Jumat, 10 April 2026
Beranda blog Halaman 1911

BYD & DENZA Sukses Besar di IIMS 2025

0

batampos – BYD Group mencetak prestasi gemilang di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025, yang berlangsung di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran pada 13–23 Februari 2025. Keikutsertaan BYD di pameran otomotif bergengsi ini menjadi tonggak penting dalam memperkenalkan kendaraan listrik inovatif kepada masyarakat Indonesia sekaligus memperkuat komitmennya dalam mendukung transisi ke mobilitas berkelanjutan.

Selama 11 hari pameran, booth BYD dan sub-brand premium DENZA menjadi pusat perhatian dengan antusiasme tinggi dari para pengunjung. Hal ini dibuktikan dengan jumlah Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) yang mencapai lebih dari 2.400 unit. Kesuksesan ini menandakan bahwa kendaraan listrik semakin diminati oleh masyarakat Indonesia sebagai solusi transportasi ramah lingkungan.

Tak hanya dari segi penjualan, BYD dan DENZA juga memborong berbagai penghargaan prestisius. Berikut adalah daftar pencapaian yang diraih:

 

Penghargaan yang Diraih BYD dan DENZA di IIMS 2025:

BYD

✅ BYD Sealion 7: Best Performance EV & Favorite Indonesian Premier Launch
✅ BYD M6: Best EV MPV

DENZA

✅ DENZA D9: Favorite New Car Launch Premium Area & Best Luxury EV
✅ Booth DENZA: Best Booth Premium Car Area & Best Indoor Activity

Keberhasilan ini semakin mengukuhkan BYD sebagai merek kendaraan listrik yang semakin dipercaya oleh konsumen Indonesia, sementara DENZA yang baru pertama kali tampil di IIMS 2025 juga berhasil mencuri perhatian dengan konsep booth yang mewah dan interaktif.

 

Dukungan Pemerintah: Kunjungan Tiga Menteri ke Booth BYD dan DENZA

Dukungan pemerintah terhadap perkembangan kendaraan listrik di Indonesia juga terlihat dari kunjungan tiga menteri ke booth BYD dan DENZA:
• Agus Gumiwang – Menteri Perindustrian
• Rachmat Pambudy – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas
• Maman Abdurrahman – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)

Kunjungan ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam mempercepat adopsi kendaraan listrik sebagai bagian dari strategi nasional untuk mencapai mobilitas berkelanjutan.

 

Booth BYD dan DENZA: Hadirkan Pengalaman Interaktif yang Unik

Booth BYD dan DENZA menjadi salah satu daya tarik utama di IIMS 2025 dengan konsep yang tidak hanya memamerkan kendaraan listrik unggulan, tetapi juga menghadirkan pengalaman interaktif dan edukatif bagi pengunjung.

Sorotan utama dari booth BYD:

• Test Drive Eksklusif: Tersedia 12 unit kendaraan, termasuk Dolphin, Atto 3, Seal, M6, dan Sealion 7 untuk dicoba langsung oleh pengunjung. Lebih dari 3.100 pengunjung mengikuti test drive, dengan BYD Sealion 7 menjadi model yang paling diminati.

• Milestones Corner: Area khusus yang menampilkan perjalanan BYD di Indonesia, termasuk ekspansi jaringan diler yang kini telah mencapai 40 lokasi di berbagai kota besar.

• Virtual Assistant & Teknologi Interaktif: Pengunjung dapat mengenal lebih dalam teknologi Blade Battery dan Cell to Body (CTB) Technology yang meningkatkan efisiensi, keamanan, dan daya tahan kendaraan listrik BYD.

• Car-a-oke: Pengalaman unik menikmati sesi karaoke di dalam kabin BYD Sealion 7 dengan mic khusus.

• BYD Café: Area bersantai dengan konsep hijau yang mencerminkan komitmen BYD terhadap keberlanjutan lingkungan.

Sementara itu, booth DENZA yang berlokasi di Hall B3, JiExpo Kemayoran, menampilkan desain elegan dan futuristik, dengan unit test drive DENZA D9 yang dapat digunakan sebagai shuttle eksklusif menuju booth DENZA. Lebih dari 1.000 pengunjung mengikuti test drive, menunjukkan antusiasme tinggi terhadap MPV premium ini.

 

BYD & DENZA Perkuat Komitmen di Pasar Indonesia

Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, menyampaikan rasa bangga atas pencapaian yang diraih di IIMS 2025.

