
batampos – Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa Roeslani buka suara soal aksi premanisme yang dilakukan oleh salah satu ormas di tengah pembangunan Pabrik BYD di Subang, Jawa Barat.
Rosan mengaku telah memperoleh laporan tersebut dan meminta Kapolri Listyo Sigit Prabowo hingga pemerintah daerah (Pemda) setempat untuk memastikan aksi premanisme di kawasan bisnis tidak terjadi lagi.
“Kami pun dapat laporannya dan kami pun berkoordinasi dengan Kapolri dan juga dengan pemerintah daerah untuk memastikan hal-hal ini jangan terjadilah,” kata Rosan saat ditemui di Kementerian Investasi dan Hilirisasi, Jakarta, Selasa (29/4).
“Saya juga sudah perintahkan untuk semua laporan ini kita juga koordinasi langsung baik dari Kapolri, Kapolda, Kapolres, bahkan Kapolsek,” jelas Rosan.
Lebih lanjut, Rosan menyebut aksi preman berkedok organisasi masyarakat (ormas) ini hanya akan memberi dampak negatif kepada para investor.
Itu sebabnya, lanjut Rosan, dirinya juga sudah meminta tim di BKPM untuk melakukan pemantauan langsung di lokasi kejadian sesuai dengan laporan yang diterima.
“Karena ini memberikan dampak yang negatif terhadap investasi yang masuk.
Jadi kami pun benar-benar memantau langsung,” tutupnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno, juga mengungkapkan adanya gangguan terhadap pembangunan pabrik BYD di Subang, Jawa Barat, yang dilakukan oleh ormas dan aksi premanisme.
Informasi tersebut diperolehnya saat memenuhi undangan Pemerintah China dalam rangkaian kunjungan di Shenzhen.
“Sempat ada permasalahan terkait premanisme, ormas yang mengganggu pembangunan sarana produksi BYD. Saya kira itu harus tegas. Pemerintah perlu tegas untuk kemudian menangani permasalahan ini,” kata Eddy dalam akun instagramnya, dikutip Minggu (20/4).
“Jangan sampai kemudian investor datang ke Indonesia dan merasa kemudian tidak mendapatkan jaminan keamanan, jaminan keamanan itu adalah hal yang paling mendasar bagi investasi untuk masuk ke Indonesia,” sambungnya. (*)
Artikel Menteri Rosan Minta Kapolri dan Pemda Pastikan Aksi Premanisme Tak Terjadi Lagi di Kawasan Bisnis pertama kali tampil pada News.









