung Buton, Riau, Senin malam (7/4). Kapal dilaporkan mengalami insiden mati mesin sekitar pukul 20.00 WIB, tak lama setelah meninggalkan Pelabuhan Punggur, Batam.
“Insiden terjadi di perairan Kabil, Batam, sekitar setengah jam setelah kapal lepas dari dermaga. Kapal diperkirakan akan tiba di Pelabuhan Tanjung Buton pada pukul 15.00 WIB, Selasa waktu setempat sesuai jadwal setelah gangguan tertangani,” ujar Branch Manager PT JN Ferry Batam, Beringin Mega, Selasa (8/4).
Menurut Beringin, penyebab gangguan mesin masih dalam proses penyelidikan. Namun, diduga ada rembesan air ke dalam tangki bahan bakar yang menyebabkan mesin kapal mati.
“Biasanya, kalau air sudah tercampur di sistem bahan bakar, mesin bisa langsung mati,” katanya.
Proses perbaikan berlangsung sekitar satu jam dan berhasil diselesaikan sekitar pukul 21.00 WIB. Kapal kemudian melanjutkan pelayaran menuju Tanjung Buton setelah tim teknis mengganti filter bahan bakar dan menguras tangki.
Selama proses perbaikan, KMP Citra Mandala Abadi mendapat pendampingan dari kapal KMP Satria untuk memastikan keselamatan para penumpang.
Tercatat, kapal tersebut mengangkut sekitar 179 penumpang. “Tidak penuh, tapi cukup ramai,” kata Beringin.
Ia menambahkan, tidak ada gangguan serius atau korban dalam peristiwa ini. “ABK sedang membersihkan tangki, kemungkinan besar saat itulah air masuk. Tapi situasi tetap terkendali,” jelasnya. (*)
Petugas Damkar dan Dishub membersihkan tumpahan solar di simpang Jalan Ganet Tanjungpinang, Selasa (8/4). F. Mohamad Ismail/BATAM POS
batampos– Kecelakaan terjadi di persimpangan Jalan Ganet, Kota Tanjungpinang, Kepri, Selasa (8/4). Setidaknya ada sembilan pengendara sepeda motor yang terpeleset dan terjatuh, usai melintas diatas aspal yang terdapat ceceran solar.
Simpang Jalan Ganet tersebut sudah terdapat ceceran solar sejak sekitar pukul 09.00 WIB. Pengganda yang hendak masuk ke jalan arah Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) pun terpeleset, usai melintasi jalan tersebut.
“Kita dapat informasi dari masyarakat. Ada sekitar sembilan pengendara motor yang terjatuh,” kata Staf Bidang Keselamatan Lalulintas Dishub Tanjungpinang, Zulkifli di lokasi kejadian.
Ia menerangkan, tumpahan solar di jalan tersebut tidak terlihat, karena faktor hujan. Sehingga, pengendara yang tidak berhati-hati dan dengan kecepatan cukup tinggi pun terpeleset dan terjatuh.
“Jadi pas di tikungan, pengendara mendadak jatuh. Terlebih lagi tumpahannya tidak terlihat, karena ditutupi air hujan,” sebutnya.
Untuk saat ini, kata dia tumpahan solar yang memenuhi lajur kiri jalan tersebut sudah dibersihkan dengan menggunakan semprotan air dari mobil pemadam kebakaran.
Dari informasi yang diperoleh Dishub Tanjungpinang, tumpahan solar tersebut berasal dari truk yang melintas dari kawasan Ganet, hendak menuju ke Jalan arah Bandara RHF. Ia juga tidak bisa memastikan, apakah truk tersebut terlibat pelangsir solar atau tidak.
“Untuk pemilik truknya kita tidak tahu. Kemudian dugaan pelangsir solar juga belum dapat informasi,” pungkasnya. (*)
batampos – Menyikapi kebijakan tarif baru yang diberlakukan oleh pemerintah Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Donald Trump, Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengambil langkah cepat untuk melindungi iklim investasi dan sektor usaha di Batam.
Dia menyebut, kebijakan tarif yang diberlakukan AS berpotensi menghambat ekspor dari kawasan industri Batam, terutama dari perusahaan-perusahaan yang telah masuk dalam Program Strategis Nasional (PSN) maupun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
“Kalau ini kita gesa, mudah-mudahan bisa menjadi kebijakan penyeimbang terhadap kebijakan yang dilakukan oleh pemerintahan baru Amerika,” katanya, Selasa (8/4).
