Jumat, 24 April 2026
Beranda blog Halaman 1798

Sukses Baksos Perkampungan Pesisir, INTI Kepri dan Danlanal TBK Gelar Donor Darah

0
Danlanal Tanjungbalai Karimun Letkol Laut (P) Harwoko Aji bersama Koordinator INTI Kepri Wilayah Karimun Agustyawarman dan anggota usai rapat persiapan donor darah yang akan digelar Rabu (30/4) ini.
f. INTI KEPRI KARIMUN untuk Batam Pos

batampos – Setelah sukses mendistribusikan 1.150 paket sembako pada bulan Maret lalu, Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Kepri bekerja sama dengan Komando Resor Militer (Korem) 033/WP. Kini, INTI Kepri Karimun menggelar bakti sosial (baksos) donor darah bekerja sama dengan Lanal TBK dan Palang Merah Indonesia (PMI).

Danlanal Tanjungbalai Karimun Letkol Laut (P) Harwoko Aji menyambut baik kegiatan bakti sosial donor darah yang bekerja sama dengan INTI Kepri di Karimun. Ia berharap kegiatan ini bisa membantu PMI dalam memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat.

“Ayo, mari kita berdonor darah. Setetes darah, sejuta kehidupan bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” terangnya.

Sementara itu, Koordinator INTI Kepri Wilayah Karimun, Agustyawarman, mengatakan bahwa kegiatan donor darah ini juga pernah dilaksanakan tahun lalu, bekerja sama dengan Danlanal TBK di Sekolah Vidya Sasana. Saat itu berhasil terkumpul kurang lebih 200 kantong darah yang diserahkan kepada PMI.

“Pada hari Rabu (30/4) nanti, lokasinya di Mako Lanal Tanjungbalai Karimun. Peserta donor akan mendapatkan satu paket sembako. Saat ini sudah ada sekitar 200 orang yang mendaftar,” jelasnya kepada Batam Pos, Minggu (27/4).

Aksi sosial ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI AL dan INTI terhadap sesama. Setetes darah berarti sejuta kehidupan bagi yang membutuhkan. Dari pengalaman tahun lalu, proses donor darah berlangsung sederhana, diawali dengan pendaftaran dan pemeriksaan kesehatan sebelum pelaksanaan donor.

“Tahun lalu, animo masyarakat cukup tinggi. Makanya, kali ini kita tidak membatasi jumlah pendonor. Silakan mendaftar, bisa langsung ke Lanal TBK atau melalui saya,” ucap Awan, sapaan akrab Agustyawarman.

Untuk jadwal donor, lanjut Awan, akan dimulai pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB. Para calon pendonor akan menjalani pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu oleh tim medis untuk memastikan mereka layak mendonor.

“Kami (INTI Kepri) akan terus menggelar baksos di berbagai bidang. Sebelumnya, kami juga melakukan baksos membersihkan pekarangan masjid menjelang Lebaran,” kata pria berkulit putih ini.

Sebelumnya, INTI Kepri juga telah menggelar donor darah di Kota Batam dengan hasil 480 kantong darah terkumpul. (*)

Artikel Sukses Baksos Perkampungan Pesisir, INTI Kepri dan Danlanal TBK Gelar Donor Darah pertama kali tampil pada Kepri.

JEC Luncurkan “Matapedia” — Ensiklopedia Digital Kesehatan Mata Pertama di Indonesia

0

batampos — Setelah lima tahun vakum akibat pandemi, JEC International Meeting (JECIM) 2025 kembali hadir sebagai forum ilmiah oftalmologi terbesar di Indonesia. Tak hanya menghadirkan pakar mata dari 17 negara dan lebih dari 1.200 peserta, momentum ini juga dimanfaatkan oleh JEC Eye Hospitals and Clinics untuk meluncurkan inovasi terbarunya: Matapedia, platform ensiklopedia digital kesehatan mata pertama di Indonesia.

