Kanit Reskrim Polsek Bengkong, Iptu Marihot Pakpahan bersama jajaran memberikan keterangan pengungkapan pelaku pencurian dengan kekerasan saat ekspos di Mapolsek Bengkong, Jumat (27/2). F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – AP, warga Tiban, Sekupang diamuk masa pada akhir pekan lalu di dekat Kantor Camat Bengkong. Pria 31 tahun ini ditangkap warga saat menjambret gelang emas pengendara wanita senilai Rp 5,3 juta.
AP dikejar warga setelah mendengar teriakan korban. Ia beraksi bersama rekannya berinisial SA dengan cara memepet sepeda motor korban.
Kanit Reskrim Polsek Bengkong, Iptu Marihot Pakpahan mengatakan penjmbretan tersebut berawal saat korban hendak ke pasar.
“Pelaku ini menjambret bersama rekannya yang berhasil kabur dari warga,” ujarnya.
Dalam aksinya, AP bertugas sebagai joki atau yang membawa motor, sedangkan rekannya SA sebagai joki atau membawa motor.
Selaon pelaku, polisi turut mengamankan barang bukti berupa motor Honda Sonic yang digunakan untuk menjambret.
“Gelang emas korban itu dibawa kabur oleh pelaku satunya. Kita sudah mengetahui identitasnya, saa ini masih dilakukan pengejaran,” katanya.
Dengan kejadian ini, Marihot mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak menggunakan barang yang mencolok saat berkendara.
“Pengakuan pelaku baru pertama kali. Karena saat berkendara dia melihat gelang emas korban,” ungkapnya.
Atas perbuatannya pelaku dijerat pasal 365 ayat (2) ke-2 KUHP tentang pencurian menggunakan kekerasan dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. (*)
Tokopedia dan ShopTokopedia terus berkomitmen untuk mendukung industri kopi di Indonesia melalui inisiatif #SatuDalamKopi.
batampos – Tokopedia dan ShopTokopedia, yang bisa ditemukan dalam aplikasi TikTok, terus menegaskan komitmennya untuk mendukung industri kopi di Indonesia dengan menggencarkan inisiatif #SatuDalamKopi. Pada kesempatan kali ini, Tokopedia dan ShopTokopedia berkolaborasi bersama Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat untuk mendukung kemajuan para UMKM dan petani kopi di Sukawangi, Sumedang, Jawa Barat.
Indonesia merupakan salah satu negara penghasil kopi terbesar di dunia, setelah Brazil dan Vietnam. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), dalam laporan Statistik Kopi Indonesia yang dirilis pada November 2024, total keseluruhan produksi kopi pada 2023 mencapai 758.730 ton yang didominasi hasil kopi dari perkebunan rakyat sebesar 755.420 ton. Jawa Barat adalah salah satu provinsi yang menyumbang produksi kopi mencapai 22.622 ton dan di tingkat lokal berdasarkan data BPS 2023, Kabupaten Sumedang berkontribusi mencapai 700 ton.
Director of Tokopedia and TikTok E-commerce, Vonny Susamto, mengatakan, “Sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan UMKM di Indonesia, Tokopedia dan ShopTokopedia terus mendukung digitalisasi industri kopi, termasuk dari sisi hulu, lewat #SatuDalamKopi. Kopi merupakan salah satu produk yang memiliki tren penjualan yang baik di Tokopedia dan ShopTokopedia. Melalui #SatuDalamKopi, kami ingin semakin banyak pelaku usaha dan petani kopi, termasuk yang berada di Sukawangi, Sumedang, Jawa Barat, bisa merasakan manfaat dari ekonomi digital. Melalui kolaborasi dengan Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat, kami berharap dukungan bagi para petani kopi, berupa pemberian mesin pengolahan biji kopi excelsa, bisa meningkatkan daya saing kopi excelsa, baik di pasar lokal maupun nasional.”
Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat, Gandjar Yudniarsa, menyampaikan, “Kopi merupakan salah satu komoditas unggulan perkebunan yang membanggakan bagi Provinsi Jawa Barat, salah satunya kopi excelsa yang mulai mendunia. Jenis kopi ini berhasil dibudidayakan para petani di Kabupaten Sumedang, dengan hasil kopi berkualitas untuk pasar nasional maupun internasional. Kami sangat mengapresiasi langkah Tokopedia dan ShopTokopedia dalam mendukung geliat industri kopi di Jawa Barat, mudah-mudahan akan berkembang terhadap komoditas lainnya yakni teh, kelapa, kakao dan aren. Kerja sama Disbun Jabar dengan Tokopedia dan ShopTokopedia akan berdampak positif terhadap petani kopi dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi biji kopi excelsa, yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian petani kopi dan mendukung pembangunan perkebunan yang berkelanjutan di Jawa Barat.”
Tren Belanja Online Masyarakat dan Industri Kopi Lokal di Tokopedia dan ShopTokopedia
Antusiasme masyarakat terhadap produk kopi masih dinilai sangat tinggi. Di Tokopedia, penjualan produk kopi secara keseluruhan saat Promo Guncang 10.10 pada tahun 2024 lalu, di bulan yang sama dengan Hari Kopi Sedunia, meningkat hampir 2,5 kali lipat jika dibandingkan dengan rata-rata penjualan harian. Sedangkan penjualan biji kopi excelsa naik hampir 3 kali lipat saat Promo Guncang 10.10 pada tahun 2024 lalu.
Beberapa daerah pun mengalami kenaikan tertinggi dari segi jumlah transaksi produk biji kopi secara keseluruhan lewat Tokopedia selama semester II 2024 , antara lain, Riau, Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta, Kepulauan Riau, dan Bali. Sedangkan khusus untuk biji kopi excelsa, Tokopedia mencatat beberapa daerah seperti Jawa Tengah, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Riau, dan Sulawesi Selatan, mengalami rata-rata kenaikan hingga lebih dari 2 kali lipat.*
Sedangkan di ShopTokopedia, penjualan produk kopi secara keseluruhan selama semester II 2024 meningkat hampir 2 kali lipat. Selain itu, jumlah penjual kopi yang memiliki penghasilan lewat ShopTokopedia naik lebih dari 40%.*
Beberapa wilayah mencatat peningkatan tertinggi dalam transaksi produk kopi di ShopTokopedia, termasuk seluruh Pulau Jawa, Bengkulu, Sulawesi Barat, Kalimantan Selatan, dan Bali dengan kenaikan rata-rata hampir 1,5 kali lipat selama semester II 2024. Menariknya, wilayah Yogyakarta mencatat kenaikan transaksi hingga 3 kali lipat untuk pembelian biji kopi excelsa lewat ShopTokopedia pada periode yang sama dibandingkan semester sebelumnya*
“ShopTokopedia juga melihat fitur live shopping sangat berdampak pada penjualan produk kopi, ini terbukti dari kenaikan penjualan produk kopi yang meningkat lebih dari 25 kali lipat saat penjual melakukan live shopping sepanjang semester II 2024 dibandingkan periode sebelumnya. Temuan ini semakin memperkuat alasan kami untuk terus menggencarkan inisiatif #SatuDalamKopi untuk mendukung industri lokal kopi,” tutur Vonny.
#SatuDalamKopi, Dukungan Tokopedia dan ShopTokopedia Bagi Penjual dan Petani Kopi
Secara umum, ada empat jenis biji kopi, yaitu arabika dan robusta yang cenderung lebih populer, serta liberika, dan excelsa. Popularitas kopi excelsa mulai terangkat setelah Ryan Wibawa meraih juara ke-3 World Brewers Cup 2024 di Amerika Serikat. Saat itu, Ryan menciptakan blend kopi menggunakan biji kopi excelsa asal sumedang yang dicampur dengan kopi Panama dan Columbia. Keberhasilan Ryan membuktikan kopi excelsa asal Sumedang juga memiliki kualitas yang mampu bersaing di pasar global.
Kemudian Ryan menambahkan, “Kopi excelsa memiliki karakter berbeda dengan dominasi sweetness dibandingkan arabika dan robusta. Dengan proses blending yang tepat, kopi excelsa yang memiliki karakter cukup kontras dengan arabika dan robusta, dapat menyatu dengan komponen lainnya dan menghadirkan rasa yang khas. Namun, masih banyak masyarakat yang belum mengenal kopi excelsa dan hal ini menjadi tantangan untuk memperkenalkan jenis kopi ini kepada para penikmat kopi.”