Langkah pertama yang disiapkan adalah percepatan proses pengurusan perizinan. Menurutnya, percepatan ini penting agar pelaku usaha tidak terhambat oleh birokrasi dan dapat segera menyesuaikan diri dengan dinamika global.
Selain itu, ia turut mendorong pemberian insentif kepada pelaku usaha. Insentif yang dimaksud tidak hanya berupa keringanan biaya, tetapi juga kemudahan dalam pelayanan perizinan dan pemangkasan rentang kendali birokrasi.
“Selama ini urusan seperti reklamasi wilayah laut dan Amdal untuk PMA (Penanaman Modal Asing) masih berada di Jakarta. Kita berikhtiar agar pelayanan ini bisa lebih dekat. Kalau bisa di-take over oleh BP Batam, tentu akan lebih baik,” ujar Amsakar.
BP Batam sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah, memiliki kapasitas untuk menangani kewenangan teknis tersebut. Untuk itu, ia menyatakan kesiapan BP Batam dalam menyiapkan tenaga teknis yang dibutuhkan.
Langkah ketiga yang akan dilakukan adalah menggelar pertemuan dengan para pelaku usaha di Batam. Ia telah menginstruksikan jajarannya untuk menyiapkan rapat koordinasi pada Rabu mendatang.
Dalam pertemuan tersebut, BP Batam akan menggandeng berbagai asosiasi dunia usaha seperti Kadin, HKTI, Apindo, dan lainnya. Tujuannya adalah menggali keluhan pelaku usaha secara langsung serta menjaring masukan yang dapat dijadikan dasar pengambilan kebijakan.
“Kita ingin dengarkan langsung dari para pelaku usaha, apa saja kendala mereka di lapangan. Dengan begitu, pemerintah bisa menyusun langkah-langkah yang tepat sasaran,” kata dia. (*)
Ilustrasi. Pelabuhan Batuampar. Foto: BP Batam untuk Batam Pos
batampos – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri terus mendalami kasus dugaan korupsi dalam proyek pembangunan dermaga utara Pelabuhan Batuampar yang dikelola Badan Pengusahaan (BP) Batam. Hingga kini, puluhan saksi telah diperiksa sejak Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) diterbitkan Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau (Kejati Kepri).
Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, menyatakan proses penyidikan tetap berjalan intensif, dan hasil konfirmasinya dengan Dirreskrimsus Polda Kepri, Kombes Pol Silvester Simamora, menegaskan komitmennya untuk menuntaskan perkara ini secara profesional dan presisi.
“Proses penyidikan masih berlanjut. Kami berkomitmen untuk membuktikan kasus ini secara tuntas,” ujar Silvester, Selasa (8/4).
Menurutnya, pada akhir Maret 2025, lebih dari 50 orang saksi telah diperiksa. Pemeriksaan dilakukan secara bertahap sebelum penyidik mengarah pada pihak-pihak yang memiliki keterkaitan lebih jauh, termasuk mantan pejabat BP Batam.
“Saat ini masih tahap pemeriksaan saksi. Untuk mengarah ke eks pejabat BP Batam, kami harus menyelesaikan tahapan ini lebih dulu,” jelas Silvester.
SPDP yang telah dikirimkan ke Kejati Kepri mencantumkan tujuh nama terlapor. Namun, belum ada nama mantan pejabat BP Batam dalam daftar tersebut.
Ketujuh terlapor yang saat ini masih berstatus diperiksa adalah AM (PNS BP Batam), IAM (wiraswasta), IMS (wiraswasta), ASA (wiraswasta), AH (pengusaha), IS (karyawan BUMN), dan NVU (wiraswasta).
Silvester menambahkan, penyelidikan ini bermula dari laporan masyarakat terkait kegiatan revitalisasi dermaga, khususnya dalam pengerukan yang diduga tidak sesuai rencana.
Untuk memperkuat pembuktian, penyidik akan menunjuk ahli independen guna melakukan audit teknis usai libur Idulfitri.
“Ada indikasi kuat bahwa pengerjaan pengerukan tidak sesuai dengan perencanaan awal. Kami sudah siapkan ahli untuk melakukan audit lebih mendalam,” ujarnya.
Sementara itu, estimasi kerugian negara masih dalam proses perhitungan lebih lanjut. Polda Kepri menegaskan akan mengusut tuntas perkara ini dan menindak semua pihak yang terbukti terlibat sesuai hukum yang berlaku. (*)