Senin, 25 Mei 2026
Beranda blog Halaman 1876

Astragraphia Gelar Kelas ASIK di Batam, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Inovasi Kemasan

0

batampos – PT Astra Graphia Tbk (Astragraphia), salah satu anak usaha dari PT Astra International Tbk yang bergerak di bidang teknologi informasi, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemajuan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), Astragraphia menggelar kegiatan Kelas ASIK atau Kelas Astragraphia untuk Industri Kreatif di HR Rihanna, Tiban, Sekupang, Kamis (15/5).

Kelas ASIK untuk pertama kalinya digelar di wilayah Kepulauan Riau, sekaligus menjadi pembuka rangkaian kegiatan tahun 2025. Kegiatan ini disambut antusias oleh para peserta, dengan total 50 pelaku UMKM dari berbagai sektor di Kota Batam. Mengusung tema “Kemasan Cantik, Konsumen Melirik”, Kelas ASIK bertujuan membekali pelaku UMKM dengan wawasan dan keterampilan untuk meningkatkan kualitas kemasan produk agar lebih menarik, fungsional, dan ramah lingkungan.

Chief of Business Operation 1 PT Astra Graphia Tbk, Ricky Chandra, menjelaskan bahwa Kelas ASIK merupakan agenda rutin yang digelar di berbagai daerah sebagai bagian dari empat pilar CSR Astragraphia, yaitu pendidikan, lingkungan, kewirausahaan, dan kesehatan. Program ini juga didukung oleh fokus bisnis Astragraphia di bidang printing solutions, teknologi, dan layanan transformasi digital.

“Kami melihat potensi Batam sangat besar dalam industri kreatif. Letaknya yang strategis di Kepri juga menjadi keunggulan. Dengan pelatihan ini, kami berharap UMKM lokal bisa makin berkembang dan bersaing di pasar nasional hingga internasional,” ujarnya.

Ia menambahkan, produk digital printing dapat membantu UMKM dalam membangun identitas merek yang kuat dan membedakan produknya di pasaran. Selain visual yang lebih tajam, bahan yang digunakan juga lebih mudah terurai dan cocok untuk kebutuhan pengemasan produk berkelanjutan.

“Kegiatan ini bertujuan mengajak pelaku UMKM untuk naik kelas. Kita bantu mereka memahami bagaimana cara meningkatkan nilai jual produk lewat kemasan yang menarik dan inovatif. Salah satunya melalui digital printing, yang memungkinkan kemasan tampil lebih estetik, mudah dibentuk, dan lebih ramah lingkungan karena berbahan dasar kertas,” tambah Ricky.

Melalui Kelas ASIK, Astragraphia menunjukkan komitmennya dalam mendorong inovasi dan pertumbuhan ekonomi. Program ini diharapkan mampu membekali pelaku UMKM agar lebih berdaya saing, melek digital, dan siap naik kelas di pasar yang semakin kompetitif.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Batam, Hendri Arulan (kemeja putih).
f. Rengga / Batam Pos

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Batam, Hendri Arulan, yang turut hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi kepada Astragraphia atas kontribusinya dalam pengembangan UMKM lokal.

“Dinas KUKM Batam diundang untuk memberikan materi seputar kebijakan dan strategi pengembangan UMKM. Kami menyambut baik inisiatif Astragraphia yang telah menggelar Kelas ASIK sebagai bentuk nyata CSR mereka dalam mendukung pelaku usaha di Batam,” ujar Hendri.

Menurut Hendri, kemasan yang menarik sangat berpengaruh terhadap keputusan konsumen dalam membeli produk. Oleh karena itu, pihaknya terus mendorong pelaku usaha untuk mengembangkan kemasan produk yang sesuai dengan tren pasar.

“Selain dari sisi produksi dan pemasaran, packaging menjadi elemen penting yang tidak bisa diabaikan. Melalui kegiatan ini, UMKM kita dibekali pemahaman bahwa kemasan bukan sekadar pembungkus, tapi bagian dari strategi pemasaran,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, dinas memberikan edukasi terkait pengelolaan keuangan usaha, yang kerap menjadi tantangan bagi pelaku usaha mikro.