Dalam pengembangan biji kopi, termasuk excelsa, industri kopi di Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti produktivitas lahan yang belum optimal, keterbatasan akses petani terhadap pengetahuan dan praktik budidaya yang baik, serta masalah iklim dan faktor lainnya. Meskipun demikian, Petani Kopi dan Ahli excelsa Coffee Processor, Rainaldi, tetap yakin bahwa kopi excelsa memiliki potensi ekonomi yang sangat baik.
“Kopi Excelsa, yang merupakan salah satu varian dari kopi Liberika, memiliki potensi yang bisa digali lebih jauh. Excelsa yang berasal dari Sumedang, ditemukan telah berumur ratusan tahun, sehingga secara agronomy, kopi jenis ini berhasil bertahan karena tahan terhadap serangan hama dan penyakit kopi. Selain itu, kopi Excelsa memiliki umur produktif yang jauh lebih panjang dibandingkan Arabika dan Robusta, dengan produktivitas yang semakin tinggi serta linear dengan umur tanamannya. Terakhir, kopi Excelsa kaitannya dengan isu perubahan iklim, bisa menjadi opsi usaha reboisasi di daerah dan lahan hutan yang terdampak deforestasi, sebab kopi Excelsa ini memiliki karakter pertumbuhan arboreal,” ungkap Rainaldi.
Foto 2: Rainaldi merupakan salah satu petani kopi yang percaya bahwa biji excelsa memiliki potensi besar yang bisa digali lebih jauh.
“Inisiatif #SatuDalamKopi juga sudah dilakukan di Kabupaten Lahat, Sumatra Selatan pada tahun 2024 lalu. Menggandeng mitra strategis dan Pemerintah Kabupaten Lahat, Tokopedia dan ShopTokopedia telah membantu meningkatkan daya saing bagi lebih dari 1.000 petani lokal kopi Lahat. Dengan fokus pada pengembangan potensi biji excelsa, kami berharap bisa melanjutkan program #SatuDalamKopi ke lebih banyak daerah di Indonesia,” tambah Vonny.
Selain itu, Tokopedia dan ShopTokopedia menghadirkan berbagai kampanye antara lain Beli Lokal dan Tokopedia NYAM! hingga Tokopedia Coffee Fest. Ada pula Ramadan Ekstra Seru untuk membantu masyarakat berbelanja lebih hemat sekaligus mendukung UMKM meningkatkan penjualan. (*)
Jasni, salah seorang pedagang santan kelapa diburu warga menjelang Ramadan 1446 H. f,TRI
batampos– Menjelang Ramadan 1446 H, masyarakat Karimun mulai berburu santan kelapa dan bumbu masakan, untuk mempersiapkan sahur maupun berbuka puasa yang diperkirakan 1 Ramadan atau puasa pertama jatuh pada Sabtu (1/3). Jasni salah seorang pedagang santan dipasar Puan Maimun kepada Batam Pos menuturkan, bahwa untuk penjualan santan menjelang Ramadan pada tahun ini sepi dibandingkan pada tahun lalu.
” Sepilah, tapi tetap disyukuri saja. Dan, alhamdulillah lumayan banyak juga yang beli. Untuk penjualan santan banyak pilihan ukurannya, jadi banyak pilihan,” terangnya, Jumat (28/2).
Ia mengatakan, untuk ukuran santan yang siap pakai dimulai dari harga Rp5 ribu, Rp7 ribu sampai Rp23 ribu per kilogram. Sedangkan, bahan santan sendiri yaitu kelapa didatangkan dari pulau-pulau sekitar Karimun. Dimana, biasanya masyarakat membeli santan diatasi 2 kilogram, tapi sekarang membelinya paling tinggi 1 kilogram itupun dapat dihitung.
” Disini (Karimun) kebutuhan santan cukup banyak, saya biasanya satu hari memarut kelapa sekitar 400 butik. Dan, menjelang ramadan ini lebih kurang ada 600 butik, tak taulah kalau mau raye nanti” ungkapnya.
Sedangkan, untuk bumbu-bumbu sendiri dipatok harga Rp5.000 per bungkus. Dan, didominasi bumbu untuk rendang daging maupun rendang ayam.
