Kamis, 14 Mei 2026
Beranda blog Halaman 1886

Jokowi Langsung Jalani Pemeriksaan Awal Usai Melapor di Polda Metro Jaya, Ini yang Ditanyakan Polisi

0
Presiden ketujuh Joko Widodo memberikan keterangan kepada wartawan setelah melakukan pelaporan tudingan ijazah palsu di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (30/4/2025). (Salman Toyibi/ Jawa Pos)

batampos – Presiden ke-7 Indonesia Joko Widodo (Jokowi) tidak hanya membuat laporan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya pada Rabu (30/4). Pejabat yang pernah bertugas sebagai Gubernur DKI Jakarta itu juga langsung menjalani pemeriksaan di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya.

Yakup Hasibuan selaku penasihat hukum Jokowi menyampaikan beberapa hal yang ditanyakan oleh polisi kepada kliennya dalam pemeriksaan tersebut. Menurut Yakup, ijazah palsu yang menjadi persoalan dipastikan tidak benar.

Jokowi membawa seluruh ijazah mulai SD, SMP, SMA hingga kuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM) dan menunjukkannya kepada penyidik. “Tentunya banyak pertanyaan pendahuluan, kemudian sejarah-sejarah Pak Jokowi juga ditanyakan. Bagaimana dulu pada saat kuliah, kegiatan-kegiatan apa saja, hingga tentunya yang paling terkhusus, paling banyak mungkin mengenai peristiwa-peristiwa dugaan tindak pidana yang dilakukan (oleh terlapor),” terang Yakup.

Meski mendampingi Jokowi dalam pemeriksaan awal tersebut, Yakup tidak bisa menyampaikan secara lebih terperinci hal-hal yang ditanyakan oleh penyidik kepada pria yang juga pernah menjadi wali kota Surakarta itu. Menurut Yakup, beberapa hal sudah masuk dalam substansi laporan yang dibuat oleh Jokowi. Dia menghormati itu. Sehingga meminta semua pihak mengikuti jalannya proses hukum.

“Kembali lagi karena itu sudah masuk pokok perkara, kami menghormati proses penyidikan. Sehingga kami menyerahkan kepada pihak penyidik nanti yang menjelaskan pada saat waktunya yang tepat,” terang dia.

Usai menjalani pemeriksaan siang tadi, Jokowi mengakui bahwa persoalan yang dia laporkan sejatinya adalah masalah yang sederhana. Namun, dia tidak menyangka masalah yang pernah muncul saat dia masih bertugas sebagai presiden, tidak kunjung selesai hingga hari ini. Karena itu, dia ingin semuanya menjadi jelas dan gamblang.

“Sebetulnya masalah ringan. Urusan tuduhan ijazah palsu. Tetapi, perlu dibawa ke ranah hukum, agar semua jelas dan gamblang,” tegasnya. (*)

Sumber: JP Group

Artikel Jokowi Langsung Jalani Pemeriksaan Awal Usai Melapor di Polda Metro Jaya, Ini yang Ditanyakan Polisi pertama kali tampil pada News.

Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra Serahkan Insentif kepada 449 Lansia

0
Li Claudia memeluk seorang lansia.

batampos – Wakil Kepala BP Batam sekaligus Wakil Walikota Batam, Li Claudia Chandra, menyerahkan insentif bulanan sebesar Rp 300 ribu kepada 449 warga lansia yang berasal dari Kecamatan Bengkong, Batu Ampar, dan Lubuk Baja, Rabu (30/4/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Pacific Foodcourt ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Batam dan BP Batam dalam mempercepat pembangunan yang inklusif dan meningkatkan kesejahteraan warga lanjut usia.

Di samping itu, langkah tersebut merupakan salah satu dari tujuh program unggulan yang menjadi agenda prioritas pembangunan kesejahteraan masyarakat oleh Amsakar – Li Claudia sebagai pimpinan daerah saat ini.

“Hari ini, saya serahkan insentif bagi lansia yang jumlahnya Rp 300 ribu per orang. Ini akan kami berikan setiap bulannya dan menjadi wujud komitmen saya dan Pak Amsakar untuk menunaikan janji kami,” ujar Li yang juga Wakil Walikota Batam.

Li Claudia menjelaskan bahwa penyaluran insentif akan dilaksanakan secara bertahap ke seluruh kecamatan di Kota Batam.