“Kami sangat bangga dan berterima kasih atas antusiasme luar biasa yang ditunjukkan oleh masyarakat Indonesia terhadap kendaraan listrik BYD. Pencapaian ini mencerminkan tingginya kepercayaan konsumen terhadap teknologi dan inovasi kendaraan listrik kami. Ini semakin menginspirasi kami untuk menghadirkan kendaraan listrik yang canggih, berkualitas, dan berkelanjutan di Indonesia.”

Senada dengan itu, Luther T. Panjaitan, Head of Public & Government Relations PT BYD Motor Indonesia, menambahkan:

“Kami ingin memberikan pengalaman lebih dari sekadar melihat kendaraan listrik. Dengan berbagai fitur interaktif, mulai dari edukasi teknologi hingga hiburan seperti Car-a-oke dan BYD Café, kami berharap masyarakat semakin memahami bahwa kendaraan listrik bukan hanya inovasi teknologi dan efisiensi, tetapi juga kenyamanan dan gaya hidup modern guna mendukung mobilitas berkelanjutan.”

Momentum besar di IIMS 2025 ini semakin memperkuat komitmen BYD dan DENZA untuk terus menghadirkan kendaraan listrik berkualitas tinggi dengan teknologi canggih, kenyamanan maksimal, serta keberlanjutan sebagai prioritas utama. BYD Group di Indonesia juga terus memperluas jaringan showroom resminya di berbagai wilayah strategis untuk semakin mendekatkan diri kepada konsumen, menyediakan layanan konsultasi, test drive, hingga after-sales service yang berkualitas tinggi.

 

Masa Depan Mobilitas Berkelanjutan di Indonesia Semakin Dekat

Dengan keberhasilan besar yang dicapai di IIMS 2025, BYD dan DENZA semakin menunjukkan eksistensinya sebagai pemimpin dalam industri kendaraan listrik di Indonesia. Dengan tingginya minat masyarakat, dukungan pemerintah, serta komitmen BYD dalam menghadirkan inovasi terbaru, masa depan mobilitas hijau di Indonesia semakin nyata dan menjanjikan. (*)

Artikel BYD & DENZA Sukses Besar di IIMS 2025 pertama kali tampil pada Lifestyle.

Puskesmas Sekupang Awasi Takjil di Bazar Ramadan Tanjung Riau

0
Puskesmas Sekupang melakukan pengawasan terhadap takjil yang dijual di Bazar Ramadan Kelurahan Tanjung Riau, Kecamatan Sekupang.

batampos  – Puskesmas Sekupang melakukan pengawasan terhadap takjil yang dijual di Bazar Ramadan Kelurahan Tanjung Riau, Kecamatan Sekupang. Pengawasan ini bertujuan untuk memastikan keamanan dan kualitas makanan yang dijual kepada masyarakat, agar tidak mengandung bahan berbahaya seperti pengawet atau pewarna sintetis yang berlebihan.

Kepala Puskesmas Sekupang, Indriani Ningsih, mengatakan bahwa dalam kegiatan ini pihaknya mengambil belasan sampel makanan untuk diperiksa lebih lanjut di laboratorium Puskesmas Sekupang.

“Kami rutin melakukan pengawasan di setiap wilayah kerja Puskesmas Sekupang. Minggu lalu, kegiatan serupa telah dilakukan di Kelurahan Sungai Harapan, dan kali ini di Kelurahan Tanjung Riau. Hasil pemeriksaan sebelumnya menunjukkan tidak ada makanan yang mengandung bahan berbahaya,” ujarnya.

Indriani menambahkan, masih ada dua titik lain yang akan diawasi dalam waktu dekat. Selain mengambil sampel makanan, pihaknya juga mendata para pedagang, termasuk nomor kontak dan alamat mereka. Jika nantinya ditemukan zat berbahaya dalam makanan yang diuji, Puskesmas akan langsung menghubungi pedagang yang bersangkutan untuk memberikan pembinaan.

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa makanan dengan warna mencolok serta aneka bakso menjadi prioritas dalam pengambilan sampel. Selain itu, tim Puskesmas juga mengimbau pedagang untuk menjaga kebersihan dagangan mereka, seperti menutup makanan agar terhindar dari lalat dan debu sebelum dijual ke masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan bahwa pengawasan takjil dilakukan dengan cara mengambil sampel makanan secara acak di berbagai pasar Ramadan. Sampel tersebut kemudian diuji menggunakan alat deteksi cepat.

“Petugas dari Puskesmas akan membeli beberapa sampel takjil secara acak, lalu mengujinya menggunakan tes kit khusus. Jika ditemukan makanan yang mengandung bahan berbahaya, kami akan langsung memberikan pembinaan dan peringatan kepada pedagang,” ujar Didi.

