Banjir menggenang jalan di Perumahan Alamanda, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara pada Minggu (9/3/2025). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.
batampos– Akses jalan Pwrmaisuri menuju Pasar Baru ditutup sementara karena banjir yang menggenang jalan di Perumahan Alamanda, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara pada Minggu (9/3/2025).
Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa akses jalan yang melewati Perumahan Alamanda ditutup sementara dengan kayu yang disanggah drum dan motor warga.
Akibatnya, pengendara yang ingin menuju ke Pasar Baru dari jalan Permaisuri terpaksa memutar untuk menghindari genangan banjir di Perumahan Alamanda.
Seorang pengendara sepeda motor, Noor yang hendak ke Kampung Kamboja melalui jalan di Perumahan Alamanda, terpaksa memutar balik karena genangan banjir.
“Saya mau ke Kampung Kamboja lewat Pasar Baru tapi tidak bisa karena banjir di Perumahan Alamanda, jadi saya mau putar balik lewat jalan lain,” ujar Noor.
Namun, pengendara sepeda motor lain terlihat menerobos genangan banjir di Perumahan Alamanda.
Pengendara itu terlihat menuntun motornya dari arah Pasar Baru menuju ke jalan Permaisuri.
Banjir juga terpantau di daerah Pasar Baru, Tanjunguban. Beberapa kios di pinggir jalan terlihat tergenang banjir. (*)
Proses Evakuasi yang dilakukan oleh BPBD dan Damkar Kabupaten Lingga terhadapt tujuh pemuda yang terjebak di seberang sungai saat melakukan kemah di Lubuk Mas Daik Lingga, Minggu (9/8). F. BPBD Lingga/BATAM POS
batampos– Hujan deras beberapa hari ini melanda kabupaten Lingga. Akibat dari hujan deras ini, salah satu sungai Lubuk Mas yang berada di Daik, Kecamatan Daik, Kabupaten Lingga, mengalami peningkatan volume air dan arus yang deras. Tujuh orang pemuda yang tengah melakukan kemah di sekitar kawasan sungai tersebut akhirnya terjebak di seberang sungai dan tidak bisa kembali. Peristiwa ini terjadi pada Minggu dini hari (9/3).
Saat sedang hujan, ketujuh Pemuda ini sedang berada di seberang sungai. Dengan curah hujan yang tinggi, volume air sungaipun mulai meninggi yang mengakibatkan aliran arus semakin deras. Mengetahui kondisi mereka saat ini sedang tidak baik, mereka segera menghubungi petugas Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Damkar Kabupaten Lingga untuk mendapatkan pertolongan.
Ketika mendapatkan panggilan pertolongan dari pemuda tersebut, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Lingga, langsung turun menuju lokasi untuk memberikan pertolongan dan melakukan evakuasi.
Kepala BPBD Lingga, Oktanius Wirsal saat dikonfirmasi mengatakan dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. Ketujuh Pemuda yang terjebak saat melakukan kemah semuanya berhasil diselamatkan.
“Alhamdulillah, ketujuh Pemuda yang terjebak seluruhnya dapat diselamatkan dan tidak ada korban jiwa,” ungkap Kepala BPBD Lingga, Oktanius Wirsal, saat dikonfirmasi pada Minggu (9/3).
Okta menerangkan, bahwa proses evakuasi dimulai pada pukul 01.30 hingga 04.14 WIB di pinggiran Lubuk Mas. Pihaknya mengalami kesulitan, karena cuaca semakin buruk disertai angin kencang, yang membuat air sungai semakin naik dan arus semakin kuat.
“Dalam melakukan evakuasi kami mengalami sedikit kesulitan yang diakibatkan cuaca yang semakin memburuk dan disertai angin kencang. Saat itu, ketujuh korban dalam kondisi kedinginan karena sejak sore sudah terkena hujan,” ujarnya.
Okta menambahkan, walaupun sempat mengalami kesulitan dalam proses evakuasi, petugas BPBD dan Damkar Kabupaten Lingga akhirnya berhasil menyelamatkan tujuh pemuda yang terjebak di seberang sungai Lubuk Mas dan sudah dipulangkan ke rumah masing-masing.