Peluncuran Matapedia menandai langkah penting JEC dalam mendorong transformasi digital di dunia kesehatan, khususnya edukasi publik terkait kesehatan mata. Hadir dalam format teks, audio, video, hingga fitur interaktif “Tanya AI”, Matapedia dirancang sebagai pusat informasi yang akurat, mudah diakses, dan relevan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Jawaban atas Maraknya Hoaks dan Minimnya Literasi Digital Kesehatan

Tingginya konsumsi informasi kesehatan melalui internet di Indonesia tidak dibarengi dengan kemampuan masyarakat memilah informasi yang valid. Survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mencatat bahwa 27,79% masyarakat mengakses informasi kesehatan secara online. Namun, data Kementerian Komunikasi dan Digitalisasi (KOMDIGI) menunjukkan bahwa sepanjang tahun 2024, terdapat 1.923 konten hoaks yang teridentifikasi—dan 163 di antaranya terkait kesehatan.

“Matapedia hadir sebagai solusi konkret di tengah banjirnya informasi medis yang belum tentu benar. Platform ini kami rancang untuk menjadi referensi tepercaya, bukan hanya bagi masyarakat awam tetapi juga bagi tenaga kesehatan di wilayah terpencil,” ungkap DR. Dr. Johan Hutauruk, Sp.M(K), Presiden Direktur JEC Korporat.

Dengan indeks literasi digital Indonesia yang hanya berada di angka 43,34 (KOMDIGI 2024), kehadiran platform edukatif yang berbasis ilmiah seperti Matapedia menjadi semakin mendesak.

Ribuan Artikel, Format Interaktif, dan Akses Gratis

Matapedia menawarkan ratusan artikel mengenai penyakit mata, prosedur medis, teknologi oftalmologi terkini, serta tips merawat kesehatan mata. Semua materi disusun oleh dokter dan kontributor profesional di bidang kesehatan mata, dan disajikan dalam bahasa Indonesia yang mudah dipahami.

Menariknya, Matapedia juga dilengkapi dengan fitur interaktif “Tanya AI” yang memungkinkan pengguna mengajukan pertanyaan medis secara langsung dan mendapatkan jawaban instan berdasarkan basis data ilmiah.

“Target kami adalah menghadirkan lebih dari 1.000 artikel dalam tahun pertama,” lanjut Dr. Johan. “Ke depan, Matapedia juga akan hadir dalam versi aplikasi mobile yang ramah tunanetra, dengan fitur pembaca layar dan panduan audio.”

Platform ini dapat diakses secara gratis melalui situs resmi www.matapedia.id.

Menjawab Tantangan Ketimpangan Akses Layanan Kesehatan Mata

Menurut data RAAB, saat ini sekitar 8 juta masyarakat Indonesia mengalami gangguan penglihatan, dengan 1,6 juta di antaranya mengalami kebutaan. Namun, jumlah dokter spesialis mata di Indonesia hanya sekitar 3.000 orang, artinya satu dokter harus melayani lebih dari 2.000 pasien—rasio yang sangat jauh dari ideal.

Hal inilah yang menjadi latar belakang peluncuran Matapedia. “Kami ingin agar setiap orang tua, guru, atau individu di mana pun berada bisa mengakses informasi yang benar dan bisa dipahami. Tidak ada lagi pasien glaukoma yang terlambat berobat hanya karena percaya pada mitos di internet,” tegas Dr. Referano Agustiawan, SpM(K), Direktur Utama RS Mata JEC @ Menteng sekaligus Ketua JECIM 2025.

JECIM 2025: Pusat Inovasi dan Kolaborasi Global Bidang Oftalmologi

Diselenggarakan selama dua hari (25–26 April), JECIM 2025 menjadi wadah kolaboratif untuk berbagi ilmu, inovasi, dan teknologi terkini dalam bidang kesehatan mata. Forum ini diikuti lebih dari 1.200 peserta dari kalangan dokter mata, perawat, optometrist, refraksionis optisien, hingga industri kesehatan mata dari 17 negara.

Mengusung tema “Shaping the Future of Vision”, forum ini menampilkan sesi ilmiah, workshop teknis, hingga simulasi bedah inovatif. Salah satu sorotan utama adalah pengalaman “Surgery in 3D”—pertama kalinya di Indonesia—yang memungkinkan peserta menyaksikan prosedur bedah mata secara imersif melalui kacamata khusus.

Teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk diagnosis retina, teknik bedah semi-robotik yang menjanjikan presisi tinggi, serta pembahasan manajemen rumah sakit mata berbasis global juga menjadi bagian dari agenda utama.

Langkah Strategis JEC dalam Era Kesehatan Digital

Melalui peluncuran Matapedia dan penyelenggaraan JECIM 2025, JEC mempertegas posisinya sebagai pelopor layanan kesehatan mata yang tidak hanya unggul secara klinis, tetapi juga adaptif terhadap tantangan zaman.

“Kami percaya masa depan oftalmologi harus dibangun lewat inovasi, kolaborasi lintas negara, dan literasi publik yang kuat. Dengan Matapedia, kami berharap bisa memperluas akses terhadap informasi yang akurat dan mendorong masyarakat lebih sadar akan pentingnya kesehatan mata,” tutup Dr. Referano.

 

Artikel JEC Luncurkan “Matapedia” — Ensiklopedia Digital Kesehatan Mata Pertama di Indonesia pertama kali tampil pada News.

Keluar Kapal RoRo, Pikap Pengangkut Sembako dari Batam Terbalik di Pelabuhan ASDP Tanjunguban

0
Sembako yang diangkut pikap tumpah setelah pikap terbalik di depan ramdoor KMP Barau yang baru sandar di Pelabuhan ASDP Tajunguban, Bintan pada Jumat (25/4/2025) sekitar pukul 14.45 WIB. F.Polsek Bintan Utara untuk Batam Pos.

batampos– Pikap BP 8665 FY yang mengangkut sembako dari Telagapunggur, Batam-Tanjunguban, Bintan terbalik di depan ramdoor KMP Barau.

Akibat kejadian itu, muatannya tumpah. Tidak hanya itu, bagian atas pikap ringsek.

Peristiwa itu terjadi saat pikap keluar dari kapal RoRo yang baru sandar di Pelabuhan ASDP Tajunguban, Bintan pada Jumat (25/4/2025) sekitar pukul 14.45 WIB.

Kapolsek Bintan Utara Kompol Nurman membenarkan adanya kejadian itu.

BACA JUGA: Stok Sembako di Kabupaten Lingga Masih Aman dan Tidak Ada Lonjakan Harga

Menurutnya, kejadian itu kemungkinan karena air laut yang surut jauh, sehingga pikap tidak kuat menanjak melewati dermaga yang lebih tinggi dari biasanya.

Beberapa saat setelah kejadian, petugas di pelabuhan langsung mengevakuasi barang dan pikap.

Pikap kemudian ditarik keluar dari kapal RoRo dengan menggunakan bantuan truk untuk diamankan di lokasi parkiran Pelabuhan ASDP Tanjunguban. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Keluar Kapal RoRo, Pikap Pengangkut Sembako dari Batam Terbalik di Pelabuhan ASDP Tanjunguban pertama kali tampil pada Kepri.

Daihatsu Resmikan Pusat Pelatihan Otomotif Nasional di Subang

0

batampos  – Komitmen PT Astra Daihatsu Motor (ADM) dalam mendukung dunia pendidikan kembali diwujudkan melalui peresmian National Dojo Manufacturing Center di SMK Al Mufti, Subang, Jawa Barat, pada Selasa (22/4). Fasilitas ini dihadirkan sebagai pusat pelatihan vokasi modern untuk membekali siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan keterampilan manufaktur otomotif terkini yang relevan dengan kebutuhan industri.

Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) ADM bertajuk Pintar Bersama Daihatsu, yang secara konsisten fokus pada peningkatan kualitas pendidikan vokasi di Indonesia. Sejak 2016, ADM telah menjalin kemitraan strategis dengan SMK Al Mufti dalam rangka meningkatkan kompetensi siswa dan kesiapan kerja lulusan SMK.

“National Dojo Manufacturing Center tidak hanya menghadirkan pelatihan teknis seperti perakitan, pengelasan, dan penggunaan peralatan industri otomotif, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter siswa melalui pelatihan soft skill seperti budaya kerja, disiplin, dan etika profesional,” ujar perwakilan ADM dalam sambutannya.