Ia menegaskan bahwa pemeriksaan ini akan dilakukan secara rutin sepanjang Ramadan. Jika ditemukan indikasi adanya bahan berbahaya, Dinkes Batam akan berkoordinasi dengan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk tindakan lebih lanjut.

“Kami ingin masyarakat bisa berbuka puasa dengan tenang dan sehat, tanpa harus khawatir dengan bahaya bahan tambahan yang tidak seharusnya ada dalam makanan,” tutupnya. (*)

Artikel Puskesmas Sekupang Awasi Takjil di Bazar Ramadan Tanjung Riau pertama kali tampil pada Metropolis.

Satu Anggotanya Ditangkap Karena Narkoba, Kapolresta Tanjungpinang Serahkan Proses Hukum ke Polda

0
Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Hamam Wahyudi. F. Mohamad Ismail/BATAM POS

batampos– Seorang anggota Polresta Tanjungpinang berinisial SS dilaporkan ditangkap Ditresnarkoba Polda Kepri, terkait penyalahgunaan narkoba. Polisi berpangkat Brigadir tersebut dibekuk bersama sang istrinya berinisial AA.

Kabar tersebut dibenarkan oleh Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Hamam Wahyudi. Ia mengatakan, bahwa anggotanya tersebut ditangkap oleh Ditresnarkoba di Kota Batam.

“Ya memang benar ada yang diamankan anggota Polresta Tanjungpinang berinisial SS alias SK,” kata Hamam, Selasa (11/3/2025).

Sejauh ini, ia masih menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Polda Kepri. Sehingga, ia menerapkan praduga tak bersalah. Brigadir SS, kata dia memang bertugas di Polresta Tanjungpinang.

BACA JUGA: Dua Bulan, Polisi Tangkap 19 Tersangka Narkoba

Namun ia tidak mengetahui secara pasti, penyebab anggotanya tersebut nekat melakukan perbuatan yang melanggar hukum. “Informasinya seperti itu bersama istrinya diduga penyalahgunaan narkoba,” tambahnya.

Setelah adanya perkembangan informasi dari Propam Polda Kepri, pihaknya akan menindak sesuai ketentuan yang berlaku sebagai anggota Polri.

Ia mengimbau bahwa sebagai pimpinan disini setiap hari telah memberikan arahan kepada anggota untuk tidak melakukan tindakan yang merugikan institusi, keluarga, diri sendiri dan masyarakat.

“Kita akan melakukan pengawasan dan pencegahan dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan khususnya untuk nama baik institusi Polri,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

Artikel Satu Anggotanya Ditangkap Karena Narkoba, Kapolresta Tanjungpinang Serahkan Proses Hukum ke Polda pertama kali tampil pada Kepri.

Giat Ramadan Hari Ke Tujuh, Pemkab Lingga Bagikan Bantuan Dana Pendidikan untuk Anak Yatim

0
Safari Ramadan Bupati dan Wakil Bupati Lingga beserta rombongan Pemkab Lingga di Masjid Nurul Ikhsan Desa Rantau Panjang Kecamatan Lingga Utara, Kabupaten Lingga, Senin (10/3). F. Kominfo Lingga/BATAM POS.

batampos– Bupati Lingga M. Nizar bersama Wakil Bupati Novrizal beserta rombongan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga melaksanakan Safari Ramadan Hari ke tujuh Di Desa Rantau Panjang. Safari Ramadan ini digelar di Masjid Nurul Ikhsan Desa Rantau Panjang, Kecamatan Lingga Utara Kabupaten Lingga, Senin (10/3).

Safari Ramadan kali ini di isi dengan kegiatan penyerahan bantuan sembako kepada janda/lansia dari TP PKK Kabupaten Lingga, Baznas dan Bank Riau Kepri Syariah serta bantuan dana pendidikan untuk anak-anak yatim di Desa Rantau Panjang.

Kades Rantau Panjang Rio Diary Pratama Mengucapkan terimakasih kepada Bupati Lingga atas kehadiran dan kunjungan Bupati bersama rombongan Pemkab Lingga di Desa Rantau Panjang.