“Walaupun kami sempat mengalami kesulitan, kami bersyukur ketujuh permudah yang terjebak di seberang sungai Lubuk Mas berhasil kami selamatkan dan semuanya sudah dipulangkan ke rumah masing-masing dengan keadaan selamat,” tambahnya.
Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat kabupaten Lingga untuk terus waspada terhadap perubahan cuaca yang terjadi di Kabupaten Lingga. Jika ingin melakukan aktivitas di luar yang memiliki potensi bencana alam untuk dapat memberikan informasi kepada instansi terkait agar kejadian serupa tidak terulang kembali. (*)
Berbagai makana khas Melayu ditawarkan oleh pedagang di pasar Ramadhan Tanjung Uma, Jumat (7/3). F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Menjelang waktu berbuka puasa, masyarakat Batam ramai mengunjungi bazar Ramadan sembari ngabuburit di berbagai lokasi. Hampir seluruh bazar Ramadan penuh dengan beragam takjilan yang sebagiannya kue-kue tradisional.
Diantaranya, Bingka bakar, kue khas Melayu dengan tekstur lembut meski dipanggang, juga menjadi salah satu jajanan yang banyak diminati.
Putu piring dibuat terutama dari tepung beras yang ditumbuk halus atau tepung ketan, dan berisi isian kacang tanah atau gula jawa yang dicampur dengan kelapa parut. Metode persiapan yang umum dilakukan adalah mengukus tepung dan isian secara cepat.
Tak ketinggalan, kue cucur turut meramaikan jajanan di bazar. Kue yang dibuat dari tepung beras dan gula merah ini memiliki rasa manis legit dan tekstur berserat yang unik.
kue talam. Kue ini memiliki rasa manis dan gurih yang berasal dari perpaduan santan dan gula. Biasanya, kue talam dipotong kecil-kecil.
Lemang, jajanan yang terbuat dari beras ketan dan dimasak dalam bambu, j juga banyak dicari oleh masyarakat. Teksturnya yang kenyal dan aroma khasnya menjadikannya pilihan tepat untuk berbuka puasa.
Hampir beberapa jenis perkuean tradisional itu dapat dijumpai di beberapa Bazar Ramadan. Seperti Pasar Ramadan Tanjung Uma, Lubukbaja. Dengan beragamnya pilihan kue tradisional di bazar Ramadan Tanjung Uma, masyarakat Batam dapat menikmati kekayaan kuliner lokal saat berbuka puasa.
“Saya suka pasar Ramadan Tanjung Uma karena memang banyak jajanan tradisionalnya,” ujar Meri salah satu warga yang berkunjung.
Tak hanya bazar Tanjunguma, di Bazar Ramadan Mitra Raya, masyarakat juga bajyak berburu takjilan. Begitu juga bazar Ramadan di kawasan Nagoya, Bengkong, Tiban ,Tanjunriau Batuaji, Botania, Nongsa dan lainya. (*)
Pedagang menjual cabai di Pasar Sungai Harapan. F.Rengga Yuliandra
batampos – Menjelang Lebaran, harga sejumlah bahan pokok di Batam mengalami kenaikan signifikan. Daging sapi, cabai, dan bawang merah menjadi komoditas yang harganya terus merangkak naik, membebani masyarakat yang tengah bersiap menyambut hari raya.
Riko, pedagang daging sapi di Batam, mengungkapkan bahwa harga daging sapi kini naik dari Rp 90 ribu menjadi Rp 100 ribu per kilogram. Ia menduga kenaikan harga ini terjadi karena biaya modal dari perusahaan penyalur juga meningkat.
“Kenaikan ini cukup berdampak. Pembeli jadi mengurangi jumlah belanjaan atau bahkan beralih ke pilihan lain seperti ayam atau ikan,” katanya, Minggu (9/3).
Menurut Riko, kenaikan harga santan yang juga terjadi saat ini turut mempengaruhi penjualan daging sapi.
“Banyak masakan Lebaran yang menggunakan kombinasi daging dan santan, seperti rendang atau gulai. Kalau keduanya mahal, orang jadi enggan beli,” ujarnya.