Peresmian fasilitas ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk:

• Sartana, S.Pd., M.M., Kepala Subdirektorat Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), Direktorat SMK Kemendikbudristek
• Drs. Edy Purwanto, M.M., Kepala Bidang Pendidikan Menengah Kejuruan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat
• Riesye Silvana, S, STP, M.AP., Kepala Cabang Dinas Wilayah IV Disdik Provinsi Jawa Barat
• Serta jajaran manajemen ADM dan guru SMK Al Mufti

Dalam kesempatan tersebut, Sartana menyampaikan apresiasinya atas kontribusi ADM dalam memajukan pendidikan vokasi. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan dunia industri seperti ini sangat penting untuk menciptakan lulusan SMK yang unggul, kompeten, dan siap bersaing di era globalisasi.

ADM menargetkan National Dojo Manufacturing Center ini menjadi percontohan nasional dalam pengembangan pendidikan vokasi berbasis industri. Fasilitas ini dilengkapi dengan berbagai peralatan praktik manufaktur otomotif berstandar industri dan instruktur yang kompeten. Para siswa akan mendapatkan pengalaman belajar yang lebih aplikatif dan kontekstual, sehingga mampu menjawab tantangan dunia kerja yang dinamis.

Tak hanya itu, langkah ini juga menjadi bagian dari kontribusi ADM dalam mendukung inisiatif PT Astra International Tbk. melalui program SMK BISA, yang bertujuan mendorong peningkatan kualitas SMK di Indonesia melalui sinergi yang kuat antara pendidikan dan industri.

“Melalui Dojo ini, kami ingin membekali siswa dengan skill yang bukan hanya relevan, tetapi juga kompetitif. Mereka adalah masa depan industri otomotif Indonesia,” tutup perwakilan ADM.

Dengan hadirnya pusat pelatihan ini, ADM berharap dapat melahirkan lebih banyak generasi muda yang siap kerja, memiliki semangat inovasi, dan berdaya saing global di dunia industri otomotif. (*)

Artikel Daihatsu Resmikan Pusat Pelatihan Otomotif Nasional di Subang pertama kali tampil pada News.

Daihatsu Gran Max Jadi Andalan UMKM Berkat Tangguh, Irit, dan Harga Bersahabat

0

batampos – Di tengah pesatnya pertumbuhan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia, kebutuhan akan kendaraan niaga ringan yang handal, efisien, dan hemat biaya operasional semakin meningkat. Menjawab kebutuhan tersebut, Daihatsu Gran Max terus membuktikan diri sebagai kendaraan pilihan utama para pelaku usaha di Tanah Air.

Sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2007, Daihatsu Gran Max telah mencatatkan pencapaian luar biasa dengan total penjualan lebih dari 850 ribu unit di Indonesia. Angka ini menunjukkan besarnya kepercayaan para pelaku usaha terhadap kendaraan niaga ini dalam mendukung berbagai jenis bisnis.

Pilihan Varian Lengkap, Siap Dukung Berbagai Jenis Usaha

Daihatsu Gran Max hadir dalam tiga pilihan varian utama, yakni Pick Up, Blind Van, dan Minibus. Masing-masing varian dirancang untuk menjawab kebutuhan operasional berbagai lini usaha—mulai dari logistik, pengantaran barang, usaha kuliner, hingga layanan jasa.

Tak hanya serbaguna, Gran Max juga menawarkan pilihan mesin yang sesuai dengan kebutuhan pengguna:
• Mesin 1.300 cc untuk operasional ringan.
• Mesin 1.500 cc dengan teknologi 2NR-VE Dual VVT-i, yang memberikan kombinasi optimal antara tenaga yang besar dan efisiensi bahan bakar.

Teknologi ini memungkinkan kendaraan untuk tetap bertenaga meski membawa muatan berat, namun tetap irit dalam konsumsi bahan bakar—sebuah keunggulan penting bagi pelaku UMKM yang mengandalkan efisiensi biaya.

Tangguh di Jalan, Nyaman untuk Harian

Dari sisi desain dan kenyamanan, Gran Max juga tak kalah menarik. Roda berdiameter 14 inci serta ground clearance yang ditingkatkan 15 mm membuatnya lebih siap menghadapi medan jalanan yang tidak selalu mulus, seperti genangan air atau jalan berbatu.