BACA JUGA: Hari ke 3 Safari Ramadan 1446 Hijirah, Wakil Bupati Lingga: Perkuat Ukhuwah Islamiyah dan Tingkatkan Ketaqwaan 

“Pada kesempatan ini atas nama kepala desa dan mewakili seluruh masyarakat Rantau Panjang mengucapkan terimakasih atas kesediaan dan kehadiran Bapak Bupati beserta rombongan, kami juga mengucapkan tahniah dan selamat sukses atas pelantikan Bapak Bupati bersama Wakil Bupati beberapa waktu yang lalu oleh Presiden Prabowo Subianto beberapa waktu lalu,” ujar Rio, Senin (10/3)

Kades Rantau Panjang juga berharap Pemerintah Kabupaten Lingga dapat menemukan solusi terkait masalah infrastruktur jalan dari Desa Rantau Panjang menuju ibukota Daik yang masih belum maksimal perkembangannya ataupun belum tersentuh perbaikan.

“Ijin Pakbup, terkait jalan darat kampung kami menuju Daik, memang status jalan itu jalan provinsi, kami berharap apakah bisa diubah statusnya menjadi jalan kabupaten ataupun kalau memang tidak bisa kami mohon kebijaksanaan bapak untuk dapat memperjuangkannya” ungkap Rio.

Selanjutnya terkait bagaimana kita mengejar generasi indonesia emas di 2045, kami telah identifikasi anak-anak yang terduga stunting sebanyak 3 orang anak dan telah kami berikan makanan bergizi selama 90 hari dengan menggunakan anggaran dana desa.

Sementara itu Bupati Nizar dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Lingga telah berusaha dan terus mencari solusi untuk permasalahan yang terjadi meskipun sedang dilanda krisis anggaran dan efisiensi.

“Hari ini terkait instruksi efisiensi, memang tidak semua program dapat terealisasi, ada beberapa program yang sudah dianggarkan namun belum dapat dilaksanakan dikarenakan pemangkasan anggaran,” terang Nizar.

Nizar mengatakan, untuk akses jalan yang telah disampaikan tadi, dari Pemkab Lingga akan terus berupaya menyampaikan kepada gubernur Kepulauan Riau untuk mencari solusi terbaik sehingga menemukan titik terang.

“Kemudian, terkait dengan akses jalan yang disebutkan tadi, memang statusnya jalan provinsi. Kami Pemerintah Kabupaten Lingga terus berkomunikasi dengan gubernur terkait solusi terbaiknya, mudah-mudahan dapat segera menemukan titik terang dan dapat direalisasikan,” tambahnya.

Bupati Nizar juga memohon doa dan dukungan dari masyarakat agar sinergi antar pemangku kepentingan dalam membangun Kabupaten Lingga dapat terjalin sehingga dapat mencapai tujuan bersama.

“Mudah-mudahan di bulan ramadhan ini kami minta tolong ditengah-tengah ibadah kita, selipkanlah doa untuk Kabupaten Lingga agar kita diberikan kesehatan dan terhindar dari fitnah. Semoga kita dapat bersama-sama membangun Kabupaten Lingga ini, Aamiin,” tutup Bupati Nizar. (*)

Reporter: Vatawari

Artikel Giat Ramadan Hari Ke Tujuh, Pemkab Lingga Bagikan Bantuan Dana Pendidikan untuk Anak Yatim pertama kali tampil pada Kepri.

Tak hanya Takaran Kurang, Polri Temukan MinyaKita Palsu

0
Tangkapan layar pembuktian Minyakita kemasan satu liter, isinya cuma 750 ml. (Platform X).

batampos – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri telah mendapati sejumlah temuan dugaan kecurangan dalam distribusi MinyaKita di masyarakat. Tidak hanya takaran yang kurang dari semestinya, mereka juga mendapati MinyaKita palsu beredar luas.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan hal itu saat diwawancarai oleh awak media di Jakarta pada Senin (10/3). Menurut dia, temuan tersebut masih akan terus didalami oleh personel Satgas Pangan Polri yang sudah turun ke lapangan.

“Memang apa yang kami dapati yang isinya tidak sesuai kemasannya satu liter. Kemudian juga ada yang menggunakan label MinyaKita namun sebenarnya palsu ini semua sedang kami proses,” terang dia.

Menurut Sigit, Polri sudah menurunkan tim ke tiga lokasi berbeda. Mereka juga tengah melaksanakan pendalaman atas temuan tersebut. Orang nomor satu di Korps Bhayangkara itu menyatakan, bukan tidak mungkin pihaknya bakal melakukan proses hukum atas temuan itu.

“Kami turun ke tiga lokasi, saat ini sedang kami lakukan pendalaman dan kemungkinan akan kami lakukan penegakan hukum,” tegasnya.

Berdasar pemberitaan dari Radar Bogor, polisi mengungkap dugaan pemalsuaan MinyaKita di Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar). Pelaku pemalsuan MinyaKita itu berinisial TRM meraup keuntungan Rp 600 juta per bulan dari hasil MinyaKita palsu tersebut.