” Biasanya satu paket bang, beli santan sama bumbu rendang,” kata wanita berkulit putih ini yang sering dipanggil Uni santan.
Sementara itu pantauan dilapangan, kondisi pasar Puan Maimun pagi hari hingga menjelang siang banyak masyarakat yang berbelanja untuk mempersiapkan sahur maupun berbuka puasa.
” Sahur pertama biasa bang, tradisi ya agak mewah sikitlah. Ada opor ayam sama sayur,” ucap Sima salah seorang ibu rumah tangga.(*)
Kepala Cabang Pelni Batam, Edwin Kurniansyah. Foto Rengga
batampos – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Batam menyiapkan tambahan kapasitas non-seat di KM Kelud guna mengakomodasi lonjakan penumpang selama periode angkutan Lebaran 2025. Kepala Cabang Pelni Batam, Edwin Kurniansyah, menyatakan bahwa pihaknya telah mendapatkan surat dispensasi dari Kementerian Perhubungan untuk menambah kapasitas non-seat sejak 21 Februari 2025.
“Selain 2.607 seat reguler, kami akan ada penambahan non-seat. Kami sudah mendapatkan surat dispensasi dari Kementerian Perhubungan agar KM Kelud bisa mengangkut lebih banyak penumpang,” ujar Edwin, Jumat (28/2).
Edwin menjelaskan bahwa selain menambah kapasitas non-seat, PT Pelni juga memastikan kesiapan perlengkapan keselamatan sesuai standar yang berlaku. Salah satunya adalah menyesuaikan jumlah life jacket dengan total penumpang seat reguler maupun non-seat yang diizinkan.
“Dari sisi hukum, kami wajib meng-update perlengkapan keselamatan, termasuk life jacket, agar sesuai dengan jumlah penumpang seat reguler dan non-seat yang kami angkut,” kata Edwin.
Terkait penjualan tiket non-seat, Edwin menegaskan bahwa pihaknya baru akan membuka penjualan setelah sertifikat penyelamatan untuk penumpang tambahan dirilis. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa semua aspek keselamatan terpenuhi sebelum tiket dijual ke masyarakat.
“Mengenai penjualan, kami sudah koordinasi dengan kantor pusat. Saat ini, penjualan belum 100 persen dan masih dibuka secara bertahap,” jelasnya.
Selain itu Edwin juga memastikan bahwa sesuai arahan Menteri Perhubungan, tik ada kenaikan tarif tiket Pelni untuk angkutan Lebaran tahun ini. Hingga pukul 14.00 WIB, penjualan tiket KM Kelud baru mencapai 25 persen untuk semua jadwal keberangkatan mulai dari H-15 sebelum Lebaran.
“KM Kelud melayani dua rute utama, yakni ke Belawan dan Tanjung Priok. Dari total 25 persen tiket yang sudah terjual, tanggal keberangkatan dengan permintaan tertinggi adalah 23 Maret. Untuk tanggal itu saja, penjualan sudah mencapai 1.100 tiket atau sekitar 30 persen dari total yang kami jual,” ungkapnya.
Edwin memprediksi bahwa lonjakan arus mudik ke Belawan akan terjadi pada 23-28 Maret 2025, dengan tiga kali jadwal keberangkatan. Oleh karena itu, PT Pelni akan mengoperasikan kapal tambahan KM Ngapulu guna membantu mengangkut penumpang yang tidak terakomodasi di KM Kelud.
“Saat ini, KM Ngapulu tengah menjalani proses docking. Setelah selesai, kapal ini akan segera beroperasi untuk memecah jumlah penumpang dan memastikan perjalanan mudik berjalan lancar,” tutupnya. (*)
Anggota Polsek Batamkota membawa tersangka dalam kasus pencabulan saat ekspos di Mapolresta Barelang, Jumat (28/2). F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Polisi akhirnya menetapkan M, 51, sebagai tersangka kasus pencabulan terhadap bocah 6 tahun berinisial V. Dari hasil gelar polisi, pelaku melakukan perbuatan bejat tersebut kepada tetangganya dengan cara mencekik dan mengancamnya
“Pelaku mencekik dan mengancam korban agar tidak memberitahu orangtuanya,” ujar Kasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Debby Tri Andrestian di Mapolresta Barelang, Jumat (28/2).