Beberapa varian Gran Max 1.5L kini juga dilengkapi dengan Electronic Power Steering (EPS), fitur yang membuat manuver kendaraan lebih ringan, terutama saat berkendara di jalan sempit atau padat.

Interiornya pun lebih fungsional. Stir kemudi didesain ulang agar lebih ergonomis, ditambah berbagai fitur praktis seperti cup holder dan dashboard storage yang memberikan kemudahan dalam menyimpan barang kecil selama perjalanan.

After-Sales Service Luas dan Terpercaya

Kehadiran Gran Max semakin diperkuat dengan layanan purna jual Daihatsu yang luas dan mudah dijangkau. Saat ini, Daihatsu memiliki:
• 177 bengkel resmi yang tersebar di seluruh Indonesia
• 275 unit Daihatsu Mobile Service (DMS) yang siap menjangkau pelanggan hingga ke pelosok
• Fasilitas servis khusus untuk Gran Max di beberapa lokasi strategis

Selain itu, pelanggan juga dapat menikmati program servis berkala gratis selama periode tertentu, memberikan nilai tambah dari sisi ekonomi dan kenyamanan perawatan.

Harga Kompetitif, Nilai Jual Stabil

Salah satu daya tarik utama Gran Max adalah harga jual yang terjangkau, berikut ini adalah daftar harga on-the-road (OTR) DKI Jakarta:
• Gran Max Pick Up: mulai dari Rp 163.550.000
• Gran Max Blind Van: mulai dari Rp 175.900.000
• Gran Max Minibus: mulai dari Rp 208.250.000

Harga tersebut masih bisa disesuaikan tergantung pilihan varian dan wilayah pembelian.

Tak hanya murah di awal, Gran Max juga dikenal memiliki resale value (nilai jual kembali) yang stabil. Hal ini menjadikan kendaraan ini tidak hanya alat operasional, tetapi juga aset bisnis jangka panjang yang menjanjikan keuntungan saat dijual kembali.

Gran Max, Sahabat Bisnis Sejati

Dengan kombinasi antara daya tahan, performa, fitur praktis, layanan purna jual yang luas, serta harga yang kompetitif, Daihatsu Gran Max benar-benar menjadi Sahabat Bisnis sejati bagi para pelaku usaha di Indonesia. (*)

Artikel Daihatsu Gran Max Jadi Andalan UMKM Berkat Tangguh, Irit, dan Harga Bersahabat pertama kali tampil pada News.

Polemik Lahan Baloi Kolam Mereda, Warga Terus Daftar Kompensasi

0
Kawasan Baloi Kolam. f. www.google.com/maps

batampos – Polemik lahan di kawasan rumah liar (ruli) di Baloi Kolam, Sei Panas, Kota Batam, perlahan mulai mereda. Hingga saat ini, sudah ada sekitar 145 rumah yang sudah menerima kompensasi dari perusahaan.

Demikian disampaikan oleh Ketua RW 16 Baloi Kolam, Sahat Tampubolon. Total rumah yang masuk dalam cakupan Penetapan Lokasi (PL) lahan perusahaan berjumlah sekitar 600 rumah. Setiap rumah yang bersedia menerima kompensasi mendapat pembayaran sebesar Rp35 juta.

“Yang mendaftar untuk mendapatkan kompensasi hampir 200 rumah,” katanya, Minggu (27/4).

Lahan yang menjadi sumber polemik ini telah dialokasikan kepada PT Alvinky Multi Berkat. Luas lahan tersebut mencapai lebih dari 9 hektare, mencakup sebagian besar wilayah RT 03 dan RT 10, serta sebagian kecil di RT 02 dan RT 04.

Sahat menjelaskan, meski sudah menerima kompensasi, tidak semua warga langsung mengosongkan rumah mereka. Pihak perusahaan memberikan tenggat waktu maksimal 14 hari setelah kompensasi diberikan untuk melakukan pembongkaran secara mandiri.

“Memang ada warga yang masih menetap di rumah karena mungkin masih mengatur tempat tinggalnya selanjutnya, makanya belum dibongkar,” ujarnya.

Dari 145 rumah yang telah menerima kompensasi, hanya beberapa saja yang hingga kini masih dalam proses persiapan untuk pindah. Sebagian besar warga disebutkan sudah meninggalkan rumah mereka.

