batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam mengalokasikan anggaran sebesar Rp3,6 miliar dalam APBD tahun 2025 untuk pengadaan empat unit mobil dinas bagi pimpinan DPRD Batam.
Mobil dinas yang direncanakan adalah Hyundai Palisade, salah satu jenis SUV premium dengan harga yang cukup fantastis. Ketua DPRD Batam, Muhammad Kamaludin, mengonfirmasi hal ini dalam keterangannya, pada Rabu (16/4) kemarin.
“Jenis mobilnya Palisade (Hyundai). Kebetulan mobil keluaran terbaru ini sesuai dengan SSH (Standar Satuan Harga) pimpinan DPRD,” katanya.
Ia menjelaskan, selama ini pimpinan DPRD Batam belum pernah difasilitasi kendaraan dinas secara pribadi. Mobil Toyota Fortuner yang digunakan selama ini hanya bersifat operasional.
“Selama lima tahun terakhir kami di DPRD Kota Batam, tidak ada mobil dinas perorangan. Yang ada hanya mobil operasional berupa Fortuner,” kata Kamal.
Menurutnya, pengusulan mobil dinas ini sudah diajukan sejak dua tahun lalu. Namun baru terealisasi tahun ini setelah melalui proses penganggaran di tahun sebelumnya.
“Pengusulan dari dua tahun lalu, tapi penganggaran dilakukan tahun lalu, sebelum ada efisiensi. Karena kan pimpinan DPRD merupakan unsur Forkopimda,” katanya.
Menariknya, meski Batam tengah menjalankan program efisiensi anggaran, pengadaan mobil dinas ini tetap berjalan. Kamal menegaskan, efisiensi tidak menyentuh belanja kendaraan dinas.
“Proses efisiensi tidak terkait mobil dinas. Yang terkena efisiensi itu acara seremonial, konsumsi, hingga perjalanan dinas,” katanya.
Ia juga menekankan bahwa DPRD Batam adalah satu-satunya unsur Forkopimda di kota ini yang selama ini tidak mendapatkan fasilitas mobil dinas, melainkan hanya mobil operasional.
“Ketua DPRD sebelumnya, Pak Nuryanto, hampir 10 tahun menjabat dua periode juga tidak pakai mobil dinas, hanya mobil operasional,” ujar dia.
Jika pengadaan ini terealisasi, maka mobil Toyota Fortuner yang saat ini digunakan akan dikembalikan ke Sekretariat Daerah Kota Batam. “Mobil yang saat ini akan dikembalikan ke Sekretariat Daerah,” tambah Kamal.
Dari laman resmi Hyundai Batam, harga Hyundai Palisade per April 2025 berkisar antara Rp693 juta hingga Rp943 juta, tergantung tipe dan spesifikasinya. Tipe termurah adalah Palisade Prime 2.2 AT seharga Rp693 juta, sedangkan tipe tertinggi, Signature 2.2 4WD, mencapai Rp943,5 juta.
Dengan anggaran Rp3,6 miliar untuk empat unit mobil, maka setiap mobil memiliki kisaran harga sekitar Rp900 juta. Ini menempatkan pengadaan tersebut pada kelas atas kendaraan dinas pemerintahan.
Pengadaan ini tercatat dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) LKPP Kota Batam dengan kode RUP 55506463 dan paket “Belanja Modal Kendaraan Bermotor Penumpang”. Proyek ini berada di bawah tanggung jawab Sekretariat DPRD Batam dan akan dilakukan melalui metode e-purchasing. (*)
Polisi mengiring pelaku kasus penyalahgunaan narkoba yang diamankan di Pelabuhan Sri Benyatan di Tambelan akhir Maret lalu ke sel tahanan Polres Bintan pada Kamis (17/4/2025) pagi. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.
batampos– Toni Hariyadi, 30, nelayan asal Tambelan diamankan polisi karena kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu.
Ia berdahli menggunakan narkoba untuk menambah semangat bekerja.
“Iya buat (menambah semangat) kerja,” kata warga Kampung Hilir, Desa Kampung Hilir, Tambelan ini di ruang Satresnarkoba Polres Bintan di Bintan Buyu, Kamis (17/4/2025).