“Kami sampaikan pentingnya memisahkan keuangan usaha dengan kebutuhan rumah tangga. Banyak UMKM yang gagal berkembang karena tidak mampu mengelola arus kas dan aset usaha dengan baik. Ini yang terus kami edukasikan,” tuturnya.

Berdasarkan data Dinas KUKM Kota Batam, hingga akhir 2024 tercatat sebanyak 75.575 UMKM di kota ini. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.748 UMKM menjadi binaan aktif dinas, dengan rincian: 1.376 pelaku usaha kuliner, 88 jasa, 199 industri kreatif, 46 obat tradisional, 11 pertanian dan peternakan, serta 1 pelaku usaha perikanan.

“Kami sangat mengapresiasi keterlibatan dunia usaha dalam membina UMKM, seperti yang dilakukan Astragraphia. Ini sejalan dengan upaya pemerintah mendorong UMKM naik kelas, berdaya saing, dan mampu memperluas pasar,” tutup Hendri. (*)

Artikel Astragraphia Gelar Kelas ASIK di Batam, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Inovasi Kemasan pertama kali tampil pada Metropolis.

4 Hari Dibuka, Job Fair Tunas Industrial Sudah 2.923 Pelamar Online

0
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam, Rudi Sakyakirti.

batampos – Job Fair Tunas Industrial Estate yang dibuka sejak 12 Mei 2025 ternyata sangat diminati. Sebab hingga hari keempat pelaksaan, Kamis (15/5) telah mencatat sebanyak 2.923 pelamar yang mendaftarkan diri secara online. Pendaftaran yang dilakukan secara daring melalui microsite resmi ini akan ditutup pada 22 Mei mendatang.

Panitia penyelenggara, Angga Wijaya, menyebutkan bahwa job fair ini menjadi respons konkret terhadap gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang terjadi di berbagai sektor, khususnya di Batam dan Kepulauan Riau.

“Job fair ini adalah bentuk sumbangsih dari Tunas Industrial Estate, bekerja sama dan didukung penuh oleh Dinas Tenaga Kerja Kota Batam, untuk membuka lapangan pekerjaan. Di dalam kawasan kami sendiri ada beberapa tenant dan rekanan yang tengah membutuhkan tenaga kerja baru,” ujar Angga saat ditemui di lokasi, Kamis (15/5).

Tahun ini, panitia menerapkan sistem pendaftaran digital melalui sebuah microsite khusus. Di dalamnya, pencari kerja bisa mengakses langsung daftar perusahaan, profil singkat, jenis lowongan, dan kebutuhan tenaga kerja masing-masing perusahaan.

“Salah satu alasan kami mengubah sistem pendaftaran menjadi online adalah untuk merespons keluhan publik terhadap sistem penerimaan lamaran langsung yang sempat viral sebelumnya. Kini, semua proses awal dilakukan secara daring dan terverifikasi,” tambah Angga.

Dari data sementara, dua perusahaan yang paling banyak diminati pelamar adalah Tunas Group dan PT Solder Tin Andalan Indonesia (Stania). Kedua perusahaan ini membuka berbagai posisi yang relevan dan menarik perhatian ribuan pencari kerja.

Setelah melalui proses seleksi administrasi, para pelamar yang lolos akan mendapatkan notifikasi resmi untuk mengikuti tahapan wawancara langsung dengan perusahaan pada 27 Mei 2025 di kawasan Tunas Industrial.

Panitia juga mengantisipasi kebutuhan dan kenyamanan para pelamar kerja saat hari wawancara. Posko kesehatan disiapkan bekerja sama dengan Rumah Sakit Awal Bros, termasuk ambulans yang siaga di lokasi. Selain itu, akan tersedia pop-up bazar makanan dan minuman di sekitar area.

“Kami mengimbau pelamar membawa bekal sendiri dan perlengkapan pelindung seperti payung atau topi. Jika terjadi cuaca ekstrem, mereka tetap bisa mengantre dengan aman,” jelas Angga.

Informasi lengkap mengenai lowongan, profil perusahaan, dan tips mengikuti job fair juga dapat diakses melalui akun Instagram resmi @jobfairtunasindustri.

Dengan waktu pendaftaran yang tersisa kurang dari sepekan, panitia mengimbau agar pencari kerja segera memanfaatkan kesempatan ini.