Selain daging, harga cabai juga mengalami lonjakan signifikan. Winda, pedagang di Pasar Sungai Harapan, mengatakan harga cabai merah Mataram kini berada di angka Rp 70 ribu per kilogram, sedangkan cabai merah Aceh Rp 60 ribu per kilogram.
“Cabai setan juga masih mahal, walaupun turun sedikit dari Rp98 ribu, sekarang masih di atas Rp90 ribu per kilogram,” kata Winda.
Ia mengaku penjualannya sedikit menurun karena pembeli mulai lebih selektif dalam membeli cabai.
“Orang sekarang beli secukupnya saja buat berbuka dan sahur. Masaknya sedikit-sedikit supaya tidak boros,” katanya.
Selain daging dan cabai, bawang merah juga mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan. Winda menyebut harga bawang merah yang sebelumnya Rp28 ribu kini naik menjadi Rp38 ribu hingga Rp40 ribu per kilogram.
“Kenaikan ini karena stok dari daerah penghasil berkurang, sementara permintaan meningkat menjelang Lebaran,” ujarnya.
Ia mengatakan bahwa bawang merah merupakan salah satu bahan pokok yang selalu dibutuhkan, sehingga meskipun harganya naik, masyarakat tetap membelinya meskipun dalam jumlah yang lebih sedikit.
“Kalau bawang tetap dibeli, tapi tidak sebanyak biasanya. Orang sekarang beli lebih irit,” katanya.
Indrawati, seorang pembeli yang juga pedagang makanan, berharap pemerintah segera mengambil langkah untuk mengendalikan harga bahan pokok.
“Kami penjual kecil jadi terkena dampaknya. Modal bertambah, tapi kami tidak bisa serta-merta menaikkan harga jual, nanti pelanggan kabur,” katanya. (*)
batampos – Akses jalan masuk ke permukiman masyarakat Marina, Kelurahan Tanjungriau, Kecamatan Sekupang yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota Batam semakin mengalami kerusakan parah. Jalan yang sejak awal belum diaspal atau disemenisasi kini makin becek dan berlumpur, terutama saat hujan. Kondisi ini dikeluhkan warga karena sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.
Warga setempat berharap ada penanganan segera agar akses jalan ini bisa lebih layak dan nyaman dilalui. Indra, salah seorang warga Marina, mengatakan bahwa sejak awal permukiman ini berdiri, jalan tersebut memang belum pernah tersentuh aspal atau semenisasi. “Setiap tahun kami usulkan dalam musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang), tetapi hingga kini belum ada perkembangan berarti,” ujarnya.
Keluhan yang sama disampaikan Susanti, warga Perumahan Glory Raflesia. Ia menuturkan bahwa jalan tersebut merupakan satu-satunya akses keluar-masuk permukiman mereka. “Kalau hujan seperti ini, beginilah kondisinya. Kami tidak bisa menghindari karena ini satu-satunya jalan keluar dari perumahan,” katanya.
Warga sudah lama mengeluhkan kondisi jalan ini. Berbagai upaya telah dilakukan agar pemerintah segera mengambil tindakan, termasuk aksi protes simbolis seperti menanam pohon pisang di tengah jalan yang rusak. Namun, hingga kini belum ada tindakan nyata dari pihak berwenang.
Ardian, warga Perumahan Renggali Marina, menyatakan bahwa masyarakat sudah lelah menunggu janji-janji perbaikan yang tak kunjung terealisasi. Menurutnya, jalan yang rusak ini bukan hanya merugikan warga dari segi kenyamanan, tetapi juga membahayakan pengendara, terutama saat hujan deras yang menyebabkan genangan air dan lumpur tebal.
Menanggapi keluhan tersebut, Lurah Tanjungriau, Syamsuddin, mengatakan bahwa pihaknya telah mengajukan perbaikan jalan melalui anggaran Program Strategis Pembangunan Kelurahan (PSPK). Namun, hingga kini usulan tersebut belum mendapat persetujuan anggaran yang memadai dari pihak terkait.