Ia sudah kecanduan narkoba sejak 2002 dan membeli narkoba tersebut dari salah seorang yang baru dikenal di Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar).
Bapak dua anak ini sering membeli narkoba seminggu sekali dengan harga sekitar Rp 1 juta lebih untuk dikonsumsi sendiri.
Kasatresnarkoba Polres Bintan, Iptu Davinsi J Sidabutar mengungkapkan bahwa pelaku diamankan di Pelabuhan Sri Bentayan di Tambelan pada Jumat (28/3/2025) siang.
Saat penangkapan, pelaku sempat membuang narkoba jenis sabu ke laut, namun petugas berhasil mengambilnya kembali.
Dari hasil pengeledahan, polisi menyita 4 paket kecil sabu dengan berat total 3,48 gram.
Setelah dilakukan pemeriksaan di Polsek Tambelan, pelaku diserahkan ke Satresnarkoba Polres Bintan untuk penyelidikan lebih lanjut.
Hasil penyelidikan lebih lanjut menunjukkan bahwa pelaku mendapatkan barang haram tersebut dari seseorang di Kampung Beting, Kalbar.
Pasintel Kodim 0315/Tanjungpinang, Kapten Inf Herwansyah Putra mengatakan, pihaknya mendapat informasi adanya salah satu penumpang KM Sabuk Nusantara 30 yang membawa narkoba dari Pontianak menuju Tambelan, Bintan.
Setelah berkoordinasi dengan Polsek Tambelan, tim gabungan berhasil menangkap pelaku di Pelabuhan Sri Bentayan di Tambelan.
“Kita sudah kantongi identitasnya, sehingga tidak rumit menangkapnya,” kata dia. (*)
Wakil Walikota H. Raja Ariza bersama dengan Ketua PWI Provinsi Kepri Saibansah Dardani. f : Humas PWI Tanjungpinang
batampos– Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai kegiatan halal bihalal yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tanjungpinang, Kamis (17/4/2025). Ratusan tamu undangan hadir dalam acara yang berlangsung di kantor sementara Pokja PWI di Jalan Kampung Bulang.
Salah satu tokoh yang hadir, Wakil Wali Kota Tanjungpinang H. Raja Ariza, menyampaikan pandangannya soal peran strategis wartawan dalam pembangunan daerah, khususnya di Kepulauan Riau (Kepri).
“Wartawan adalah sahabat kita. Tempat bertukar ide dan menyuarakan gagasan untuk negeri,” ujar Ariza yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Biro Pemerintahan di Provinsi Kepri.
Ariza mengingat kembali perannya saat ikut mendorong pembentukan Kabupaten Natuna. Menurutnya, isu-isu strategis yang diangkat media kala itu turut mempercepat proses pemekaran wilayah.
“Peran pers sangat penting dalam memperjuangkan isu-isu perbatasan. Tanpa pemberitaan yang kuat, banyak hal mungkin tertunda. Karena itu, jangan jauhi wartawan—jadikan mereka mitra,” ujarnya.
Ketua Poka PWI Tanjungpinang bersama undangan
Sementara itu, Ketua PWI Provinsi Kepri Saibansah Dardani menyampaikan apresiasinya terhadap semangat dan kekompakan Pokja PWI Tanjungpinang. Ia menilai pelaksanaan acara yang meriah dan penuh partisipasi mencerminkan soliditas para wartawan di ibu kota Provinsi Kepri itu.
“Baru-baru ini Pokja PWI Tanjungpinang bahkan mampu menggandeng Pangkogabwilhan I Jenderal Kunto Arief Wibowo dalam kegiatan panen raya semangka. Ini bukan hal kecil, tapi bukti kepercayaan institusi terhadap wartawan,” kata Saibansah di depan para hadirin.
Ia menambahkan, PWI Kepri akan terus memperkuat dua program prioritas yakni pendidikan dan kesejahteraan wartawan.
“Kami sudah berkomitmen untuk membawa PWI Kepri menjadi organisasi yang berintegritas, dengan program pendidikan dan kesejahteraan sebagai fondasi utama,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Ketua PWI Tanjungpinang Suhardi menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh tamu dan rekan media yang hadir.