Kondisi sosial di lingkungan RW 16 pun berangsur membaik. Sahat mengatakan, konflik internal antarwarga yang sempat memanas kini mulai reda dan situasi kembali normal.

“Sekarang lebih banyak yang sudah pindah. Setiap hari juga terus ada warga yang mendaftar untuk menerima kompensasi,” kata dia. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Polemik Lahan Baloi Kolam Mereda, Warga Terus Daftar Kompensasi pertama kali tampil pada Metropolis.

Tabrakan, Mobil Avansa Rusak Parah

0
Salah satu mobil yang mengalami kecelakaan di Jalan Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang. F. Kiriman warga

batampos– Dua kecelakaan lalu lintas terjadi di kawasan Batu 8 Tanjungpinang, Sabtu (26/4). Akibat kecelakaan itu, empat kendaraan mengalami kerusakan parah.

Pada sore sekitar pukul 17.30 WIB, dua mobil mobil Avanza dan mobil CRV terlibat kecelakaan di Jalan Raja Haji Fisabilillah Batu 8 Tanjungpinang. Kemudian pada pukul 23.30 WIB, mobil Avanza dan satu sepeda motor berbenturan di Jalan Cendrawasih Batu 8 Tanjungpinang.

Kecelakaan di Jalan Raja Haji Fisabilillah itu terjadi saat mobil Avanza yang membawa tiga penumpang melaju dari Jalan Raja Haji Fisabilillah menuju bundaran Dompak Batu 8 Tanjungpinang.

BACA JUGA: Ditengah Efesiensi, DPRD Tanjungpinang malah Anggarkan Rp1,3 Miliar buat Beli Mobil Dinas Baru

Pada saat bersamaan dan dari arah berlawanan, melaju mobil Honda CRV yang membawa dua penumpang. Benturan tidak dapat terhindarkan.

“Kami dengar benturan keras, tapi tidak melihat kejadiannya. Pas ngelihat dua mobil sudah tabrakan,” kata saksi di lokasi.

Akibat kecelakaan tersebut, dua mobil mengalami rusak parah pada bagian depan. Sementara pengemudi dan penumpang dua mobil tersebut, dibawa ke rumah sakit.

“Kayaknya tidak ada luka serius. Tapi tadi yang menolong ada beberapa penumpang ke rumah sakit untuk perawatan,” jelas saksi.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Tanjungpinang Ipda Werry Marbun, mengatakan berdasarkan penyelidikan, mobil Avanza diduga kehilangan kendali sehingga keluar jalur dan menabrak mobil CRV yang melaju dari arah berlawanan.

Benturan antara kedua mobil tersebut, tidak dapat terhindarkan sehingga terjadi kecelakaan membuat bagian depan dua mobil rusak parah.

“Mobil avanza ini keluar jalur dan menabrak mobil Honda CRV BP1246 TF dan mengalami rusak bagian depan,” katanya.

Ipda Werry menjelaskan, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Namun terdapat kerugian materil mencapai lebih kurang Rp15 juta.

“Dari kecelakaan ini, tidak ada korban jiwa. Tapi semua penumpang dan pengemudinya dibawa ke rumah sakit guna pemeriksaan medis lebih lanjut,” katanya.

Ipda Werry menambahkan, pihaknya belum menerima laporan dari terkait kecelakaan antara mobil dan sepeda motor di Jalan Cendrawasih Batu 8 Tanjungpinang. Namun polisi telah memeriksa lokasi kecelakaan. (*)

Reporter: Yusnadi

 

Artikel Tabrakan, Mobil Avansa Rusak Parah pertama kali tampil pada Kepri.

Batam Siapkan 10 Ribu Hewan Kurban, Pemeriksaan Ketat Diterapkan

0
DKPP Kota Batam memastikan bahwa kebutuhan hewan kurban untuk Iduladha 1446 Hijriah diperkirakan mencapai 10 ribu ekor.

batampos – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Batam memastikan bahwa kebutuhan hewan kurban untuk Iduladha 1446 Hijriah diperkirakan mencapai 10 ribu ekor, yang terdiri dari sekitar 4.000 ekor sapi dan 6.000 ekor kambing. Hingga akhir April 2025, sekitar 2.490 ekor sapi dan 3.596 ekor kambing telah masuk ke Batam, dan pemerintah kota terus memantau perkembangan pengiriman hewan kurban ini.