Selain itu, Syamsuddin juga meminta pihak pengembang perumahan di sekitar kawasan tersebut untuk turut berperan dalam perbaikan infrastruktur. “Kami berharap semua pihak, termasuk pengembang, dapat membantu menyelesaikan persoalan ini. Karena jika hanya mengandalkan anggaran kelurahan, tentu tidak cukup,” katanya.
Sementara itu, warga juga berharap Pemerintah Kota Batam bisa memberikan perhatian lebih serius terhadap kondisi jalan ini. Mereka menilai, sebagai bagian dari fasilitas umum, akses jalan permukiman harus menjadi prioritas perbaikan demi kenyamanan dan keselamatan warga.
Beberapa warga bahkan mengancam akan melakukan aksi lebih besar jika tidak ada tindakan konkret dalam waktu dekat. Mereka merasa bahwa hak dasar sebagai warga untuk mendapatkan infrastruktur yang layak seharusnya tidak diabaikan oleh pemerintah.
Masyarakat berharap dalam waktu dekat ada solusi nyata untuk perbaikan jalan ini. Mereka menunggu realisasi janji pemerintah agar kondisi jalan tidak semakin memburuk dan aktivitas warga dapat kembali berjalan dengan lancar tanpa hambatan. (*)
Walikota Batam sekaligus Kepala BP Batam Amsakar Achmad.
batampos – Ribuan masyarakat Batam tumpah ruah menghadiri undangan buka puasa bersama di kediaman Amsakar Achmad, Walikota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Perumahaan KDA Batamkota, Sabtu (8/3). Dalam agenda itu, Amsakar juga menyerahkan santunan kepada 100 anak yatim di Batam.
Walikota Batam, Amsakar Achmad mengucapkan terimakasih masyarakat, termasuk Forkopimda yang hadir. Di mana buka puasa itu tak hanya dihadiri Forkopimda namun juga Gubernur Kepri Ansar dan Wakilnya, Serta Li Claudia, Wakil Wakil Walikota Batam.
“Saya mengucapkan terimakakasih atas kehadiran semua. Sungguh sangat membesarkan hati kami, banyak yang hadir. Mohon maaf jika dalam pelayanan dan jamuan yang kurang, karena jumlah yang hadir diluar prediksi kami,” ujar Amsakar di sela kegiatan buka puasa bersama.
Menurut dia, momen pertemuan bersama masyawakat Batam adalah pelepas rasa rindu. Di mana ia bersama Wakil Walikota Batam Li Claudia baru usai mengikuti pelantikan dan kegiatan Retreat di Magelang.
“Ini merupakan momen silaturahmi kepada masyarakat Batam. Hari inilah kami melepas rindu kepada masyarakat, karena sebelumnya kami lama di Jakarta mulai dari persiapan pelantikan hingga retreat di Magelang,” ungkap Amsakar.
Ia juga berharap, masyarakat kota Batam dan seluruh pihak bisa terus mendukung Kota Batam. Sehingga bisa menjadikan Batam sebagai kota lebih maju.
“Mohon dukungan semuanya, karena kami mempunyai banyak keterbatasan. Jika semua mendukung kami, tentu semua akan dilewati dengan mudah,” kata dia.
Dalam kesempatan itu, Amsakar juga menyerahkan santunan kepada 1000 anak yatim piatu di Batam. Ia berharap santunan tersebut dapat bermanfaat bagi anak-anak yang menerima, terutama dalam momen Bulan Suci Ramadan.
“Santunan ini bentuk kepedulian pemerintah terhadap anak-anak yang membutuhkan, sekaligus wujud syukur atas berkah di bulan Ramadhan,” sebutnya.
Sementara Gubernur Kepri Ansar Achmad berharap buka bersama tersebut, bisa terus mempererat silaturahmi yang telah terjalin. (*)
AKtivitas pelabuhan Batu Ampar di Batam (istimewa)
batampos – Pergerakan kargo melalui angkutan udara dan laut di Kota Batam pada Januari 2025 menunjukkan tren yang beragam. Data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam mengungkapkan adanya penurunan pada aktivitas bongkar muat domestik, sementara sektor internasional mengalami peningkatan.