“Jangan tunggu hari terakhir. Pastikan semua persyaratan dikirimkan sebelum 22 Mei,” tutup Angga.

Sementara, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam, Rudi Sakyakirti memastikan pelamar yang dipanggil datang interview kangsung sudah melalui proses verifikasi.

“Kami pastikan yang datang nanti sudah melewati proses verifikasi. Tidak semua pelamar akan dipanggil karena harus sesuai dengan spesifikasi kebutuhan perusahaan,” tegas Rudi.

Menurut Rudi, jumlah lowongan kerja dalam job fair ini mencapai 1.346 posisi, sementara secara umum, hingga pertengahan Mei 2025, telah tercatat 17 ribu penempatan tenaga kerja di Kota Batam. Jumlah pencari kerja yang masih aktif terdata sebanyak 8.000 orang, sementara total lowongan terbuka mencapai 18 ribu posisi.

Rudi juga menekankan bahwa pihaknya telah melakukan pendampingan terhadap penyelenggara, termasuk dalam hal edukasi teknis dan perizinan. Ia menyambut baik inisiatif beberapa perusahaan yang memberikan akses bagi kelompok rentan.

“Alfamart, misalnya, menyediakan 20 kuota lowongan untuk penyandang disabilitas dari total 220 posisi yang mereka buka,” ujar Rudi.

Menurut dia, Batam tetap menjadi daya tarik utama bagi pencari kerja karena infrastruktur transportasi yang memadai dan upah minimum yang tinggi.

“Upah minimum di Batam saat ini di atas Rp4.989.600. Selain itu, industri shipyard dan manufaktur masih menunjukkan tren yang positif,” ungkap Rudi.

Terkait kebijakan tarif resiprokal dari Amerika Serikat, ia mengatakan belum ada laporan dampak langsung terhadap industri lokal karena masih dalam tahap negosiasi dan relaksasi. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel 4 Hari Dibuka, Job Fair Tunas Industrial Sudah 2.923 Pelamar Online pertama kali tampil pada Metropolis.

BPBD Batam Tanpa Kantor, Amsakar: Hal Biasa

0
Amsakar Achmad. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Kota Batam sudah memiliki Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Tapi, sampai pertengahan Mei ini, lembaga itu belum juga punya kantor tetap. Belum ada gedung, belum ada papan nama, hanya struktur dan nama di atas kertas.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyebut kondisi ini lumrah. Ia bilang, pembentukan institusi baru tak bisa langsung disertai fasilitas lengkap. “Bukan serta-merta instansi baru langsung punya kantor. Tidak begitu,” ujarnya, Rabu, 14 Mei lalu.

Pembentukan BPBD dan Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) merupakan mandat dari Peraturan Pemerintah tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK). Dua institusi ini wajib hadir di setiap daerah. Batam pun menindaklanjuti, meski belum bisa menyediakan fasilitas permanen.

Amsakar menyitir pengalaman masa lalu. Saat Batam membentuk kecamatan baru beberapa tahun lalu, pemerintah juga tak langsung membangun kantor. “Awalnya kami sewa dulu,” katanya. “Dan itu hal yang lumrah.”

Menurut dia, pemerintah sedang menyiapkan kebutuhan operasional BPBD, termasuk soal gedung. Tapi prosesnya bertahap, menyesuaikan kemampuan anggaran. Yang penting, kata Amsakar, fungsi lembaga tetap berjalan meski belum punya rumah sendiri.

BPBD Batam akan menjadi garda depan penanganan bencana di kota industri ini. Meski masih menumpang, struktur awal sudah terbentuk. Kini tinggal menunggu rumah tetap—dan anggaran yang cukup. (*)

 

Reporter: Arjuna

Artikel BPBD Batam Tanpa Kantor, Amsakar: Hal Biasa pertama kali tampil pada Metropolis.

Satu Juru Parkir Liar di Bintan Diamankan Polisi, Ngaku Anggota Ormas

0
Polisi memeriksa juru parkir liar yang diamankan di Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Selasa (13/4/2025). F.Reskrim Polres untuk Batam Pos.

batampos– Polisi mengamankan juru parkir liar berinisial AR, 34 di area parkir kendaraan di swalayan di Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Selasa (13/4/2025).