Kepala DKPP Batam, Mardanis, menjelaskan bahwa seluruh hewan kurban yang masuk ke Batam harus memenuhi sejumlah prosedur ketat guna memastikan kualitas dan kesehatan hewan tersebut sebelum akhirnya dikurbankan oleh masyarakat.

“Karena Batam tidak memiliki industri peternakan besar, kami mengandalkan pasokan hewan kurban dari luar daerah, yang tentunya harus melalui pengawasan ketat oleh DKPP,” ujar Mardanis, Minggu (27/4).

Sebagai bagian dari prosedur resmi, pelaku usaha yang ingin memasukkan hewan kurban ke Batam diwajibkan memiliki akun di aplikasi lalulintas.isikhnas.pertanian.go.id, yang merupakan sistem yang digunakan untuk memproses izin pemasukan hewan. Melalui aplikasi ini, pelaku usaha harus mengajukan permohonan dan menyertakan dokumen penting, seperti bukti vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dosis kedua serta hasil uji laboratorium untuk beberapa penyakit penting.

“Hewan kurban yang masuk Batam harus telah divaksin PMK dosis kedua, serta diuji untuk penyakit Lumpy Skin Disease (LSD), brucellosis, anthraks, dan jembrana untuk sapi Bali. Ini adalah standar kesehatan yang harus dipenuhi,” jelas Mardanis.

Proses pemeriksaan tidak berhenti sampai pada tahap administrasi di aplikasi. Setibanya di Batam, hewan-hewan tersebut juga akan menjalani pemeriksaan fisik oleh petugas DKPP dan asosiasi dokter hewan Batam, untuk memastikan tidak ada gejala penyakit menular yang bisa membahayakan konsumen. Pemeriksaan fisik dilakukan minimal 10 hari sebelum Iduladha, atau H-10.

“Walaupun sebagian besar hewan sudah memenuhi standar dari daerah asal, kami tetap melakukan pemeriksaan fisik di Batam untuk mencegah potensi masalah kesehatan hewan. Kami ingin memastikan bahwa semua hewan kurban yang dikurbankan dalam keadaan sehat dan aman dikonsumsi,” kata Mardanis.

Menurut Mardanis, walaupun tahun-tahun sebelumnya semua hewan yang masuk ke Batam sehat, pemeriksaan lebih lanjut dilakukan jika ada tanda-tanda penyakit di lapangan. Ini adalah bagian dari komitmen DKPP untuk menjaga kualitas dan keamanan pangan di kota Batam.

Sebagai tambahan, DKPP mengimbau agar pelaku usaha yang memasukkan hewan kurban mematuhi aturan ini untuk kepentingan kesehatan masyarakat. Penggunaan aplikasi lalulintas.isikhnas.pertanian.go.id sudah menjadi prosedur nasional yang wajib diikuti.

“Sistem ini tidak hanya mempermudah pelaku usaha untuk memproses izin, tetapi juga mempercepat pengawasan dan mengurangi risiko penyakit yang mungkin timbul selama masa pengiriman,” pungkasnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Batam Siapkan 10 Ribu Hewan Kurban, Pemeriksaan Ketat Diterapkan pertama kali tampil pada Metropolis.

Genangan Air Memperburuk Kerusakan Jalan di Batuaji dan Sagulung 

0
Kerusakan jalan di Batuaji dan Sagulung. Eusebius Sara

batampos —. Hujan yang terus mengguyur Kota Batam belakangan ini memperparah kondisi infrastruktur jalan, terutama di kawasan Batuaji dan Sagulung. Pantauan terbaru, genangan air dan lubang besar di sejumlah titik semakin membahayakan pengguna jalan serta memicu kemacetan panjang, khususnya saat jam berangkat dan pulang kerja.