Ia berharap bantuan ini tidak hanya meringankan beban para lansia, tetapi juga mendorong tingkat kesejahteraan masyarakat Batam.

“Saat ini, kami baru bisa memberikan Rp 300 ribu. Namun apabila PAD Batam lebih meningkat, kami tentu akan upayakan kenaikan jumlah bantuan ini ke depannya,” ungkapnya lagi.

Para lansia yang hadir pun menyambut baik program ini. Dengan wajah gembira, mereka mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diberikan.

“Terima kasih Pak Amsakar dan Bu Li Claudia. Semoga bantuan ini terus berlanjut dan membawa manfaat bagi kami,” ujar salah satu warga lansia. (DN)

Artikel Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra Serahkan Insentif kepada 449 Lansia pertama kali tampil pada Metropolis.

Cari Penyebab Listrik Rutin Padam, Pimpinan DPRD Anambas Sidak Ke PLTD Palmatak

0
Ketua DPRD Anambas, Rian Kurniawan (topi hijau) berdiskusi dengan petugas PLN Anambas saat sidak ke PLTD Palmatak. f.pinni untuk batampos

batampos– Pimpinan DPRD Anambas melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke Unit Pembangkit Listrik Tenaga Diesal (PLTD) Palmatak, Sabtu, (1/3).

Sidak ini dilakukan atas laporan dari masyarakat mengenai pemadaman listrik tidak teratur oleh PLN.

Terlihat pimpinan DPRD yang hadir yakni Ketua, Rian Kurniawan dan Wakil Ketua I, Yusli YS. Mereka disambut hangat oleh Manager PLN Anambas, Ade Listrian.

BACA JUGA: Pulau Parit Kini Nikmati Listrik 24 Jam Setelah 25 Tahun Menanti

“Laporan dari masyarakat sepekan ini listrik di Siantan Utara, Siantan Tengah dan Palmatak sering padam. Jadi kita hadir disini untuk mengetahui apa sih kendala yang dihadapi PLN,” ujar Wakil Ketua I, Yusli YS.

Dijelaskan Yusli, dari hasil sidak ini alasan PLN melakukan pemadaman listrik dikarenakan salah satu mesin pembangkit mengalami kerusakan.

Saat ini PLTD Palmatak memiliki 10 mesin, 7 diantaranya masih running (berjalan) dan 3 dalam kondisi rusak atau progres overhaul (proses perbaikan).

“Tadi dijelaskan mesin rusak. Kita ingin PLN mencari solusi karena kan masyarakat sedang ibadah puasa. Biar nyaman jangan ada pemadaman listrik lagi,” tegas Yusli.

Yusli berharap kedepan PLN terus meningkatkan pelayanan agar masyarakat nyaman dan mau berusaha untuk membayar tagihan listrik tepat waktu.

“Sama-sama lah biar enak, warga tepat waktu bayar listrik, PLN optimalkan pelayanan,” pungkas Yusli. (*)

Reporter: Ihsan

Artikel Cari Penyebab Listrik Rutin Padam, Pimpinan DPRD Anambas Sidak Ke PLTD Palmatak pertama kali tampil pada Kepri.

Sekolah Rakyat Siap Digelar di 53 Titik, Pendidikan Berbasis Asrama untuk Anak Miskin Ekstrem

0
Survei lokasi sekolah rakyat di Gresik. (Istimewa)

batampos – Pemerintah akan memulai penyelenggaraan Sekolah Rakyat di 53 titik wilayah kantong kemiskinan sebagai bentuk komitmen nyata dalam menyediakan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem. Sekolah ini dirancang berbasis asrama dengan sistem pembelajaran yang fleksibel. Rencananya akan diperluas hingga 200 titik pembangunan fisik di tahun ini.

Rabu (30/4), Presiden Prabowo Subianto memanggil menterinya untuk membahas soal sekolah. Seusai rapat, Menteri Sosial Syaifullah Yusuf menyampaikan bahwa seluruh persiapan telah dilaporkan kepada Prabowo dan akan ditindaklanjuti sesuai arahan.

“Presiden meminta agar penyelenggaraan di 53 titik dilakukan dengan perencanaan yang matang. Mulai dari tahap rekrutmen siswa, pelaksanaan belajar, hingga kelulusan,” katanya.