“Alhamdulillah, ratusan tamu dan relasi PWI hadir hari ini. Ini bukti bahwa kebersamaan masih menjadi kekuatan utama kami,” kata Suhardi.
Usai kegiatan Halal Bi Halal ini, Pokja PWI Tanjungpinang akan fokus pada pelatihan dan pendidikan kewartawanan. Program pelatihan mencakup penulisan berita, manajemen perusahaan pers, hingga optimalisasi media digital seperti website dan Google AdSense.
“Kami sudah berdiskusi dan siap menjalankan program pelatihan yang lebih relevan dengan kebutuhan wartawan hari ini,” ujarnya.
Suhardi berharap semangat kebersamaan yang tercipta dalam acara ini menjadi energi baru untuk membangun PWI dan Tanjungpinang yang lebih hebat. (*)
Warga sedang melakukan pembayaran PBB di Mobil Keliling Bapenda Kota Batam di Kawasan KBC Batamkota, Senin (10/6). F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tertib dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Ajakan ini disampaikannya dalam kegiatan Bulan Panutan PBB-P2 Tingkat Kota Batam Tahun 2025 yang digelar di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (17/4).
Menurutnya, pajak memiliki peran strategis dalam mendukung pembiayaan pembangunan daerah. Karena itu, ia mengharapkan partisipasi aktif masyarakat dalam menunaikan kewajiban perpajakan.
“Pajak memiliki arti penting sebagai salah satu sumber pembiayaan pembangunan daerah. Maka dari itu, partisipasi aktif masyarakat dalam membayar pajak menjadi kunci keberhasilan pembangunan Batam ke depan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, ia memaparkan perkembangan positif penerimaan PBB-P2 Batam. Jumlah Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) yang diterbitkan pada tahun ini tercatat sebanyak 323.830, mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun 2022 yang hanya mencatat 163.169 SPPT.
Adapun target penerimaan PBB-P2 untuk tahun 2025 ditetapkan sebesar Rp270 miliar. Saat ini, nilai ketetapan pajak yang telah dicapai mencapai Rp249,18 miliar.
“Di triwulan pertama, kita sudah mendekati angka Rp100 miliar. Jika tren ini berlanjut, insyaallah target akan terlampaui,” kata Amsakar.
Hal penting lain yang ia sampaikan adalah sinergi dan semangat kolektif dari seluruh pihak terkait agar pencapaian ini dapat terus ditingkatkan. Menurutnya, capaian yang ada saat ini merupakan hasil dari kerja bersama yang perlu terus dijaga.
“Capaian ini bisa lebih besar jika kita semua bergerak dengan langkah, pola kerja, dan semangat yang sama,” ujar dia.
Sebagai bentuk dukungan kepada masyarakat, Pemerintah Kota (Pemko) Batam memberikan sejumlah insentif bagi wajib pajak yang membayar lebih awal. Di triwulan pertama, diberikan potongan 10 persen dari total kewajiban pajak, sementara di triwulan kedua potongan sebesar 5 persen.
Tak hanya itu, pemerintah juga terus memperluas metode pembayaran guna memudahkan masyarakat. Selain pembayaran tunai, kini pembayaran PBB-P2 juga bisa dilakukan secara non-tunai, termasuk melalui sistem QRIS.
Amsakar turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran Pemko Batam yang telah bekerja keras, termasuk kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Jefridin Hamid, selaku Ketua TAPD, serta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan perangkat daerah lainnya.
Ia berharap, sinergi dan kolaborasi yang telah terbentuk dapat melahirkan berbagai lompatan baru dalam kemandirian fiskal Kota Batam. Kemandirian fiskal menjadi indikator penting dalam keberlanjutan pembangunan.
“Kemandirian fiskal Kota Batam cukup baik, terbukti dari kemampuan kita dalam mengelola keuangan daerah. Ke depan, kami akan terus bekerja berdasarkan norma, standar, prosedur, dan kriteria yang berlaku. Mari bersama kita wujudkan Batam yang semakin maju dan sejahtera,” kata Amsakar. (*)
Kapolres Anambas, AKP Raden Ricky Pratidiningrat menyalami salah satu prajurit TNI AD disela-sela halal bi halal TNI-Polri bersama Pemkab Anambas. f.ihsan
batampos– Jalin sinergitas dalam menjaga perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), TNI-Polri bersama Pemkab Anambas menggelar halal bi halal yang dipusatkan di lapangan Mako Lanal Tarempa, Rabu, (16/4).