Kepala BPS Batam, Eko Aprianto, menjelaskan bahwa jumlah kargo yang dibongkar melalui angkutan udara domestik pada Januari 2025 tercatat sebanyak 2.565,30 ton. Angka ini mengalami penurunan sebesar 8,60 persen dibandingkan Desember 2024. Meski demikian, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, terjadi kenaikan 26,17 persen dari 2.033,19 ton.
Sementara itu, jumlah kargo yang dimuat melalui angkutan udara domestik juga mengalami penurunan 11,61 persen, dari 673,76 ton pada Desember 2024 menjadi 595,55 ton pada Januari 2025. Jika dibandingkan dengan Januari 2024, angka ini mengalami sedikit penurunan sebesar 2,41 persen.
Di sektor angkutan udara internasional, jumlah kargo yang dimuat mengalami peningkatan sebesar 7,38 persen dibandingkan Desember 2024, dengan total 1,05 ton. Namun, jumlah kargo yang dibongkar justru mengalami penurunan 12,99 persen, dari 7,54 ton pada Desember 2024 menjadi 6,56 ton di Januari 2025.
Pergerakan barang melalui angkutan laut domestik juga mengalami penurunan yang cukup signifikan. Pada Januari 2025, jumlah barang yang dibongkar melalui angkutan laut domestik tercatat 744.393 ton, turun 16,21 persen dibandingkan Desember 2024 yang mencapai 888.440 ton.
“Jika dibandingkan dengan Januari 2024, terjadi penurunan sebesar 8,66 persen dari 814.951 ton, tambah Eko.
Jumlah barang yang dimuat melalui angkutan laut domestik juga mengalami penurunan tajam. Pada Januari 2025, tercatat 219.286 ton, turun 32,48 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 324.782 ton. Jika dibandingkan dengan Januari 2024, terjadi penurunan 25,81 persen dari 295.575 ton.
Sebaliknya, aktivitas bongkar muat barang di sektor angkutan laut internasional mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Jumlah bongkar barang mencapai 343.622 ton, naik 33,02 persen dibandingkan Desember 2024 yang tercatat 258.317 ton. Jika dibandingkan dengan Januari 2024, jumlah bongkar barang juga mengalami kenaikan sebesar 8,69 persen dari 316.149 ton.
Sementara itu, jumlah muat barang angkutan laut internasional pada Januari 2025 tercatat 302.798 ton, meningkat 45,07 persen dibandingkan Desember 2024 yang mencapai 208.724 ton. Namun, jika dibandingkan dengan Januari 2024, jumlah muat barang mengalami penurunan 8,46 persen dari 330.793 ton.
Menurut Eko Aprianto, penurunan aktivitas bongkar muat domestik ini dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti pola konsumsi masyarakat yang biasanya melambat di awal tahun serta perubahan kebijakan perdagangan dalam negeri. Sementara itu, peningkatan pada sektor angkutan laut internasional menunjukkan adanya peningkatan aktivitas perdagangan global melalui Batam.
“Tren ini masih perlu diamati lebih lanjut dalam beberapa bulan ke depan. Jika aktivitas perdagangan internasional terus meningkat, Batam berpotensi menjadi pusat logistik yang semakin strategis,” ujar Eko. (*)
Ilustrasi Minyakita di pasaran. (Dok. JawaPos.com)
batampos – Tim Satgas Pangan Polri menemukan minyak goreng merek Minyakita yang tidak sesuai takaran. Minyakita yang tidak sesuai takaran itu merupakan produksi tiga perusahaan swasta.
“Bahwa telah ditemukan minyak goreng merek MINYAKITA yang secara langsung dilakukan pengukuran, terhadap tiga merek MINYAKITA yang diproduksi oleh tiga produsen yang berbeda. Ukurannya tidak sesuai dengan yang tercantum didalam label kemasan (hasil pengukuran sementara dalam label tercantum 1 liter ternyata hanya berisikan 700-900 ml),” kata Kasatgas Pangan Polri Brigjen Helfi Assegaf kepada wartawan, Minggu (9/3).
Temuan itu didapatkan setelah Satgas Pangan Polri melakukan pengukuran terhadap Minyakita yang tercantum label 1 liter, tetapi tidak sesuai ukuran.