Pria yang akrab disapa Gus Ipul ini menegaskan bahwa Sekolah Rakyat menyasar keluarga di desil 1, yaitu kategori miskin ekstrem, dan rekrutmen siswa harus dilakukan secara ketat tanpa penyimpangan. Lebih lanjut, menurut Gus Ipul, Kementerian Pekerjaan Umum tengah meninjau kemungkinan penambahan lokasi di luar 53 titik tersebut.

Di sisi lain, pemerintah juga menyiapkan pembangunan fisik Sekolah Rakyat di 200 lokasi tambahan yang memenuhi syarat, seperti ketersediaan lahan dan berada di wilayah dengan basis kemiskinan tinggi. Dari sisi teknis pendidikan, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa kurikulum Sekolah Rakyat tetap mengacu pada capaian pembelajaran seperti sekolah formal, namun menerapkan pendekatan yang lebih adaptif.

“Kami gunakan sistem multi-entry dan multi-exit. Artinya siswa bisa masuk kapan saja sesuai kesiapan mereka dan tidak harus memulai dari kelas satu,” kata Mu’ti.

Dengan sistem ini, siswa akan belajar sesuai kemampuan dan latar belakang pendidikannya, memungkinkan percepatan belajar bagi yang mampu menyerap materi lebih cepat. Seluruh siswa akan tinggal di asrama untuk menunjang proses pembelajaran secara menyeluruh.

Sementara itu, rekrutmen guru, kepala sekolah, dan tenaga kependidikan akan dilakukan melalui skema ASN dan P3K oleh Kementerian Dikdasmen, dengan koordinasi lintas kementerian agar kebutuhan tenaga pengajar terpenuhi sesuai standar. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar menambahkan bahwa program ini merupakan bentuk kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy).

“BPS menyediakan data yang digunakan untuk memetakan lokasi-lokasi prioritas. Berdasarkan SUSENAS dan DTSN, 53 titik awal Sekolah Rakyat telah terbukti berada di wilayah kantong kemiskinan dengan banyak anak usia sekolah yang tidak bersekolah,” ungkap Amalia. (*)

Sumber: JP Group

Artikel Sekolah Rakyat Siap Digelar di 53 Titik, Pendidikan Berbasis Asrama untuk Anak Miskin Ekstrem pertama kali tampil pada News.

Panglima Kogabwilhan I Dimutasi Jadi Staf Khusus KSAD

0
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. (Puspen TNI)

batampos – Lewat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/554/IV/2025 tertanggal 29 April 2025, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto melakukan mutasi dan rotasi 237 perwira tinggi (pati). Dua diantaranya adalah putra Wakil Presiden Indonesia 1993-1998 Try Sutrisno, Letjen Kunto Arief Wibowo dan eks ajudan Presiden ke-7 Indonesia Joko Widodo (Jokowi), Laksamana Muda TNI Hersan.

Oleh Jenderal Agus, Letjen Kunto dipindah tugaskan menjadi Staf Khusus KSAD. Sementara posisinya sebagai panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I bakal diisi oleh Laksamana Muda Hersan. Dengan mutasi dan rotasi tersebut, Hersan otomatis naik pangkat menjadi laksamana madya atau pati bintang tiga TNI AL.

Sebelumnya, Hersan yang lulus dari Akademi Angkatan Laut (AAL) pada 1994 itu bertugas sebagai panglima Komando Armada (Koarmada) III yang berbasis di Sorong, Papua Barat Daya. Sebelum ditunjuk menjadi panglima Kogabwilhan I, Hersan pernah menjadi ajudan Jokowi mulai 2014-2016. Dia juga mendapat kepercayaan sebagai Sekretaris Militer Presiden pada 2022 lalu.

”Mutasi ini adalah bagian dari sistem pembinaan personel sekaligus kebutuhan organisasi untuk menjawab tantangan tugas yang terus berkembang. Diharapkan para perwira tinggi yang mengemban jabatan baru dapat melaksanakan amanah dengan penuh dedikasi, loyalitas, dan profesionalisme,” ungkap Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen TNI Kristomei Sianturi.

Dari total 237 pati TNI yang dimutasi dan dirotasi oleh panglima TNI, 109 diantaranya adalah pati TNI AD, 64 pati TNI AL, dan 64 pati TNI AU. Mabes TNI memastikan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari proses regenerasi kepemimpinan, penyegaran organisasi, serta penyesuaian terhadap kebutuhan strategis yang terus berkembang di tubuh TNI.