Ratusan personil TNI-Polri serta pegawai Pemkab Anambas tampak antusias mengikuti halal bi halal ini. Mereka bersalam-salaman satu sama lainnya.
Kapolres Anambas, AKBP Raden Ricky Pratidiningrat mengatakan kegiatan apel bersama dan halal bi halal merupakan salah satu sarana untuk meningkatkan sinergeritas TNI – Polri yang selama ini telah terjalin dengan baik.
“Sinergitas antara TNI – Polri sangatlah penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Anambas. Kita harus terus bersinergi dan bekerja sama untuk mewujudkan wilayah yang aman dan kondusif,” ujar AKBP Ricky.
Langkah ini, kata dia dapat mempererat keharmonisan antara TNI-Polri dan pemerintah daerah. Apalagi, sebagai daerah perbatasan sangat rawan terhadap hal-hal yang berpotensi kriminal.
“Melalui kegiatan ini kami mengajak kita semua untuk sama-sama menjaga situasi di wilayah kita tetap aman dan kondusif,” katanya.
Kedepan, ia juga berencana akan menggelar pertemuan yang melibatkan TNI-Polri, Pemkab Anambas serta perwakilan buruh. Mengingat, tidak lama lagi tepatnya pada 1 Mei akan berlangsung peringatan Hari Buruh atau May Day.
“Pertemuan ini nanti untuk melakukan pendekatan dan mengemas pelaksanaan May Day agar dapat dilaksanakan dengan Humanis melalui kegiatan – kegiatan yang positif,” kata dia.
Sementara itu, Bupati Anambas dalam hal ini diwakili Asisten I, Akmaruzzaman mengapresiasi langkah yang dibuat oleh TNI-Polri dalam memperkuat sinergitas.
“Baru kali ini digelar, sangat bagus sekali. Karena tanpa adanya peran dari TNI-Polri, Pemkab Anambas tidak bisa apa-apa. Karena mereka (TNI-Polri) yang mengamankan wilayah kita dari ancaman-ancaman yang kita tidak inginkan,” kata Akmaruzzaman.
Turut hadir dalam halal bi halal ini, Danlanal Tarempa Letkol Laut (P) Ari Sukmana, Pabung Kodim 0318/Natuna Letkol Inf Ali Siregar, Danlanudal Matak Mayor Laut (T) Mikhael Koda Keraf.
Kemudian dari unsur Pemkab Anambas, Asisten 1 Kabupaten Kepulauan Anambas, Akhmaruzzaman, Kadiskominfo Japrizal dan Kepala Bakesbangpol Herry Fakhrial. (*)
dr Jusrizal anggotaa DPRD Kepri dari fraksi Nasdem saat reses Dapil 3 Karimun bersama tenaga pendidik di Karimun. f. ist
batampos– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepri daerah pemilihan (Dapil) Kepri 3 Karimun dari fraksi Nasdem dr Jusrizal melaksanakan reses bersama para tenaga pendidik yang ada di Karimun, Rabu (16/4) lalu. Pria berkacamata ini mengungkapkan, hasil pertemuan bersama guru-guru tersebut dapat curhatan cukup banyak.
” Alhamdulillah, aspirasi dan keluhan dari guru-guru sudah saya catat. Melalui diskusi kemarin, apa yang dibutuhkan guru saya mengetahui sekarang dan akan mencarikan solusi terbaik nantinya,” terangnya kepada Batam Pos, Jumat (18/4).
Dalam pertemuan tersebut, keluhan dari berbagai sekolah negeri maupun sudah dimulai dari kurangan kelengkapan sarana dan prasaran sekolah, permohonan gedung dan ruang mengajar baru. Kemudian, ada ruang mengajar yang rusak hingga perekrutan tenaga P3K untuk guru termasuk retribusi sewa kantin sekolah.