Debby menjelaskan pelaku melakukan pencabulan tersebut di rumahnya atau di dalam toilet. Saat itu, korban tengah bermain ke rumahnya.
“Pelaku membuka baju, dan memegang bagian vital korban. Dilakukan sebanyak 2 kali,” katanya.
Diketahui, kasus ini terjadi pada tahun lalu atau Maret 2024. Awalnya, korban bercerita kepada orangtuanya, dan pelaku dilaporkan ke Mapolsek Batam Kota.
Namun, laporan orangtua korban selama setahun tidak mendapatkan kepastian hukum dari pihak kepolisian.
“Saat itu terkendala saksi. Karena kita membutuhkan bukti yang lebih dalam,” ungkapnya.
Sementara H membantah sudah melakukan pencabulan tersebut. Menurut dia, korban saat itu hanya bermain di dalam rumahnya.
“Saya tidak melakukan. Kalau tidak terbukti, yang fitnah saya akan diazab,” kata pria yang berprofesi sekuriti ini.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 81 dan atau Pasal 82 Undang-undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (*)
Kegiatan Pelepasan Mubaligh Kabupaten Lingga di Gedung Daerah Daik, Kecamatan Singkep Kabupaten Lingga, Kamis (27/2). F. Kominfo Lingga/BATAM POS
batampos– Pemerintah Kabupaten Lingga mengadakan acara Pelepasan Muballigh Ramadhan Kabupaten Lingga Tahun 2025 yang diadakan di Gedung Daerah Daik Kecamatan Lingga pada Kamis (27/2). Para mubaligh ini nantinya akan mengisi kajian di masjid atau musala yang ada di kabupaten lingga selama bulan Suci Ramadan 1446 Hijriah.
Dalam sambutannya, Ustad M. Amin selaku ketua PMKL dan Bakomubin menyatakan pihaknya telah bekerjasama dengan Radio Bunda Tanah Melayu (RBTM) dan akan menyiarkan ceramah singkat atau kultum yang dapat didengar masyarakat Kabupaten Lingga beberapa saat sebelum waktu berbuka puasa pada Bulan Ramadhan tahun ini.
“Alhamdulillah kita sudah melakukan kerjasama dengan pihak RBTM untuk melakukan penyiaran kultum kepada masyarakat kabupaten lingga menjelang berbuka puasa selama bulan Ramadan,” ujar M. Amin (27/2).
Sementara itu, Abdurokhman, mewakili Kakan Kemenag Lingga mengatakan bahwa para mubaligh merupakan garda terdepan bagi pemerintah untuk memberikan Edukasi dan mempersatukn masyarakat melalui ilmu agama.
“Kementrian Agama memiliki tugas agar supaya masyarakat dekat dengan agamanya, tentunya para muballigh inilah yang menjadi garda terdepan dalam mempersatukan serta memperkuat dan mendekatkan masyarakat dengan agamanya,” ungkapnya.
Abdurokhman menyampaikan, dirinya tidak meragukan lagi akan kemampuan para mubaligh tentang keilmuannya serta kemampuannya dalam menyampaikan kepada masyarakat dalam bidang ilmu Agama.
“Saya tidak meragui lagi kemampuan dan kualitas para muballigh ini dalam menyampaikan kedamaian, mengajak masyarakat dalam menjaga persatuan ukhuwah umat beragama” tambahnya.
Abdurokhman menambahkan, pasca Ramadan, pihaknya akan terus bekerja sama dengan RBTM untuk melanjutkan kegiatan penyiaran agar dapat memberikan Edukasi kepada masyarakat yang beberapa tahun lalu pernah dilaksanakan.
“Insha Allah pada tahun ini pasca ramadhan kita akan melanjutkan kegiatan yang bekerjasama dengan RBTM berupa Senandung Jum’at yang beberapa tahun lalu pernah eksis di Kabupaten Lingga” tutupnya. (*)
Kepala Kanwil Kemenag Kepri, Zoztafia melakukan pemantauan hilal di Pantai Setumu Tanjungpinang, Jumat (28/2). F. Mohamad Ismail/BATAM POS
batampos– Hilal 1 Ramadan 1446 Hijriyah di langit Kota Tanjungpinang, Kepri tidak terlihat. Kondisi tersebut, disebabkan pertemuan awan yang cukup banyak di tempat pemantauan Rukhyatul Hilal di tempat tersebut.