”Beberapa jabatan strategis yang mengalami pergantian dalam keputusan tersebut antara lain panglima Kogabwilhan I, panglima Koarmada III, panglima Koopsud I, serta berbagai jabatan penting lainnya yang berada di bawah kendali Mabes TNI dan koordinasi tiga matra TNI,” papar Kristomei. (*)

Sumber: JP Group

 

Artikel Panglima Kogabwilhan I Dimutasi Jadi Staf Khusus KSAD pertama kali tampil pada News.

Kemenkeu Tinjau Sinergi Pajak dan Bea Cukai di Kepri

0
Wakil Menteri Keuangan Republik Indonesia Anggito Abimanyu tinjau kinerja Kemenkeu Satu Kepri. F. Kemenkeu Satu Kepri untuk Batam Pos

batampos – Kantor Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Kepulauan Riau (Kemenkeu Satu Kepri) melakukan tinjauan bersama atau review joint program penerimaan negara di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kepri, Batam. Kegiatan ini menjadi bagian dari kunjungan kerja Wakil Menteri Keuangan Republik Indonesia, Anggito Abimanyu, ke Kepulauan Riau.

Program sinergi lintas unit eselon I Kementerian Keuangan ini melibatkan Kantor Wilayah DJP Kepri, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Khusus Kepri, serta Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam (KPU BC Batam). Tujuannya: mengoptimalkan penerimaan negara, khususnya dari sektor perpajakan dan kepabeanan.

Salah satu isu strategis yang menjadi sorotan dalam tinjauan ini adalah penerapan pajak pertambahan nilai (PPN) di kawasan bebas atau free trade zone. Selama ini, perlakuan perpajakan yang berbeda di kawasan tersebut kerap menjadi tantangan dalam menghimpun penerimaan secara optimal.

“Kita akan membahas optimalisasi pemungutan PPN, termasuk dari hasil tembakau yang beredar masuk maupun keluar kawasan bebas,” ujar Staf Ahli Menteri Keuangan bidang Penerimaan Negara, Dwi Teguh Wibowo.

Kepala Kanwil DJP Kepri, Imanul Hakim, menyebutkan potensi penerimaan yang bisa digarap dari kerja sama ini mencapai lebih dari Rp28 miliar. Namun, ia juga mengakui masih ada kendala yang harus dihadapi.

“Hambatan itu kami antisipasi dengan kolaborasi melalui analisis, pengawasan, pemeriksaan, penagihan, hingga kegiatan intelijen bersama,” jelasnya.

Imanul juga mengusulkan penerapan mekanisme norma penghitungan penghasilan neto, sebagaimana diatur dalam Pasal 14 ayat (5) UU Pajak Penghasilan, untuk mencegah potensi hilangnya penerimaan dari PPh Wajib Pajak Orang Pribadi maupun Badan.

Kepala KPU BC Batam, Zaky Firmansyah, turut memaparkan bahwa program kolaborasi serupa sudah dijalankan sejak 2024. “Kami telah melaksanakan pemeriksaan bersama di kawasan free trade zone, termasuk joint endorsement atas PPN serta kegiatan intelijen,” ujarnya.

Wamenkeu Anggito Abimanyu mengapresiasi sinergi yang telah dibangun di bawah payung Kemenkeu Satu Kepri. Ia menegaskan bahwa hasil evaluasi ini akan menjadi bahan diskusi lebih lanjut bersama Menteri Keuangan untuk merumuskan strategi peningkatan penerimaan negara ke depan. (*)

Artikel Kemenkeu Tinjau Sinergi Pajak dan Bea Cukai di Kepri pertama kali tampil pada Metropolis.

Diduga Ada Oknum Aparat Jadi Pemodal Pencurian Material Milik Petronas

0
Otoritas Malaysia saat menangkap pencuri Material Milik Petronas. f.dok

batampos– Kasus pencurian material di anjungan minyak milik perusahaan Malaysia, Petronas mulai memasuki fakta terbaru.

Berdasarkan keterangan dari sumber batampos, diduga oknum aparat yang bertugas di Palmatak menjadi pemodal dari aksi pencurian ini.

Kabar ini juga telah menyebar di masyarakat bahkan media sosial facebook maupun grup WhatsApp.