Wakapolres Bogor Kompol Rizka Fadhila menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut bermula dari informasi yang diterima oleh aparat kepolisian. Rizka menyatakan, pihaknya tengah melakukan serangkaian penyelidikan oleh aparat kepolisian.

“Didapatkan sebuah gudang yang juga digunakan sebagai tempat produksi dan pengepakan MinyaKita yang dikelola oleh inisial TRM,” kata dia.

Modus operandi yang dilakukan oleh TRM adalah mengemas ulang minyak curah yang didapatkan dari berbagai tempat mulai dari Tangerang sampai Cakung kemudian dibungkus ulang di gudang dengan branding MinyaKita. Produk itu kemudian dijual di pasaran.

“Saat ini sudah enam orang diperiksa sebagai saksi dan satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka atas inisial TRM,” jelasnya. (*)

Artikel Tak hanya Takaran Kurang, Polri Temukan MinyaKita Palsu pertama kali tampil pada News.

Pelni Pastikan Tak Ada Kenaikan Harga untuk Mudik Lebaran, Ini Harga Tiket KM Kelud dari Batam

0
Kapal Pelni saat bersandar di Pelabuha Bintang 99 Batuampar, Minggu (8/12). Menjelang mudik Lebaran penumpang kapal biasanya mengalami peningkatan. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) memastikan tidak ada kenaikan harga tiket KM Kelud menjelang mudik Lebaran tahun ini. Tarif tiket kapal tetap stabil untuk berbagai rute pelayaran dari Batam menuju Belawan, Tanjung Priok, dan Balai Karimun.

Kepala Cabang Pelni Batam, Edwin Kurniansyah, mengatakan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin pulang kampung saat Lebaran tanpa terbebani lonjakan harga tiket.

“Tidak ada kenaikan harga tiket KM Kelud. Tarif tetap mengacu pada harga yang sudah ditetapkan sebelumnya,” kata Edwin, Senin (10/3).

Baca Juga: Rempang Eco City Tak Lagi Berstatus PSN, Aktivis Batam Desak Penghentian Proyek

harga tiket KM Kelud dibagi berdasarkan kelas. Untuk rute Batam–Belawan, harga tiket Kelas 1A Dewasa sebesar Rp 683 ribu dan bayi Rp 73 ribu, Kelas 1B Dewasa Rp 559 ribu dan bayi Rp 61 ribu, Kelas 2A Dewasa Rp 384 ribu dan bayi Rp 43 ribu, Kelas 2B Dewasa Rp 355 ribu dan bayi Rp 40 ribu, serta Kelas Ekonomi Dewasa Rp 220 ribu dan bayi Rp 27 ribu.

Sementara itu, untuk tujuan Batam–Tanjung Priok, tiket Kelas 1A Dewasa dibanderol Rp 994 ribu dan bayi Rp 104 ribu, Kelas 1B Dewasa Rp 813 ribu dan bayi Rp 86 ribu, Kelas 2A Dewasa Rp 556 ribu dan bayi Rp 60 ribu, Kelas 2B Dewasa Rp 513 ribu dan bayi Rp 56 ribu, serta Kelas Ekonomi Dewasa Rp 513 ribu dan bayi Rp 37 ribu.

Adapun tarif tiket untuk rute Batam–Balai Karimun, harga tiket Kelas 1A Dewasa Rp 138 ribu dan bayi Rp 19 ribu, Kelas 1B Dewasa Rp 115 ribu dan bayi Rp 16 ribu, Kelas 2A Dewasa Rp 83 ribu dan bayi Rp 13 ribu, Kelas 2B Dewasa Rp 78 ribu dan bayi Rp 13 ribu, serta Kelas Ekonomi Dewasa Rp 49 ribu dan bayi Rp 10 ribu.

Keputusan Pelni untuk tidak menaikkan tarif disambut baik oleh calon pemudik. Husein, salah satu penumpang KM Kelud dari Tanjung Priok, mengatakan bahwa harga tiket kapal lebih terjangkau dibandingkan moda transportasi lainnya.

Baca Juga: Zest Harbour Bay Hadirkan Ramadan Iftar Buffet, Tersedia 70 Jenis Menu

“Tiket KM Kelud dari dulu sampai sekarang tetap sama. Itu yang membuat saya selalu memilih kapal laut untuk mudik,” ujarnya.

Sementara itu, Remon, warga Batam yang akan berangkat ke Belawan, mengaku lebih nyaman menggunakan kapal laut karena selain lebih murah, jadwal keberangkatannya juga rutin setiap pekan.