” Seperti, SMAN I Selat Gelam yang diresmikan pada tahun 2024 lalu yang langsung pada bulan Juni 2024 dilaksanakan proses belajar mengajar. Tapi, belum ada mempunyai gedung sendiri,” ungkapnya.
Sehingga, para pelajar SMAN I Selat Gelam harus menumpang digedung SMPN III Selat Gelam untuk proses belajar mengajar. Namun, pihaknya telah mendapatkan informasi bahwa pembangunan gedung SMAN I Selat Gelam sudah dianggarkan pada tahun 2025 ini oleh Pemerintah Provinsi Kepri.
” Anggarannya mencapai Rp6 miliar untuk pembangunan SMAN I Selat Gelam yang sudah memiliki murid sebanyak 30 siswa dan tahun ini dapat dipastikan akan bertambah siswanya, seiring dengan penerimaan ajaran baru,” tuturnya.
Sementara tentang P3K yang dikeluhkan guru di lingkungan SMKN I Karimun, dimana formasi untuk guru P3K hanya dibuka untuk 2 orang saja.
” Untuk P3K ada 2 tahapan seleksi, Dimana yang ikut ada 17 peserta, tapi formasinya hanya ada 2 orang. Nanti kita minta ditahap ke-2 pemerintah agar memprioritaskan untuk penambahan formasi ini agar 15 orang bisa diterima,” paparnya.
Selain itu keluhan tentang sewa kantin sekolah yang harus disetorkan untuk menjadi penghasilan daerah. Diri menyambut baik, supaya tertib administrasi. Tapi harus ada timbal baliknya untuk operasional kantin mulai dari kebersihan dan sebagainya.
” Untuk kantin sekolah, paling penting harus ada timbal baliknya yang menguntungkan bagi pengelola kantin itu sendiri. Saya sebagai wakil rakyat berkomitmen untuk membantu para guru-guru di Karimun. Termasuk sarana dan prasarana bisa melalui dana aspirasi nanti,” tegasnya.(*)
Direktur Jenderal PSDKP, Pung Nugroho Saksono. Foto. Adit untuk Batam Pos
batampos — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga kedaulatan laut Indonesia. Dua kapal ikan asing (KIA) berbendera Vietnam berhasil diamankan saat melakukan aktivitas illegal fishing di perairan Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI) Laut Natuna Utara.
Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) melalui kapal pengawas KP Orca 03 menangkap kedua kapal pada Senin, (14/4), di wilayah WPPNRI 711. Kapal tersebut menggunakan alat tangkap terlarang jenis pair trawl yang merusak ekosistem laut dan melanggar hukum perikanan Indonesia.
Penangkapan bermula dari laporan masyarakat nelayan yang mencurigai adanya kapal asing di sekitar perairan Natuna. Tim pengawas PSDKP merespons cepat dan menemukan dua kapal Vietnam tersebut di koordinat 04° 03,001 N – 104° 46,941 E dan 04° 02,971 N – 104° 45,748 E. Saat hendak diperiksa, kedua kapal sempat mencoba melarikan diri, namun berhasil dihentikan menggunakan unit RIB.
Kedua kapal itu masing-masing bernomor 936 TS dan 5762 TS, membawa muatan ikan campur seberat ±1.200 kg dan ±3.300 kg, dengan ukuran 135 GT dan 150 GT. Total 30 anak buah kapal (ABK) berkewarganegaraan Vietnam diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut di Pangkalan PSDKP Batam.
“Penangkapan ini merupakan bukti nyata bahwa kami tidak main-main dalam menindak pelaku pencurian ikan di wilayah kedaulatan kita,” tegas Direktur Jenderal PSDKP, Pung Nugroho Saksono atau yang akrab disapa Ipunk, dalam konferensi pers di Batam, Jumat (18/04).
Ipunk menambahkan bahwa potensi kerugian negara dari aktivitas dua kapal tersebut diperkirakan mencapai Rp152,8 miliar. “Angka ini dihitung dari kerugian ekologi, nilai hasil tangkapan ilegal, dan dampak penggunaan alat tangkap terlarang seperti trawl yang sangat merusak,” ujarnya.