“Oknum itu diduga terlibat, dia yang menjadi pemodal bahkan transportasi untuk menuju ke lokasi (Terengganu) menggunakan kapal milik FA (rekanan oknum aparat),” ujar sumber batampos baru-baru ini.

Fakta terbarunya lagi, saat 7 warga Anambas diamankan oleh otoritas Malaysia, terdapat 3 orang komplotan ini bersembunyi di kantor tempat oknum tersebut bertugas.

BACA JUGA: Perintah Kapolda, Kapolsek Palmatak Diperiksa di Polda Kepri , Dugaan Membekingi Pencurian Material Milik Petronas

“Sebenarnya kan 10 orang yang melakukan aksi, 7 ketangkap dan 3 berhasil kabur. Setelah sampai di Pulau Matak, 3 orang ini sembunyi di kantor oknum tersebut,” jelas sumber batampos.

Usai situasi aman, komplotan yang tersisa ini berupaya menghilangkan barang bukti material milik Petronas dengan cara membakar di hutan Desa Piabung, Kecamatan Palmatak.

Danramil Palmatak, Letda Inf Riduan saat dikonfirmasi dugaan ini tidak merespon sambungan seluler maupun pesan WhsatApp yang dikirim batampos.

Terpisah, Dandim 0318/Natuna, Kolonel Inf Andri Hadiyanto menegaskan pihaknya akan mengecek kebenaran informasi ini.

“Saya cek, terima kasih informasinya,” ujar Kolonel Inf Andri Hadiyanto.

Dugaan ini turut menjadi atensi bagi Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I, Letjen TNI Kunto Arief Wibowo. Melalui Asintel, Brigjen TNI Jimmy Watuseke mengatakan pihaknya telah menurunkan tim untuk investigasi laporan ini.

“Apabila benar pasti akan diamankan,” tegas Brigjen TNI Jimmy.

Sebelumnya, pada 20 Februari lalu, otoritas Malaysia mengamankan 7 warga Anambas yang sedang mencuri di anjungan minyak milik Petronas di 77 mil dari perairan Terengganu, Malaysia.

Aksi pembobolan dan pencurian ini berpotensi menyebabkan kerugian puluhan juta ringgit per hari serta menghambat jalannya produksi minyak.

Kasus ini kembali mencuat usai beredarnya video di tiktok @cemotcemoti yang mengungkapkan adanya setoran pengepul material kepada Kapolsek Palmatak, Iptu Kristian.

Setelah beredar video tersebut, fakta-fakta baru mulai terungkap, salah satunya dugaan keterlibatan oknum Koramil Palmatak yang turut menyukseskan pencurian ini.

Masyarakat meminta aparat keamanan untuk segera mengamankan komplotan ini yang diduga masih berkeliaran di Anambas.

“Karena mereka ini mengincar warga kita yang menganggur untuk bergabung. Beberapa tahun belakangan pernah juga kejadian ini terungkap dan ditahan Malaysia,” kata warga. (*)

Reporter: Ihsan

Artikel Diduga Ada Oknum TNI Jadi Pemodal Pencurian Material Milik Petronas pertama kali tampil pada Kepri.

Camp Vietnam Diusulkan Jadi Cagar Budaya Batam

0
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, bersama seluruh anggota Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Batam. F. Ratna Iratatik/Batam Pos

batampos – Camp Vietnam yang terletak di Kecamatan Galang, Kota Batam, merupakan situs bersejarah yang pernah digunakan sebagai tempat bermukim bagi orang Vietnam pada masa lalu, kini diusulkan untuk mendapatkan status sebagai Cagar Budaya.

Meskipun telah lama terlupakan, kawasan ini menyimpan nilai sejarah yang sangat penting bagi perkembangan Batam, menjadikannya kandidat utama untuk dilindungi dan dilestarikan.

Untuk memulai proses ini, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam menggelar rapat koordinasi dengan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Batam pada Rabu (30/04/2025). Rapat ini bertujuan untuk mengevaluasi dan merekomendasikan beberapa Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB), salah satunya adalah Camp Vietnam.
Hadir dalam rapat tersebut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, bersama seluruh anggota Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Batam.

Dalam sambutan pembukaannya, Ardiwinata menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran tim dan menjelaskan bahwa BP Batam telah menyurati pihaknya untuk mendiskusikan kemungkinan penetapan Camp Vietnam sebagai Cagar Budaya.