Kasat Reskrim Polres Bintan, Iptu Fikri Rahmadi menjelaskan, AR ditangkap setelah polisi menerima laporan dan keluhan dari masyarakat terkait dugaan premanisme.

Setelah menerima laporan dari masyarakat, polisi langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan AR sedang melakukan praktik dugaan premanisme sebagai juru parkir liar di swalayan di Kijang.

BACA JUGA: 3 Jukir Liar Diamankan Polisi, Hanya Disuruh Buat Surat Pernyataan 

AR kemudian dibawa ke kantor polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Fikri mengatakan, hasil pemeriksaan menunjukkan AR tidak terdaftar sebagai juru parkir resmi di Kijang.

Ini sesuai Surat Keputusan Dinas Perhubungan Nomor 16 tahun 2025 yang mengatur penetapan juru parkir di Kecamatan Bintan Timur untuk tahun 2025.

Ia mengatakan, AR akan diserahkan ke dinas terkait untuk pembinaan lebih lanjut.

Selain itu, AR mengaku sebagai anggota organisasi masyarakat (ormas) Pemuda Pancasila di Kijang berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan penyidik.

Kepada penyidik, AR mengaku uang hasil pungutan parkir liar yang dilakukannya disetorkan ke bendahara ormas, selain digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Ia mengatakan, pihaknya akan memanggil pimpinan ormas tersebut terkait dugaan keterlibatan dalam aksi yang dilakukan AR. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Satu Juru Parkir Liar di Bintan Diamankan Polisi, Ngaku Anggota Ormas pertama kali tampil pada Kepri.

Capella Honda Kepri Dorong Inovasi Layanan Lewat Kontes Layanan Honda 2025

0

batampos — PT Capella Dinamik Nusantara (CDN) wilayah Kepulauan Riau kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan terbaik bagi pelanggan melalui penyelenggaraan Kontes Layanan Honda Regional Kepri Tahap Kedua. Setelah sukses menggelar kompetisi untuk kategori Front Line People Sales, Koordinator Sales, Front Line People Non-Sales, dan Deliveryman, ajang bergengsi ini kini memasuki tahap lanjutan untuk kategori Pimpinan Jaringan Dealer dan Customer Retention Officer (CRO).

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari di Kota Batam ini menjadi wadah bagi para peserta untuk mempresentasikan proyek inovasi layanan yang telah mereka implementasikan di lingkungan kerja. Hari pertama difokuskan pada kategori Customer Retention Officer (CRO), sementara hari kedua dilanjutkan dengan kategori Pimpinan Jaringan Dealer.

Dalam presentasi yang berlangsung secara intensif, masing-masing peserta menyampaikan ide-ide kreatif dan aplikatif yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan, memperkuat loyalitas pelanggan, serta mendorong pertumbuhan bisnis Honda bagi dealer atau jaringan Honda tempat para peserta bekerja. Setiap presentasi diikuti sesi tanya jawab dengan dewan juri yang terdiri dari perwakilan manajemen CDN Kepri.

Tony Anggadha, Customer Care & Public Relations Manager PT Capella Dinamik Nusantara Kepri, menyampaikan bahwa para pimpinan jaringan Honda serta Customer Retention Officer (CRO) mendapat ruang untuk menuangkan ide-ide inovatif pada kesempatan Kontes Layanan Honda kali ini.

“Kontes Layanan Honda bukan sekadar ajang kompetisi, namun menjadi ruang bagi insan Honda di wilayah Kepulauan Riau untuk menyampaikan ide-ide kreatif yang inovatif, tentunya berdampak langsung dalam peningkatan layanan kepada konsumen setia Honda,” ungkap Tony.

Berikut daftar para juara Kontes Layanan Honda 2025 Regional Kepri:

Kategori Customer Retention Officer (CRO):

  • Juara 1: Vegga Ruganda – PT Tajelin Sejahtera
  • Juara 2: Nabila Elva – CDN Sales Office Tanjung Pinang
  • Juara 3: Lailatu Sa’adah – PT Mitra Krida Perkasa

Kategori Pimpinan Jaringan Dealer:

  • Juara 1: Darwin Effendi – CDN Sales Office Tanjung Pinang
  • Juara 2: Bakri – CDN Sales Office Muka Kuning
  • Juara 3: Edi Parman – PT Mitra Krida Perkasa

Para pemenang, khususnya juara pertama dari masing-masing kategori, akan mewakili Kepri di tingkat nasional serta diharapkan menjadi role model dalam pengembangan layanan pelanggan Honda di wilayah Kepulauan Riau.