Pemantauan hilal yang dilakukan oleh Kanwil Kementerian Agama, NU, Muhammadiyah hingga BMKG tersebut diketahui dilakukan di Pantai Setumu, Pulau Dompak, Jumat (28/2) sore.
“Pemantauan hilal tidak dapat dilakukan dengan baik. Tidak dapat menghasilkan pengamatan baik, karena kondisi cuaca,” kata Kepala Stasiun BMKG Tanjungpinang, Ahmad Kosasih.
Ia menerangkan, pertemuan awan di perairan Tanjungpinang memang cukup banyak dan menghalangi pengelihatan teropong pemantau benda langit. Kondisi tersebutlah, membuat pemantauan hilal di langit Kota Gurindam tidak menghasilkan.
Di wilayah Provinsi Kepri, kata dia memang tempat belokan angin dan tempat berkumpulnya awan dalam jumlah cukup besar. “Untuk alat, kita siapkan teropong yang memang khsus melihat benda langit, termasuk bulan,” tambahnya.
Ia menambahkan, ketinggian hilal 1 Ramadan di Tanjungpinang harus setinggi 4,48 drajat. Sementara ketinggian hilal saat ini, ia tidak bisa memastikan, karena hasil pemantauan yang tidak menuai hasil.
“Untuk ketinggian hilal (di daerah lain) sudah diatas 3 drajat. Tapi nanti malam kita tunggu sudang isbatnya, untuk memastikan 1 Ramadan,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Kepri, Zoztafia mengatakan hasil pemantauan hilal yang tidak terlihat tersebut langsung dilaporkan ke Kemenag pusat.
“Dari hasil pantauan kita, anak bulan tidak terlihat. Namun baik nampak atau tidak, tetap kita laporkan ke Kemenag,” pungkasnya. (*)
batampos-PT Timah kembali membuka pendaftaran program Kelas Beasiswa PT Timah pada SMAN 1 Pemali Tahun Ajaran 2025/2026.
Pendaftaran Program Kelas Beasiswa PT Timah Tbk Pada SMAN 1 Pemali Tahun Ajaran 2025/2026 akan dimulai pada 1 Maret-17 April 2025. Pendaftaran dapat dilakukan melalui laman https://ppdb2025.beasiswatimah.com
Para peserta yang akan mendaftarkan diri dalam program ini akan mengikuti sejumlah rangkaian seleksi seperti seleksi administrasi, survei lapangan, tes potensi akademik, psikotes, wawancara, Analisa psikologi klinis dan validasi dokumen dan tes kesehatan.
Bagi para pelajar yang ingin bergabung dalam Program Kelas Beasiswa PT Timah pada SMAN 1 Pemali dapat memenuhi persyaratan yang telah ditentukan seperti maksimal harus berusia 18 tahun pada 1 Juli 2025.
Selain itu, para pendaftar juga harus menyiapkan beberapa dokumen seperti pas foto, fotocopy KK, Kartu Indonesia Pintar/Program Keluarga Harapan/Surat Keterangan Tidak Mampu, Fotocopy Piagam Prestasi Bidang Akademik maupun Non Akademik, Fotocoopy Raport kelas VIII semeseter 1 dan 2, dan kelas IX semester 1 yang dilegalisir.
Persyaratan lainnya yang harus diunggah yakni Melampirkan foto keluarga inti (Orangtua/Wali dan Saudara Kandung) serta foto tempat tinggal peserta didik, menulis Esai (tulis tangan), melampirkan surat pernyataan kesehatan, memiliki nilai laporan hasil belajar kelas VIII semester 1 dan 2, kelas IX semester 1 minimal 75 dan Tuntas KKM untuk mata pelajaran IPA, Matematika, Bahasa Inggris, dan Bahasa Indonesia, melampirkan surat keterangan kelakuan baik yang dikeluarkan oleh sekolah dan membuat surat pernyataan keabsahan informasi dan dokumen.
Program Kelas Beasiswa PT Timah Tbk Pada SMAN 1 Pemali diperuntukkan bagi para pelajar yang berprestasi namun berasal dari keluarga yang berpenghasilan rendah di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kabupaten Karimun Provinsi Kepulauan Riau dan Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau.