“Kami menyambut baik permintaan tersebut dan akan segera menindaklanjuti dengan proses yang diperlukan,” ujar Ardiwinata.

Proses awal yang dilakukan adalah menetapkan kawasan tersebut sebagai Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB), yang kemudian akan dikaji lebih lanjut. Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Batam, yang terdiri dari tujuh orang yang telah bersertifikasi, akan melakukan kajian mendalam dan diskusi dengan narasumber berkompeten.
Selanjutnya, peninjauan ke lokasi akan dilakukan sebagai bagian dari proses penetapan.

Proses penetapan Cagar Budaya sendiri melibatkan serangkaian tahapan yang ketat, mulai dari pelaporan, kajian, sidang, rekomendasi, hingga penandatanganan dan penetapan oleh Wali Kota Batam. Setelah ditetapkan di tingkat Kota, status Cagar Budaya tersebut dapat diusulkan untuk dinaikkan ke tingkat Provinsi atau bahkan Nasional.

Ardiwinata juga menambahkan bahwa masyarakat dapat turut berpartisipasi dalam pelaporan benda atau kawasan yang diduga sebagai Cagar Budaya.

“Hingga saat ini, Kota Batam telah memiliki 14 Cagar Budaya yang sudah ditetapkan. Kami juga telah menunjuk dua orang Juru Pelihara (Jupel) yang diberi tanggung jawab untuk merawat dan menjaga situs-situs sejarah seperti Makam Temenggung Abdul Jamal di Pulau Bulang dan Kompleks Zuriat Nong Isa di Nongsa,” tambahnya.

Sementara itu, Anas, Ketua Tim Ahli Cagar Budaya Kota Batam, menyampaikan, “Untuk tahun ini, terdapat lima Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) yang diusulkan kepada Tim ini. Kami akan mengkaji dan jika memenuhi syarat, akan direkomendasikan untuk ditetapkan sebagai Cagar Budaya. Di antaranya adalah Camp Vietnam (kawasan), Makam Tua Kampung Belian (struktur), Makam Tua Bengkong Sadai (struktur), Makam Tua Bulang Lintang (struktur), Keramik Bawah Air Pulau Abang (kawasan benda), dan Tepak Bara.”

Camp Vietnam, sebagai situs bersejarah, memiliki potensi besar untuk menjadi bagian penting dari warisan budaya Batam. Proses pengusulan dan kajian ini diharapkan dapat memastikan bahwa situs tersebut mendapatkan pengakuan yang layak, serta dilestarikan untuk generasi mendatang.

“Dengan adanya proses ini, diharapkan dapat melestarikan dan melindungi warisan budaya yang ada di Kota Batam, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian situs sejarah yang ada di sekitar kita,” tutup Ardiwinata. (*)

 

Reporter: Ratna Irtatik

Artikel Camp Vietnam Diusulkan Jadi Cagar Budaya Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Dana Tidak Ada, Ambulance Baznas Belum Beroperasi

0
Kapal atau ambulance Baznas sudah setahun tidak dioperasikan karena tidak punya biaya. f.sandi

batampos– Keberadaan ambulance Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) atau kapal Baznas yang merupakan salah satu kapal ”sosial” yang biasa digunakan untuk membantu masyarakat.yang ada di pulau-pulau saat ini sudah tidak bisa dioperasikan lagi. Padahal, keberadaan ambulance Baznas ini sangat membantu masyarakat Karimun. Khususnya, untuk mengantar atau menjemput orang sakit.

Ketua Baznas Kabupaten Karimun, Nasrial yang dikonfirmasi Batam Pos. Selasa (29/4) mengatakan, memang sudah setahun lamanya kapal Baznas tidak bisa dioperasikan. ”Kendalanya tidak lain masalah biaya. Karena, untuk mengoperasikan kapal ke berbagai tujuan dalam melayani masyarakat butuh biaya,” ujarnya.

BACA JUGA: Pemkab Bintan Butuh Sopir Ambulance, Sopir Bus, Mandor Sampah, Buka 2.084 Formasi PPPK

Kalau dulu, katanya, untuk mengoperasikan kapal Baznas bisa diambil dari zakat profesi yang dibayarkan oleh ASN di Kabupaten Karimun. Sesuai dengan aturan penggunaan zakat profesi ASN digunakan untuk mengoperasikan kapal Baznas dibenarkan. Karena, ada 3 persen yang dianggarkan untuk peruntukan bantuan kesehatan.