Dengan suksesnya tahapan ini, PT Capella Dinamik Nusantara berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan secara konsisten proyek inovasi yang telah dikembangkan, sebagai bentuk komitmen dalam menghadirkan layanan terbaik dan kepuasan pelanggan yang dapat menciptakan customer experience yang baik di seluruh jaringan Honda Kepulauan Riau. (*)

Artikel Capella Honda Kepri Dorong Inovasi Layanan Lewat Kontes Layanan Honda 2025 pertama kali tampil pada Metropolis.

Astragraphia Berkunjung ke Batam Pos, Bahas Peluang Kolaborasi

0
Direktur Utama Batam Pos, Elmi Gusti dan Pemimpin Redaksi Batam Pos, Yusuf Hidayat menyambut manajemen Astragraphia saat berkunjung ke kantor Batam Pos pada Kamis (15/5). F. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Jajaran manajemen Astragraphia melakukan kunjungan ke kantor Batam Pos pada Kamis (15/5). Kunjungan ini disambut hangat oleh Direktur Utama Batam Pos, Elmi Gusti; serta Pemimpin Redaksi Batam Pos, Yusuf Hidayat. Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh semangat menjalin kolaborasi yang lebih luas ke depan.

Pemimpin Redaksi Batam Pos, Yusuf Hidayat, menyambut baik kedatangan tim Astragraphia dan menyatakan harapannya agar pertemuan ini menjadi langkah awal membangun pemahaman yang lebih erat antara kedua belah pihak.

“Semoga lewat kerja sama ini kita terus lebih mengenal satu sama lain. Dalam kerja sama, kami juga mengedepankan fleksibilitas,” ujarnya.

Batam Pos memiliki beragam rubrik yang membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Astragraphia. Ia menyebut, isu kesehatan dan pendidikan merupakan dua fokus penting yang rutin dibahas oleh Batam Pos.

“Kami tidak asing dengan tema kesehatan, mungkin dari situ bisa kita lanjutkan pembicaraan. Di bidang pendidikan, kami juga sering mengadakan pelatihan jurnalistik,” kata Yusuf.

Sementara itu, Direktur Utama Batam Pos, Elmi Gusti, mengatakan, meskipun divisi CSR di Batam Pos sudah tidak aktif seperti sebelumnya, pihaknya kini lebih fokus menggelar berbagai event yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Menurutnya, pendekatan ini memberikan dampak lebih luas dan nyata.

“Kami siap mendukung jika ada event yang bisa kita kerjakan bersama Astragraphia. Sekarang memang modelnya lebih ke event karena ini langsung menyentuh masyarakat,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Cabang Astragraphia Batam, Aria, menyampaikan fokus utama Astragraphia di Batam memang berada di sektor manufaktur. Meski demikian, pihaknya juga memiliki komitmen kuat dalam menjalankan kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR.

“CSR kami sebenarnya sudah berjalan. Bahkan sebelumnya kami sudah sering mengadakan kegiatan yang disupport Batam Pos. Jadi sebenarnya kerja sama kita ini tidak asing lagi,” ujarnya.

Ia menambahkan, Astragraphia terbuka untuk melanjutkan dan memperluas kerja sama yang telah terjalin. Ia melihat potensi besar dalam kolaborasi antara perusahaan dan media, terutama dalam menjangkau publik secara lebih efektif.

Pertemuan ini diakhiri dengan diskusi ringan mengenai kemungkinan sinergi di berbagai bidang, mulai dari kampanye edukatif hingga penyelenggaraan event bersama. Batam Pos dan Astragraphia optimistis kerja sama akan terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Astragraphia Berkunjung ke Batam Pos, Bahas Peluang Kolaborasi pertama kali tampil pada Metropolis.

Gugatan Moral Warga Rempang: Tolak Proyek, Lawan Penggusuran

0
Puluhan warga Pulau Rempang kembali menggelar unjuk rasa di depan Kantor BP Batam, Kamis (15/5). Foto. Arjuna/ Batam Pos

batampos – Puluhan warga Pulau Rempang kembali menggelar unjuk rasa di depan Kantor BP Batam, Kamis (15/5). Aksi ini dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap proses penggusuran yang dinilai tidak sesuai prosedur dalam proyek pengembangan PSN Rempang Eco-City.

Massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Rempang Galang Bersatu (Amar-GB) secara resmi menyampaikan keberatan kepada pihak BP Batam. Mereka menilai proses relokasi yang dijalankan selama ini telah menyalahi norma hukum dan tidak berpihak pada masyarakat.

“Hari ini kita resmi melayangkan keberatan terhadap prosedur penggusuran. Itu yang kita ajukan ke BP Batam tadi,” kata Koordinator Umum Amar-GB, Ishak.

Menurut dia, klaim BP Batam yang menyebut bahwa seluruh proses telah sesuai aturan dinilai tidak berdasar. “Kalaupun mereka mengatakan sudah melalui prosedur, tetapi prosedur apa yang dilakukan BP Batam? Kami tidak pernah diberi ruang untuk menyampaikan suara kami secara layak,” tambahnya.

Ishak juga menyinggung pernyataan yang pernah disampaikan dalam forum resmi DPR, yang menyebut bahwa PSN Rempang telah dibatalkan. “Secara resmi dikatakan di situ bahwa PSN Rempang itu sudah dibatalkan. Jadi masyarakat tetap menganggap itu sah menurut Undang-Undang,” kata dia.

Masyarakat merasa janji pemerintah dan BP Batam untuk menghentikan segala bentuk paksaan dan intimidasi hanya tinggal omong kosong.

“Janji-janji tidak ada lagi paksaan, tidak ada lagi intimidasi, tetapi ternyata masih tetap dilakukan,” ujar Ishak.

Dalam aksi tersebut, turut hadir perwakilan Tim Advokasi Solidaritas Nasional untuk Rempang, Andri Alatas, yang mendampingi warga secara hukum. Ia menuntut agar BP Batam menghentikan seluruh proses penggusuran paksa yang masih terus terjadi.

“Kami minta ke BP Batam untuk tidak lagi melakukan penggusuran paksa. Ini bukan hanya soal proyek, tapi soal hak asasi manusia,” katanya.

Ia juga menuntut pertanggungjawaban hukum dari BP Batam atas tindakan penggusuran yang dilakukan terhadap lahan milik warga. Termasuk milik seorang warga bernama Sinaga yang menjadi sorotan dalam kasus ini.

“Kami juga minta BP Batam bertanggung jawab secara hukum terhadap yang dilakukan di tanah Pak Naga (Sinaga),” kata dia.

Aksi ini merupakan lanjutan dari serangkaian protes masyarakat Rempang yang telah berlangsung sejak bertahun-tahun lalu, ketika proyek Rempang Eco-City mulai digulirkan dan menimbulkan gejolak sosial. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Gugatan Moral Warga Rempang: Tolak Proyek, Lawan Penggusuran pertama kali tampil pada Metropolis.

Ada Berstatus PPPK, Puluhan Dosen UMRAH Tanjungpinang, Minta Alih Status Jadi PNS

0
Ketua DPRD Kepri, Iman Sutiawan saat bertemu dengan ratusan nelayan yang melakukan aksi demonstrasi, Kamis (15/5). F. Mohamad Ismail/BATAM POS

batampos– Sebanyak 49 dosen dan 73 tenaga pendidik (tendik) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang, menggelar aksi solidaritas menuntut kenaikan status menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Ketua Ikatan Lintas Pegawai UMRAH, Dr. Muzahar, mengatakan puluhan dosen dan tendik yang sejak awal berada di Kampus UMRAH, meminta kenaikan status dari PPPK BKST menjadi PNS.

“Aksi ini kami lakukan untuk meminta kenaikan status menjadi PNS, karena sebelumnya kami merupakan dosen dan karyawan tetap saat kampus masih swasta,” kata Muzahar, Kamis (15/5).

BACA JUGA: Minta Tukir Dibayar, Dosen UMRAH Gelar Aksi Solidaritas 

Muzahar menjelaskan, saat UMRAH menjadi kampus negeri, seluruh dosen dan tendik yang berada di UMRAH, tidak ada yang menjadi PNS.