“Saya mudik ke Medan sebulan sekali dan masih memilih kapal laut. Selain harganya lebih hemat, perjalanannya juga nyaman dan aman,” katanya.

Remon menambahkan, harga tiket kapal Pelni lebih stabil dibandingkan tiket pesawat yang sering berubah tergantung hari dan musim.

“Kalau tiket kapal ini tetap sama, mau hari biasa atau hari besar seperti Lebaran, harganya tidak naik,” tutupnya.(*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Pelni Pastikan Tak Ada Kenaikan Harga untuk Mudik Lebaran, Ini Harga Tiket KM Kelud dari Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Dean James, Joey Pelupessy, dan Emil Audero Mulyadi Sah Jadi WNI

0
Tiga pemain keturunan Dean James, Joey Pelupessy, dan Emil Audero Mulyadi resmi menyelesaikan proses naturalisasi dan kini sudah sah menjadi WNI. (Dok. Hendrianayadi)

batampos – Proses naturalisasi tiga pemain asal Eropa, Emil Audero Mulyadi, Dean James, dan Joey Pelupessy akhirnya tuntas. Ketiganya telah sah menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) setelah melakukan pengambilan sumpah kewarganegaraan RI, Senin (10/3) malam WIB.

Prosesi pengambilan sumpah janji setia warga negara yang dijalani Emil Audero Mulyadi, Dean James, dan Joey Pelupessy berlangsung di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Roma, Italia. Mereka disumpah oleh Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) Kementerian Hukum.

Pelaksanaan kegiatan sakral tersebut terungkap setelah foto-foto ketiganya tersebar di media sosial. Terlihat jelas Emil Audero Mulyadi, Dean James, dan Joey Pelupessy tampak gagah mengenakan jas hitam dengan kemeja putih.

Emil Audero Mulyadi, Dean James, dan Joey Pelupessy pun kini resmi jadi WNI dan langsung segera mendapatkan kartu tanda penduduk (KTP). Alur dan proses naturalisasi yang dijalani ketiganya oleh pemerintah Indonesia pun telah berakhir.

Tuntasnya proses naturalisasi ketiganya terbilang sangat cepat. Sebab mereka hanya butuh waktu kurang lebih dua pekan.

Sebagaimana diketahui, Emil Audero Mulyadi, Dean James, dan Joey Pelupessy baru diumumkan oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir untuk dinaturalisasi pada 22 Februari lalu.

PSSI kemudian mulai memprosesnya dan langsung diajukan ke pemerintah. Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) lalu menerima berkas pengajuan tersebut pada 25 Februari.

Proses naturalisasi Emil Audero Mulyadi, Dean James, dan Joey Pelupessy pun langsung dikerjakan dan dipercepat. Seminggu berselang berkasnya langsung sampai ke DPR RI dan disetujui oleh Komisi X dan XIII lewat rapat kerja yang berlangsung pada Rabu (5/3).

Sehari berselang, DPR RI memberikan persetujuan atas permohonan dan pengajuan kewarganegaraan ketiganya dalam Rapat Paripurna sehari kemudian. Pemerintah pun langsung menerbitkan surat Keputusan Presiden (Keppres) pada 9 Maret dan per hari ini resmi disumpah WNI.

Meski sudah sah menjadi WNI, Emil Audero Mulyadi, Dean James, dan Joey Pelupessy tak bisa langsung memperkuat Timnas Indonesia. Lantas kapan ketiganya sudah eligible dan sah jadi penggawa Garuda?

Emil Audero Mulyadi, Dean James, dan Joey Pelupessy baru bisa memperkuat Timnas Indonesia jika PSSI berhasil menyelesaikan proses terakhir dari peralihan status mereka. Yakni perpindahan federasi.

PSSI setelah ini langsung bergerak cepat untuk mengajukan perpindahan federasi Emil Audero dari Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), serta Dean James dan Joey Pelupessy dari Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB).

Proses perpindahan federasi ini bisa dibilang tak menentu. Namun, PSSI menargetkan agar langkah terakhir itu bisa rampung sebelum 13 Maret 2025. Sebab, pendaftaran terakhir skuad untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia periode Maret adalah Kamis (13/3).

Artinya, Emil Audero Mulyadi, Dean James, dan Joey Pelupessy akan benar-benar sah menjadi anggota Timnas Indonesia pada 13 Maret 2025. Nama ketiganya pun telah disiapkan oleh PSSI untuk masuk dalam skuad Garuda melawan Australia dan Bahrain.