”Selain dari zakat profesi ASN, sebelumnya untuk mengoperasikan ambulan Baznas juga kita menerima bantuan dari berbagai pihak. Tapi, sejak setahun belakangan ini zakat profesi ASN menurun. Sehingga, tidak cukup untuk dialokasikan ke biaya untuk mengoperasikan lagi operasional kapal Baznas. Ditambah lagi bantuan sudah tidak ada,” jelasnya.

Belum lagi, sambung Nasrial, masih ada sisa pembayaran perbaikan kapal Baznas yang belum diselesaikan ketika kapal Baznas terkena musibah angin topan tahun lalu. Dan, saat ini kapal Baznas tersebut hanya disandarkan saja di Pelabuhan Sri Tanjung Gelam atau Pelabuhan KPK. Tapi, meski tidak dioperasikan, biaya perawatan tetap dikeluarkan.

”Kapal Baznas harus dirawat, kalau tidak dirawat sudah tentu akan rusak. Karena, kapal ini merupakan bantuan dari Baznas Pusat untuk Baznas Kabupaten Karimun. Diberikannya bantuan kapal Baznas ini tidak lain untuk membantu masyarakat. mengingat wilayah Kabupaten Karimun yang terdiri dari pulau-pulau,” ungkapnya. (*)

Reporter: Sandi

Artikel Dana Tidak Ada, Ambulance Baznas Belum Beroperasi pertama kali tampil pada Kepri.

Kenali Fungsi Sistem Imun, Garda Terdepan Tubuh Melawan Penyakit

0

Batampos – Sistem imun merupakan pertahanan alami tubuh yang berperan penting dalam melindungi tubuh manusia dari serangan penyakit. Mulai dari flu biasa hingga infeksi serius seperti TBC atau kanker, sistem imun bekerja tanpa henti untuk mendeteksi dan menghancurkan ancaman yang masuk ke dalam tubuh, 24 jam sehari.

ILUSTRASI sistem imun tubuh menangkis virus dan bakteri yang mau masuk ke tubuh. F Getty Image via Pfizer

Lantas, bagaimana sistem imun bekerja dan mengapa fungsinya sangat penting bagi tubuh? Imun tubuh terdiri dari organ, sel, dan protein khusus yang bekerja sama untuk melindungi tubuh dari zat asing seperti virus, bakteri, jamur, dan parasit. Komponen utama sistem imun mencakup:

  • Sel darah putih (leukosit)
  • Kelenjar getah bening
  • Sumsum tulang
  • Limpa dan timus
  • Antibodi dan sistem komplemen

BACA JUGA:
Ilmiah, Ini Tujuh Cara Alami Meningkatkan Sistem Imun Tubuh

Menurut Johns Hopkins University, sistem imun bekerja seperti pasukan militer yang memiliki tugas pengawasan, deteksi, dan penghancuran musuh (patogen) yang masuk ke tubuh. Ada pun fungsi utamanya, yakni:

  1. Mendeteksi dan Mengidentifikasi Ancaman. Sistem imun memiliki kemampuan mengenali zat asing (antigen) dan membedakannya dari jaringan tubuh sendiri. Saat mendeteksi patogen, sistem imun akan segera memberi sinyal kepada sel-sel pertahanan untuk bereaksi.
  1. Menyerang dan Menghancurkan Patogen. Sel-sel seperti makrofag dan limfosit T langsung bertindak dengan menghancurkan virus atau bakteri yang masuk. Sementara itu, sel B akan menghasilkan antibodi spesifik yang menempel pada patogen dan menandainya untuk dihancurkan.
  1. Membentuk Memori Imun. Setelah tubuh melawan infeksi, sistem imun membentuk sel memori yang dapat mengenali patogen serupa di masa depan. Inilah prinsip dasar di balik vaksinasi.
  1. Mencegah Infeksi Berulang. Dengan adanya memori imun, tubuh menjadi lebih cepat merespons saat terpapar kembali oleh patogen yang sama. Hal ini menjelaskan mengapa seseorang yang pernah terinfeksi suatu penyakit, seperti cacar air, biasanya tidak akan mengalaminya lagi. (*)

Reporter: CHAHAYA SIMANJUNTAK

Artikel Kenali Fungsi Sistem Imun, Garda Terdepan Tubuh Melawan Penyakit pertama kali tampil pada Lifestyle.

Play sound