Kedua kapal diduga melanggar berbagai pasal dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan, yang telah diubah dan diperkuat oleh UU Cipta Kerja. Pelaku dapat dijerat pidana sesuai pasal 92 jo. pasal 102, serta pasal-pasal lain yang relevan dalam KUHP.
Sejak Januari hingga April 2025, Ditjen PSDKP telah mengamankan 10 kapal ilegal, dengan dua di antaranya berasal dari Vietnam. Total potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan selama periode ini mencapai Rp724,8 miliar.
“Ini bukan sekadar penegakan hukum, tapi juga bagian dari komitmen kami untuk melindungi ekosistem laut dan masa depan nelayan Indonesia,” pungkas Ipunk. (*)
Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja menangkap komplotan pemerasan melalui aplikasi kencan online, MiChat.
batampos – Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja menangkap komplotan pemerasan. Pelaku yang berjumlah 4 orang ini mencari target melalui aplikasi kencan online, MiChat.
Keempat pelaku yang ditangkap yakni Fazar, 25, Ridho, 28, Amsyahri, 20, dan wanita bernama Asmiatun, 30. Komplotan ini memiliki peran yang berbeda.
Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja, Iptu Noval Adimas Ardianto mengatakan pemerasan ini dilaporkan korban, Tarmizi pada 15 April kemaerin. Warga Centre Park, Batam Kota ini dianiaya dan diperas dengan kerugian mencapai Rp 10 juta.
“Pemerasan ini berawa perkenalan korban dengan pelaku Asmiatun di aplikasi kencan online,” ujar Noval.
Setelah berkenalan, korban dan Asmiatun sepakat berkencan di kamar hotel Memory, Lubuk Baja. Kemudian ketiga pelaku lainnya datang ke kamar, dan salah satunya mengaku sebagai suami Asmiatun.
“Korban kemudian dianiaya, dengan diancam pisau dan dipukuli,” kata Noval.
Usai menganiaya, pelaku mengambil ponsel dan ATM korban dan meminta paswordnya. Kemudian uang di ATM korban sebanyak Rp 9,7 juta dikuras pelaku dan uangnya dibagi rata.
Selain pelaku, polisi turut mengamankan barang bukti berupa pisau, 2 ponsel milik pelaku dan korban, serta sisa uang pemerasan sebesar Rp 500 ribu.
“Pelaku kita amankan di lokasi beberapa jam setelah menerima laporan korban,” ungkap Noval.
Atas perbuatannya, para pelaku dijerat pasal 368 KUHP tentang pemerasan dengan ancaman 9 tahun penjara. (*)
Satu lagi mobil listrik hadir di Batam. Geely EX5. f. Cecep Mulyana / Batam Pos
batampos – Pasar otomotif Batam semakin semarak dengan kehadiran produsen mobil asal Tiongkok, Geely. Pada Kamis (18/4), Geely Indonesia secara resmi membuka showroom perdananya di Kota Batam, tepatnya di kawasan Sungai Panas. Dalam acara peresmian tersebut, Geely memperkenalkan salah satu unit andalannya, yaitu Geely EX5 yang mengusung teknologi mobil listrik ramah lingkungan.
Supervisor Sales Geely Batam, Haryanto, mengatakan bahwa kehadiran Geely di Batam diharapkan dapat memberikan warna baru dalam industri otomotif, khususnya di segmen kendaraan listrik.
“Pasar mobil listrik di Indonesia memang masih dalam tahap pertumbuhan. Banyak konsumen masih mempertimbangkan biaya perawatan dan infrastruktur pengecasan. Namun, khusus di Batam, kami pastikan sudah tersedia 12 titik pengecasan untuk mendukung kenyamanan pengguna,” ujarnya.
Geely EX5 dibekali berbagai keunggulan, termasuk layanan purna jual yang menjadi perhatian utama. Setiap unit akan langsung dilengkapi dengan portable charger, sehingga konsumen tidak perlu khawatir terkait pengisian daya. Selain itu, Geely memberikan garansi baterai hingga 8 tahun atau 180.000 kilometer.