Sesuai jadwal, Timnas Indonesia akan kembali berjuang di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada bulan ini. Tepatnya pada 20 Maret 2025 dengan menantang Australia di Sydney terlebih dahulu.

Setelah itu, Garuda bakal kembali ke Indonesia untuk melakoni laga kedua bulan ini dengan menjamu Bahrain. Pertandingan tersebut rencananya berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta pada 25 Maret 2025. (*)

Artikel Dean James, Joey Pelupessy, dan Emil Audero Mulyadi Sah Jadi WNI pertama kali tampil pada Olahraga.

Atasi Masalah Keuangan Daerah, Bupati Aneng Lebih Aktif Bergerilya ke Pusat

0
Bupati Anambas, Aneng. f.ihsan

batampos– Bupati Anambas, Aneng menegaskan dirinya telah melakukan pembagian tugas dengan Wakil Bupati, Raja Bayu dalam menjalankan roda pemerintahan.

Dalam pembagian tugas ini Aneng akan lebih banyak diluar daerah ketimbang berada si Anambas.

“Saya diluar untuk menjadi anggaran di Pusat yang bisa dibawa ke Anambas,” ujar Aneng, Senin, (10/3).

Langkah ini menurutnya lebih optimal mengingat Anambas sedang memiliki warisan masalah pada keuangan daerah dari Bupati sebelumnya, Abdul Haris.

BACA JUGA: Silaturahmi ke DPRD, Bupati Aneng Ajak Perkuat Sinergitas Agar Program Kerja Dapat Berjalan Optimal

“Pelan-pelan kita atasi masalah defisit anggaran ini. Saya sudah tegaskan ke pegawai kalau untuk tahun ini kita ikat pinggang dulu, mengingat anggaran defisit. Baru tahun depan kita lepas ikat pinggang. Tahan-tahan dulu,” kata Aneng.

Sementara itu untuk mengontrol jalannya pemerintahan ia memberikan kewenangan lebih kepada Raja Bayu selaku Wakil Bupati.

“Segala urusan di dalam (Pemkab Anambas) di handle pak Bayu. Kita kerjasama untuk kas Anambas biar sembuh, kalau kas cukup tentu program yang telah disusun bisa terlaksana,” tutur politisi Demokrat ini.

Meski lebih banyak diluar, ia mengingatkan kepada pegawai agar patuh pada perintahnya karena saat ini di Pemkab Anambas tidak ada dua matahari kembar.

“Saya tidak ingin di Anambas ini ada dua matahari, siapa yang menciptakan suasana itu maka tanggung lah akibatnya,” tegas Aneng. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Artikel Atasi Masalah Keuangan Daerah, Bupati Aneng Lebih Aktif Bergerilya ke Pusat pertama kali tampil pada Kepri.

Harta Kekayaan Ridwan Kamil Puluhan Miliar, Punya Utang Rp 3,3 Miliar

0
Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumah mantan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil, pada Senin (10/3). Penggeledahan itu berkaitan kasus dugaan korupsi dana iklan pada salah satu bank BUMD.

Wakil Ketua Fitroh Rohcahyanti membenarkan adanya penggeledahan di rumah Ridwan Kamil. Penggeledahan itu dilakukan tim penyidik KPK, pada salah satu rumah Ridwan Kamil yang berlokasi di Bandung, Jawa Barat.

“Iya benar,” ucap Fitroh dikonfirmasi, Senin (10/3).

Ridwan Kamil sendiri memastikan pihaknya kooperatif atas penggeledahan KPK tersebut. Menurutnya, KPK membawa surat tugas secara resmi dalam upaya paksa penggeledahan itu.

“Tim KPK sudah menunjukan surat tugas resmi, dan kami selaku warga negara yang baik sangat kooperatif dan sepenuhnya mendukung/ membantu tim KPK secara profesional,” ucap Ridwan Kamil.

Lebih lanjut, mantan Wali Kota Bandung ini menyerahkan sepenuhnya kepada KPK terkait penggeledahan tersebut.

“Hal-hal terkait lainnya kami tidak bisa mendahului tim KPK dalam memberikan keterangan, silahkan insan pers bertanya langsung kepada tim KPK,” tegasnya.

Adapun, Ridwan Kamil sebelumnya sempat dicalonkan sebagai Gubernur DKI Jakarta oleh Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus. Pria yang karib disapa Kang Emil itu memiliki total harta kekayaan senilai Rp 22.757.418.269 atau Rp 22,7 miliar.

Hal itu tertuang dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang terakhir dilaporkan saat masih menjabat Gubernur Jabar, pada 29 Februari 2024.