Helfi Assegaf menjelaskan, ketiga perusahaan yang memproduksi minyak goreng merek Minyakita itu diduga tidak sesuai dengan label pada kemasan.
Mereka di antaranya PT Artha Eka Global Asia di Depok, Koperasi Produsen UMKM Kelompok Terpadu Nusantara di Kudus. Kedua perusahaan ini memproduksi minyak goreng Minyakita dengan label 1 liter, tetapi isi dalam kemasan tidak sesuai label.
Sementara, PT Tunas Agro Indolestari di Tangerang memproduksi minyak goreng merek Minyakita kemasan pouch ukuran 2 liter. Hal serupa juga ditemukan bahwa isi dalam kemasan tidak sesuai dengan label.
Satgas Pangan Polri langsung melakukan tindakan atas temuan tersebut. Polri melakukan penyitaan barang bukti dan menindaklanjutinya melalui proses penyelidikan dan penyidikan.
“Atas temuan dugaan ketidaksesuaian antara label kemasan dan isi tersebut telah dilakukan langkah-langkah,” pungkasnya. (*)
Bazar Ramadhan yang digelar di Sentosa Perdana (SP) Plaza Mall Batam.
batampos – Bazar Ramadhan yang digelar di Sentosa Perdana (SP) Plaza Mall Batam semakin meriah dengan kehadiran Pegadaian. Sejak 1 Maret lalu, Pegadaian turut ambil bagian dalam acara ini melalui rangkaian Festival Ramadan Cemerlang yang akan berlangsung hingga 15 Maret mendatang. Kehadiran Pegadaian di bazar ini bertujuan untuk lebih mendekatkan diri dengan masyarakat dan pelaku UMKM, sekaligus memperkenalkan produk investasi emas serta memberikan edukasi tentang perencanaan keuangan.
Kepala Departemen Produk Gadai Area Batam, Yandri, menjelaskan bahwa Festival Ramadan Cemerlang di SP Plaza menghadirkan sekitar 100 tenan yang menyajikan berbagai pilihan menu berbuka puasa. Selain itu, Pegadaian membagikan 1.000 voucher kepada para pengunjung sebagai bentuk apresiasi atas antusiasme masyarakat yang datang ke bazar tersebut. “Melalui kegiatan ini, kami ingin lebih dekat dengan masyarakat, terutama di bulan penuh berkah ini. Selain mendukung UMKM, kami juga memberikan edukasi terkait investasi emas dan literasi keuangan,” ujar Yandri.
Selain bazar dan edukasi finansial, Pegadaian juga mengadakan berbagai seminar yang berkaitan dengan investasi dan perencanaan keuangan. Beberapa seminar yang diselenggarakan antara lain Mini Emas, seminar haji, dan seminar keuangan. Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pengelolaan keuangan yang lebih baik, Pegadaian menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam memberikan edukasi langsung di lokasi acara.
Tidak hanya fokus pada literasi keuangan, Festival Ramadan Cemerlang juga menghadirkan berbagai kegiatan hiburan. Beberapa di antaranya adalah fashion show serta lomba hadroh yang bertujuan untuk menambah semarak suasana Ramadhan. Sebagai bentuk kepedulian sosial, acara ini akan ditutup dengan kegiatan santunan bagi anak yatim yang tinggal di sekitar kawasan SP Plaza. Yandri berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi semua pihak yang terlibat.
Deputi Bisnis Area Batam, Fauzan Wahyu P, menambahkan bahwa Festival Ramadan Cemerlang tahun ini digelar serentak di 61 kota di Indonesia. Di Batam sendiri, selain di SP Plaza, Pegadaian juga mengadakan bazar emas di BCS Mall pada 5-9 Maret. “Kami melihat antusiasme masyarakat sangat tinggi terhadap kegiatan ini, terutama dalam berburu menu takjil dan mendapatkan edukasi tentang investasi emas,” ungkap Fauzan.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa festival ini telah menjadi agenda tahunan yang semakin berkembang. Sejak tahun 2024, festival ini dibuka untuk umum setelah sebelumnya hanya bersifat internal. Pegadaian berharap khususnya generasi muda atau Gen Z bisa lebih memahami pentingnya investasi emas sebagai pilihan finansial jangka panjang.