“Di setiap servis, kami juga akan melakukan pengecekan battery health. Jika kapasitas turun di bawah 70 persen, maka akan dilakukan penggantian atau perbaikan modul baterai, dan itu ditanggung garansi,” jelas Haryanto.
Tak hanya dari sisi teknologi dan garansi, EX5 juga hadir dengan fitur-fitur kenyamanan kelas atas. Mobil ini dilengkapi dengan kursi pijat (massage seat) untuk pengemudi dan penumpang depan, serta sistem ventilasi pada jok yang mampu mendinginkan kursi secara otomatis saat terasa panas.
Untuk pasar Batam, Geely menawarkan harga spesial mulai dari Rp488 juta untuk 100 pemesan pertama.
“Unit EX5 sendiri tersedia hingga akhir bulan ini dengan pengiriman rutin setiap bulan, tergantung pada varian warna yang dipesan,” ujarnya. (*)
Suasana arus mudik Lebaran di Pelabuhan Bintang 99 Batuampar. Foto. Rengga Yuliandra/ Batam Pos
batampos – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) mencatat keberhasilan pelaksanaan angkutan Lebaran 1446 Hijriah tahun 2025 yang berlangsung sejak 16 Maret hingga 16 April. Dari total 646.554 penumpang secara nasional, Pelabuhan Batam menyumbang angka signifikan dengan jumlah keberangkatan mencapai 33.199 orang. Rute Batam–Belawan menjadi jalur terpadat dalam periode tersebut.
Direktur Utama PELNI Tri Andayani mengungkapkan bahwa minat masyarakat menggunakan moda transportasi laut terus meningkat dari tahun ke tahun.
“Jumlah pemudik dengan kapal PELNI masih menunjukkan peningkatan. Kami juga berterima kasih kepada Kementerian Perhubungan dan BUMN penyelenggara yang telah mempercayakan program tiket gratis dan mudik gratis kepada PELNI,” ujarnya, Jumat (18/4).
Dari sisi rute, Batam–Belawan menjadi rute terpadat dengan jumlah penumpang mencapai 25.692 orang. Sementara itu, rute sebaliknya, Medan–Batam, mencatat 21.592 penumpang. Hal ini menjadikan Batam sebagai salah satu titik mobilitas tertinggi selama arus mudik dan balik tahun ini.
Kepala Cabang PT PELNI Batam, Edwin Kurniansyah, turut memberikan apresiasi atas sinergi dan dukungan berbagai pihak yang terlibat dalam menyukseskan angkutan Lebaran di wilayah Batam. Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh instansi yang terlibat langsung dalam pengamanan dan kelancaran operasional di Pelabuhan Bintang Sembilan Sembilan Persada.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada KSOP Khusus Batam, BUP BP Batam, Bea Cukai Batam, Lantamal IV Batam, Polsek Kawasan Pelabuhan Batam, Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Batam, PT Bintang Sembilan Sembilan Persada, serta seluruh stakeholder yang telah membantu kelancaran arus mudik dan arus balik di Pelabuhan Bintang Sembilan Sembilan Persada. Pada periode angkutan Lebaran tahun 2025 ini, ruas Batam–Belawan merupakan ruas terpadat dan alhamdulillah seluruh prosesnya dapat terlaksana dengan lancar dan aman,” kata Edwin.
Ia menambahkan, sinergi lintas instansi yang terjalin selama angkutan Lebaran ini akan terus dijaga dan ditingkatkan demi pelayanan masyarakat yang lebih baik di masa mendatang.
Secara nasional, arus mudik tertinggi terjadi pada 28 Maret atau H-3 dengan 27.741 penumpang. Sementara arus balik mencapai puncaknya pada 12 April (H+11), dengan total 331.426 orang melakukan perjalanan selama masa arus balik 2–16 April.
Selain kapal penumpang reguler, PELNI juga mengoperasikan kapal perintis yang melayani daerah tertinggal, terdepan, terluar, dan perbatasan (3TP), serta trayek tol laut untuk menunjang layanan logistik nasional. Saat ini, PELNI mengoperasikan 25 kapal penumpang yang melayani 511 ruas pelayaran, 30 trayek kapal perintis, 18 kapal rede, serta 8 trayek tol laut dan 1 trayek kapal ternak. (*)