Salah satu titik terparah terlihat di bawah Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) depan SP Plaza Sagulung. Di lokasi ini, air menggenang hingga berhari-hari, menyebabkan aspal terkelupas dan membentuk lubang besar yang setiap hari digilas kendaraan berat. “Kalau hujan sebentar saja, langsung tergenang. Jalan makin hancur,” keluh Rudi Saputra, warga perumahan MKGR, Batuaji.
Rudi menyebut, saluran air di kawasan tersebut mampet dan tak mampu mengalirkan air ke parit, memperparah kerusakan jalan. Tak hanya di SP Plaza, kerusakan serupa juga merata di sepanjang Jalan R Suprapto, Batuaji, dengan jalan berlubang dan aspal yang terkelupas di banyak titik.
Kondisi ini membuat lalu lintas tersendat parah. Banyak pengendara motor yang terpaksa bermanuver mendadak untuk menghindari lubang yang tersembunyi di balik genangan air, meningkatkan risiko kecelakaan.
Tak hanya soal keselamatan, kerusakan ini berdampak pada waktu tempuh masyarakat. “Biasanya 15 menit sampai kantor, sekarang bisa setengah jam lebih,” ujar Maya Lestari, seorang pekerja di kawasan industri Batuaji.
Menanggapi kondisi ini, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam, Suhar, memastikan perbaikan sudah mulai dilakukan. Ia mengatakan proyek pelebaran Jalan R Suprapto menjadi lima jalur dari simpang Puteri Hijau sedang berjalan, sebagai bagian dari upaya mengurai kemacetan dan memperbaiki jalan.
“Kami juga memperbaiki drainase agar air tidak lagi menggenang saat hujan,” ujarnya. Suhar meminta masyarakat bersabar dan mendukung program ini dengan menjaga kebersihan, terutama tidak membuang sampah ke saluran air.
Ia menambahkan, perbaikan akan dilakukan bertahap namun merata di titik-titik terdampak. Pemerintah berkomitmen memperbaiki infrastruktur jalan secara berkelanjutan agar ke depan, saat musim hujan tiba, warga tidak lagi khawatir menghadapi jalan rusak dan genangan air.
Dengan perbaikan dan koordinasi lintas instansi, harapan masyarakat akan jalanan yang lebih aman, nyaman, dan bebas genangan air mulai menyala kembali. (*)
Reporter: Eusebius Sara 

Artikel Genangan Air Memperburuk Kerusakan Jalan di Batuaji dan Sagulung  pertama kali tampil pada Metropolis.

Kecelakaan Maut di Lampu Merah Tiban Center, Pengendara Motor Tewas di Tempat

0
Kecelakaan maut terjadi di persimpangan lampu merah Tiban Center, Kecamatan Sekupang, Batam, Minggu (27/4) dini hari.

batampos – Kecelakaan maut terjadi di persimpangan lampu merah Tiban Center, Kecamatan Sekupang, Batam, Minggu (27/4) dini hari. Seorang pengemudi mobil yang menabrak sepeda motor yang berboncengan, menyebabkan salah satu pengendara motor tewas di lokasi kejadian.

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Menurut keterangan warga, suara benturan keras terdengar dari arah lampu merah, membuat warga sekitar berlarian ke lokasi.

“Saya dengar ada suara kencang sekali, seperti dentuman. Kami langsung keluar dan melihat pengendara motor sudah tergeletak di jalan. Tak jauh dari sana ada satu korban lagi, dan mobil yang ringsek, ” ujar Adi, salah satu warga di sekitar lokasi kejadian.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, mobil tersebut melaju dengan kecepatan tinggi sebelum akhirnya menghantam motor yang sedang melintas saat lampu hijau menyala untuk pengendara motor. Diduga, pengemudi mobil tidak sempat mengerem lantaran melaju dalam kecepatan tinggi.

Kerasnya benturan membuat motor dan penumpangnya terpental beberapa meter. Satu orang korban dinyatakan tewas di tempat, sementara satu korban lainnya mengalami luka berat dan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Kapolsek Sekupang, Kompol Benhur Gultom, membenarkan adanya kecelakaan maut tersebut. Ia mengatakan, penanganan kasus telah dilimpahkan ke Satuan Lalu Lintas Polresta Barelang. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Kecelakaan Maut di Lampu Merah Tiban Center, Pengendara Motor Tewas di Tempat pertama kali tampil pada Metropolis.