Menurut Fauzan, tren investasi emas terus meningkat di masyarakat. Pegadaian sendiri menargetkan penjualan 10 ton emas secara nasional melalui produk tabungan dan cicilan emas. Sementara itu, untuk area Batam, ditargetkan sekitar 200 kilogram produk cicilan emas dapat terealisasi tahun ini. “Untuk mencapai target ini, kami terus melakukan sosialisasi dan edukasi agar masyarakat semakin paham manfaat investasi emas,” pungkasnya.
Dengan berbagai kegiatan menarik yang dihadirkan dalam Festival Ramadan Cemerlang, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya literasi keuangan dan investasi. Pegadaian berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang bermanfaat serta memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ekonomi masyarakat, terutama dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya investasi emas. (*)
Kapal Pelni saat bersandar di Pelabuhan Bintang 99 Batuampar. F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – PT Pelni Cabang Batam memperkirakan lonjakan arus mudik Lebaran 1446 Hijriah akan terjadi pada 23-28 Maret 2025, khususnya pada rute Batam-Belawan, Sumatera Utara. Untuk mengantisipasi kepadatan, Pelni menambah satu kapal serta mengatur jadwal keberangkatan guna mengurai jumlah penumpang di setiap perjalanan.
Kepala PT Pelni Cabang Batam, Edwin Kurniansyah, mengatakan bahwa tren pemudik setiap tahun menunjukkan lonjakan signifikan pada pekan terakhir sebelum Lebaran.
“Kami memprediksi tanggal 23 Maret akan menjadi puncak arus mudik, karena banyak pemudik ingin tiba lebih awal di kampung halaman. Oleh karena itu, kami menambah satu kapal dan mengatur jadwal keberangkatan pada 23, 25, 28, dan 31 Maret,” ujarnya, Minggu (9/3).
Edwin menjelaskan bahwa Pelni Batam mendapatkan jadwal pelayaran pulang-pergi tujuan Belawan sebanyak empat kali pada periode 23-31 Maret 2025. Hal ini bertujuan untuk memecah kepadatan penumpang yang biasanya menumpuk pada tanggal tertentu.
“Kami ingin menghindari kondisi seperti angkutan Natal dan Tahun Baru kemarin, di mana puncak kepadatan terjadi di dua hari tertentu. Dengan tambahan kapal dan jadwal yang lebih terstruktur, diharapkan pemudik memiliki lebih banyak pilihan waktu keberangkatan,” katanya.
KM Kelud, yang menjadi andalan dalam angkutan laut Pelni, tetap akan melayani rute Batam-Belawan dan Batam-Tanjung Priok. Namun, Edwin menyebutkan bahwa tiket keberangkatan pada 23 Maret sudah menunjukkan angka pemesanan tertinggi. “Kami mengimbau masyarakat untuk mempertimbangkan keberangkatan di tanggal lain, seperti 25 atau 28 Maret, agar perjalanan lebih nyaman,” ujarnya.
Selain menambah kapal dan mengatur jadwal keberangkatan, Pelni Batam juga memperkuat sistem check-in online guna menghindari antrean panjang di pelabuhan. Layanan check-in online ini telah diterapkan sejak Desember 2024 dan dapat diakses melalui aplikasi Pelni Mobile.
“Check-in online bisa dilakukan mulai 12 jam hingga 30 menit sebelum keberangkatan. Ini sangat membantu dalam mengurangi antrean panjang di loket pelabuhan,” jelas Edwin.
Layanan check-in online ini berlaku untuk semua tiket Pelni, baik yang dibeli melalui aplikasi, ritel modern seperti Alfamart dan Indomaret, agen resmi, maupun platform Livin’ by Mandiri. “Penumpang cukup memasukkan kode booking tiket mereka ke dalam aplikasi Pelni Mobile untuk melakukan check-in,” tambahnya.
Dengan berbagai upaya ini, Pelni Batam berharap arus mudik Lebaran 2025 dapat berjalan lebih lancar, nyaman, dan tertib. “Masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan lebih awal dan memanfaatkan layanan online agar terhindar dari kepadatan di pelabuhan, ” pungkasnya. (*)