“Semua yang menyuarakan saat ini memang sudah PPPK, tapi kami meminta alih status menjadi PNS,” tegasnya.

Sementara itu, anggota Ikatan Lintas Pegawai UMRAH Suryadi, menambahkan sebanyak 35 kampus baru yang dosen dan tendiknya masih berstatus PPPK, meminta untuk menjadi PNS sebab pangkat fungsional dan hak-hak dosen, tidak bisa dicapai.

“Kalau tenaga kontrak, tentu ada masa berlakunya. Makanya kami meminta hak-hak kami,” terangnya.

Suryadi menyampaikan, pihaknya telah menyampaikan permintaan ini kepada Kemendiktisaintek, agar segera disampaikan ke Kemenpan RB.

Setelah aksi serentak yang dilakukan oleh 35 kampus baru di Indonesia, nantinya akan ada aksi lanjutan di Jakarta pada tanggal 21 Mei 2025.

“Kami semua akan melakukan aksi secara nasional di Jakarta,” tutup Suryadi. (*)

Reporter: Yusnadi Nazar

Artikel Ada Berstatus PPPK, Puluhan Dosen UMRAH Tanjungpinang, Minta Alih Status Jadi PNS pertama kali tampil pada Kepri.

Terima Keluhan dari Nelayan di Kepri, Ketua DPRD Kepri Iman Setiawan Sebut Tuntutan Nelayan Bakal Disampaikan ke Pusat

0
Ketua DPRD Kepri, Iman Sutiawan saat bertemu dengan ratusan nelayan yang melakukan aksi demonstrasi, Kamis (15/5). F. Mohamad Ismail/BATAM POS

batampos– Ratusan Nelayan yang mayoritas berasal dari Kabupaten Bintan mendatangi Gedung DPRD Provinsi Kepri, yang sebelumnya sempat melakukan aksi demontrasi di Gedung Daerah Kota Tanjungpinang, pada Kamis (15/5).

Ratusan Nelayan tersebut datang untuk menyampaikan tuntutan terkait kebijakan penggunaan Vessel Monitoring System (VMS) dan aktivitas tambang pasir laut di Kepri.

Kebijakan tersebut membuat wilayah mencari ikan mereka sangat terbatas, yakni tidak lebih dari 12 Mil.

Ketua DPRD Kepri, Iman Sutiawan mengatakan bahwa semua tuntutan para nelayan akan pihaknya sampaikan ke DPR RI dalam waktu dekat. Pihaknya akan bersurat ke DPR RI, agar dapat segera ditindaklanjuti ke Pemerintah Pusat.

BACA JUGA: Ratusan Nelayan Bintan Demo di Gedung Daerah, Tolak Penggunaan VMS saat Melaut

“Kita tentunya bisa merasakan apa yang dialami nelayan. Oleh karena itu, Insya Allah kami akan bersurat ke DPR RI,” kata Iman Sutiawan.

Selain itu, kata Iman ia baru mengetahui bahwa ada nelayan di Kepri yang dikenakan denda, karena melaut melewati 12 mil dari garis pantai. Sehingga, ia akan segera memanggil pihak DKP Kepri dan PSDKP untuk meminta kejelasan.

“Nanti akan kami panggil terkait aturan, kok sampai ada denda ke nelayan yang mencari makan,” tambahnya

Sementara itu, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kepri menyampaikan bahwa kebijakan penggunaan VMS sangat membatasi ruang gerak nelayan tradisional. Nelayan hanya bisa melaut hingga 12 mil laut.

“Bagaimana kita bisa bertahan jika lautnya dangkal dan dibatasi hanya 12 mil. Ini aturan yang sangat memberatkan,” sebutnya.

Selain itu, pihaknya juga mendesak kepada Pemerintah Pusat untuk meninjau ulang Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2023 tentang Penangkapan Ikan Terukur. Sebab, menurut nelayan kebijakan itu telah menimbulkan keresahan di 19 provinsi di Indonesia.

“Pemerintah belum siap menjadikan nelayan sebagai mitra pengawasan. Kami tidak punya alat komunikasi yang memadai untuk melaporkan keberadaan kapal asing,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

Artikel Terima Keluhan dari Nelayan di Kepri, Ketua DPRD Kepri Iman Setiawan Sebut Tuntutan Nelayan Bakal Disampaikan ke Pusat pertama kali tampil pada Kepri.