Ridwan Kamil tercatat memiliki harta berupa tanah dan bangunan sebanyak 21 bidang yang tersebar di Bandung Barat, Bandung, Gianyar, dan Jakarta Selatan. Harta kekayaan tidak bergerak milik suami dari Atalia Praratya itu berjumlah Rp 17.857.551.000.

Selain itu, Ridwan Kamil juga tercatat memiliki tujuh alat transportasi di antaranya Hyundai Santafe Jeep 2017, mobil Wuling CVT listrik 2022, motor Royal Enfield Classic 500 2017, motor Honda Beat 2018, motor Kawasaki W175 2019, motor Honda CBR 2019, dan motor Vespa Matic 2022. Jumlah harta bergerak milik Ridwan Kamil senilai Rp 771.900.000.

Kang Emil juga tercatat memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 467.123.000, surat berharga Rp 880.000.000, kas dan setara kas Rp 5.932.016.760, serta harta lainnya Rp 157.065.509.

Namun, Ridwan Kamil memiliki utang sebanyak Rp 3.308.238.000. Sehingga total harta seluruhnya mencapai Rp 22.757.418.269. (*)

Artikel Harta Kekayaan Ridwan Kamil Puluhan Miliar, Punya Utang Rp 3,3 Miliar pertama kali tampil pada News.

Pengangkatan CPNS dan PPPK Ditunda, Gubernur Ansar: Hak Mereka Tetap Terjamin

0
Ilustrasi. Peserta saat mengikuti ujian seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kota Batam di Hotel Golden View, Bengkong, Jumat (17/11) lalu. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Pemerintah menunda jadwal pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2024. Keputusan ini berdampak pada pengangkatan CPNS yang diundur menjadi 1 Oktober 2025 dan PPPK baru akan diangkat pada 1 Maret 2026.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, mengatakan hak para calon aparatur sipil negara tetap terjamin meskipun ada penundaan jadwal pengangkatan. Menurutnya, semua yang telah lolos seleksi tetap akan diangkat sesuai ketentuan yang berlaku.

“Hak mereka tetap terjamin. Hak untuk diangkat sebagai ASN tidak akan hilang. Semua yang sudah lolos seleksi akan tetap diangkat, hanya saja jadwalnya ditunda,” katanya, Minggu (9/3).

Ia meminta para calon ASN dan PPPK agar tetap tenang dan tidak khawatir dengan penundaan ini. Pemerintah hanya menunda pengangkatan, bukan membatalkan.

Baca Juga: Banyak yang Minta Izin Poligami ke Pengadilan, Tiga yang Dikabulkan

“Tidak usah khawatir. Pemerintah hanya menunda, bukan membatalkan. Jadi harap bersabar,” katanya.

Bagi PPPK yang sudah bertugas di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri, kontrak mereka tetap berjalan sesuai kesepakatan. Sementara itu, bagi PPPK yang bertugas di tingkat kabupaten/kota, kontrak yang sudah habis dapat diperpanjang hingga awal tahun mendatang.

Ansar juga menekankan bahwa mayoritas PPPK sudah bekerja di pemerintahan, sehingga status mereka tetap sebagai pegawai. Dengan demikian, mereka tetap berhak menerima gaji selama masa penundaan ini.

“Semua pegawai honorer pemerintah dipastikan tetap menerima gaji. Jadi tidak ada istilah digantung,” ujar dia.

Namun ia mengingatkan, bagi mereka yang masa kerjanya kurang dari dua tahun sejak Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (UU ASN) diberlakukan, kemungkinan akan dirumahkan sementara.

“Semua aturan harus dijalankan sesuai ketentuan yang berlaku. Oleh karena itu, CASN dan calon PPPK tidak perlu khawatir,” katanya.

Baca Juga: Banyak yang Minta Izin Poligami ke Pengadilan, Tiga yang Dikabulkan

Sementara itu, Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) serta pemerintah pusat terkait keputusan penundaan ini.

“Kami sudah berkoordinasi dengan BKD dan pemerintah pusat perihal penundaan ini,” katanya.

Ia juga mengimbau agar para PPPK dan ASN tetap menjalankan tugas mereka seperti biasa dan memaksimalkan kinerja mereka sesuai dengan instruksi yang telah diberikan.

“Kami harap PPPK dan ASN bekerja seperti biasa. Maksimalkan pekerjaan yang sudah diperintahkan,” katanya. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Pengangkatan CPNS dan PPPK Ditunda, Gubernur Ansar: Hak Mereka Tetap Terjamin pertama kali tampil pada Metropolis.