Program Kelas Beasiswa PT Timah pada SMAN 1 Pemali ini telah dimulai sejak tahun 2000 silam, sebanyak 886 alumni telah merasakan manfaat dari program pendidikan gratis yang digagas Anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID.
Departement Head Corporate Communication PT Timah Tbk, Anggi Siahaan mengatakan semua proses seleksi program Kelas Beasiswa PT Timah berlangsung secara transparan dan tidak dipungut biaya.
“Dalam melaksanakan seleksi program Kelas Beasiswa PT Timah berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan juga pihak sekolah. Proses seleksi berlangsung secara transparan dan tidak dipungut biaya,” ucap Anggi. (*)
Pedagang kembang mengular di dekat TPU Jalan D.I Panjaitan jelang Ramadan, Jumat (28/2). F. Mohamad Ismail/BATAM POS
batampos– Ziarah kubur jelang bulan suci Ramadan menjadi tradisi rutin bagi masyarakat Indonesia, terutama Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri. Tradisi ini mendatangkan rezeki bagi sebagian orang, terutama pedagang kembang.
Sejak dua hari lalu, pedagang kembang di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jalan D.I Panjaitan Tanjungpinang ketiban rezeki yang berlimpah. Kedatangan penziarah dari berbagai wilayah, membuat dagangan kembang mereka laris manis terjual.
“Untuk hari ini aja sudah banyak (kembang) yang terjual. Dari dua hari yang lalu, jelang puasa sudah ramai penziarah yang datang dan membeli kembang,” kata Sulastri, satu diantara pedagang kembang, Jumat (28/2).
Di TPA Jalan D.I Panjaitan tersebut, pedagang kembang terlihat mengular di sepanjang jalan. Setiap kantong, terdapat tiga warna kembang dan dijual senilai Rp5 ribu per kantongnya. Pedagang juga memberikan air bersih botolan gratis, untuk penziarah yang telah membeli kembang.
Kondisi ramainya pembeli kembang, kerap dirasakan oleh pedagang setiap tahunnya. Selama dua hari berjualan, pedagang bisa meraup keuntungan sebesar Rp2 juta. Angka itu dinilai sangat besar, jika dibandingkan dengan omzet penjualan di hari-hari biasa.
“Selama dua hari saya untung Rp2 juta. Untuk kembangnya kita beli dari Bintan, karena disini (Tanjungpinang) sudah susah dicari,” tambahnya.
Pembeli kembang, kata Sulastri tidak hanya masyarakat Tanjungpinang saja, melainkan juga dari daerah lain seperti Bintan dan Batam. Bahkan, sebagian pelanggannya membeli kembang untuk berziarah di TPU lain.
“Banyak yang datang cuma beli kembang saja. Tapi ziarahnya tidak di TPU sini. Ada juga yang mau ziarah ke Bintan, tapi beli kembangnya disini,” sebutnya.
Berziarah ke makam keluarga, sudah menjadi agenda rutin masyarakat, seperti yang dilakukan oleh Hendri. Warga Kabupaten Bintan itu rela jauh jauh datang ke TPU Tanjungpinang, hanya untuk berziarah ke makam kakeknya.
“Setiap mau puasa dan ramadan kita memang sering kesini. Karena ziarah mengingatkan kita akan kematian,” pungkas Hendri, usai berziarah di TPU Jalan D.I Panjaitan. (*)
Warga menunjukkan lokasi awal buaya muncul di Kampung Tanah Merah, Desa Penaga, Kecamatan Teluk Bintan, Kamis (27/2/2025). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.
batampos– Warga Kampung Tanah Merah, Desa Penaga, Kecamatan Teluk Bintan, dikejutkan dengan kemunculan seekor buaya berukuran besar di bawah pelantar dekat rumah mereka, Rabu (26/2/2025).
Kejadian itu bahkan terekam kamera ponsel warga yang menyaksikan kejadian itu.
Dari video berdurasi 19 detik itu, tampak dengan jelas buaya berwarna hitam gelap tersebut bergerak di bawah pelantar kayu.
Kades Penaga, Hamrudin membenarkan, kemunculan seekor buaya di Dusun III RT 004 RW 002, Kampung Tanah Merah.