Ini Manfaat Minyak Zaitun untuk Rambut

0
Ilustrasi Manfaat minyak zaitun untuk rambut. (Kotkoa/Freepik)

batampos – Minyak zaitun banyak manfaatnya untuk kesehatan dan kecantikan.

Selain untuk kulit, minyak zaitun sangat bermanfaat untuk rambut.

Nutrisi dalam minyak zaitun sudah dikenal lama menjaga kesehatan dan perawatan rambut.

Baca juga: Perseteruan Keluarga Beckham, Brooklyn Beckham Condong ke Keluarga Nicola Peltz

Pendiri DERMAdoctor Skincare, Audrey Kunin, MD, mengatakan bahwa minyak zaitun kaya akan asam lemak dan antioksidan, sehingga dapat menutrisi kulit kepala.

“Rambut itu sendiri terdiri dari keratin yang mati, sehingga minyak zaitun membantu melapisi rambut dan menciptakan kelembutan dan kilau,” ujar Kunin, seperti dilansir Women’s Health.

Minyak zaitun mengandung banyak nutrisi dan antioksidan, termasuk squalene, asam oleat, dan asam palmitat, yang semuanya bermanfaat bagi rambut.

Berikut manfaat minyak zaitun untuk rambut yang mungkin bisa membantu mengatasi masalah rambutmu:

1. Melembabkan Rambut

Manfaat minyak zaitun untuk rambut yang paling utama adalah melembabkan rambut kering dan rapuh.

Menurut laman Harley Street Hair Clinic, Minyak zaitun mengandung asam lemak, antioksidan, dan nutrisi yang dapat menutrisi, melembutkan, dan menghidrasi rambut.

Bagi kamu yang memiliki kulit kepala kering, mungkin akan merasa minyak zaitun dapat menenangkan, karena minyak ini juga dapat membantu meredakan rasa gatal.

2. Mengurangi Kerusakan Rambut

Kandungan antioksidan dalam minyak zaitun dapat membantu melindungi rambut dari kerusakan akibat radikal bebas dan polusi.

Jadi, membantu mengurangi rambut bercabang dan patah juga merupakan salah satu manfaat minyak zaitun untuk rambut.

Baca juga: Cara Praktis Mengawetkan Bunga

3. Menguatkan Akar Rambut

Minyak zaitun dapat membantu memperkuat akar rambut dan merangsang pertumbuhan rambut yang sehat.

Konon, pijatan lembut dengan minyak zaitun pada kulit kepala dapat meningkatkan sirkulasi darah dan mendorong pertumbuhan rambut.

Menurut Healthline, dalam hal manfaat minyak zaitun untuk menyuburkan rambut, tidak banyak bukti yang menunjukkan minyak ini akan secara aktif membuat rambut tumbuh lebih banyak atau lebih tebal dari sebelumnya. Belum ada cukup penelitian yang membuktikan hal tersebut.

4. Mengatasi Ketombe

Minyak zaitun memiliki sifat antijamur dan antibakteri yang dapat membantu mengatasi masalah ketombe.

Ini artinya, manfaat minyak zaitun untuk rambut yang berketombe juga bisa kamu rasakan selagi digunakan secara teratur.

5. Melindungi Rambut dari Panas

Selain minyak kelapa, ternyata minyak zaitun bisa melindungi rambut secara alami dari alat penata rambut.

Baca juga: Cara Menggunakan Minyak Kelapa untuk Rambut agar Tumbuh Lebih Cepat

Alat yang dimaksud, yaitu alat penata rambut yang panas, seperti catokan atau alat pengering rambut. Kamu bisa menggunakan minyak zaitun sebelum menggunakan alat-alat tersebut.

6. Lebih Berkilau

Semua orang mendambakan rambut berkilau. Manfaat minyak zaitun untuk rambut yang terakhir adalah mewujudkan impian tersebut.

Berkat semua asam lemaknya, pemakaian minyak zaitun yang teratur sering kali menghasilkan rambut ternutrisi dengan baik. (*)

Sumber: Jpgroup

 

Artikel Ini Manfaat Minyak Zaitun untuk Rambut pertama kali tampil pada Lifestyle.